cover
Contact Name
Mochamad Ainur Rhoviq
Contact Email
jp2m@unisma.ac.id
Phone
+6285649867672
Journal Mail Official
jp2m@unisma.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Gedung Al Ghazali lantai III Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M)
ISSN : 27215156     EISSN : 27215148     DOI : 10.33474
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) dengan nomor registrasi ISSN 2721-5156 (cetak) 2721-5148 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmu yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam Malang. Jurnal Ini mencakup banyak masalah secara umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan kepada masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Articles 632 Documents
Dukungan manajemen peningkatan kesehatan mental remaja berbasis character and communication training Astuti, Andriani Mei; Probowati, Rovica; Wicaksono, Yoga Bima; Nurlaili, Taniza Devita Putri
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i4.22441

Abstract

Kesehatan mental merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan jasmani dan merupakan unsur utama dalam menunjang terwujudnya kualitas hidup manusia yang utuh. Pada masa remaja terjadi perubahan biologis, psikologis maupun sosial, tetapi umumnya proses pematangan fisik terjadi lebih cepat dari proses pematangan kejiwaan (psikososial). Remaja berhadapan dengan berbagai perubahan yang sedang terjadi dalam dirinya maupun target perkembangan yang harus dicapai sesuai usianya. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan ketahanan kesehatan mental remaja dengan literasi kesehatan mental dengan program dukungan kesehatan mental remaja melalui kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi berbasis Character And Communication Training (CCT). Metode yang digunakan adalah metode PAR (Participatory Action Research) dengan melakukan skrining kesehatan mental menggunakan Self Reporting Questionare-29 (SRQ-29), edukasi tatalaksana penangganan gangguan mental pada remaja serta melatih cara komunikasi guna meningkatkan kepercayaan diri pada remaja.. Kegiatan ini dihadiri oleh 28 remaja yang diberikan kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil analisis peningkatan rata-rata skor pengetahuan siswa terkait dukungan psikososial remaja dengan nilai pre test 48,28% dan post test sebesar 72,55%. Hasil skrining SRQ-29 menunjukkan sebagian besar siswa mengalami post traumatic stress disorder karena kejadian KDRT..  Kesimpulan tim pengabdian kepada masyarakat secara proses sudah dilakukan berdasarkan tahapan yang telah direncanakan. Saran kepada remaja untuk lebih meningkatkan literasi tentang perkembangan dukungan psikososial pada remaja.
Penguatan keterampilan pembelajaran technopreneurship dengan metode proyek untuk penurunan kemiskinan ekstrem Suminar, Tri; Arbarini, Mintarsih; Malik, Abdul; Mulyono, Sungkowo Edy; Siswanto, Yudi; Cahyani, Arini Dwi; Aliyah, Khotimatul; Astuti, Dwi Hari; Indarthi, Anifah Widya
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i4.22444

Abstract

Pendamping Program Keluarga Harapan (PPKH) berperan penting sebagai fasilitator Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam Program Keluarga Harapan (PKH). Kinerja PPKH di wilayah Kabupaten Semarang yang menjadi mitra kegiatan kepada masyarakat ini mengalami kendala utama dalam memberdayakan KPM bidang ekonomi. Pengabdian masyarakat ini dilakukan secara khusus bertujuan memberikan intervensi penguatan keterampilan pembelajaran technopreneurship berbasis proyek (Project based learning) bagi PPKH, yang dapat berdampak efektif meningkatkan partisipasi aktif KPM dalam P2K2 dan meningkatkan perilaku produktif dalam mengelola wirausaha bagi KPM. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat kemitraan adalah metode pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan model learning by doing. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat kemitraan adalah PPKH dan KPM Kecamatan Tengaran. Bentuk kegiatan Training of Trainers tersebut diberikan materi dengan model pembelajaran yang mencakup 5 tahap, yakni; pengenalan, konseptualisasi, aksi, evaluasi dan refleksi, serta tindak lanjut. Kegiatan dilakukan dengan menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat, metode workshop, teknik demonstrasi dan learning by doing. Kegiatan pengabdian ini dapat bermanfaat bagi pendamping PPKH dan KPM dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik keterampilan berwirausaha dengan memanfaatkan teknologi digital. Dampak kegiatan pengabdian bagi PPKH Kecamatan Tengaran meningkatnya kemampuan technopreneurship sebagai upaya mengatasi kesulitan dalam memberdayakan KPM.
Pemanfaatan aliran sungai dalam upaya memenuhi kebutuhan listrik Noerhayati, Eko; Afroni, Mohammad Jasa; Bakhtiar, Anang; Ingsih, Ita Suhermin; Ashari, Mohammad Alfarisi
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i4.22465

