cover
Contact Name
Syarief Fajaruddin
Contact Email
syarief.rieffa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ari.setiawan@ustjogja.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : 23383372     EISSN : 26559269     DOI : -
Core Subject : Education,
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan publishes high-quality manuscripts of evaluation, assessment, and measurement in varied instructional settings, including economics, mathematics, physics, vocation, engineering, and linguistics with their own particular phenomena, and significant studies that address issues of current education concern. The journal seeks high-quality research on how evaluation, measurement, and assessment can improve educational outcomes; research on how different disciplines can inform theoretical, practical, and political perspectives at the local, provincial, regional and international levels, with an effect on elementary, secondary and tertiary education stages.
Arjuna Subject : -
Articles 244 Documents
Powtoon: Inovasi media pembelajaran teks prosedur untuk siswa sekolah menengah atas Arwindhi, Asti; Fujiastuti, Ariesty
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v11i2.16426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan dan kelayakan media Powtoon sebagai media pembelajaran teks prosedur kelas XI SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pengembangan Research and Development (R&D) dengan model milik Borg and Gall. Subjek pada penelitian ini dilakukan kepada ahli materi, ahli media, ahli pengajaran, dan siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Sleman. Teknik pengumpulan data yakni menggunakan tiga instrumen yaitu observasi, wawancara, dan pengisian angket. Lalu, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif-deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran yang telah dikembangkan mendapatkan kategori “Sangat Baik” untuk digunakan. Hal tersebut sesuai dengan hasil skor yang diperoleh dari para ahli sebagai validator dalam proses validasi media yang dikembangkan. Ahli materi memberikan nilai sebesar 96,36, dari ahli media mendapatkan nilai sebesar 95,86, dan ahli pengajaran memberikan nilai sebesar 100. Sementara itu, nilai dari pengguna media sebesar 77,33. Kesimpulan yang didapatkan dari hasil penelitian tersebut bahwa dengan menggunakan media pembelajaran berbasis Powtoon, mampu menjadi solusi bagi kegiatan pembelajaran di sekolah serta menjadi salah satu media yang menarik dan inovatif.   Powtoon: Innovative procedural text learning media for high school students   Abstract: This study aims to describe the development and feasibility of Powtoon media as a learning medium for class XI high school procedural texts. The method used in this study is the Research and Development (R&D) method with Borg and Gall's model. The subjects in this study were material experts, media experts, teaching experts, and class XI SMA Muhammadiyah 1 Sleman. The data collection technique uses three instruments, namely observation, interviews, and filling out questionnaires. Then, the data analysis technique used in this study used quantitative-descriptive data analysis. The results of this study indicate that the learning media that has been developed get the "Very Good" category for use. This is in accordance with the results of the scores obtained from experts as validators in the media validation process that was developed. Material experts gave a score of 96.36, media experts scored 95.86, and teaching experts gave a score of 100. Meanwhile, media users scored 77.33. The conclusion obtained from the results of this research is that by using Powtoon-based learning media, it is hoped that it can be a solution for learning activities in schools as well as being one of the interesting and innovative media.
Pemahaman etika keilmuan dalam konteks bimbingan dan konseling: Perspektif filsafat ilmu Suharto, Rachel Devita; Indreswari, Henny; Hotifah, Yuliati
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v12i1.16465

