cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,798 Documents
Paham Hukum, Aman Bersosial: Sosialisasi KUHP Baru Sebagai Bentuk Edukasi Hukum Kepada Masyarakat Prazelia Mangala; Ode Aditya Massry; Rijal Lestaluhu; Yenita Solissa; Melvia Aponno
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15269

Abstract

Kegiatan “Paham Hukum, Aman Bersosial: Sosialisasi KUHP Baru sebagai Bentuk Edukasi Hukum kepada Masyarakat” bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum masyarakat terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 29–30 April 2026 di SMK Negeri 2 Taniwel dan Balai Desa Hulung melalui metode sosialisasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, serta tanya jawab. Sasaran kegiatan meliputi siswa/siswi, guru, masyarakat, dan perangkat desa. Materi yang disampaikan mencakup pengertian KUHP baru, perubahan pokok dari KUHP lama, serta penerapan hukum dalam kehidupan sehari-hari dan penggunaan media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya kesadaran hukum serta dampak dari tindakan yang melanggar hukum. Antusiasme peserta terlihat melalui keterlibatan aktif dalam diskusi dan banyaknya pertanyaan yang diajukan selama kegiatan berlangsung. Sosialisasi ini juga membantu masyarakat memperoleh akses informasi hukum yang sebelumnya masih terbatas. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi KUHP baru dapat menjadi salah satu bentuk edukasi hukum yang efektif dalam membangun masyarakat yang sadar hukum, tertib, dan bijaksana dalam kehidupan sosial.
Penguatan Akses Pembiayaan Formal Petani Tembakau melalui Focus Group Discussion antara Petani, Perbankan, Penyuluh, dan OJK di Kabupaten Jember: Strengthening Tobacco Farmers’ Access to Formal Financing through Focus Group Discussions among Farmers, Banks, Agricultural Extension Officers, and the Financial Services Authority (OJK) in Jember. Anik Suwandari; Mohammad Rondhi; Joni Murti Mulyo Aji; Rokhani Rokhani; julita hasanah; Cindera Rosa Damascena; Rizky Yanuarti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15272

Abstract

Agricultural finance plays a crucial role in supporting productivity and sustainability, particularly in tobacco farming, which is characterized by high capital intensity. Although access to formal financial services has been relatively available, its utilization among farmers remains limited due to various technical, social, and psychological barriers. This community service activity aims to identify key constraints in accessing agricultural finance, explore multi-stakeholder perspectives, and formulate adaptive financing solutions tailored to the characteristics of tobacco farming. A participatory approach was employed through a focus group discussion (FGD) involving tobacco farmers, financial institutions, agricultural extension agents, and the Financial Services Authority (OJK). The activity was conducted in Jember Regency, one of the major tobacco-producing areas in East Java, Indonesia. The results indicate that barriers to accessing finance are not only structural, such as administrative requirements and collateral limitations, but also psychological factors, including fear of loan default and social stigma associated with formal borrowing. Additionally, financing is often used for household consumption rather than productive activities, reducing its effectiveness in supporting farm performance. From the supply side, financial institutions face high risks due to production uncertainty and price volatility, while regulators emphasize the importance of improving financial literacy among farmers. The FGD facilitated the integration of perspectives among stakeholders, leading to shared understanding and context-specific solutions. This study highlights that enhancing financial inclusion in the agricultural sector requires a collaborative approach, strengthening financial literacy, and developing flexible financing schemes aligned with seasonal farming patterns.
Penyuluhan Teknik Budidaya dan Perawatan Tanaman Kopi Arabika dan Robusta dengan Sistem Agroforestri di Desa Sapit Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur Mohammad Alwi Shahab; I Gusti Ngurah Ariawan Assasandi; Ade Rezkika Nasution; Farah Ainun Jamil; Hery Haryanto
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15289

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam teknik budidaya dan perawatan tanaman kopi arabika dan robusta melalui pendekatan sistem agroforestri di Desa Sapit, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur. Desa Sapit memiliki potensi agroekologi yang sangat mendukung pengembangan kopi, namun produktivitas masih rendah akibat keterbatasan pengetahuan teknis petani. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi lapang, dan pelatihan praktis yang melibatkan satu kelompok tani dengan jumlah 30 responden. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata skor pengetahuan peserta dari 48,7 (kategori rendah) menjadi 78,3 (kategori tinggi) atau meningkat sebesar 60,8%. Tingkat pemahaman terhadap sistem agroforestri meningkat dari 36,7% menjadi 86,7%. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengadopsi teknologi baru, terutama pada aspek pemangkasan produktif, pengendalian hama terpadu, dan integrasi tanaman naungan. Program penyuluhan terbukti efektif dalam mentransfer pengetahuan dan teknologi budidaya kopi berbasis agroforestri kepada petani lokal.
Pelatihan Produksi Maggot Berbasis Limbah Organik sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Kabupaten Takalar Sahrani U; Sitti Saenab; A.Afrinaramadhani Hatta; Salma Samputri; Putri Damayanti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15332

Abstract

Abstract. Organic waste problems that continue to increase require effective and sustainable management solutions. One alternative that can be implemented is the utilization of Black Soldier Fly (BSF) larvae or maggots as bioconversion agents for organic waste. This community service activity aimed to improve community knowledge and skills regarding maggot cultivation based on organic waste as an effort to support sustainable waste management in Takalar Regency. The activity was carried out at PPLH Puntondo involving 19 participants through counseling, interactive discussions, demonstrations, and direct practice of maggot cultivation. The evaluation was conducted using pretests and posttests to measure the improvement of participants’ understanding. The pretest results showed an average score of 53.15, categorized as sufficient, while the posttest results increased to 84.21, categorized as very good. This improvement indicates that participatory training methods are effective in enhancing community knowledge regarding maggot-based organic waste management. In addition, participants gave positive responses to the activity because maggot cultivation was considered easy to apply and provided environmental as well as economic benefits. This activity is expected to encourage active community participation in independent and sustainable organic waste management while also creating opportunities for environmentally. Keywords: BSF maggot, organic waste, waste management, community empowerment
Edukasi Perilaku Hidup Sehat Selama Puasa Ramadan Menggunakan Pedoman Gizi Seimbang Kusmiyati; Dewa Ayu Citra Rasmi; Khairuddin; I Wayan Merta
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15333

Abstract

Tujuan kegiatan ini untuk mendorong konsumsi gizi seimbang dalam menu sahur dan berbuka puasa Ramadan serta mengajak mahasiswa untuk berperilaku hidup sehat sesuai anjuran pedoman gizi seimbang. Sasaran kegiatan ini adalah mahasiswa program studi Pendidikan Biologi yang sedang mengambil matakuliah pilihan Ilmu Gizi pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan dilakukan dengan tanya jawab, diskusi dan praktek menyusun menu makan seimbang untuk sahur dan berbuka. Hasil dari kegiatan ini, mahasiswa telah menyusun menu seimbang dengan memanfaatkan bahan pangan yang beranekaragam untuk sahur dan berbuka, selalu minum air putih, membatasi konsumsi gula, garam dan minyak, tidak melewatkan sahur dan tidak makan berlebihan saat berbuka, selama Ramadan tetap melakukan aktivitas fisik dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Dapat disimpulkan, perilaku hidup sehat dalam pedoman gizi seimbang telah dilakukan mahasiswa dalam menjalani puasa Ramadan.
Peningkatan Kapasitas Peternak dalam Produksi Pupuk Organik Padat dan Cair Berbasis Teknologi Tepat Guna di Desa Laikang, Kabupaten Takalar Nurhayani H. Muhiddin; Irwandi Rahmat; Akhmad Syakur; Putri Damayanti; Ramlawati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15338

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak dalam mengolah limbah ternak menjadi pupuk organik padat dan cair berbasis teknologi tepat guna di Desa Laikang, Kabupaten Takalar. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah belum optimalnya pemanfaatan limbah ternak, sehingga limbah masih berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan belum memiliki nilai ekonomi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, dan aplikatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Teknologi tepat guna yang diterapkan berupa bak kompos dan drum fermentasi yang sederhana, mudah digunakan, berbiaya rendah, serta sesuai dengan kondisi peternak lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak pada seluruh indikator yang diamati. Pemahaman peternak mengenai prosedur dasar pengomposan dan fermentasi meningkat dari 2 orang menjadi 15 orang, keterampilan menggunakan alat sederhana meningkat dari 6 orang menjadi 18 orang, keterampilan membuat pupuk organik cair meningkat dari 8 orang menjadi 18 orang, kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan meningkat dari 4 orang menjadi 14 orang, serta kemampuan mengikuti prosedur operasional standar pengelolaan limbah meningkat dari 3 orang menjadi 15 orang. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung dan penerapan teknologi tepat guna efektif dalam meningkatkan kapasitas peternak. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pengelolaan limbah ternak yang lebih produktif, ramah lingkungan, bernilai ekonomi, serta mendukung praktik pertanian berkelanjutan di tingkat masyarakat desa.
Program Harmonisasi Kehidupan Relegi Dengan Penebaran Benih Ikan dan Penanaman Pohon Dalam Implementasi SDGs Di Pura Mayure Lombok Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi; I Wayan Wirata; I Made Ardika Yasa; Nanang Sutrisno; Made Wahyu Mahendra; Made Sutha Yadnya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15342

Abstract

The Community Service Program aims to apply the results of the analysis of the form of harmonization of religious life at Mayura Temple Lombok in the perspective of the Sustainable Development Goals (SDGs). Mayura Temple as one of the cultural heritage and center of religious activities of Hindus in Lombok has harmonized values that are reflected in the relationship between humans and God (parahyangan), humans with others (pawongan), and humans with the environment (palemahan). In carrying out the devotion, a phenomenologically direct approach to the object of service is used through observation, interviews, and documentation, as well as interfaith activities at Mayura Temple. Mayura Temple in the heart of Mataram City is proof of the moderation and harmonization of direct evidence with interfaith tree planting which is carried out as a form of ecological devotion that has an impact on the environment and common welfare. The results of the service show that religious practices at Mayura Temple have reflected the implementation of SDGs values, especially in the aspect (13) of handling climate change, aspect (14) of water and aspect (15) of the terrestrial ecosystem, this has been carried out by stocking fish and planting trees. Keywords: Mayura Temple; SDGs; fish stocking; Tree planting
Peningkatan Kapasitas Anggota Wanita Kelompok Tani Pade Girang Melalui Pelatihan Foto Produk Menggunakan Smartphone Rifani Nur Sindy Setiawan; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Eka Nurminda Dewi Mandalika; Farah Ainun Jamil; Sharfina Nabila
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15364

Abstract

This activity aimed to improve the ability of the Pade Girang to produce attractive product photographs using smartphones for digital marketing purposes. The activity focused on processed banana products, which had limited market appeal due to poor visual presentation in social media promotion. The program was conducted from June to July 2025 using a participatory approach consisting of preparation, training, practice, and evaluation stages. Training materials included smartphone camera features, lighting techniques, product arrangement, background selection, shooting angles, and simple photo editing applications. The activity involved 15 participants and emphasized direct practice using participants’ own products. The results showed an improvement in participants’ understanding and technical skills in taking clearer, more attractive, and marketable product photographs. Participants became more capable of using natural lighting, arranging product composition, and selecting appropriate photo angles. In addition, the training encouraged participants to understand the importance of visual presentation in digital marketing. Several participants began using social media to promote their products after the training. Overall, the activity contributed to strengthening the marketing capacity of the farmer group and supporting wider market access for processed banana products.
Strategi Inovatif Dalam Pengolahan Cabai Menjadi Bubuk Cabai (Buca) Di Desa Pengadangan Barat, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur Syarifa Wahidah Al Idrus; Diki Sandra; Indah NurmalaSari; Rosida Islamiati; Suci Cahyati; Anggun Berliantina; Nabila Adelia Putri; Tjandi Marka Sutjiono; Karendi Pireza; Tri Agustina; Muhammad Ryan Agustito
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15370

Abstract

Kegiatan pengabdian dilakukan di Desa Pengadangan Barat yang terletak di Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah cabai agar memiliki nilai tambah melalui inovasi pengolahan bubuk cabai (BUCA). Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, demonstrasi pembuatan, dan pendampingan pengemasan yang diikuti oleh 25 ibu PKK serta 10 petani lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 37,4% (berdasarkan hasil pre-test dan post-test) serta dihasilkan 50 kemasan bubuk cabai siap jual. Hasil ini menunjukkan bahwa limbah cabai sisa pembibitan cabai untuk bibit cabai internasional dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi.
Peningkatan Produktivitas Petani Kopi Arabika Di Desa Sukorejo, Kabupaten Bondowoso Melalui Aplikasi Teknologi Mesin Huller Sholeh Avivi; Ayu Puspita Arum; Dwi Erwin Kusbianto; Hasbi Mubarak Suud; Gatot Subroto; Sri Hartatik; Muhammad Ubaidillah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15372

Abstract

Sukorejo Village, Sumber Wringin District, has great potential for coffee plantations, particularly the Arabica Laurina cultivar, which is low in caffeine and highly valuable. This coffee is exported to the Netherlands and collaborates with roasteries in Jakarta. However, farmers face challenges due to the limited availability of huller machines, which hinder the coffee processing workflow. This program aims to provide a specially designed huller machine tailored to the village's production capacity and electricity conditions to improve farmers' efficiency. The methods include a coffee production survey, huller machine design by Agricultural Industrial Engineering experts, field trials, and training for farmers on the benefits of the machine. The provided huller machine is expected to enhance the productivity and economic value of Arabica Laurina coffee, strengthen exports, and reduce farmers' burdens. Evaluation is conducted through machine trials to ensure its effectiveness in removing the parchment and silver skin of the coffee beans.