cover
Contact Name
Sulistiyanto
Contact Email
sulistiyanto@polsri.ac.id
Phone
+6287735639708
Journal Mail Official
editorial@mail.onlinelibrary.id
Editorial Address
jl.ratudibalau tanjung seneng bandar lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Published by Alesha Media Digital
ISSN : -     EISSN : 28296702     DOI : https://doi.org/10.59025
Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut baik semua pendekatan metodologis, sebut saja ABCD (asset-based community development), PAR (participatory action research), CBR (community-based community development), penelitian berbasis), pembelajaran layanan, dan sebagainya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, termasuk, namun tidak terbatas pada: Penelitian dan pemberdayaan masyarakat (baik di pedesaan maupun perkotaan) secara sosial, ekonomi, budaya, keagamaan, olahraga, pertanian dan lain sebagainya; Pelayanan kesehatan dan lingkungan masyarakat; Mengembangkan dan melatih teknologi tepat guna di kalangan masyarakat; Pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal yang membangun akses sosial; Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 766 Documents
Pelatihan Inovasi Mie Berbasis Sayur dan Buah Lokal untuk Pemberdayaan Komunitas Nopitasari Nopitasari; Iskandar Titi Hasanah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/ddz1kg67

Abstract

Desa Talang Tangsi, Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat merupakan salah satu desa yang memiliki potensi sumber daya pangan lokal berupa berbagai jenis sayur dan buah. Namun, pemanfaatan komoditas tersebut masih didominasi dalam bentuk konsumsi segar dan belum banyak dikembangkan menjadi produk pangan inovatif yang bernilai tambah. Selain itu, rendahnya minat anak-anak dalam mengonsumsi sayur secara langsung menjadi tantangan dalam pemenuhan gizi keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dalam mengolah sayur dan buah lokal menjadi produk mie sehat yang lebih menarik, bergizi, dan memiliki potensi ekonomi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui kegiatan penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan mie berbasis sayur dan buah lokal. Kegiatan diikuti oleh 25 peserta yang merupakan anggota PKK Desa Talang Tangsi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta serta observasi keterampilan selama praktik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor dari 60,4 ± 7,8 menjadi 86,2 ± 5,9. Sebanyak 88% peserta mampu mempraktikkan pembuatan mie berbasis sayur dan buah secara mandiri sesuai prosedur yang diberikan. Selain itu, 76% peserta menyatakan minat untuk mengembangkan produk tersebut sebagai usaha rumah tangga berbasis pangan lokal. Kegiatan pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengolahan pangan lokal sekaligus membuka peluang pengembangan usaha mikro yang mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Penguatan Kompetensi Digital Guru di Yayasan Pendidikan Citra Mandiri Medan Berbasis Teknologi Agam Sinaga; Nikous Soter Sihombing; Tety Octora Paulina Br Sitohang; Kennedi Tampubolon
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/v3xxx498

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam dunia pendidikan menuntut guru untuk memiliki kompetensi digital yang memadai dalam merancang media, melaksanakan evaluasi, dan mengelola pembelajaran berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru di Yayasan Pendidikan Citra Mandiri Medan melalui pelatihan dan pendampingan berbasis teknologi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan interaktif, praktik langsung, serta evaluasi hasil pelatihan. Materi pelatihan mencakup perancangan media pembelajaran digital, penggunaan platform evaluasi berbasis teknologi, serta pengelolaan pembelajaran menggunakan aplikasi digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran secara efektif. Guru mampu mengembangkan media pembelajaran digital yang lebih interaktif serta melakukan evaluasi pembelajaran berbasis teknologi dengan lebih sistematis. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan yayasan. Dengan demikian, penguatan kompetensi digital guru menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi pembelajaran berbasis teknologi di era digital. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata kompetensi digital guru sebesar 27%, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata pre-test dari 64,8 menjadi 82,3 pada post-test, serta tingkat kepuasan peserta mencapai 92%, yang menunjukkan efektivitas pelatihan berbasis teknologi
Edukasi Pengelolaan Keuangan Pribadi bagi Generasi Pemuda sebagai Upaya Mencegah Perilaku Konsumtif di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang Karolina Karolina; Fikron Alchoir; Yunita Kartika
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/9cqwpq87

Abstract

Perkembangan teknologi digital, kemudahan akses layanan keuangan, serta meningkatnya tren belanja daring telah mendorong perubahan pola konsumsi di kalangan generasi muda. Kondisi tersebut berpotensi memunculkan perilaku konsumtif apabila tidak diimbangi dengan kemampuan mengelola keuangan pribadi secara bijaksana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman generasi pemuda mengenai pengelolaan keuangan pribadi sebagai upaya mencegah perilaku konsumtif di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, serta pendampingan sederhana mengenai penyusunan anggaran, pencatatan pemasukan dan pengeluaran, penentuan skala prioritas kebutuhan, serta pentingnya menabung dan berinvestasi sejak dini. Evaluasi dilakukan melalui pemberian pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. (sekitar 36,9%) Jumlah peserta yang memperoleh nilai minimal 75 meningkat dari 9 orang (30%) menjadi 27 orang (90%), sehingga tingkat keberhasilan program mencapai 90%. Selain itu, 28 peserta (93,3%) mengalami peningkatan nilai setelah mengikuti kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi pengelolaan keuangan pribadi efektif dalam meningkatkan literasi keuangan generasi muda serta berpotensi mengurangi perilaku konsumtif. Program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan organisasi kepemudaan untuk memperluas dampak peningkatan literasi keuangan di masyarakat  Selain itu, peserta menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap kebiasaan menabung dan pengendalian pengeluaran. Dengan demikian, edukasi pengelolaan keuangan pribadi dapat menjadi strategi yang relevan dalam membentuk perilaku finansial yang bertanggung jawab, meningkatkan literasi keuangan, serta mendukung terciptanya generasi muda yang lebih mandiri dan mampu mengambil keputusan keuangan secara rasional dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa depan
Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Meningkatkan Promosi Kegiatan Kewirausahaan di Jakpreneur Duren Sawit, Jakarta Timur Amelia Isti Fahmi; Mario Alvine Wangarry
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/hxq43081

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI), telah membuka peluang baru dalam strategi promosi kegiatan kewirausahaan berbasis komunitas. Program Jakpreneur di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur, merupakan salah satu inisiatif pemberdayaan pelaku usaha mikro yang membutuhkan pendekatan promosi yang lebih inovatif, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan media digital. Namun, keterbatasan pengetahuan teknologi dan kemampuan produksi konten promosi masih menjadi kendala bagi sebagian pelaku usaha dalam memperluas jangkauan pemasaran mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam menyusun prompt yang efektif, menghasilkan desain promosi digital berbasis AI, serta memanfaatkan aplikasi AI untuk mendukung strategi pemasaran digital. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung dan pendampingan kepada 40 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM. Keberhasilan kegiatan diukur melalui observasi keterampilan praktik, penilaian hasil karya peserta serta kepuasan setelah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu mengoperasikan aplikasi AI untuk menghasilkan poster promosi dan konten media sosial secara mandiri. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai penyusunan prompt yang efektif serta pemanfaatan AI sebagai pendukung branding digital. Tingkat kepuasan peserta terhadap pelaksanaan pelatihan berada pada kategori sangat baik. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan AI memapu meningkatkan kompetensi digital peserta sekaligus memperkuat kemampuan promosi usaha berbasis teknologi.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat melalui Hilirisasi Jagung Lokal menjadi Tepung Jagung Kaya Serat sebagai Ingredient Pangan Fungsional Faizah Faizah; Ajeng Kurniawati; Nurul Latifasari; Aminatus Saadah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/yn1gc284

Abstract

Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas merupakan salah satu sentra produksi jagung yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui hilirisasi hasil pertanian. Namun, sebagian besar hasil panen masih dipasarkan dalam bentuk jagung pipilan sehingga nilai tambah komoditas belum dimanfaatkan secara optimal. Selain keterbatasan peralatan pengolahan, rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai teknik pengolahan jagung menjadi tepung menjadi salah satu kendala dalam pengembangan produk pangan berbasis jagung. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hilirisasi jagung lokal menjadi tepung jagung kaya serat sebagai ingredient pangan fungsional melalui penerapan teknologi tepat guna. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Community Based Participatory Research (CBPR) yang meliputi identifikasi permasalahan, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, praktik pembuatan tepung jagung, serta pendampingan dan evaluasi. Keberhasilan program diukur menggunakan instrumen pretest dan posttest untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan peserta terhadap proses pengolahan tepung jagung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa persentase seluruh jawaban benar peserta meningkat dari 76,19% sebelum kegiatan menjadi 95,24% setelah kegiatan. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan, demonstrasi, dan praktik menggunakan teknologi tepat guna efektif meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengolahan tepung jagung sebagai bahan baku produk pangan fungsional. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong hilirisasi jagung lokal, diversifikasi produk pangan, serta peningkatan nilai tambah komoditas jagung di Desa Karanggintung.
Capacity Building Kelompok Masyarakat “Ngudi Makmur” Terhadap Penanganan Limbah Cair Kelinci Sebagai Bahan Pupuk Organik Dalam Program SIGAP PANGAN  di Toriyo, Kabupaten Sukoharjo Anis Suryaningsih; Ludfia Windyasmara; Suprapti Suprapti
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/qbrzbx19

Abstract

Pengelolaan limbah peternakan yang belum optimal dapat menimbulkan permasalahan lingkungan, namun di sisi lain memiliki potensi ekonomi apabila diolah dengan baik. Program SIGAP PANGAN hadir sebagai upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas (capacity building) dalam pengolahan limbah cair urine kelinci menjadi pupuk organik cair (POC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan pemahaman Kelompok Masyarakat “Ngudi Makmur” setelah mengikuti pelatihan pembuatan POC. Metode yang digunakan adalah pre-test dan post-test pada lima sub aspek, yaitu pemahaman bahan baku, teknik fermentasi, formulasi POC, pengendalian kualitas, serta pengemasan dan penyimpanan produk. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh aspek, dengan peningkatan tertinggi pada pemahaman bahan baku sebesar 81,81% dan terendah pada formulasi POC sebesar 27,23%. Secara umum, tingkat pemahaman peserta meningkat dari kategori cukup menjadi baik dan sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan capacity building melalui pelatihan efektif dalam meningkatkan keberdayaan masyarakat dalam pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular.    
Sinergi Kebugaran Jasmani, Edukasi Bahaya NAPZA, dan Pramuka dalam Membangun Remaja Sehat di SMP PGRI 01 Bantur Reza Aofal; Adi Sucipto; Andika Putra; Dani Dwi Wijayanto; Antonio Oscarando Pati Dallotereng; Anisa Agustin; Shoffurijal Aghyanur
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/ffv06z28

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk membangun generasi remaja sehat, berkarakter, dan berdaya tahan terhadap pengaruh negatif lingkungan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra SMP PGRI 01 Bantur adalah rendahnya kebugaran jasmani siswa, minimnya pengetahuan mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA, serta perlunya wadah pembinaan karakter. Kegiatan diikuti oleh 72 siswa kelas VII dan VIII yang dipilih melalui koordinasi dengan pihak sekolah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga pendekatan terpad pelatihan kebugaran jasmani dengan aktivitas fisik terstruktur, edukasi bahaya NAPZA melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan media visual, serta pembinaan pramuka sebagai sarana penguatan karakter, disiplin, kepemimpinan, dan kerja sama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor kebugaran jasmani dari rata-tata 10-15% pretest meningkat menjadi sebesar 20–25% postestt, serta peningkatan pengetahuan bahaya NAPZA dari rata-rata 58% pretest menjadi 89% posttest. Selain itu observasi kegiatan pramuka memperlihatkan peningkatan sikap disiplin, kerja sama, dan kepemimpinan dari pretest awal rata-rata 60% menjadi lebih dari 80% siswa. Program ini memberikan dampak positif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan kondusif, sekaligus membekali siswa dengan keterampilan fisik, mental, dan sosial untuk menghadapi tantangan masa remaja.
Implementasi Behavioral nudge melalui Stiker Kalender Dinding oleh Kader untuk Meningkatkan Kepatuhan Obat Hipertensi Muzaroah Ermawati Ulkhasanah; Irba Tartila Amtiyaz; Wiwi Kustio Priliana; Bela Novita Amaris Susanto
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/4bjfpy47

Abstract

Rendahnya kepatuhan minum obat merupakan hambatan utama pengendalian hipertensi di komunitas. Pendekatan psikologi perilaku melalui behavioral nudge menawarkan solusi praktis untuk meningkatkan konsistensi perilaku sehat pasien. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kepatuhan minum obat dan menurunkan tekanan darah penderita hipertensi melalui media stiker kalender dinding oleh kader kesehatan di Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri. Intervensi berupa edukasi kesehatan dan pemanfaatan stiker kalender dinding yang ditempelkan mandiri oleh pasien setiap kali selesai meminum obat, dengan monitoring berkala oleh kader. Penerapan stiker kalender dinding disertai pendampingan aktif kader terbukti secara signifikan meningkatkan kepatuhan minum obat harian pasien dan meminimalkan faktor kelupaan. Peningkatan komitmen terapi ini berkorelasi langsung terhadap penurunan dan stabilitas tekanan darah sistolik serta diastolik pasien secara nyata. Sinergi antara pengingat visual domestik (behavioral nudge) dan akuntabilitas sosial dari kader efektif meningkatkan kepatuhan terapi jangka panjang serta mengoptimalkan kontrol tekanan darah penderita hipertensi di komunitas.
Sosialisasi Mitigasi Bencana Berbasis Penguatan Budaya Lokal Aceh pada Siswa SMA Negeri 3 Darul Makmur Handoko Handoko; Radiatul Adawiyah; Frisca Dilla; Yuliarti Yuliarti
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/tcnpg534

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan siswa terhadap mitigasi bencana alam berbasis penguatan budaya lokal Aceh di SMA Negeri 3 Darul Makmur. Program ini dilaksanakan sebagai respon terhadap tingginya risiko bencana banjir di Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, yang pada akhir tahun 2025 terdampak bencana hidrometeorologi akibat curah hujan tinggi dan meluapnya sungai di wilayah tersebut. Minimnya pendidikan mitigasi bencana pada usia remaja serta mulai memudarnya pemahaman generasi muda terhadap nilai budaya lokal Aceh menjadi latar belakang utama pelaksanaan kegiatan ini. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan community-based early warning system melalui tahapan audiensi, sosialisasi, simulasi mitigasi bencana, penerapan teknologi sederhana, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan sosialisasi dilakukan melalui ceramah edukatif, pemutaran video tradisi lisan Aceh, penguatan nilai hadih maja dan meuseuraya, serta praktik gotong royong dan simulasi evakuasi bencana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai mitigasi bencana setelah mengikuti kegiatan sosialisasi yang dibuktikan melalui hasil pretest dan posttest. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan, solidaritas sosial, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Penggunaan media digital sederhana juga mampu meningkatkan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Program pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan budaya lokal Aceh yang dipadukan dengan pendidikan dan teknologi sederhana dapat menjadi strategi efektif dalam membangun karakter remaja yang tanggap bencana serta memperkuat ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana alam di wilayah Aceh.
Penguatan Karakter dan Literasi Hukum Terhadap Anak Binaan Pada Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kutoarjo Fikri Ariyad; Dwi Wisnu Kurniawan; Indra Yuliawan; Sudijono Sastroatmodjo
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/e6rxfc46

Abstract

Tantangan sesungguhnya yang dihadapi oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) sebagai lembaga kunci dalam membina anak yang melakukan kejahatan sangatlah komples. Salah satu permasalahan utama adalah terletak pada diri seorang anak binaan, khususnya rasa kepercayaan diri anak yang semakin berkurang karena merasa dirinya tidak dibutuhkan di dalam masyarakat. Banyak anak binaan yang menganggap bahwa dirinya tidak akan diterima kembali oleh masyarakat karena perbuatan pidana yang pernah dilakukan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan pendekatan pembelajaran secara sosiologis, yaitu dengan mengajak anak binaan diskusi, mendengarkan keluh kesah dan memberikan sosialisai. Pendekatan emosional dijadikan salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan diri anak binaan sekaligus menumbuhkan semangat menjalani hari – hari di dalam LPKA. Selain itu, anak binaan akan diberikan pemahaman literasi hukum yang terkait dengan posisi dirinya di mata hukum. Melalui metode ini, memberi peran kepada anak – anak binaan sehingga tumbuh kesadaran positif dalam dirinya, bahwa masa depannya masih panjang serta masih terbuka lebar untuk meraih cita – cita. Hasil kegiatan menunjukkan anak binaan yang ada di LPKA Kelas 1 Kutoarjo bisa memahami posisinya sebagai anak yang sedang melaksanakan pendidikan untuk mempersiapkan supaya anak tidak nakal kembali, sehingga memiliki kepercayaan diri ketika kembali ke masyarakat umum. Selain itu, kegiatan pengabdian ini menjadikan anak binaan bisa memahami tentang posisi mereka di mata hukum.