Abstract

Dari sudut pandang filsafat, etika merupakan suatu penilaian terhadap baik buruknya diri manusia. Filsafat ilmu hadir memiliki tujuan sebagai pedoman bagi manusia agar dapat melangsungkan hidupnya dengan bijaksana. Setiap ilmu pengetahuan memiliki aksiologi yang tujuan pemanfaatannya untuk kesejahteraan hidup manusia. Dalam etika nilai kebaikan dari perilaku manusia menjadi persoalan yaitu perilaku yang bertanggung jawab terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan, maupun Tuhan. Bimbingan dan konseling merupakan ilmu yang sarat nilai, oleh karena itu merupakan ilmu multidisiplin. Tujuan penulisan artikel ini adalah menambah wawasan pengetahuan terkait penerapan etika keilmuan dalam bimbingan dan konseling yang dikaji melalui pendekatan dari perspektif filsafat ilmu.  Metode yang digunakan dalam penulisan artikel adalah studi kepustakaan dengan mencari literatur dari media buku, jurnal penelitian, dan artikel penelitian yang sesuai dengan fokus kajian. Pembahasan yang dikaji mengenai filsafat ilmu, etika keilmuan dalam bimbingan dan konseling, serta etika keilmuan dalam bimbingan dan konseling ditinjau dari filsafat ilmu.   Understanding scientific ethics in the context of guidance and counseling: A philosophy of science perspective   Abstract: From a philosophical point of view, ethics is an assessment of the good and bad of humans. The philosophy of science exists to serve as a guide for humans so they can live their lives wisely. Every science has an axiology whose aim is to use it for the welfare of human life. In ethics, the value of goodness in human behavior becomes an issue, namely responsible behavior towards oneself, society, the environment and God. Guidance and counseling is a value-laden science, therefore it is a multidisciplinary science. The purpose of writing this article is to increase knowledge regarding the application of scientific ethics in guidance and counseling which is studied through an approach from the perspective of the philosophy of science. The method used in writing articles is literature study by searching for literature from books, research journals and research articles that match the focus of the study. The discussion examined concerns the philosophy of science, scientific ethics in guidance and counseling, and scientific ethics in guidance and counseling in terms of the philosophy of science.
Systematic literature review: Project-based learning terintegrasi dengan STEM Ayu, Hena Dian; Alfianda, Faurisha Vega; Sabrina, Fitriatus; Prameswari, Intan; Putri, Amelia Nurdevianti; Hudha, Muhammad Nur
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v11i2.16492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempertegas dan memperjelas bahwa penelitian menggunakan model PjBL-STEM memberikan dampak positif dalam pembelajaran. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dimana peneliti mengkaji atau mereview 72 artikel dari beberapa jurnal melalui database Scopus dengan rentangan tahun 2018-2022. Pengambilan data melalui teori Inklusi dan Eksklusi sehingga hasil akhir artikel yang didapatkan sebanyak 40 artikel open access dengan database scopus. Model PjBL yang dipadukan dengan pendekatan STEM merupakan langkah inovatif dalam pembelajaran yang memberikan kesempatan peserta didik untuk merencanakan proses pembelajaran secara kolaboratif dan menghasilkan suatu produk tertentu yang digunakan sebagai sumber belajarnya. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL-STEM memiliki dampak positif dalam dunia pendidikan. Diantaranya melalui PjBL-STEM mampu meningkatkan keterampilan pemecahan masalah, mampu meningkatkan literasi, mampu meningkatkan self-efficacy, mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik serta membuat peserta didik tertarik dalam menuju karir dan profesi STEM karena peserta didik belajar dengan menyenangkan dan pembelajaran yang disampaikan bermakna (meaningful learning). Kemampuan dari dampak positif inilah yang nantinya sebagai bekal peserta didik dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21.   Systematic literature review: Project-based learning integrated with STEM   Abstract: The study aims to emphasize and clarify that research using the PjBL-STEM model has a positive impact on learning. The research method uses Systematic Literature Review (SLR) where researchers study or review 72 articles from several journals through the Scopus database with a range of years 2018-2022. Data collection was done through inclusion and exclusion theory so that the final results of articles were obtained from as many as 40 open-access articles with Scopus databases. The PjBL model combined with the STEM approach is an innovative step in learning that gives students the opportunity to plan the learning process collaboratively and produce a specific product that is used as a learning resource. Among them, PjBL-STEM can improve problem-solving skills, can improve literacy, can increase self-efficacy, is able to improve the learning outcomes of pupils, as well as make pupils interested in the direction of careers and STEM profession because pupils learn with fun and learning delivered meaningful (meaningful learning). The ability of this positive impact will be the future supply of students in developing the skills of the 21st century.
Pengembangan Solar Cell Teaching Kit (SOCET) sebagai alat peraga materi konversi energi Lukma, Hazairin Nikmatul; Yusofa, Devis; Wahid, Syamsudin Nur; Ramadani, Ahmad Rido
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v11i2.16533

