cover
Contact Name
Munif Akbar
Contact Email
triwikrama325@gmail.com
Phone
+6285859888365
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Cendikia Pendidikan
  • sindorocendikiapendidikan
  • Website
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30256488     DOI : -
Sindoro: Cendikia Pendidikan. Jurnal ini terbit tiap bulan dalam setahun. Jurnal ini termasuk jurnal open acces yang memungkinkan penulis dari berbagai lintas dapat elaborasi untuk menulis di jurnal ini. Jurnal ini merupakan buah pemikiran dari terhadap bidang Ilmu khususnya Pendidikan. Jurnal ini menerima artikel Pendidikan, Pengajaran, Metode Pendidikan, Studi Kasus dalam Pendidikan, Media Pembelajaran
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,595 Documents
PERAN MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING SETELAH COVID-19: LITERATURE REVIEW Karina Angely Sinaga; Karyn Arme Septia Br Ritonga; Maria Putriguna Sinaga; Shella Veronica Br Perangin-Angin; Rajo Hasim Lubis
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i6.7242

Abstract

Penelitian ini merupakan studi literatur yang mendalami model pembelajaran blended learning sebagai pendekatan yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring untuk menciptakan pengalaman belajar yang fleksibel, interaktif, dan relevan di era digital. Dengan menggunakan metode narrative review, penelitian ini mengkaji berbagai artikel dan jurnal nasional maupun internasional untuk mengevaluasi efektivitas blended learning dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Hasil studi menunjukkan bahwa blended learning mampu mendorong motivasi belajar, meningkatkan kemandirian, literasi digital, dan hasil belajar peserta didik. Model ini memberikan fleksibilitas dalam waktu dan tempat belajar, serta memungkinkan integrasi teknologi untuk mendukung pembelajaran yang lebih menarik. Namun, implementasinya menghadapi tantangan seperti kesenjangan akses teknologi, kesiapan infrastruktur, dan kemampuan digital yang bervariasi di kalangan siswa dan pendidik. Penelitian ini menekankan pentingnya desain sistem pembelajaran yang matang, pelatihan guru untuk mengoptimalkan teknologi, serta dukungan kebijakan pendidikan yang memadai. Dengan pendekatan yang tepat, blended learning berpotensi menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masa depan.
PENTINGNYA TERAPI WICARA PADA ANAK AUTISME: (THE IMPORTANCE OF SPEECH THERAPY IN CHILDREN WITH AUTISM) Gresita, Deavindy Amanda; Rakhyuni, Rakhyuni; Riyana, Riyana
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i6.7253

Abstract

Autisme seringkali dikaitkan dengan gangguan komunikasi yang signifikan. Terapi wicara menawarkan pendekatan terstruktur untuk mengatasi tantangan ini. Artikel ini mengkaji berbagai teknik terapi wicara yang umum digunakan, seperti pelatihan suara, pengembangan kosakata, dan peningkatan keterampilan percakapan. Terapi wicara merupakan intervensi penting bagi anak dengan autisme untuk meningkatkan kemampuan komunikasinya. Artikel ini bertujuan untuk mengulas manfaat terapi wicara dalam mengatasi tantangan komunikasi pada anak autis. Hasil kajian menunjukkan bahwa terapi wicara efektif dalam mengembangkan keterampilan bahasa reseptif dan ekspresif, serta meningkatkan interaksi sosial anak autis. Tujuan dari terapi wicara pada anak autisme adalah untuk membantu anak mengembangkan kemampuan berkomunikasi yang efektif. Terapi ini melibatkan berbagai strategi, termasuk penggunaan alat bantu visual, bermain peran, dan modifikasi perilaku. Autism is often associated with significant communication impairment. Speech therapy offers a structured appoerch to address these challenges. This article examines various commonly used speech therapy techniques, such a voice training, vocabulary development and conversational skill enchancement. Speech therapy is an important interventon for children with autism t improve their communication skills. This article aims to review the benefits of speech therapy in overcoming communication challenes in children with autism. The review shows that speech therapy is effective in developing receptive and expressive language skills, as well as improving social interaction in children with autism. The goal of speech therapy in children with autism is to help childen develop effective communication skills. It involves a variety of strategies, including the use of visual aids, role play, and behavior modification.
SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DAN PENDIDIKAN ISLAM DI PERGURUAN TINGGI: SINERGI UNTUK MASA DEPAN Chairy, Achmad; Istiqomah, Istiqomah; Nahdiyah, Atika Cahya Fajriyati
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i7.7255

Abstract

Artikel ini membahas sinergi antara Sustainable Development Goals (SDGs) dan pendidikan Islam di perguruan tinggi sebagai upaya strategis untuk mendukung keberlanjutan global. Pendidikan Islam, dengan nilai-nilai universal seperti keadilan sosial, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan umat, memiliki relevansi kuat dengan tujuan-tujuan SDGs, seperti penghapusan kemiskinan, pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, serta aksi terhadap perubahan iklim. Perguruan tinggi Islam berperan strategis dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan pendekatan modern guna mencetak generasi yang intelek dan peduli terhadap keberlanjutan. Artikel ini mengeksplorasi peran perguruan tinggi Islam dalam mendukung SDGs melalui integrasi kurikulum, penelitian berbasis keberlanjutan, program pemberdayaan masyarakat, serta kolaborasi internasional. Tantangan yang dihadapi meliputi kurangnya pemahaman tentang SDGs, keterbatasan dana, dan resistensi terhadap perubahan. Sebagai solusinya, artikel ini merekomendasikan penguatan kurikulum berbasis nilai Islam, inovasi pendidikan, dan kerja sama lintas sektor untuk mengoptimalkan peran perguruan tinggi Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengintegrasian SDGs ke dalam pendidikan Islam dapat memperkaya kurikulum dan program pengabdian masyarakat, sekaligus membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keberlanjutan global. Sinergi ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk masa depan yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan. This article discusses the synergy between Sustainable Development Goals (SDGs) and Islamic education in higher education as a strategic effort to support global sustainability. Islamic education, with its universal values such as social justice, environmental preservation, and community welfare, strongly aligns with the objectives of the SDGs, including poverty eradication, quality education, gender equality, and climate action. Islamic higher education institutions play a strategic role in integrating Islamic values with modern approaches to produce intellectual and sustainability-conscious generations. This article explores the role of Islamic higher education institutions in supporting the SDGs through curriculum integration, sustainability-based research, community empowerment programs, and international collaborations. Challenges include limited understanding of SDGs, funding constraints, and resistance to change. As solutions, this article recommends strengthening curricula rooted in Islamic values, educational innovations, and cross-sector collaboration to optimize the role of Islamic higher education institutions. The analysis reveals that integrating SDGs into Islamic education can enrich curricula and community service programs while shaping generations that are not only intellectually competent but also highly aware of global sustainability. This synergy is expected to serve as a strategic step toward a more just, inclusive, and sustainable future.
TELISIK PERSPEKTIF FILSAFAT REKONSTRUKSIONISME DALAM RUANG LINGKUP PENDIDIKAN ISLAM Rindu Amelia; Shubhan Minan Nurir Rohman; M. Yunus Abu Bakar
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i7.7265

Abstract

Penelitian ini membahas perspektif filsafat rekonstruksionisme dalam konteks pendidikan Islam, menyoroti transformasi pendidikan Islam dari zaman sahabat hingga era modern, yang dipengaruhi oleh pemikir Muslim dan Barat. Rekonstruksionisme dipresentasikan sebagai pendekatan filosofis yang bertujuan untuk mengatasi krisis kehidupan modern dengan merekonstruksi nilai-nilai budaya dan praktik pendidikan agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Artikel ini menekankan pentingnya kurikulum yang relevan dengan tantangan kontemporer, yang mendorong pemikiran kritis dan kontribusi sosial di kalangan siswa. Metode yang digunakan ialah melalui tinjauan literatur dengan analisis data-data terkait implikasi rekonstruksionisme bagi pendidikan Islam, termasuk pendekatan pembelajaran aktif, kontekstualisasi materi, pengembangan karakter, keterlibatan sosial, dan dialog antarbudaya. Hasil dari penelitian ini membahas tentang bagaimana rekonstruksionisme mengadvokasi pendidikan yang holistik dan responsif terhadap tantangan sosial, budaya, dan politik, dengan tujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan siswa untuk berkontribusi positif bagi masyarakat.
HUBUNGAN KEDISIPLINAN GURU TERHADAP KINERJA GURU DISEKOLAH DASAR Rahmawati Eka Saputri; Siska Yuni Ariani; Meli Agustin; Nasywa Savina
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i7.7294

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan disiplin evaluatif guru sehubungan dengan motivasi siswa di sekolah dasar. Studi ini dilakukan dengan desain penelitian kualitatif. Metode yangdigunakan digunakan dalam studi kepustakaan (Penelitian Perpustakaan). Setelah itu, peneliti dapat menyimpulkan bahwa evaluasi disiplin guru memiliki dampak yang signifikan terhadap keinginan siswauntuk belajar di sekolah dasar. Mengajarkan disiplin di bidang-bidang seperti ketepatan waktu, kepatuhanterhadap peraturan kelas, dan kemauan untuk melakukan upaya ekstra untuk membantu siswa belajar akan berdampak positif pada motivasi mereka untuk belajar. Guru yang mengikuti disiplin secara konsistenmenciptakan lingkungan belajar yang terstruktur dan terfokus yang mendorong siswa untuk lebih perhatiandan fokus dalam studi mereka.
PERAN GENERASI Z DALAM MODERASI BERAGAMA DI SMK ISLAM PERTI JAKARTA Azizah, Moulida; Hayfatunisa, Gea; Andriyani, Adinda; Niziliani, Shyakia; Natahsya, Ananda; Tumanggor, Raja Oloan
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i7.7299

Abstract

Generasi Z merupakan kelompok usia yang tumbuh di era digital dengan karakteristik unik, seperti keterbukaan terhadap informasi, kecepatan adaptasi teknologi, dan keberagaman pandangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran Generasi Z dalam moderasi beragama di SMK Islam Perti Jakarta, sebuah lembaga pendidikan yang mengedepankan nilai-nilai Islam inklusif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z di SMK Islam Perti Jakarta berperan signifikan dalam mendorong moderasi beragama melalui tiga aspek utama: (1) penguatan nilai-nilai toleransi antarumat beragama, (2) pemanfaatan media sosial untuk menyebarkan pesan-pesan damai, dan (3) partisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan inklusif. Penelitian ini menegaskan bahwa Generasi Z memiliki potensi besar sebagai agen moderasi beragama, terutama dalam konteks pendidikan berbasis Islam yang dinamis dan adaptif terhadap perubahan zaman.Kata Kunci: Generasi Z, moderasi beragama, toleransi, media sosial, pendidikan Islam
PENGARUH SIGNIFIKAN ANTARA KESEJAHTERAAN GURU TERHADAP KINERJANYA Alya Ramadhani Bangun; An-nisa Fitri Khotia Siregar; Citra Chantyka Muslimah; Fitri Sitorus; Sofia Wasti G. Tambunan
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i7.7314

Abstract

Kesejahteraan guru adalah salah satu aspek penting dalam sistem pendidikan yang berdampak langsung pada kualitas pengajaran, motivasi kerja, dan hasil belajar siswa. Kesejahteraan ini mencakup berbagai aspek seperti kesejahteraan finansial, psikologis, profesional, dan sosial. Motivasi kerja guru memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan kinerja mereka. Motivasi yang berasal dari faktor intrinsik seperti pencapaian, pengakuan, dan kesempatan berkembang, serta faktor ekstrinsik seperti gaji yang layak dan kondisi kerja yang baik, akan mendorong guru untuk berprestasi lebih baik dalam tugasnya. Sebaliknya, motivasi negatif yang berlebihan dapat menurunkan semangat kerja guru. Selain itu, kinerja guru yang baik ditentukan oleh kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, dan kualitas metode pengajaran yang digunakan. Faktor pendukung seperti pendidikan lanjut dan pelatihan juga berkontribusi pada peningkatan kinerja, sedangkan faktor penghambat seperti gaji rendah dan masalah kedisiplinan dapat mengurangi efektivitas kerja guru.
PENTINGNYA PENDIDIKAN ANTI KORUPSI DI PERGURUAN TINGGI UNTUK MENDUKUNG INDONESIA MAJU Jeane Felice Eileen
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i7.7316

Abstract

Korupsi telah menjadi salah satu tantangan utama bagi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan untuk memberantas korupsi, tindakan ini masih sering terjadi di berbagai sektor pemerintahan dan swasta. Korupsi tidak hanya merugikan negara dan masyarakat, tetapi juga menghambat pembangunan. Oleh karena itu, untuk mewujudkan Indonesia Maju, diperlukan cara yang efektif untuk mengatasi korupsi yang sudah meluas. Pendidikan Anti Korupsi dianggap sebagai salah satu solusi terbaik yang harus diterapkan oleh pemerintah. Dengan Pendidikan Anti Korupsi yang diwajibkan di seluruh jenjang pendidikan, termasuk perguruan tinggi, siswa sebagai generasi muda akan menyadari dampak buruk korupsi dan menanamkan nilai-nilai anti korupsi sejak dini. Dengan pengetahuan ini, Indonesia dapat menjadi negara maju di masa depan.
ANALISIS TINGGINYA KEKERASAN SEKSUAL PADA PEREMPUAN DI INDONESIA Annisa Aprilia; Dea Khairum; Detya Mopalanda Sianipar; Michaela Gracia Hutabarat; Yulia Lestari Wijaya; Junita Friska
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i7.7326

Abstract

Kekerasan seksual adalah isu serius yang memiliki dampak luas terhadap individu dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena kekerasan seksual di Indonesia berdasarkan data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Komnas Perempuan, serta kajian terhadap Undang-Undang No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif untuk memahami tren, faktor, dan dampak kekerasan seksual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan seksual di Indonesia masih dominan terjadi di ranah personal, dengan pelaku yang umumnya memiliki hubungan dekat dengan korban, seperti pacar atau teman. Selain itu, kekerasan di ranah publik, terutama di ruang siber, tempat kerja, dan tempat umum, juga signifikan. Dampak kekerasan seksual mencakup fisik, psikologis, dan sosial, termasuk gangguan kesehatan reproduksi, trauma, depresi, stigma sosial, dan isolasi. Meskipun Undang-Undang No. 12 Tahun 2022 menyediakan kerangka hukum yang lebih baik untuk melindungi korban, implementasi hukum tersebut menghadapi kendala, seperti kurangnya fasilitas dukungan dan kesadaran aparat penegak hukum. Penelitian ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi non-pemerintah dalam meningkatkan kesadaran dan pencegahan kekerasan seksual. Dengan pendekatan yang terintegrasi, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih aman dan menghormati hak asasi manusia, khususnya bagi perempuan dan anak-anak.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA MATERI KEGIATAN EKONOMI SDA KELAS V Pramawati, Annisa Maghfira; Ussabrina, Chairunnisa; Putri, Dinda Ayu; Marini, Arita; Yunus, Mahmud
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i7.7341

Abstract

Pembelajaran IPS di sekolah dasar adalah salah satu disiplin ilmu yang penting dikuasai oleh peserta didik, karena IPS mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan fenomena sosial. Salah satu materi dalam IPS adalah kegiatan ekonomi pemanfaatan sumber daya alam setempat yang terdapat pada jenjang kelas V. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji seberapa efektif penggunaan model role playing dalam meningkatkan partisipasi aktif peserta didik saat pembelajaran. Metode pada penelitian ini adalah metode kepustakaan, dengan cara peneliti mencari berbagai referensi beserta teori mengenai topik penelitian. Hasil penelitian ini pembelajaran dengan model role playing memberikan banyak pengaruh baik terhadap peserta didik, diantaranya adalah dapat mengaktifkan peserta didik untuk turut berpartisipasi secara langsung dalam pembelajaran, sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik untuk diikuti namun tetap kontekstual. Penggunaan model role playing ini dapat menjadi jalan tengah dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dengan harapan peserta didik mendapati pengalaman nyata yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari khususnya pada kegiatan ekonomi. Social Studies (IPS) in elementary schools is one of the essential disciplines that students need to master, as it explores various aspects of social phenomena. One of the topics covered in Social Studies is economic activities involving the utilization of local natural resources, which is taught in the fifth grade. The purpose of this study is to examine the effectiveness of the role-playing model in enhancing students' active participation during learning sessions. This study employs a library research method, where the researchers collected various references and theories related to the research topic. The findings indicate that learning through the role-playing model has a positive impact on students. It actively engages students to participate directly in the learning process, making the lessons more interesting while remaining contextual. The use of the role-playing model serves as a middle ground for creating a fun learning environment, with the expectation that students will gain real-life experiences applicable to their daily lives, especially in economic activities.

Page 91 of 160 | Total Record : 1595


Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 11 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 10 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 9 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 7 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 5 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan More Issue