Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAAN KECEMASAN IBU HAMIL SEBELUM DAN SETELAH MELAKUKAN PRENATAL YOGA Windayanti, Hapsari; Widayati, Widayati; Kristiningrum, Wahyu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v5i2.105

Abstract

Yoga adalah cara untuk mempersiapkan persalinan yang menitikberatkan pada pengendalian otot, teknik pernapasan, relaksasi dan ketenangan pikiran. Teknik relaksasi dapat dilakukan dengan membayangkan sesuatu yang menyenangkan dapat membuat tubuh menjadi relaks. Prenatal yoga yang dilakukan secara teratur dapat menciptakan kesehatan fisik, menghadirkan ketenangan dalam pikiran dan batin. Berlatih yoga dan meditasi secara teratur pada masa hamil akan menjalin komunikasi yang harmonis antara calon ibu dan buah hatinya. Perubahan fisik yang terjadi selama masa hamil akan memengaruhi kehamilan yang tidak nyaman, sehingga ibu merasakan kecemasan dalam menjalani kehamilannya. Berlatih yoga pada masa ini merupakan salah satu solusi yang bermanfaat sebagai media self help yang akan mengurangi ketidaknyamanan/kecemasan selama hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan prenatal yoga terhadap kecemasan ibu hamil. Sampel yaitu ibu hamil trimester 3 di Studio Senam “Qita Yoga”. Metode penelitiannya termasuk eksrperimen semu (Quasi Experimental), data berdistribusi tidak normal maka menggunakan uji wilcoxon. Hasil yang didapatkan yaitu nilai p value sebesar 0,000 yang berarti Ho ditolak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kecemasan ibu hamil sebelum dan setelah melakukan prenatal yoga. Saran untuk ibu hamil yaitu prenatal yoga bisa mengurangi kecemasan pada ibu hamil.
Pendekatan Pengasuhan Orang Tua dalam Mengatasi Sibling Rivalry pada Anak Usia Dini Kristiningrum, Wahyu; Widayati, Widayati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v3i2.37

Abstract

Sikap orang tua terhadap anak dipengaruhi oleh keinginan atau harapan orang tua terhadap anaknya, misalnya bila salah satu anak memenuhi harapan orang tua dari pada anak yang lain menyebabkan orang tua menjadi lebih sayang terhadap anak tersebut. Sibling rivalry merupakan satu kompetisi antara saudara kandung, adik dan kakak laki-laki, adik dan anak perempuan atau kakak perempuan dan adek laki-laki. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahuai bagaimana pendekatan pengasuhan orang tua dalam mengatasi Sibling rivalry pada anak usia dini. Penelitian ini mwnggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun penelitian ini bersifat deskriptif yaitu suatu penelitian yang berusaha untuk memberikan gambaran suatu kondisi, sifat, karakteristik, dari suatu fenomena atau obyek penelitian, atau hanya menggambarkan apa adanya tentang suatu variabel, gejala atau suatu keadaan. Orang tua di KB-TK Kana Kab.Semarang mempunyai beberapa pendekatan dalam pengasuhan untuk mengurangi ketika perilaku sibling rivalry terjadi yaitu orang tua mengajarkan kedisiplinan pada anak, orang tua mendengarkan keluhan anak, orang tua mengajarkan cinta kasih pada anak, orang tua mengajarkan tanggung jawab pada anak, orang tua mendampingi anak disela-sela pekerjaannya.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI REMAJA MADYA (MIDDLE ADOLESCENCE) TERHADAP PERNIKAHAN DINI Kristiningrum, Wahyu; Sabila, Agil Ayu
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 1 No. 7 (2024): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Juli 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/3ccc6453

Abstract

Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan pada usia < 20 tahun, dan pernikahan usia dini masih banyak dijumpai di Negara berkembang salah satunya Indonesia. Pernikahan usia dini biasanya disebabkan oleh faktor internal yang terdiri dari pendidikan, pengetahuan responden, dan agama, serta faktor eksternal yang dipengaruhi oleh tingkat pendidikan orang tua, sosial ekonomi keluarga, wilayah/tempat tinggal, kebudayaan, pengambilan keputusan, akses informasi,pergaulan bebas. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja madya berusia 15 – 18 Tahun di Desa Candi Garon yaitu ada 248 orang. Penentuan sampel penelitian menggunakan rumus slovin dan ditemukan besar sampel adalah 71 orang remaja. Teknik sampel yang digunakan yaitu quota sampling. Alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner, dimana kuesioner yang digunakan merupakan pertanyaan tertutup terkait pengaruh orang tua, adat di desa, kondisi ekonomi, pendidikan, hamil pranikah, informasi media. Hasil penelitian ini menunjukkan karakteristik responden berdasarkan umur, jenis kelamin dan pendidikan remaja di Desa Candi Garon Wilayah Kerja Puskesmas Sumowono Tahun 2023.  Semua Responden berusia 15 - 18 tahun sebanyak 71 orang (100%), berdasarkan jenis kelamin mayoritas berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 43 orang (60,6%), dan berdasarkan pendidikan sebagian besar responden berpendidikan menengah atau SMA yaitu sebanyak 55 orang (77,5%). Berdasarkan faktor yang mempengaruhi terkait pengaruh orang tua agar anak segera menikah bila sudah dekat dengan laki-laki menjawab benar sebanyak 39 Orang (54,9%), terkait Adat di desa mempengaruhi dan mendorong usia menikah muda terdapat 30 orang (42,3%) menjawab benar, kondisi ekonomi keluarga adalah salah satu alasan pernikahan dini terdapat 37 Orang (52,1%) menjawab benar, pendidikan mempengaruhi wanita untuk menikah muda terdapat 33 Orang (46,5%) menjawab benar, hamil pranikah dapat mendorong terjadinya pernikahan dini terdapat 68 Orang (95,8%) menjawab benar, gencarnya informasi di media massa tidak dapat mempengaruhi remaja untuk melakukan pernikahan dini sebanyak 30 Orang (40,3 %) menjawab benar.
Penanaman Nilai – Nilai Anti Korupsi Melalui Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi di Lingkungan SMK: Instilling Anti-Corruption Values Through Socialization of Anti-Corruption Education in Vocational Schools Kristiningrum, Wahyu; Moneca Diah Listiyaningsih; Ika Nilawati
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 6 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijm.v6i1.2353

Abstract

Anti-corruption values are integrity values that are the basic values of personality that must continue to be carried out in every form of life, especially in the world of education. Therefore,  this study aims to determine the picture of knowledge and students' attitudes towards the cultivation of anti-corruption values through the socialization of anti-corruption education within SMK 29 Perintis Ungaran. This study used a quantitative descriptive research design. Population: in this study, There were 44 respondents. The total sample size used in this study was 44 respondents from the entire population. Data are collected through the use of questionnaires in the form of statements. On January 11, 2023, It's time to fill out the questionnaire. The data analysis used in this study is a univariate analysis, which aims to obtain an overview of students' knowledge and attitudes about instilling anti-corruption values through socialization of anti-corruption education at SMK Perintis 29 Ungaran. Pictures of knowledge and attitudes obtained about students' knowledge and attitudes regarding the socialization of anti-corruption education at SMK Perintis 29 Ungaran, namely good knowledge possessed by 52.3% of respondent students, sufficient knowledge by 43.2% of respondent students, and lack of knowledge by 4.5% of respondent students, and positive and negative attitudes towards the socialization of anti-corruption values cultivation at SMK Perintis 29 Ungaran: 86.36% of respondent students have a positive attitude, and 13.64% of respondent students have a negative attitude towards planting anti-corruption values through this socialization. This study concludes that teaching anti-corruption values through socialization Anti-corruption education at SMK Perintis 29 Ungaran is very good and appropriate, even though there is still a lack of knowledge and negative attitudes. This encourages anti-corruption education to be important because students will become the nation's successors. Suggestion: Changing times and technology, especially digital technology, can affect the behavior of students with good character. Therefore, studies on the influence of digital technology advances on anti-corruption education in the school environment are still needed. Abstrak Nilai-Nilai anti korupsi merupakan nilai integritas yang menjadi nilai dasar kepribadian yang harus terus di lakukan dalam setiap bentuk kehidupan, terutama dalam dunia Pendidikan oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap siswa terhadap penanaman nilai-nilai anti korupsi melalui sosialisasi pendidikan anti korupsi  di lingkungan SMK 29 Perintis Ungaran Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu berjumlah 44 responden. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah 44 responden dari keseluruhaan populasi. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner dalam bentuk pernyataan yang dilaksanakan pada 11 Januari 2023. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat, yang bertujuan untuk memperoleh gambaran pengetahuan dan sikap siswa tentang menanamkan nilai-nilai anti-korupsi melalui sosialisasi pendidikan anti-Korupsi di SMK Perintis 29 Ungaran Hasil penelitian yaitu gambara pengetahuan dan sikap yang diperoleh  tentang pengetahuan dan sikap siswa mengenai sosialisasi pendidikan anti-korupsi di SMK Perintis 29 Ungaran  yaitu pengetahuan yang baik dimiliki oleh 52,3%,  siswa responden, serta pengetahuan yang cukup terdapat 43,2% siswa responden dan pengetahuan yang kurang 4,5% siswa responden, dan sikap positi dan negative terhadap sosialisasi penanaman nilai-nilai anti-korupsi di SMK Perintis 29 Ungaran  adalah  86,36% siswa responden memiliki sikap positif dan 13,64%  siswa responden memiliki sikap negatif terhadap penanamkan nilai-nilai antikorupsi melalui sosialisasi ini.Penelitian ini menyimpulkan bahwa mengajarkan nilai-nilai anti korupsi melalui sosialisasi Pendidikan anti-korupsi di SMK Perintis 29 Ungaran  sangat baik dan tepat, meskipun masih ada kurangnya pengetahuan dan sikap negative, hal ini mendorong Pendidikan anti korupsi menjadi penting karena siswa-siswa yang akan mejadi penerus bangsa. Saran: Perubahan zaman dan teknologi, khususnya teknologi digital, dapat mempengaruhi perilaku siswa dengan karakter yang baik; oleh karena itu, studi tentang pengaruh kemajuan teknologi digital pada pendidikan anti korupsi di lingkungan sekolah masih diperlukan.
Effectiveness of E-Booklets on Pregnant Women's Knowledge of Balanced Nutrition Widayati, Widayati; Windayanti, Hapsari; Kristiningrum, Wahyu; Afriyani, Luvi Dian
Jurnal Kesehatan Vol 16 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jk.v16i3.5396

Abstract

Low nutritional intake and knowledge among mothers during pregnancy are important factors that influence the occurrence of KEK and the risk of stunting. Efforts to increase knowledge are usually carried out through posyandu counseling or information media. This study aims to determine the effectiveness of e-booklets on pregnant women's knowledge of balanced nutrition. The research method included a pre-experimental pre-test and post-test (single-group pretest-posttest design) with 21 pregnant women selected via incidental sampling from a population of 31. The measurement tool used a questionnaire consisting of 35 questions, with a calculated r value of 0.369-0.784 and a Cronbach's Alpha of 0.91. The data were analyzed using the Wilcoxon test because they were not normally distributed. The test results showed a p-value of 0.001, indicating that the e-booklet was effective in improving pregnant women's knowledge of balanced nutrition. Future researchers should conduct further randomized controlled trials (RCTs) to test the effectiveness of e-booklets, using a control group and a larger sample size, or to evaluate their impact on nutritional behavior/practices.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. B Umur 33 Tahun G2P0A1 di Klinik Rahayu Ungaran Retnowati, Aryani; Wahyu Kristiningrum
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) are an important indicator of the level of public health. To reduce the MMR and IMR, this is done with Continuity of Care (CoC) program, namely continuous assistance from pregnancy to 42 days of the postpartum period. This research aims to provide Continuity of Care (CoC) midwifery care for Mrs B aged 33 years with oligohhidramnion and calsification placenta at the Rahayu Clinic Ungaran. The data collection method is using interviews, observation with primary and secondary data through the KIA Book, physical examination and this research began in June – September 2025 Based on the results of a comprehensive case study on Mrs B, 33 years old, 35 weeks 4 days pregnant and had insomnia. She receveid acupressure therapy to address the problem. As labor approached, oligohydramnios and placental calcification developed, leading to a Caesarean section (CS). Postpartum visit (KF) were carried out 4 times and thepostpartum period was normal, there was no bleeding, good uterine contractions, and the surgical wound was dry. In newborn, anthropometric examination is normal. Neonatal visits (KN) were carried out 3 times and the baby was healthy. Mrs “B” decided to use condom for birth control. After being given comprehensive midwifery care starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborn, and neonates, care was found to run smoothly and the mother and baby were in good condition. It is hoped that patient can apply the counseling that has been provided so that it provides health benefits for the mother and baby and increases the mother’s knowledge about pregnancy, childbirth, postpartum, newborn, and neonates.   Abstrak Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) menjadi indikator penting derajat kesehatan masyarakat. Untuk menurunkan AKI dan AKB dilakukan dengan Continuity of Care (CoC) yaitu pendampingan berkelanjutan dari hamil hingga 42 hari masa nifas. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan pada Ny B umur 33 tahun dengan oligohidramnion dan kalsifikasi plasenta. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan wawancara, observasi dengan data primer dan sekunder melalui Buku KIA, pemeriksaan fisik serta penelitian ini dimulai sejak bulan Juni-September 2025. Pendokumentasian menggunakan SOAP. Berdasarkan hasil studi kasus secara komprehensif pada Ny. B dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan neonatus didapatkan Ny. B umur 33 tahun hamil 35 minggu 4 hari ditemukan masalah yaitu insomnia. Ny. B mendapatkanterapi acupressure untuk mengatasi insomnia. Saat menjelang persalinan terjadi oligohidramnion dan kalsifikasi plasenta sehingga dilakukan tindakan Sectio Caesarea (SC). Kunjungan nifas (KF) dilakukan 4 kali dan masa nifas berlangsung normal, tidak ada perdarahan, kontraksi uterus baik, dan luka operasi kering. Pada bayi baru lahir pemeriksaan antopometri normal. Kunjungan neonatal (KN) dilakukan 3 kali dan bayi dalam keadaan sehat. Ny. B memutuskan untuk menggunakan KB kondom. Setelah diberikan asuhan kebidanan secara komprehensif mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan neonatus didapatkan asuhan berjalan dengan lancar serta ibu dan bayi dalam kondisi baik. Diharapkan pasien dapat menerapkan konseling yang telah diberikan sehingga memberikan manfaat kesehatan bagi ibu dan bayi serta menambah pengetahuan ibu tentang kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan neonatus.
Asuhan Kebidanan Komprehensip pada Ny. Dr Umur 31 Tahun G2P1A0 di Puskesmas Bringin Dina Fitrianingtyas; Wahyu Kristiningrum
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The maternal mortality rate (MMR) and infant mortality rate (IMR) are important indicators of the level of public health. COC. To prevent or reduce MMR and IMR, health workers provide quality health services in a COC manner. One of the targets set in the 3rd 2030 agenda (Sustainable Development Goals) is to target a MMR (Maternal Mortality Rate) of 70 per 100,000 live births. MMR in Indonesia is still relatively high and is one of the main health problems. The maternal mortality rate (MMR) in the world is 303,000 people. The Maternal Mortality Rate (MMR) in ASEAN is 235 per 100,000 live births (ASEAN Secretariat, 2020). The district/city with the lowest maternal mortality rate was Magelang City with 1 case, followed by Surakarta and Salatiga with 3 cases. 62.27 percent of maternal deaths in Central Java Province occurred during the postpartum period (Central Java Health Profile, 2023). The maternal mortality rate in Semarang Regency in 2021 was lower than the national maternal mortality rate, which was 58.20 per 100,000 out of 12,028 live births. ). The aim of the case study is to provide comprehensive midwifery care for Mrs. DR aged 31 years from pregnancy to family planning services at the Ungaran Community Health Center. The method used is a case study approach to midwifery care, namely SOAP (Subjective, Objective, Analysis and Management) for Mrs. DR aged 31 years in March –November 2024. Results of care carried out for Mrs. In family planning services, most of the care has been provided in accordance with midwifery care standards, but there is some care that has not been provided appropriately.   Abstrak Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) menjadi salah satu indikator penting dari derajat kesehatan masyarakat. COC. Untuk mencegah atau mengurangi AKI dan AKB tenaga kesehatan memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas secara COC. Salah satu target yang ditentukan dalam tujuan agenda 2030 (Sustainable Development Goals) yang ke-3 yaitu menargetkan AKI (Angka Kematian Ibu) 70 per 100.000 kelahiran hidup. AKI di Indonesia masih tergolong tinggi dan merupakan salah satu masalah utama kesehatan. Angka Kematian Ibu (AKI) didunia sebanyak 303.000 jiwa. Angka Kematian Ibu (AKI) di ASEAN yaitu sebesar 235 per 100.000 kelahiran hidup (ASEAN Secretariat, 2020). Kabupaten/ Kota dengan jumlah kasus kematian ibu tertinggi adalah Kabupaten Brebes sebanyak 50 kasus. Kabupaten/ Kota dengan kasus kematian ibu terrendah adalah Kota Magelang dengan 1 kasus, diikuti Kota Surakarta dan Salatiga dengan 3 kasus. Sebesar 62,27 persen kematian maternal di Provinsi Jawa Tengah terjadi pada waktu nifas (Profil Kesehatan Jawa Tengah,2023). Angka Kematian Ibu di Kabupaten Semarang  tahun 2021 lebih kecil dari angka kematian ibu secara nasional yaitu 58,20 per 100.000 dari 12.028 Kelahiran Hidup. Tujuan dari Studi kasus untuk melakukan asuhan kebidanan yang komprehensif pada Ny. DR Umur 31 Tahun dari hamil sampai dengan pelayanan keluarga berencana di Puskesmas Bringin. Metode yang digunakan dengan pendekatan studi kasus asuhan kebidanan yaitu SOAP (Subjektif, Objektif, Analisa dan Penatalaksanaan) pada Ny. DR Umur 31 Tahun pada bulan Juni – November 2025. Hasil Asuhan yang dilakukan pada Ny. DR Umur 31 Tahun  G2P1A0 dari ibu hamil sampai pelayanan keluarga berencana sebagian besar asuhan telah di berikan sesuai dengan standar asuhan kebidanan, namun ada beberapa asuhan yang belum di berikan dengan tepat.
Akupresure untuk Mengurangi Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Annasiyah, Sekar Sari; Nani Sunaryati; Wahyu Kristiningrum
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lower back pain in the second and third trimesters of pregnancy is a common complaint. In Indonesia, the incidence is quite significant, with reports of approximately 60% to 80% of pregnant women in various regions complaining of similar conditions. In fact, one study noted that as many as 73.33% of pregnant women who experience back pain are categorized as moderate to severe. Pain causes fear and anxiety, which can lead to stress and drastic physiological changes during pregnancy. Back pain in pregnant women can be treated pharmacologically with analgesics and non-pharmacologically, such as birth balls, prenatal yoga, endorphin massage, warm compresses, deep breathing relaxation, and acupressure. Acupressure is a form of physiotherapy that involves massaging and stimulating specific points on the body to relieve various aches and pains and reduce anxiety. Eight out of 14 pregnant women in Leyangan Village complained of back pain. The methods used in implementing the activity included preparation, providing education and demonstrating acupressure to reduce back pain, and evaluating it with a post-test. The goal of this activity was to enable mothers to independently apply acupressure to reduce back pain. The results of this activity indicated an increase in pregnant women's knowledge about acupressure.   Abstrak Nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester II dan III merupakan keluhan umum yang sering terjadi dikalangan ibu hamil. Di Indonesia sendiri, angka kejadiannya cukup signifikan di mana dilaporkan sekitar 60% hingga 80% ibu hamil di berbagai wilayah mengeluhkan kondisi serupa. Bahkan, sebuah studi mencatat bahwa sebanyak 73,33% ibu hamil yang mengalami nyeri punggung berada pada kategori nyeri sedang hingga berat. Nyeri menyebabkan ketakutan dan kecemasan sehingga dapat menimbulkan stress dan perubahan fisiologis yang drastis selama kehamilan. Nyeri punggung pada ibu hamil dapat ditangani secara farmakologis melalui obat analgesic dan secara nonfarmakologis seperti birth ball, prenatal yoga, endorphin massage, kompres hangat, relaksasi nafas dalam, dan akupresure. Akupresure merupakan salah satu bentuk fisioterapi dengan memberikan pemijatan dan stimulasi pada titik-titik tertentu pada tubuh yang berguna untuk mengurangi bermacam-macam sakit dan nyeri serta mengurangi kecemasan. Permasalahan yang dialami pada ibu hamil di Desa Leyangan yaitu mengeluh nyeri punggung ada 8 orang ibu hamil dari 14 ibu hamil. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan dengan persiapan, memberikan penyuluhan dan mendemontrasikan akupresure untuk mengurangi nyeri punggung, serta mengevaluasi dengan posttest. Tujuan dari adanya kegiatan ini yaitu diharapkan ibu dapat mengaplikasikan secara mandiri tentang akupresure untuk mengurangi nyeri punggung. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang akupresure. 
Edukasi Massage Sidelying Effleurage untuk Mengurangi Nyeri Punggung pada Ibu Hamil di Puskesmas Jimbaran Kabupaten Semarang Zakia, Intan; Murwanti; Wahyu Kristiningrum
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Back pain is a common complaint experienced by pregnant women and may reduce comfort during pregnancy. One non-pharmacological method to relieve back pain is Sidelying Effleurage Massage. This community service activity aimed to improve pregnant women’s knowledge of Sidelying Effleurage Massage as a strategy to reduce back pain during pregnancy. The activity was conducted on December 8, 2025, at Jimbaran Public Health Center, Semarang Regency, involving 14 pregnant women. The methods included health education, demonstration, and hands-on practice of the Sidelying Effleurage Massage technique. Evaluation was carried out using pretest and posttest questionnaires to assess participants’ knowledge before and after the intervention. Data were analyzed using the Shapiro–Wilk normality test and the Paired T-Test. The results showed that the mean knowledge score increased from 5.86 ± 1.41 in the pretest to 12.14 ± 1.35 in the posttest, with a mean difference of 6.29. The Paired T-Test indicated a statistically significant difference between pretest and posttest scores (p < 0.001). In conclusion, education on Sidelying Effleurage Massage accompanied by demonstration and direct practice was effective in improving pregnant women’s knowledge as a non-pharmacological effort to reduce back pain during pregnancy. This educational intervention is expected to be applied independently by pregnant women and integrated into maternal health services.   Abstrak Nyeri punggung merupakan keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil dan dapat mengganggu kenyamanan selama kehamilan. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri punggung adalah Massage Sidelying Effleurage. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang teknik Massage Sidelying Effleurage sebagai upaya mengurangi nyeri punggung selama kehamilan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 8 Desember 2025 di Puskesmas Jimbaran, Kabupaten Semarang, dengan melibatkan 14 ibu hamil. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan, demonstrasi, dan praktik langsung teknik Massage Sidelying Effleurage. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah edukasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji Paired T-Test. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan ibu hamil meningkat dari 5,86 ± 1,41 pada pretest menjadi 12,14 ± 1,35 pada posttest, dengan selisih mean sebesar 6,29. Uji Paired T-Test menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor pretest dan posttest (p < 0,001). Kesimpulan dari kegiatan ini adalah edukasi Massage Sidelying Effleurage yang disertai demonstrasi dan praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil sebagai upaya nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri punggung selama kehamilan. Diharapkan edukasi ini dapat diterapkan secara mandiri oleh ibu hamil dan dikembangkan dalam pelayanan kesehatan ibu.
Co-Authors Adelia Natalia Bria Adeya Ilma Permana Afriyani, Luvi Dian Agel noer khotijah nur khodijah Ainun Mardiah Alfina Ifada Alifia Jumeisya Setiawan Andini Putri, Andini Aniatul Khusna Anik Agustina Anjas Sukmaningsih Annasiyah, Sekar Sari Aprillia, Rika Ari Andayani Ari Widyaningsih Arista Candra Irawati Aryani Retnowati Ashaima Paramitha Devi Atika Purnama Sari Avisha Ladyana Fitri Cahyaningrum Chicin Jesika Ardiyanti Chusnul Oktaviana Rachmawati Desi Safitri Desy Nur Kholimah Dewi Larasari Dian A, Luvi Dian Wahyuni Dina Fitrianingtyas Emiliana ERLITA Evy Yuliastuti Farida Fatimatuz Zahro Fathul Mujahidah G.A.KD Ratna Kusumasari Hani Irhamdessetya Hanis Permayanti Hapsari Windayanti hasma wati Heni Setyowati Ika Niilawati Ika Nilawati Ika Nilawati Isfaizah Isri Nasifah laylafajrianti Nur Layla Fajrianti Lila Kusuma Rahayu lusiana, widetri_Plantika Lussy Iskandriyani Luvi Dian A Lynda Ayu Safitri Maiyanisa Maria Emensia Ero Ruing Marlina, Lely Masruroh Masruroh . Mastri, Annisa May Minarni Mayasari, Maryati Melna Misnawati Moneca Diah Listiyaningsih Munawaroh - Murniati Sari Murwanti Nani Sunaryati Nelly, Nelly Yohanis Pasorong Nila S, Galuh Nilawati, Ika Nova Harianti Nur Amin Nur Amin, Nur Nur Chasanah Nuryati Octavia, Armelinda Octavia, Icca Oksi Trijayanti Palagia Theysa Susi Pipit Ariani Prihati, Nanik Prisma Linda Putri, Nabilla Tiara Putri, Risma Aliviani Qonitatun, Anisa Retnowati, Aryani Ria Ma’rifah Rika Dwi Setyaningsih Rina Agustina Riska Septia Lasari Rosadah Nur Hanifah Ruliana Isna Rosida Rully Atia Wijaya Sabila, Agil Ayu Salwa Pramudya Putri sapitri, dewi Sartika Apriani Septi Wasa Arum Putri Shandy Kusumawardhani Siti Lestari Sofiyanti, Ida Sri Mujiyono SRI RAHAYUNINGSIH Suci Setyiyaningsih Sugiarti iskasari Sumiati Tantra, Arda Raditya Tri Hidayani Tri Prasetya Rahayu Trivosa M. Bau Mali Veftisia, Vistra Wening Dwijayanti Widayati Widayati Widayati Widayati Widayati Widayati Widia Ria Widyaningsih, Ari yani, erli Yulia Nur Khayati Yulianti Yulianti, Rizkhiana Yulinda Yasa Putri Yuniari, Airin Zakia, Intan Zhyka Sofhia Firdausi