cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,372 Documents
Pengembangan Desa Sehat Ibu dan Remaja Putri (Bu_Retri) dengan Pendekatan Tokoh Gampong Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Abdurrahman, Abdurrahman; Mutiah, Cut; Veri, Nora
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.17600

Abstract

ABSTRAK Masalah kesehatan ibu hamil,  ibu menopause dan remaja puteri masih terjadi di masyarakat. Masalah kesehatan pada kelompok tersebut disebabkan karena ketidaktahuan mereka terhadap masalah kesehatan dirinya. Masalah-masalah tersebut diantaranya: belum ada kesadaran penyiapan makanan cukup gizi pada ibu hamil dan balita, pemeriksaan kesehatan pada ibu hamil kurang teratur, belum adanya pemeriksaan SADARI pada remaja putri dan kurangnya Medical checkup rutin ibu menopause. Tujuan Program pengembangan Desa sehat  yaitu meningkatkan pelayanan kesehatan pada ibu hamil, ibu menopause dan remaja puteri  melalui program Bu_Retri. Menggunakan kuantitatif dengan pendekatan experimental pre-posttes. Pemecahan masalah dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner  skala likert 1-5. Peserta pengabmas adalah warga desa Meunasah Tutong Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar berjumlah 40 peserta. Implementasi dilakukan dengan penyuluhan dan pelatihan Kegiatan berlangsung tanggal 3-8 Juli 2022. Data dianalisis dengan SPSS dengan bantuan komputer. Hasilnya ditemukan bahwa penilaian masyarakat tentang pelaksanaan Bu_Retri ditemukan setuju dan mendukung kegiatan tersebut dengan nilai 75%. Nilai rata rata pengetahuan pretest adalah 3,92 (baik) dan rata rata pengetahuan posttest program Bu_Retri yaitu 4.24 (sangat baik). Kegiatan Bu_Retri dapat dilaksanakan dalam bentuk kegiatan swadaya masyarakat, kader, tokoh gampong dan Bidan Desa. Kata Kunci: Ibu Hamil, Menopause, Remaja Putri, Gampong  ABSTRACT Health problems for pregnant women, menopausal women, and young women still occur in society. Health problems in this group were caused by ignorance of their health problems. These problems include: there is no awareness of preparing sufficient nutritious food for pregnant women and toddlers, the lack of regular health check-ups for pregnant women, the absence of breast self examinations for young women, and the lack of routine medical check-ups for postmenopausal women. The Healthy Village development program aims to improve health services for pregnant women, menopausal women, and young women through the Bu_Retri program. The research method uses quantitative with an experimental pre-posttest approach. Problem-solving with the nursing process approach includes assessment, planning, implementation, and evaluation. Data collection using a likert scale questionnaire 1-5. The community service participants were residents of the village of Meunasah Tutong, Want Jaya District, Aceh Besar, totaling 40 participants. Implementation is carried out through counseling and training. The activity takes place July 3-8 2022. Data is analyzed using SPSS with the help of a computer. The results found that the community's assessment of the implementation of Bu_Retri was found to agree and support the activity with a value of 75%. The average value of pretest knowledge is 3.92 (good) and the average posttest knowledge of the Bu_Retri program is 4.24 (very good). Bu_Retri activities can be carried out in the form of community self-help activities, cadres, village leaders, and village midwives. Keywords: Pregnant Women, Menopause, Adolescent Girl, Village
Optimalisasi Penyuluhan tentang Peningkatan Pengetahuan Jajanan Sehat di SMPN 14 Bandar Lampung Samino, Samino; Angelina F, Christin; Sihono, Bagas Prakoso; Rachmawati, Endah; Pratama, Hendy
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i5.14148