Abstract

Alat peraga merupakan salah satu media pembelajaran yang dapat membantu mahasiswa memahami suatu konsep materi. Dari hasil observasi dan analisis respon mahasiswa, diketahui bahwa untuk mata kuliah konversi energi, mahasiswa lebih menyukai ada alat peraga sebagai media pembelajaran. Selama ini pembelajaran masih terbatas menggunakan media PPT atau buku. Karena memang belum tersedia alat peraga terkait dengan konsep konversi energi tersebut. Dengan demikian perlu dibuat dan dikembangkan sebuah alat peraga mengenai konversi energi yaitu alat peraga SOCET (Solar Cell Teaching KIT), yaitu KIT mini pembangkit listrik tenaga surya. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengembangan dengan model ADDIE terbatas, dengan pengembangan dan uji coba alat peraga untuk memastikan bahwa alat peraga layak digunakan. Hasil uji validasi dari para ahli, diperoleh hasil sebesar 90,33%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa alat peraga SOCET dapat digunakan sebagai media pembelajaran mahasiswa dalam materi konversi energi.   Development of Solar Cell Teaching Kit (SOCET) as energy conversion material teaching tool   Abstract: Teaching aids are one of the learning media that could help students understand a material concept. From the results of observed and analyzed student responses, it was known that for energy conversion courses, students preferred teaching aids as a learning medium. So far, learning has still been limited to using PowerPoint or books. Because there were no teaching aids related to the energy conversion concept, it was necessary to create and develop a teaching aid regarding energy conversion, namely the SOCET (Solar Cell Teaching KIT) teaching aid, namely a mini KIT for solar power generation. The research method used was development using a limited ADDIE model, with the development and testing of teaching aids to ensure that the teaching aids were suitable for use. Validation test results from experts obtained a result of 90.33%. So, it could be concluded that the SOCET teaching aids could be used as a learning medium for students in energy conversion material.
Gambaran higher education consumer choice di Provinsi Kalimantan Tengah Guntoro, Dibyo Waskito; Munandar, Haris; Ziaurrahman, Muhammad
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v11i2.16556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai Higher Education Consumer Choice di Provinsi Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan yaitu kualitatif menggunakan pendekatan studi fenomenologi dengan jumlah sampel sebelas orang responden yang terbagi menjadi empat wilayah Kalimantan Tengah, yaitu bagian Utara, Bagian Timur, Bagian Barat dan Bagian tengah (Kota Palangka Raya). Hasil yang didapatkan bahwa terdapat gambaran pilihan pendidikan tinggi di Kalimantan Tengah yang didominasi pada faktor individu, dukungan keluarga, Training Activity, dan Achievement (kompetensi diri). Penelitian ini juga menghasilkan faktor-faktor yang terbentuk dari pilihan melanjutkan pendidikan. Secara rinci dijelaskan pada pembahasan penelitian ini   Overview of higher education consumer choice in the Kalimantan Tengah Province   Abstract: This research aims to determine the description of Higher Education Consumer Choice in Central Kalimantan Province. The qualitative method used is a phenomenological study approach with a sample size of eleven respondents divided into four regions of Central Kalimantan, namely the Northern, Eastern, Western, and Central (Palangka Raya City) parts. The results show that higher education choices in Central Kalimantan are dominated by individual factors, family support, training activity, and achievement (self-competence). This study also produces factors from the choice to continue education. It is explained in detail in the discussion of this research.
Peran kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan performa sekolah melalui pendekatan Malcolm Baldrige Almuarif, Almuarif; Sesmiarni, Zulfani
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v12i1.16594

Abstract

Tujuan penelitian ini menjelaskan tentang Peran Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Performa Sekolah Melalui Pendekatan Malcolm Baldrige di Pondok Pesantren Ashabul Yamin Lasi. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus adalah alat yang kuat untuk menjelajahi situasi atau peristiwa tertentu dengan cermat, mendalam, dan rinci. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kompleksitas dan dinamika suatu fenomena atau masalah dalam konteks nyata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Pendekatan Malcolm Baldrige dan penerapan kepemimpinan transformasional di Pondok Pesantren Ashabul Yamin Lasi telah membawa dampak positif yang signifikan. Pendekatan Baldrige meningkatkan pengelolaan, efisiensi operasional, dan pencapaian akademis siswa melalui KPI yang terukur. Sementara kepemimpinan transformasional menciptakan budaya pembelajaran, inovasi, dan peningkatan kinerja guru. Meskipun tantangan seperti kompleksitas lembaga pesantren, resistensi terhadap perubahan, dan penyesuaian dengan dimensi keagamaan, Pondok Pesantren Ashabul Yamin Lasi berhasil mengatasi hambatan tersebut. Evaluasi berkelanjutan, komunikasi efektif, dan partisipasi komunitas pesantren menjadi kunci keberhasilan. Pondok Pesantren Ashabul Yamin Lasi menetapkan standar tinggi dalam menciptakan pendidikan yang bermakna dan holistik di lingkungan pesantren.   The role of transformational leadership in improving school performance through the Malcolm Baldrige approach   Abstract: The purpose of this study is to explain the Role of Transformational Leadership in Improving School Performance Through the Malcolm Baldrige Approach at Ashabul Yamin Lasi Islamic Boarding School. The method used in this study uses a qualitative method with a case study approach. The case study approach is a powerful tool for carefully, deeply, and in detail exploring a particular situation or event. This approach allows researchers to better understand the complexity and dynamics of a phenomenon or problem in a real context. The results of this study indicate that implementing the Malcolm Baldrige approach and applying transformational leadership at Pondok Pesantren Ashabul Yamin Lasi have had significant positive impacts. The Baldrige approach improves management, operational efficiency, and student academic achievement through measurable KPIs. In contrast, transformational leadership creates a culture of learning, innovation, and improved teacher performance. Despite challenges such as the complexity of pesantren institutions, resistance to change, and adjustment to the religious dimension, Pondok Pesantren Ashabul Yamin Lasi managed to overcome these obstacles. Continuous evaluation, effective communication, and the participation of the pesantren community are the keys to success. Pondok Pesantren Ashabul Yamin Lasi sets high standards in creating meaningful and holistic education in the pesantren environment.
Mathematics study habits through an ethnomathematics approach and entrepreneurial behavior of mathematics education students Anggoro, Abdurrobbil Falaq Dwi; Widada, Wahyu; Nugroho, Khathibul Umam Zaid; Herawaty, Dewi; Jumri, Rahmat; Anggoro, Shadaqnas Dewarif Tri; Alias, Norma; Ismoen, Muhaimin
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v11i2.16617

Abstract

This research aims to determine whether there is a positive correlation between mathematics learning habits through an ethnomathematics approach and entrepreneurial behavior. This research is survey research conducted by mathematics education students in Bengkulu and Lubuklinggau. The sample for this research consisted of 70 students. There are two questionnaires as research instruments. Both are a questionnaire on mathematics learning habits using an ethnomathematics approach, and an entrepreneurial behavior questionnaire. The result of this research is that the complete structural equation model fit test is a good fit, which means that the empirical structural equation model is suitable with the theoretical (conceptual) structural equation model. The results of the hypothesis test show that the calculated t value is 11.364 > 1.96, which means Ho is rejected, meaning that this research hypothesis is accepted. The conclusion is that there is a positive correlation between mathematics learning habits through an ethnomathematics approach and entrepreneurial behavior.
Memanfaatkan limbah tanaman jagung sebagai sumber inovasi pendidikan di Indonesia Listiani, Putri Felita; Kurniawati, Wahyu
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v12i1.16961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari mengani potensi limbah tanaman jagung dijadikan produk inovatif dalam dunia pendidikan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif yaitu dengan menjabarkan berbagai potensi yang bisa dimanfaatkan dari limbah tanaman jagung menjadi produk edukatif pembelajaran. Metode penelitian kualitatif ini dipilih karena keterbatasan peneliti baik dari segi waktu, sumber daya, dan pembiayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi limbah hasil pertanian klobot jagung sangat potensial. Limbah sisa pascapanen tanaman jagung dapat dimanfaatkan diolah menjadi berbagai media pembelajaran dan produk kreatif siswa. Media pembelajaran yang bisa dibuat dari limbah klobot jagung diantaranya kartu, media permainan puzzle, mozaik, boneka, kartun dan wayang. Sedangkan produk kreatif yang bisa diajarkan kepada siswa adalah produk-produk kriya seperti pigura, bunga, bross, dan hiasan dinding lainnya yang mampu meningkatkan kreativitas dan entrepreneurship siswa. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembuatan media pembelajaran maupun produk karya siswa berbahan dasar limbah tanaman jagung sangat dianjurkan untuk membentuk kesadaran warga sekolah dalam mengelola potensi limbah pertanian di lingkungan sekitar.   Utilizing corn plant waste as a source of education innovation in Indonesia   Abstract: This research aims to study how to handle the potential of corn plant waste to be used as an innovative product in the world of education. This research was carried out using a descriptive qualitative method, namely by describing the various potentials that can be utilized from corn plant waste into educational learning products. This qualitative research method was chosen because of the researchers' limitations in terms of time, resources, and funding. The results of the research show that the potential for agricultural waste from cornhusks is very high. Post-harvest waste from corn plants can be used and processed into various learning media and creative products for students. Learning media that can be made from corn husk waste include cards, puzzle game media, mosaics, dolls, cartoons, and wayang. Meanwhile, creative products that can be taught to students are craft products such as figures, flowers, brooches, and other wall decorations that can increase student creativity and entrepreneurship. From the research results, it can be concluded that making learning media and student work products made from corn plant waste is highly recommended to create awareness among school residents in managing potential agricultural waste in the surrounding environment.
Transformasi pendidikan dasar melalui kearifan lokal: Pendekatan kualitatif terhadap pengembangan kurikulum Suryadi, Suryadi; Jasiah, Jasiah
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v11i2.17109

Abstract

Penelitian ini mengkaji transformasi pendidikan dasar melalui penerapan kearifan lokal dalam pengembangan kurikulum, dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami dampaknya terhadap proses pembelajaran di Madrasah. Penelitian dilaksanakan di Madrasah Ibtidayah Negeri 3 Kotawaringin Barat yang memiliki keunikan kearifan lokal. Melalui metode studi kasus, peneliti mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Temuan utama menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam kurikulum mendukung pemahaman siswa tentang identitas budaya mereka, meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, dan memperkuat hubungan sekolah dengan komunitas. Adaptasi kurikulum berbasis kearifan lokal berkontribusi pada pengembangan kompetensi kultural siswa dan mempromosikan pendidikan yang lebih inklusif dan relevan secara lokal. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang kearifan lokal dapat diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan dasar, menawarkan kerangka kerja untuk pengembangan kurikulum yang responsif terhadap konteks sosial dan budaya siswa. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan partisipatif dalam pengembangan kurikulum, di mana siswa, guru, dan orang tua berkolaborasi dalam merancang dan mengimplementasikan kurikulum yang mengakar pada kearifan lokal. Kata kunci: Kearifan Lokal; Pendidikan Dasar; Pendekatan Kualitatif; Pengembangan Kurikulum   Transforming basic education through local wisdom: A qualitative approach to curriculum development   Abstract: This research examines the transformation of basic education through the application of local wisdom in curriculum development, using a qualitative approach to understand its impact on the learning process in Madrasahs. The research was conducted in Madrasah Ibtidayah Negeri 3 Kotawaringin Barat, which has unique local wisdom. Through the case study method, researchers collected data through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The main findings show that the integration of local wisdom in the curriculum supports students' understanding of their cultural identity, increases students' involvement in the learning process, and strengthens the school's relationship with the community. Local wisdom-based curriculum adaptation contributes to the development of students' cultural competence and promotes more inclusive and locally relevant education. This research provides new insights into how local wisdom can be integrated into the primary education curriculum, offering a framework for curriculum development that is responsive to students' social and cultural contexts. It underscores the importance of a participatory approach to curriculum development where students, teachers, and parents collaborate in designing and implementing a locally rooted curriculum.
Evaluasi pembelajaran : Tolok ukur kualitas pembelajaran di madrasah ibtidaiyah Salsabila, Zuha Prisma; Nabila, Sheila; Suparto, Suparto
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v12i2.17154

