cover
Contact Name
Imam Setyo Nugroho
Contact Email
imamsetyonugroho@lecture.utp.ac.id
Phone
+6282333848318
Journal Mail Official
proficio@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27753506     EISSN : 27753492     DOI : https://doi.org/10.36728/jpf.v2i2
Jurnal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat dipublikasikan 2 kali dalam satu volume (tahun) yaitu pada bulan Januari dan Juli. Junal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat berisi hasil pengabdian masyarakat sebagai implementasi pengembangan keilmuan kepada masyarakat dalam bidang: Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Dasar, Keolahragaan (prestasi, pendidikan, rekreasi),Teknologi Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 444 Documents
Peningkatan Kesadaran Hukum Desa Oeperigi melalui KKN-T Fakultas Hukum UNWIRA Kupang Temaluru, Hermanus Marang; Ferdinandus Ngau Lobo; Yohanes Arman
PROFICIO Vol. 6 No. 2 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i2.4637

Abstract

Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) merupakan bagian dari program Kampus Merdeka yang bertujuan memberikan pengalaman pembelajaran langsung bagi mahasiswa di luar lingkungan akademik. Fakultas Hukum UNWIRA Kupang melaksanakan KKN-T di Desa Oeperigi dengan fokus pada peningkatan pemahaman masyarakat dalam aspek pendidikan dan hukum. Permasalahan utama yang dihadapi desa ini adalah kurangnya akses terhadap pendidikan dan minimnya kesadaran hukum. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, mahasiswa melakukan penyuluhan hukum agraria, hukum keluarga, dan administrasi desa guna meningkatkan pemahaman masyarakat. Dalam bidang pendidikan, mahasiswa memberikan penyuluhan di SMA Negeri 1 Naimuti terkait kenakalan remaja dan dampak teknologi dari aspek hukum. Selain itu, pelatihan kepemimpinan bagi siswa TK dan SD di sekitar Desa Oeperigi dilaksanakan untuk membangun kesadaran kepemimpinan sejak dini. Program ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat guna memastikan keberlanjutan dampaknya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran hukum dan pendidikan masyarakat, yang tercermin dari meningkatnya keterlibatan mereka dalam pengelolaan administrasi dan pembangunan desa. Keberhasilan program ini menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui pendidikan, pengabdian, dan pemberdayaan berbasis hukum.
BERSEPEDA INKLUSIF: MENINGKATKAN MOTORIK & INTERAKSI SOSIAL ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI TK ROUDLOTUL HIKMAH JOMBANG Fajar, Muhammad Kharis; Rusdiawan, Afif; Wijono, Wijono; Nugraha, Anggara Cahya
PROFICIO Vol. 6 No. 2 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i2.4638

Abstract

Pendidikan inklusif di Indonesia terus berupaya menjamin akses yang adil bagi siswa berkebutuhan khusus. Meskipun demikian, masih ada kendala dalam keterlibatan mereka dalam aktivitas fisik terorganisasi yang memfasilitasi perkembangan motorik, sosial, dan emosional. Pemahaman yang tidak memadai tentang metode adaptif untuk latihan fisik di kalangan pendidik dan orang tua memperburuk masalah ini. Inisiatif pengabdian masyarakat ini berupaya mengatasi kesulitan ini dengan membuat program bimbingan aktivitas fisik berorientasi bersepeda di TK Roudlotul Hikmah Jombang, sebuah lembaga pendidikan inklusif. Tujuannya adalah untuk mengembangkan kemampuan motorik anak-anak, mendorong hubungan sosial yang positif, dan menambah kemampuan instruktur dan orang tua untuk memasukkan aktivitas fisik berbasis permainan. Observasi awal, diskusi kelompok terfokus (FGD), instruksi teoritis untuk guru, bimbingan praktis untuk siswa, dan penilaian formatif dan sumatif menggunakan tes kebugaran, kuesioner, dan wawancara adalah beberapa metode yang digunakan. Hasil menunjukkan peningkatan substansial dalam koordinasi motorik anak-anak, kecakapan pendidik dalam pendidikan jasmani, dan hubungan dengan teman sebaya. Keunggulan program ini meliputi metodologi yang menarik dan berorientasi pada permainan serta potensinya untuk skalabilitas. Meskipun demikian, masih ditemukan kekurangan dalam fasilitas dan keterlibatan orang tua. Hasilnya menggarisbawahi perlunya peningkatan infrastruktur, keterlibatan orang tua yang proaktif, dan integrasi teknologi untuk menjamin keberlanjutan. Upaya ini merupakan contoh bagaimana sekolah inklusif dapat memasukkan latihan fisik dalam kurikulum harian mereka, yang mendorong perkembangan anak secara menyeluruh.
PELATIHAN PEMBINAAN KONDISI FISIK PEMAIN SEPAK BOLA USIA MUDA BAGI PELATIH SEKOLAH SEPAK BOLA DI LINGKUNGAN ASOSIASI PSSI KABUPATEN BANGKALAN Syafii, Imam; Widodo, Achmad; Faruk, Mohammad; Kusuma, I Dewa Made Aryananda Wijaya
PROFICIO Vol. 6 No. 2 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i2.4647

Abstract

Asosiasi PSSI Kabupaten Bangkalan memiliki banyak Sekolah Sepak bola dan klub pembinaan usia muda. Hampir di setiap desa memiliki pembinaan usia muda akan tetapi mayoritas pelatihnya tidak mempunyai sertifikat sehingga hal itu menjadi sebuah problem dalam pembinaannya. Selain dari sisi pelatih, manajemen klub dan kurikulum juga menjadi masalah serius bagi wadah pembinaan yang ada di Bangkalan. Tim PKM akan memberikan sebuah solusi berupa pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan berkaitan dengan pembinaan kondisi fisik sepak bola usia muda. Tujuan agar para pelatih mampu menerapkan pola latihan kondisi fisik dengan baik di lapangan sehingga berkontribusi terhadap pembinaan prestasi sepak bola di Kabupaten Bangkalan. Pelatihan melibatkan 30 pelatih dengan pemberian materi pelatihan secara teori dan praktik. Pelatihan menghasilkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pembinaan kondisi fisik pemain usia muda. Pelatih mendapat pendampingan ketika menjalankan tugasnya sebagai pelatih di lapangan. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan PKM yang dilakukan melalui kerjasama dengan Asosiasi PSSI Kabupaten Bangkalan meliputi jurnal artikel, Hak Cipta Kekayaan Intelektual, publikasi media massa online dan video kegiatan yang diunggah di channel Youtube.
PENGEMBANGAN WISATA ALAM DESA PAHAWANG DENGAN PEMBUATAN PRODUK SABUN ORGANIK RAMAH LINGKUNGAN DARI BUAH LERAK Imaniar, Lisana Husna; Sari, Dian Anggria; Mulyana, Jeane Siswitasari; Novriadi; Adhha, Nurul; Ariyanti, Yanti
PROFICIO Vol. 6 No. 2 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i2.4650

Abstract

Penguatan ekonomi masyarakat, dapat dicapai dengan meningkatkan pemberdayaan masyarakat untuk perbaikan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat melalui pengembangan kemampuan manusia, perubahan perilaku manusia, dan pengorganisasian masyarakat. Program pemberdayaan masyarakat berdasarkan pemahaman lingkungan merupakan langkah inisiatif atas potensi masyarakat dengan memberikan pelatihan dan keterampilan tertentu berupa pembuatan produk bernilai ekonomi tinggi, ramah lingkungan dan memanfaatkan sumber daya alam telah digunakan masyarakat Indonesia sejak lama. Salah satu sumber daya yang tersedia secara alami, dan telah dimanfaatkan sejak dahulu adalah Lerak sebagai sabun pembersih dan deterjen alami. Sabun dari buah Lerak memiliki berbagai banyak manfaat dan dapat membantu mengurangi pelepasan limbah zat berbahaya ke lingkungan serta mengurangi penggunaan plastik. Selain itu, sabun Lerak dapat dijadikan produk bernilai ekonomi tinggi yang dapat menambah pemasukan masyarakat Dusun Jelarangan, Desa Pahawang, sebagai souvenir wisatawan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Jelarangan, Desa Pahawang, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 3 tahapan, yaitu pre test, pelatihan, dan post test. Dalam pelatihan, masyarakat diberikan materi utama terlebih dahulu sebelum diajak menyaksikan demo pembuatan sabun Lerak. Hasil kuesioner pre test dan post test dibandingkan, dan terlihat bahwa pemahaman masyarakat meningkat dan masyarakat mengetahui adanya potensi ekonomi sabun Lerak setelah diadakannya kegiatan ini. Secara keseluruhan, ada peningkatan pemahaman masyarakat sebesar 40%. Kegiatan ini perlu ditindaklanjuti dengan pelatihan lanjutan untuk mengolah kreasi masyarakat Dusun Jelarangan menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi.
PELATIHAN BATIK CAP BAGI IBU PKK RT.03 RW.06 KUPANG GUNUNG SEBAGAI KAMPUNG BATIK BARU Russanti, Irma; Yuhri Inang Prihatina; Yulistiana; Urip Wahyuningsih; Ratna Suhartini; indarti
PROFICIO Vol. 6 No. 2 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i2.4660

Abstract

Teknik batik cap merupakan teknik batik yang mudah dilakukan oleh orang awam dengan usia yang bervariasi, harapannya ibu PKK RT.03 RW.06 Kupang Gunung lebih mudah menguasai keterampilan yang diberikan. Dan dapat dikembangkan sebagai pengembangan produk di kampung tersebut serta menjadi kampung batik baru diwilayah Kupang Gunung Timur.Tujuan khusus adalah untuk menerapkan iptek teknik batik cap serta meningkatkan keterampilan Ibu rumah tangga Rt.03 RW 06 Kupang Gunung Timur melalui pelatihan batik cap. Hasil dari pelatihan sebanyak 30 peserta ibu PKK Rt.03 RW.06 dapat membuat batik cap yang diwujudkan pada taplak meja secara berkelompok. Hasil PKM Pelatihan Batik Cap seluruh peserta dapat membuat batik cap secara berkelompok yang diterapkan pada taplak meja dan 3 kelompok memperoleh nilai tertinggi. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah artikel pada jurnal nasional terindeks sinta 6 atau berISSN berstatus accepted; Berita pada mesia massa elektronik; Video kegiatan pengabdian; Hak Kekayaan Intelektual (HaKI), Produk Batik cap.
PELATIHAN PEMBUATAN OUTER DI JABATAN KELUARGA DAN SAINS KONSUMER FACULTY OF TECHNICAL & VOCATIONAL UPSI Russanti, Irma; Anita Susanti; Weni Rosdiana; Asidigisianti Surya Patria; Lilis Sulandari; Silmy Ni’mah Fadhilah
PROFICIO Vol. 6 No. 2 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i2.4668

Abstract

Outer merupakan salah satu produk busana yang selalu menjadi trend baik untuk dipadupadankan dengan busana muslim atau busana casual. Desainnya yang menarik, pembuatan pola dan teknik jahit yang mudah sehingga sangat cocok dilatihkan. Mitra Pengabdian Kepada Masyarakat yaitu Jabatan Keluarga dan Sains Konsumer yang ada di Faculty of Technical & Vocational dengan peserta mahasiswa sebanyak 20 orang, Harapannya dapat diterapkan pada pembelajaran untuk mengembangkan lagi keilmuan dibidang fashion. Hal ini dapat manjadi latar belakang permasalahan mitra PKM untuk diberikan pelatihan pengembangan produk fashion yaitu outer. Metode yang diterapkan adalah pelatihan pembuatan outer secara luring Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah artikel pada jurnal nasional terindeks sinta 6 atau berISSN berstatus accepted; Berita pada mesia massa elektronik; Video kegiatan pengabdian; Hak Kekayaan Intelektual (HaKI), Produk outer, serta Perjanjian Kerjasama antara Unesa dan UPSI.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADAT MENGGUNAKAN MIKRONUTRIEN DI KELURAHAN JAMAIMO KABUPATEN SORONG Ponisri; Riskawati; Sukmawati; Mangallo, Bertha; Musaad, Ishak; Rosalina, Febrianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 6 No 2 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i2.5254

Abstract

Pertanian memainkan peran krusial dalam ketahanan pangan untuk mendukung kehidupan masyarakat. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam praktik pertanian ramah lingkungan melalui pupuk organik padat menggunakan mikronutrien. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik menggunakan mikronutrien dilaksanakan di kelompok tani Tani “Malawo Sejahtera” Kelurahan Jamaimo, Kabupaten Sorong dengan jumlah petani yang berperan aktif sebanyak 18 orang. Berdasarkan hasil evaluasi, tingkat pengetahuan peserta mengenai dampak dan kekurangan penggunaan pupuk anorganik meningkat signifikan dari 10% (pre-test) menjadi 85% (post-test). Selain itu, keterampilan masyarakat dalam pembuatan pupuk organik berbasis mikronutrien juga menunjukkan peningkatan tajam, yaitu dari 15% menjadi 88%. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas metode pelatihan partisipatif yang digunakan, yang menggabungkan penyampaian materi, diskusi, dan praktik langsung. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat menerapkan alternatif pertanian berkelanjutan yang lebih sehat bagi lingkungan dan mendukung kemandirian lokal dalam pengelolaan input pertanian.
IMPLEMENTASI PENINGKATAN PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLAVOLI MELALUI METODE PASSING BAWAH PROGRESIF DAN REPETITIF Muh Ikhwan Iskandar; Rustam Yulianto; Dwi Gunadi; Joko Sulistyono; Andanu Sigit Rustiono
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 6 No 2 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i2.5297

Abstract

Passing bawah merupakan salah satu teknik dasar yang penting dalam permainan bola voli, khususnya bagi siswa sebagai tahap awal pembelajaran olahraga. Pada Masyarakat Desa Gedong Ngadirojo Wonogiri, ditemukan masih adanya kendala dalam penguasaan passing bawah yang tepat dan efektif. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan passing bawah melalui metode passing bawah progresif dan repetitif, dengan pendekatan latihan yang sistematis dan berulang agar siswa mampu menguasai teknik dasar bola voli dengan lebih baik. Pelaksanaan pengabdian dilakukan selama empat minggu dengan frekuensi tiga kali latihan per minggu, mengombinasikan latihan progresif berupa peningkatan jarak dan kecepatan lemparan bola serta latihan repetitif untuk membentuk keterampilan dan refleks siswa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada akurasi dan kontrol passing bawah siswa, sehingga metode ini efektif untuk meningkatkan kemampuan teknik dasar bola voli dan direkomendasikan sebagai model latihan bagi siswa di Masyarakat Desa Gedong Ngadirojo dan sekolah dasar lainnya.
P2AD UMS: PENDAMPINGAN OLAHRAGA KOMUNITAS PADA PROGRAM LEMBAGA SENI BUDAYA OLAHRAGA PIMPINAN DAERAH MUHAMMADIYAH SURAKARTA Indarto, Pungki; Nur Subekti; Gatot Jariono; Vera Sepsi Sistiasih; Nurhidayat; Imron Nugroho Saputro
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 6 No 2 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i2.5386

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh Lembaga Seni Budaya Olahraga (LSBO) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surakarta sebagai upaya meningkatkan partisipasi warga Muhammadiyah dan masyarakat umum dalam aktivitas olahraga berbasis komunitas. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya kapasitas sumber daya manusia dalam perwasitan, kurang optimalnya publikasi kegiatan, serta terbatasnya kegiatan olahraga yang terstruktur dan berkesinambungan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan warga dalam bidang perwasitan olahraga, memperluas jangkauan informasi kegiatan LSBO melalui media sosial, memperkuat aktivitas olahraga komunitas, serta mendokumentasikan kegiatan dalam bentuk publikasi ilmiah. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif berbasis komunitas melalui pelatihan, pendampingan, pengelolaan media sosial, serta penyelenggaraan turnamen olahraga. Sasaran kegiatan berjumlah 250 peserta yang berasal dari warga Muhammadiyah dan masyarakat umum. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif melalui tes sebelum dan pasca pelatihan, pencatatan frekuensi perkembangan program, serta jumlah keterlibatan peserta dalam kegiatan. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara dan diskusi kelompok terfokus.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas peserta dalam perwasitan olahraga, peningkatan publikasi kegiatan melalui media sosial LSBO, terselenggaranya berbagai kegiatan olahraga komunitas, serta publikasi book chapter ber-ISBN. Simpulan dari kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif mampu meningkatkan keterampilan, partisipasi, dan jejaring sosial masyarakat melalui olahraga, serta dapat direplikasi sebagai model pengabdian berbasis komunitas yang berkelanjutan.
PENERAPAN TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING (TGFU) DALAM PEMBELAJARAN ATLETIK OLEH MAHASISWA PKO UTP Slamet Sudarsono; Muchhamad Sholeh; Risa Agus Teguh Wibowo; Vikri Aditya Pratama
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 6 No 2 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i2.5394

Abstract

Pengabdian ini dilakukan di Universitas Tunas Pembangunan dan SDN Bororejo yang berjumlah 5 orang khususnya di kelas atletik dengan menerapakan model pembelajaran Teaching Games for Understanding. tujuan duntuk meningkatkan kompetensi mahasiswa calon guru Pendidikan Jasmani dalam menerapkan model pembelajaran Teaching Games for Understanding (TGFU) pada materi atletik di sekolah dasar. Participatory Action Research (PAR) adalah metode pengabdian yang melibatkan semua pihak secara aktif dalam proses identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan pelatihan, implementasi langsung oleh mahasiswa di SDN Bororejo, serta evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menerapkan pendekatan TGFU dengan efektif, yang terlihat dari peningkatan interaksi siswa, suasana belajar yang lebih aktif, serta penguatan keterampilan mengajar mahasiswa. Kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan kerja sama antara kampus dan sekolah dasar sebagai mitra pembelajaran. Disarankan agar pendekatan TGFU dijadikan bagian dari program praktik mengajar atau microteaching bagi calon guru penjas.