Abstract

ABSTRAK Masih banyak anak usia sekolah membeli jajanan hanya sesuai dengan kesukaan mereka tanpa tahu bahan-bahan yang terkandung di dalam jajanan yang mereka. Hal tersebut akan berdampak buruk bagi kesehatan mereka dikarenakan anak sekolah masih banyak yang belum mengetahui cara memilih jajanan sehat di sekolah. Kegiatan ini di lakukan oleh 92 orang siswa dan siswi. Pengambilan data diambil pada tanggal 19 Januari 2024 berupa data sekunder dan data primer. Kegiatan PBL kami yang bertempat di SMPN 14 Bandar Lampung berjalan selama tiga hari, pada hari pertama kami melakukan pre survey tempat sekaligus mengajukan surat permohonan untuk melakukan kegiatan PBL dilokasi. Dari hasil pengambilan data, data sekunder yang didapatkan dari pihak uks sekolah sebelum dilakukan penyuluhan tingkat pengetahuan siswa tentang jajanan sehat, terdapat pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan perilaku jajan sehat, sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Kata Kunci: Pengetahuan, Jajanan sehat, Penyuluhan  ABSTRACT Many school-age children still buy snacks only according to their preferences without knowing the ingredients in their snacks. This will have a bad impact on their health because many school children still don't know how to choose healthy snacks at school. This activity was carried out by 92 students and students. Data collection was taken on January 19 2024 in the form of secondary data and primary data. Our PBL activities which took place at SMPN 14 Bandar Lampung ran for three days, on the first day we carried out a pre-survey of the place and at the same time submitted a letter of application to carry out PBL activities at the location. From the results of data collection, secondary data obtained from the school health unit before the education was conducted on the level of students' knowledge about healthy snacks, there was an influence of the education on increasing knowledge of healthy snack behavior, before and after the education was given. Keywords: Knowledge, Healthy Snacks, Counseling
Pemberdayaan Perempuan dalam Pemanfaatan Sumber Daya Perdesaan di Desa Rajabasa Lama Lampung Timur Nurwahidin, Muhammad; Perdana, Dayu Rika; Habibie, Roy Kembar; Nuraini, Siti; Rini, Riswanti; Apriliyani, Resti; Sabila, Anisa Nur
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i8.15431

Abstract

ABSTRAK Pengelolaan sumber daya pedesaan sangat penting untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya di desa terpencil seperti Desa Rajabasa Lama, Lampung Timur. Desa ini memiliki potensi besar dalam budidaya tanaman obat keluarga (TOGA) yang belum dimanfaatkan secara optimal. Pelatihan bagi perempuan desa tentang TOGA diharapkan menjadi langkah strategis dalam pemberdayaan dan peningkatan ekonomi keluarga. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan perempuan tentang TOGA dan memanfaatkan sumber daya pedesaan melalui budidaya TOGA. Metode yang digunakan meliputi ceramah, yang menjelaskan kajian sumber daya alam pedesaan dan manfaat TOGA, serta demonstrasi langsung teknik penanaman, perawatan, pemeliharaan, dan pengolahan TOGA. Evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan berhasil mencapai tujuan yang diharapkan, dengan peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 85% tentang budidaya dan pemanfaatan TOGA. Sasaran pelatihan, materi yang direncanakan, dan pengelolaan materi oleh peserta telah berjalan baik dan efektif. Kesimpulannya, pelatihan budidaya TOGA di Desa Rajabasa Lama berhasil memberdayakan perempuan desa, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam memanfaatkan sumber daya pedesaan, serta memberikan dampak positif bagi kesehatan dan perekonomian keluarga. Kata Kunci: Perempuan, Sumber Daya Perdesaan, Pemberdayaan  ABSTRACT Rural resource management is very important for community welfare, especially in remote villages such as Rajabasa Lama Village, East Lampung. This village has great potential in cultivating family medicinal plants (TOGA) which has not been utilized optimally. Training for village women on TOGA is expected to be a strategic step in empowering and improving the family economy. The aim of this service is to increase women's knowledge about TOGA and utilize rural resources through TOGA cultivation. The methods used include lectures, which explain the study of rural natural resources and the benefits of TOGA, as well as direct demonstrations of TOGA planting, care, maintenance and processing techniques. Evaluation shows that the training successfully achieved the expected objectives, with participants gaining adequate knowledge and skills. The research results showed an 85% increase in participants' understanding of the cultivation and use of TOGA. The training targets, planned materials, and material management by participants have gone well and effectively. In conclusion, TOGA cultivation training in Rajabasa Lama Village succeeded in empowering village women, increasing their knowledge and skills in utilizing rural resources, as well as providing a positive impact on the health and economy of their families. Keywords: Women, Rural Resources, Empowerment
Asuhan Keperawatan Lansia Penderita DM dengan Perfusi Perifer Tidak Efektif Menggunakan Terapi Range of Motion (ROM) Ankle di RS Pertamina Bintang Amin Safutri, Apriyanti; Trismiyana, Eka; Keswara, Umi Romayati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.17039

Abstract

ABSTRACT The number of DM sufferers in the world has reached 425 million people. Based on the Central Statistics Agency / BPS (2019), the total population in Indonesia experiencing DM has reached 13.7 million people and in Pertamina Bintang Amin Hospital Lampung in 2023 there will be 6555 people. Neuropathy is the most common chronic complication of DM (Putri, et al, 2020). Peripheral neuropathy is a microvascular disease that affects the small arteries that supply blood to the periphery (Putri, et al., 2020). Ineffective peripheral tissue perfusion in DM patients can cause frequent tingling sensations, this is related to decreased peripheral blood circulation down to the nerve fibers (Lestari, 2016). Blood circulation disorders at the ends or edges of the body in people with diabetes are caused by poor blood circulation because the blood is too thick and contains a lot of sugar. Narrowing and blockage of peripheral (main) blood vessels often occurs in the lower legs (especially the feet) (Permatasari et al., 2020). To make nursing care for the elderly with peripheral perfusion ineffective, use Ankle range of motion (ROM) therapy at Pertamina Bintang Amin Hospital.. The case study method for 2 respondents focuses on nursing care for elderly people with ineffective peripheral perfusion using ankle range of motion (ROM) therapy at Pertamina Bintang Amin Hospital. In both cases of DM in Mr. S and Mrs. Y both showed improvement. Improvements in symptoms that can be observed include: warm palpable acral, CRT <3 seconds, good skin turgor, no pallor around the skin in the foot area, increased dorsalis pedis pulse, increased ABI value. Ankle ROM therapy can increase ABI values in ineffective peripheral perfusion  Keywords: Elderly, Ineffective Peripheral Perfusion Type II DM, Ankle ROM Exercises  ABSTRAK Jumlah penderita DM di dunia telah mencapai 425 juta jiwa. Berdasarkan Badan Pusat Statistik / BPS (2019) menyatakan bahwa total penduduk di Indonesia yang mengalami DM mencapai 13,7 juta orang dan di RS Pertamina Bintang  Amin Lampung pada tahun 2023 sebanyak 6555 orang. Neuropati merupakan komplikasi kronik DM yang paling umum ditemui (Putri, Dkk, 2020). Neuropati perifer merupakan penyakit mikrovaskular yang mengenai pembuluh darah arteri kecil yang menyuplai darah ke perifer (Putri, Dkk, 2020). Ketidak efetifan perfusi jaringan perifer ini pada pasien DM dapat menyebabkan rasa kesemutan yang sering timbul, hal ini berkaitan sirkulasi darah perifer menurun hingga ke serabut saraf (Lestari, 2016). Gangguan sirkulasi darah pada bagian ujung atau tepi tubuh pada penderita penyakit diabetes diakibatkan karena peredaran darah yang kurang lancar karena darah terlalu kental dan banyak mengandung gula. Penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah perifer (yang utama), sering terjadi pada tungkai bawah (terutama kaki) (Permatasari et al., 2020). Untuk membuat asuhan keperawatan lansia dengan keperawatan lansia dengan Perfusi ferifer tidak efektif menggunakan terapi range of motion (ROM) Ankle di RS Pertamina Bintang Amin. Metode studi kasus 2 responden memfokuskan pada asuhan keperawatan lansia dengan Perfusi ferifer tidak efektif menggunakan terapi range of motion (ROM) Ankle di RS Pertamina Bintang Amin. Pada kedua kasus DM pada Tn. S dan Ny. Y sama-sama menunjukkan perbaikan. Perbaikan gejala yang dapat diamati antara lain: akral teraba hangat, CRT <3 detik, turgor kulit baik, tidak ada pucat disekitar kulit area kaki, nadi dorsalis pedis meningkat, nilai ABI meningkat.Terapi ROM Ankle dapat meningkatkan Nilai ABI pada Perfusi ferifer tidak efektif Kata Kunci: Lansia, Perfusi Perifer Tidak Efektif DM Tipe II, Latihan ROM Ankle
Edukasi Penerapan Manajemen Kebersihan Menstruasi dalam Menghadapi Masa Menarche Pada Remaja Putri di Desa Wae Kanta Hamat, Viviana; Janggu, Jayanthi Petronela; Trisnawati, Reineldis Elsidianastika; Raden, Natalia Damayanti Putri; Centis, Maria Conchita Leyla
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i6.14874

Abstract

ABSTRAK Masa remaja menjadi perhatian penting terlebih pada usia remaja awal yang akan memasuki usia menarche. Kebersihan pada saat menghadapi menstruasi sangat perlu untuk diketahui karena bisa menajaga Kesehatan reproduksi remaja sampai seterusnya. Hal ini dapat dicegah dengan menerapkan manajemen kebersihan menstruasi yang baik. Manajemen Kebersihan Menstruasi yang salah dapat menimbulkan berbagai masalah baik itu jangka pendek ataupun jangka Panjang. Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) adalah pengelolaan kebersihan dan kesehatan pada saat perempuan mengalami menstruasi. Untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) pada Remaja putri terlebih khusus yang akan memasuki usia menarche sebagai pengetahuan dasar dalam Penerapan Prilaku Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan. Edukasi  ini berupa penyuluhan yang dilakukan secara offline pada remaja yang berjumlah 18 orang di Desa Wae Kanta. Media yang mendukung kegiatan  adalah materi power point dan video , leaflet, LCD. Pelaksanaan dilakukan dengan membagikan kuisoner sebelum dan sesudah penyuluhan. Pada saat pre test sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang kurang tentang manajemen kebersihan menstruasi yaitu 89% dan setelah dilakukan penyuluhan Sebagian besar remaja putri memiliki pengetahuan baik yaitu 72% dengan jumlah 13 orang. Terdapat peningkatan pengetahuan remaja putri sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Kata Kunci: Manajemen Kebersihan Menstruasi, Remaja Putri, Usia Menarche  ABSTRACT Adolescence is an important concern, especially in early teens who are about to enter menarche. It is very important to know about hygiene when facing menstruation because it can maintain the reproductive health of adolescents and beyond. This can be prevented by implementing good menstrual hygiene management. Improper Menstrual Hygiene Management can cause various problems, both short and long term. Menstrual Hygiene Management (MKM) is the management of hygiene and health when women experience menstruation. To increase health knowledge about Menstrual Hygiene Management (MKM) in young women, especially those who are about to enter menarche, as basic knowledge in implementing behavior to maintain personal and environmental hygiene. This education takes the form of counseling conducted offline for 18 teenagers in Wae Kanta Village. Media that support activities are power point and video materials, leaflets, LCD. Implementation was carried out by distributing questionnaires before and after the counseling. During the pre-test, most of the respondents had poor knowledge about menstrual hygiene management, namely 89% and after counseling, most of the young women had good knowledge, namely 72% with a total of 13 people. There was an increase in the knowledge of young women before and after the counseling was carried out. Keywords: Menstrual Hygiene Management, Teenage Girl, Menarche Age
Sosialisasi Pada Perawat tentang Restrain Pasien Perilaku Kekerasan di Klinik Jiwa Nur Illahi Hadiansyah, Tantan; Rusnaedi, Uce; Edyana, Asep; Anna. AS, A Nur; Nompo, Rifki Sakinah; Farkhah, Laeli; Hermiati, Dilfera; Pragholapati, Andria
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i9.16187