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh guru yang hanya menggunakan evaluasi pembelajaran sebagai tahapan dalam memperoleh hasil belajar peserta didik dan kurang memperhatikan fungsi evaluasi pembelajaran sebagai langkah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keterkaitan antara evaluasi pembelajaran dengan peningkatan kualitas pembelajaran.  Penelitian ini menggunakan metode SLR (Systematic Literature Review). Pengumpulan data dilakukan dengan cara mendokumentasikan dan meninjau artikel mengenai evaluasi pembelajaran dan peningkatan mutu pembelajaran yang diterbitkan dalam kurung waktu 2018 hingga 2023. Teknik analisis data menggunakan PRISMA dan memperoleh artikel sebanyak 10 artikel jurnal yang terdiri dari jurnal nasional dan prosiding yang diperoleh dari database Google Scholar. Proses analisis dan meninjau data yang diperoleh menghasilkan penelitian bahwa terdapat keterkaitan yang positif antara evaluasi pembelajaran dengan peningkatan kualitas pembelajaran pada jenjang madrasah ibtidaiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran memmpunyai keterkaitan yang erat dengan peningkatan kualitas pembelajaran utamanya pada jenjang madrasah ibtidaiyah. Evaluasi pembelajaran yang dilakukan dengan tidak hanya memperhatikan aspek penilaian peserta didik namun juga keseluruhan kegiatan pembelajaran yang akan memberikan peningkatan pada kualitas pembelajaran guru. Dilihat dari poin indikator proses belajar mengajar bergantung pada guru, dukungan peserta didik, dan sumber daya yang tercapai.   Learning Evaluation: Benchmarks for the Quality of Learning at Madrasah Ibtidaiyah   Abstract: This research was motivated by teachers who only use learning evaluation as a stage in learning outcomes and pay less attention to the function of learning evaluation as a step in improving the quality of learning. As a step in improving the quality of learning. The purpose of this research aims to find out the relationship between learning evaluation and learning quality improvement. With improving the quality of learning. This research uses the SLR (Systematic Literature Review) method. Data collection was conducted by documenting and reviewing articles on articles on learning evaluation and learning quality improvement that published from 2018 to 2023. Data analysis technique data analysis technique using PRISMA and obtained 10 journal articles consisting of national journals and proceedings. Articles consisting of national journals and proceedings obtained from the Google Scholar database. The process of analyzing and reviewing the data obtained resulted in research that there is a positive relationship between learning evaluation and learning quality improvement at the madrasah ibtidaiyah level with improving the quality of learning at the madrasah ibtidaiyah level. The results show that learning evaluation learning evaluation has a close relationship with improving the quality of learning, especially at the madrasah ibtidaiyah level. Learning evaluation that is carried out by not only paying attention to the aspects of student assessment but also the overall learning activities that will provide an increase in the quality of on the quality of teacher learning. Judging from the indicator points of the learning process learning process indicator points depend on the teacher, learner support, and the resources that are achieved.