cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Literasi Kognitif Neurosains Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam Pembelajaran Matematika Nurbaiti Nurbaiti; Nursama Heru Apriyantoro; Corazon Hana Dumaris; Retno Prawestri; Muhamamd Rizqi; Puji Supriyoni
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.10654

Abstract

ABSTRAK Pertumbuhan dan perkembangan otak anak membutuhkan perhatian agar dapat mendukung kecerdasan mereka di masa mendatang. Pemahaman tentang perkembangan otak anak sangat dibutuhkan dalam proses mendidik mereka pada usia dini. Poltekkes Kemenkes Jakarta II melaksanakan pelatihan bagi para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam pembelajaran matematika. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para guru dalam proses pembelajaran matematika di kelas. Kegiatan ini diikuti oleh para guru dari enam sekolah PAUD di wilayah Kebayoran Baru dan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Mereka mengikuti 3 tahap kegiatan pelatihan dengan metode ceramah, diskusi, simulasi dan praktek. Hasil kegiatan ini memberikan mereka kesempatan untuk memperbaharui konsep dan metode pembelajaran matematika di sekolah, dan mengemasnya menjadi model belajar matematika yang sesuai dengan usia anak dengan metode yang menarik. Pengajaran atas dasar pemahaman perkembangan otak dalam neurosains membantu para guru menyusun bahan belajar dasar matematika yang tepat bagi anak usia dini.   Kata Kunci: Edukasi, Neurosains, Matematika Paud  ABSTRACT The growth and development of a child's brain requires attention in order to support their intelligence in the future. An understanding of children's brain development is very important in educating them at an early age. Poltekkes Kemenkes Jakarta II has conducted training for Early Childhood Education (PAUD) teachers in mathematics learning. This activity aims to increase the knowledge and skills of teachers in the process of learning mathematics in class. This activity was attended by teachers from six PAUD schools in the Kebayoran Baru and Pesanggrahan areas, South Jakarta. They took part in 3 stages of training activities using lecture and simulation methods. The results of this activities provided them with the opportunity to update the concepts and methods of learning mathematics at school, and package age-appropriate mathematics learning models in a variety of interesting ways. Teaching based on understanding brain development in neuroscience helped teachers develop appropriate basic mathematics learning materials for early childhood.     Keywords : Education, Neuroscience, Preschool Math
Edukasi Tumbuh Kembang dan Pelatihan Pijat Bayi Pada Ibu Balita di Desa Dalo Kecamatan Ruteng Imelda Rosniyati Dewi; Maria Conchita Leyla Centis; Putriatri Krimasusini Senudin; Eufrasia Prinata Padeng; Emelinda Desi Saputri; Kristina Farida; Melania Hartati Saul; Mariani Konsita Panggur; Luisa Herlina Jina
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i11.12296

Abstract

ABSTRAK Kesehatan anak diperoleh dengan pengupayaan tumbuh kembang yang optimal, diantaranya melalui pengetahuan tentang perkembangan anak sesuai usia dan langkah-langkah stimulasi perkembangan tersebut. Salah satunya melalui pijat bayi. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan pelatihan kepada orangtua khususnya ibu bayi 3-12 bulan sehingga mampu melakukan kegiatan pijat untuk anak-anak di rumah sebagai upaya mendukung program Indonesia sehat dengan mempromosikan upaya promotive dan preventif dengan memberdayakan masyarakat. Metode dalam kegiatan ini adalah ceramah dan demonstrasi melalui pemerian edukasi tumbuh kembang dan pelatihan pijat bayi. Jumlah Partisipan sebanyak 10 ibu bayi usia 3-12 bulan serta 2 orang kader yang didampingi oleh 9 orang tim peneliti. Responden sangat antusias dalam mengikuti kegiatan sejak awal hingga akhir dan hasil evaluasi langsung selama kegiatan menunjukkan terdapat perubahan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam memberikan stimulasi pijat. Pelatihan pijat bayi diharapkan dapat terus dilaksanakan melalui pemberdayaan lebih banyak orang yang terlibat dalam pengasuhan bayi dan anak. Kata Kunci: Edukasi, Pelatihan Pijat Bayi, Bayi 3-12 Bulan  ABSTRACT Children's health is achieved through the pursuit of optimal growth and development, including through knowledge of age-appropriate child development and the steps to stimulate that development. One of them is through baby massage. The purpose of this activity is to provide education and training to parents, especially mothers of infants 3-12 months so that they are able to do massage activities for children at home as an effort to support the healthy Indonesia program by promoting promotive and preventive efforts by empowering the community. The methods in this activity were lectures and demonstrations through the provision of growth and development education and baby massage training. The number of participants was 10 mothers of infants aged 3-12 months and 2 cadres who were accompanied by 9 researchers. Respondents were very enthusiastic in participating in the activity from start to finish and the results of direct evaluation during the activity showed that there were changes in the knowledge and skills of mothers in providing massage stimulation. Baby massage training is expected to continue to be implemented through empowering more people involved in the care of infants and children.  Keywords: Education, Baby Massage Training, Infants 3-12 Months Old
Program Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Sari Gadung Tanah Bumbu Yustin Ari Prihandini; Helmina Wati; Rahmi Muthia; Untung Santoso; Vina Salviana Darvina Soedarwo; Fatimah Nursandi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i10.12165

Abstract

ABSTRAK Kader posyandu mempunyai peran penting dalam kegiatan pemantauan status gizi balita. Pengetahuan yang baik tentang gizi dan upaya pencegahan stunting akan membantu kader dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Sebanyak 20 kader perlu dibekali dengan pengetahuan tentang gizi dan kesehatan yang baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam melakukan pemantauan pertumbuhan dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat sebagai salah satu Upaya pencegahan stunting. Sasaran utama pada kegiatan ini adalah kader posyandu di wilayah Desa Sari Gadung, Tanah Bumbu. Peningkatan kapasitas dilakukan melalui tiga metode yaitu, edukasi, simulasi, dan pendampingan agak kader dapat mempraktikkan secara langsung pengetahuan yang telah diberikan. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan menggunakan edukasi, simulasi dan pendampingan. Metode tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam memantau tumbuh kembang balita dan melakukan penyuluhan kesehatan di masyarakat. Kata Kunci: Stunting, Kader, Penyuluhan  ABSTRACT Posyandu cadres play a crucial role in monitoring the nutritional status of toddlers. A strong understanding of nutrition and efforts to prevent stunting can help cadres in delivering education to the community. Approximately 20 individuals need to be equipped with knowledge of good nutrition and health practices. This community service activity aims to enhance the knowledge and skills of Posyandu cadres in monitoring growth and providing health education to the community as part of efforts to prevent stunting. The primary target of this activity is the Posyandu cadres in the Sari Gadung Village, Tanah Bumbu area. Capacity building is achieved through three methods: education, simulation, and mentoring, which empower individuals to apply the knowledge they have acquired directly. The community service activity utilizes methods such as education, simulation, and mentoring. These methods can enhance the knowledge and skills of Posyandu cadres in monitoring toddler growth and conducting health education in the community. Keywords : Stunting, Cadres, Counseling
Pemanfaatan Lubang Biopori sebagai Sistem Drainase dan Kompos Alami di SD 2 Kota Bengkulu Andriana Marwanto; Jubaidi Jubaidi; Mualim Mualim; Aplina Kartika Sari; Arie Ikhwan Saputra
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.11164

Abstract

ABSTRAK Program Adiwiyata merupakan program untuk mewujudkan sekolah berbudaya lingkungan. Guna mencapai Sekolah Adiwiyata, setiap sekolah wajib mengelola sarana pendukung yang ramah lingkungan anatara lain menyediakan ruang terbuka hijau (RTH), pengolahan air limbah, drainase yang baik, pengolahan air bersih, dan penyediaan tempat sampah terpisah (pengomposan). Tujuan dari Pengabdian Masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan aplikasi pembuatan lubang biopori sebagai resapan air hujan dan kompos alami di SDN 02 Kota Bengkulu. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan sosialisasi, demostrasi dan praktek pembuatan lubang biopori. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman terkait pemanfaatan lubang biopori serta mampu membuat lubang biopori. Kesimpulan: sebanyak 20 lubang biopori telah terbentuk di halaman sekolah. Saran: untuk keberlanjutan kegiatan ini diharapkan guru dan siswa SD memanfaatkan lubang biopori sebagai sarana pengelolaan sampah organik sebagai kompos.  Kata Kunci : Lubang Biopori, Kompos, Resapan Air Hujan  ABSTRACT The Adiwiyata program is a program to create an environmentally cultured school. In order to achieve Adiwiyata Schools, each school is required to manage environmentally friendly supporting facilities, including providing green open spaces (RTH), waste water treatment, good drainage, clean water treatment, and provision of separate trash bins (composting). The purpose of this Community Service is to increase knowledge and application of making biopore holes as rainwater infiltration and natural compost at SDN 02 Bengkulu City. The method used in this community service activity is to provide socialization, demonstrations and practice of making biopore holes. The results of this community service activity are increasing knowledge and understanding regarding the use of biopore holes and being able to make biopore holes. Conclusion: as many as 20 biopore holes have formed in the school yard. Suggestion: for the continuation of this activity it is hoped that elementary school teachers and students will utilize biopore holes as a means of managing organic waste as compost. Keywords: Biopore holes, compost, rainwater infiltration
Analisis Asuhan Keperawatan dengan Intervensi Penggunaan Calcium Alginate sebagai Balutan Sekunder dengan Ulkus Diabetikum di Wocare Center Asya Azahra Zain; Naziyah Naziyah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i11.11409

Abstract

ABSTRAK  Ulkus diabetikum didefinisikan sebagai luka yang timbul pada penderita DM akibat komplikasi mikroangiopati dan makroangiopati. Masalah keperawatan utama yang ditemukan pada saat pengkajian terhadap Ny. L, Ny. T dan Ny. R adalah gangguan integritas kulit / jaringan,  yang  dibuktikan  dengan  adanya  data subjektif  dan objektif  pada  gejala  dan tanda mayor berupa adanya ulkus diabetikum pada kaki klien. Kedua klien menggunakan balutan yang sama yaitu, calcium alginate sebagai balutan sekunder untuk mendukung proses penyembuhan luka pada fase proliferasi. Calcium Alginat dengan komposisi pektin yang mengandung gentamicine sulfat mampu merangsang cytokine, diproduksi oleh monosit manusia yang sangat berguna untuk mempercepat penyembuhan luka dalam. Analisis Asuhan Keperawatan Dengan Intervensi Penggunaan Calcium Alginate sebagai Balutan Sekunder Dengan Ulkus DiabetikumPada Pasien Ny. L, Ny. T dan Ny. R di Wocare Center Kota Bogor. Balutan Calcium Alginate yang digunakan sebagai balutan sekunder dalam proses  penyembuhan  ulkus  diabetikum  pada  Ny. L, Ny. T dan Ny. R  dan  yang  dilakukan pergantian dalam interval 3 - 4 hari dalam seminggu selama 5 minggu terbukti efektif terhadap  proses penyembuhan  ulkus  diabetikum  pada Ny. L karena proses penyembuhan luka sesuai dengan estimasi waktu yang telah ditentukan yaitu selama 6 minggu. Sedangkan pada Ny. T, perawatan akan terus dilakukan. Sedangkan pada Ny. R, perawatan akan terus dilakukan. Sudah terlihat adanya kemajuan proses penyembuhan luka dengan menggunakan balutan Calcium Alginate, dibuktikan dengan adanya penurunan luas luka, penurunan jumlah eksudat dan kemajuan jaringan epitelisasi. Berdasarkan case study yang telah dilakukan, penulis menyimpulkan bahwa calcium alginate mampu membantu  proses  penyembuhan  luka pada fase proliferasi dan penurunan jumlah eksudat menjadi lebih cepat. Penyembuhan luka juga harus ditunjang dengan kadar gula darah yang terkontrol dan nutrisi yang baik sehingga diharapkan proses penyembuhan luka dapat berjalan dengan maksimal. Kata Kunci:Calcium Alginate, Fase Proliferasi, Ulkus Diabetikum   ABSTRACT  Diabetic ulcers are sores that arise in diabetic patients due to complications of microangiopathy and macroangiopathy. The primary nursing  problem found during the assessment of Mrs. L, Mrs. T and Mrs. R is impaired skin/tissue integrity, as evidenced  by  the presence of subjective and objective data on significant symptoms and signs in the  form of diabetic ulcers on the client's  feet. Both clients  used  the same dressing,  calcium alginate, as a secondary dressing  to support the wound healing process in the proliferative phase. Calcium Alginate with a pectin composition containing gentamicine sulfate can stimulate cytokine, produced by human monocytes which is very useful for accelerating deep wound healing. Analysis of nursing care to  Mrs.L, Mrs. T and Mrs. R with the  intervention of using  calcium alginate  as  asecondary  dressing  in  the  proliferation  phase  with a medical diagnosis of Diabetic Foot Ulcer at Wocare Center Bogor, West  Java. Calcium Alginate dressing used as a secondary dressing in the healing process of diabetic ulcers in Mrs. L, Mrs. T and Mrs. R and which were replaced at intervals of 3-4 days a week for 5 weeks proved to be effective in the healing process of diabetic ulcers in Ny. L because the wound healing process is in accordance with the estimated time that has been determined, namely for 6 weeks. While at Mrs. T, maintenance will continue. While at Mrs. R, maintenance will continue. It has been seen that there has been progress in the wound healing process using Calcium Alginate dressings, as evidenced by a decrease in wound area, decreased amount of exudate and progress of epithelialized tissue. Based on  the  case  study  that  has been done,  the authors conclude that calcium alginate can help the wound healing  process in the proliferative and decreased amount of exudate. Wound healing must also be supported by controlled blood sugar levels and good nutrition  so that the wound healing process is expected to run optimally.  Keywords: Calcium Alginate, Proliferative Phase, Diabetic Ulcers
Pengenalan Marine Citizenship melalui Pendidikan Lingkungan bagi Siswa SDN 02 Bagolo, Kalipucang Pangandaran Santi Rukminita Anggraeni; Mochamad Untung Kurnia Agung
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i10.11648

