cover
Contact Name
Nofri Wandi
Contact Email
wandie.88one@gmail.com
Phone
+6281268949444
Journal Mail Official
bhakti.nagori@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gatot Subroto KM. 7 Kebun Nenas, Desa Jake, Kec. Kuantan Tengah, Kab. Kuantan Singingi, Prov. Riau, Indonesia
Location
Kab. kuantan singingi,
Riau
INDONESIA
Bhakti Nagori (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat)
ISSN : 28077792     EISSN : 28076907     DOI : 10.36378/bhakti_nagori
Jurnal ini memuat tulisan – dari berbagai bidang ilmu yang memuat kegitan dosen dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat , artikel yang dimuat dalam jurnal Bhakti Nagori (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) merupakan hasil penelitian ilmiah dosen UNIKS yang selanjutnya penerbitan naskah ilmiah yang berkaitan teknik, sosial, pertanian, pendidikan, komputer, Jurnal ini dipublikasikan 2 kali dalam 1 tahun, yaitu antara bulan Juni edisi pertama, dan Desember edisi kedua. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah komunikasi ilmiah antar akademisi, peneliti dan praktisi dalam menyebarluaskan hasil penelitian serta demi tercapainya catu dharma perguruan tinggi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 443 Documents
PROSPEK EKONOMI KEUMATAN BERBASIS MASJID PADA BKM MASJID SEDESA KOLAM PERCUT SEI TUAN: PKM Burhanuddin Al-Butary; Hermansyah Alam; Helma Widya
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3930

Abstract

Pengabdian kepada masyaraakat merupakan bahagian yang tidak terpisahkan dari para insan akademis. Tulisan ini melaporkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Badan Kemakmuran Masjid (BKM) sedesa Kolam Percut Sei Tuan. Pengabdian ini difokuskan pada pengurus dan jamaah. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pada pengurus dan jamaah mengenai bagaimana prospek ekonomi berbasis masjid. Melalui penyuluhan ini diharapkan peserta lebih siap dalam menjalankan manajemen pengelolaan masjid yang sudah berlangsung selama ini, maupun mengembangkan orientasi dalam rangka pembinaan ekonomiberbasis masjid. Pengabdian penyuluhan ini diawali dengan penyampaian teori, berupa materi – materi : ekonomi syariah dan manajemen masjid dalam rangka pembinaan ekonomi dan kesejahteraan. Materi disampaikan dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Peserta diberikan pemahaman terkait cara pengelolaan masjid dalam rangka pembinaan ekonomi dan kesejahtraan. Penyuluhan diikuti oleh ±20 orang peserta. Hasil dari penyuluhan ini, mampu memberikan keterampilan dan pemahaman berkaitan dengan manajemen pengelolaan masjid dalam rangka pembinaan ekonomi dan kesejahtraan, sehingga peserta dimungkinkan dapat mengembangkan fungsi masjid menjadi lebih maksimal dari sebelumnya., khususnya peran masjid dalam rangka pembinaan ekonomi dan kesejahtraan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MANAJEMEN USAHA MELALUI PENDAMPINGAN PEMBUATAN LABELING DAN KEMASAN USAHA ABON PADA DESA OMBE BARU LOMBOK BARAT Herawati Khotmi; Agus Khazin Fauzi; Yuli Astini; Indah Ariffianti; Nizar Hamdi; I Gusti Gede Narung
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3932

Abstract

Pembuatan label dan kemasan produk yang masih sederhana dikarenakan minimnya informasi dan pengetahuan mengenai cara pembuatan label dan kemasan yang menarik merupakan alasan dilakukan pengabdian pada usaha abon Hj. Rohanah. Melalui pengabdian ini dapat memberikan pengetahuan dan wawasan kepada pelaku usaha yang berkaitan dengan pembuatan label dan kemasan yang menarik sehingga menarik daya beli masyarakat untuk membeli produk tersebut. Metode pengabdian dilakukan dengan beberapa tahapan Tahap persiapan, dalam tahapan persiapan dibutuhkan koordinasi dan identifikasi masalah mitra, Tahap pelaksanaan yaitu kegiatan pendampingan langsung dengan mitra sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan meliputi pendampingan dalam labeling dan kemasan. Tahap evaluasi, dimana dalam tahap ini dilaksanakan evaluasi sampai sejauh mana mitra pengabdian sudah mengaplikasikan kegiatan pendampingan yang sudah dilaksanakan sebelumnya. Setelah dilakukan pengabdian pada usaha abon ibu Hj. Rohanah, saat ini sudah memiliki label dan kemasan yang menarik sehingga produknya mudah dikenal oleh masyarakat luas yang ingin melakukan pemesanan. Antusias dari pemilik Usaha Hj. Rohanah sangat terbantu dengan memberikan masukan terkait pelabelan produk supaya mudah dikenali konsumen atau pelanggannya.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MELALUI PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN KOPERASI DI DESA BANGUN HARJO KUAMANG KUNING Widyastuti, Ira; Albadry, Syah Amin; Handani, Deni; Rusnaini, Sasmita; Ulum, Panji; Rahmiati, Siti; Sofa, Ade; Mardansyah, Mardansyah; Haesdhona, Haesdhona
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3933

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa bangun harjo. Dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya memahami prosedur pembentukan koperasi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan Indonesia. Jumlah masyarakat yang tidak memahami manfaat dan tujuan bergabung dalam koperasi adalah masalah yang sering ditemui. Banyak masyarakat di desa tidak memiliki koperasi unit desa (KUD) ataupun bentuk koperasi lainnya. Meskipun demikian, desa memiliki banyak potensi untuk menghasilkan produk rumah tangga dan produk pertanian dari kelompok usaha kecil yang ada di masyarakat. Sementara itu, materi yang disampaikan memberikan pemaparan teoritis dan praktis, tanya jawab dan diskusi menentukan sejauh mana peserta memahami proses pendampingan pembentukan koperasi. serta masyarakat bisa menyadari betapa pentingnya memahami proses pembentukan koperasi sesuai dengan Undang-Undang perkoperasian No.25/1992. Hasil dari evaluasi kegiatan pengabdian pendampingan pembentukan Koperasi Desa menunjukkan bahwa masyarakat telah memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik tentang manfaat koperasi Desa, lebih banyak pengetahuan dan pemahaman tentang cara membentuk koperasi Desa, dan lebih banyak kesadaran dan keinginan untuk bergabung dengan koperasi
PELATIHAN P5 AKU SIAP MENJADI REMAJA DI SMP ISLAM AQZIA TELUK KUANTAN KABUPATEN KUANTAN SINGINGI: PKM Andrizal; Bustanur; Mailani, Ikrima; Alhairi; Nahwiyah, Sopiatun; Akbar, Helbi; Zulhaini; Mualif; Lasmiadi; Prasetiyo, Yoga
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3937

Abstract

Orang tua dan guru disekolah memiliki tugas menyiapkan anak-anaknya kelak menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab. Anak-anak ini nantinya harus mampu mandiri secara fisik dan psikologis untuk menghadapi tantangan kehidupan. Urusan memahami anak memang gampang-gampang susah, apalagi anak masuk fase remaja yang merupakan masa transisi dari kanak-kanak menjadi dewasa. Tentunya orang tua dan guru harus pandai-pandai dalam memahami karakter dan ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan yang dilalui anak. Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Kuantan Singingi hadir untuk memberikan bantuan kepada remaja untuk mengenal konsep diri yaitu, mengenai dirinya (self-image), cara remaja menghargai dirinya dibandingkan dengan orang lain (self-esteem), dan sosok ideal yang remaja ingin capai (ideal self). Untuk sampai ke titik tersebut, remaja sangat membutuhkan bantuan orang tua dan guru di sekolah serta lingkungan dengan cara, Melakukan aktivitas fisik, Cintai diri sendiri, Fokus pada kelebihan dan Membantu orang lain.
PENINGKATAN HIDROPONIK DENGAN MEDIA PEMANFAATAN BOTOL BEKAS MELALUI SOSIALISASI DAN PELATIHAN DI MTS BABUSSALAM DESA KEMIRI KECAMATAN PUSPO KABUPATEN PASURUAN Denlora Nor Muhammad; Aditya, Dary Ilham; Nisa Hafi Idhoh Fitriana
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3939

Abstract

Hidroponik adalah metode budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah, di mana akar tanaman memperoleh nutrisi langsung dari larutan yang mengandung unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk mengedukasi siswa-siswi MTs Babussalam Babussalam dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang pertanian hidroponik dengan menggunakan botol bekas serta peduli dengan lingkungan. Metode wawancara, tanya jawab, dan praktik langsung tentang cara cara budidaya secara hidroponik dengan menggunakan media botol bekas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa tentang konsep dasar hidroponik dan keterampilan dalam praktik bercocok tanam tanpa tanah. Selain itu, siswa memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan sampah plastik yang berdampak positif pada lingkungan. Program ini juga menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya pengelolaan sampah plastik melalui daur ulang kreatif. Dengan hasil ini, edukasi hidroponik menggunakan botol bekas dapat disimpulkan sebagai metode yang efektif dalam pembelajaran berbasis lingkungan yang mengintegrasikan aspek pertanian dan kreativitas, serta mengembangkan partisipasi aktif siswa dalam upaya pelestarian lingkungan.
OPTIMALISASI PELATIHAN E-COMMERCE PADA MATA KULIAH MANAJEMEN UNTUK MENDUKUNG KOMPETENSI MAHASISWA PRODI AGRIBISNIS: PKM Harianja; Jasri; Elgamar; Al-Hafiz, Nofri Wandi; Haswan, Febri; Nopriandi, Helpi; Erlinda; Aprizal; Chairani, Sri; M. Yusfahmi
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3946

Abstract

Teknologi telah menjadi pendorong utama perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang perdagangan elektronik (e-commerce). E-commerce, yang mencakup proses pembelian dan penjualan barang atau jasa secara elektronik melalui internet, telah memberikan dampak signifikan terhadap cara bisnis dilakukan di seluruh dunia. Kemajuan teknologi memungkinkan e-commerce untuk terus bertransformasi, menawarkan pengalaman belanja yang lebih nyaman, aman, dan personal, sekaligus memberikan akses ke pasar global. Teknologi digital yang diterapkan dalam e-commerce juga mendorong efisiensi operasional, inovasi berkelanjutan, dan peningkatan pengalaman pelanggan. Melihat pentingnya peran teknologi dalam e-commerce, kegiatan praktikum bertema "Pelatihan E-commerce" pada mata kuliah Informasi Manajemen Program Studi Agribisnis dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada peserta. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pengembangan bisnis agribisnis secara inovatif dan efisie[1]n. Program ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk memahami peluang dan tantangan e-commerce, sehingga mereka mampu beradaptasi dan berkontribusi secara optimal dalam ekonomi digital
PELATIHAN DAN PENYULUHAN TEKNIK PENGENDALIAN GULMA PADA PERKEBUNAN SAWIT RAKYAT DESA SIBEROBAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Desta Andriani; Seprido; Elfi Indrawanis; Tri Nopsagiarti; Chairil Ezward; A. Haitami; Wahyudi; Gusti Marlina
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3955

Abstract

Tanaman kelapa sawit ( Eleis guineesis jacq ) merupakan tanaman perkebunan yang memiliki arti penting bagi pembangunan nasional,selain mampu menyediakan lapangan kerja, hasil dari tanaman ini juga merupakan sumber devisa Negara. Kendala yang dihadapi para petani adalah perawatan yang masih kurang optimal diantaranya dalam hal pengendalian gulma pada tanaman belum menghasilkan. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan yang diawali dengan identifikasi permasalahan dengan melakukan survey dan diskusi dengan pengumpulan materi kegiatan penyuluhan yang berkenaan dengan pengendalian gulma pada tanaman kelapa sawit; penyebaran pretest kuesioner materi pelatihan disampaikan dalam konsep ceramah; dan diskusi serta dilakukan kegiatan pelatihan pengendalian Gulma serta pada akhir kegiatan dilakukan evaluasi kegiatan. Peserta secara keseluruhan berpastisipasi secara aktif dalam mengikuti pelaksanaan kegiatan mulai dari penyajian materi, diskusi, pengisian kuisioner, dan praktek. 100% peserta hadir dalam kegiatan ini, memahami materi yang disampaikan, dan setuju dengan daur ulang sampah anorganik. Pelatihan dan penyuluhan teknik pengendalian gulma pada tanaman kelapa sawit di desa siberobah dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tadi perkebunan terlihat pada hasil evaluasi kegiatan PkM bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan peserta.
PENINGKATAN KAPASITAS PERANGKAT DESA MELALUI PELATIHAN ADMINISTRASI DESA DI DESA PANGKALAN INDARUNG KECAMATAN SINGINGI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI: PKM Melliofatria; Rika Ramadhanti; Emilia Emharis; Sarjan; Alsar Andri; Desriadi; Risvandi; Sahri Muharram; Tria Anggraini
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3961

Abstract

Aparat pemerintah desa dipandang sangat penting untuk meningkatkan SDM dan menjadi sebuah keharusan, agar aparatur pemerintah desa dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Persoalan yang terjadi dapat diidentifikasi, lemahnya dan terbatasnya kapasitas sumber daya aparat yang mampu mengelola manajemen pemerintahan desa dalam mendukung peningkatan dan pemberdayaan masyarakat desa. Semestinya penggunaan dana desa untuk peningkatan SDM apartur desa dapat menjadi wacana dan pemikiran desa agar lebih maju. Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi memulai program inovasi desa, tujuannya untuk mendukung kegiatan pengembangan SDM. Hal terpenting dalam mengelola organisasi adalah meningkatkan kualitas SDM, karena perlunya eksekutor yang baik untuk merealisasikan ide-ide.
INOVASI PENGOLAHAN SUSU MENJADI CAMILAN SUSU GORENG MENGGUNAKAN MEDIA PEMASARAN WHATSAPP BISNIS DI DESA KEMIRI, KECAMATAN PUSPO, KABUPATEN PASURUAN: PKM Olga Octyela Ayu Putri; Ika Sari Tondang; Daniel Ivandha Putra Wibowo
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3963

Abstract

Susu sapi perah merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki kandungan gizi lengkap dan penting bagi kesehatan manusia. Masyarakat Desa Kemiri, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, mayoritas bergantung pada peternakan sapi perah sebagai mata pencaharian utama. Namun, sebagian besar susu yang diproduksi masih dijual dengan harga rendah kepada tengkulak dan dikirim ke Koperasi Unit Desa (KUD), tanpa mengolahnya menjadi produk bernilai tambah. Untuk meningkatkan pendapatan peternak, dilakukan pelatihan pengolahan susu sapi menjadi produk inovatif, yaitu susu goreng, yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan, pelatihan, dan praktik yang melibatkan 20 peserta, terdiri dari ibu-ibu PKK dan pemuda di Desa Kemiri. Selain itu, diberikan juga sosialisasi mengenai digital marketing menggunakan platform WhatsApp Bisnis untuk memasarkan produk susu goreng. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias dan tertarik dengan inovasi produk serta pemasaran digital, yang diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan ekonomi desa. Pelatihan ini berhasil memberikan pemahaman tentang pengolahan susu sapi perah menjadi produk olahan yang bernilai tambah dan cara efektif memasarkan produk melalui media sosial
SOSIALISASI DIGITAL MARKETING MELALUI GOOGLE KEYWORD PLANNER KEPADA MASYARAKAT DESA KEMIRI, KECAMATAN PUSPO, KABUPATEN PASURUAN Yuristya, Nurfarisa; Rico Yanuar Ardiansyah; Noor Rizkiyah
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3964

Abstract

Program Bina Desa dalam kegiatan Kuliah Kerja Mandiri (PKKM) Agribisnis oleh UPN "Veteran" Jawa Timur bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa dengan mengoptimalkan potensi lokal melalui penerapan ilmu dan teknologi agribisnis. Program ini mengikutsertakan mahasiswa sebagai fasilitator, yang mendampingi masyarakat dalam pelatihan serta penerapan teknologi, khususnya pemasaran digital. Seiring perkembangan teknologi, pemasaran digital menjadi strategi penting untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk desa hingga ke pasar nasional dan global. Desa Kemiri di Kabupaten Pasuruan, yang memiliki potensi agribisnis unggulan seperti durian, kopi, dan susu, mendapat manfaat besar dari program ini, terutama melalui pelatihan penggunaan Google Keyword Planner. Alat ini membantu masyarakat dalam merencanakan strategi pemasaran dengan memilih kata kunci yang tepat guna meningkatkan visibilitas produk secara online. Program ini bertujuan untuk meningkatkan jangkauan pasar produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih berkelanjutan. Pendampingan intensif juga diberikan untuk mempermudah pemahaman masyarakat dalam mengadopsi teknologi digital sebagai bagian dari upaya memajukan ekonomi lokal mereka.