cover
Contact Name
Fatmawati
Contact Email
fatma.n2n@gmail.com
Phone
+6281269803666
Journal Mail Official
jurnal@akimal.ac.id
Editorial Address
Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe Jl. Alkalali No. 09 hagu Selatan, Banda Sakti, Kota Lhokseumawe
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Akimal
ISSN : 26150573     EISSN : 29633338     DOI : https://doi.org/10.58435/jka.v1i2
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan Akimal is a scientific journal which Published by Nursing Academic of Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe. The editors welcome scientific articles relevant to National and International medical nursing and health issues. This journal accepts submissions from all countries and Indonesia. The journal is published twice a year. This journal is expected to be a medium of interaction for people interested in the world of health, including health service organizations, health services departments, relevant government agencies, the drug industry, health insurance, health researchers, and related sciences teachers, scientists who are interested in the application of science in the health sector. The Journal contents can be articles that are relevant to clinical and social health issues in the form of research articles, literature review articles, or field report articles . The topics of interenst include but are not limited to: Gerontik Nursing Surgical Mesdical Nursing Disaster and Emergency Nursing Mental Nursing General/Service Public Health Health Education and Promotion Health Management Disease Prevention Maternity and Child care Neonatology Health and Social Behavior Nutrition and Health Food Safety Hygiene Food technology related to Disease Prevention and Rehabilitation Environmental Health
Articles 132 Documents
PENGARUH PEMBERIAN MODUL EDUKASI TENTANG PERAWATAN LUKA MODERN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA DI AKPER KESDAM ISKANDAR MUDA LHOKSEUMAWE Phonna, Liza; Suriani; Roslaini
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 4 No 2 (2025): EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v4i2.173

Abstract

Perawatan luka modern merupakan pendekatan berbasis bukti yang menekankan prinsip moist wound healing untuk mempercepat proses penyembuhan luka, mengurangi risiko infeksi, dan meningkatkan kenyamanan pasien. Namun, penerapan konsep ini sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan tenaga kesehatan, termasuk mahasiswa keperawatan sebagai calon perawat profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa keperawatan tentang perawatan luka modern. Desain penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa tingkat akhir Program Diploma III Keperawatan di salah satu institusi pendidikan keperawatan di Lhokseumawe, dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden yang diambil secara total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup yang dikembangkan berdasarkan teori Knowledge, Attitude, and Practice (KAP), meliputi 20 item pertanyaan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori baik (63,3%), sedangkan kategori cukup sebesar 30%, dan kurang sebesar 6,7%. Faktor yang paling memengaruhi tingkat pengetahuan adalah pengalaman praktik klinik dan paparan edukasi tentang perawatan luka modern. Hasil ini mengindikasikan bahwa pembelajaran dan praktik klinik yang berfokus pada evidence-based wound care mampu meningkatkan pengetahuan mahasiswa. Peneliti merekomendasikan agar materi tentang perawatan luka modern diperkuat dalam kurikulum keperawatan serta disertai pelatihan praktik langsung menggunakan berbagai jenis balutan modern. Dengan demikian, mahasiswa keperawatan diharapkan mampu menjadi tenaga kesehatan yang kompeten dan berdaya saing dalam memberikan asuhan keperawatan luka yang aman, efektif, dan sesuai standar internasional.
PENGARUH TERAPI BERMAIN PASIR KINETIK (KINETIC SAND) TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK PRASEKOLAH Roslaini; Suriani, Suriani; Phonna, Liza
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 4 No 2 (2025): EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v4i2.177

Abstract

Perkembangan motorik halus Adalah bertambahnya kemampuan atas koordinasi yang melibatkan otot-otot kecil yang dipengaruhi oleh kematangan fungsi motorik, fungsi pengliahatan, dan kecerdasan nonverbal. Keterlambatan perkembangan mototrik halus pada anak patut ditrliti karena berdampak negative serta mempengaruhi aspek perkembangan lainnya. Tujuan penelitian ini Adalah untuk mengetahui pengaruh terapi bermain pasir kinetic terhadap perkembangan motorik halus anak pra sekolah usia 3-4 tahun di TK Ar Rahman  dan TK Cut Mutia. Penelitian ini menggunakan desain Pre_Eksperiment two group pretes posstes with control group desain. Tehnik sampling menggunakan Tehnik total sampling. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh populasi anak prasekolahpada TK Ar Rahman usia 3-4 tahun TK Ar-rahman sebanayk 18 anak dan TK Cut Mutia  sebanyak 18 anak. Hasil penelitian pemberian terapi ini dapat diketahui sebelum dilakukan terapi bermain pasir kinetic pada TK Ar Rahman  yaitu 5 anaak normal  pada sedangkan TK Cut Mutia yaitu 10 anak normal. Sesudah diberikan terapi bermain pasir kinetic pada TK Ar Rahman yaitu 16 anak normal sedangkan pada TK Cut Mutia yaitu 17 anak normal. Hasil uji statistic menggunakan uji Wilcoxon dengan menunjukkan ada pengaruh terapi bermain pasir kinetic sebelum diberikan terapi dan sesudah diberikan terapi dengan p-value 0,01<0,005 pada TK Ar Rahman dan p-value 0,003 <0,05 pada TK Cut Mutia dengan adanya terapi bermain pasir kinetic yaitu menggenggam, mencetak, menjumput, menekan dan meremas didapatkan pengaruh berupa peningkatan perkembangan motorik halus anak prasekolah. Maka dari itu, pasir kinetic dapat dijadikan terapi untuk meningkatkan perkembangan mototrik halus anak prasekolah.
PENERAPAN SENAM DIABETES DALAM MENURUNKAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI DESA BLANG CIRIH KABUPATEN BIREUEN Dedy Ahmady; Sari, Maulida
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 4 No 2 (2025): EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v4i2.176

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan terjadinya peningkatan glukosa darah dan menurunnya kemampuan tubuh menggunakan energi dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Senam diabetes merupakan gerakan olahraga yang dirancang menurut usia dan fisik sebagai bagian dari pengobatan diabetes. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain studi kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam diabetes terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus di Desa Blang Cirih Kabupaten Bireuen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita diabetes mellitus tipe II di Desa Blang Cirih Kabupaten Bireuen. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian yang diperoleh dari 3 orang responden setelahh melakukan senam diabetes sebanyak 5 kali dalam seminggu dengan periode 30 menit per sesi didapatkan semua responden mengalami penurunan kadar gula darah dengan rerata 15,3 mg/dL. Hal ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh senam diabetes terhadap penurunan kadar gula darah. Diharapkan penderita diabetes mellitus dapat menerapkan senam diabetes untuk menurunkan kadar gula dalam darah.
HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY DAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS WILAYAH KERJA KOTA LHOKSEUMAWE Maulida Sari; Wahyuni, Liza
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 4 No 2 (2025): EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v4i2.183

Abstract

Penderita diabetes mellitus yang memiliki efikasi diri rendah cenderung merasa tidak berdaya, khawatir terhadap kondisi kesehatannya, dan mengalami penurunan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-efficacy dengan tingkat kecemasan pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas wilayah kerja Kota Lhokseumawe. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross-sectional. Populasi terdiri dari seluruh pasien diabetes mellitus tipe 2 yang tercatat di Puskesmas wilayah kerja Kota Lhokseumawe sebanyak 276 orang. Sampel berjumlah 161 responden yang dipilih menggunakan simple random sampling dengan bantuan aplikasi OpenEpi dan memenuhi kriteria penderita DIABETES MELLITUS tipe 2. Instrumen yang digunakan meliputi Diabetes Management Self-Efficacy Scale (DIABETES MELLITUSSES) untuk menilai efikasi diri dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur tingkat kecemasan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki efikasi diri rendah (52,8%) dan tingkat kecemasan berat (40,4%). Uji statistik menghasilkan nilai ρ = 0,000 (< α = 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara self-efficacy dan tingkat kecemasan pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas wilayah kerja Kota Lhokseumawe. Disarankan agar pasien lebih aktif mengikuti anjuran tenaga kesehatan serta meningkatkan pengetahuan melalui kegiatan edukasi dan penyuluhan tentang pengelolaan diabetes mellitus tipe 2 guna membantu mengontrol kecemasan terhadap penyakitnya.
PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM TERHADAP NYERI KEPALA PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS BANDA SAKTI KOTA LHOKSEUMAWE Fatmawati; Junaedy; Dian vita Sari; Puspita, Shella; Ardilla, Arista
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 4 No 2 (2025): EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v4i2.33

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang paling sering menimbulkan keluhan nyeri kepala akibat peningkatan tekanan darah dan ketegangan pembuluh darah serebral. Intervensi nonfarmakologis seperti teknik relaksasi napas dalam semakin direkomendasikan dalam praktik keperawatan karena mampu menurunkan aktivitas simpatis dan meningkatkan respons parasimpatik. Penelitian ini bertujuan menggambarkan efektivitas teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan intensitas nyeri kepala pada pasien hipertensi yang menjalani perawatan di Puskesmas Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan dua responden berusia 50–70 tahun yang memenuhi kriteria inklusi, yakni memiliki tekanan darah >140/90 mmHg serta mengalami nyeri kepala. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut, masing-masing dengan 5–15 repetisi per sesi dalam lingkungan tenang dan posisi tubuh nyaman. Intensitas nyeri diukur menggunakan skala numerik (0–10) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan penurunan nyeri yang konsisten pada kedua responden dengan rata-rata penurunan 5–6 poin, dari kategori nyeri berat menjadi ringan. Selain itu, terjadi perubahan fisiologis berupa penurunan frekuensi nadi, pernapasan lebih teratur, serta ekspresi wajah yang lebih rileks. Pasien juga melaporkan peningkatan kenyamanan, rasa tenang, dan perbaikan kualitas tidur. Secara fisiologis, latihan pernapasan dalam berperan meningkatkan oksigenasi jaringan otak, memperbaiki sirkulasi, serta memicu aktivasi saraf vagus yang berkontribusi pada penurunan persepsi nyeri. Temuan ini menegaskan bahwa teknik relaksasi napas dalam merupakan intervensi keperawatan nonfarmakologis yang efektif, aman, murah, dan mudah diaplikasikan pada pasien hipertensi baik di fasilitas kesehatan maupun secara mandiri di rumah.
ANALISIS PRILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA ANAK STUNTING Dian Vita Sari; Junaedy; Fatmawati; Siti Damayanti; Fitri Apriani
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 4 No 2 (2025): EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v4i2.192

Abstract

Status  gizi  merupakan  ukuran  keberhasilan  memenuhi  kebutuhan  nutrisi  anak.  Beberapa  tahun  terakhir target penurunan status gizi buruk balita belum signifikan. Dampak gizi buruk pada anak bersifat sulit untuk dikoreksi di usia dewasa. Penelitian tentang faktor ekonomi, faktor sanitasi, faktor pendidikan , dan faktor perilaku  terhadap  dengan  kejdian  gizi  buruk  pada  balita  usia  4-5  yang  sangat  diperlukan.  Penelitian  ini bertujuan  untuk  mengetahui  faktor-faktor  yang  berhubungan  dengan  kejadian  gizi  buruk. jenis penelitian yang  diapakai  adalah  penelitian  deskriptif Analitik  yaitu  bertujuan  untuk  mengetahui  tingkat  pengetahuan  ibu tentang  faktor-faktor  yang  mempengaruhi  gizi  buruk  pada  balita  usia  4-5  tahun  di  Desa Geulumpang Payong, Bireuen.  Desain  yang mengunakan cross  sectional yaitu dengan membagikan kuesioner sebagai cara untuk mengambil data kepada setiap responden dengan sekali penyebaran. Populasi   pada   penelitian   ini   merupakan   ibu-ibu   yang mempunyai balita dengan Gizi Buruk dengan sebanyak  30  balita  dengan kejadian  gizi  buruk. Pada  penelitian  ini,  teknik sampling yang digunakan total sampling yaitu sampel yang sudah ditetapkan atau sudah ada. Sampel pada penelitian ini yaitu, balita yang mengalami gizi buruk sebanyak 30 orang. Teknik  analisis  data  penelitian  ini  menggunakan  analisis  univariat, bivariat. Berdasarkan  uji  bivariat  yang  dilakukan  didapatkan  hasil  bahwa  tidak  ada  hubungan  yang signifikan antaran variabel independen dengan variabel dependent. diharapkan akses terhadap air bersih merupakan  salah  satu  determinan  penting  dalam  pencegahan  stunting  di  wilayah  tersebut.
TINGKAT STRES AKADEMIK MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM PENYUSUNAN TUGAS AKHIR DI AKPER KESDAM IM LHOKSEUMAWE Masdiana, Erna; Aprilia, Devi; Phonna, Liza; Gaol, Lasmina Lumban
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 5 No 1 (2026): EDISI APRIL 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v5i1.210

Abstract

Penyusunan tugas akhir merupakan salah satu tuntutan akademik yang sering menjadi sumber tekanan bagi mahasiswa tingkat akhir, khususnya mahasiswa keperawatan yang dituntut untuk mampu menyelesaikan proses akademik secara tepat waktu. Stres akademik yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak pada kondisi psikologis, motivasi belajar, konsentrasi, serta kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres akademik pada mahasiswa keperawatan dalam menghadapi penyusunan tugas akhir di Akper Kesdam IM Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan teknik total sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 85 mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun tugas akhir. Pengumpulan data dilakukan Maret 2026, menggunakan instrumen Depression Anxiety Stress Scale-21 (DASS-21), khususnya sub-skala stres. Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan, yaitu sebanyak 74 orang (87,1%). Berdasarkan tingkat stres, sebagian besar mahasiswa mengalami stres sedang sebanyak 64 responden (75,3%), sedangkan 21 responden (24,7%) mengalami stres ringan. Tidak ditemukan responden dengan kategori stres berat. Hasil ini menunjukkan bahwa penyusunan tugas akhir memberikan tekanan akademik yang cukup nyata bagi mahasiswa, meskipun belum mencapai kategori berat. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif dan promotif dari institusi pendidikan, seperti bimbingan akademik yang terarah, konseling, edukasi manajemen stres, serta penguatan strategi koping adaptif untuk mencegah peningkatan stres dan risiko burnout akademik pada mahasiswa tingkat akhir.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI DESA TANJUNG ANOM Elpriska; Lahagu, Esteriani; Ovi Krisna Ndraha
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 5 No 1 (2026): EDISI APRIL 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v5i1.211

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah ≥130/80 mmHg dan berisiko menimbulkan komplikasi kardiovaskular. Kualitas tidur yang buruk dapat memengaruhi regulasi tekanan darah melalui mekanisme neurohormonal dan aktivitas sistem saraf otonom. Mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 64 pasien hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), sedangkan tekanan darah diukur menggunakan sfigmomanometer digital sesuai prosedur standar. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Mayoritas kualitas tidur responden dalam kategorik buruk sebanyak sebanyak 56 responden (78,9%) dan mayoritas tekanan darah responden yaitu hipertensi derajat 2 sebanyak 36 responden (50,7%) dan hasil uji Chi Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan tekanan darah (p < 0,05), dimana semakin buruk kualitas tidur maka semakin tinggi tekanan darah. Terdapat hubungan bermakna antara kualitas tidur dan tekanan darah pada pasien hipertensi. Tenaga kesehatan perlu memberikan edukasi mengenai pentingnya perbaikan kualitas tidur sebagai bagian dari pengendalian hipertensi.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA Nasution, Nurromsyah; Satria, Orita; Apriani, Fitri; Damayanti, Siti
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 5 No 1 (2026): EDISI APRIL 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v5i1.212

Abstract

Dispepsia merupakan salah satu sindrom gangguan pencernaan yang sering dijumpai di masyarakat dan dapat mengganggu kenyamanan serta aktivitas sehari-hari penderitanya. Keluhan dispepsia umumnya ditandai dengan rasa nyeri atau tidak nyaman pada ulu hati, mual, kembung, cepat kenyang, dan rasa penuh setelah makan. Salah satu faktor yang dapat memicu terjadinya dispepsia adalah kondisi psikologis, terutama stres. Stres dapat memengaruhi fungsi saluran pencernaan melalui peningkatan sekresi hormon kortisol yang berperan dalam merangsang produksi asam lambung, sehingga dapat memperberat keluhan dispepsia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan stres dengan kejadian dispepsia di UPTD Puskesmas Cot Kuta Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian dilaksanakan pada periode 30 Juni sampai dengan 22 Juli 2025. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner DASS 42 untuk mengukur tingkat stres dan kuesioner gejala dispepsia untuk menilai kejadian dispepsia. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami stres sedang sebanyak 28,3% dan stres sangat berat sebanyak 28,3%. Selain itu, mayoritas responden mengalami dispepsia kategori berat sebanyak 56,7%. Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value 0,000, yang berarti lebih kecil dari 0,05.  Terdapat hubungan yang signifikan antara stres dengan kejadian dispepsia di UPTD Puskesmas Cot Kuta Kabupaten Nagan Raya. Petugas kesehatan diharapkan dapat meningkatkan edukasi mengenai manajemen stres sebagai salah satu upaya pencegahan kekambuhan dispepsia.
PENGARUH SELF-COMPASSION THERAPY TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA KEPERAWATAN TINGKAT AKHIR Afni Yan Syah; Cut Rahmiati; Juliana; Lisa Fitriani; Eri Riana Pertiwi
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 5 No 1 (2026): EDISI APRIL 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v5i1.213

Abstract

Mahasiswa sangat rentan terhadap masalah yang terkait dengan tekanan akademis akibat transisi yang terjadi pada tingkat individu maupun sosial. Diperkirakan 10-30% mahasiswa mengalami stres akademis selama menjalani studi di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-compassion therapy terhadap tingkat stres pada mahasiswa keperawatan tingkat akhir. Penelitian ini merupakan penelitian Quasy Eksperimen dengan pendekatan pretest dan postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir yang berjumlah 292 orang dengan jumlah sampel 42 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling jenis purposive sampling yaitu suatu teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel di antara populasi sesuai dengan kriteria inklusi. Pengukuran tingkat stres dilakukan menggunakan Perceived Stress Scale (PSS-10) yang terdiri dari 10 item dengan skala Likert untuk menilai persepsi stres responden. Penelitian ini dilakukan pada semester ke enam tahun ajaran 2024/2025. Hasil penelitian menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa self-compassion therapy efektif dalam menurunkan tingkat stres mahasiswa tingkat akhir yaitu  pada saat pengukuran pre test nilai rata-rata (mean) adalah 25,53, sedangkan hasil pengukuran saat post test didapatkan nilai rata-rata (mean) 22,23 dengan p < 0.05, bahwa ada perbedaan tingkat stres mahasiswa tingkat akhir sebelum dan sesudah diberikan self-compassion therapy. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian dengan desain Quasi  experiment, yaitu dengan memberikan dua intervensi yang berbeda kepada mahasiswa untuk mengurangi tingkat stres mahasiswa.