Abstract

ABSTRAK Bagolo merupakan salah satu daerah tujuan wisata pantai di wilayah Pangandaran. Pesisir Bagolo adalah merupakan habitat alami rumput laut dan lamun. Marine citizenship merupakan pelibatan berbagai lapisan masyarakat untuk berperan aktif melestarikan laut dan sumberdayanya. Generasi muda memainkan peran strategis pengelolaan laut secara lestari dalam jangka panjang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan mengenalkan marine citizenship kepada siswa sekolah dasar di Desa Bagolo.Tahapan kegiatan pengabdian masyarakat terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil wawancara dan observasi pada tahap persiapan kemudian diformulasi menjadi bentuk pendidikan lingkungan bagi 49 orang siswa kelas 4 dan 5 di SDN 02 Bagolo. Aktivitas pendidikan lingkungan yang dilakukan terdiri dari pemberian materi dan evaluasi pengetahuan siswa tentang jenis dan nilai penting sumberdaya hayati yang ada di pantai Karapyak, membuat herbarium dan pengawetan spesimen basah. Indikator tercapainya tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah keterlibatan aktif siswa dalam proses diskusi untuk evaluasi pemahaman terhadap materi dan proses pembuatan awetan biota laut. Program pendidikan lingkungan yang lebih sistematis dan berkala yang juga melibatkan pihak guru dan orang tua diperlukan agar pengetahuan siswa dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter peduli lingkungan dan laut. Kata Kunci: Herbarium, Karakter Siswa, Partipasi Pengelolaan Laut  ABSTRACT Bagolo is one of the beach tourism destinations in the Pangandaran region. Bagolo Coast is a natural habitat for seaweed and sea grass. Marine citizenship is the involvement of various groups of society to actively support the sustanability of the sea and its resources. The young generation plays a strategic role in long-term sustainable marine management. This community service activity (PKM) aimed to introduce maritime citizenship to elementary school students in Bagolo Village. The stages of community service activities consist of preparation, implementation and evaluation. The results of the interviews and observations during the preparatory stage were then formulated into a form of environmental education for 49 students in grades 4 and 5 at SDN 02 Bagolo. Environmental education activities consist of providing material and evaluating students' knowledge about type and the importance of biological resources on the Karapyak beach, making herbarium and preserving wet specimen. An indicator of goal achievement was the active involvement of students in the discussion process to evaluate understanding of the material and the process of making marine biota preservation. Further systematic and periodic environmental education program involving teachers and parents is needed so that students' knowledge can become part of the character development of caring the environment and the sea. Keywords: Herbarium, Student Character, Marine Management Participation
Workshop Gaya Kepemimpinan Path-Goal Theory Kepala Sekolah untuk Meningkatkan Kinerja Guru di Kota Bandar Lampung Ujang Efendi; Bujang Rahman; Riswanti Rini; Sowiyah Sowiyah; Hasan Hariri; Rohimin Rohimin; Diah Ayu Sucitra; Reni Azhari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.11505

Abstract

ABSTRAK Path-Goal Theory memiliki kelebihan, yaitu pertama pemimpin menjadi lebih efektif, karena efek positif dimana pemimpin mampu memberikan motivasi kepada para pengikut, kinerja dan kepuasan. Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan serta kesiapan yang harus dirancang kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja guru pada sekolah dasar swasta di Kota Bandar Lampung. Sehingga target khusus yang ingin dicapai adalah peserta dapat mengimplementasikan gaya kepemimpinan path-goal theory untuk meningkatkan kinerja guru melalui model kepemimpinan kepala sekolah. Metode yang akan digunakan untuk mencapai tujuan dan target di atas adalah (1) ceramah; menyajikan analisis berbagai peraturan pemerintah terkait; (2) brainstorming dan diskusi; menggali informasi yang pemahaman peserta dan hal yang telah dilakukan; (3) bermain peran; meningkatkan kemampuan manajemen peserta; dan (4) analisis dokumen yang diperlukan untuk merancang kepemimpinan kepala sekolah yang efektif. (5) melakukan pretest dan postest. Hasil kepala sekolah dapat memahami dan mengimplementasikan gaya kepemimpinan path-goal theory dan hal teknis yang berkaitan untuk meningkatkan kinerja guru di sekolah. Kata Kunci: Kepala Sekolah, Kepemimpinan, Path-Goal Theory, Kinerja Guru  ABSTRACT Path-Goal Theory has advantages, namely firstly the leader becomes more effective, because of the positive effect by which the leader can motivate followers, performance, and satisfaction. The purpose of this service activity is to provide understanding and knowledge as well as readiness that must be designed by school principals to improve teacher performance in private elementary schools in Bandar Lampung City. So that the specific target to be achieved is that participants can implement path-goal theory leadership styles to improve teacher performance through the principal leadership model. The methods to be used to achieve the above goals and targets are (1) lectures; presenting an analysis of various related government regulations; (2) brainstorming and discussion; exploring information that participants understand and what has been done; (3) role-playing; improve participant management capabilities; and (4) analysis of documents necessary to design effective principal leadership. (5) pretest and posttest. As a result, the principal can understand and implement leadership style, path-goal theory, and technical matters related to improving teacher performance in schools. Keywords: Principal, Leadership, Path-Goal Theory, Teacher Performance
Pemeriksaan Tekanan Darah dan Edukasi tentang Hipertensi Serta Penangananya Badrul Zaman; Khairiyatul Munawwarah; Nurlaili Nurlaili; Muakhir Syah Putra; Bukhari Bukhari; Sri Wahyuni; Jihan Rabial; Nurul Husna
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i8.10496

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang menjadi masalah serius saat ini,penyakit hipertensi  dapat dipicu oleh  faktor gaya hidup yang terkait pola makan yang tidak sehat,merokok dan kurang olah raga, adanya riwayat keluarga hipertensi serta juga bisa disebabkan faktor stress. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengontrol tekanan darah dan minimnya  pengetahuan tentang penyakit hipertensi dan penanganannya menyebabkan seringnya penderita mengalami peningkatan tekanan darah yang berulang dan bahkan terjadinya komplikasi lanjut. Edukasi yang dapat diberikan dengan memodifikasi gaya hidup dan pola makan yang sehat. Adapun tujuan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan pemeriksaan tekanan darah dan edukasi tentang hipertensi serta penangananya di Desa Blang Geulanggang Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Metode yang digunakan dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan cara penyuluhan. Memberikan edukasi dan pendampingan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Setelah dilakukan pengabdian kepada masyarakat ini masyarakat mampu menerapkan gaya hidup dan pola makan yang sehat serta dapat mengedukasi pengetahuan penyakit hipertensi kepada warga lainnya untuk mencegah serta meningkatkan kesadaraan dalam mengatasi masalah penyakit hipertensi ini. Kata Kunci: Hipertensi, Edukasi, Tekanan Darah, Penanganan  ABSTRACT Hypertension is a degenerative disease which is a serious problem today. Hypertension can be triggered by lifestyle factors related to unhealthy eating patterns, smoking and lack of exercise, there is a family history of hypertension and it can also be caused by stress factors. The lack of public awareness in controlling blood pressure and the lack of knowledge about hypertension and its treatment causes frequent sufferers to experience repeated increases in blood pressure and even the occurrence of advanced complications. Education that can be provided by modifying a healthy lifestyle and eating pattern. The purpose of this community service is to check blood pressure and educate about hypertension and its management in Blang Geulanggang Village, Peusangan District, Bireuen Regency.  The method used in conducting community service is by counseling. Provide education and assistance in increasing public awareness. After community service, the community is able to adopt a healthy lifestyle and eating pattern and can educate other residents about hypertension to prevent and increase awareness in overcoming the problem of hypertension. Keywords: Hypertension, Education, Blood Pressure, Treatment
Pencegahan Stunting Melalui Pendekatan Keluarga di Desa Lentang Dusun Watu Weri Eufrasia Prinata Padeng; Natalia Damaiyanti Putri Raden; Dionesia Octaviani Laput; Putriatri Krimasusini Senudin; Fransiska Nova Nanur; Maria Conchita Leyla Centis; Maria Fridolin Kawu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i10.11296

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius di banyak negara, termasuk Indonesia. Desa Lentang adalah contoh dari desa yang menghadapi tantangan signifikan terkait stunting, terutama karena akses terbatas terhadap sumber daya kesehatan dan gizi yang memadai. Artikel ini menyoroti pentingnya pendekatan keluarga dalam mengatasi stunting, dengan memperhatikan peran orang tua dan anggota keluarga lainnya dalam memberikan dukungan serta pemahaman tentang nutrisi yang tepat bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Dalam artikel ini, akan diulas berbagai strategi dan pendekatan yang dapat dilakukan oleh keluarga di Desa Lentang untuk mencegah stunting. Edukasi tentang gizi yang seimbang, praktik pemberian makan yang tepat, dan perawatan kesehatan anak secara menyeluruh merupakan beberapa aspek yang akan ditinjau. Selain itu, pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor kesehatan lokal juga akan ditekankan agar upaya pencegahan stunting dapat berjalan efektif.Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman terkait pemberian nutrisi pada anak melalui pendidikan kesehatan. Metode yang digunakan adalah edukasi dan  pelatihan bagi orang tua tentang praktik pemberian makan yang benar dan cara merawat anak secara optimal. Hasil dari kegiatan tersebut adalah dapat menurunkan angka stunting.Top of Form Kata Kunci: Edukasi, Stunting, Pemberian Makanan.   ABSTRACT Stunting is a serious public health problem in many countries, including Indonesia. Lentang Village is an example of a village that faces significant challenges related to stunting, mainly due to limited access to adequate health and nutrition resources. This article highlights the importance of a family approach in overcoming stunting, taking into account the role of parents and other family members in providing support and understanding of proper nutrition for children's growth and development. In this article, we will review various strategies and approaches that families in Lentang Village can take to prevent stunting. Education about balanced nutrition, proper feeding practices, and comprehensive child health care are some of the aspects that will be reviewed. In addition, the importance of collaboration between the government, the community and the local health sector will also be emphasized so that stunting prevention efforts can run effectively. The aim is to provide an understanding regarding providing nutrition to children through health education. The method used is education and tLentangning for parents about proper feeding practices and how to care for their children optimally. The result of these activities is to reduce stunting rates. Keywords : Education, Stunting, Feeding.
Pencegahan Karies Gigi melalui Deteksi Dini dan Cara Menyikat Gigi pada Anak Pra Sekolah Dewi Modjo; Andi Akifa Sudirman; Sofiyah Tri Indrianingsih
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.10906

Abstract

ABSTRAK Perilaku untuk menjaga kesehatan gigi adalah dengan cara menggosok gigi. Pengenalan waktu dan cara menggosok gigi yang baik dan benar perlu dipahami oleh anak. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk pencegahan karies gigi yang terjadi pada anak usia prasekolah di Desa Talumelito. Metode pengabdian yang dilakukan yaitu dengan Ceramah, Diskusi dan Demonstrasi. Hasil pelaksanaan edukasi, ada 2 materi yang disampaikan yaitu tentang pencegahan karies gigi dan Langkah-langkah yang benar dalam mengosok gigi. Pelaksanaan penyuluhan dihadiri oleh orangtua dan anak-anak usia prasekolah. Orangtua diajarkan terkait masalah yang muncul apabila tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut sedangkan anak usia prasekolah diberikan demostrasi terkait cara mengosok gigi yang benar. Kesimpulan pada pengabdian ini adalah setelah edukasi pencegahan karies gigi dilakukan orangtua dan anak-anak antusias dalam mendemostrasikan cara mengosok gigi yang baik dan enar. Disarankan untuk dilakukan edukasi pada masyarakat terhadap faktor-faktor yang dapat menyebabkan karies gigi pada anak usia prasekolah namun juga pada seluruh lapisan masyarakat Kata Kunci : Karies gigi, Prasekolah   ABSTRACT The behavior to maintain healthy teeth is by brushing your teeth. Knowing when and how to brush your teeth properly and correctly needs to be understood by children. The purpose of this service is to prevent dental caries that occurs in preschool-aged children in Talumelito Village. The dedication method used is Lectures, Discussions and Demonstrations. As a result of the education implementation, there were 2 materials presented, namely about preventing dental caries and the correct steps for brushing your teeth. The extension was attended by parents and preschool age children. Parents are taught about the problems that arise if they do not maintain oral health, while preschoolers are given demonstrations regarding how to brush their teeth properly. The conclusion of this service is that after education on preventing dental caries, parents and children are enthusiastic in demonstrating how to brush their teeth properly and correctly. Recommended foreducation is carried out in the community about the factors that can cause dental caries in preschool-aged children but also at all levels of society. Keywords : Dental caries, Preschool

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue