cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 25,229 Documents
Penguatan Karakter Siswa dalam Mengatasi Krisis Moral Generasi Muda di Dayah Terpadu Al-Muslimun Lhoksukon Maulidia, Maulidia; Silahuddin, Silahuddin; Zulfatmi, Zulfatmi; Agustina, Restika; Mahfud, Aris
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29677

Abstract

Krisis moral yang terjadi di kalangan generasi muda, seperti lemahnya rasa tanggung jawab, rendahnya kedisiplinan, dan tingginya rasa malu yang menghambat partisipasi, menjadi persoalan serius dalam dunia pendidikan saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kontribusi guru sebagai figur teladan, peran lingkungan pesantren dalam pembentukan karakter, serta pendekatan personal yang digunakan dalam memberikan nasihat kepada siswa yang mengalami hambatan moral. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi pada beberapa institusi pendidikan formal dan pesantren. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa keteladanan guru dalam sikap dan perilaku memberikan pengaruh positif terhadap penguatan karakter siswa. Selain itu, lingkungan pesantren yang terstruktur dan sarat nilai religius terbukti efektif dalam menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab. Di samping itu, pendekatan personal yang dilakukan guru melalui pemberian nasihat secara langsung terbukti lebih diterima oleh siswa, khususnya dalam mengatasi rasa malu dan meningkatkan rasa percaya diri. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa strategi penguatan karakter siswa dalam menghadapi krisis moral generasi muda perlu didukung oleh keteladanan guru, lingkungan pendidikan yang mendukung, dan pendekatan interpersonal yang empatik.
Analisa Terjemahan Otomatis Takarir Lirik Lagu “I’m Pretty” oleh Katseye pada Akun Resmi Youtube Hybe Labels Wilis, Wilis; Taufik, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29678

Abstract

Di era digital, terjemahan otomatis membantu memahami lirik lagu asing, namun sering terjadi kesalahan makna karena banyak kiasan budaya atau idiom. Kajian dari Haikal & Ali (2025) menunjukan bahwa meskipu teknologi berkembang, kesalahan makna tetap ada. Lagu “I’m Pretty” dari Katseye dipilih sebagai objek penelitian karena banyak ungkapan idiom yang sering salah diterjemahkan oleh mesin terjemahan otomatis. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif dengan menampilkan sebuah analisa hasil penerjemahan dengan teknik penerjemahan secara Literal dan Idiomatik sesuai teori milik Mildred Larson. Kemudian dibandingkan dengan penerjemahan otomatis dari Youtube yang bersumber dari HAMT . Dari analisa yang telah dilakukan, terjemahan otomatis Youtube yang berbasis HAMT masih kurang akurat, terutama pada kata “pretty” yang salah diterjemahkan menjadi “cantik”. Selain itu masih banyak frasa dan kalimat diterjemahkan secara langsung sehingga butuh perbaikan terjemahan dan penjelasan mendetail agar lagu dapat tersampaikan jelas dan menghindari kerancuan arti lagu.
Pentingnya Media Quizizz dalam Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia di SD Negeri Karyasari 3 Rohimah, Siti; Mastoah, Imas
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29679

Abstract

Adapun Tujuan dari penelitian ini ialah mengembangkan dan menganalisis penggunaan media pembelajaran berbasis Quizizz guna memberikan peningkatan siswa dalam belajar serta hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas III SDN Karyasari 3. Untuk mencapai tujuan ini, data di ambil dari macam-macam sumber literatur, termasuk buku, jurnal, artikel, dan penelitian sebelumnya mengenai subjek tersebut. Penelitian menemukan bahwa Quizizz, sebuah media pembelajaran interaktif, meningkatkan minat dan minat siswa terhadap mata pelajaran. Quizizz dapat meningkatkan minat siswa untuk belajar dan meningkatkan partisipasi siswa melalui fitur gamification seperti sistem poin, leaderboard, dan komponen kuis yang menarik. Quizizz adalah alat pembelajaran yang meningkatkan interaksi siswa-guru dan menjadikan pembelajaran lebih menyenangkan dan fleksibel. Dengan menggunakannya, siswa dapat berkompetisi secara sehat dan memperoleh pemahaman yang lebih baik terhadap materi pelajaran. Oleh karena itu, Quizizz diharapkan dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.
Analisis Semantik Perspektif Toshihiko Izutsu terhadap Makna At-Tabut dalam Al-Qur’an Akbar, Abil; Nugroho, Kharis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29680

Abstract

Penelitian ini menganalisis makna kata At-Tabut dalam Al-Qur'an menggunakan pendekatan semantik Toshihiko Izutsu. Melalui analisis sintagmatik dan paradigmatik, ditemukan bahwa At-Tabut mengalami perkembangan makna dari fungsi praktis pada masa pra-Qur'an menjadi simbol teologis pada masa turunnya Al-Qur'an. Ia melambangkan keberkahan, ketenangan, legitimasi kepemimpinan, dan perlindungan ilahi. Kajian ini menunjukkan bahwa At-Tabut bukan hanya objek literal, tetapi juga memiliki makna simbolik yang memperkaya studi semantik Al-Qur'an, serta memperdalam pemahaman terhadap konsep-konsep sakral dalam konteks teologis dan historis.
Negara Hukum Teori atau Politik di Tinjau dari sudut Konstitusi dan Tata Perundangan di Indonesia (Desa Tuntungan II, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang) Sibuea, Masrul Zuhri; Hrp, Ad Ledy Oftapiani; Rangkuti , Aulia Purnama; Sitepu, Delviani; Aulia, Julia; Zannah, Miftah Chairia; Ananda, Revalina Etika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman masyarakat dan mahasiswa terhadap prinsip negara hukum, teori kekuasaan, serta dinamika politik dalam konteks konstitusi dan tata perundang-undangan di Indonesia. Studi ini dilakukan di Desa Tuntungan II, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan 10 pernyataan benar/salah yang disebarkan kepada 50 responden, terdiri dari 25 masyarakat dan 25 mahasiswa dari berbagai fakultas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memahami prinsip dasar negara hukum sebagaimana tercantum dalam Pasal 1 ayat (3) UUD 1945, serta menunjukkan kesadaran akan supremasi hukum dan peran Mahkamah Konstitusi. Namun demikian, terdapat kelemahan pemahaman pada aspek-aspek seperti pemisahan kekuasaan (trias politika), hubungan antara politik dan pembentukan hukum, serta struktur redaksional UUD 1945. Mahasiswa secara umum menunjukkan tingkat pemahaman yang lebih tinggi dibandingkan masyarakat. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi hukum dan konstitusi baik melalui jalur pendidikan formal maupun kegiatan penyuluhan hukum berbasis masyarakat. Peningkatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif yang lebih kuat terhadap peran hukum dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Siapkah Indonesia Menjadi Masyarakat Sipil Tahun 2045 (Studi Kasus Desa Marindal 1 Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang) Sibuea, Masrul Zuhri; Siregar, Bulan Azahara; Agustin, Dini; Aqmaliyah, Fahira; Auliya, Jihan; Sari, Yenni Depita; Daeli, Linda Jernih Hati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29682

Abstract

Penelitian ini difokuskan di Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, digunakan untuk menilai kesiapan masyarakat Indonesia untuk membentuk masyarakat sipil menjelang tahun 2045. Dengan menggunakan metode campuran (mixed method), data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 50 orang yang terdiri dari siswa, mahasiswa, dan masyarakat umum berusia 17 hingga 43 tahun. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden (86%) telah mengetahui istilah masyarakat sipil dan percaya bahwa nilai-nilai kebangsaan seperti cinta tanah air, toleransi, gotong royong, dan partisipasi sosial sangat penting. Namun demikian, ada tingkat keraguan yang cukup signifikan tentang kesiapan generasi muda menghadapi tantangan zaman (41,9% ragu-ragu) dan kepedulian generasi muda terhadap kondisi negara (32,3%). Hasil ini menunjukkan bahwa, meskipun masyarakat telah menunjukkan kecenderungan positif terhadap nilai-nilai sipil dan demokratis, literasi kewargaan harus ditingkatkan, pelibatan pemuda dalam ruang publik, dan revitalisasi pendidikan karakter yang kontekstual. Oleh karena itu, untuk mencapai masyarakat sipil pada tahun 2045, Indonesia harus menggabungkan kesadaran warga, dukungan institusional, dan strategi pembangunan yang berpusat pada partisipasi masyarakat.
Analisis Transaksi Terlarang dalam Pasar Modal dan Pasar Uang Perspektif Ekonomi Syariah Wahyuni, Putri; Arianti, Alya; Zayanti, Cindy Aulia; Batubara, Maryam
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29683

Abstract

Artikel ini membahas bentuk-bentuk transaksi dalam pasar modal dan pasar uang yang bertentangan dengan prinsip ekonomi syariah, khususnya terkait larangan riba, gharar, dan maysir. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, ditemukan bahwa beberapa instrumen keuangan seperti obligasi konvensional, derivatif tanpa underlying asset, dan forex spekulatif masih sering digunakan, bahkan dalam produk berlabel syariah. Ketidaksesuaian ini menunjukkan lemahnya literasi syariah dan pengawasan, sehingga mengancam integritas serta tujuan maqashid syariah, terutama aspek perlindungan harta (hifz al-mal). Penelitian ini merekomendasikan penguatan peran Dewan Pengawas Syariah, edukasi keuangan syariah, serta reformasi regulasi untuk memastikan kepatuhan substansial terhadap nilai-nilai Islam.
Pendidikan Keluarga sebagai Pilar Peradaban Islam: Menelisik Relevansi Pemikiran Hasan Langgulung dalam Konteks Global Hanifa, Azzahra Sabrina; Baidi, Baidi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran Hasan Langgulung mengenai pendidikan Islam dalam keluarga serta relevansinya di era digital dan globalisasi. Hasan Langgulung merupakan salah satu cendekiawan Muslim yang pemikirannya banyak berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam yang integratif dan holistik. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana data diperoleh dari karya-karya Hasan Langgulung serta literatur pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam dalam keluarga menurut Hasan Langgulung harus mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, dengan peran orang tua sebagai pendidik utama melalui metode keteladanan, pembiasaan, dialog, nasehat, dan evaluasi. Selain itu, pendidikan keluarga harus dimulai sejak dini dan dilakukan secara sistematis untuk membentuk karakter anak yang beriman, berakhlak mulia, dan cerdas. Dalam konteks era digital dan globalisasi, pemikiran Hasan Langgulung tetap relevan karena menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai Islam, pengawasan terhadap penggunaan media digital, serta pembentukan kecerdasan spiritual untuk menyaring informasi. Dengan demikian, pendidikan Islam dalam keluarga menjadi benteng utama dalam membentuk generasi Muslim yang tangguh menghadapi tantangan zaman.
Hubungan Harga Diri dan Perilaku Narsisme pada Generasi Z Eka Febrianti; Roswiyani Roswiyani; Willy Tasdin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29685

Abstract

Pada dewasa ini perilaku narsisme banyak dilakukan oleh generasi Z. Salah satu variabel yang diduga berperan terhadap perilaku narsisme adalah harga diri, oleh karena itu dilakukan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dan perilaku narsisme pada generasi Z. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 241 (60 laki-laki, 181 perempuan) di Jakarta. Penelitian ini menggunakan teknik sampling non-probability sampling. Peneliti menyebarkan kuesioner secara online menggunakan media sosial dengan melalui Google Form. Instrumen penelitian ini adalah Narcissistic Personality Inventory-16 (NPI-16) Versi adaptasi untuk mengukur perilaku narsisme dan Rosenberg Self Esteem Scale (RSES) versi adaptasi untuk mengukur harga diri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara harga diri dan perilaku narsisme (r=.063,p>.05), yang berarti temuan ini menunjukkan bahwa tingkat harga diri tidak secara langsung berkaitan dengan tinggi atau rendahnya perilaku narsisme. Lalu, mayoritas partisipan berusia 21  tahun dan berstatus belum bekerja 74.3%. Generasi Z yang tumbuh dengan teknologi digital tentu rentan melakukan perilaku narsisme. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap perilaku narsisme adalah self esteem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self esteem dan perilaku narsisme pada generasi Z. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 241 (60 laki-laki, 181 perempuan) di Jakarta. Penelitian ini menggunakan teknik sampling non-probability sampling. Peneliti menyebarkan kuesioner secara online menggunakan media sosial dengan melalui Google Form. Instrumen penelitian ini adalah Narcissistic Personality Inventory-16 (NPI-16) Versi adaptasi untuk mengukur perilaku narsisme dan Rosenberg Self Esteem Scale (RSES) versi adaptasi untuk mengukur self esteem. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara self esteem dan perilaku narsisme (r=0.05,p=0.328). Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat self esteem tidak secara langsung berkaitan dengan tinggi atau rendahnya perilaku narsisme. Lalu, mayoritas partisipan berusia 21 tahun dan berstatus belum bekerja 74.3%.
Pengaruh Kualitas Produk, Inovasi Produk dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Oneda dengan Brand Image sebagai Variabel Moderasi Lestari, Anisa Bela Tari; Bahtiar, Berliana Putri; Zaki, Muhamad; Putri, Yayang Mayla Murtopo; Zakiyah, Nadiya Fiktriyatuz
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29686

Abstract

Penentuan Akuisisi Menggunakan Citra Merek sebagai Variabel Moderasi. Penelitian ini merupakan penelitian survei terhadap mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Slamet Riyadi Surakarta yang telah membeli barang Oneda. Individu di Surakarta yang telah memperoleh barang Oneda. Sampel sebanyak 100 individu diperoleh dengan metodologi sampling insidental. Metodologi pengumpulan data meliputi kuesioner, tinjauan pustaka, dan penelitian observasional. Metode analisis menggunakan analisis regresi linier berganda dan penilaian analisis regresi termoderasi (MRA). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan inovasi produk, harga, dan citra merek masing-masing memberikan pengaruh signifikan terhadap keputusan tersebut. Lebih lanjut, citra merek tidak memoderasi pengaruh kualitas produk, inovasi produk, atau harga terhadap keputusan pembelian.