cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Konseling Brief dengan Media Puzzle Mazes sebagai Upaya Optimalisasi Rujukan Terencana Ibu Hamil Nilakesuma, Nur Fadjri; Susilawati, Dewi; Fauziah, Rahmatun
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i2.13132

Abstract

ABSTRAK Hasil wawancara dengan Penanggung Jawab KIA Puskesmas Ikua Koto (KPIK) Kota Padang wilayah kerja Puskesmas KPIK memiliki ibu hamil yang beresiko tinggi yang meningkatkan angka rujukan. Oleh karena itu, Puskemas KPIK mengeluarkan inovasi kelas ibu hamil resti. Namun, pelaksanaan komunikasi satu arah melalui lembar balik membuat ibu hamil menjadi cepat bosan. Meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya dan komplikasi kehamilan serta alur rujukan degan menggunakan media puzzle mazes. Kegiatan ini mengacu pada 4 langkah yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Responden pengabdian ini adalah ibu hamil dengan jumlah 34 ibu hamil yang dilaksankan pada tanggal 21 September 2023, 29 September 2023 dan 13 Oktober 2023 di Posyandu Cendrawasih 5 Wilayah Kerja Puskesmas Ikut Koto Kota Padang. Terciptanya media puzzle maze tanda bahaya dan komplikasi kehamilan, terdapat peningkatan pengetahuan dan kepuasan ibu hamil terhadap pelaksanaan kelas ibu hamil. Media Puzzle Mazes yang telah diciptakan oleh tim pengabdi sangat bermanfaat dalam meningkatan pengatahun ibu tentang tanda bahaya dan komplikasi kehamilan sehingga rujukan terencana ibu hamil lebih optimal.   Kata Kunci: Nutrisi Ibu Hamil, Tablet Fe, Prilaku Diet Ibu Hamil  ABSTRACT The results of interviews with the KIA Person in Charge of the Ikua Koto Health Center (KPIK) in Padang City, the working area of the KPIK Health Center has pregnant women who are at high risk which increases the referral rate. For this reason, the KPIK Community Health Center launched an innovative class for restful pregnant women. However, implementing one-way communication via flip sheets makes pregnant women quickly bored. Ncreasing pregnant women's knowledge about danger signs and complications of pregnancy as well as referral pathways by using puzzle mazes media. Ncreasing pregnant women's knowledge about danger signs and complications of pregnancy as well as referral pathways by using puzzle mazes media. The creation of puzzle maze media for signs of danger and complications of pregnancy, there is an increase in knowledge and satisfaction of pregnant women with the implementation of classes for pregnant women. The Puzzle Mazes media that has been created by the service team is very useful in increasing mothers' knowledge about the danger signs and complications of pregnancy so that planned referrals for pregnant women are more optimal.. Keywords: Puzzle mazes, Danger Signs of Pregnancy, Pregnancy Complications
Edukasi Manajemen Jalan Napas pada Palang Merah Remaja SMA Negeri 1 Sungai Raya Rahmah, R.A Gabby Novikadarti; Fauzan, Suhaimi; Neri, Ervina Lili; Fahdi, Faisal Kholid
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i9.16188

Abstract

ABSTRAK Keterampilan terhadap pertolongan pertama tersedak merupakan hal yang harus dimiliki terutama oleh anggota PMR karena keterampilan yang cepat dan tepat pada orang yang tersedak sangat berpengaruh terhadap keselamatan orang tersebut. Apabila dalam penanganan tersedak dilakukan dengan benar maka hal tersebut dapat mengurangi potensi dari ancaman kematian. Tujuan dari PKM ini adalah untuk memberikan edukasi melalui pelatihan tentang manajemen jalan nafas dan situasi kejadian kegawatdaruratan yang diberikan kepada sekelompok siswa yang tergabung dalam anggota PMR. Edukasi diberikan dengan metode Ceramah dan Demonstrasi. Untuk menilai keberhasilan edukasi yang diberikan, dilakukan pretest dan posttest terkait pengetahuan anggota PMR tentang manajemen jalan napas. Terdapat peningkatan pengetahuan siswa PMR mengenai manajemen jalan napas dari tingkat pengetahuan kurang ke tingkat pengetahuan cukup. Selanjutnya dapat diadakan program pendampingan berkelanjutan dan berkesinambungan pada Palang Merah Remaja dalam tindakan penanganan kondisi kegawatdaruratan yang lain seperti Basic Life Support, perawatan luka, dan lain sebagainya. Kata Kunci: Edukasi, Manajemen Jalan Napas, Palang Merah Remaja ABSTRACT Introduction: Skills in first aid for choking must be possessed, especially by PMR members, because quick and precise skills for someone who is choking greatly influence the person's safety. If choking is handled correctly, it can reduce the potential threat of death. Objective: The aim of this PKM was to provide education through training on airway management and emergency situations given to a group of students who are members of the PMR. Research Method: Education was provided using the Lecture and Demonstration method. To assess the success of the education provided, a pretest and posttest were carried out regarding PMR members' knowledge of airway management. Results: There was an increase in PMR students' knowledge regarding airway management from a level of insufficient knowledge to a level of sufficient knowledge. Conclusion: Furthermore, a sustainable mentoring program can be held for the Youth Red Cross to handle other emergency conditions such as basic life support, wound care, and so on Keywords: Airway Management, Education, Youth Red Cross
Pemberdayaan Masyarakat melalui Peningkatan Pengetahuan dan Perbaikan Sarana Sanitasi Lingkungan Keluarga Stunting dan Berisiko Stunting di Desa Tanjung Baru Kecamatan Bukit Kemuning Rosita, Yeni; Karbito, Karbito; Utama, S. Rendra
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i5.14628

