cover
Contact Name
Muh. Ilham Bakhtiar
Contact Email
ilhambakhtiar86@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ilhambakhtiar86@gmail.com
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 26217961     EISSN : 26217910     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang dikelola oleh Ilin Institute. Menerbitkan artikel kegiatan pengabdian pada masyarakat bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumberdaya manusia, kesehatan, teknologi tepat guna, dan kesehatan memiliki e-ISSN: 2621-7910 dan p-ISSN: 2621-7961
Arjuna Subject : -
Articles 472 Documents
Pengembangan Edukasi Pemanfaatan Limbah Kulit Jeruk Siam Sebagai Lulur Tradisional Tjasmana, Evelin Agusti; Kiki Krisitiandi; Sangkala; Sri Mulyati; Indria Mahgfirah; Angga Tritisari
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3163

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi terkait manfaat dalam kulit jeruk yang berkhasiat untuk kesehatan dan perawatan kulit serta pemanfaatan limbah kulit jeruk sebagai bahan lulur tradisional. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan tahapan meliputi pre-test, sosialisasi, penyampaian materi, evaluasi dengan post-test, dan analisis hasil. Hasil kegiatan sosialisasi menunjukkan bahwa peserta antusias dan memahami manfaat limbah kulit jeruk sebagai bahan lulur tradisional. Dengan demikian, sosialisasi yang dilakukan efektif meningkatkan pengetahuan peserta terkait pemanfaatan limbah kulit jeruk sebagai lulur tradisional.
Pemberdayaan Kelompok Ibu Rumah Tangga melalui Pelatihan Sanitasi Pengolahan Makanan sebagai Upaya Pencegahan Stunting wilda, Nurpatwa Wilda Ningsi; Riska Mayangsari; Muh.Rafly Ar-Rasyid; Nur Alisah; Irfan
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3164

Abstract

Abstrak. Pengetahuan gizi dan keterampilan seorang ibu dalam memilih bahan pangan yang sesuai dan memiliki gizi seimbang diharapkan dapat menjadikan anak balitanya memiliki gizi yang optimal. Sikap dan perilaku ibu dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi oleh balita dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya adalah tingkat pengetahuan gizi sehingga dapat memengaruhi status gizi balita. Oleh karena itu, kegiatan PkM ini bertujuan Memberdayakan kelompok Ibu rumah tangga dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terkait pencegahan dan penanganan stunting. Metode yang dilakukan sosialisasi, edukasi dan pendampingan dalam bentuk demo masak. Pelatihan diikuti 15 peserta Dari hasil evaluasi yang dilakukan dengan pre dan post kuesioner sehingga dapat dilihat terjadi peningkatan pemahaman peserta terhadap materi edukasi dan keterampilan peserta dalam pengolahan makanan berbasis hasil laut. Kegiatan ini dapat membantu pemberdayaan kelompok Ibu Rumah Tangga dalam upaya pencegahan stunting.
Penerapan Teknologi Tepat Guna Berbasis Ekonomi Sirkular dalam Mendukung Desa Rendah Karbon dan Ketahanan Pangan Meti Ekayani; Arini Hardjanto; Marisa Ramadanti Mausul; Deffi Ayu Puspito Sari; Julie Ekasari
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3168

Abstract

Sampah makanan (food waste) merupakan salah satu isu penting di Indonesia karena berkontribusi terhadap timbulan sampah nasional dan emisi karbon. Berdasarkan laporan UNEP (2024), food waste di Indonesia mencapai 77 kg per kapita per tahun atau sekitar 20,9 juta ton pada 2022. Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, menjadi salah satu wilayah yang menghadapi tantangan tersebut, dengan timbulan sisa makanan mencapai lebih dari 319 ton per RW setiap tahunnya (Melati, 2022). Sebagai respon, program pengabdian masyarakat tahun kedua ini diarahkan untuk memperkuat penerapan konsep ekonomi sirkular berbasis teknologi tepat guna melalui tiga pilar utama: budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), pertanian dengan sistem irigasi tetes, dan perikanan berbasis bioflok tanpa molase. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi yang melibatkan Kelompok Tani Kebon Kopi Mandiri serta Komunitas Pabuaran Hijau. Inovasi teknologi, seperti penggunaan mesin pengayak maggot berbasis pedal, rak biopond empat jenjang, serta irigasi tetes berhasil mengoptimalkan lahan terbatas. Penerapan bioflok tanpa molase dengan pakan alternatif maggot juga memperkuat integrasi antara sektor perikanan dan pengelolaan sampah organik. Selain aspek teknis, pelatihan pemasaran berbasis digital marketing meningkatkan pemahaman peserta dalam strategi branding, segmentasi pasar, dan distribusi. Program ini berkontribusi pada peningkatan nilai tambah produk, perluasan akses pasar, serta penguatan ketahanan pangan desa berbasis ekonomi sirkular yang berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian SDGs 2 dan 12.
Implementasi Teknologi Hidroponik dan IoT untuk Pengembangan Agroeduwisata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Nurdin, Muhammad Rizaldi Trias Jaya Putra; Ariandi; Haloho, Ruth Dameria; Masniawati, Andi; Muis, Nurmuliayanti; Manguntungi, Baso
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3172

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Batulaya dengan tujuan memberdayakan masyarakat melalui pengembangan agroeduwisata berbasis pertanian modern dan teknologi inovatif. Permasalahan utama dihadapi mitra adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya hidroponik, manajemen green house, strategi pemasaran hasil pertanian, serta minimnya infrastruktur pendukung agroeduwisata. Metode pelaksanaan mengintegrasikan sosialisasi, pelatihan, pendampingan teknis, pembangunan fasilitas, hingga evaluasi partisipatif. Inovasi yang diterapkan meliputi penggunaan sistem hidroponik sayuran dan melon, penerapan Internet of Things (IoT) untuk monitoring nutrisi tanaman, pembangunan website desa untuk promosi digital, serta pengembangan eduwisata berbasis kunjungan masyarakat dan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, keterampilan, dan manajemen masyarakat desa, diikuti dengan peningkatan kualitas dan kapasitas produksi pertanian hidroponik. Selain itu, diversifikasi produk dan optimalisasi pemasaran digital memperluas jangkauan promosi dan mendukung Desa Batulaya sebagai destinasi agroeduwisata. Keberhasilan program juga tercermin dari partisipasi aktif masyarakat, munculnya model ekonomi baru berbasis integrasi pertanian dan pariwisata, serta peningkatan aset desa. Program ini berhasil menciptakan model pemberdayaan desa yang berkelanjutan melalui sinergi antara teknologi, inovasi, dan partisipasi masyarakat. Rekomendasi tindak lanjut mencakup perluasan area hidroponik, penguatan kelembagaan formal melalui koperasi atau BUMDes, serta pengembangan branding digital secara konsisten agar Desa Batulaya dapat menjadi pusat pembelajaran dan inspirasi agroeduwisata bagi desa lain.
Efektivitas Edukasi Interaktif dalam Meningkatkan Pemahaman Penggunaan Antibiotik yang Tepat pada Siswa SMA Sanjayadi; Sianipar, Erlia Anggrainy; Indah, Julie; Lee, Jocelyn Viony; Larasati, Maria Aurelia; Gunawan, Untung
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3178

Abstract

Penyalahgunaan antibiotik di kalangan generasi muda menjadi masalah kesehatan global yang signifikan, yang dapat berujung pada resistensi antibiotik. Pengetahuan yang tepat mengenai penggunaan antibiotik yang bijak sangat penting untuk mencegah fenomena ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA Pelita 2 Jakarta mengenai penggunaan antibiotik yang tepat dan bahaya resistensi antibiotik. Kegiatan ini dilakukan melalui penyuluhan edukatif yang meliputi penyampaian materi interaktif, demonstrasi laboratorium, dan permainan edukatif. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test, serta formulir evaluasi berbasis skala Likert. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan persentase siswa yang memiliki pengetahuan tinggi meningkat dari 69,77% menjadi 93,00%. Evaluasi berbasis skala Likert menunjukkan skor tinggi pada kategori kejelasan materi, relevansi topik, dan penguasaan materi oleh pemateri, dengan skor rata-rata lebih dari 4 dari 5. Uji statistik non-parametrik menunjukkan perbedaan skor yang signifikan antara pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil tersebut, kegiatan edukasi dapat dikatakan berhasil dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai penggunaan antibiotik yang tepat serta resistensinya, serta meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya penggunaan antibiotik yang bijak
Pendampingan Partisipatif Revitalisasi Rumah Panggung Tahan Bencana Berbasis Arsitektur Lokal untuk Penguatan Komunitas Tangguh Persada, Citra; Kustiani, Ika; Dewi, Ayu Komalasari; Lestari, Suci; Ruslie, Lielianie Pratiwi; Friskilla, Isabel
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3199

Abstract

Hanura merupakan desa yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap banjir akibat curah hujan yang intens, sistem drainase yang kurang memadai, serta tekanan ekologis disekitar permukiman padat. Kerentanan ini diperparah dengan terbatasnya akses masyarakat terhadap informasi kebencanaan, sumber daya material, dan keterampilan teknis membangun hunian aman. Menanggapi kondisi tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui edukasi dan perancangan rumah panggung tahan bencana berbasis arsitektur lokal dan prinsip keberlanjutan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat secara aktif melalui pelatihan teknis, lokakarya desain, diskusi kelompok terarah, dan pembangunan prototipe rumah panggung adaptif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai prinsip desain hunian tahan bencana, sekaligus mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya mitigasi berbasis komunitas. Selain menghasilkan prototipe rumah yang fungsional dan replikatif, program ini juga membentuk embrio komunitas tangguh yang siap menghadapi risiko perubahan iklim. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi nyata dalam mendorong pembangunan permukiman yang aman, sehat, dan berkelanjutan, serta memperkaya wacana arsitektur kontekstual berbasis pemberdayaan masyarakat
Efektivitas Pelatihan Simulasi Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Dasar Siswa SMA di Daerah 3T Sarapung, Risky Richlos; Dahlan, Akmal Hi; Gafur, Anuwar Kadir Abdul; Bustan, Ariestha Widyastuty; Kharie, Dyah Safitri Qammariyah; Umar, Almukmin
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3200

Abstract

Kemampuan berhitung dasar merupakan fondasi penting dalam pembelajaran matematika, namun di wilayah 3T seperti Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, kompetensi numerasi siswa masih tergolong rendah. Permasalahan mitra yang teridentifikasi meliputi kesulitan siswa dalam melakukan operasi hitung dasar secara cepat dan tepat, rendahnya motivasi belajar matematika, serta keterbatasan sarana dan strategi pembelajaran yang menarik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung dasar siswa melalui pelatihan simulasi interaktif yang dirancang berbasis pendekatan kontekstual dan partisipatif. Metode pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu koordinasi dengan sekolah mitra, pelaksanaan pretest untuk mengetahui kemampuan awal, pelatihan simulasi berhitung dasar dengan bimbingan dosen dan mahasiswa, serta evaluasi melalui posttest dan observasi aktivitas belajar. Media yang digunakan berupa perangkat simulasi digital dan lembar kerja berbasis permainan numerik untuk memperkuat keterampilan berhitung dan ketelitian siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan berhitung dasar siswa dengan rata-rata peningkatan skor sebesar 64,4% dari hasil pretest ke posttest. Aspek operasi campuran, kecepatan, dan ketelitian mengalami peningkatan paling tinggi. Selain peningkatan kognitif, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap sikap dan motivasi belajar siswa, serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, guru, dan sekolah dalam mendukung penguatan literasi numerasi di daerah 3T. Dengan demikian, pelatihan simulasi berhitung dasar ini terbukti efektif sebagai model pengembangan pembelajaran matematika kontekstual yang dapat direplikasi di wilayah dengan karakteristik serupa.
Edukasi Kesehatan dan Pelatihan Pengolahan Teh Celup Bawang Dayak sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Herbal Berbasis Lokal Ahmad Irawan; Pereiz, Zimon; Hendrik Segah; Chuchita; Efriyana Oksal; Aji Pamungkas
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3202

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, dengan fokus pada peningkatan pengetahuan serta keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bawang dayak (Eleutherine palmifolia) sebagai teh celup herbal untuk membantu menurunkan kadar gula darah. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan partisipatif yang mencakup sosialisasi, diskusi interaktif, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sebanyak 50 orang berpartisipasi, terdiri atas ibu rumah tangga, kader PKK, tokoh masyarakat, remaja, hingga warga lanjut usia yang berisiko diabetes. Hasil kegiatan memperlihatkan peningkatan yang sangat signifikan: pemahaman masyarakat meningkat dari 11,2% pada pre-test menjadi 97,2% pada post-test. Selain itu, keterampilan peserta dalam mengolah bawang dayak menjadi teh celup higienis juga semakin baik, sehingga mereka mampu menerapkan teknik pengolahan dengan benar. Dampak program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan tanaman obat lokal, tetapi juga membuka peluang usaha mikro berbasis herbal yang bernilai ekonomi. Dengan demikian, kegiatan ini dapat dijadikan contoh model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, yang mendukung ketahanan kesehatan sekaligus perekonomian rumah tangga berbasis kearifan lokal.
Psychoeducation Self-Awareness melalui Aplikasi Digital Reconnect Untuk Mendukung Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Ainurizan Ridho Rahmatullah; Kurniawan, Luky; Natri Sutanti; Nur Sholehah Dian Saputri; Cindy Okta Melinda; Anggie Kurniawati
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3209

Abstract

Banyak siswa belum memiliki kesadaran diri dalam menerapkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, padahal hal ini penting bagi mereka. Sekolah lebih menekankan pencapaian akademik dibandingkan penguatan karakter. Kurangnya keterlibatan keluarga dalam pembentukan karakter, akibat kesibukan orang tua bekerja, turut memperlemah proses ini. Lingkungan dan teknologi dapat memberikan pengaruh negatif sekaligus positif terhadap siswa. Oleh karena itu pengabdian ini bertujuan untuk menggunakan aplikasi reconnect dalam bentuk psychoeducation self-awareness untuk pengembangan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. Metode pelaksanaan pengabdian ini terdiri dari 5 tahapan yakni tahap koordinasi dan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Mitra dalam pengabdian ini adalah salah satu SMP di Kabupaten Sleman dengan jumlah peserta 54 orang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan telah memenuhi target yakni lebih dari 80% siswa memiliki skor post-test lebih dari 70. Bahkan rata-rata nilai dari 54 siswa yang mengikuti kegiatan juga termasuk sangat baik yakni 8,78 dan diharapkan pengabdian ini dapat dikembangkan pada topik yang sama atau yang lebih luas. Hal ini menunjukkan bahwa psikoeducation self-awaress melalui aplikasi Reconnect dapat mendukung program tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat.
Pemanfaatan Limbah Kulit Durian sebagai Sumber Energi Terbarukan melalui Teknologi Inklusif Berbasis Biobriket Dwi Retna Sulistyawati; Mohammad, Gunawan; Muhammad Choiru Zulfa; Desti Setiyowati; Tiara Turay; Ihwan Ghazali
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3212

Abstract

Kawasan Lenggong Perak sebagai salah satu pusat penghasil durian, namun belum mampu mengatasi permasalahan limbah durian, sehingga diperlukan suatu teknologi atau solusi dalam mengatasinya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini, sepakat untuk mengelola kulit durian, yang merupakan masalah bagi masyarakat menjadi produk baru bermanfaat serta memiliki nilai jual. Adapun metode yang diperkenalkan dan digunakan dalam kegiatan ini yaitu teknologi inklusif yaitu teknologi pengolahan dengan memanfaatkan alat-alat sederhana, effisien dan efektif. Hasil dari kegiatan ini masyarakat dapat menghasilkan Biobriket dari pemanfaatan limbah kulit durian, dimana berdasarkan hasil uji coba dimana 250 gram briket kulit durian mampu mendidihkan 2,5 liter air dalam waktu 30 menit. Berdasarkan hasil riset uji kalor biobriket kulit durian dapat dijelaskan bahwa panas yang dihasilkan cukup untuk menggantikan batu arang yang saat ini tersedia. Dengan hasil tersebut diharapkan masyarakat mampu menciptakan peluang kerja baru memproduksi biobriket sebagai sumber pendapatan tambahan.