cover
Contact Name
M. Miftach Fakhri
Contact Email
fakhri@unm.ac.id
Phone
+6281212989654
Journal Mail Official
dewifatmaranis@unm.ac.id
Editorial Address
SAKURA DIGITAL NUSANTARA, Antang, Makassar, South Sulawesi, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 29858402     EISSN : 29860105     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat with registered number E-ISSN : 2986-0105 and P-ISSN : 2985-8402 is a scientific multidisciplinary journal published by Sakura Digital Nusantara. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services.
Articles 136 Documents
Desiminasi Pencegahan Perilaku Bullying dan Kekerasan Seksual sebagai Bentuk Pendidikan Karakter di Sekolah Kota Makassar Fediyatun Muntazarah; Heri Tahir; Ririn Nurfaathirani Heri; Sukri Badaruddin; Riskawati
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (Oktober 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena Perilaku Bulyying dan kekerasan seksual yang kini marak terjadi pada lingkungan sekolah menjadi sebuah fenomena sosial yang kini melanda anak-anak dan remaja Indonesia. Dalam catatan FSGI, 3 dosa besar di pendidikan adalah istilah sekaligus bentuk pengakuan negara melalui Mendikbud Nadiem Makarim bahwa, di pendidikan masih terus terjadi berbagai bentuk kekerasan, yaitu Perundungan, Kekerasan Seksual dan Intoleransi. Bahkan, KemendikbudRistek. Berdasarkan hal tersebut maka dianggap penting untuk dilakukan desiminasi pada lingkungan siswa yang focus atau target utamanya adalah siswa SMP IT Anugrah Hidayah untuk membimbing dan memberikan wawasan terhadap siswa terkait Gambaran umum dan Upaya pencegahan perilaku-perilaku menyimpang seperti perilaku bullying, dan kekerasan seksual sebagai bentuk penguatan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila Metode yang digunakan dalam kegitan pengabdian Masyarakat ini adalah observasi,seminar, dan evaluasi. Kegiatan pengabdian mayarakat ini menambah pengetahuan bagi siswa dan guru terkait jenis-jenis perilaku bullying dan kekerasan seksual, dan upaya pencegahannya.
Penyuluhan Bahaya Merkuri dan Pelatihan Pembuatan Kosmetik Berbahan Dasar Alam Pada Mahasiswa Jurusan Kimia FMIPA UNM Netti Herawati; Sitti Faika Ahsan; Muhammad Nur Alam; Sulfikar; Ramdani
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (Oktober 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peredaran kosmetik saat ini  tidak bisa di pantau pergerakannya, mulai dari toko-toko kosmetik, klinik kecantikan atau secara online mudah diperoleh. Merkuri termasuk logam berat berbahaya, yang dalam konsentrasi kecilpun dapat bersifat racun, sayangnya para mahasiswa kadang tidak memikirkan dampak negatif dari pemakaian produk tersebut. Pelatihan  ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat khususnya para remaja terutama mahasiswi, akan bahaya kosmetik yang mengandung merkuri dan memberikan solusi berupa pemakaian alami  kosmetik yang berasal dari bahan alam. Metode Pelatihan berupa ceramah dan demostrasi pembuatan kosmetik, dengan jumlah  peserta sebanyak 20 orang. Kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat)  memberikan dampak yang positif terhadap mahasiswa, hal ini terlihat dari hasil pemberian Kuisioner setelah pelatihan, dimana  80% mahasiswa mulai sadar akan bahaya merkuri bagi kulit.
Pelatihan SmartPLS Berbasis Online sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Analisis Data Mahasiswa Annajmi Rauf; Andi Dio Nurul Awalia; Rosidah; Irwansyah Suwahyu; Asham Bin Jamaluddin; M. Miftach Fakhri
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (Oktober 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Percepatan transformasi digital di perguruan tinggi menuntut kesiapan infrastruktur dan ketersediaan materi pembelajaran yang relevan untuk mendukung proses belajar berbasis teknologi. Namun, berbagai laporan menunjukkan masih adanya kesenjangan akses teknologi dan materi digital yang memadai, sehingga berdampak pada rendahnya keterlibatan dan kepercayaan diri mahasiswa dalam mengikuti pelatihan online, termasuk pelatihan analisis data menggunakan software SmartPLS. Kondisi ini menegaskan perlunya kajian empiris mengenai peran Availability of Learning Materials (ALM) dan Accessibility and Connectivity (AC) terhadap tingkat Participant Engagement (PE) dengan Confidence (C) sebagai variabel psikologis yang berpengaruh. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental dengan desain One-Shot Case Study (X → O), di mana 62 mahasiswa menerima perlakuan berupa pelatihan SmartPLS dan kemudian mengisi kuesioner posttest. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa ALM berada pada kategori sangat baik, AC berada pada kategori baik, C meningkat meskipun belum optimal, dan PE berada pada kategori baik. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas materi serta akses teknologi yang memadai berperan penting dalam membangun self-efficacy mahasiswa dan meningkatkan keterlibatan peserta pada pelatihan daring. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan pelatihan teknis berbasis teknologi, terutama pentingnya menyediakan materi komprehensif, memastikan dukungan konektivitas, serta menambah sesi praktik mandiri guna meningkatkan efektivitas pelatihan di masa mendatang.
Program Pelatihan Dasar Pemrograman Python untuk Meningkatkan Inovasi Digital di SMKS Islam Pesantren Alam Indonesia Dary Mochamad Rifqie; Putri Ida Sunaryathy Samad; Muh. Ma’ruf Idris; Nur Athiyyah Fadhilah; Sudarmanto Jayanegara
