cover
Contact Name
Arnawan Hasibuan
Contact Email
arnawan@unimal.ac.id
Phone
+628126448121
Journal Mail Official
editor@dikara.org
Editorial Address
Lhokseumawe, Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara
Published by Dikara Institute
ISSN : -     EISSN : 28283481     DOI : -
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara ISSN 2828-3481 (Online) merupakan jurnal pengabdian dosen untuk mempublikasikan hasil tridharma perguruan tinggi berupa artikel pengabdian. Jurnal Solusi Masyarakat Dikara terbit 3 kali setahun, setiap April, Agustus dan Desember. Naskah yang disubmit harus ditulis dengan format template dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, setiap naskah yang masuk harus bebas plagiasi dan merupakan karya sendiri yang belum diterbitkan di jurnal manapun. Jurnal Solusi Masyarakat Dikara menerima naskah dalam bidang multidisiplin mencakup ilmu sosial, sains, teknik, ekonomi, dan humaniora. Naskah yang disubmit harus menggunakan format template jurnal dan memenuhi kaidah Author Guidelines.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 142 Documents
Penerapan Teknologi Pemanfaatan Limbah Kelapa Muda sebagai Alternatif Bahan Bakar untuk Usaha Pandai Besi di Gampong Pande Kecamatan Tanah Pasir Kabupaten Aceh Utara Setiawan, Adi; Daud, Muhammad; Anshar, Khairul; Nayan, Ahmad; Hasibuan, Rizqon; Dirga, Muhammad
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12533258

Abstract

Desa Pande Kecamatan Tanah Pasir Kabupaten Aceh Utara merupakan wilayah sentra industri pandai besi yang juga memiliki usaha di sektor pertanian dan perkebunan. Pada sektor pertanian pasca panen diperoleh sejumlah limbah seperti sekam dan jerami padi, kulit pinang, kelapa muda dan lainnya. Limbah ini belum dimanfaatkan secara maksimal bahkan sering dibakar sehingga mengakibatkan pencemaran udara. Sebenarnya sumber biomassa yang melimpah dari limbah pertanian salah satunya tempurung kelapa sangat potensial untuk dijadikan bahan bakar briket. Di sisi lain, usaha pandai besi sangat bahan bakar substitusi dengan harga yang terjangkau untuk meminimalkan penggunaan arang kayu. Selama ini arang kayu yang digunakan bersumber dari tanaman hutan secara illegal sehingga terjadi deforestrasi yang mengancam lingkungan hidup. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk memecahkan persoalan tersebut adalah melalui pengolahan biomassa menjadi bioarang melalui teknologi kiln. Produk bioarang selanjutnya dicetak dengan mesin press briket. Untuk mencapai target tersebut, maka Tim Pengabdian mengajak masyarakat akan pentingnya memanfaatkan limbah tempurung kelapa menjadi bio-briket sebagai pengganti bahan bakar arang kayu dari hutan. Selain itu ditargetkan juga adanya peningkatan pendapatan pandai besi dengan berkurangnya biaya bahan bakar arang. Metode pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan persoalan mitra adalah dalam bentuk pelatihan dan pembinaan/ penendampingan pada pembuatan bioarang dan briket, serta aplikasi penggunaan bio-briket untuk pengrajin besi. Penyelesaian masalah mitra meliputi pemecahan masalah pada aspek-aspek tersebut. tahapan kegiatan ini diawali dengan memberikan pengetahuan mitra tentang pengelolaan limbah biomassa, pembuatan bioarang dari limbah biomassa menggunakan teknologi kiln serta pengepresan bioarang menjadi briket menggunakan mesin cetak briket yang mampu menghasilkan 20 briket. Harapan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Pande dengan memanfaatkan limbah kelapa muda pada menjadi bio-briket dan menjualnya di daerah sekitar secara komersial. Kata Kunci: Limbah kelapa muda, kiln, bioarang, briket.
Penggunaan Metode Bioflok dalam Penerapan Sistem Automasi Pemberian Pakan pada Budidaya Lele di Desa Blang Punteut-Lhokseumawe Muhammad, Muhammad; Asran, Asran; Jannah, Misbahul
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 3, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan budidaya lele merupakan salah satu budidaya di bidang perikanan yag terus mengalami perkembangan yang pesat. Hal ini disebabkan ikan lele merupakan salah satu ikan yang sangat diminati oleh masyarakat. Ikan lele adalah ikan yang hidup di perairan umum dan merupakan ikan yang bernilai ekonomis, serta disukai oleh masyarakat. Selama ini budidaya lele menggunakan budidaya system konvensional. Dimana lele di budidaya dalam tambak atau kola dan diberi pakan setiapa hari 3 kali. Seiring dengan kemajuan dalam segala bidang maka ditemukan sebiah metode barudalam budidaya lele yaitu menggunakan metode bioflok. Budidaya lele metode bioflok adalah system pemeliharaan ikan dengan cara menumbuhkan mikroorganisme yang berfungsi mengolah limbah budidaya itu sendiri menjadi gumpalan-gumpalan kecil yang bermanfaat sebagai makanan alami ikan. Desa Blang Puentet Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe terdapat sebuah kelompok pemuda gampong merupakan sebuah kelompok yang dibentuk oleh aparat desa guna mencegah pemuda tersebut dalam berbuat yang tidak baik. Narkoba dan game online merupakan hal yang sudah sangat rawan bagi masyarakat desa. Maka diperlukan sebuah program bagi pemuda di setiap tempat untuk bisa mengisi kegiatan yang positif guna menghindari kegiatan negatif yang telah disebut diatas. Salah satunya adalah dengan cara memperkenalkan budidaya lele dengan metode automasi pemberian pakan menggunakan metode bioflok. Budidaya ikan lele dengan menggunakan metode bioflok memberikan manfaat yang sangat besar bagi peternak lele dan memberikan hasil yang cukup signifikan dimana kematian hanya 18,75% dan penyerapan nutrisi sebesar 25% dari sistem konvesional.
Sistem Penerangan Jemabatan Kali Progo Berbasis Energi Baru Terbarukan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kabupaten Magelang Nisworo, Sapto; Pravitasari, Deria; Nurhadi, N; Azhar, A
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan kali progo wilayah kabupaten Magelang adalah jembatan yang menghubungkan desa Sidorejo wilayah kabupaten Magelang dengan desa Tuguran wilayah kota Magelang. Jembatan tersebut menjadi penting untuk difasilitasi, di desa tersebut akan dibangun perluasan kampus Untidar. Jarak tempuh kampus utama ke kampus yang akan dibangun dipandang paling dekat. Bila menggunakan jalan lain harus memutar dengan jarak tempuh mencapai kurang lebih 10 km. pertimbangan lain, masyarakat desa sidorejo dan sekitarnya melakukan banyak yang melakukan aktifitas di kota Magelang sebagai tenaga kerja, sehingga banyak yang memanfaatkan jembatan hingga malam dan juga dipagi buta. Metode yang ditempuh adalah melakukan pendataan dan perancanaan secara enjiniring dan diajukan menjadi pengabdian pada masyarakat dengan sekema pendanaan LPPM Universitas Tidar Kerjasama dengan beberapa dosen dari Universitas Malikussaleh. Hasil yang diperoleh dapat terlaksananya kegiatan sesuai dengan rencana dan dapat digunkan untuk semua pihak yang membutuhkan. Hasil lain yang diperoleh adalah pembelajaran pemasangan PLTS antara tim pengabdian, mahasiswa dan masyarakat.
Sosialisasi Pemberdayaan kaum Perempuan Sebagai Upaya Penghasilan Tambahan dari Hasil Panen Nelayan di Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara Apriansyah, Rian; Hasibuan, Arnawan; Fahmi, Bunga Luthfia; Munawaroh, Nur Laela; Silvia, Silvia; Nurfadila, Nadia; Nate, Tajuk Tangke; Sayuti, M; Mursalin, Mursalin
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 3, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Bantayan merupakan salah satu pantai di kawasan Aceh Utara. Tim Modul Nusantara Universitas Malikussaleh melaksanakan kegiatan sosialisasi Pemberdayaan kaum ibu-bu sebagai penghasilan tambahan dari hasil panen nelayan dengan bimbingan dosen Modul Nusantara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sasaran utama yang peneliti pilih adalah kaum perempuan yang terdiri dari ibu-ibu. Peneliti menyampaikan strategi pemasaran usaha mikro kecil dan menengah produk hasil tangkapan nelayan mulai dari inovasi produk olahan hasil tangkapan nelayan, pengemasan produk agar lebih menarik hingga pemasaran melalui media offline maupun online. Selama sosialisasi, peserta sangat antusias terhadap pembahasan yang disampaikan peneliti, namun setelah pemaparan selesai ada beberapa yang menyampaikan permasalahan yang dihadapi pada nelayan di Desa Bantayan meliputi: 1) tidak mendapatkan hasil tangkapan yang bagus, karena hasil tangkapan yang bagus akan diberikan pada tengkulak, mereka bahkan harus membeli hasil tangkapannya pada tengkulak jika ingin mendapatkan tangkapan yang bagus. Hal tersebut membuat masyarakat menjadi tidak leluasa untuk mengolah hasil tangkapannya sendiri karena tidak memiliki hasil tangkapan yang dapat langsung diolah sendiri. 2) Lokasi masyarakat Desa Bantayan dengan pusat perbelanjaan yang cukup jauh sehingga menghambat proses pemasaran yang akan dilakukan oleh masyarakat, selain itu lokasi yang jauh akan menambah biaya transportasi yang akan dikeluarkan.3) Dalam pemberdayaan ekonomi nelayan memiliki hambatan yaitu, rendahnya tingkat pendidikan. Kurangnya bentuk keterampilan dan wawasan ilmu, kurangnya bentuk pelatihan atau sosialisasi dari pemerintah.Nah ,dari permasalahan tersebut dari tim kami memberikan saran untuk mengurangi sistem penjualan hasil pertanian yang mayoritas masih mengandalkan tengkulak agar masyarakat dapat mengoptimalkan hasil tangkapan nelayan dengan mengolahnya sendiri sehingga akan menambah nilai jual dan menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi, memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang inovasi produk olahan yang dapat dihasilkan dari hasil tangkapan nelayan serta cara pengemasan produk agar lebih menarik, masyarakat kaum muda ikut berperan aktif terutama dalam proses pemasaran produk olahan hasil inovasi tangkapan nelayan karena kaum muda lebih memahami teknologi dan terbuka terhadap perubahan yang ada.
Pemberdayaan Petani Melalui Berbagai Pola Pembibitan Gaharu Sebagai Komoditi Unggulan Hutan Non-Kayu di Gampong Teupin Rusep Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara Budi, Setia; Wardah, Eva; Lukman, L
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaharu adalah substansi aromatik berupa gumpalan berwarna coklat muda, coklat kehitaman sampai hitam yang terbentuk pada lapisan kayu gaharu.  Gaharu dapat terbentuk akibat adanya interaksi antara mikroba (inokulum tertentu) dengan tanaman inang dan adanya mekanisme kimia yang akhirnya membentuk suatu produk yaitu gubal.  Inokulum lokal efektif dalam menghasilkan gaharu, karena endemiknya didaerah tertentu. Beberapa kendala mitra yang sangat dirasakan anatara lain (1) rendahnya kemampuan anggota kelompok tani dalam hal pembibitan tanaman gaharu baik secara alami (generatif) meliputi perlakuan perbanyakan dengan pengunaan benih yang sudah masak dan anakan (cabutan) serta pola stek tanaman. (2) Belum adanya pengetahuan dan ketrampilan anggota kelompok kedua mitra dalam melakukan pembibitan dan pemeliharaan bibit gaharu. Pengabdian ini mengunakan metode Pelatihan dan pembibitan pola biji dan anakan (cabutan) dan stek tanaman. Pendekatan ini tepat untuk dilakukan dimana partisipasi petani mitra dalam peningkatan ketrampilan dan proses pendampingan dilakukan dengan langsung mempraktekkan. Pola pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada petani mitra menerapkan prinsip” learning by doing” belajar sambil bekerja. Pemberdayaan Petani pada kegiatan Pembibitan Komoditi Unggulan Hutan Non-Kayu (Gaharu Aceh) di Gampong Teupin Rusep telah mampu meningkatkan pengetahuan, ketrampilan serta perubahan sikap dalam pembibitan tanaman gaharu. Dampak yang dirasakan dengan adanya kegiatan pembibtan tanaman gaharu melputi; peningkatan pendapatan ekonomi petani mitra yang sangat potensial serta peningkatan keharmonisan sosial diantara anggota kelompok dan masyarakat dilokasi kegiatan pengabdian.
Pengenalan Peran Platform Digital Bim (Building Information Modelling) Dalam Program Autodesk Revit Bagi Masyarakat Pelajar Kota Lhokseumawe Hendra, Hendra; Deni, Deni; Karsono, Bambang; Olivia, Sisca; Azhar, Azhar
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancang visual model bangunan arsitektur pada saat ini tidak lagi berproses dengan cara manual, tetapi sudah beranjak lebih jauh menuju dimensi digital. Perancang dan pemilik pekerjaan dapat mengikuti jalannya proses desain tanpa terhalangi oleh tempat dan waktu. Untuk memperkecil rentang kemajuan teknologi yang jauh lebih pesat dibanding nilai inteltktual masyarakat, maka tercetuslah ide untuk memperkenalkan kemajuan digital visual rancang bangunan sejak dini bagi masyarakat pelajar Kota Lhokseumawe. Kegiatan pengabdian masyarakat terbagi dalam dua bagian, pertama yaitu pengenalan platform digital BIM pada program Revit sebagai instrument rancang bangun bangunan secara digital visual yang menganut pada referensi relevan saat ini. Kedua, kegiatan prkatik pengoperasian platform digital BIM pada program Revit melalui modeling visual bangunan sederhana yang telah ditentukan sebelumnya. Oleh karena pengenalan platform rancang bangun bangunan digital ini masih baru di tingkat inteltktual pelajar, namun lambat laun mereka mulai memiliki rasa keingintahuan yang kuat sebagai nilai mental tumbuhnya benih minat mereka dalam bidang Arsitektur. Dampak yang diterima dengan adanya pengenalan platform digital ini pada masyarakat pelajar Kota Lhokseumawe adalah terlihatnya ketertarikan mereka dalam membentuk visual rancang bangun bangunan sebagai minat dan bakat mereka untuk lebih mendalami dunia arsitektur.
Penggunaan Spelling and grammar Pada Guru Sekolah Menengah Atas Se-Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara Trisfayani, Trisfayani; Syahriandi, Syahriandi; Radhiah, Radhiah; Safriandi, Safriandi; Pratiwi, Rani Ardesi; Mahsa, Masithah
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 1, No 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan penggunaan aplikasi spelling and grammar pada guru Sekolah Menengah Atas Se-Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara. Aplikasi Spelling and grammar berfungsi untuk melakukan pengecekan terhadap kesalahaan ejaan dan tata Bahasa dalam dokumen. Selama ini ditemukan banyaknya kendala yang dialami guru dalam proses menulis karya ilmiah. Guru cenderung melakukan kesalahan dalam cara penulisan (spelling) atau pun tata bahasa (grammar) yang terkadang dapat berpengaruh terhadap perbedaan makna yang dihasilkan. Berdasarkan hal tersebut, maka pelatihan ini bertujuan untuk meminimalkan kesalahan yang terjadi dalam tulisan sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas karya ilmiah guru. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Sekolah Menengah Atas Se-Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara, yaitu SMA Negeri 1 Muara Batu, SMKN 1 Muara Batu dan SMA Negeri 2 Kesuma Bangsa. Adapun metode yang digunakan adalah metode ceramah, dialogis, dan praktik. Metode ceramah digunakan untuk menyampaikan teori mengenai penggunaan aplikasi Spelling and grammar. Metode dialogis diterapkan dalam mengatasi permasalahan yang dialami peserta pada saat pelatihan berlangsung. Sedangkan metode praktik dilakukan dengan melibatkan peserta secara langsung untuk menerapkan aplikasi Spelling and grammar dalam karya tulis mereka. Hasil yang dicapai dalam pelatihan adalah para guru mampu menggunakan aplikasi spelling and grammar sehingga menghasilkan karya ilmiah yang lebih berkualitas.
Penggunaan Alat Tangkap Perikanan yang Ramah Lingkungan untuk Keberlanjutan Pendapatan Nelayan Tradisional Matriadi, Faisal; Imamshadiqin, Imamshadiqin; Chalirafi, Chalirafi; Ikramuddin, Ikramuddin; Arifin, A. Hadi
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 3, No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan menjadi issue yang sangat mendominasi masyarakat nelayan. Data menunjukkan jumlah masyarakat miskin masih sangat tinggi di Provinsi Aceh termasuk di Kota Lhokseumawe yang pada tahun 2021 tercatat mencapat 11.16 persen. Kemiskinan nelayan salah satunya disebabkan oleh rendahnya pendapatan akibat jumlah tangkapan yang semakin menurun. Penurunan jumlah tangkapan nelayan salah satunya disebabkan oleh kerusakan ekosistem laut dimana jumlah populasi ikan diperairan semakin menurun. Demikian juga dengan pola tangkap yang berlebih serta penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan telah menjadi penyebab utama kerusakan ekosistem laut yang menyebabkan keberlajutan proses penangkapan ikan menjadi terhenti. PElatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat nelayan bahwa penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan akan mengancam pendapatan mereka dimasa yang akan datang. Demikian juga budaya menjaga kebersihan lingkungan pesisir menjadi sangat strategis dalam upaya menjaga kesehatan ekosistem perairan dan Kesehatan populasi ikan. Selanjutnya sebagai alternative kegiatan yang dapat menambah pendapatan dan mereduksi kemiskinan adalah dengan cara meningkatkan dan kemampuan ketrampilan masyarakat dibidang tertentu sekaligus membuka lapangan kerja serta membangun usaha mandiri. Tujuan kegiatan ini adalah untuk melatih masyarakat. nelayan dalam menggunakan alat tangkap ramah lingkungan serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan ekosistem laut. Selanjutnya kegiatan ini juga diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat nelayan terhadap berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan pendapatan mereka dalam menghindari peningkatan kemiskinan.
Edukasi Strategi Pengelolaan dan Manajemen Sampah Laut dalam Upaya Pengembangan Wisata Pantai Berkelanjutan di Desa Ujong Blang Kota Lhokseumawe Andika, Yudho; Erniati, Erniati; Imanullah, Imanullah; 'Akla, Cut Meurah Nurul; Rahmad, Rahmad; Tauladan, Toha Ali; Putra, M. Afif Tri
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 3, No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Ujong Blang merupakan salah satu dari empat desa yang terdapat di Desa Ujong Blang Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh. Pada tahun 2012 Pantai Ujong Blang telah diresmikan sebagai salah satu destinasi wisata oleh Kementerian Pariwisata RI. Wisatawan yang berwisata seharian penuh memerlukan kebutuhan untuk makan dan lainnya sehingga akan meninggalkan sampah. Sampah merupakan suatu permasalahan umum yang sering terjadi di wilayah pesisir pantai. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat pengelola wisata pantai Ujong Blang Desa Ujong Blang serta pemahaman mengenai pentingnya mengelola dan memanajemen sampah laut. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada Oktober 2023 yaitu edukasi strategi pengelolaan dan manajemen sampah laut dalam upaya pengembangan wisata pantai berkelanjutan di Desa Ujong Blang Kota Lhokseumawe. Acara edukasi strategi pengelolaan dan manajemen sampah laut terdiri dari dua tahap kegiatan, yaitu tahap 1: Penyerahan tong sampah. Tahap 2: Pemaparan materi dan diskusi tentang strategi pengelolaan dan manajemen sampah laut dalam upaya pengembangan wisata pantai berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat tentang edukasi pengelolaan dan manajemen sampah laut di kawasan wisata Pantai Ujong Blang terlaksana dengan baik, terstruktur, lancar serta sukses. Penyerahan tong sampah dan FGD memberikan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya mengelola dan memanajemen sampah laut sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. Harapan dari pengabdian ini adalah bentuk implementasi yang diterapkan sacara nyata sehingga berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan.
Peningkatan Keterampilan Teknologi Kultur Jaringan Tanaman Skala Rumah Tangga Komunitas Gayo Pecinta Anggrek Provinsi Aceh Ismadi, Ismadi; Nasruddin, Nasruddin; Handayani, Rd Selvy; Liwanza, Nasrun; Sajadah, Sajadah; Ningrum, Sintia
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anggrek merupakan tanaman hias yang bunganya sangat indah sehingga disukai oleh banyak orang. Di Indonesia banyak ditemui pecinta anggrek, baik perorangan maupun kelompok organisasi. Salah satunya adalah Komunitas Gayo Pecinta Anggrek yang ada di Kabupaten Aceh Tengah, Bener Merian, dan Gayo Lues. Permasalahan pada budidaya tanaman anggrek adalah sulitnya tanaman diperbanyak secara generatif karena biji anggrek tidak mempunyai endosperm. Kendala perbanyakan tanaman ini dapat diatasi melalui teknik kultur jaringan. Keuntungannya menggunakan cara ini adalah diperolehnya tanaman baru yang sama persis dengan induk tanaman secara massal dalam waktu yang relatif lebih singkat. Namun kelemahan sistem ini adalah karena membutuhkan peralatan canggih dan bahan kimia yang mahal sehingga sulit dilakukan oleh masyarakat umum. Oleh karena itu perlu dilakukan sistem perbanyakan tanaman kultur jaringan dalam skala rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui penyuluhan, demonstrasi dan praktek. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan anggota kelompok tani agar dapat melakukan perbanyakan tanaman dengan sistem kultur jaringan skala rumah tangga. Kegiatan ini dilakukan di aula Dinas Pangan Kabupaten Aceh Tengah pada tanggal 28 November 2020. Para peserta pelatihan sangat antusias mengikuti rangkaian acara mulai awal sampai akhir. Dari evaluasi yang dilakukan pada awal dan akhir kegiatan didapati bahwa terjadi peningkatan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan peserta terhadap kultur jaringan tanaman dan perbanyakan tanaman anggrek.

Page 6 of 15 | Total Record : 142