Claim Missing Document
Check
Articles

KONSEP SEHAT-SAKIT DALAM MASYARAKAT DAYAK KEBAHAN DAN TANTANGAN PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI Susan Marlinda; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Kiki Asrifa Dinen
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/gdwsc732

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menggali konsep sehat dan sakit serta teknik pengobatan berdasarkan falsafah lokal dalam masyarakat Dayak Kebahan di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Metode kualitatif dan etnografi (emic) digunakan untuk mendapatkan pemahaman mendalam. Temuan kajian melibatkan definisi sehat sebagai kondisi fisik, mental, dan kemampuan beraktivitas tanpa gangguan; penyakit sebagai entitas tidak terlihat, bisa tiba-tiba menyerang, dan dapat berupa wabah; dan sakit mencakup berbagai kondisi seperti sakit jiwa, kemasukan roh jahat, sakit kuning, dan kapidaraan. Teknik pengobatan melibatkan penggunaan tanaman, mantra, dan ritual balian/batra. Melalui kajian ini, diharapkan pemahaman konsep sehat dan sakit dari perspektif filsafat dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan ilmu kesehatan, meningkatkan pemahaman masyarakat, dan mendukung program pembangunan kesehatan pemerintah.
Hubungan Sumber Air Minum Dengan Kandungan Total Colifrom Dalam Air Minum Rumah Tangga Siti Fatimah Zuhra Zuhraa; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Kiki Asrifa Dinen
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/x36rbg12

Abstract

Latar belakang: air minum dapat secara langsung dapat memengaruhi kesehatan manusia sehingga harus terjamin kualitasnya. Di Indonesia , air minum harus memenuhi persyaratan yang telah di tetapkan pada pemerintah Nomor . 492 / 2010 tentang persyaratan Kualitas air minum .pada peraturan tersebut bahwa tidak boleh di temukan total Colifrom dalam air minum karena karena keberadaan nya menandakan telah terjadi kontaminasi ,sehingga tidak aman diminum. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan sumber air dengan kandungan total Colifrom dalam air minum rumah Tangga. Metode : Desain penelitian ini adalah cors sectional yang di lakukan di kecamatan Bojongsari pada bulan Agustus 2019 . Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 110 rumah tangga. Hasil : Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 92,7 persen dari seluruh sampel air minum rumah tangga yang di uji positif mengandung total Colifrom dengan kisaran 1-300.  
Hubungan sumber air minum dengan kandungan total coliform dalam air minum rumah Jira fajira Jira fajira; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Kiki Asrifa Dinen
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/fmh9dy84

Abstract

Latar belakang: Air minum dapat secara langsung dapat secara langsung memenuhi kesehatan manusia memenuhi kesehatan manusia pada peraturan disebut disebut bahwa tidak boleh ditemukan coliform dalam air minum karena menandakan menandakan telah terjadi kontaminasi Tujuan: Untuk mengetahui hubungan sumber air minum dengan minum dengan kandungan total coliform dalam air minum rumah tangga Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional yang dilakukan di kecamatan di kecamatan Bojongsari pada bulan Agustus 2019  Hasil: Dari penelitian ini menunjukkan bahwa 97 dari seluruh sampel air minum rumah tangga yang diuji positif yang diuji positif mengandung total coliform.
Analisis  Angka  Kesembuhan  Dan  Pengobatan  Lengkap  Serta  Keberhasilan  Pengobatan Tuberkulosis  Di  kabupaten  Aceh  Besar  2023 Ambia Nurdin; diana; khairuman; dian rahayu
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/v6dpn803

Abstract

Abstract Tuberculosis (TB) is an infectious disease that is still a health problem in Indonesia, including in Aceh Besar. This study aims to analyze the cure and complete treatment rates and the success of TB treatment by gender and district in Aceh Besar in 2023.Data were taken from the Aceh Besar Health Profile in 2023. Data were analyzed using descriptive statistics.The results showed that the number of bacteriologically confirmed pulmonary TB cases found and treated in Aceh Besar in 2023 was 335 cases, with 238 male cases and 97 female cases. The total number of TB cases found and treated was 439, with 300 male and 139 female cases. The bacteriologically confirmed pulmonary TB cure rate was 46.2%, with a male cure rate of 44.2% and a female cure rate of 48.5%. The complete treatment rate for all TB cases was 52.3%, with a male complete treatment rate of 51.7% and a female complete treatment rate of 53.1%. The treatment success rate for all TB cases was 87.1%, with a male treatment success rate of 85.8% and a female treatment success rate of 88.4%. Based on the results of the study, the cure and complete TB treatment rates in Aceh Besar are still below WHO standards. This suggests that more work needs to be done to improve TB treatment success in this area.  
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KESEHATAN MASYARAKAT Milna Firizki; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Reza Kurnia
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/yyke1p80

Abstract

Upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat menjadi hal yang sangat penting untuk mencapai taraf hidup yang lebih baik. Salah satu strategi untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat adalah dengan memberikan pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih yang dimulai dari tingkat keluarga atau rumah tangga, lingkungan sekolah dan masyarakat luas. Program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh Majelis Kesehatan Umum dan Pelayanan Sosial Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku Utara ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat untuk memiliki kesadaran tinggi dan potensi diri untuk menjaga kesehatan melalui pengenalan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Metode pelaksanaan adalah dengan (1) penyuluhan tentang praktek PHBS di tingkat rumah tangga, (2) penyuluhan tentang PHBS di tingkat institusi pendidikan, (3) praktek cuci tangan yang benar pada murid sekolah, dan (4) pemberdayaan masyarakat dengan kegiatan menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini melibatkan seluruh masyarakat desa Posi-posi berjumlah 84 rumah tangga dan 60 murid SD Inpres Posi-posi. Hasil kegiatan menunjukkan ada peningkatan pengetahuan rumah tangga dan murid SD tentang PHBS dan seluruh murid telah mampu untuk mencuci tangan dengan benar.
Dinamika Transformasi Penyuluhan Kesehatan Digital Pada Masa Pandemi Covid-19 Ambia Nurdin
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/nxs3cv12

Abstract

This article discusses the dynamics of the transformation of digital health education during the COVID-19 pandemic. The pandemic has forced the healthcare system to adapt quickly, including in the provision of health information to the public. Health education, which was previously predominantly conducted conventionally, has now undergone significant transformation towards digital platforms. Through a qualitative research approach, we explore changes in health education strategies, community responses, and their impact on health decision-making. The research findings indicate that the digitization of health education provides broader accessibility but also presents new challenges related to access gaps and digital literacy. Additionally, this article describes how health educators and stakeholders have successfully addressed these challenges and enhanced the effectiveness of digital health education. By analyzing the dynamics of this transformation, the article provides valuable insights for policy development, further research, and the implementation of best practices in digital health education during the pandemic and beyond.
ANALISIS PENCAPAIAN INDIKATOR DAN CAKUPAN PROGRAM IBU DAN ANAK (KIA) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTERAJA PIDIE JAYA ANALISIS PENCAPAIAN INDIKATOR DAN CAKUPAN PROGRAM IBU DAN ANAK (KIA) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTERAJA PIDIE JAYA RISKA MAHYUNI; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Reza Kurnia
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/7ajsmm43

Abstract

Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan salah satu program prioritas di Indonesia. Salah satu tujuan program ini adalah menurunkan angka kesakitan dan kematian pada ibu dan anak. Upaya pemerintah untuk kesehatan ibu dan anak untuk memeriksa di setiap daerah. Data Puskesmas Panteraja Pada Tahun 2022 tidak ditemukanya lagi kasus kematian ibu dan anak. Dilakukan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cakupan program kesehatan ibu dan anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, objek penelitian ini adalah dokumen Program KIA meliputi dokumen perencanaan, dokumen pelaksanaan, check list supervisi, check list koordinasi, dokumen Evaluasi, Wawancara dan dokumen hasil yang dilakukan untuk menganalisis pencapaian yang di peroleh kinerja Puskesmas Panteraja Pidie Jaya. Hasil  cakupan kegiatan program KIA pelayanan antenatal pertama (K1) 81 %, cakupan pelayanan antenatal keempat (K4) 80%, cakupan ibu hamil risiko tinggi 20,5%, , cakupan pelayanan KIA 81 %. Dari data ini kita tahu bahwa pencapaiannya adalah status yang baik. Kami menemukan status cakupan yang tercapai  sesuai dengan target yang  ditentunkan Dinas Kesehatan Pidie Jaya. Kesimpulan diperlukan upaya untuk meningkatkan cakupan komplikasi kebidanan dan cakupan buku kesehatan ibu dan anak, diperlukan dukungan dari Puskesmas panteraja terutama untuk pemantauan dan evaluasi program kesehatan ibu dan anak.
Aspek Budaya dan Pembangunan Kesehatan Salsabila; Ambia Nurdin; Meylissa; Diana Lestari
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): April–June, Community Health
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/tq04ka54

Abstract

Hubungan antara aspek budaya dan kesehatan merupakan bidang penelitian yang kompleks dan relevan. Kebudayaan memainkan peran penting dalam membentuk pola hidup, kepercayaan, dan praktik kesehatan masyarakat. Masalah utama akses budaya dan kesehatan melibatkan ketidaksetaraan akses terhadap layanan kesehatan, dan perubahan yang berhubungan langsung dengan norma dan budaya mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak aspek budaya terhadap pembangunan kesehatan dengan fokus pada masalah akses layanan, norma kesehatan masyarakat, dan penerimaan inovasi. Metode penelitian melibatkan survei, wawancara, dan analisis budaya dalam konteks kesehatan masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa faktor budaya siknifikan dalam membentuk pola perilaku kesehatan masyarakat dan dapat menjadi hambatan atau pendukung pembangunan kesehatan. Kesimpulan penelitian ini menyediakan dasar untuk merancang kebijakan yang lebih berfokus secara budaya dan efektif dalam mencapai tujuan pembangunan kesehatan global.
Pengelolaan Program Kesehatan Masyarakat Melalui Forum Kesehatan Kelurahan Siaga Dian Rahayu; Ambia Nurdin; Khairuman; Diana Lestari
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/v1vb7p53

Abstract

This article discusses the role and management of public health programs through the Siaga Village Health Forum (FKKS) as an innovation in efforts to improve community well-being. FKKS is a participatory platform that involves various stakeholders, including the government, healthcare professionals, and the local community, to design, implement, and monitor health programs at the village level. This research explores the implementation of FKKS in addressing various challenges in community health at the local level. Through qualitative methods and case studies, the authors analyze the successes and obstacles faced by FKKS in improving access to health services, enhancing community health literacy, and building resilience capacity in facing disasters and health emergencies. This article provides policy recommendations to strengthen the role of FKKS as an inclusive and sustainable strategy for managing community health programs. With a deep understanding of the factors influencing the success of FKKS, it is hoped that this will provide guidance for policymakers, healthcare practitioners, and communities to optimize community health programs at the village level.
ANTROPOLOGI KESEHATAN DAN PRAKTIK PERAWATAN TRADISIONAL OLEH MASYARAKAT ACEH elsa fajira; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Kiki Asrifa Dinen
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/s8bfcm63

Abstract

Pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional merupakan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun berdasarkan resep nenek moyang, adat istiadat, kepercayaan atau kebiasaan setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan yang digunakan dalam pengobatan pasca melahirkan oleh Suku Aceh di Kabupaten Pidie. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik Participatory Rural Appraisal dan observasi. Parameter dalam penelitian ini adalah jenis tumbuhan obat, jenis ramuan obat, dan cara penggunaan ramuan dalam pengobatan pasca melahirkan. Hasil penelitian diperoleh 25 jenis tumbuhan yang tergolong ke dalam 15 suku yang digunakan dalam pengobatan pasca melahirkan di Kabupaten Pidie. Jenis ramuan dalam pengobatan tradisional pasca melahirkan terdiri atas obat dalam dan obat luar. Obat dalam yang digunakan terdiri atas obat perut, bedak param, dan pilis. Penggunaan ramuan obat dalam dan obat luar selama pasca melahirkan dilakukan selama 44 hari. Manfaat dari penggunaan obat tersebut di antaranya menambah darah, meningkatkan jumlah air susu ibu, menghangatkan badan, dan menghilangkan lelah pasca melahirkan. Pemanfaatan tumbuhan obat secara tradisional sampai saat ini masih digunakan oleh masyarakat Aceh pada pengobatan ibu pasca melahirkan selain pengobatan modern.
Co-Authors Abel Domika Abel ahmadi ahmadi alul asriadi Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Annisa Yuia Anza Novaldi Banta Cut Bukhari Bukhari Bukhari Bukhari Chairummi Chairummi Cut Husnul Khatimah Cut Mega Putri Cut Megawati Cut Yasifa Adillah Salma Dalima Hayati Dewi Astini Dhini aminarti Dian Rahayi Dian Rahayu Dian Rahayu diana Diana Lestari DIYAN ZAHRA DIYAN Elisa nur Ellianufara Ellianufara Ellianufara elsa fajira Endang Sihaloho Erna Fitria Erna Fadhlul Ihsan Fardilla Aisya Fauzi Aldina Fazlil Mudawali fazzira rhaudatul jannah Feby Anggi Astuti Fikri Faidul Jihad Firjatullah Freya Aprilia Gelva Irayana Hendra Cipta Herfa iswanda Wanda Idal Bahri Intan Safitri Ismaturrahmi Jira fajira Jira fajira karmila br sihotang Khairuman Khairuman Khairuman Khesya Nayla Puspita Sari Ponda Kiki Asrifa Kiki Asrifa Dinen Lasmi LAURA YOHANA lilis aprilia frasticha april Lismaijar Lismaijar Lismaijar Maijar Lydia Syanesah M. Akil Rizkullah Mahyuddin MAIBON IBON Maiza Duana Maiza Duana maizzatul raziah Marida Tiana Maudatul Izza Maula Habna Maulidar maulidia lidya Maulina 05 Mau’izzatun Jannah Meylissa Mhd Hidayattullah Milna Firizki Mirna Mirna Mohd Isa T Ibrahim Mohd Isa T. Ibrahim Mohd Isa T.Ibrahim Muhammad Muhammad Muhammad Furqan Muhammad Haikal Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad MUHAMMAD YUSUF Mulyadi Mulyadi Murtadhahadi Murtadhahadi Murtadhahadi Murtadhahadi MUSFIRA FIRA najma Nazira Nazrratul Hadawiyah Novita Mlina nur atiya Nurhaliza Nurhaliza Nuri Andriani Nuri Andriani Nurul Afrida Nurul Arisfa Nurul A’la Nurul Hijjah Putri Rifka Quratuainisa Quratuainisa Rahma Dani Rahma Hidayati Rahma Saswita Raihatul Husna Rama Mutiara Raudatul Aina Reza Reza Kurnia Ricky Dear Fitria Ricky Dear Fitria Ricky Dear Fitria Ricky Dear Fitria RISKA MAHYUNI Riskayuniarma Riskayuniarma Risna Maulita Ristiani Ristiani Roza Maolida Safrida Safrida Saiful Basri Salmalia Salmalia Salsabila Sapriani Rahayu Saprizal Saprizal Saskia Arsyva serly adhariaty Sisca Amelia Sita Dara Humaira Sita Siti Fatimah Zuhra Zuhraa Siti humairah Sofia Marisya Putri Sri Maywati sri wahyuni suci fajarima Suci Fajarimah suci maulidar surna surna Susan Marlinda Susri Nurhazizah Syafriani Syarifah Rahmiza Muzana Syarifah Rozati Nomira Syarifah Rozati Nomira Syarifah T. Muhammad Isa Ibrahim Taufiq Karma tiaafdila dila Titin Mirnalista Ufairatul ulaiya Ufairatul ulaiya Ulfa Nazillah Ully Fitria Ully Fitria yesidiana Yulizar Kasma Yunida Pangastuti Zahra Mahfudzah zahratul rahmi zahra Zahrul Fuadi Zakiyuddin Zakiyuddin zamzami Zamzami Zamzami Zoel Helmi Zoel Helmi