Abstract

ABSTRAK Perilaku kekerasan pada pasien dengan gangguan jiwa adalah tantangan serius bagi perawat di klinik jiwa. Penggunaan restrain adalah salah satu metode yang digunakan untuk menangani perilaku kekerasan, namun banyak perawat belum menerima pelatihan yang memadai mengenai prosedur ini, yang berdampak pada rasa percaya diri dan kesiapan mereka dalam menghadapi situasi tersebut. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan perawat terhadap restrain pada pasien dengan perilaku kekerasan. Promosi Kesehatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan. Sebelum sosialisasi, tingkat pengetahuan perawat mengenai penggunaan restrain relatif rendah, dengan skor pengetahuan rata-rata 4,29 dari 10 soal pilihan ganda. Setelah sosialisasi, skor pengetahuan meningkat signifikan dengan rata-rata skor 8,29. Hal ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan kesiapan perawat setelah sosialisasi dilakukan. Kegiatan sosialisasi mengenai penggunaan restrain sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan perawat dalam menangani pasien dengan perilaku kekerasan. Hasil penelitian ini menegaskan perlunya pelatihan berkelanjutan untuk memastikan penerapan restrain yang aman dan efektif. Kata Kunci: Pengetahuan Perawat, Restrain, Perilaku Kekerasan  ABSTRACT Violent behavior in psychiatric patients poses a significant challenge for nurses in mental health clinics. Restraint is one method used to manage violent behavior, but many nurses have not received adequate training in this procedure, impacting their confidence and preparedness in handling such situations. This socialization aims to enhance nurses' knowledge, understanding, and skills in restraining patients with violent behavior. Health promotion was carried out through several stages. Before the socialization, the nurses' knowledge of restraint use was relatively low, with an average knowledge score of 4.29 out of 10 multiple-choice questions. After the socialization, the knowledge scores significantly increased, with an average score of 8.29. This indicates a significant improvement in the knowledge and preparedness of the nurses after the socialization was conducted. Socialization activities regarding the use of restraint are crucial for enhancing nurses' knowledge in handling patients with violent behavior. This study's results emphasize the need for ongoing training to ensure the safe and effective application of restraints. Keywords: Nurses Knowledge, Restraint, Violent Behavior
Penerapan Green Ergonomics melalui Transformasi Limbah Serutan Kayu Menjadi Papan Partikel Ekonomis pada Kelompok Pengerajin Kayu Woloan Tomohon Sulawesi Utara Suarjana, I Wayan Gede; Parhusip, Bastian Rikardo; Pomalingo, Moh. Fikri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.17552

Abstract

ABSTRAK Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah serutan kayu yang melimpah di kelompok pengrajin kayu Woloan, Tomohon, Sulawesi Utara, dengan menerapkan prinsip-prinsip green ergonomics. Program ini mengaplikasikan teknologi pengolahan kayu yang hemat energi dan ramah lingkungan untuk mengubah limbah serutan kayu menjadi papan partikel yang bernilai ekonomis. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan dan pemilahan limbah serutan kayu, desain produk yang mempertimbangkan karakteristik limbah, proses produksi yang efisien, serta finishing menggunakan bahan ramah lingkungan. Selain itu, pelatihan dan workshop ergonomi diadakan untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas pekerja. Pengadaan alat press dengan sistem hidrolik juga dilakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah serutan kayu dapat menghasilkan produk papan partikel berkualitas tinggi yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Pelatihan ergonomi berhasil mengurangi keluhan muskuloskeletal dan meningkatkan produktivitas pekerja. Pemasaran produk melalui media sosial dan platform e-commerce berhasil meningkatkan penjualan dan memperkenalkan produk ramah lingkungan kepada konsumen. Program ini tidak hanya memberikan solusi terhadap masalah limbah kayu, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan produk bernilai ekonomis dan peningkatan kesehatan pekerja. Kata Kunci: Green Ergonomics, Limbah Serutan Kayu, Papan Partikel Ekonomis, Pengerajin Kayu Woloan, Teknologi Ramah Lingkungan  ABSTRACT This community service project aims to utilize the abundant wood shavings waste in the Woloan Woodcraft group, Tomohon, North Sulawesi, by applying green ergonomics principles. The program employs energy-efficient and environmentally friendly wood processing technology to transform wood shavings into economically valuable particle boards. The methods include collecting and sorting wood shavings, designing products that consider the characteristics of the waste, efficient production processes, and finishing with eco-friendly materials. Ergonomics training and workshops are also conducted to improve worker health and productivity. A press machine with a hydraulic system is also procured to increase production capacity. The results indicate that wood shavings waste can produce high-quality, eco-friendly, and economically valuable particle boards. Ergonomics training successfully reduced musculoskeletal complaints and increased worker productivity. Marketing the products through social media and e-commerce platforms boosted sales and introduced eco-friendly products to consumers. This program provides solutions to wood waste issues and contributes to community welfare by creating economically valuable products and improving worker health. Keywords: Green Ergonomics, Wood Shavings Waste, Economical Particle Boards, Woloan Woodcraft, Eco-Friendly Technology
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih Sehat di RW 10 Kelurahan Ciwalen Garut Kota Rosidin, Udin; Sumarni, Nina; Purnama, Dadang; Shalahuddin, Iwan; Witdiawati, Witdiawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i5.14595