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (Oktober 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut generasi muda memiliki kompetensi literasi teknologi, termasuk kemampuan dasar pemrograman sebagai fondasi inovasi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi pemrograman siswa SMKS Islam Pesantren Alam Indonesia melalui pelatihan dasar bahasa Python. Sebelum pelatihan, tingkat pemahaman peserta masih rendah, ditunjukkan oleh nilai pre-test dengan rata-rata 43,2 dan tidak ada siswa yang mencapai skor ≥ 70. Setelah mengikuti rangkaian pelatihan, pendampingan, dan evaluasi, terjadi peningkatan signifikan. Rata-rata post-test meningkat menjadi 81,6 dengan 84% siswa mencapai nilai ≥ 70, serta tidak ditemukan lagi peserta dengan skor < 40. Selain peningkatan kognitif, pelatihan ini juga mendorong aspek afektif: 80% peserta merasa lebih percaya diri dan 68% menyatakan minat untuk membuat proyek digital sederhana. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan dasar Python efektif dalam meningkatkan kompetensi pemrograman serta memperkuat budaya inovasi digital di lingkungan sekolah berbasis pesantren.
Program Kelas Hitung Hebat untuk Meningkatkan Penguasaan Perkalian Dasar Siswa Kelas VII Nasrullah Pemu; Nurul Qalbi Rahman; Musyawir; Nur Rahmah Yunita Abar; St. Nurhilmah Busrah
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (Oktober 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguasaan perkalian dasar 1–10 merupakan keterampilan numerasi penting yang harus dikuasai sejak sekolah dasar, namun sebagian besar siswa kelas VII SMPN 1 Lamuru masih menunjukkan kesulitan dalam mengingat dan menerapkan operasi perkalian. Program Kelas Hitung Hebat dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kemampuan tersebut melalui permainan, latihan berulang, penyetoran hafalan, bimbingan langsung, dan pengenalan perkalian bersusun. Kegiatan dilakukan selama lima pertemuan yang melibatkan 27 siswa dengan evaluasi berupa pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 51,11 pada pre-test menjadi 86,48 pada post-test, yang menandakan adanya peningkatan numerasi yang signifikan. Selain itu, program ini berdampak positif pada sikap siswa berupa peningkatan kepercayaan diri dan keaktifan dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, program ini terbukti efektif dalam memperkuat kemampuan numerasi dasar siswa dan dapat menjadi alternatif pembelajaran yang membantu mereka lebih siap menghadapi materi matematika selanjutnya.
PKM Membangun Masa Depan Anak Pemulung dengan Keterampilan, Kesehatan, dan Pendidikan Spiritual Andi Akram Nur Risal; Kurnia Prima Putra; Alifya NFH; Sitti Faika; Ayu Hasnining
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (Oktober 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehidupan komunitas di Kampung Pemulung Amanah sering kali ditandai dengan kesulitan ekonomi. Masyarakat di area ini umumnya mengandalkan pengumpulan sampah dan barang tidak terpakai untuk menciptakan penghasilan dan juga sebagai peminta – minta.  Program pengabdian masyarakat  dilaksanakan oleh dosen Universitas Negeri Makassar (UNM), bekerja sama dengan komunitas Aksi Insan Relawan Indonesia (AIRI) sebagai relawan yang bergerak pada bidang sosial dan pendidikan, serta organisasi sosial lainnya yang terlibat. Koloborasi ini penting dalam menciptakan sinergi antara akademik dan komunitas di Kampung Pemulung. Hasil PKM ini menunjukkan antusias dan semngat anak kampung pemulung dalam mengikuti kegiatan, berkompetisi dengan sengit games rangking 1. Menggambar dengan menerapkan ide kreatif, pemeriksaan lansia yang sangat antusias, hal menjadi langkah awal untuk pembinaan dan pemberdayaan jangka panjang yang berkelanjutan agar anak-anak pemulung terutama anak-anak pemulung amanah memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup dan masa depan mereka.
Pelatihan Penggunaan Generative AI Gemini untuk Pembuatan Bahan Ajar Bagi Guru SMK Negeri 5 Barru Andi Baso Kaswar; Dyah Darma Andayani; Kurnia Wahyu Prima; Nurjannah; Ridwansyah
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (Oktober 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah memberikan peluang besar dalam pendidikan, terutama untuk meningkatkan efisiensi dan kreativitas guru dalam pembuatan bahan ajar digital. Salah satu inovasi terkini adalah pemanfaatan Generative AI, yaitu teknologi yang mampu menghasilkan teks, gambar, maupun media pembelajaran secara otomatis berdasarkan perintah pengguna. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru SMK Negeri 5 Barru dalam menggunakan Generative AI Gemini sebagai alat bantu inovatif dalam pengembangan bahan ajar digital. Melalui pelatihan ini, guru diharapkan dapat mengoptimalkan potensi Gemini untuk merancang materi ajar, lembar kerja siswa (LKS), serta perangkat pembelajaran yang kontekstual dan menarik bagi peserta didik. Kegiatan dilaksanakan dengan tiga tahapan utama, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi-tindak lanjut. Metode pelatihan menggunakan pendekatan hands-on workshop dan project-based learning yang memungkinkan peserta berlatih langsung membuat produk pembelajaran berbasis AI. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru dalam menggunakan Gemini untuk menghasilkan bahan ajar digital, RPP, dan LKS interaktif. Selain itu, pelatihan ini juga berdampak positif terhadap peningkatan motivasi, literasi digital, serta kesadaran etika penggunaan AI di lingkungan sekolah. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan Generative AI seperti Gemini dapat menjadi solusi efektif dalam pengembangan kompetensi profesional guru serta mendukung transformasi pembelajaran digital di era kecerdasan buatan
The Role of City Branding in Shaping Policy Strategies and Promoting Inclusivity in the Development of Human Resources for the Creative Economy Satria Yudha Prakosa; Andreas Okdi Priantoro; Sri Kurnia Abdi Pradhana
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4: Issue 1 (April 2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v4i1.970

Abstract

This study examines the role of city branding as a governance-related instrument in regional development, focusing on its interaction with the creative economy and human capital in shaping inclusive outcomes. Using a qualitative literature review of ten peer-reviewed articles published between 2010 and 2025, the study applies thematic analysis to identify key patterns across the selected literature. The findings suggest that city branding may help align development priorities when supported by strong governance, institutional coordination, and stakeholder participation. The creative economy appears to provide a potential domain for operationalizing branding strategies, while human capital may influence the inclusivity and sustainability of outcomes. However, these relationships are conditional; where governance and policy integration are weak, city branding tends to remain symbolic and fragmented. Given the relatively small and selectively assembled sample of literature, these findings should be interpreted with caution and cannot be readily generalized. The study offers a conceptual synthesis rather than definitive conclusions and highlights the need for further empirical research to validate and refine these relationships.
A Inorganic Waste Management as a Medium for Environmental Education and Student Creativity Development Sunardi; Jumiati Ilham; Didiet Haryadi Hakim; Sitti Suhada; Wildan; Hasmah
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4: Issue 1 (April 2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v4i1.936

Abstract

The problem of inorganic waste in school environments requires an educational approach that not only emphasizes knowledge but also provides practical experiences that foster students’ creativity and environmental awareness. This community service program aimed to strengthen students’ understanding of inorganic waste management and provide direct experience in transforming used materials into useful creative products. The activity was conducted at SD Negeri 1 Suwawa Selatan, Bone Bolango Regency, involving 30 fourth- and fifth-grade students. The implementation method consisted of preparation, interactive socialization, demonstration, group-based recycling practice, and descriptive evaluation through participation observation, product assessment rubrics, field notes, and documentation. The results showed positive achievements in four main aspects: students’ active involvement in discussions and practice, their ability to identify organic and inorganic waste, their initial understanding of the 3R principles (reduce, reuse, recycle), and their ability to produce simple recycled products such as flower pots, pencil holders, and photo frames from used materials. The activity also promoted teamwork, responsibility in completing products, and awareness of maintaining school cleanliness. Therefore, inorganic waste management can be used as a concrete, low-cost, applicable, and easily replicable medium for environmental education to support character education and the development of elementary school students’ creativity.
Improving Journalistic Literacy Through Mading Training At State Middle School 24 Makassar Tuti Wijayanti; Fadilah Neyarasmi; Nur Anita Syamsi Safitri; Muhammad Ihlasul Amal; Dedi Risaldi
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4: Issue 1 (April 2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v4i1.1073

Abstract

This community service program aimed to improve students’ journalistic literacy through wall magazine training at SMP Negeri 24 Makassar. The program employed a participatory approach with a practice-based learning model (learning by doing). The participants consisted of 65 people, including 50 student council members, 5 teacher supervisors, and 10 student teachers from the teaching practice program. The activities were carried out through several stages: preparation, training, mentoring, and evaluation. The training materials covered the basics of journalism, techniques for writing simple news reports and articles, editing, and wall magazine design. The results showed an improvement in students’ understanding of journalistic concepts, their ability to write simple journalistic works, creativity in presenting information, and participation and teamwork in groups. Based on the evaluation, 85% of students were able to write simple news reports using the 5W+1H elements, 80% were able to write articles systematically, and the average score of the wall magazine products reached 84, which was categorized as good. Thus, wall magazine training proved to be effective as a contextual learning medium for improving students’ journalistic literacy and strengthening the literacy culture in the school environment