Abstract

ABSTRAK Faktor sanitasi dan kebersihan lingkungan berpengaruh untuk kesehatan ibu hamil dan tumbuh kembang anak karena anak usia di bawah dua tahun rentan terhadap berbagai infeksi dan penyakit. Kondisi sanitasi yang buruk akan berdampak negatif di banyak aspek kehidupan, mulai dari turunnya kualitas lingkungan hidup masyarakat, tercemarnya sumber air minum bagi masyarakat, meningkatnya jumlah kejadian diare dan munculnya beberapa penyakit. Salah satu wilayah  yang beresiko stunting tersebut adalah Desa Tanjung Baru  dengan jumlah 1312 KK dan yang telah dinyatakan Stunting sebanyak 17 jiwa  dan yang berisiko stunting sebanyak 62 jiwa, Hasil prasurvei yang dilakukan oleh pengabdi di Desa Tanjung Baru pada bulan pebruari 2023 Desa Tanjung Baru merupakan salah satu wilayah kerja Puskesmas Bukit Kemuning yang belum melaksanakan Open Defecation Free (ODF) atau pencanangan desa Bebas Buang Air Besar Sembarangan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah  meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui penyuluhan serta perubahan perilaku dalam menerapkan sanitasi lingkungan rumah kepada keluarga stunting dan keluarga beresiko stunting sebagai upaya peningkatan pengetahuan dalam mengendalikan dan mencegah Stunting.Memberikan penyuluhan tentang pencegahan stunting melalui penerapan 5 Pilar STBM atau sanitasi lingkungan. Peserta adalah keluarga stunting dan keluarga berisiko stunting Desa Tanjung Baru berjumlah 28 orang. Metode yang dilakukan pelaksanaan kegiatan yaitu dengan mengumpulkan keluarga stunting dan keluarga berisiko stunting di balai desa untuk di beri penyuluhan mengenai sanitasi lingkungan dengan 5 pilar STBM, yang sebelumnya dilakukan pre test terlebih dahulu lalu kemudian di akhir kegiatan di lakukan post test hasil dari penyuluhan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan, yaitu dengan melakukan penyuluhan yang bertema “Peningkatan Pengetahuandan Perbaikan Sarana Sanitasi Lingkungan Keluarga Stunting dan Berisiko Stunting”. Hasil kegiatan ini adalah masyarakat Desa Tanjung Baru telah mendapatkan penambahan pengetahuan mengenai hubugan stunting dan sanitasi serta keluarga stunting yang belum memiliki jamban kini telah memiliki jamban. Kesimpulan masyarakat   dan   keluarga   stunting   juga   yang   berisiko   stunting   telah mendapatkan penyuluhan dan telah terbangun 2 buah jamban dan saluran pembuangan air limbah untuk keluarga stunting yang tidak memiliki jamban dan saluran pembuangan air limbah dan sudah di lakukan evaluasi kegiatan kelapangan terlihat perubahan perilaku masyarakat dalam penerapan 5 pilar STBM serta jamban dan spal yang terbangun sudah di pergunakan dengan baik. Kata Kunci: Sanitasi, Sarana, Stunting  ABSTRACT Environmental sanitation and cleanliness factors influence the health of pregnant women and children's growth and development because children under two years of age are vulnerable to various infections and diseases. Poor sanitation conditions will have a negative impact on many aspects of life, starting from decreasing the quality of the community's living environment, contamination of drinking water sources for the community, increasing the number of diarrhea cases and the emergence of several diseases. One of the areas at risk of stunting is Tanjung Baru Village with a total of 1312 families and 17 people have been declared stunted and 62 people are at risk of stunting. The results of the pre-survey conducted by officials in Tanjung Baru Village in February 2023, Tanjung Baru Village are wrong. one working area of the Bukit Kemuning Community Health Center which has not yet implemented Open Defecation Free (ODF) or the declaration of a Village Free of Open Defecation. The aim of community service is to increase community knowledge and awareness through counseling and changing behavior in implementing home environmental sanitation for stunting families and families at risk of stunting as an effort to increase knowledge in controlling and preventing stunting. Providing education about preventing stunting through implementing the 5 STBM Pillars or environmental sanitation . Participants were 28 stunting families and families at risk of stunting from Tanjung Baru Village. The method used for implementing the activity is by gathering stunting families and families at risk of stunting at the village hall to be given counseling regarding environmental sanitation with the 5 pillars of STBM, which previously carried out a pre-test first and then at the end of the activity a post-test was carried out on the results of the counseling. This community service activity is to increase knowledge, namely by conducting outreach with the theme "Increasing Knowledge and Improving Sanitation Facilities in the Environment for Stunting Families and those at Risk of Stunting". The result of this activity is that the people of Tanjung Baru Village have gained additional knowledge regarding the relationship between stunting and sanitation and stunted families who did not have a latrine now have a latrine. The conclusion of the community service activities has been running smoothly, the community and stunting families as well as those at risk of stunting have received counseling and 2 latrines and waste water drainage channels have been built for stunting families who do not have latrines and waste water drainage channels and evaluation has been carried out. Field activities saw changes in community behavior in implementing the 5 pillars of STBM and the latrines and spas that had been built were being used well. Keywords: Sanitation, Means, Stunting
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat dalam Pemanfaatan dan Pemilihan Bahan Baku Obat Tradisional di Daerah Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya Nurdianti, Lusi; Rahayuningsih, Nur; Wulandari, Winda Trisna; Aprillia, Ade Yeni; Idacahyati, Keni; Indra, Indra; Wardani, Gatut Ari; Setiawan, Fajar; Gustaman, Firman; Annissya, Widia Primi; Julyanti, Ai Rian
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i8.16066

