cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Guru Agama Islam dalam Mengatasi Prillaku Bullying di SMA Muhammadiyah 23 Jakarta Faqih, Muhammad Akmal; Heri, Totong
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan suatu kebutuhan yang tidak bias lepas dari kehidupan manusia karena pendidikan merupakan modal yang harus dimiliki dalam menghadapi tuntutan zaman yang semakin maju, jika pendidikan suatu bangsa itu baik, maka akan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas baik dalam segi spiritual, intelegensi dan keterampilan. Bullying merupakan suatu bentuk perilaku negatif yang diwujudkan dengan perlakuan secara tidak sopan dan penggunaan kekerasan atau paksaan untuk mempengaruhi orang lain, yang dilakukan secara berulang atau berpotensi untuk terulang. Fenomena bullying telah lama menjadi bagian dari dinamika sekolah. Umumnya orang lebih mengenalnya dengan istilah-istilah seperti penggencetan, pemalakan, menggertak, menghina, pengucilan, intimidasi dan lain-lain.Melalui pendekatan deskriptif kualitatif ini penulis menggunakan data dengan bedasarkan data-data lapangan. Maka dalam pendekatan ini penulis dapat mendeskripsikan bagaimana Guru Pendidikan Agama Islam menangatasi prilaku bullying yang terjadi di SMA Muhammadiyah 23.
Wacana Batak: Kajian Struktural Pasahat Ulos Bere pada Pernikahan Adat Batak Toba Sinulingga, Jekmen; Siregar, Eka Silviana; Tambunan, Abel Rotua
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara struktural tradisi Pasahat Ulos Bere dalam adat Batak Toba. Tradisi Pasahat Ulos Bere merupakan salah satu upacara adat yang penting dalam masyarakat Batak Toba, yang melibatkan pemberian ulos oleh paman (hula-hula) kepada keponakannya (bere) sebagai simbol kasih sayang dan harapan. Kajian ini menggunakan pendekatan strukturalisme untuk memahami pola dan makna yang terkandung dalam tradisi ini. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara mendalam, dan analisis teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Pasahat Ulos Bere memiliki struktur yang kompleks, mencerminkan hubungan sosial, nilai-nilai budaya, dan sistem kepercayaan masyarakat Batak Toba. Studi ini berkontribusi dalam memperkaya pemahaman tentang budaya Batak Toba dan memperlihatkan pentingnya tradisi dalam menjaga keberlangsungan identitas budaya.
Peran Stakeholder dalam Perencanaan Pembelajaran di MI Nadlir, Nadlir; Trisnawa, Vindy Agung; Firdaus, A. Wildan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latarbelakang dari penilitian ini adalah kurangnya keterlibatan stakeholder dalam perencanaan pembelajaran. Tujuan penelitian ini yakni membahas lebih detail mengenai seberapa berperannya stakeholder dalam menyusun perencanaan pembelajaran yang efektif dan relevan. Metode yang digunakan adalah Library Research atau kajian pustaka yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data dari sumber-sumber pustaka seperti buku, jurnal, artikel, dan dokumen lainnya yang sudah ada sebelumnya. Teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif. Hasil dan pembahasan penelitian ini adalah tentang peran kepala sekolah dalam menyusun perencanaan pembelajaran sebab bermutunya suatu sekolah tergantung kinerja kepala sekolah dalam merancang ataupun mengonsep pembelajaran. Peran Waka Kurikulum dalam perecanaan pembelajaran memastikan bahwa kurikulum dikembangkan secara terus-menerus dan proses belajar mengajar berjalan dengan baik. Peran guru dalam perencanaan pembelajaran yakni melaksanakan pembelajaran dengan berdasarkan pada perencanaan pembelajaran untuk membentuk karakter siswa. Peran dari stakeholder tersebut dapat meningkatkan kualitas pendidikan yang bermutu baik untuk peserta didik maupun lembaga pendidikan sendiri.
Implementasi Pembelajaran Terpadu dalam Peningkatan Berpikir Kreatif Siswa di Sekolah Dasar Iskandar, Sofyan; Rosmana, Primanita Sholihah; Agnia, Adela; Safitri, Rayi; Gustavisiana, Tegar Selaras
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran terpadu merupakan pendekatan yang mengintegrasikan berbagai mata pelajaran untuk menciptakan pengalaman belajar yang holistik dan menyeluruh bagi siswa. Peningkatan berpikir kreatif menjadi tujuan utama dalam proses pembelajaran ini, karena berpikir kreatif merupakan salah satu kemampuan penting yang harus dikembangkan pada era pendidikan modern. Dengan menerapkan pembelajaran terpadu, diharapkan siswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan inovatif secara lebih baik. Implementasi pembelajaran terpadu memerlukan kerjasama antara guru-guru mata pelajaran untuk merancang kurikulum yang terintegrasi dan relevan dengan kebutuhan siswa. Selain itu, metode pengajaran yang interaktif dan kolaboratif juga diperlukan agar siswa dapat mengembangkan keterampilan berpikir kreatif mereka secara optimal.
Implikasi terhadap Delik Pembunuhan dengan Pemberatan Dilihat dari Unsur yang Memberatkan Berdasarkan Penerapan pada Pasal 339 KUHP Hosnah, Asmak Ul; Husnaini, Ervina; Rahmawati, Tri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada faktanya suatu tindak penyimpangan tidaklah mesti dilakukan oleh salah seorang saja. Melainkan, terhadap perbuatan sesuatu yang menyimpang atau dengan kata lain penyimpangan pun dapat dilaksanakan terhadap beberapa orang dalam melakukan sebuah penyimpangan. Dimana pada perumusan suatu hukum pidana terhadap suatu pelanggaran hukum berawal dari melakukan bentuk-bentuk perbuatan tertentu yang menimbulkan penyimpangan sehingga mengakibatkan pelanggaran hukum dan dari situlah lahirlah suatu tindak pidana. Dalam aturan KUHP pasal 339 tentang pembunuhan biasa berkualifikasi diikuti dengan tindak pidana, namun biasa disebut juga dengan (gequalificeerde doodslag). Pemahaman yang dimaksud dengan delik berkualifikasi merupakan dimana suatu delik yang faktor dilihatnya sama dengan kejahatan pokok beserta dilihat dari faktor lain yang dapat memberatkan pidana selain dari kejahatan pokok saja. Dikatakan memberatkan karena terdapat kata-kata berupa diikuti, disertai serta didahului. Maksudnya adalah untuk mempermudah pelaksanaan perbuatan yang dimaksud atau untuk melepaskan diri dari hal tertangkap tangan.
Analisis Kesalahan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Mata Kuliah Struktur Aljabar tentang Isomorfisma Grup Manurung, Sri Lestari; Siringoringo, Trifonia Rouli; Sihombing, Steven Christoper; Manullang, Viorella
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata kuliah Struktur Aljabar membutuhkan pemahaman yang baik terhadap konsep-konsep aljabar. Mahasiswa sering mengalami kesulitan dalam memahami konsep tersebut, sehingga sulit untuk menerapkan konsep tersebut dalam menyelesaikan soal. Selain faktor-faktor tersebut, terdapat juga faktor-faktor internal lainnya yang mempengaruhi kesalahan mahasiswa, seperti kecerobohan, minat yang kurang terhadap matematika, dan kurangnya penguasaan konsep. Dalam mengatasi kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal Struktur Aljabar tentang Isomorfisma Grup, diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman konsep, melatih kemampuan perhitungan, dan meningkatkan kesadaran terhadap penulisan dan penggunaan tanda yang benar. Selain itu, penting juga untuk memotivasi mahasiswa agar lebih tertarik dan bersemangat dalam mempelajari mata kuliah ini.
Efektivitas Penggunaan Campur Kode dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di Lingkungan Akademik Astari, Dika Julia; Reyva, Moch Dheandra Al; Silaen, Pesta Agustina Margaretta; Banjarnahor, Yunlis Y; Siallagan, Lasenna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tentang efektifitas penggunaan campur kode dalam pembelajaran akademik di jurusan Bahasa Inggris. Tujuan utamanya adalah untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan campur kode dalam proses pengajaran dan pembelajaran di kelas, serta memahami persepsi siswa terhadap penggunaan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dengan 10 mahasiswa dan satu dosen dari Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan. Hasil menunjukkan mayoritas responden setuju dengan penggunaan campur kode dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris, menganggapnya sebagai alat yang alami dan efektif untuk berkomunikasi. Namun, terdapat juga perbedaan pendapat mengenai dampaknya terhadap perkembangan keterampilan berbahasa Inggris. Temuan ini memberikan wawasan tentang kompleksitas penggunaan campur kode dalam pembelajaran bahasa Inggris, dan menyoroti pentingnya pendekatan yang seimbang dalam mengelolanya di lingkungan akademik. Kesimpulan ini penting untuk menginformasikan praktik pengajaran yang lebih efektif dan mempersiapkan mahasiswa untuk komunikasi lintas budaya yang lebih baik.
Ekstrakurikuler Digital Art dalam Meningkatkan Kreativitas Siswa pada Kompetensi Pembelajaran Abad 21 di Sekolah Dasar Iskandar, Sofyan; Rosmana, Primanita Sholihah; Rahmadika, Fadyasinta Sahnabila; Trisnawati, Puput; Rofatannuroh, Rofatannuroh; Maria, Salsa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi di Indonesia begitu pesat, dimulai dengan kemajuan budaya dan ilmu pengetahuan bersamaan. Karena itu, semua orang dapat dengan mudah mengakses informasi dari seluruh dunia Hal ini berdampak pada kebudayaan Indonesia saat ini. Mereka sekarang lebih menyukai kebudayaan Barat dan meninggalkan kebudayaan asli mereka, termasuk seni, untuk mendukung kebudayaan Barat. Oleh karena itu, perbedaan budaya adalah salah satu hal yang menjadi perhatian perkembangan teknologi. Pada penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mencari referensi atau rujukan teori dan bacaan yang sesuai dengan kejadian atau persoalan yang ditemukan. Studi literatur merupakan serangkaian tahapan atau kegiatan yang berhubungan dengan metode pengumpulan data pustaka, mencatat, membaca, juga termasuk pengolahan bahan penelitian. Dalam penelitian ini menjelaskan pengertian ekstrakurikuler Digital art, Kelebihan dan Kekurangan ekstrakurikuler Digital art, manfaat, kompetensi kreativitas siswa. Dari pembahasan yang telah disampaikan, dapat disimpulkan bahwa Ekstrakurikuler Digital Art menawarkan banyak manfaat bagi siswa dalam mengembangkan keterampilan kreativitas, teknologi, dan sosial mereka.
Pengenalan Hukum Pidana Dikalangan Remaja pada Masa Maraknya Pergaulan Bebas Harahap, Lukman Hakim; Kurniawan, Dede; Hermawan, Mhd Anggi; Sinaga, Soni Askar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengenalan hukum pidana terhadap remaja pada masa pergaulan bebas yang semakin marak terjadi sehingga membuat rusaknya moral generasi bangsa Indonesia. Dimasa sekarang ini banyak remaja yang masuk ke dalam lingkungan pergaulan bebas seperti seks bebas, pelecehan seksual, narkoba dan berbagai tindak pidana lainnya, agar para remaja lebih dapat menghindari atau mencegah agar tidak terjerumus kedalam masalah pergaulan bebas. Pengenalan ini ditujukan agar para remaja lebih mengenal atau teredukasi terhadap pergaulan bebas yang dapat mengakibatkan sanksi pidana terhadap pelakunya. Remaja adalah tahap atau masa perpindahan dari anak-anak menuju dewasa, yang biasanya terjadi antara usia sepuluh hingga delapan belas tahun. Pergaulan bebas itu sendiri bukanlah suatu tindak pidana akan tetapi perilaku yang dihasilkan dari dampak pergaulan bebas seperti seks bebas, pelecehan seksual, penyalahgunaan narkoba dan perjudian. Metode penelitian disini menggunakan metode penelitian empiris yaitu dengan melihat fenomena yang terjadi dan dapat dipastikan benar adanya. Pergaulan bebas tidak diatur secara khusus dalam KUHP akan tetapi ada beberapa pasal yang mengatur terkait perilaku yang dihasilkan dari pergaulan bebas bersamaan dengan sanksinya yang terdapat pada pasal 411, 414, 415, 426, 427 dan lainnya.
Pemanfaatan Radioaktivitas di Bidang Kesehatan Sebagai Objek Pembelajaran Fisika Rahmi, Lailatul; Putra, Gresha Haria; Desnita, Desnita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radioaktivitas telah menjadi topik penting dalam pembelajaran fisika, terutama karena implikasinya yang signifikan dalam bidang kesehatan. Pemanfaatan radioaktivitas dalam dunia medis telah berkembang pesat, memungkinkan diagnosis dini dan terapi yang lebih efektif untuk berbagai kondisi medis seperti kanker, penyakit jantung, dan gangguan metabolisme. Pemahaman prinsip dasar radioaktivitas menjadi landasan penting bagi siswa untuk mengeksplorasi aplikasi medis yang kompleks dan mencegah kesalahan dalam diagnosis. Diagnostik medis, terapi, pelacakan biologi, dan studi metabolisme adalah beberapa aplikasi utama radioaktivitas dalam bidang kesehatan. Meskipun memberikan manfaat besar, penggunaan radioaktivitas juga memiliki potensi bahaya yang harus dikelola dengan baik, seperti paparan radiasi berlebihan dan kontaminasi lingkungan. Menerapkan standar keselamatan yang ketat adalah kunci dalam meminimalkan risiko. Dengan mengintegrasikan topik radioaktivitas dalam pembelajaran fisika, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang konsep fisika, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kepekaan terhadap isu-isu etika yang relevan. Oleh karena itu, penelitian tentang pemanfaatan radioaktivitas dalam bidang kesehatan sebagai objek pembelajaran fisika sangat penting.