Abstract

ABSTRAK Kesehatan adalah hak setiap individu dan merupakan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan. Dalam upaya mencapai hak tersebut Menteri Kesehatan RI membuat suatu pedoman tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tatanan rumah tangga. PHBS tatanan rumah tangga merupakan upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar mereka tahu, mau dan mampu untuk melaksanakan PHBS serta dapat berperan aktif dalam gerakan kesehatan masyarakat. Kementrian Kesehatan menetapkan target rumah tangga yang mempraktikan PHBS untuk tahun 2019 adalah 80%. Sementara hasilnya pada tahun 2016 capaian rumah tangga yang mempraktikan PHBS di Jawa Barat hanya 52,5% dan masih jauh dari target yang telah ditatapkan. Hasil survey yang dilakukan mahasiswa profesi Ners angkatan 45 di wilayah RW 10 Kelurahan Ciwalen menunjukkan masih rendahnya pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat  seperti memiliki kebiasaan hidup yang kurang sehat, kurangnya aktivitas fisik, memiliki kebiasaan merokok dan membuang limbah sampah ke sungai. Tujuan dari kegiatan ini diharapkan masyarakat RW 10 Kelurahan Ciwalen memiliki pengetahuan serta kemampuan dalam melaksanakan PHBS  rumah tangga. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini diikuti oleh 35 orang warga RW 10. Pelaksanaan ini dilakukan pada tanggal 9 dan 10 September 2023. Hasil kegiatan menunjukan rata-rata nilai pengetahuan sebelum dilaksanakan kegiatan sebesar 51 dan setelah dilaksanakan sebesar 69. Kesimpulannya adalah ada peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 18 poin. Kegiatan yang sudah dilaksanakan diharapkan dapat dilanjutan oleh masyarakat RW 10 dengan dukungan dari kelurahan Ciwalen dan Puskesmas Guntur. Sehingga pada akhirnya masyarakat dapat melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat secara mandiri.   Kata Kunci: Masyarakat, Pemberdayaan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat  ABSTRACT Health is the right of every individual and is one element of prosperity that must be realized. In an effort to achieve this right, the Indonesian Minister of Health created a guideline regarding Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in the household setting. PHBS in the household order is an effort to empower household members so that they know, are willing and able to implement PHBS and can play an active role in the community health movement. The Ministry of Health has set a target of 80% of households practicing PHBS for 2019. Meanwhile, in 2016, the achievement of households practicing PHBS in West Java was only 52.5% and was still far from the target that had been set. The results of a survey conducted by students of the 45th class of the Nursing profession in the RW 10 area of Ciwalen Subdistrict showed that the implementation of clean and healthy living behavior was still low, such as having unhealthy living habits, lack of physical activity, having a smoking habit and throwing rubbish into the river. The aim of this activity is to hope that the people of RW 10 Ciwalen Village will have the knowledge and ability to implement household PHBS. This community empowerment activity was attended by 35 residents of RW 10. This implementation was carried out on September 9 and 10 2023. The results of the activity showed that the average knowledge value before the activity was carried out was 51 and after it was carried out it was 69. The conclusion is that there was an increase in community knowledge by 18 points. It is hoped that the activities that have been carried out can be continued by the RW 10 community with support from the Ciwalen sub-district and the Guntur Community Health Center. So that in the end people can implement clean and healthy living habits independently. Keywords: Community, Empowerment, Clean And Healthy Living Behavior.
Media Disc Triage Assessment on Improving Triage Skills Using the Australasian Triage Scale (ATS) on Students of Kusuma Husada University Surakarta Rosida, Nikma Alfi; Afni, Annisa Cindy Nurul; Rahmad, Muhamad Nur
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i8.16056

Abstract

ABSTRACT The Australasian Triage Scale (ATS) is a tool used by triage officers in the emergency department to assess patient severity and prioritize services based on the severity of the patient's condition. To evaluate the effectiveness of using learning tools in the form of Disc Triage Assessment as a learning medium in improving understanding and accuracy in determining triage by nursing students in using ATS triage. The Community Service method used is quasi-experimental with a pre-post test without control design. Community Service will be carried out on Nursing Study Program Students, Diploma Three Program, Faculty of Health Sciences, Kusuma Husada University. Data analysis was performed using the Wilcoxon test. The pretest results showed that the moderate category was 1 respondent (3.1%) and the poor category was 31 respondents (96.9%). The posttest results with the Good category were 3 respondents (9.4%) and the Fair category were 5 respondents (75.0%). The results of the use of Disc Triage Assessment media show that the p-value is 0.016 (<0.05) which means that there is an effect of Disc Triage Assessment Media on Skills to Determine Australasian Triage Scale (ATS) on Students of Kusuma Husada University Surakarta. Keywords: Media Disc Triage Assessment, Triage skills, Australasian Triage Scale (ATS)
Pemberdayaan Lansia melalui “ Terapi Tawa” untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia di Wilayah Kerja Kelurahan Limo Tobing, Duma Lumban; Adyani, Sang Ayu Made; Wahyudi, Chandra Tri; Sucika, Dara; Suciantie, Pramesti Dwi; Shahidda, Nadia; Wisudawati, Sulistya Nur’aeni; Nadhifa, Dhia Wita; Ningtiyas, Astuti; Evangeline, Marsaulina Priscilla; Millah, Zulfa Muzayyanatul; Balqis, Ayunissa
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.17627

Abstract

ABSTRAK Proses penuaan pada lansia sering kali disertai dengan penurunan fungsi tubuh yang berkontribusi pada munculnya penyakit kronis dan juga berdampak pada kondisi psikologis lansia, yang dapat memengaruhi kualitas hidup mereka secara signifikan. Pemberdayaan kelompok lansia melalui terapi tawa merupakan salah satu pendekatan nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia terkait perawatan penyakit kronis yang dialami, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam mengatasi masalah-masalah yang diakibatkan oleh penyakit kronis, sehingga kualitas hidup mereka dapat meningkat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan diskusi mengenai penyakit kronis dan dampaknya terhadap kesehatan mental dan kualitas hidup, yang kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi terapi tawa. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada lansia, yang ditunjukkan dengan nilai pretest sebesar 59,46 dan nilai posttest sebesar 81,35. Terdapat peningkatan nilai sebesar 21,89 poin dari pretest ke posttest. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam melakukan terapi tawa sebagai salah satu bentuk manajemen stres. Diharapkan upaya ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup lansia secara keseluruhan. Dengan demikian, terapi tawa merupakan strategi pemberdayaan yang efektif dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di Posbindu Dahlia Senja, Kelurahan Limo. Kata Kunci: Kualitas Hidup, Lansia, Terapi Tawa  ABSTRACT The aging process in the elderly is often accompanied by a decline in bodily functions, which contributes to the development of chronic diseases and also impacts their psychological condition, significantly affecting their quality of life. Empowering elderly groups through laughter therapy is a non-pharmacological approach that can be used to enhance their quality of life. This community service activity aims to increase the elderly's knowledge about managing the chronic diseases they are experiencing, as well as improve their ability to address the challenges posed by these diseases, ultimately leading to a better quality of life. The methods used in this activity include lectures and discussions about chronic diseases, their impact on mental health, and their effects on quality of life. These are followed by a demonstration of laughter therapy. The results of this activity show an improvement in the elderly's knowledge, as indicated by a pretest score of 59.46 and a posttest score of 81.35, reflecting an increase of 21.89 points. This service activity successfully enhanced the knowledge and skills of elderly individuals in practicing laughter therapy as a form of stress management. It is hoped that this initiative will contribute to improving the overall quality of life for the elderly. In conclusion, laughter therapy serves as an effective empowerment strategy for improving the quality of life of the elderly at Posbindu Dahlia Senja, Limo Village. Keywords: Quality of Life, Elderly, Laughter Therapy

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue