cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalalzayn@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalalzayn@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum
ISSN : 30262925     EISSN : 30262917     DOI : https://doi.org/10.61104/alz.v1i2
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dengan e-ISSN 3026-2917 p-ISSN 3026-2925 Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal akses terbuka peer-reviewed dan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Hukum, yakni; Ilmu Sosial, Ilmu Ekonomi, Pendidikan, Manajemen, Filsafat, Hukum, Politik, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis, penulis dapat mendaftar di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah ilmu sosial & Hukum. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan bulan Desember oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License
Articles 2,239 Documents
Analisis Yuridis Dampak Tes Wawasan Kebangsaan terhadap Independensi Komisi Pemberantasan Korupsi dalam Perspektif Prinsip Negara Hukum Saroinsong, Vicktor Alexander; Sinaga, Niru Anita; Purbowati, Lindri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4439

Abstract

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan lembaga negara independen yang berperan strategis dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Namun, kebijakan alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang disertai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menimbulkan polemik hukum terkait dampaknya terhadap independensi KPK. Penelitian ini menganalisis secara yuridis pengaturan dan kedudukan TWK serta dampak pelaksanaannya terhadap independensi KPK dalam perspektif prinsip negara hukum. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual, melalui telaah bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan TWK dalam proses alih status menimbulkan persoalan normatif, terutama terkait konstruksi kewenangan, kepastian hukum, perlindungan hak asasi manusia, dan pemenuhan due process of law. Selain itu, TWK berdampak pada independensi KPK, khususnya pada dimensi personal dan struktural, karena memengaruhi keberlanjutan serta komposisi SDM penegakan hukum dan memperluas titik kontrol administratif pasca alih status ASN. Dengan demikian, pelaksanaan TWK belum sepenuhnya sejalan dengan prinsip negara hukum dan berpotensi melemahkan independensi KPK sebagai lembaga penegak hukum.
Konsep Kekuasaan Dan Legitimasi Dalam Perspektif Antropologi Manurung, Marzuki; Doloksaribu, Thorino Ivan; Ayu Purnama Sari; Abib Alwi Alamsyah; Mahdy Husnul Widad; Bagus Prasetyo; Nasution, Ahmad Afriza; Aldino Ilham; Muhammad Muzamil; Muhammad Irham Fahmi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4440

Abstract

Kekuasaan dan legitimasi merupakan dua konsep fundamental dalam kajian antropologi politik yang menentukan bagaimana struktur sosial, otoritas, dan praktik pemerintahan terbentuk serta dipertahankan. Topik ini penting untuk dibahas karena dinamika politik kontemporer, baik di level negara maupun komunitas lokal, memperlihatkan bahwa kekuasaan tidak hanya bersumber dari institusi formal, tetapi juga dibangun melalui simbol, tradisi, dan norma budaya yang memengaruhi legitimasi. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan memahami relasi antara kekuasaan dan legitimasi dalam konteks masyarakat majemuk, di mana interaksi antarbudaya sering kali menciptakan bentuk otoritas yang hibrid. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana legitimasi kekuasaan terbentuk, dipertahankan, dan dinegosiasikan dalam ruang sosial yang sarat dengan nilai budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis wacana terhadap karya-karya antropologi politik, serta observasi terbatas pada praktik simbolik di komunitas lokal. Hasil sementara menunjukkan bahwa legitimasi tidak hanya berasal dari legalitas formal, tetapi juga dari pengakuan sosial yang dibangun melalui ritual, simbol, dan praktik budaya. Dengan demikian, antropologi politik memberikan kontribusi penting untuk memahami bahwa kekuasaan bersifat relasional dan legitimasi selalu bergantung pada konteks sosial-budaya yang melingkupinya.
Metode Profetik dalam Pendidikan Karakter Kepemimpinan Perspektif Al-Qur’an zakiyamani, zakiyamani; Darwis Hude; Muhammad Hariyadi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4443

Abstract

Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter kepemimpinan dalam perspektif Al-Qur’an dapat dikembangkan melalui metode profetik yang berakar pada keteladanan dan nilai-nilai pendidikan Nabi Muhammad Saw. Metode profetik tersebut menekankan integrasi dimensi spiritual, moral, dan praksis dalam pembentukan karakter kepemimpinan, khususnya nilai kejujuran (shiddīq), amanah, kemampuan komunikasi (tablīgh), dan kecerdasan (fathānah). Penerapan metode ini terbukti efektif dalam melahirkan pemimpin Islami yang berpegang pada ajaran Islam, mampu menjadi teladan, bertanggung jawab dalam menjalankan amanah kepemimpinan, bersikap adil, serta memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan pengikutnya. Temuan penting lainnya mengungkap keberhasilan Nabi Muhammad Saw sebagai figur pemimpin paling berpengaruh sekaligus pendidik yang berhasil mencetak generasi sahabat dengan karakter kepemimpinan unggul. Kesimpulan tersebut diperoleh melalui kajian mendalam terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung isyarat metode profetik dan pendidikan karakter kepemimpinan, yang dianalisis secara komprehensif menggunakan pendekatan tafsir tematik. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji pola interaksi dan strategi pendidikan Nabi Muhammad Saw dalam membina para sahabat yang berkontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter dan pengembangan kapasitas kepemimpinan mereka. Secara teoretis, penelitian ini sejalan dengan pandangan Warren Bennis yang menegaskan bahwa kepemimpinan merupakan hasil proses pendidikan, serta sejalan dengan pemikiran Muhammad Akrom Al-‘Adlūni dan Ronny Siagian yang menyatakan bahwa karakter kepemimpinan dapat ditanamkan dan dikembangkan melalui proses pembelajaran yang berkelanjutan. Namun demikian, temuan penelitian ini berbeda dengan pandangan Thomas Carlyle dan William James yang menganggap kepemimpinan sebagai sifat bawaan sejak lahir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan tahapan analisis deskriptif, analisis isi, dan penarikan kesimpulan. Metode penafsiran yang digunakan adalah tafsir tematik (maudhū‘ī) dengan pendekatan historis terhadap kehidupan dan kepemimpinan Nabi Muhammad Saw.
Peran Akademisi Dalam Penyusunan Naskah Akademik Peraturan Daerah No. 1 Tahun 2023 Di Kab. Pangkajene Dan Kepulauan Perspektif Siyasah Syariah Nurul Rezkyani; Hisbullah; Dea Larissa
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4445

Abstract

Peraturan daerah merupakan instrumen hukum strategis dalam mengatur penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah sesuai dengan karakteristik lokal. Agar peraturan daerah tidak bersifat normatif semata, keberadaan Naskah Akademik menjadi penting sebagai landasan ilmiah dalam proses pembentukan regulasi. Namun, dalam praktiknya, keterlibatan akademisi dalam penyusunan Naskah Akademik peraturan daerah masih menghadapi berbagai persoalan, seperti keterbatasan ruang analisis dan lemahnya dukungan kelembagaan. Peraturan Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Nomor 1 Tahun 2023 tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menjadi konteks penting untuk mengkaji peran akademisi mengingat dampaknya yang strategis terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk keterlibatan akademisi, pemikiran akademisi yang dituangkan dalam Perda, serta implementasi prinsip-prinsip siyasah syariah dalam penyusunan Naskah Akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pejabat pemerintah daerah, anggota DPRD, dan akademisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan akademisi bersifat teknis, analitis, dan konsultatif, serta berpengaruh signifikan terhadap substansi Peraturan daerah yang dihasilkan. Selain itu, nilai-nilai siyasah syariah seperti kemaslahatan, musyawarah, dan keadilan terimplementasi secara substantif meskipun tidak dinyatakan secara eksplisit. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan peran akademisi secara transparan dan partisipatif untuk menghasilkan peraturan daerah yang berkualitas dan berorientasi pada kemaslahatan publik.
Perlindungan Hukum terhadap Identitas Debitur dalam Perjanjian Pinjaman Online di Indonesia Muhammad Lutfhi Dharmawan; Ahmad Zazili; Dita Febrianto; Yennie Agustin MR; M. Wendy Trijaya
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4448

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong pertumbuhan financial technology (fintech), khususnya layanan pinjaman online, yang menawarkan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat. Namun, di balik kemudahan tersebut, praktik penyelenggaraan pinjaman online di Indonesia kerap menimbulkan berbagai permasalahan hukum, terutama terkait penyalahgunaan identitas dan data pribadi debitur dalam proses penagihan. Permasalahan ini tidak hanya bertentangan dengan asas itikad baik dalam perjanjian, tetapi juga berpotensi melanggar hak privasi serta menimbulkan kerugian bagi debitur. Berdasarkan kondisi tersebut, rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap identitas debitur dalam perjanjian pinjaman online di Indonesia serta bagaimana pertanggungjawaban hukum atas penyalahgunaan identitas debitur ditinjau dari perspektif perbuatan melawan hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif-empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data diperoleh melalui studi kepustakaan serta wawancara dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan identitas debitur dalam perjanjian pinjaman online dapat dikualifikasikan sebagai perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, karena memenuhi unsur perbuatan melawan hukum, kesalahan, kerugian, dan hubungan kausal. Perlindungan hukum terhadap debitur dilaksanakan melalui upaya preventif dan represif, baik melalui pengaturan dan pengawasan oleh OJK maupun melalui mekanisme penegakan hukum perdata. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, pengawasan, serta peningkatan kesadaran hukum masyarakat guna mewujudkan kepastian hukum dan perlindungan yang efektif bagi debitur dalam penyelenggaraan pinjaman online di Indonesia.
Implementasi Pendidikan Karakter Bertanggung Jawab Pada Anak Usia Dini Di Lingkungan Sekolah RA Manba’ul Irvani Walhikmah Eva Mayasari; Inten Risna; Yoga Mahendra
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4451

Abstract

Skripsi ini mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter pada anak usia dini di lingkungan sekolah. Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam perkembangan anak sejak usia dini, karena menjadi fondasi dalam membentuk kepribadian, sikap, dan perilaku positif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah pendidik dan peserta didik pada salah satu lembaga pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter dilakukan melalui pembiasaan sehari- hari, keteladanan guru, serta kegiatan bermain yang terarah. Nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan disiplin ditanamkan secara konsisten melalui berbagai aktivitas pembelajaran. Faktor pendukung implementasi antara lain peran aktif guru, lingkungan yang kondusif, dan keterlibatan orang tua. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya dan perbedaan karakter setiap anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan karakter dapat diimplementasikan secara efektif pada anak usia dini dengan pendekatan yang sesuai dan berkesinambungan.
Analisis Yuridis Terhadap Peluang Penghindaran Pajak Dalam Fasilitas Kawasan Berikat Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang Mega Sulistyo; Sudarto; Sujono
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4454

Abstract

Fasilitas Kawasan Berikat merupakan instrumen insentif fiskal yang bertujuan mendorong pertumbuhan industri berorientasi ekspor dan meningkatkan daya saing investasi di Indonesia. Pemberlakuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang membawa restrukturisasi pengaturan di bidang kepabeanan dan perpajakan yang turut memengaruhi tata kelola Kawasan Berikat. Meskipun kerangka regulasi tersebut secara normatif dirancang untuk menyederhanakan perizinan dan memperkuat pengawasan, dalam praktiknya masih terdapat peluang penghindaran pajak dalam pemanfaatan fasilitas tersebut. Penelitian ini menganalisis: (1) pengaturan hukum fasilitas Kawasan Berikat berdasarkan UU No. 6 Tahun 2023 dan peraturan perundang-undangan terkait, serta (2) efektivitas penerapan Ketentuan Anti-Penghindaran Pajak Umum (General Anti-Avoidance Rule/GAAR) dalam menutup peluang penghindaran pajak yang timbul akibat hambatan regulatif dan kelembagaan. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif melalui pendekatan perundang-undangan dan analitis, penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun pengaturan hukum telah tersusun secara komprehensif, fragmentasi antara rezim kepabeanan dan perpajakan, tumpang tindih kewenangan pengawasan, serta keterbatasan integrasi sistem administrasi mengurangi efektivitas korektif GAAR. Oleh karena itu, harmonisasi regulasi dan penguatan koordinasi antarinstansi menjadi prasyarat utama untuk mewujudkan kepastian hukum dan keadilan fiskal dalam sistem Kawasan Berikat.
Dinamika Hukum Tata Negara dalam Menjaga Prinsip Demokrasi Konstitusional di Tengah Perkembangan Era Digital Susmita; Rahmat Aripin; Rezi Tri Putri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika Hukum Tata Negara dalam menjaga dan menegakkan prinsip demokrasi di era digital. Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam praktik demokrasi, baik dalam bentuk perluasan partisipasi publik maupun munculnya tantangan baru seperti disinformasi, manipulasi politik digital, dan potensi pelanggaran hak konstitusional warga negara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hukum Tata Negara memiliki peran fundamental dalam mengatur relasi antara negara, warga negara, dan teknologi digital agar prinsip-prinsip demokrasi tetap terjaga sesuai dengan amanat konstitusi. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan konstitusionalisme digital melalui pembaruan regulasi, peran lembaga negara, dan peneguhan nilai demokrasi substantif.
Efektivitas Penggunaan Media Podcast Bahasa Arab Dalam Meningkatkan Maharatul Istima’ Ibnu Fikri; Sabrina Habilah Lubis; Khairul Ikhwan; Zalwa Pobri; Annisa Adila; Sri Indah Lestari
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4457

Abstract

Era digital memberikan peluang bagi media pembelajaran yang inovatif dan autentik dalam meningkatkan keterampilan menyimak secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas penggunaan media podcast berbahasa Arab dalam meningkatkan maharah istima’ siswa Madrasah Tsanawiyah Quranic Scientia FTK UIN Imam Bonjol. Pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen digunakan dalam penelitian ini. Desain eksperimen yang digunakan adalah model quasi-eksperimental yaitu pre-test dan post-test yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pemilihan sampel dilakukan dengan purposive sampling dengan jumlah sampel terdiri dari 30 orang peserta didik. 15 orang dikelompokkan menjadi kelas eksperimen dan 15 orang berada pada kelas kontrol. Hasil pre-test pada kelas eksperimen menunjukkan rata-rata 68,33, dan 70,67 pada kelas kontrol. Setelah diberikan perlakuan, kelas eksperimen mendapatkan rata-rata 81,07 dengan predikat baik sekali. Hasil SPSS uji-t pada paired sample t-test didapatkan signifikansi 0,001 < 0,05 yang artinya terdapat efektifitas penggunaan podcast dengan aplikasi podqasti terhadap maharah istima siswa kelas delapan Madrasah Tsanawiyah Quranic Scientia. Podcast berbahasa Arab pada aplikasi podqasti efektif dalam meningkatkan kemampuan memahami isi wacana lisan. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan untuk penelitian lanjutan dalam memanfaatkan aplikasi podqasti sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif dan interaktif pada maharah yang lain.
Pemanfaatan Media Visual Dalam Pengembangan Bahan Ajar Matkul Akhlaq Di Pesantren Sutan Faiz Amrillah; Evi Nurhalimah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4461

Abstract

Pembelajaran Akhlaq di pesantren secara tradisional sangat bergantung pada metode ceramah dan pembacaan kitab klasik (kitab kuning), yang terkadang membuat santri kesulitan mengontekstualisasikan nilai-nilai moral ke dalam realitas modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar mata kuliah Akhlaq yang berbasis media visual guna meningkatkan efektivitas dan daya tarik pembelajaran bagi santri di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket respon santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi media visual berupa infografis alur adab, video animasi studi kasus moral, dan slide presentasi interaktif mampu meningkatkan pemahaman konseptual santri sebesar [isi dengan persentase, misal: 85%]. Selain itu, penggunaan media visual secara signifikan meningkatkan keterlibatan aktif santri dalam diskusi kelas dibandingkan metode konvensional. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa media visual bukan berfungsi menggantikan otoritas kitab klasik, melainkan sebagai instrumen pendukung yang memperkuat visualisasi nilai-nilai etika dalam kehidupan sehari-hari.