Abstract

Lembah kemuning merupakan daerah yang termasuk di desa Sukoanyar yang cukup jauh dari daerah pemukiman dan memiliki medan yang curam. Meskipun sudah ada fasilitas energi listrik dari pemerintah, namun sumber daya listrik yang diterima masyarakat tidak sebanding dengan kebutuhan kegiatan yang ada di Lembah Kemuning ini. Kondisi ini dikarenakan pasokan daya listrik dari kabel PLN yang sulit untuk dapat menggapai lembah kemuning. Sehingga warga yang berada di lembah ini berinisiatif ingin berusaha untuk mandiri akan sumber daya listrik untuk mendukung aktifitas sehari-hari. Di lembah ini terdapat Pondok Pesantren Annur yang sangat membutuhkan kegiatan belajar-mengajar dan lokasinya dekat dengan sungai yang cukup besar debit airnya. Tujuan dilaksanakan kegiatan pengabdian adalah untuk membangun PLTHM dan memberdayakan kelompok santri agar mampu mandiri dan meningkatkan pengetahuan bidang energi listrik dan dapat mendapatkan energi listrik mengunakan debit air sungai di lembah kemuning. Pendekatan yang digunakan dalam Metode pengabdian masyaratak ini yaitu Asset Based Community Development (ABCD) dimulai dari survei lokasi, studi literature dan dilanjutkan perhitungan komponen LPTMH. Pelaksanaan pengabdian dilakukan oleh 3 orang dosen dan 4 mahasiswa sebagai implementasi MBKM. Pembangunan dibantu oleh parsitipasi masyarakat dan santri Pondok pesanteren. Hasil Pengabdian berupa bangunan pengendap beserta saluran pengarah dan menghasilkan berita di mediamassa, jurnal nasional dan poster.
Peningkatan pemahaman mengenai tanggung jawab pelaku usaha berdasarkan undang-undang perlindungan konsumen Suwandono, Agus; Yuanitasari, Deviana
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.22141

Abstract

Pemahaman mengenai tanggung jawab bagi pelaku usaha memegang peranan penting dalam pelindungan konsumen. Untuk itu, pelaku usaha perlu memahami pengaturan serta implementasi tanggung jawab pelaku usaha berdasarkan undang-undang perlindungan konsumen. Metode yang digunakan pengabdian pada masyarakat menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), melalui kegiatan penyuluhan hukum. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai tanggung jawab pelaku usaha berdasarkan undang-undang perlindungan konsumen yaitu tanggung jawab secara perdata, pidana dan administrasi. Tanggung jawab pelaku usaha umumnya dilaksanakan secara perdata, yaitu dengan pemberian ganti rugi yang dapat berupa pengembalian uang, penggantian barang atau jasa, perawatan kesehatan dan pemberian santunan. Tanggung jawab secara pidana dilakukan dengan pemberian sanksi pidana, sedangkan secara administrasi dapat berupa tambahan sanksi pidana dapat berupa perintah penghentian produksi, penarikan produk, sampai dengan pencabutan izin usaha. Implementasi dari tanggung jawab pelaku usaha berdasarkan undang-undang perlindungan konsumen tidak selalu diterapkan secara bersama-sama, tetapi bisa secara sendiri-sendiri maupun kombinasi antara secara perdata, pidana dan administrasi dengan memperhatikan kepentingan konsumen maupun pelaku usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini perlu dilaksanakan secara bekelanjutan untuk semakin meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelaku usaha mengenai aspek-aspek hukum pelindungan konsumen secara komprehensif.
Penguatan ekosistem industri halal melalui peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendamping poses produk halal Ardat, Muh Achyar; Nuha, Uli; Potton, Zainal; Muchtar, Ahmad Dahlan; Saidang; Kadir, Ilham; Baharuddin
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.22166

Abstract

Penguatan ekosistem industri halal di Indonesia sangat penting mengingat mayoritas penduduknya adalah Muslim. Kabupaten Enrekang, sebagai salah satu wilayah dengan penduduk mayoritas muslim, berupaya memenuhi kebutuhan produk halal melalui sertifikasi UMKM. Untuk mempercepat proses ini, Halal Center Universitas Muhammadiyah Enrekang menyelenggarakan pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (P3H) pada 23-25 Juni 2024. Program ini bertujuan untuk mencetak tenaga pendamping halal yang kompeten, yang akan membantu UMKM dalam memenuhi persyaratan sertifikasi halal. Pelatihan ini menggunakan metode Service Learning, yang menggabungkan teori dan praktik secara langsung. Peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, pengurus Muhammadiyah, dan masyarakat umum, mengikuti pelatihan secara hibrida, dengan sesi tatap muka di Aula Kampus I Universitas Muhammadiyah Enrekang dan pembelajaran daring. Materi pelatihan mencakup regulasi jaminan produk halal, verifikasi, dan digitalisasi proses pendampingan. Untuk mengukur efektivitas pelatihan, dilakukan pre-test dan post-test. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap proses sertifikasi halal, dengan rata-rata nilai pre-test 49,95 yang meningkat menjadi 93,97 pada post-test, mencerminkan peningkatan sebesar 88,13%. Dengan keberhasilan pelatihan ini, dihasilkan pendamping proses produk halal yang tersertifikasi. Tenaga pendamping proses produk halal diharapkan dapat mendukung UMKM di Kabupaten Enrekang dalam mempercepat sertifikasi halal, sehingga memperkuat ekosistem halal lokal. Program ini berkontribusi pada pengembangan industri halal Indonesia secara keseluruhan dan mendukung upaya menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia, sesuai dengan implementasi UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.
Edukasi budaya daerah berbasis permainan interaktif untuk meningkatkan kesadaran generasi Z Latifah, Umi; Elisatussya'bania; Nur’aini, Dewi Ayu; Zulinar, Ariel Teta; Agustin, Nihla Akhyaro; Cahya, Herawaty Dwi; Ridalloh; Dewa, Romero Rafliansyah Kusuma; Pribadi, Achmad Afif Fajar; Sulistiono, Rachmad; Irawan, Zamrony
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.22388

Abstract

Generasi Z dikenal sebagai generasi yang tumbuh di era digital, yang memiliki keterikatan kuat dengan teknologi namun cenderung kurang mengenal budaya lokal. Fenomena ini menimbulkan tantangan dalam pelestarian dan peningkatan kesadaran budaya daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi program edukasi budaya daerah berbasis permainan interaktif sebagai solusi untuk meningkatkan kesadaran budaya di kalangan Generasi Z. Kajian teori dalam penelitian ini meliputi konsep pembelajaran interaktif, teknologi pendidikan, dan pentingnya kesadaran budaya. Metode penelitian menggunakan metode participatory action research (PAR), yang terdiri dari tiga kata yang berhubungan satu sama lain, yaitu partisipasi, riset, dan aksi dengan pengembangan media permainan interaktif yang memadukan unsur budaya lokal. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa sekolah menengah yang mewakili Generasi Z. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket pre-test dan post-test terkait tingkat kesadaran budaya sebelum dan setelah penerapan permainan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kesadaran budaya di kalangan peserta setelah mengikuti program edukasi berbasis permainan interaktif. Program ini tidak hanya meningkatkan pemahaman tentang budaya lokal, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan relevan dengan gaya hidup Generasi Z. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan permainan interaktif merupakan strategi efektif dalam upaya melestarikan budaya daerah dan meningkatkan kesadaran budaya di kalangan generasi muda.
Upaya edukasi anemia dan tablet tambah darah pada siswi sekolah menengah kejuruan Gustinanda, Rizky; Handaningrum, Karunia Nining; Kaffah, Silmi; Wahyuningsih, Iis; Amukti, Danang Prasetyaning
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.22397

Abstract

Prevalensi anemia pada wanita meningkat dari 29,6% pada tahun 2019 menjadi 29,9% pada tahun 2021, menurut laporan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mengenai prevalensi anemia pada remaja putri meningkat dari 37,1% pada tahun 2013 menjadi 48,9% pada tahun 2018. Anemia berdampak negatif terhadap pembelajaran, produktivitas, dan risiko infeksi. Di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, banyak siswi yang kurang memiliki kesadaran tentang anemia dan suplemen tablet tambah darah. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan pendidikan kesehatan dalam bentuk edukasi serta  pemberian tablet tambah darah sebagai upaya potensi pencegahan terjadinya anemia. Kegiatan program pemberdayaan umat (PRODAMAT) menerpakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan memberikan materi tentang anemia dan obat tablet tambah darah (TTD) meliputi pengertian, gejala, faktor resiko, pencegahan dan cara pengguan TTD yang benar. Hasil yang diperoleh setelah dilaksanakan kegaitan sosialisasi edukasi  didapatkan hasil pre-test dan post-test terdapat peningkatan pengetahuan dari 26,6% menjadi sebesar 46,6%. Program ini juga melibatkan penyampaian materi, pembagian leaflet, dan diskusi interaktif untuk memperkuat pemahaman peserta. Intervensi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku remaja putri terkait pencegahan anemia. Pendekatan edukasi berbasis partisipasi, seperti yang diterapkan, dapat terus dikembangkan untuk mendukung terciptanya generasi muda yang sehat dan sadar akan pentingnya menjaga pola hidup sehat. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan komunitas dalam mengatasi masalah kesehatan remaja.
Transformasi pelayanan digital terpadu dalam penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik Maryuni, Sri; Pardi; Darmawan, Deni; Apriyani, Eka; Rudianto; Zesa, Putri; Selpiani, Wanda
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i4.22479

Abstract

Transformasi digital di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kubu Raya menghadapi tantangan yang signifikan, terutama dalam kaitannya dengan keterbatasan sumber daya, teknis, finansial, dan infrastruktur. Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas layanan publik. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Focus Group Discussion (FGD), berbagai masalah dapat diidentifikasi, termasuk kurangnya keterampilan staf dalam pengelolaan teknologi digital dan terbatasnya pendanaan. Hasil FGD menunjukkan bahwa meskipun terdapat hambatan, strategi implementasi dapat difokuskan pada pelatihan teknis, integrasi sistem layanan, dan kolaborasi dengan universitas serta sektor-sektor swasta yang ada. Pelatihan staf perpustakaan mengenai teknologi digital diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis mereka dalam mendukung transformasi pelayanan digital. Selain itu, perlu adanya upaya pencarian sumber pendanaan alternatif seperti hibah dan sponsor untuk mendukung keberlanjutan program ini. Hasil evaluasi dari kegiatan PKM ini menunjukkan peningkatan pemahaman akan pentingnya transformasi digital dan langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan, meskipun realisasi penuh membutuhkan dukungan lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.
Pengembangan usaha rumah potong unggas dalam upaya menjamin peredaran daging unggas halal dan meningkatkan kesehatan masyarakat veteriner 'Ula, Ahmad Nilnal Munachifdlil; Yasin, Rozaq M.; Arrohman, Sigit
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i4.22484

Abstract

Kebutuhan akan daging unggas yang halal, sehat, memenuhi kriteria kesmavet tidak hanya untuk masyarakat muslim, tetapi juga masyarakat non-muslim.  Selama ini pelaku usaha rumah potong unggas masih belum sepenuhnya mengetahui tentang kewajiban jaminan halal akan produksi dagingnya dan juga kesehatan masyarakat veteriner. Alasan yang dikemukakan yaitu karena faktor ketidaktahuan, syarat yang tidak mudah dan juga lokasi usaha yang belum memenuhi kriteria. Mitra pelaku usaha yaitu pengusaha rumah potong unggas di Pasar Bareng Kudus. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu metode Asset Based Community Development (ABCD). Pengabdian ini meliputi beberapa tahapan 1) Sosialisasi; 2) Pelatihan; 3) Penerapan teknologi; 4) Pendampingan dan Evaluasi dan 3) Keberlanjutan program yang bertujuan untuk meningkatkan usaha mitra. Hasil pengabdian ini menunjukkan mitra memiliki pengetahuan tentang standar halal, kesmavet dan mesin bubut semi-otomatis sesuai dengan jenis unggas yang disembelih. Mitra jadi lebih mengetahui tentang cara memenuhi syarat teknis dan higiene dalam upaya menyediakan daging unggas halal di masyarakat.
Optimalisasi paten, merek, dan sertifikasi halal dalam meningkatkan keunggulan bersaing di tingkat nasional Nuraini, Fitri; Saputro, Andre Ridho; Kusnanto, Hadi; Novita, Dina; Putra, Andhika Cahyono
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.22494

Abstract

Batik Indonesia diakui sebagai Warisan Budaya Lisan dan Non-bendawi Kemanusiaan oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009. Kini, batik menjadi tren dalam acara formal maupun informal, tidak hanya terbatas pada kegiatan tradisional. Batik telah menjadi seragam di beberapa instansi, khususnya di Jawa Timur, dan merupakan salah satu produk industri kreatif. Ecoprint merupakan salah satu batik dengan motif natural dari tanaman yang sekarang lagi dikenal dilingkungan masyarakat termasuk di perumahan Manyar Indah RW 06 Kota Surabaya. Kelompok ibu-ibu diperumahan Manyar Indah RW 06 adalah salah satunya penggerak seni Ecoprint yang dikenal dengan sebutan Ecoprint M-Six.  Metode yang digunakan service learning meliputi survey awal dalam mengidentifikasi permasalahan produk Ecoprint M-Six, sosialisasi dan pendampingan paten, merek dan sertifikat halal produk Ecoprint M-Six. Berdasarkan survey awal bahwa Ecoprint M-Six ini masih dikenal dilingkungan perumahan Manyar Indah dengan keterbatasan pengetahuan terkait bagaimana mengembangkan Ecoprint M-Six yang nantinya secara bertahap bisa dikenal ditingkat Nasional. Apalagi saat ini beberapa produk batik diwilayah Jawa Timur mayoritas sudah tersertifikat halal, hal ini menjadi fokus selain pengembangan produk Ecoprint M-Six. Kondisi tersebut menjadi tujuan Tim Pengabdian melakukan pendampingan dan sosialisasi yang dilakukan yaitu pendampingan dan sosialisasi pendaftaran paten, merek Ecoprint M-Six, pendampingan dan sosialisasi penyusunan sistem jaminan produk halal (SJPH).