Abstract

ABSTRAK Masyarakat daerah Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya mata pencaharian utamanya adalah sebagai petani, sehingga tanaman tumbuh baik disana, pemanfaatan tanaman ini dapat dibuat untuk bahan baku jamu sehingga dapat memberdayakan dan mendorong masyarakat dalam upaya pengembangan kesehatan tradisional. Memberdayakan masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah tanaman obat menjadi produk jamu yang bermanfaat bagi Kesehatan selain itu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilih jamu yang aman dan memiliki izin edar dari BPOM serta mengembangkan potensi ekonomi lokal melalui usaha home industry berbasis produk jamu. Total peserta yang termasuk dalam kriteria inkulusi dalam kegiatan ini adalah 110 orang, penyuluhan yang dilakukan menggunakan metode presentasi dengan media spanduk, stiker, dan power point, selain itu dilakukan pretest dan post-test. Rata-rata pretest sebesar 58,41 dan post-test sebesar 92,95, berdasarkan hasil pengujian statistik nilai pretest dengan post-test memiliki perbedaan yang signifikan (p<0,05). Program penyuluhan pemanfaatan Bahan Baku Obat Tradisional dalam pembuatan sediaan jamu dan cerdas memilih obat tradisional di Kampung Parunggolong desa Lengkong Barang kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya mendapatkan respon yang positif dari masyarakat setempat. Kata Kunci: Obat Tradisional, Jamu, Cikatomas  ABSTRACT The people of the Cikatomas area in Tasikmalaya Regency primarily earn their livelihood as farmers. The plants grown there are well-suited for use as raw materials in herbal medicines. Utilizing these plants can empower and encourage the community in their efforts to develop traditional health practices. Empowering the community with knowledge and skills to process medicinal plants into beneficial herbal products not only increases public awareness about the importance of selecting herbal medicines that are safe and approved by BPOM but also helps develop local economic potential through home-based businesses centered around herbal medicine products. A total of 110 participants met the inclusion criteria for this activity. The counseling was conducted using presentations with banners, stickers, and PowerPoint. Additionally, a pretest and post-test were administered. The pretest average score was 58.41, while the post-test average was 92.95. Based on statistical testing, there is a significant difference between the pretest and post-test scores (p < 0.05). The outreach program focused on the use of traditional medicinal raw materials for making herbal medicine preparations and smart selection of traditional medicines in Parunggolong Village, Lengkong Barang Village, Cikatomas District, Tasikmalaya Regency, was well-received by the local community. Keywords: Traditional Medicine, Jammu, Cikatomas
Konseling Kehamilan Sehat Mewujudkan Generasi Hebat Susilawati, Dewi; Nilakesuma, Nur Fadjri; Hesti, Novria; Permata, Citra Intan; Putri, Adhitya Dwi Fadhila; Syarah, Wana; Massagus, Zharfa Adani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i5.13696

Abstract

ABSTRAK Angka kejadian stunting tertinggi berada di wilayah kerja Puskesmas Ikua Koto yaitu sebanyak 16%. Banyak faktor yang mempengaruhi kejadian stunting di wilayah puskesmas ikur koto ini selain gizi balita, faktor ibu juga sangat memengaruhinya. Puskesmas Ikua Koto bahwa dalam 3 bulan terakhir ini terdapat 31 ibu hamil yang beresiko tinggi (35%) yang di dominasi oleh KEK, Anemia dan PEB. Pengunaan audiovisual membuat ibu hamil lebih memahami materi edukasi yang disampaikan. Meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pengaruh kehamilan resiko tertinggi terhadap kejadian stunting. Kegiatan ini mengacu pada 4 langkah yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Pelaksanana dilakukan selama 2 kali yaitu pada tanggal 21 September dan 13 oktober 2023 dengan jumlah sasaran 6 orang ibu hamil. Hasil Pengabdian adalah hasil konseling kehamilan sehat menggunakan media audiovisual adalah hampir semua ibu hamil mengalami peningkatan pengetahuan tentang nutrisi ibu hamil, persiapan orang tua, ASI Eksklusif dan nutrisis balita. Terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah diberikan konseling menggunakan audiovisual sehingga sebaiknya tenaga Kesehatan dalam memberikan konseling jangan hanya terpaku pada buku KIA tetapi bisa menggunakan audiovisual. Kata Kunci: Stunting, Nutrisi Ibu Hamil, Persiapan Menjadi Orang Tua, ASI Eksklusif, Nutrisi Balita  ABSTRACT The highest incidence of stunting is in the Ikua Koto Community Health Center working area, namely 16%. Many factors influence the incidence of stunting in the Ikur Koto Community Health Center area apart from toddler nutrition, maternal factors also greatly influence it. Ikua Koto Community Health Center stated that in the last 3 months there were 31 pregnant women who were at high risk (35%) which was dominated by KEK, Anemia and PEB. The use of audiovisuals makes pregnant women better understand the educational material presented. Increase pregnant women's knowledge about the influence of the highest risk pregnancies on the incidence of stunting. This activity refers to 4 steps, namely planning, action, observation and evaluation, and reflection. The implementation was carried out twice, namely on September 21 and October 13 2023 with a target number of 6 pregnant women. The results of healthy pregnancy counseling using audiovisual media, namely that almost all pregnant women experience increased knowledge about pregnant women's nutrition, parental preparation, exclusive breastfeeding and toddler nutrition. Conclusion: there was an increase in the knowledge of pregnant women after being given counseling using audiovisual so that health workers should not only focus on MCH books when providing counseling but can use audiovisual Keywords: Stunting, Maternal Nutrition, Parenting Preparation, Exclusive Breastfeeding, Toddler Nutrition
Sosialisasi Sigempar (Simulasi Manajemen Gempa Bumi dan Kebakaran) sebagai Peningkatan Pengetahuan Mitigasi Bencana di Sukoharjo Megananda, Nadya Karlina; Susanto, Bela Novita Amaris; Aderita, Novi Indah; Rahayuningsih, Tutik; Yuliyanti, Tutik; Setiyaningsih, Ratna; Dermawan, Deden
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i8.15011

Abstract

ABSTRAK Indonesia terletak pada pertemuan 4 lempeng tektonik dan berada di wilayah iklim tropis dengan perubahan cuaca yang ekstrim, hal ini mengakibatkan peningkatan potensi bencana alam yang menimbulkan kerugian materiil dan non materiil. Kerusakan yang terjadi akibat bencana dapat mengakibatkan perubahan sosial ekonomi masyarakat. Faktor utama penyebab banyaknya korban bencana yaitu kurangnya pengetahuan tentang kesiapsiagaan bencana. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan peserta didik tentang manajemen bencana khususnya gempa bumi dan kebakaran serta meningkatkan kemampuan praktik manajemen bencana. Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka di Politeknik Kesehatan Bhakti mulia pada 8 Desember 2023 dengan menggunakan metode ceramah, demonstrasi, simulasi dan praktik. Kegiatan ini dihadiri oleh 84 mahasiswa, 7 dosen program studi D3  keperawatan dan 2 laboran. Keberhasilan kegiatan ini terlihat dari kenaikan tingkat pengetahuan peserta. Pengetahuan sebelum dilakukan tindakan SIGEMPAR didapatkan hasil 11 responden dalam kategori pengetahuan kurang, 59 responden dalam kategori pengetahuan cukup dan 14 responden dalam kategori pengetahuan baik. Setelah dilakukan tindakan SIGEMPAR didapatkan hasil 3 responden dalam kategori pengetahuan kurang, 12 responden dalam kategori pengetahuan cukup dan 69 responden dalam kategori pengetahuan baik. Peserta dapat melakukan simulasi sesuai dengan pembagian peran.  Pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan peserta didik serta kemampuan dalam manajemen kebencanaan sehingga dapat memberikan konstribusi terhadap penurunan dampak terjadinya bencana. Kata Kunci: Manajemen Bencana, Simulasi, Gempa Bumi, Kebakaran  ABSTRACT Indonesia is located at the confluence of 4 tectonic plates and is in a tropical climate region with extreme weather changes, this results in an increase in the potential for natural disasters that cause material and non-material losses. Damage caused by disasters can result in socio-economic changes in society. The main factor causing many disaster victims is the lack of knowledge about disaster preparedness. The purpose of this community service is to increase students' knowledge about disaster management, especially earthquakes and fires and improve the ability of disaster management practices. This activity will be carried out face-to-face at the Bhakti Mulia Health Polytechnic on December 8, 2023 using lectures, demonstrations, simulations and practice methods. This activity was attended by 84 students, 7 lecturers of the Diploma nursing study program and 2 laboratories. The success of this activity can be seen from the increase in the knowledge level of participants. Knowledge before the SIGEMPAR action was obtained by 11 respondents in the category of lack of knowledge, 59 respondents in the category of sufficient knowledge and 14 respondents in the category of good knowledge. After the SIGEMPAR action, 3 respondents were obtained in the category of lack of knowledge, 12 respondents in the category of sufficient knowledge and 69 respondents in the category of good knowledge. Participants can conduct simulations according to the division of roles.  This community service can increase students' knowledge and ability in disaster management so that it can contribute to reducing the impact of disasters. Keywords: Disaster Management, Simulation, Earthquake, Fire
Edukasi Nutrisi Ibu Hamil sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Meunasah Manyet Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar Martina, Martina; Zuhkrina, Yuli; Samir, Femmi Omdi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.14951

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis. Stunting mulai terjadi ketika janin masih dalam kandungan disebabkan oleh asupan makanan ibu selama kehamilan yang kurang bergizi. Akibatnya, gizi yang didapat anak dalam kandungan tidak mencukupi. Kekurangan gizi akan menghambat pertumbuhan bayi dan bisa terus berlanjut setelah kelahiran. Masa 1000 hari pertama kehidupan merupakan periode emas dalam mengoptimalkan pertumbuhan dengan memastikan nutrisi yang adekuat sebagai upaya pencegahan stunting.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang kebutuhan nutrisi selama hamil sebagai upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan pada pengabdian kepada masyarakat ini yaitu metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Media yang digunakan adalah poster dan aplikasi persentasi dengan microsoft powerpoint. Peserta kegiatan ini adalah seluruh ibu hamil dan kader posyandu yang berjumlah 37 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang nutrisi yang diperlukan selama hamil. Edukasi nutrisi ibu selama kehamilan memberikan dampak positif dalam peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu hamil tentang kebutuhan nutrisi selama kehamilan. Kata kunci: Nutrisi, Ibu Hamil, Stunting  ABSTRACT Stunting is a condition of growth failure in toddlers caused by chronic malnutrition. Stunting begins to occur when the fetus is still in the womb due to the mother's food intake during pregnancy which is less nutritious. As a result, the nutrients obtained by children in the womb are insufficient. Malnutrition will inhibit the baby's growth and can continue after birth. The first 1000 days of life is a golden period in optimizing growth by ensuring adequate nutrition as an effort to prevent stunting.  This community service activity aims to increase the knowledge of pregnant women about nutritional needs during pregnancy as an effort to prevent stunting. The methods used in this community service are lecture, discussion and question and answer methods. The media used are posters and presentation applications with Microsoft Powerpoint. The participants of this activity were all pregnant women and posyandu cadres totaling 37 people. The results of the activity showed an increase in the knowledge of pregnant women about the nutrients needed during pregnancy. Maternal nutrition education during pregnancy has a positive impact on increasing the knowledge and understanding of pregnant women about nutritional needs during pregnancy.  Keywords: Nutrition, Pregnancy, Stunting
Pencegahan Stunting pada Balita Melalui Refreshing Pemantauan Pertumbuhan dan Pelatihan Pembuatan PMT MI Beras Hitam Kelor pada Kader Posyandu Nur, Astuti; Pantaleon, Maria Goreti; Nita, Maria Helena Dua; Costa, Santa Luciana Da; Nenotek, Christina R.
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i10.16311

Abstract

ABSTRAK Posyandu merupakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat dalam mendeteksi masalah gizi. Peran kader sangat dibutuhkan dalam pendampingan pemantauan tumbuh kembang balita. Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan pengukuran antropometri, menghitung umur dan ploting KMS serta pembuatan PMT mi beras hitam kelor. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Prodi Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang dengan mendatangkan kader posyandu Puskesmas Oesapa sebanyak 30 orang pada bulan April-Mei tahun 2024. Kegiatan pengabdian yang dilakukan meliputi: 1). Pelatihan pengukuran antropometri (berat badan, tinggi badan, lingkar kepala dan lingkar lengan atas), 2). Pelatihan ploting grafik pertumbuhan dan menghitung umur, dan 3). Pelatihan pembuatan PMT Mie Beras Hitam Kelor. Setelah kegiatan pelatihan dilakukan, pengetahuan kader terhadap materi yang diberikan mengalami peningkatan yang ditunjukkan nilai posttest yang menunjukkan pengetahuan kader kategori baik meningkat dari 5 (16,7%) menjadi 20 (66,7%) dan kategori kurang berkurang dari 9 (30%) menjadi 1 (3,3%). Rata-rata pengetahuan kader mengalami peningkatan dari 61 menjadi 82. Refreshing (pelatihan) efektif meningkatkan pengetahuan kader dalam pemantauan pertumbuhan balita dan pembuatan PMT mi beras hitam. Kata Kunci: Pelatihan, Kader, Posyandu, Stunting, Balita  ABSTRACT Posyandu is a basic health service for the community in detecting nutritional problems. The role of cadres is very much needed in assisting in monitoring the growth and development of toddlers. To increase cadres' knowledge and skills in carrying out anthropometric measurements, calculating age and plotting KMS as well as making PMT for Moringa black rice noodles. Community service activities were carried out at the Kupang Ministry of Health Polytechnic Nutrition Study Program by bringing in 30 Oesapa Community Health Center posyandu cadres in April-May 2024. The service activities carried out included: 1). Anthropometric measurement training (body weight, height, head circumference and upper arm circumference), 2). Training in plotting growth charts and calculating age, and 3). Training on making Moringa Black Rice Noodle PMT. After the training activities were carried out, the cadres' knowledge of the material provided increased as shown by the posttest score which showed that the knowledge of the good category cadres increased from 5 (16.7%) to 20 (66.7%) and the poor category decreased from 9 (30 %) to 1 (3.3%). The average knowledge of cadres has increased from 61 to 82. Refreshing (training) is effective in increasing cadres' knowledge in monitoring the growth of toddlers and making PMT black rice noodles.  Keywords: Training, Cadres, Posyandu, Stunting, Toddlers
Mengembangkan Minat dan Bakat Pada Siswa SMPN 3 Jatinangor Amira, Iceu; Hendrawati, Hendrawati; Rosidin, Udin
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i6.14875

Abstract

ABSTRAK Manusia merupakan makhluk dengan kemampuan untuk berkembang dengan menemukan solusi atas permasalahan yang ada. Dengan akal budi yang manusia miliki, manusia akan berusaha keluar dari masalah untuk menjalani hidup yang lebih ideal Atas dasar hal tersebut, perubahan terus-menerus terjadi di dalam kehidupan manusia. Kemajuan teknologi yang menggeser segala aspek kehidupan ini perlu dilandasi oleh sebuah visi sebagai alat bantu penunjuk arah kehidupan manusia. Sehubungan dengan hal tersebut, disusunlah Visi Indonesia Emas 2045. Visi Indonesia Emas 2045 mencakup pembangunan manusia serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, pembangunan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan pemantapan ketahanan nasional . Tujuan Pengabdian pada Masyarakat ini untuk mengetahui minat  dan bakat pada siswa/siswi Kls VIII SMPN 3 Jatinangor. Metode penelitian ini menggunakan curah pendapat (brainstorming), edukasi  serta sebelumnya  memberikan soal pre dan pos tes . Siswa lebih memahami apa minat dan bakat pada diri sendiri dan memberikan solusi kepada mereka bagaimana cara menemukan bakat dan minat yang mereka inginkan. Dari edukasi yang kami berikan kepada mereka membuat mereka lebih mengerti mengenai apa itu minat dan bakat yang mereka miliki dan mereka inginkan. Hasil postest lebih tinggi dari pada hasil prestest. Siswa seringkali tidak memahami dengan cukup baik mengenai potensi yang dimilikinya, dan kurangnya program pemberdayaan membuat mereka kesulitan mengarahkan diri pada pengembangan potensi tersebut. Kata Kunci:  Mencari Tahu, Bakat Dan Minat, Peserta Didik  ABSTRACT Humans are creatures with the ability to develop by finding solutions to existing problems. With the intelligence that humans have, humans will try to get out of problems to live a more ideal life. Based on this, changes continuously occur in human life. Technological advances that are shifting all aspects of life need to be based on a vision as a tool to guide the direction of human life. In connection with this, the Golden Indonesia Vision 2045 was prepared. The Golden Indonesia Vision 2045 includes human development as well as mastery of science and technology, economic development, equitable development and strengthening national resilience. The aim of this Community Service is to determine the interests and talents of Kls VIII students at SMPN 3 Jatinangor. This research method uses brainstorming, education and previously provides pre- and post-test questions. Students better understand what their own interests and talents are and provide solutions to them on how to find the talents and interests they want. The education we give them makes them understand more about what interests and talents they have and what they want. The posttest results are higher than the pretest results. Students often do not understand their potential well enough, and the lack of empowerment programs makes it difficult for them to direct themselves towards developing this potential. Keywords: Finding Out, Talents and Interests, Learners
Deteksi Dini dan Penyuluhan Faktor Risiko Penyakit Kardiovaskular pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Mariat Fabanyo, Rizqi Alvian; Situmorang, Panel
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i8.15692

Abstract

ABSTRAK Prevalensi penyakit kardiovaskuler di Indonesia dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan dan menjadi salah satu penyakit penyebab kematian tertinggi. Faktor risiko utama penyakit kardiovaskular adalah Tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi. Tujuan pengabdian untuk mengidentifikasi faktor risiko penyakit kardiovaskular melalui pemeriksaan tekanan darah dan kolesterol serta meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang faktor risiko penyakit kardiovaskular melalui penyuluhan kesehatan. Metode Pengabdian penyuluhan kesehatan dan deteksi dini melalui pemeriksaan tekanan darah dan kolesterol. Jumlah peserta kegiatan sebanyak 45 orang masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Mariat. Hasil kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik dan lancar. Berdasarkan hasil deteksi dini faktor risiko penyakit kardiovaskular melalui pemeriksaan tekanan darah dan kolesterol didapatkan yaitu 64,4% memiliki tekanan darah diatas normal dan 68,8% memiliki kadar kolesterol kategori agak tinggi dan tinggi. Penyuluhan kesehatan tentang faktor risiko penyakit kardiovaskular yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan remaja sebelum dan sesudah penyuluhan dimana sebelum penyuluhan sebanyak 45 responden (100%) memiliki tingkat pengetahuan yang kurang. Sedangkan setelah penyuluhan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 31 responden (68,9%) dan tingkat pengetahuan cukup sebanyak 14 responden (31,1%). Beberapa masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Mariat khususnya pada kelompok usia dewasa dan lanjut usia memiliki faktor risiko penyakit kardiovaskular dan penyuluhan kesehatan yang diberikan dapat membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang faktor risiko penyakit kardiovaskular. Disarankan untuk keberlanjutan program dapat dilakukan upaya-upaya pendekatan lainnya atau pendampingan secara berkelanjutan terkait pengendalian dan pencegahan faktor risiko penyakit kardiovaskular pada masyarakat. Kata Kunci: Deteksi Dini, Penyuluhan Kesehatan, Faktor Risiko, Penyakit Kardiovaskular ABSTRACT The prevalence of cardiovascular disease in Indonesia continues to increase from year to year and is one of the highest causes of death. The main risk factors for cardiovascular disease are high blood pressure and high cholesterol. Purpose to identify cardiovascular risk factors through checking blood pressure and cholesterol and increase public knowledge about risk factors for cardiovascular disease through health education. Health education and early detection through blood pressure and cholesterol checks. The number of activity participants was 45 people from the Mariat Community Health Center working area. This service activity went well and smoothly. Based on the results of early detection of risk factors for cardiovascular disease through blood pressure and cholesterol checks, it was found that 64.4% had blood pressure above normal and 68.8% had cholesterol levels in the moderately high and high categories. Health education about risk factors for cardiovascular disease provided can increase adolescent knowledge before and after counseling where before counseling 45 respondents (100%) had a poor level of knowledge. Meanwhile, after counseling, the majority of respondents had a good level of knowledge, 31 respondents (68.9%) and 14 respondents (31.1%) had a fair level of knowledge. Several people in the Mariat Health Center working area, especially in the adult and elderly age groups, have risk factors for cardiovascular disease and the health education provided can help increase public knowledge about risk factors for cardiovascular disease. It is recommended that for the sustainability of the program, other approaches or ongoing assistance regarding the control and prevention of cardiovascular disease risk factors in the community can be carried out. Keywords: Early Detection, Health Education, Risk Factors, Cardiovascular Disease

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue