cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA
ISSN : -     EISSN : 25494899     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 186 Documents
Pelatihan Berpikir Kritis dan Sikap Gotong Royong dalam Pembelajaran Laboratorium Luar Sekolah Taman Satwa Cikembulan di SMPN 2 Kadungora Lestari, Wiwit Yuli; Rahmaniar, Andinisa; Purnamasari, Shinta; Abdurrahman, Dudung; Latip, Abdul; Syarifatoha, Nawa Hilmi; Anwar, Siti Nazila; Safarizi, Sabrina Aprilla; Hasanah, Rani Sumiati; Hidayat, Aceng M Rohmat; Ramdan, Raihan Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 8 No. 2 (2024): Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v8i2.76787

Abstract

Penggunaan laboratorium luar sekolah sebagai sumber dan sarana prasarana pembelajaran dapat diterapkan didalam kegiatan pembelajaran, agar termotivasinya peserta didik dalam pembelajaran. Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh peserta didik, begitu juga sikap gotong royong yang didalam kurikulum merdeka perlu dilatihkan. Pengabdian pelatihan ini dilakukan di SMPN 2 Kadungora. Subjek penelitian adalah peserta didik dan  guru. Kegiatan pengabdian ini mencakup 3 tahapan kegiatan, yaitu tahap persiapan,pelaksanaan dan refleksi evaluasi. Pada tahap persiapan melakukan kordinasi dari tim dosen UNIGA, mahasiswa UNIGA,  pihak sekolah dan pihak Taman Satwa Cikembulan. Pelatihan pelaksanaan meliputi pemberian materi konten IPA pentingnya sikap gotong royong dan berpikir kritis, penerapan di Taman Satwa Cikembulan, serta refleksi dan evaluasi. Pada tahap evaluasi, dilakukan penyebaran kuesioner kepada guru dan peserta didik. Hasil evaluasi pada kegiatan pengabdian menunjukkan respon positif baik dari peserta didik ataupun guru. Peserta didik memiliki rata-rata persentase yang tinggi dari setiap indikator. Sedangkan guru menunjukkan persante yang tinggi pada aspek kebermanfaatan menyelenggarakan pengabdian masyarakat atau 97,2%, aspek selanjutnya yaitu memiliki nilai sama yaitu aspek kebutuhan sesuai kemampuan profesionalisme guru dan kepuasan menyelengarakan pengabdian masyarakat yaitu bernilai 91.67% dan aspek yang paling kecil yaitu aspek relevansi materi dan evaluasi sesuai kurikulum Merdeka yaitu bernilai 90%.
QUALITY CONTROL PRODUK VCO SECARA MUDAH, MURAH DAN AKURAT Louise, Isana Supiah Yosephine; Laksono, Endang Widjajanti; Sulistyani, Sulistyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 8 No. 1 (2024): Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v8i1.53485

Abstract

VCO (virgin coconut oil) merupakan salah satu komoditas yang memungkinkan diproduksi secara besar-besaran karena selain memiliki daya simpan relatif lama juga memiliki kelebihan-kelebihan lain, antara lain memiliki khasiat obat, dapat digunakan sebagai bahan pangan maupun obat, harga jual relatif tinggi, dan sangat memungkinkan dijadikan komoditas ekspor. Untuk itu quality control produk VCO sangat perlu mendapatkan perhatian khusus supaya penjualan dapat meningkat dan menjaga harga yang relatif konstan atau bahkan meningkat karena kualitas produk yang dapat dipercaya oleh konsumen. Pengujian kualitas secara laboratorium seringkali memiliki banyak kendala, selain harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Untuk itu pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dicoba memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku usaha/masysrakat terkait quality control produk VCO yang telah/akan diproduksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilakukan selama tujuh bulan, baik secara luring maupun daring, dengan metode pelatihan dan pendampingan. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan PkM Pengembangan Wilayah dengan tema Quality Control Produk VCO secara Mudah, Murah dan Akurat dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pemahaman peserta terkait produk VCO dan  quality controlnya, secara umum kegiatan ini bermanfaat bagi peserta pengabdian, penyampaian materi dapat diterima dengan sangat baik (45,45%), metoda yang digunakan dalam kegiatan pengabdian dirasa sesuai oleh peserta pengabdian.
Rintisan Kampung Iklim Berbasis Pengembangan Tanaman Perkebunan dengan Metode Agroforestri di Desa Grogol Sukoco, Heru; Izzati, Fazida
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 8 No. 2 (2024): Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v8i2.71488

Abstract

Desa Grogol merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunungkidul yang mayoritas masyarakatnya bermata pencaharian sebagai Petani. Akan tetapi, terdapat kendala yang dialami yaitu pemanfaatan tanaman perkebunan yang belum bervariasi karena struktur tanah yang sukar dalam menyerap air sehingga tidak semua tanaman perkebunan dapat bertahan dan berkembang. Tujuan dari adanya Program Penguatan Kapasitas  Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) BEM FMIPA UNY yang diadakan di Desa Grogol berupaya menjadikan Desa Grogol menjadi rintisan kampung iklim mandiri yang tanggap akan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Hasil yang dicapai adalah terbentuknya lahan agroforestri, terdapat resapan air berupa biopori, inovasi energi alternatif dari pemanfaatan kotoran ternak, produk kerajinan berupa ecoprint dan ecobrick, serta terbentuknya lembaga kampung iklim yang membantu mensukseskan Desa Grogol menjadi Rintisan Kampung Iklim.
Pendampingan Menanam Sayuran Menggunakan Media Hidroponik Pada Siswa SDN 7 Baru Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat Bekti, Rini Pamundhi; Dewi, Alif Afri Diyana; Rohana, Siti; Harianti, Dita; Ramadhani, Shinta
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 8 No. 1 (2024): Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v8i1.68305

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada siswa SDN 7 Baru agar dapat menanam sayuran secara hidroponik mulai dari menanam hingga panen. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau disebut P5 merupakan karakteristik Kurikulum Merdeka yang mengembangkan softskill dengan berbagai tema projek. Pada SDN 7 Baru, tema projek yang belum pernah diberikan adalah Rekayasa dan teknologi. Salah satu teknologi yang dapat diberikan pada anak Sekolah Dasar adalah teknologi hidroponik. Perpaduan antara teknologi dan budidaya tanaman sangat cocok untuk diterapkan pada siswa SDN 7 Baru agar memahami proses dalam menanam sayuran dan mendukung hidup berkelanjutan. Kegiatan ini dibagi dalam tiga tahap yaitu observasi permasalahan di lapangan, analisis, dan pemecahan masalah. Pada tahap pertama diperoleh permasalahan bahwa tanah disekitar sekolah dan tempat tinggal siswa merupakan daerah berpasir dan rawan banjir sehingga sulit untuk bercocok tanam. Tahap kedua menganalisis permasalahan kemudian diperoleh solusi untuk memecahkan masalah yaitu memberikan bantuan alat hidroponik dan pendampingan menanam sayuran dari awal hingga panen. Setelah dilakukan pendampingan selama tiga bulan, diperoleh hasil bahwa siswa siswi SDN 7 Baru dapat melakukan kegiatan menanam sayuran secara hidroponik dari awal semai sampai dapat memanen sayuran.Kata kunci: pendampingan, sayuran, hidroponik, SDN 7 Baru
PENDAMPINGAN KELOMPOK BELAJAR SISWA SMP DI DESA BORADHO KECAMATAN BAJAWA Anu, Melania Krisanta; Dhiu, Konstantinus Dua; Kua, Maria Yuliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 8 No. 2 (2024): Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v8i2.76297

Abstract

Pentingnya Pendampingan belajar ini adalah untuk memfasilitasi anak di kalangan SMP dalam mengatasi masalah belajar anak, memberikan dorongan, motivasi, dukungan, dan memfasilitasi anak agar semangat dalam belajar. Masalah yang terjadi di sekolah ini adalah kurangnya pendampingan kegiatan belajar sehingga banyak siswa dan siswi yang belum bisa membaca dan menulis. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu agar siswa memiliki motivasi, semangat dalam belajar serta memperoleh pemahaman pengetahuan di bidang membaca dan menulis. Dalam kegiatan pengabdian kali ini mahasiswa berperan untuk meningkatkan pendidikan dengan melakukan bimbingan belajar bagi siswa SMP di Desa Boradho Kecamatan Bajawa. Program bimbingan belajar ini berjalan selama empat bulan yang diikuti oleh siswa siswi SMPS Santo Agustinus. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode pendampingan belajar dan subjek dari kegiatan pendapingan ini adalah siswa dan siswi SMP.
Development of madrasah programs based on local potential stem research on the slopes of Mount Muria Malichatin, Hanik; Prasetyo, Dody Rahayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 8 No. 1 (2024): Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v8i1.63650

Abstract

As an effort to instill the love of madrasah students for research and optimize the utilization of local potential on the slopes of Mount Muria, it can be done by developing research-based madrasahs. Through the STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematic) research-based madrasah program, it is hoped that the community around the madrasah will better understand how to optimize the local potential. The selected service sample was Madrasah Tsanawiyah (MTs) NU Raden Umar Said located on the slopes of Mount Muria. The service method is carried out in three stages, namely the preparation, implementation, and evaluation stages. The results of the dedication obtained 1) pamelo orange peel waste can be used as a basic material for making soap and biobatteries, 2) the students are enthusiastic about learning STEM research, but the skills to use practicum tools are still low, and 3) the madrasah creates an extracurricular STEM research program based on local potential in Mount Muria. Through this activity, MTs NU Raden Umar Sa'id can become a pioneer of research madrassas on Mount Muria. Thus, it is expected to emulate the surrounding madrassahs. 
Workshop Penyusunan Instructional Design Berbasis Context Untuk Mengoptimalkan Kompetensi Pedagogi Dan Profesional Guru Ipa Di Era Society 5.0 Hastuti, Purwanti Widhy; Wilujeng, Insih; Anjarsari, Putri; Anantanukulwong, Roseleena; Tyas, Rizki Arumning
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 8 No. 2 (2024): Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v8i2.77252

Abstract

Banyak tantangan yang akan dihadapi di era society 5.0, salah satunya adalah di bidang pendidikan yang berkaitan dengan sumber daya manusia. Guru harus melek teknologi untuk mengembangkan proses pembelajaran yang terus mengaktifkan siswa untuk melatih keterampilan yang dibutuhkan di era society 5.0 dan mengintegrasikan sumber belajar yang mengedepankan sumber belajar yang ada di sekitar siswa. Oleh karena itu, guru IPA dituntut untuk mengemas pembelajaran agar dapat mengikuti hakikat pembelajaran IPA dengan tidak mengesampingkan ketercapaian pembelajaran yang sesuai dengan hakikat IPA. Dalam pembelajaran, guru harus memberikan pengalaman belajar kontekstual yang bermakna bagi siswa. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan pembelajaran yang membantu siswa memahami materi ajar dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari atau yang lebih dikenal dengan pembelajaran berbasis konteks. Workshop ini merupakan diseminasi hasil penelitian tim pengabdian mengenai penerapan produk penelitian tentang pembelajaran berbasis konteks dalam pembelajaran IPA. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru di era society 5.0. Kegiatan yang dilakukan adalah mendiseminasikan hasil penelitian tim pengabdian tentang pengembangan perangkat berbasis konteks, meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan desain pembelajaran khususnya yang berbasis konteks dan mengintegrasikan teknologi, serta membantu guru menganalisis kebutuhan untuk merancang pembelajaran berbasis konteks.  Kegiatan PPM dilakukan melalui tutorial (tatap muka virtual), workshop, penugasan terstruktur, dan konsultasi. Penugasan terstruktur, yaitu penyusunan Desain Instruksional Berbasis Konteks yang mengintegrasikan sumber belajar kontekstual pada mata pelajaran IPA. Konsultasi tugas, yaitu konsultasi yang dilakukan melalui email/WA/HP terutama bagi peserta pelatihan yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas terstruktur dan kegiatan evaluasi melalui angket, observasi, dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa guru-guru IPA SMP di Kabupaten Sleman Yogyakarta memiliki kompetensi pedagogik dan profesional dalam menyusun Desain Instruksional Berbasis Konteks dalam pembelajaran IPA. Selain itu, hasil kegiatan workshop menjadi bahan kajian, jurnal, atau referensi dalam kegiatan workshop serupa.
WORKSHOP STEM-ECO PRINTING UNTUK MENGEMBANGKAN JIWA ENTERPRENEURSHIP SISWA SEKOLAH MENENGAH KEBANGSAAN TENGKU PANGLIMA PERANG TENGKU MUHAMMAD, PAHANG, MALAYSIA Wiyarsi, Antuni; Azmi, Nur Sabrina Ahmad; Yunus, Muhamad Fahmi; Anazifa, Rizqa Devi; Ariyanti, Nur Aeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 8 No. 1 (2024): Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v8i1.68028

Abstract

Implementasi kurikulum berbasis STEM di Malaysia telah dilaksanakan sejak tahun 2017. Lamanya pengalaman tidak membuat implementasinya menjadi lebih mudah. Tantangan dan perkembangan teknologi menjadikan implementasi pembelajaran berbasis STEM menjadi lebih menantang. Variasi pembelajaran agar dapat mencakup baik dari segi science, technology, engineering dan mathematics-nya adalah salah satu tantangan yang dihadapi. Eco-printing merupakan metode pewarnaan dengan memanfaatkan pewarna alami. Dalam implementasinya teknik ini memiliki seluruh aspek dalam pembelajaran STEM. Hasil yang diperoleh juga memiliki nilai jual yang tinggi. Dengan adanya perkembangan pemanfaatan media social, diharapkan siswa juga dapat mengambil keuntungan di dalamnya. Oleh sebab itu kegiatan ini bertujuan untuk memberikan alternatif implementasi konsep STEM dalam pembelajaran di sekolah sekaligus menumbuhkan jiwa wira usaha sebagai muara pembelajaran berbasis STEM. Metode yang digunakan adalah workshop dengan pemberian materi dan praktik langsung. Kegiatan workshop STEM eco-printing dalam kerangka implementasi kurikulum berbasis STEM dan dikaitkan dengan pendidikan kewirausahaan telah memberikan alternatif implementasi kurikulum berbasis STEM yang mengasyikkan dan bernilai ekonomi dengan tetap pengedepankan basic science yang menjadi pondasi utamanya.
Pendampingan pembuatan souvenir dari sampah anorganik Rohaeti, Eli; Yosephine Louise, Isana Supiah; Budiasih, Kun Sri; Arianingrum, Retno; Aznam, Nurfina; Mercuriani, Ixora Sartika; Fitriyana, Nur; Rinawati, Wika
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 8 No. 2 (2024): Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v8i2.69891

Abstract

Permasalahan yang akan dicarikan solusinya, yaitu mencari solusi terhadap penumpukkan limbah anorganik yang dihasilkan oleh kegiatan masyarakat, meningkatkan literasi masyarakat tentang pengolahan limbah anorganik, serta meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah anorganik menjadi berbagai produk souvenir sehingga masalah lingkungan dan ekonomi dapat terselesaikan.  Tujuan kegiatan pelatihan pendampingan ini, yaitu untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait cara pengolahan sampah anorganik serta untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah anorganik menjadi berbagai produk souvenir yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Solusi yang ditawarkan yaitu melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan cara mengolah limbah anorganik menjadi berbagai produk souvenir seperti bros, tempat pensil, dompet, dan tas, menjadi media tanam, dan ecobrick. Target pelatihan yaitu para pemuda, warga masyarakat sekitar Taman Kyai Langgeng (TKL) Magelang, serta para pendidik di lingkungan kota Magelang. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, terutama dalam mengolah limbah anorganik, kesempatan kepada peserta dan mitra untuk membiasakan diri peka terhadap lingkungan, terutama pemisahan sampah/limbah anorganik dari rumah tangga atau lingkungan sekitar dan mampu mengolahnya menjadi produk bermanfaat dan bernilai ekonomi, serta mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pengembangan Kolaborasi antara Pendidikan Kimia UNY dengan S1 Farmasi Fakultas Farmasi USD melalui Drafting Paten dan Hak Cipta Bidang Green Chemistry Rohaeti, Eli; Louise, Isana Supiah Yosephine; Laksono, Endang Widjajanti; Suwardi, Suwardi; Budiasih, Kun Sri; Sugiyarto, K.H.; Pratama, Faiz Ilham; Goni, Nur Abdul; Purtadi, Sukisman; Joronavalona, Rasamimanana; Afikah, Adilah; Saputri, Febri
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 8 No. 1 (2024): Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v8i1.66978

Abstract

Kolaborasi dilakukan dengan Perguruan Tinggi mitra yang memiliki jumlah kegiatan-kegiatan penelitian cukup banyak serta berpotensi paten dan jenis HKI lainnya. Permasalahan yang dijumpai di PT mitra yaitu masih rendahnya jenis penelitian berpotensi paten dan masih rendahnya jumlah luaran penelitian dalam bentuk paten dan paten sederhana maupun hak cipta. Dengan demikian kolaborasi dapat dilakukan melalui kegiatan seleksi berbagai penelitian yang sudah dilakukan oleh PT mitra dan analisis penelitian yang berpotensi paten maupun jenis HKI lainnya, serta bimbingan teknis drafting paten. Solusi terhadap permasalahan yang dihadapi PT mitra yaitu melalui pengembangan ide-ide penelitian berbasis sumber daya alam lokal serta pendampingan pemilihan kegiatan-kegiatan penelitian yang berpotensi paten. Selanjutnya solusi terhadap permasalahan PT mitra terkait masih rendahnya jumlah luaran penelitian berupa HKI (paten, paten sederhana, hak cipta, dan sejenisnya), yaitu melalui kegiatan bimbingan teknis penyusunan drafting paten. Kegiatan PPM yang telah dilakukan dapat memberikan pengetahuan tentang penelitian-penelitian bidang green chemistry berbasis sumber daya alam lokal PT mitra yang berpotensi paten dan jenis HKI lainnya sehingga mitra dapat membuat sendiri berbagai penelitian  green chemistry, menambah wawasan bagi mitra tentang cara melakukan penyusunan (drafting) paten berdasarkan penelitian-penelitian yang sudah dilakukan ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai pretes dan postes, dapat menumbuhkan semangat dan kemandirian mahasiswa mitra  untuk membuat produk berbasis sumber daya alam lokal dan berwawasan lingkungan berdasarkan saran yang diberikan, dan meningkatkan kesadaran mitra untuk lebih peduli lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya alam lokal menjadi sesuatu yang bermanfaat.