cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 599 Documents
Evaluasi Sistem Pencatatan Keuangan Manual pada UMKM GK Fried Chicken dan Upaya Penyusunan Laporan Keuangan Sesuai SAK EMKM Ismi, Melvin Tsabitul; Astuti, Tutut Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1729

Abstract

Financial record-keeping is a crucial aspect of business management, particularly for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), which play a significant role in Indonesia's economy. However, many MSMEs still face obstacles in implementing standardized financial recording systems. This community engagement activity was conducted at GK Fried Chicken, a culinary MSME in Yogyakarta. It aimed to evaluate the manual financial recording system used and provide recommendations for preparing simple financial reports based on the Financial Accounting Standards for MSMEs (SAK EMKM). The method employed was a descriptive qualitative case study through observation, interviews, and documentation. The results showed that financial records were kept manually without account classification and lacked formal financial statements. Recommendations included classifying basic accounts, preparing income statements and balance sheets, and using digital tools for recording. This activity is expected to improve MSMEs’ understanding and practices in financial management to support better decision-making.ABSTRAKPencatatan keuangan merupakan aspek penting dalam mengelola usaha, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berperan signifikan dalam perekonomian nasional. Namun, sebagian besar pelaku UMKM masih mengalami kendala dalam menerapkan sistem pencatatan keuangan yang sesuai standar. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada UMKM GK Fried Chicken yang bergerak di bidang kuliner di Yogyakarta. Tujuannya adalah mengevaluasi sistem pencatatan keuangan manual yang digunakan dan memberikan rekomendasi penyusunan laporan keuangan sederhana berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa pencatatan keuangan dilakukan secara manual tanpa klasifikasi akun dan belum menghasilkan laporan keuangan formal. Rekomendasi diberikan berupa klasifikasi akun sederhana, penyusunan laporan laba rugi dan neraca, serta penggunaan alat bantu pencatatan digital. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan praktik pencatatan keuangan pada UMKM agar lebih terstruktur dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan usaha.
Pemetaan Pemukiman Pesisir Berbasis Partisipatif Masyarakat di Desa Tiley Kecamatan Morotai Selatan Barat Kabupaten Pulau Morotai Koroy, Kismanto; Nurafni, Nurafni; Naim, Ari L.; Mahasari, Fatahilla; Umafagur, Fahri
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1783

Abstract

Settlement maps serve not only as visual tools but also as a basis for developing local policies. Creating settlement maps in Tiley Village involved various methods, including field surveys, geospatial data collection, and data analysis using Geographic Information System (GIS) software. This approach allows for an accurate depiction of settlement distribution, infrastructure, and land use. The purpose of the community service was to create settlement maps for neighborhood units (RT/RW) in Tiley Village, involving the community, and to explore the potential benefits of such mapping for the local community. The community service activity was held in November 2024 at the Tiley Village Hall, South West Morotai District, Morotai Island Regency. Activities included field surveys, discussions with the community, direct interviews with the village government, map creation, handover, and outreach. The method is a participatory approach involving elements of the village government and the local community. The results of the settlement map of the neighborhood units (RT/RW) in Tiley Village show variations in settlement patterns and land use. The resulting map depicts the distribution of settlements, land use, and existing infrastructure. One interesting finding from the settlement map is the concentration of settlements around clean water sources. This indicates that access to clean water is a significant factor in the community's choice of settlement locations. After the settlement map was completed, the final stage was community outreach to understand the benefits of the map. This outreach was conducted through meetings at the village hall, where the community was explained the benefits of the settlement map and how to access the information contained within the map.ABSTRAKPeta pemukiman bukan hanya berfungsi sebagai alat visual, tetapi juga sebagai dasar dalam pengembangan kebijakan lokal. Proses pembuatan peta pemukiman di Desa Tiley melibatkan berbagai metode, termasuk survei lapangan, pengumpulan data geospasial, dan analisis data menggunakan perangkat lunak GIS (Geographic Information System). Pendekatan ini memungkinkan penggambaran yang akurat tentang distribusi pemukiman, infrastruktur, dan penggunaan lahan. Tujuan pengabdian adalah proses pembuatan peta pemukiman lingkungan RT/RW di Desa Tiley dengan melibatkan masyarakat, serta mengeksplorasi manfaat yang dapat diperoleh dari pemetaan tersebut bagi masyarakat setempat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan November 2024 bertempat di Balai desa Tiley Kecamatan Morotai Selatan Barat, Kabupaten Pulau Morotai. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi survei lapangan, diskusi dengan masyarakat, melakukan wawancara secara langsung dengan pemerintah desa, pembuatan peta, penyerahan dan sosialisasi. Metode yang digunakan mengacu pada pendekatan partisipatif yang melibatkan unsur pemerintah desa dan masyarakat setempat. Hasil dari pembuatan peta pemukiman lingkungan RT/RW Desa Tiley menunjukkan bahwa terdapat variasi dalam pola pemukiman dan penggunaan lahan di wilayah tersebut. Peta yang dihasilkan menggambarkan dengan jelas distribusi pemukiman dan penggunaan lahan, serta infrastruktur yang ada. Salah satu temuan menarik dari peta pemukiman adalah adanya konsentrasi pemukiman di sekitar sumber air bersih. Hal ini menunjukkan bahwa akses terhadap air bersih menjadi faktor penting dalam pemilihan lokasi pemukiman oleh masyarakat. Setelah peta pemukiman selesai dibuat, tahap terakhir adalah sosialisasi kepada masyarakat tentang pemahaman manfaat dari peta tersebut. Sosialisasi dilakukan melalui pertemuan di balai desa, dimana masyarakat diberikan penjelasan mengenai manfaat peta pemukiman dan cara mengakses informasi yang terdapat dalam peta.
Pemberdayaan Masyarakat Teknik Sambung Pucuk Tanaman Hias Bougenville di Desa Gunung Kuripan Kabupaten OKU Pusvita, Ema; Lastinawati, Endang; Rosmawati, Henny; Septianita, Septianita; Ogari, Putri Ayu; Danial, Ekawati; Gribaldi, Gribaldi; Nurlaili, Nurlaili; Purwadi, Purwadi; Lestari, Windi; Putri, Piranti Herdaning
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1719

Abstract

This community service aims to improve the skills and knowledge of Gunung Kuripan Village residents in ornamental plant propagation techniques, especially through the grafting method on bougainvillea. This activity was motivated by the high public interest in ornamental plants with economic value but still limited understanding of efficient vegetative propagation techniques. Through an educational and demonstrative approach, 20 participants were given direct training starting from selecting rootstocks and scions, cutting techniques, grafting, to post-grafting care. The evaluation results showed that after 14 days, most of the grafts showed positive growth in the form of new shoots and good tissue unity. This technique allows one plant to produce various flower colors, increasing the aesthetic and commercial value of bougainvillea. This innovation is also a solution to limited planting space and strengthening opportunities for household-scale ornamental plant entrepreneurship. Thus, this activity succeeded in providing applicable technology transfer with the output of grafted plants, increasing community capacity in the field of horticulture, and encouraging the development of a creative economy based on ornamental plants. This service is expected to be an educational model that can be replicated in other areas with similar potential.ABSTRAKPengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan warga Desa Gunung Kuripan dalam teknik perbanyakan tanaman hias, khususnya melalui metode sambung pucuk (grafting) pada bougenville. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya minat masyarakat terhadap tanaman hias bernilai ekonomis namun masih terbatasnya pemahaman terhadap teknik perbanyakan vegetatif yang efisien. Melalui pendekatan edukatif dan demonstratif, peserta yang berjumlah 20 orang diberikan pelatihan langsung mulai dari pemilihan batang bawah dan atas, teknik pemotongan, penyambungan, hingga perawatan pasca-grafting. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa setelah 14 hari, sebagian besar sambungan menunjukkan pertumbuhan positif berupa tunas baru dan kesatuan jaringan yang baik. Teknik ini memungkinkan satu tanaman menghasilkan berbagai warna bunga, meningkatkan nilai estetika dan komersial bougenville. Inovasi ini juga menjadi solusi terhadap keterbatasan ruang tanam serta memperkuat peluang wirausaha tanaman hias skala rumah tangga. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memberikan transfer teknologi yang aplikatif dengan luaran hasil tanaman yang telah di sambung pucuk, meningkatkan kapasitas masyarakat di bidang hortikultura, serta mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis tanaman hias. Pengabdian ini diharapkan menjadi model edukatif yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan potensi serupa.
#FYP untuk UMKM: Strategi Digital Marketing TikTok dalam Penguatan Brand dan Konversi Usaha Kost Wiryawan, I Gusti Ngurah Dwi; Sosianika, Adila; Aprianissa, Syifa Nur; Lisoni, Kaniya; Abdurrauf, Husni Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1734

Abstract

This community service activity aims to empower MSMEs in the housing services sector, specifically women's boarding houses, through mentoring in digital marketing strategies using TikTok as a social media platform. The targeted partner was a boarding house owner in Sarijadi, Bandung, who had not previously implemented any digital promotion strategy. The program was conducted from February to May 2025, involving one business partner and seven students from the Business Administration Study Program. The implementation method used a participatory approach, consisting of three stages: (1) identifying partner conditions through observation and interviews; (2) designing a digital marketing strategy, including the creation of visual identity, opening a TikTok account, and developing a content calendar; and (3) executing the campaign and evaluating its performance using TikTok Analytics. The results showed positive achievements: 384 new followers, 400,000 video views, increased digital engagement, and four previously vacant rooms successfully rented during the campaign. The partner also demonstrated improved understanding of digital promotion strategies and the ability to manage social media independently. The program was well received by the partner and surrounding community. The increase in digital literacy and promotional independence strengthened the business's competitiveness in the digital era. The short-video content strategy proved effective and applicable for MSMEs without requiring large budgets, while also serving as a practical learning experience for students and a tangible contribution from the university in supporting MSME digital transformation.ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku UMKM di sektor jasa hunian, khususnya kost perempuan, melalui pendampingan strategi digital marketing berbasis media sosial TikTok. Mitra sasaran adalah pemilik kost di Sarijadi, Kota Bandung, yang belum memiliki strategi promosi digital. Kegiatan dilaksanakan pada Februari–Mei 2025, melibatkan satu mitra usaha dan tujuh mahasiswa dari Program Studi Administrasi Niaga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tiga tahapan: (1) identifikasi kondisi mitra melalui observasi dan wawancara; (2) perancangan strategi digital, meliputi pembuatan identitas visual, pembukaan akun TikTok, serta penyusunan kalender konten; dan (3) implementasi kampanye serta evaluasi performa melalui TikTok Analytics. Hasil menunjukkan capaian positif: 384 pengikut baru, 400.000 tayangan video, peningkatan interaksi digital, dan empat kamar kost yang sebelumnya kosong berhasil disewa. Mitra juga mengalami peningkatan pemahaman terhadap strategi promosi dan mampu mengelola media sosial secara mandiri. Kegiatan ini diterima dengan baik oleh mitra dan lingkungan sekitar. Peningkatan literasi digital dan kemandirian promosi memperkuat posisi usaha di era digital. Strategi konten video pendek terbukti efektif dan aplikatif bagi UMKM tanpa anggaran besar, serta menjadi sarana pembelajaran praktis bagi mahasiswa dan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendorong transformasi digital UMKM.
Pengenalan Konsep Diri sebagai Penumbuhan Keberanian (Penghilang Kecemasan) dalam Berbicara pada Mahasiswa Radhiah, Radhiah; Syahriandi, Syahriandi; Mahsa, Masithah; Syardiansah, Syardiansah; Fakhrah, Fakhrah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1821

Abstract

This community service program aims to foster students' courage to speak (eliminate anxiety) through self-concept recognition. Students' lack of courage in speaking is a phenomenon that often occurs in formal situations. Students feel afraid, anxious, embarrassed, and find it difficult to express information due to anxiety/fear of making a mistake. This guilt causes a lack of self-confidence. Students feel they will be judged or commented on later by the audience. In fact, the students have not made any mistakes and are not being judged. This feeling must be resolved so that it disappears. One way to do this is through self-concept recognition. Self-concept means encouraging oneself to be more capable of knowing oneself (self-evaluation). The process of self-recognition is expected to eliminate students' anxiety and thus foster students' courage in speaking. In the self-recognition process, this community service program uses the "Johari Window" theory as an approach. Through this "Johari Window" approach, students are encouraged to be able to map their abilities so that they can better understand themselves. The method used is the lecture method and mentoring for community service participants. The results of this approach are very much felt by the students. Students are better able to map their abilities, so that the anxiety they initially felt when they wanted to speak in public is reduced. Students' anxiety was significantly reduced by approximately 89%. This percentage was derived from a vote among the entire student body. This demonstrates a result consistent with the initial goal of this community service program.ABSTRAKPengabdian ini bertujuan untuk menumbuhkan keberanian berbicara mahasiswa (menghilangkan kecemasan) melalui pengenalan konsep diri. Kurangnya keberanian mahasiswa dalam berbicara menjadi suatu fenomena yang sering muncul dalam situasi formal. Mahasiswa merasa takut, cemas, malu, hingga sulit untuk mengutarakan suatu informasi disebabkan oleh rasa cemas/takut bahwa dirinya membuat suatu kesalahan. Rasa bersalah inilah yang menyebabkan rasa kurang percaya diri. Mahasiswa merasa akan dinilai atau dikomentari nantinya oleh para pendengar. Padahal, kenyataannya mahasiswa tidak berbuat suatu kesalahan dan tidak dinilai. Rasa seperti inilah yang harus diselesaikan sehingga rasa tersebut menjadi hilang. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan pengenalan konsep diri. Konsep diri berarti mengajak diri sendiri untuk lebih mampu mengenali diri (mengevaluasi diri). Proses pengenalan diri diharapkan dapat menghilangkan rasa cemas mahasiswa sehingga menumbuhkan rasa keberanian mahasiswa dalam berbicara. Dalam proses pengenalan diri, pengabdian ini menggunakan teori “Jendela Johari” sebagai sebuah pendekatan. Melalui pendekatan “Jendela Johari” ini mahasiswa diajak untuk mampu memetakan kemampuan dirinya sehingga para mahasiswa dapat lebih mengenal diri mereka. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan pendampingan kepada peserta pengabdian. Hasil dari pendekatan ini sangat dirasakan oleh para mahasiswa. mahasiswa lebih mampu memetakan kemampuannya sehingga rasa cemas yang awalnya dirasakan ketika hendak berbicara di depan umum menjadi lebih berkurang. Rasa kecemasan pada mahasiswa dapat dirasakan berkurang sekitar 89%. Persentase ini diambil dari hasil voting pada seluruh jumlah mahasiswa. Hal ini menunjukkan sebuah hasil yang sesuai dengan tujuan awal dari pengabdian ini.
Pentingnya Pendidikan Karakter dan Perlindungan Diri Bagi Siswa SD Negeri 1 Caluk Dalam Menghadapi Dampak Negatif Teknologi dan Media Sosial Nasution, Saipul; Muhsin, Ali; Arrazi, Muhammad Amin; Nurcahyo, Muhammad Amrico Putra; Wela, Andi Achmad Ichsan
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1469

Abstract

Character education and self-protection play a crucial role in helping students of SD cope with the negative impacts arising from technological advancements and social media. This article aims to analyze the influence of character education and self-protection on the students of SD, in facing the uncontrolled negative effects of technology and social media. Study employs a qualitative research method with a document study approach to explore and understand the values and meanings within groups and individuals, which are considered to be constructed from human social issues. Data collection is conducted through literature studies and analyzed using qualitative analysis methods, including data management and organization, reading and noting new ideas, explaining and classifying codes into themes, as well as developing and evaluating interpretations. Results of this study indicate that character education provides a strong moral foundation, instilling values such as responsibility, honesty, and empathy, which are essential in shaping students' personalities. Meanwhile, self-protection equips students with practical skills essential for avoiding various digital risks, such as cyberbullying, misuse of personal data, and technology addiction. With a good understanding of both aspects, students can navigate online challenges more wisely and safelyABSTRAKPendidikan karakter dan perlindungan diri memiliki peran yang sangat vital dalam membantu siswa SD menghadapi dampak negatif yang muncul akibat perkembangan teknologi dan media sosial. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari pendidikan karakter dan perlindungan diri bagi siswa SD dalam menghadapi dampak negative teknologi dan media sosial yang tidak terkontrol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi dokumen untuk mengungkap nilai-nilai sosial dalam lingkungan pendidikan dasar. Sebanyak 49 siswa SD Negeri 1 Caluk menjadi sumber utama dalam menggali data yang relevan. Pengambilan data dilakukan dengan Studi Pustaka dan dianalisis dengan metode analisis kualitatif yang meliputi Pengelolaan data dan mengorganisasikannya, membaca dan mencatat ide-ide baru, menjelaskan serta mengklasifikasikan kode kedalam tema, dan mengembangkan serta menilai interpretasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa  Pendidikan karakter memberikan dasar moral yang kuat, mengajarkan nilai-nilai seperti tanggung jawab, kejujuran, dan empati, yang sangat penting dalam membentuk kepribadian siswa. Sementara itu, perlindungan diri memberikan keterampilan praktis yang esensial untuk menghindari berbagai risiko digital, seperti perundungan daring, penyalahgunaan data pribadi, dan kecanduan teknologi. Dengan pemahaman yang baik tentang kedua hal ini, siswa dapat mengelola tantangan yang dihadapi di dunia maya dengan lebih bijaksana dan aman.
Pemberdayaan Pemandu Wisata Melalui Sosialisasi Edukasi Sapta Pesona Di Desa Wisata Turgo Satriawati, Zahrotun; Hikmawati, Meiana Maulida; Haryanto, Eko
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1910

Abstract

Turgo Tourism Village, located on the slopes of Mount Merapi, holds significant potential for nature, cultural, and religious tourism, including pilgrimages to the Syekh Jumadil Kubro maqom, coffee and tea tourism, and disaster mitigation education. However, it faces challenges due to low community awareness of the tour guide's role and limited guiding skills. This study aims to enhance the capacity of local tour guides through Sapta Pesona education socialization to support sustainable tourism. Using a participatory approach, the activity was conducted in three stages: preparation (coordination with managers, observation, and material development), implementation (interactive socialization, discussions, and guiding simulations), and evaluation (reflection and feedback). Fourteen participants, including tour guides, managers, and local MSME actors, attended the activity. The results showed an improved understanding of the tour guide's role, code of ethics, communication techniques, interpretation, and guiding SOPs, with high enthusiasm during discussions and simulations. This activity effectively strengthened service skills, created memorable tourist experiences, and contributed to the sustainability of Turgo Tourism Village through community empowerment, enhancing the destination’s image, and encouraging repeat visits.ABSTRAKDesa Wisata Turgo di lereng Gunung Merapi memiliki potensi besar dalam wisata alam, budaya, dan religi, seperti ziarah ke maqom Syekh Jumadil Kubro, wisata kopi dan teh, serta edukasi mitigasi bencana, namun terkendala rendahnya pemahaman masyarakat tentang peran pemandu wisata dan kurangnya keterampilan pemanduan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemandu wisata lokal melalui sosialisasi edukasi Sapta Pesona untuk mendukung pariwisata berkelanjutan. Menggunakan pendekatan partisipatif, kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan (koordinasi dengan pengelola, observasi, dan penyusunan materi), pelaksanaan (sosialisasi interaktif, diskusi, dan simulasi pemanduan), serta evaluasi (refleksi dan umpan balik). Sebanyak 14 peserta, terdiri dari pemandu wisata, pengelola, dan pelaku UMKM lokal, mengikuti kegiatan ini. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang peran pemandu wisata, kode etik pramuwisata, teknik komunikasi, interpretasi, dan SOP pemanduan, dengan antusiasme tinggi dalam diskusi dan simulasi. Kegiatan ini efektif memperkuat keterampilan pelayanan, menciptakan pengalaman wisata yang berkesan, dan berkontribusi pada keberlanjutan Desa Wisata Turgo melalui pemberdayaan masyarakat lokal, meningkatkan citra destinasi, dan mendorong wisatawan untuk kembali berkunjung.
Edukasi Peran Lembaga Keuangan dalam Memberdayakan UMKM bagi Siswa SMK Negeri 6 Kabupaten Tangerang Rahayu, Siti; Purba, Rebeka Meidiana; Anindya, Annisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1711

Abstract

This activity aims to educate students at SMK Negeri 6 Tangerang Regency about the strategic role of financial institutions in supporting the development of MSMEs. Financial institutions play a crucial role in providing access to financing, support, and financial literacy to the actors of MSMEs. Through an educational approach in vocational schools, students are equipped with an understanding of the importance of financial institutions as strategic partners in business development. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation studies. The results of the study show that the education provided can increase students' understanding of the role of financial institutions, as well as motivate them to develop business ideas with appropriate financial access support. This education also encourages the creation of synergy between schools, local MSME actors, and financial institutions as a form of community economic empowerment.ABSTRAKKegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada siswa SMK Negeri 6 Kabupaten Tangerang mengenai peran strategis lembaga keuangan dalam mendukung pengembangan UMKM. Lembaga keuangan memiliki peranan penting dalam memberikan akses permodalan, pendampingan, serta literasi keuangan kepada pelaku UMKM. Melalui pendekatan edukatif di sekolah kejuruan, siswa dibekali pemahaman tentang pentingnya lembaga keuangan sebagai mitra strategis dalam pengembangan usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai peran lembaga keuangan, serta memotivasi mereka untuk mengembangkan ide usaha dengan dukungan akses keuangan yang tepat. Edukasi ini juga mendorong terciptanya sinergi antara sekolah, pelaku UMKM lokal, dan lembaga keuangan sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Mengenali Potensi: Asesmen Psikologi Bakat, Minat, dan Kepribadian untuk Pengembangan Potensi Siswa di SD Ciherang, Jawa Barat Fahlevi, Reza; Zamralita, Zamralita; Basaria, Debora; Dewi, Fransisca Iriani Roesmala; Widyastuti, Philomena Esti; Valentine, Raissa
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1899

Abstract

Improving the quality of primary education in under-resourced areas such as Ciherang Village, West Java, remains challenging due to limited facilities, guidance, and access to structured psychological assessments. This community engagement program aimed to help students at SD Ciherang recognize their cognitive abilities, interests, and personality traits through a systematic assessment. A total of 53 sixth-grade students participated in three instruments: Raven’s Colored Progressive Matrices (CPM) for cognitive ability, SDS Holland for career interests, and the Big Five Inventory (BFI) for personality traits. The program was implemented using a Community-Based Research (CBR) approach that actively involved teachers and Thematic Community Service (KKNT) students. The results showed that most students had good to very good cognitive abilities. Their dominant interests were Artistic and Social, indicating a strong preference for creativity and social interaction. Personality profiles were primarily characterized by Agreeableness and Extraversion, reflecting cooperative, empathetic, and sociable tendencies. These findings highlight the need for extracurricular programs focusing on arts, social engagement, and leadership, as well as structured activities to develop discipline and self-management skills. This initiative provides tangible contributions in the form of tailored recommendations for extracurricular development based on students’ profiles and offers psychological data as a foundation for school policy planning. The approach is expected to enhance educational services and support the optimal development of students’ potential.ABSTRAKPeningkatan kualitas pendidikan dasar di daerah terbatas seperti Desa Ciherang, Jawa Barat, sering terhambat keterbatasan fasilitas, bimbingan, dan asesmen psikologis yang memadai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membantu siswa SD Ciherang mengenali potensi kognitif, minat, dan kepribadian melalui asesmen terstruktur. Sebanyak 53 siswa kelas VI mengikuti tiga instrumen: Raven’s Colored Progressive Matrices (CPM) untuk kemampuan kognitif, SDS Holland untuk minat karier, dan Big Five Inventory (BFI) untuk kepribadian. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan Community-Based Research (CBR) yang melibatkan guru dan mahasiswa KKNT secara aktif. Hasil menunjukkan mayoritas siswa memiliki kemampuan kognitif baik–sangat baik. Minat dominan pada Artistic dan Social, menunjukkan ketertarikan tinggi pada kreativitas dan interaksi sosial, sementara kepribadian siswa didominasi Agreeableness dan Extraversion, yang menggambarkan sifat ramah, kooperatif, dan mudah bersosialisasi. Temuan ini mengindikasikan perlunya pengembangan program ekstrakurikuler seni, sosial, dan kepemimpinan, sekaligus membiasakan kegiatan yang melatih disiplin dan manajemen diri. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata berupa rekomendasi pengembangan program ekstrakurikuler berbasis profil siswa dan menyediakan data profil psikologis sebagai dasar kebijakan sekolah. Pendekatan ini diharapkan meningkatkan layanan pendidikan dan mendukung pengembangan potensi siswa secara optimal.
Edukasi Berbasis Masyarakat dalam Upaya Pencegahan dan Deteksi Dini Penyakit Diabetes Melitus melalui Penyuluhan Perilaku Hidup Sehat Sundari, Aliyah Siti; Ajrina, Amalia; Kurniati, Anita; Indriati, Dwi Wahyu; Handayani, Nur Septia
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1473

Abstract

Diabetes Mellitus is a disease caused by chronic metabolic disorders. It’s characterized by high blood glucose levels accompanied by metabolic disorders as a result of insulin dysfunction. Diabetes Mellitus can cause major chronic complications including cardiovascular disease, stroke, retinopathy, and diabetic nephropathy. Chronic complications are one of the causes of death in people with diabetes mellitus. A proper treatment to prevent the complications of diabetes mellitus is education about diabetes mellitus and its risk factor also do an early laboratory test. Based on the explanation above, the purpose of this community service activity is counseling and health examinations including body weight, blood pressure, blood glucose test and cholesterol test. This community service activity was held in Nginden Jangkungan Village, Sukolilo District, Surabaya. This activity includes counseling, health examinations and evaluations. This activity was attended by 37 participants consisting of 29 (78.4%) women and 8 (21.6%) men with an age range of 30 - 83 years and productive age reaching 62.2% of the total participants. Based on the results of the health examination, it was found that more than fifty percent of participants had hypertension with diastole above 60-80 mmHg and more than 90-120 mmHg for systole. The results of the total cholesterol examination showed that 31.4% had cholesterol levels that were included in the border line high risk (200-239 mg/dL) and 8.1% were high risk (239 mg/dL). The results of the normal random blood glucose levels is 78.4%, while participants with high random blood sugar levels were only 4 people or 10.8%. Based on the results of the activity evaluation, it is known that participants already understand a lot about complications of diabetes mellitus with blood pressure and cholesterol as shown by the post-test results, the number participants with correct answers reached above 90%.ABSTRAKDiabetes Melitus merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh gangguan metabolisme kronis yang ditandai tingginya kadar glukosa darah disertai gangguan metabolisme tubuh sebagai akibat kelainan fungsi insulin. Diabetes Melitus dapat mengakibatkan komplikasi kronis utama diantaranya penyakit kardiovaskuler, stroke, retinopati, serta nefropati diabetika. Komplikasi kronis merupakan salah satu penyebab kematian pada penderita diabetes melitus. Penyakit diabetes melitus membutuhkan penanganan yang tepat agar tidak terjadi komplikasi, diantaranya dengan kegiatan edukasi dini penyakit diabetes melitus terkait penanganan dan faktor resiko. Berdasarkan penjelasan diatas maka tujuan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan meliputi berat badan, tekanan darah, glukosa darah dan kolesterol. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diadakan di Kelurahan Nginden Jangkungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya. Kegiatan ini meliputi penyuluhan, pemeriksaan kesehatan dan evaluasi. Kegiatan ini diikuti oleh 37 partisipan yang terdiri dari 29 (78,4%) perempuan dan 8 (21,6%) laki-laki dengan rentang usi 30 – 83 tahun dan usia produktif mencapai 62,2% dari total partisipan. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan didapatkan hasil lebih dari lima puluh persen partisipan mengalami hipertensi dengan diastol diatas 60-80 mmHg dan lebih dari 90-120 mmHg untuk sistol. Hasil pemeriksaan kolesterol total didapatkan 31,4% memiliki kadar kolesterol yang termasuk dalam batas tinggi (200-239 mg/dL) dan 8,1% termasuk tinggi (239 mg/dL). Hasil kadar Glukosa Darah Acak (GDA) dapat dikatakan cukup baik dengan mayoritas 78,4% termasuk normal, sedangkan partisipan dengan kadar GDA tinggi hanya 4 orang atau 10,8%. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan diketahui bahwa partisipan sudah banyak memahami terkait komplikasi diabetes melitus dengan tekanan daran dan juga kolesterol yang ditunjukkan dengan hasil post-test jumlah peserta dengan jawaban benar mencapai diatas 90%.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue