cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 599 Documents
Strategi Pemasaran Produk Palastik (Paving Blok Limbah Plastik) melalui Pelatihan bagi TPST Himalaya Desa Palopo Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato Fatmawati, Fatmawati; Pertiwi, Erse Drawana; Rudi, Rudi; Nasrul, Muhammad; Ismail, Yulan
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1682

Abstract

Plastic waste found in Pohhuwato Regency, especially Marisa District, is processed into brick products. The Beginner Community Empowerment Team (PMP) in collaboration with the Himalaya TPST (Integrated Waste Processing Site) then processes the plastic waste into paving blocks. The resulting product is named Palastik (Plastic Waste Paving Block). The purpose of this activity is to provide knowledge to Himalaya TPST partners regarding the marketing strategy for Palastik products. This activity uses the Community service activity method carried out using an approach consisting of lectures, discussions, and offline and online promotional practices. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of the marketing mix and the use of social media as a promotional strategy. This activity is expected to encourage sustainable marketing of products based on recycled plastic waste.ABSTRAKSampah plastik yang terdapat di Kabupaten Pohhuwato, khususnya Kecamatan Marisa diolah menjadi produk batako. Tim Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) bekerja sama dengan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) Himalaya kemudian mengolah limbah plastik tersebut menjadi paving blok. Produk yang dihasilkan diberi nama Palastik (Paving Blok Limbah Plastik). Tujuan kegiatan ini yaitu untuk memberikan pengetahuan kepada mitra TPST Himalaya mengenai strategi pemasaran produk Palastik. Kegiatan ini menggunakan metode Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan menggunakan pendekatan yang terdiri dari ceramah, diskusi, dan praktik promosi offline dan online. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang bauran pemasaran serta penggunaan media sosial sebagai strategi promosi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pemasaran berkelanjutan produk berbasis daur ulang limbah plastik. 
Penguatan Tata Kelola Koperasi Berbasis Pendampingan di Kabupaten Sukabumi: Integrasi Manajemen Ekuitas, Aset, dan Akuntansi Sobar, Agus; Ruswandi, Wawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1539

Abstract

Cooperatives, as business entities that aim to improve the welfare of their members, require good and accountable governance. This community service activity aims to strengthen cooperative governance through the implementation of accounting policies, debt management, and asset management effectively and transparently, as part of a program to strengthen modern and competitive cooperative institutions. The activity was carried out on February 26, 2025, at the Augusta Cicantayan Hotel, Sukabumi Regency, in collaboration with the Sukabumi Regency Cooperative and SME Service as a partner. A total of 25 participants attended, consisting of cooperative administrators, academics, and related service employees. The method used is Participatory Action Research through interactive workshops and mentoring. Field verification to explore real cooperative problems and encourage transparency, accountability, and organizational sustainability. Data analysis is carried out thematically with triangulation of sources and methods to ensure valid and in-depth results. This activity is special because it not only discusses the basic theory of cooperative governance, but also provides a practical approach to managing finances, assets, and accounting records that are rarely discussed in other cooperative training. Collaboration between academics and local governments makes this activity more applicable. As a result, participants understand the material, can prepare simple financial reports, and formulate more structured cooperative policies. This activity provides a real contribution to strengthening modern and accountable cooperative governance.ABSTRAKKoperasi sebagai badan usaha yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggotanya memerlukan tata kelola yang baik dan akuntabel. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat tata kelola koperasi melalui penerapan kebijakan akuntansi, pengelolaan utang, dan manajemen aset secara efektif dan transparan, sebagai bagian dari program penguatan kelembagaan koperasi modern dan kompetitif. Kegiatan dilaksanakan pada 26 Februari 2025 di Hotel Augusta Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, bekerja sama dengan Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sukabumi sebagai mitra. Sebanyak 25 peserta hadir, terdiri dari pengurus koperasi, akademisi, dan pegawai dinas terkait. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research melalui workshop interaktif dan pendampingan. Verifikasi lapangan untuk menggali permasalahan nyata koperasi dan mendorong transparansi, akuntabilitas, serta keberlanjutan organisasi. Analisis data dilakukan secara tematik dengan triangulasi sumber dan metode untuk memastikan hasil yang valid dan mendalam. Kegiatan ini istimewa karena tidak hanya membahas teori dasar tata kelola koperasi, tetapi juga memberikan pendekatan praktis dalam mengelola keuangan, aset, dan pencatatan akuntansi yang jarang dibahas dalam pelatihan koperasi lainnya. Kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah menjadikan kegiatan ini lebih aplikatif. Hasilnya, peserta memahami materi, mampu menyusun laporan keuangan sederhana, dan merumuskan kebijakan koperasi yang lebih tertata. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat tata kelola koperasi yang modern dan akuntabel.
Penguatan Karakter Kebangsaan Pada Peserta Didik di SMA Negeri 2 Kota Gorontalo Adhani, Yuli; Wantu, Sastro M; Rustam, Hardiansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1622

Abstract

This collaborative community service between lecturers and students is based on the importance of fostering national character as a means to safeguard students from moral decline. The implementation method consists of two main stages: (1) Preparation, which includes coordination with SMA Negeri 2 Gorontalo as well as the development of materials and supporting tools; and (2) Implementation, which involves interactive counseling through discussions, QA sessions, and simulations held in the hall of SMA Negeri 2 Gorontalo. The results of the study indicate a significant improvement in students’ understanding and behavior related to national values, particularly in the areas of patriotism, tolerance, and social responsibility. The main conclusion of this community service highlights that the collaborative approach and interactive methods are effective in internalizing national values.ABSTRAKPengabdian kolaborasi Dosen dan Mahasiswa ini didasari oleh pentingnya pembentukan karakter kebangsaan sebagai upaya membentengi siswa siswi dari kemerosotan moral. Metode pelaksanaan pengabdian mencakup dua tahap utama: (1) Persiapan, meliputi koordinasi dengan SMA Negeri 2 Gorontalo serta penyusunan materi dan perangkat pendukung; dan (2) Pelaksanaan, berupa penyuluhan interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan simulasi di Aula SMA Negeri 2 Gorontalo. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan cukup pesat dalam pemahaman dan perilaku kebangsaan peserta didik, khususnya dalam aspek cinta tanah air, toleransi, dan tanggung jawab sosial. Kesimpulan dalam pengabdian ini temuan utama menegaskan bahwa pendekatan kolaboratif dan metode interaktif efektif dalam menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan.
Penguatan Kelembagaan Organisasi Siswa Intra Sekolah (Osis) di SMK Negeri 2 Gorontalo Nggilu, Ariyanto; Mahmud, Ramli; Kartika, Intan Tiara; Alimun, Afriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1660

Abstract

The Intra-School Student Organization (OSIS) serves as a strategic platform for the development of students’ character and leadership skills. However, its management at SMK Negeri 2 Gorontalo still faces challenges, such as low student participation. This community service aims to strengthen the OSIS institution through a collaborative program involving lecturers, students, and the community, using an interactive socialization method based on Knowledge Transfer and Exchange (KTE). The activity consists of three main stages: (1) delivering theoretical material, (2) open discussion, and (3) interactive dialogue. The results of this community service show significant improvement in six key achievement indicators: (1) the committee’s understanding of OSIS functions increased from limited to comprehensive, (2) OSIS members’ participation, initially low, became more active, (3) creativity in designing work programs developed from monotonous to innovative, (4) communication and teamwork skills improved from ineffective to more open and coordinated, (5) social responsibility attitudes, previously lacking, are now evident in environmental care programs, and (6) the school’s support has become increasingly synergistic. In conclusion, this collaborative approach not only successfully revitalized OSIS’s role as a student leadership laboratory but also established a sustainable mentoring model that can be adopted by other schools. These findings reinforce that strengthening OSIS institutions requires systematic interventions integrating academic knowledge transfer with practical organizational experience in the field.ABSTRAKOrganisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) merupakan wadah strategis dalam pengembangan karakter dan kepemimpinan siswa. namun pengelolaannya di SMK Negeri 2 Gorontalo masih menghadapi kendala seperti rendahnya partisipasi siswa. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan OSIS melalui program pengabdian kolaborasi Dosen dan Mahasiswa masyarakat dengan metode sosialisasi interaktif berbasis Knowledge Transfer and Exchange (KTE). Kegiatan ini mencakup tiga tahap utama: (1) penyampaian materi teoritis, (2) diskusi terbuka, dan (3) dialog interaktif. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan cukup mencolok pada enam indikator capaian: (1) pemahaman pengurus tentang fungsi OSIS meningkat dari terbatas menjadi menyeluruh, (2) partisipasi anggota OSIS yang awalnya rendah kini lebih aktif, (3) kreativitas perancangan program kerja berkembang dari monoton ke inovatif, (4) kemampuan komunikasi dan kerja sama tim yang sebelumnya kurang efektif menjadi lebih terbuka dan terkoordinasi, (5) sikap tanggung jawab sosial yang semula kurang terlihat kini tampak dalam program kepedulian lingkungan, serta (6) dukungan pihak sekolah yang semakin sinergis. Kesimpulan dari pelaksanaan pengabdian ini yaitu pendekatan kolaboratif ini tidak hanya berhasil merevitalisasi peran OSIS sebagai laboratorium kepemimpinan siswa, tetapi juga membangun model pendampingan berkelanjutan yang dapat diadopsi oleh sekolah lain. Temuan ini memperkuat bahwa penguatan kelembagaan OSIS memerlukan intervensi sistematis yang mengintegrasikan transfer pengetahuan akademik dengan praktik organisasi di lapangan.
Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat melalui Program Pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT): Sinergitas antara Dosen dan Pemerintah di Desa Timuato, Gorontalo Tahir, Ismail; Blongkod, Fitriani Rahmatismi; Hamzah, Aryati
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1562

Abstract

This community service program aims to improve the social welfare of the people of Timuato Village by optimizing the implementation of temporary unconditional cash transfer (BLT). This is also influenced by the low effectiveness of the BLT distribution in Timuato Village, which has not fully reached the productive members of the community. This activity is carried out as a form of synergy between lecturer and the village government to respond directly to the needs of the community. The method used was through initial observation and data collection in the field as material for the preparation of planning for the implementation of service activities. The next activity was carried out through socialization and counselling about the BLT program, financial management training for beneficiaries, and the improvement of the BLT distribution system that is transparent, on target, and efficient. In the final stage, an evaluation of the impact of the program was carried out to find out the extent of the success and ability to run the program in improving the social welfare of the community. The results of this activity show that there is an increase in public understanding of the productive use of temporary unconditional cash transfer (BLT), in addition to the creation of a more transparent distribution system. This program aims to increase collaboration between academics and the government in the management of social assistance to the community, especially in Timuato Village, Telaga Biru District;ABSTRAKProgram pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat Desa Timuato dengan mengoptimalkan pelaksanaan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Hal ini juga dilatarbelakangi oleh masih rendahnya efektivitas distribusi BLT di Desa Timuato yang belum sepenuhnya menjangkau masyarakat secara produktif. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergitas dosen dengan pemerintahan desa untuk merespon kebutuhan masyarakat secara langsung. Metode yang digunakan adalah melalui observasi awal dan pengumpulan data di lapangan sebagai bahan penyusunan perencanaan pelaksanaan kegiatan pengabdian. Kegiatan selanjutnya dilakukan melalui sosialisasi dan penyuluhan tentang program BLT, pelatihan pengelolaan keuangan kepada penerima manfaat, serta perbaikan sistem distribusi BLT yang transparan, tepat sasaran, dan efisien. Pada tahap akhir dilakukan evaluasi dampak program untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan dan kemampuan menjalankan program dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. Dari hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan Bantuan Langsung Tunai (BLT) secara produktif, selain itu terciptanya sistem distribusi yang lebih transparan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi antara pihak akademisi dan pemerintah dalam pengelolaan bantuan sosial kepada masyarakat, khususnya di Desa Timuato, Kecamatan Telaga Biru.
Optimalisasi Literasi Statistik Mahasiswa Melalui Pelatihan SPSS : Sebuah Kegiatan Pengabdian Masyarakat Lukma, Hazairin Nikmatul; Nurjanah, Nurjanah; Setiawan, Hangga Prima; Yusofa, Devis
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1592

Abstract

The SPSS training activity, as a form of optimizing students' statistical literacy, has become an essential need in enhancing their ability to face data-driven research challenges This training was initiated in response to students’ generally low understanding of statistical analysis and the use of data analysis software. The aim of this study was to improve students' knowledge and skills in effectively using SPSS within the context of quantitative research. The method involved a practice-based online training session conducted via Zoom, attended by students from various academic disciplines. The training covered theoretical foundations of statistics, SPSS introduction, hands-on practice in descriptive and inferential analysis, and interpretation of results. Post-training evaluation was conducted using a questionnaire and participant feedback analysis. The results showed that 88% of participants were satisfied with the training content and delivery method, 85% reported increased understanding of SPSS, and 90% felt ready to apply the acquired knowledge in their research. The training also contributed to participants' increased confidence and fostered collaborative networks among students. In conclusion, this SPSS training program not only enhanced students’ technical capacity in data processing but also encouraged critical thinking and better conceptual understanding in conducting quantitative research. Such programs are recommended to be held regularly to expand students’ statistical literacy and digital competency in today’s information era.ABSTRAKKegiatan pelatihan SPSS sebagai bentuk optimalisasi literasi statistik bagi mahasiswa ini menjadi kebutuhan penting dalam menunjang kemampuan mahasiswa menghadapi tantangan penelitian berbasis data. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman mahasiswa terhadap analisis statistik dan pengoperasian perangkat lunak analisis data, dan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan SPSS secara efektif dalam konteks penelitian kuantitatif. Kegiatan pelatihan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai latar belakang program studi. Proses pelatihan mencakup pemahaman teori dasar statistik, pengenalan SPSS, praktik langsung analisis deskriptif dan inferensial, serta interpretasi hasil. Evaluasi pasca pelatihan dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan analisis tanggapan peserta. Hasil menunjukkan bahwa 88% peserta merasa puas terhadap materi dan metode penyampaian, 85% mengalami peningkatan pemahaman terhadap SPSS, dan 90% menyatakan siap menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam riset mereka. Pelatihan juga berdampak pada peningkatan kepercayaan diri peserta dan terciptanya jejaring kolaboratif antar mahasiswa. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu pelatihan SPSS tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis mahasiswa dalam mengolah data, tetapi juga mendorong pemikiran kritis dan pemahaman konseptual yang lebih baik dalam menyusun penelitian berbasis kuantitatif. Program semacam ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkala guna memperluas literasi statistik dan kompetensi digital mahasiswa di era informasi saat ini.
Literasi Keuangan Digital dan Pemasaran Digital Bagi Peningkatan Usaha Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Global Milkfish Semarang Widyarti, Maria Th. Heni; Hasanudin, Mohamad; Karyanti, Tutik Dwi; Widiart, Ardian; Pinanditho, Kenneth; Arbainah, Siti; Korawijayanti, Lardin
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i2.1120

Abstract

The Global Milkfish Processing and Marketing Group (Poklahsar) located in Kampung Sentra Bandeng has been proven to improve the welfare of the surrounding community and is able to absorb workers in the area. However, in its operations it has not implemented digital financial management and marketing. With an understanding of digital marketing, it is hoped that the sales prospects for processed milkfish products can reach a wider market. This study uses a qualitative approach with a participatory method to understand the needs and challenges faced by the Semarang Global Milkfish Processing and Marketing Group (POKLAHSAR) in adopting digital financial literacy and digital marketing. Descriptive statistical analysis techniques are also used to support the interpretation of relevant quantitative data, such as the level of member involvement in training and changes in the use of digital media. Based on the results of the activity, out of 20 MSMEs, 7 MSMEs (35%) have implemented conventional financial management and the rest have not. After the activity, all 20 MSMEs (100%) were able to implement digital business financial management because they had been equipped and given an MSME financial management template using Microsoft Excel. Participants now have better abilities in utilizing social media to promote their products more effectively. Before the activity, only 5 MSMEs (25%) out of 20 MSMEs utilized digital marketing. After the activity, 20 MSMEs already had their own social media, and 5 MSMEs (25%) started implementing advertising through social media.ABSTRAKKelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Global Milkfish yang berlokasi di Kampung Sentra Bandeng terbukti meningkatkan kesejahteraan Masyarakat sekitar dan mampu menyerap tenaga kerja disekitar daerah tersebut. Namun, dalam operasinya belum menerapkan pengelolaan keuangan dan pemasaran digital. Dengan pemahaman pemasaran digital diharapkan prospek penjualan produk olahan bandeng bisa menjangkau pemasaran yang lebih luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode partisipatif untuk memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR) Global Milkfish Semarang dalam mengadopsi literasi keuangan digital dan pemasaran digital. Teknik analisis statistik deskriptif juga digunakan untuk mendukung interpretasi data kuantitatif yang relevan, seperti tingkat keterlibatan anggota dalam pelatihan serta perubahan penggunaan media digital. Berdasarkan hasil kegiatan, dari 20 UMKM, 7 UMKM (35%) sudah menerapkan pengelolaan keuangan konvensional dan sisanya belum. Setelah kegiatan, seluruh 20 UMKM (100%) sudah dapat menerapkan pengelolaan keuangan usaha digital karena sudah dibekali dan diberikan template pengelolaan keuangan UMKM menggunakan Microsoft Excel. Peserta kini memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk mereka secara lebih efektif. Sebelum kegiatan hanya 5 UMKM (25%) dari 20 UMKM yang memanfaatkan pemasaran digital. Setelah kegiatan 20 UMKM sudah memiliki sosial media masing-masing, serta 5 UMKM (25%) mulai menerapkan iklan melalui sosial media.
Tradisi Ogoh-Ogoh Sebagai Sarana Kerukunan Antar Umat Beragama di Desa Gunung Sari, Kab. Kolaka Sari, Patma; Sulastry, Helda; Marani, Irgi Prasetyo; Biringkaka, Wahida; Nilam, Nilam; Alam, Husaema; Iqbal, Muhd.; Alim, Sahrul; Mawarni, Ayu; Fairin, Muh.; Era, Emon Eru
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i2.1496

Abstract

The Ogoh-ogoh tradition in Gunung Sari Village, Watubangga District, Kolaka Regency, has been carried out since 1982 as part of preparations for the Hindu New Year celebration of Nyepi. Although the majority of the village's population is Muslim, this tradition remains alive as a symbol of cleansing from evil through the burning of large, terrifying effigies. This research examines the development of this tradition and its alignment with the village's regulations. The aim of this research is to describe the implementation of the Ogoh-ogoh tradition, analyze the symbolic meaning within the tradition, and evaluate whether the tradition complies with local government regulations. Additionally, this research seeks to identify the factors that support the continuation of this tradition within a predominantly Muslim community. The research method used is qualitative with an ethnographic approach. Data was collected through interviews with community leaders and other key informants, as well as related literature. The collected data was analyzed descriptively to understand the implementation of the tradition. The Ogoh-ogoh tradition is embraced with enthusiasm and does not conflict with village regulations. This tradition is maintained as a form of respect for cultural and religious diversity. The Ogoh-ogoh tradition in Gunung Sari Village reflects interfaith harmony and can be carried out without conflict with village rules.ABSTRAKTradisi Ogoh-ogoh di Desa Gunung Sari, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, dilaksanakan sejak 1982 dan menjadi bagian dari persiapan Hari Raya Nyepi umat Hindu. Meskipun mayoritas penduduk desa beragama Islam, tradisi ini tetap hidup sebagai simbol pembersihan dari keburukan melalui pembakaran patung raksasa. Penelitian ini mengkaji perkembangan tradisi ini serta kesesuaiannya dengan peraturan desa setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan Tradisi Ogoh-ogoh, menganalisis makna simbolis dalam tradisi ini, serta mengevaluasi apakah tradisi tersebut sesuai dengan peraturan pemerintah desa. Selain itu, penelitian ini ingin mengidentifikasi faktor yang mendukung kelangsungan tradisi tersebut dalam konteks masyarakat yang mayoritas Muslim. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan tokoh masyarakat dan informan kunci lainnya, serta literatur terkait. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif untuk memahami pelaksanaan tradisi. Tradisi Ogoh-ogoh diterima dengan antusiasme dan tidak bertentangan dengan peraturan desa. Tradisi ini dijaga sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman budaya dan agama. Tradisi Ogoh-ogoh di Desa Gunung Sari mencerminkan kerukunan antaragama dan dapat dilaksanakan tanpa konflik dengan aturan desa.
Media Buku Pop-Up Bencana untuk Edukasi Peningkatan Kapasitas Bencana Sekolah di Kota Samarinda Septyandy, Muhammad Rizqy; Ayuningtyas, Pridawanti; Abdillah, Aji Muhammad Rifqi; Shinta, Diftania Avanda Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1474

Abstract

Samarinda experienced many disasters from 2017-2022, including floods that submerged thousands of homes and schools, landslides that damaged infrastructure, and fires. There needs to be genuine efforts to reduce the risk of these disasters, one of which is increasing the capacity of school communities in elementary and secondary education units in Samarinda. The purpose of community service activities by the Faculty of Engineering, Universitas Mulawarman, in collaboration with the BPBD of Samarinda, is to increase disaster capacity of the school residents. The implementation method is done through educational media in the form of pop-up disaster books that are easy for all school residents to understand. The results show that after the community service program was carried out, there was an increase in teacher and student skills related to disaster preparedness and independent disaster mitigation efforts in Samarinda, which were obtained based on pre-test and post-test assessments. This activity contributes to recognizing potential disasters that can occur in Samarinda to reduce disaster risk in Samarinda, especially in elementary and secondary education units.ABSTRAKKota Samarinda banyak mengalami bencana dalam kurun waktu 2017-2022, antara lain banjir yang merendam ribuan rumah dan sekolah, tanah longsor yang merusak infrastruktur, serta kebakaran. Perlu adanya upaya nyata terkait pengurangan risiko bencana tersebut yang salah satunya dengan peningkatan kapasitas warga sekolah di satuan pendidikan dasar dan menengah yang ada di Kota Samarinda. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Fakultas Teknik Universitas Mulawarman bekerja sama dengan BPBD Kota Samarinda berfokus pada peningkatan kapasitas bencana untuk warga sekolah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pemanfaatan media edukasi buku pop-up bencana yang mudah dipahami oleh semua warga sekolah. Hasil menunjukkan bahwa setelah dilakukan program pengabdian kepada masyarakat terdapat peningkatan keterampilan guru dan siswa terkait kesiapsiagaan terhadap bencana dan upaya mitigasi bencana secara mandiri di Kota Samarinda yang diperoleh berdasarkan penilaian pra-tes dan pasca-tes. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pengenalan potensi bencana yang dapat terjadi di Kota Samarinda sebagai upaya pengurangan risiko bencana di Kota Samarinda khususnya di satuan pendidikan dasar dan menengah.
Merek Logo Halal dalam Rangka Menjamin Kehalalan suatu Produk dan Meningkatkan Nilai Tambah bagi Pelaku Usaha untuk Memproduksi dan Menjual Halal Sujatmiko, Agung; Shomad, Abdus; Kurniawan, Ari; Romadhona, Mochamad Kevin
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1576

Abstract

Objective: To enhance public literacy and awareness about registering new halal brands and logos in order to ensure the halal status of a product and increase added value for entrepreneurs in producing and selling halal products. Maximizing and registering new halal brands and logos officially issued by the government will help boost the economy of the community, especially MSMEs. Method: The first step involves conducting surveys and consultations with relevant stakeholders, then educating and informing the public about the new logo and its application, as well as providing tutorials on how to implement the new logo. Results Trademark rights are an important part of Intellectual Property Rights (IPR) in the world of commerce and serve as a tool to win competition in capturing the consumer market. Micro, small, and medium enterprises (MSMEs) hold the key to differentiating similar goods and services and obtaining legal protection. Legal protection for trademarks is urgent and serves an economic function. The registration of the trademark is carried out considering the constitutive system. Ijtihad is needed for changes in the social life of the community, whether sudden or gradual.ABSTRAKTujuan Pengabdian: Meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat untuk mendaftarkan merek dan logo halal baru dalam rangka untuk menjamin kehalalan suatu produk dan meningkatkan nilai tambah bagi pelaku usaha untuk memproduksi dan menjual produk halal. Memaksimalkan dan mendaftarkan merek dan logo halal baru yang resmi dikeluarkan oleh pemerintah akan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya UMKM Metode: Langkah pertama melibatkan melakukan survei dan konsultasi dengan pemangku kepentingan yang relevan, kemudian mendidik dan memahami tentang logo baru dan penerapannya kepada masyarakat, serta menyediakan tutorial tentang cara menerapkan logo baru tersebut. Hasil Hak merek adalah bagian Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang penting dalam dunia perdagangan dan berfungsi sebagai alat untuk memenangkan persaingan dalam merebut pasar konsumen. Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) megang untuk membedakan barang dan jasa sejenis dan mendapat perlindungan hukum. Perlindungan hukum terhadap merek adalah urgen, dan berfungsi ekonomis. Pendaftaran merek tersebut dilakukan mengingat sistem konstitutif. Ijtihad dibutuhkan perubahan kehidupan sosial masyarakat baik mendadak atau secara perlahan.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue