Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN PROTOTIPE BUKU AJAR TERINTEGRASI PROSES SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Samsun Hidayat; Supriadin Supriadin; Jono Iskandar
KONSTAN - JURNAL FISIKA DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 3 No 1 (2018): KONSTAN (Jurnal Fisika dan Pendidikan Fisika)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.73 KB) | DOI: 10.20414/konstan.v3i1.3

Abstract

Berpikir kritis telah menjadi bagian penting dalam pembelajaran pada semua level pendidikan di Indonesia. Membelajarkan keterampilan berpikir kritis membutuhkan pendekatan yang holistik dengan ketersediaan sumber belajar. Buku ajar terintegrasi proses saintifik dapat menjadi suplemen pokok untuk membelajarkan keterampilan berpikir kritis, karena proses saintifik merupakan prekursor (petunjuk awal) untuk melatih keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan prototipe buku ajar terintegrasi proses saintifik untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini akan menghasilkan produk prototipe buku ajar terintegrasi proses saintifik dengan kriteria valid, praktis, dan efektif. Data kevalidan prototipe buku ajar diperoleh melalui proses validasi yang melibatkan pakar dan praktisi melalui mekanisme Focus Group Discussion (FGD). Setelah prototipe buku ajar dinyatakan valid selanjutnya dilakukan implementasi di lapangan untuk mendapatkan data kepraktisan prototipe buku ajar yang terukur dari keterlaksanaan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), aktivitas pembelajaran, dan respon siswa. Selanjunya data keefektifan prototipe buku ajar terukur dari peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah implementasi di lapangan. Luaran dalam penellitian ini berupa: a) buku ajar ter ISBN, b) artikel ilmiah yang dipublikasi dalam jurnal nasional terakareditasi, dan c) hasil penelitian yang disampaikan dalam seminar nasional.
Efektivitas Model Latihan Pliometrik Dengan Metode Kontinyu, Interval Dan Power Otot Tungkai Terhadap Frekuensi Tendangan Push Kick Pada Atlet Muaythai Kota Mataram Elya Wibawa Syarifoeddin
P-2623-0291
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian Dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.645 KB) | DOI: 10.1234/.v0i0.395

Abstract

Prestasi yang naik turun ini menjadi tanggung jawab bagi pelatih dan pembina cabang olahraga Muaythai di Nusa Tenggara Barat. Karena persaingan akan menjadi lebih ketat setelah cabang olahraga ini melakukan eksibisi pada PON XIX di Jawa Barat tahun 2016 lalu. Hal yang menjadi tantangan adalah bagaimana membina atlet agar prestasi tertinggi dapat diraih, sehingga diperlukan suatu program latihan yang baik dan benar seperti bagaimana meningkatkan power pukulan atau tendangan agar atlet memiliki daya serang yang lebih baik dan keras. Hasil bahwa kelompok tratment latihan pliometrik dengan metode kontinyu pada kelompok power tinggi (A1B1) sebesar 8.9 dan latihan pliometrik dengan metode kontinyu pada kelompok power rendah (A1B2) sebesar 6.2, sedangkan pada latihan pliometrik dengan metode interval pada kelompok power tinggi (A2B1) sebesar 4.4 dan latihan pliometrik dengan metode interval pada kelompok power rendah (A2B2) sebesar 9.7. Jika diurutkan dari keempat kelompok treatment yang memiliki peningkatan yang besar adalah (1) pada kelompok latihan pliometrik dengan metode interval pada kelompok power rendah (A2B2), (2) pada kelompok latihan pliometrik dengan metode kontinyu pada kelompok power tinggi (A1B1), (3) pada kelompok latihan pliometrik dengan metode kontinyu pada kelompok power rendah (A1B2), dan (4) pada kelompok latihan pliometrik dengan metode interval pada kelompok power tinggi (A2B1).
Etika Berbahasa Indonesia pada Masyarakat Kalangan Ekonomi Menengah Desa Kole Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima Supriadin Supriadin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i2.3577

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dari bulan April sampai dengan bulan Mei 2022 di Desa Kole Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud etika berbahasa Indonesia pada masyarakat kalangan ekonomi menengah Desa Kole Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima dalam bahasa, tutur sapa yang sesuai dengan norma-norma sosial. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang diawali dengan pengamatan, wawancara. Data dianalisis dengan cara mengelompokkan kata-kata yang berkaitan dengan bahasa, tutur sapa yang sesuai dengan norma-norma sosial. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif yang ditekankan pada metode analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam proses bertutur sapa masyarakat Bima umumnya cenderung bersikap sopan dan hormat mempertahankan etika dalam bertutur sapa, tanpa melihat status dari setiap individu. Jadi penelitian dapat disimpulkan dari tinjauan sosiolinguistik bahwa etika berbahasa Indonesia masyarakat kalangan ekonomi menengah Desa Kole Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima sangat dipengaruhi oleh faktor usia, jabatan, situasi dan tempat.
Budidaya Jamur Tiram Di Desa Darek Ali Imran; Supriadin Supriadin; Nune Wire Panji Sakti; Syahrir Syahrir
Abdi Masyarakat Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1497.432 KB) | DOI: 10.36312/abdi.v1i1.1001

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilaksanakan di Desa Darek Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah. Pemilihan tempat pengabdian ini dilakukan berdasarkan potensi yang ada dan kondisi suhu serta kelembaban dilingkungan desa Darek sangat memadai dan mendukung untuk pembudidayaan jamur tiram.Selain itu, penduduk Desa tidak punya pekerjaan tetap sehingga sangat perlu untuk diberdayakan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan  untuk memberdayakan kelompok masyarakat yang tidak produktif menjadi masyarakat yang mandiri secara ekonomi. Kegiatan pengabdian ini akan sangat bermanfaat begi masyarakat Desa Darek, diantaranya: (1) membantu masyarakat untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat dikembangkan secara mandiri atau kelompok sebagai sistem mata pencaharian alternatif;(2) meningkatkan perekonomian masyarakat yang mandiri melalui pembudidayaan Jamur Tiram yang bernilai ekonomi; (3) menghasilkan bahan pangan berupa jamur tiram yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat setempat maupun masyarakat lainnya. Oleh karena itu, program pengabdian ini sangat penting dilakukan. Dalam pelaksaannya, pengabdian kepada masyarakat ini akan menghasilkan luaran berupa: (1) menghasilkan bahan pangan berupa jamur tiram; dan (2) Laporan Pengabdian
Pelatihan Aplikasi Media Pembelajaran Daring Bagi Guru SMA NW Narmada Sri Erny Muliyani; Supriadin Supriadin
Abdi Masyarakat Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdi.v2i1.1614

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini memiliki tujuan untuk memberikan guru SMA NW Narmada sebuah keterampilan tentang pembelajaran secara online agar bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan siswanya langsung melalui daring. Hampir sebagian guru yang mengajar tidak mengggunakan kegiatan pembelajaran secara daring karena kurang memiliki pengalaman dalam penerapan media pembelajaran secara online. Dalam pelatihan ini metode pelaksanaannya dengan tahapan ceramah dan praktik, yaitu guru diberikan pemahaman dan pengenalan tentang pembelajaran daring, penjelasan media pembelajaran dengan aplikasi google classroom, serta guru melaksanakan praktik latihan menggunakan aplikasi google classroom. Berdasarkan pelatihan yang sudah dilaksanakan maka dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar dimana peserta pelatihan mampu mengaplikasikan google classroom serta memanfaatkan media tersebut dalam pembelajaran.
Mengoptimalkan Pelaksanaan Pendampingan Berbasis KKG Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru Kelas Dalam Penyusunan RPP Berdasarkan KTSP Di SD Negeri 42 Ampenan Semester Satu Tahun Pelajaran 2018/2019 Supriadin Supriadin; Syahrir Syahrir; Ali Imran
Abdi Masyarakat Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.68 KB) | DOI: 10.36312/abdi.v1i2.902

Abstract

banyaknya guru SD Negeri 42 Ampenan yang tidak membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ketika mengajar di Kelas, penyebabnya karena rendahnya kompetensi guru SD Negeri 42 Ampenan dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berdasarkan KTSP yang berdampak kurang siapnya guru tampil di Kelas secara prima, solusinya adalah diadakan pembimbingan secara berkelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh efektifitas pelaksanaan pendampingan dalam upaya meningkatkan kompetensi guru SD Negeri 42 Ampenan dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Berdasarkan KTSP bermanfaat bagi guru dalam peningkatan profesionalisme guru dalam tugas sehari-hari. Dari berbagai kajian teori maka hipotesis tindakan pada penulisan ini adalah : “Pembimbingan kelompok kecil dan perorangan dapat meningkatkan kompetensi guru SD Negeri 42 Ampenan dalam penyusunan RPP berdasarkan KTSP tahun 2016”. Penelitian ini dipusatkan di SD Negeri 42 Ampenan sebagai tempat diselenggarakannya pendampingan. Dalam pelaksanaan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini sebanyak dua siklus, dimana masing-masing siklus terdapat empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah Kompetensi Guru PKn adalah : jika 85 % dari jumlah peserta pembimbingan telah memperleh nilai  rata-rata ≥ 85,00. Hasil Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) pada siklus II diperoleh data sebagai berikut ; 1) observasi Kepala Sekolah (4,40), 2) observasi guru (4,27), 3) Hasil kerja individual (86,66) dan 4) persentase ketuntasan (100%,). Indikator keberhasilan telah terlampaui Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dinyatakan berhasil, dan penelitian dihentikan pada siklus II. Bimbingan kelompok sangat efektif dalam upaya meningkatkan kompetensi guru dalam penyusunan RPP berbasis pendidikan karakter karena 100 % dari jumlah peserta sebanyak 6 (enam) orang guru telah berhasil menyusun RPP berbasis pendidikan karakter sesuai harapan. Disarankan kpada Kepala Sekolah sejawat untuk melakukan kegiatan pembimbingan bagi guru yang menjadi tanggungjawabnya dalam upaya peningkatan kompetensi guru dalam kegiatan pembelajaran di kelas senyatanya
Pelatihan E-Learning Menggunakan LMS Edmodo Bagi Guru SDN 19 Ampenan Kota Mataram Supriadin Supriadin; Muhamad Ikhsan; Syahrir Syahrir
Abdi Masyarakat Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v2i2.1616

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah mengenalkan aplikasi E-elearning berbasis Learning Manaement System (LMS) Edmodo kepada guru SDN 19 Ampenan Kota Mataram. Keterampilan penggunaan media sosial yang dimiliki oleh guru diharapkan mempermudah proses pembelajaran dengan menggunakan Edmodo. Metode kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah dalam bentuk ceramah, diskusi, dan praktek. Pelatihan akan dilakukan selama 1 hari, pelatihan akan fokus terhadap pengemasan konten pembelajaran, melakukan praktek dan simulasi proses pembelajaran dengan memanfaatkan fitur-fitur yang ada pada Edmodo. Modul pelatihan diberikan kepada peserta sebagai alat bantu dalam kegiatan praktek di kelas. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di SD Negeri 19 Ampenan yang dihadiri 8 orang guru. Proses evaluasi dilakukan dengan pengisian kuisioner di akhir pelatihan. Hasil evaluasi pelaksanaan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai penggunaan E-learning menggunakan Edmodo serta bermanfaat untuk menunjang proses belajar mengajar yang dilakukan di sekolah. Berdasarkan hasil observasi selama kegiatan, terlihat bahwa aktivitas peserta sangat baik, ini dapat dilihat dari banyaknya indikator-indikator aktivitas pelatihan yang muncul. Begitu juga dengan hasil angket yang diberikan ke peserta di akhir kegiatan, 90 % peserta puas dengan kegiatan ini. Pelaksanaan pelatihan telah dapat mencapai tujuan yang diharapkan, hal ini dapat dilihat dari tugas-tugas yang diberikan kepada peserta dapat diselesaikan dengan baik. Kepada peserta diharapkan hasil pelatihan dapat digunakan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis E-learning menggunakan LMS Edmodo yang sesuai dengan bidang studi yang diajarkan di kelas masing-masing.
Sosialisasi Peningkatan Kompetensi Guru Penjasorkes Melalui Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru SMAN MGMP Penjasorkes Kota Mataram Tahun 2020 Hermansyah Hermansyah; Elya Wibawa; Muhamad Ikhsan; Nune Sakti
Abdi Masyarakat Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdi.v2i1.1710

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan bantuan kepada guru-guru SMA khususnya guru penjasorkes di Kota Mataram dalam penelitian tindakan kelas serta penulisan artikel ilmiah. Output yang ingin dicapai setelah guru berpartisipasi dalam pelatihan PTK adalah mereka dapat menyusun proposal, mengimplementasikan PTK di kelas, menyusun laporan PTK dan membuat artikel ilmiah untuk publikasi. Metode pelatihan dilakukan dengan ceramah dan demonstrasi tanya jawab, latihan, dan praktik. Materi pelatihan disajikan dengan lebih banyak praktik daripada teori, dengan rasio 25% teori dan 75% praktik. Tempat pelatihan diadakan di Aula SMAN 3 Mataram Kota Mataram Nusa Tenggara Barat. Selama lokakarya, evaluasi dilakukan dengan post-test. Output dari layanan ini yang memenuhi target adalah 80% dari guru penjasorkes di Kota Mataram tersebut menghadiri pelatihan dan lulus keterampilan kognitif,psikomotor berdasarkan hasil pelatihan pasca-PTK. Sementara itu, 30% guru penjasorkes di Kota Mataram tersebut mampu membuat proposal, dan 10 di antaranya siap ditulis dalam artikel ilmiah untuk dipublikasikan di jurnal atau seminar dalam waktu dekat. Disinilah peran perguruan tinggi yaitu UNDIKMA yang telah hadir agar dapat membantu guru SMAN MGMP Penjasorkes Kota Mataram dalam membuat PTK.
Sosialisasi Peningkatan Pengetahuan Remaja Karang Taruna Desa Tamansari Kecamatan Gunungsari Terhadap Organisasi Dan Sistem Pertandingan Olahraga Nune Wire Panji Sakti; Elya Wibawa S; Sukarman Sukarman
Abdi Masyarakat Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v2i2.1643

Abstract

Manusia pada hakekatnya mempunyai kesanggupan yang terbatas, baik kemampuan fisik maupun kemampuan psikis. Karena keterbatasan itulah maka manusia sering mengalami kegagalan demi kegagalan. Manusia dalam kelangsungan hidup, saling membutuhkan satu sama lain. Manusia yang ingin mencapai tujuan tertentu, maka manusia tersebut harus bekerja sama. Sehingga dengan kata lain, manusia harus bertindak dengan berorganisasi, agar tujuan tersebut dapat dicapai dengan baik. Pada tingkat kehidupan bermasyarakat yang modern, dan dengan majunya ilmu pengetahuan, daya tangkap dan kreasi manusia semakin giat, maka dari itu masyarakat mulai bertindak secara sadar di dalam melakukan tindakan-tindakan menurut tata cara organisasi.Organisasi merupakan suatu wadah yang di dalamnya terdiri dari orang orang, sarana, biaya dan tujuan yang terorganisir dengan baik untuk mencapai suatu tujuan. Demikian halnya dengan organisasi pertandingan, khususnya di dalam pertandingan olahraga, diperlukan suatu organisasi yang dapat menghimpun orang-orang untuk dapat melaksanakan suatu pertandingan olahraga dengan baik. Sehingga tujuan organisasi yang terhimpun dalam suatu kepanitiaan olahraga dapat tercapai dengan lancar dan tepat waktu. FPOK sebagai satu-satunya fakultas dilingkungan UNDIKMA Mataram yang telah menunjukkan perkembangannya yang terus maju dan inovatif dalam bidang olahraga dari sejak awal berdiri hingga sekarang, sehingga saya selaku akademisi yang memegang mata kuliah organisasi dan sistem pertandingan tahun ajaran 2020/2021. Ingin memberikan perhatian lebih dalam mengelola sistem pertandingan di lingkungan masyarakat khususnya remaja Karang Taruna Desa Tamansari. Sehingga dalam melakukan sistem pertandingan lancar, tepat sesuai peraturan, sehingga bagan tidak tumpang tindih dan serta tepat waktu dalam menyelesaikan pertandingan.
Sosialisasi Peningkatan Pengetahuan Program Latihan Pada Pelatih Dan Pembina Pencaksilat Kabupaten Lombok Tengah Nune Wire Panji Sakti; Supriadin Supriadin; Adi Suriatno; Sukarman Sukarman; Rusdiana Yusuf
Abdi Masyarakat Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.623 KB) | DOI: 10.36312/abdi.v1i1.950

Abstract

Latihan adalah proses penyempurnaan berolahraga melalui pendekatan ilmiah, khususnya prinsip-prinsip pendidikan, secara teratur dan terencana sehingga mempertinggi kemampuan dan kesiapan olahragawan, (Ambarukmi, et al,  2007). Latihan atau training adalah penerapan dari suatu perencanaan untuk meningkatkan kemampuan berolahraga yang berisikan materi teori dan praktek, metode, dan aturan pelaksanaan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang akan dicapai (Sukadiyanto dan Muluk, 2011). Sedangkan pendapat dari Chu & Myer (2013) “latihan merupakan suatu kegiatan yang sistematis dalam waktu yang panjang, ditingkatkan secara bertahap dan perorangan, yang bertujuan membentuk manusia yang berfungsi fisiologis dan psikologisnya untuk memenuhi tuntutan tugas”. Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa latihan adalah proses yang sistematis dari berlatih atau bekerja, yang dilakukan secara berulang-ulang, dengan kian hari kian bertambah jumlah beban latihannya. Pencak silat merupakan salah satu budaya asli bangsa indonesia. Dimana sangat diyakini oleh para pendekarnya dan pakar pencak silat bahwa masyarakat Melayu saat itu menciptakan dan mempergunakan ilmu beladiri ini sejak di masa prasejarah, karna pada masa itu manusia harus menghadapi alam yang keras dengan tujuan mempertahankan kelangsungan hidupnya (survive) dari berburu melawan binatang buas dan pada akhirnya manusia mengembangkan gerak-gerak beladiri. Kabupaten Lombok Barat memiliki penurunan prestasi khususnya pada cabang olahraga pencaksilat, mereka selalu ketertinggalan dalam hal prestasi atlet pencaksilat. Dilihat dari segi fisik, mereka sebenarnya bisa unggul dari atlet kota Mataram dan Sumbawa, yang selalu melihatkan progress yang begitu pesat dan hebat dalam hal prestasi. Saya sebagai akademisi melihat problem yang terjadi adalah kesalahan program latihan yang diterapkan, dan keegoisan sang pelatih yang selalu percaya program latihan yang tidak terukur.    Berdasarkan problem itulah, FPOK sebagai satu-satunya fakultas dilingkungan IKIP Mataram yang telah menunjukkan perkembangannya yang terus maju dan inovatif dalam bidang olahraga dari sejak awal berdiri hingga sekarang, sehingga saya selaku akademisi yang lahir di  Kabupaten Lombok Tengah, yang prihatin dalam hal perkembangan pencaksilat di Kabupaten kelahiran saya tersebut. Ingin memberikan perhatian lebih dalam memberikan program latihan yang tepat dan terukur terhadap pelatih dan pembina sesuai cabang olahraga pencaksilat di Kabupaten Lombok Tengah.