cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
pppmsyedza@gmail.com
Phone
+6282384992512
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes SYEDZA Saintika Padang Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
jurnal abdimas saintika
ISSN : 2746797X     EISSN : 27154424     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Abdimas Saintika adalah jurnal scientific yang ditulis dalam bahasa Indonesia diterbitkan setiap Januari dan Agustus, proses submission manuscript dibuka setiap tahun. Submission manuscript dilakukan dengan metode Double Blind Peer Review dan Editorial Review sebelum diterima dan di publikasi. Jurnal Abdimas Saintika hanya menerima manuscript dalam bidang: Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir, KB, Kebidanan Komunitas dan Reproduksi) Keperawatan (Keperawatan Anak, Medical Bedah, Jiwa, Gerontik, Komunitas, Gawatdarurat, Maternitas dan Manajemen) Ilmu Kesehatan Masyarakat (Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular, Kesehatan Reproduksi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Publik) Biomedik (Farmako Kinetik dan Farmako Dinamik) Teknologi Laboratorium Medik Managemen Informasi Kesehatan
Articles 369 Documents
MENGENAL LEBIH DEKAT PENYAKIT JANTUNG MIOKARDIUM UNTUK DIHUP LEBIH SEHAT: PENDIDIKAN KESEHATAN PADA MASYARAKAT KELURAHAN GUNUNG SARIAK KOTA PADANG Marlinda, Roza; Sandra, Rhona; Rika Nofia, Vino; Sakti Anggraini, Siska; Herlina MP, Andhika
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 2 (2024): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i2.2736

Abstract

Penyakit Jantung miokardium merupakan keadaan patofisiologis berupa kelainan fungsi jantung, akibat penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah arteri koroner akibat pengendapan lemak dan kolestrol sehingga aliran darah ke jantung menjadi terhambat. Kelurahan Gunung Sarik merupakan daerah wilayah kerja Puskesmas Belimbing yang terdiri dari 17 desa, dengan jumlah penderita penyakit kardiovaskular yang signifikan. Kesehatan miokard membutuhkan perhatian khusus karena menjadi salah sato factor penting untuk fungsi optimal jantung. Kerusakan miokard dapat menyebabkan berbagai kondisi serius seperti infark miokard dan gagal jantung. Faktor risiko terkait kesehatan miokard meliputi hipertensi, diabetes melitus, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, serta rendahnya pengetahuan tentang pencegahan penyakit jantung. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dalam mengenal lebih dekat penyakit jantung miokard dalam mencegah penyakit jantung melalui perawatan mandiri yang dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat di Kelurahan Gunung Sarik. Edukasi dilaksanakan selama 1 hari di bulan Maret 2024. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa dari 20 peserta yang berpartisipasi, sebanyak 18 orang (90%) memahami dan mengetahui cara menjaga kesehatan miokard dan mencegah penyakit jantung. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa penyuluhan kesehatan dalam rangka meningkatkan pengetahuan kesehatan. Penerapan metode kegiatan ini dibagi menjadi 3 tahapan, diantaranya sosialisasi, diskusi dan evaluasi kegiatan. Sejumlah 20 orang pasien dan keluarga hadir dalam kegiatan ini. Terdapat perbedaan signifikan pada pengetahuan responden pada sebelum (pretest) dan setelah (posttest) kegiatan. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi kegiatan rutin sebagai upaya peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga di masyarakat
PEER EDUCATOR DALAM PENCEGAHAN RESISTENSI OBAT ANTI TUBERKOLOSIS PADA PENDERITA TB DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK BUAYA Efendi, Zulham; Febriyanti, Febriyanti; Adha, Dedi
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2155

Abstract

Tuberculosis merupakan penyakit menular yang menjadi salah satu dari 10 penyebab kematian utama di dunia. Masalah terbesar dalam pengobatan TB adalah lama dan kompleksitas terapi sehingga mempengaruhi kepatuhan pasien, reaksi tidak diinginkan obat TB yang cukup sering dan menyebabkan ketidakpatuhan, serta meningkatnya angka resistensi obat. Pasien TB sangat penting untuk diawasi secara langsung oleh Pengawas Menelan Obat (PMO) agar meminum obat secara teratur dan mencegah resistensi obat. Menurut Riskesdas 2018, belum semua pasien TB didampingi PMO. Ketersediaan PMO terbatas hanya sebanyak 66,2%. PMO sebaiknya adalah petugas kesehatan, akan tetapi dapat pula seseorang yang dikenal atau yang berdekatan tinggalnya dengan pasien bahkan bisa teman sebaya pasien atau yang disebut dengan peer educator. Peer educator adalah pendidik bagi teman sebayanya, kekuatan untuk mendorong dan mempengaruhi teman sebayanya serta dapat menjadi contoh yang baik bagi teman sebayanya dalam hal kesadaran dan patuh dalam mimum obat TB. Permasalahan Mitra yaitu memiliki peran ganda sebagai penyedia Upaya Kesehatan Masyarakat dan Perorangan sehingga permasalahan yang dihadapi sangat kompleks sedangkan sumber daya yang dimiliki terbatas, hingga program promosi dan edukasi kadang terabaikan. Berdasarkan hasil survey awal yang dilakukan masih sangat kurangnya edukasi yang diberikan kepada penderita TB dan keluarga karena keterbatasan tenaga dan masih kurangnya pengawasan terhadap penderita TB hingga  ketidakpatuhan pasien dalam mengontrol diri ke Puskesmas. Solusi yang ditawarkan dalam mengatasi permasalahan ini diantaranya 1). mengadakan wadah peer educator terhadap penderita 2). pelatihan peer educator TB, 3). serta pendampingan peer educator dalam pencegahan resistensi obat TB sebagai perpanjangan tangan dari tenaga kesehatan yang ketebatasan SDM Hasil pengabdian terbentuknya kelompok peer educator, pelatihan pada peer educator tentang peran dan fungsinya.Keyword : Peer Educator, Resistensi Obat, TB
EDUKASI CARA MENYUSUI YANG BENAR PADA PASIEN DAN KELUARGA PASIEN DI RUMAH SAKIT AISYIYAH PARIAMAN Yuderna, Vivi; Asmaria, Mike; Ramaita, Ramaita; Ningrum, Hanifa Salsa
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2632

Abstract

Data Kementerian Kesehatan (2018) mencatat angka inisiasi menyusui dini (IMD) di Indonesia meningkat dari 51,8 persen pada 2016 menjadi 57,8 persen pada 2017. Walaupun meningkat tetapi angka tersebut masih jauh dari target 90 persen mengingat pentingnya peran ASI bagi kehidupan anak. ASI merupakan asupan terbaik bagi bayi. Data yang ditemukan dari riset kesehatan. Agar bisa mengatasi permasalahan diatas maka diperlukan penyuluhan cara menyusui yang benar. Penyuluhan ini diharapkan dapat mengurangi masalah tumbuh kembang anak. Kegiatan yang dilakukan bertujuan mengedukasi pasien dan keluarga tentang cara menyusui yang benar sehingga bayi mendapatkan asi yang cukup pada proses tumbuh kembangnya. Metode edukasi ini dilakukan dengan cara penyuluhan melalui media SAP, modul, leaflet dan diskusi tanya jawab serta konsultasi. Saat dilakukan evaluasi hasil dari audience yang mengikuti kegiatan ini mulai paham dengan apa yang dijelaskan. Dari Hasil kegiatan penyuluhan ini dapat disimpulkan bahwa Edukasi mengenai cara menyusui yang benar pada pasien dan keluarga pasien di Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman sangat penting untuk memastikan bayi mendapatkan asupan gizi yang optimal. Dengan mengikuti teknik menyusui yang benar, ibu dapat memberikan ASI dengan nyaman dan bayi dapat tumbuh dengan sehat.Keywords :  ASI, Edukasi, Menyusui, Pasien, Keluarga
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWA TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI SDN 10 SURAU GADANG KOTA PADANG Komala Sari, Indah; Diana Morika, Honesty; Aisyah Nur, Siti; Masdalena, Masdalena
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2147

Abstract

Rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat dikalangan usia anak sekolah menjadi penyebab masalah kesehatan seperti diare, demam berdarah, dan lainnya. Rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat ini pun bisa disebakan oleh kurangnya atau rendahnya pengetahuan yang dimiliki anak usia sekolah. Dengan rendahnya pengetahuan, maka diperlukannya pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan siswa tentang PHBS. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VI yang berjumlah 20 orang dan sampel sebanyak 20 orang siswa dengan tekhnik total sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Tempat penelitian di SDN 10 Surau Gadang Kecamatan Nanggalo Kota Padang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan di analisis menggunakan uji Paired Sample T- Test DependentHasil penelitian didapatkan rata- rata pengetahuan siswa kelas VI sebelum diberikan pendidikan kesehatan yaitu 8,94 dan setelah diberikan pendidikan kesehatan yaitu 14,38 dan hasil analisa bivariate didapatkan nilai p value 0,000 (≤0,05). Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan siswa. Hasil penelitian ini diharapkan Pihak Sekolah bisa memberikan motivasi serta menjadi contoh agar siswa dapat menerapkan pentingnya PHBS dalam kehidupan sehari-hariKata Kunci: PHBS Sekolah, Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan 
CEGAH STUNTING DENGAN MEMBERIKAN EDUKASI PADA IBU BALITA TENTANG ASI EKSLUSIF DAN MP – ASI DI KELURAHAN AIE PACAH KOTA PADANG TAHUN 2023 Maywita, Erni; Oktarina, Sri; Amran, Rika
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2137

Abstract

Pada tahun 2022 prevalensi stunting secara nasional sebesar 21,6%. Di Kota Padang pada tahun2022 angka stunting sebesar 19,6%, angka ini mengalami kenaikan dari tahun 2021 yang hanya18,9%. Dan salah satu daerah yang menyumbangkan angka kenaikan prevalensi ini adalah dikelurahan Aie Pacah. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan ditemukan 10 orang balitamenderita stunting di Kelurahan Aie Pacah. Faktor yang mempengaruhi stunting pada anakbalita adalah pendidikan ibu, pendapatan keluarga, pengetahuan ibu mengenai gizi, pemberianASI eksklusif, umur pemberian MPASI, dan riwayat penyakit infeksi. Kegiatan pengabdiankepada masyarakat dilakukan menggunakan metode ceramah secara langsung mengenaipemberian ASI dan MPASI, dengan sasaran adalah ibu yang memiliki balita di Kelurahan AiePacah. Hasil kegiatan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah ibu balita memilikipengetahuan yang baik mengenai ASI dan MPASI kegiatan ini berjalan dengan lancardibuktikan dengan para ibu mendiskusikan dan menjawab pertanyaan yang diutarakan selamapemberian edukasi.Kata Kunci: ASI, MP-ASI, stunting,
SKRINING KESEHATAN MATA PADA ANAK SEKOLAH DASAR Fridalni, Nova; Rahayuningrum, Dwi Christina; Yanti, Etri; Eliza, Eliza
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2563

Abstract

Mata adalah salah satu indera yang penting bagi perkembangan anak. Sebagian besar pembelajaran pada usia sekolah dasar bergantung pada penglihatan yang baik. Gangguan penglihatan yang tidak terdeteksi bisa menghambat kemampuan anak untuk membaca, menulis, dan belajar secara efektif. Skrining kesehatan mata dapat membantu mendeteksi masalah penglihatan pada tahap awal, memungkinkan intervensi yang tepat waktu, dan memastikan bahwa anak-anak mendapat akses ke perawatan yang mereka butuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan prestasi akademik mereka. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah diketahuinya kesehatan mata murid SDN 10 Surau Gadang Nanggalo Kota Padang. Metode yang dilakukan adalah memberikan edukasi tentang cara menjaga kesehatan mata dan pemeriksaan visus serta wawancara tentang kebiasaan menggunakan gadget pada murid SDN 10 Surau Gadang Nanggalo. Edukasi kesehatan telah diberikan kepada 56 murid yang berasal dari kelas I, begitu juga dengan pemeriksaan visus. Kegiatan berlangsung selama 3 hari. Hasil dari kegiatan ini didapatkan peningkatan pengetahuan murid tentang cara menjaga kesehatan mata dan hasil pemeriksaan visus didapatkan 32 murid memiliki nilai visus tidak normal. Diharapkan orang tua dapat melakukan tindak lanjut terhadap hasil skrining ini sehingga murid gangguan kesehatan mata yang terjadi mendapatkan perawatan yang tepat.Kata kunci : Deteksi, visus, murid.
Implementasi Kelas Ibu Hamil sebagai Upaya Pencegahan TB Anak Di Posyandu Mawar Puskesmas Seberang Padang Yundelfa, Mandria; Rita, Nova; Ismeiyanti, Ismeiyanti; Rahmi, Reza
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.1970

Abstract

Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang menimbulkan kesakitan, kecacatan dan kematian yang tinggi sehingga harus dilakukan tindakan penanggulangan. Saat ini di Kota Padang, Puskesmas dengan angka total pencapaian kasus baru TB Anak tertinggi ketiga adalah Puskesmas Seberang Padang. Pemberian kekebalan dalam rangka penanngulangan TB telah dilakukan dengan cara pemberian ASI Eksklusif, Imunisasi BCG pada bayi, hal ini dilakukan dalam upaya pencegahan TB pada anak. Kelas Ibu Hamil adalah kelompok belajar ibu- ibu hamil dengan umur kehamilan antara 16- 32 dengan jumlah peserta maksimal 20 orang. Tujuan kegiatan ini meningkatkan pengetahuan, perubahan tubuh dan keluhan selama merubah sikap dan perilaku ibu agar memahami tentang kehamilan, pemberian ASI Eksklusif, pemberian imunisasi BCG, TB pada anak. Sasaran kegiatan ini adalah peserta kelas ibu hamil di Posyandu Mawar, Puskesmas Seberang Padang. Metode yang digunakan penyuluhan, diskusi, pembagian leaflet, diawal dan diakhir kegiatan responden mengisi lembar pretest dan posttest tentang Pemberian ASI Eksklusif, Imunisasi BCG dan TB Anak. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil sebesar 19,25% tentang Imunisasi BCG dengan nilai rata- rata pretest 56,3% dan postest 75,55%.
PENYULUHAN MENGENAI PENTINGNYA KEBUTUHAN ZAT GIZI DENGAN POLA MAKAN SEHAT BAGI MASYARAKAT DI AULA KANTOR BUPATI PADANG PARIAMAN Saputra, Muhammad Rizki; Yurizali, Bun; Malik, Rifkind; Helmizar, Roland; Dhuha, Alief; Suharni, Suharni; Triyana, Rahma; Ruhsyahadati, Ruhsyahadati; Liana, Nana; Adelin, Prima
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 2 (2024): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i2.2958

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Gizi merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia. Asupan nutrisi yang seimbang dan optimal sangat penting untuk menjaga kesehatan, meningkatkan kualitas hidup, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Gizi yang baik sangat penting untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Asupan nutrisi seimbang dapat meningkatkan ketahanan tubuh terhadap infeksi, sedangkan kekurangan vitamin dan mineral tertentu dapat melemahkan sistem kekebalan dan meningkatkan risiko infeksi.Metode : Metode yang digunakan dalam kegiatan penyuluhan ini meliputi presentasi, diskusi, serta sesi tanya jawab mengenai pentingnya memenuhi kebutuhan zat gizi dengan pola makan sehat.Hasil: Kegiatan penyuluhan mengenai pentingnya kebutuhan zat gizi dengan pola makan sehat di Kantor Bupati Padang Pariaman diikuti oleh masyarakat sekitar. Pelaksanaan kegiatan ini dihadiri sebanyak 62 orang. Selama penyampaian presentasi materi, Masyarakat dengan semangat memeperhatikan narasumber. Setelah itu, banyak pertanyaan yang muncul mengenai kebutuhan gizi perhari dan juga pola makan yang seimbang. Kata Kunci: Zat Gizi, Pola Makan Sehat, Padang Pariaman. ABSTRACTBackground: Nutrition is one of the important aspects of human life. Balanced and optimal nutritional intake is necessary to maintain health, improve quality of life, and support optimal growth and development. Good nutrition is essential to strengthen the immune system. Balanced nutritional intake can increase the body's resistance to infection, while deficiencies in certain vitamins and minerals can weaken the immune system and increase the risk of infection. Method: This counseling activity uses presentations, discussions, and question-and-answer sessions to discuss   the importance of meeting nutritional needs with a healthy diet. Results: The surrounding community attended counseling activities regarding the importance of nutritional needs and a healthy diet at the Padang Pariaman Regent's Office. 62 people attended the implementation of this activity. During the presentation of the material, the community enthusiastically paid attention to the resource person. After that, many questions arose regarding daily nutritional needs and a balanced diet. Keywords: Nutrients, Healthy Diet, Padang Pariaman.
Penerapan PHBS Kesehatan Gigi Dan Demonstrasi Gosok Gigi yang benar di SDN 17 Tungkal Utara Marni, Linda; Maifita, Yesi; Armaita, Armaita
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2530

Abstract

Anak usia sekolah (6-10 tahun) sering munculnya berbagai macam penyakit. Anak usia sekolah sering menderita berbagai penyakit hal ini berkaitan dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) Anak yang lebih suka mengkonsumsi berbagai makanan yang tidak sehat seperti yang tinggi lemak, tinggi gula, tinggi garam, rendah serat, meningkatkan risiko hipertensi, diabetes mellitus, obesitas dan sebagainya, ini menunjukkan perilaku yang tidak sehat. Dari mengkonsumsi makanan juga ada beberapa perilaku mengenai ketidakdisiplinan dalam menggosok gigi minimal dua kali dalam sehari. Akibat dari ketidakdisiplinan dalam menggosok gigi sehingga mengakibatkan gigi menjadi berlubang. Agar kesehatan anak terjaga perlu adanya suatu pendidikan kesehatan terkait dengan PHBS. Dari hasil survei dan wawancara yang dilakukan pada siswa-siswi di Sekolah Dasar Negeri 17 Tungkal Utara dari 20 siswa-siswi yang diwawancara 15 orang yang tidak mengetahui cara menggosok gigi dengan baik dan benar. . Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan derajat kesehatan siswa siswi di SDN 17 Tungkal Utara. Kegiatan pengabdian masayarakat yang dilakukan dengan memberikan penyuluhan kesehatan mengenai cara menggosok gigi yang baik dan benar. Denagn adanya penyuluhan tersebut sehingga berpotensi untuk menerapkan PHBS pada siswa-siswi dalam kehidupan sehari-hari khususnya cara menggosok gigi yang baik dan benar. Kemampuan siswa-siswi untuk menerapkan PHBS tersebut diharapkan juga dapat memberikan contoh pada keluarga sehingga merubah perilaku keluarga dan masyarakat kearah PHBS. Kata Kunci: Gosok Gigi Massal, Kesehatan Gigi, Penyuluhan PHBS
TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM UNTUK MENGURANGI NYERI PADA PENDERITA HIPERTENSI Amri, Novita
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2771

Abstract

Hypertensiom is a cause of premature death throghout the world and has a fairly hig mortality rate which affects a person’squality and productivty. The World Health Organization (WHO) states that people with hypertension continue to increase every year, by 2025 it is estimated that hypertension sufferers will reach 1.5 billion and every year hypertension sufferers with complications will die at 9.4 million.the problem often experienced by hypertension patients is pain.   The pain can be reduced one of them using deep breathing techniques. The deep breath relaxation technique was breathing slowly and used the diaphragm, allowing the abdomen to slowly lift and the chest to expand fully. The purpose of this counseling is so that parents are able to understand the problem of  ypertension  and how to prevent it. The method used is Lectures and Questions and Answers with leaflets and LCD media. Therefore, in this case prevention efforts are needed, one of which is counseling on how to prevent  headches due to hypertension.Key Word : Hypertension, Pain, Deep breathing