Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAAN KECEMASAN IBU HAMIL SEBELUM DAN SETELAH MELAKUKAN PRENATAL YOGA Windayanti, Hapsari; Widayati, Widayati; Kristiningrum, Wahyu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v5i2.105

Abstract

Yoga adalah cara untuk mempersiapkan persalinan yang menitikberatkan pada pengendalian otot, teknik pernapasan, relaksasi dan ketenangan pikiran. Teknik relaksasi dapat dilakukan dengan membayangkan sesuatu yang menyenangkan dapat membuat tubuh menjadi relaks. Prenatal yoga yang dilakukan secara teratur dapat menciptakan kesehatan fisik, menghadirkan ketenangan dalam pikiran dan batin. Berlatih yoga dan meditasi secara teratur pada masa hamil akan menjalin komunikasi yang harmonis antara calon ibu dan buah hatinya. Perubahan fisik yang terjadi selama masa hamil akan memengaruhi kehamilan yang tidak nyaman, sehingga ibu merasakan kecemasan dalam menjalani kehamilannya. Berlatih yoga pada masa ini merupakan salah satu solusi yang bermanfaat sebagai media self help yang akan mengurangi ketidaknyamanan/kecemasan selama hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan prenatal yoga terhadap kecemasan ibu hamil. Sampel yaitu ibu hamil trimester 3 di Studio Senam “Qita Yoga”. Metode penelitiannya termasuk eksrperimen semu (Quasi Experimental), data berdistribusi tidak normal maka menggunakan uji wilcoxon. Hasil yang didapatkan yaitu nilai p value sebesar 0,000 yang berarti Ho ditolak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kecemasan ibu hamil sebelum dan setelah melakukan prenatal yoga. Saran untuk ibu hamil yaitu prenatal yoga bisa mengurangi kecemasan pada ibu hamil.
Pendekatan Pengasuhan Orang Tua dalam Mengatasi Sibling Rivalry pada Anak Usia Dini Kristiningrum, Wahyu; Widayati, Widayati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v3i2.37

Abstract

Sikap orang tua terhadap anak dipengaruhi oleh keinginan atau harapan orang tua terhadap anaknya, misalnya bila salah satu anak memenuhi harapan orang tua dari pada anak yang lain menyebabkan orang tua menjadi lebih sayang terhadap anak tersebut. Sibling rivalry merupakan satu kompetisi antara saudara kandung, adik dan kakak laki-laki, adik dan anak perempuan atau kakak perempuan dan adek laki-laki. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahuai bagaimana pendekatan pengasuhan orang tua dalam mengatasi Sibling rivalry pada anak usia dini. Penelitian ini mwnggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun penelitian ini bersifat deskriptif yaitu suatu penelitian yang berusaha untuk memberikan gambaran suatu kondisi, sifat, karakteristik, dari suatu fenomena atau obyek penelitian, atau hanya menggambarkan apa adanya tentang suatu variabel, gejala atau suatu keadaan. Orang tua di KB-TK Kana Kab.Semarang mempunyai beberapa pendekatan dalam pengasuhan untuk mengurangi ketika perilaku sibling rivalry terjadi yaitu orang tua mengajarkan kedisiplinan pada anak, orang tua mendengarkan keluhan anak, orang tua mengajarkan cinta kasih pada anak, orang tua mengajarkan tanggung jawab pada anak, orang tua mendampingi anak disela-sela pekerjaannya.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI REMAJA MADYA (MIDDLE ADOLESCENCE) TERHADAP PERNIKAHAN DINI Kristiningrum, Wahyu; Sabila, Agil Ayu
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 1 No. 7 (2024): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Juli 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/3ccc6453

Abstract

Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan pada usia < 20 tahun, dan pernikahan usia dini masih banyak dijumpai di Negara berkembang salah satunya Indonesia. Pernikahan usia dini biasanya disebabkan oleh faktor internal yang terdiri dari pendidikan, pengetahuan responden, dan agama, serta faktor eksternal yang dipengaruhi oleh tingkat pendidikan orang tua, sosial ekonomi keluarga, wilayah/tempat tinggal, kebudayaan, pengambilan keputusan, akses informasi,pergaulan bebas. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja madya berusia 15 – 18 Tahun di Desa Candi Garon yaitu ada 248 orang. Penentuan sampel penelitian menggunakan rumus slovin dan ditemukan besar sampel adalah 71 orang remaja. Teknik sampel yang digunakan yaitu quota sampling. Alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner, dimana kuesioner yang digunakan merupakan pertanyaan tertutup terkait pengaruh orang tua, adat di desa, kondisi ekonomi, pendidikan, hamil pranikah, informasi media. Hasil penelitian ini menunjukkan karakteristik responden berdasarkan umur, jenis kelamin dan pendidikan remaja di Desa Candi Garon Wilayah Kerja Puskesmas Sumowono Tahun 2023.  Semua Responden berusia 15 - 18 tahun sebanyak 71 orang (100%), berdasarkan jenis kelamin mayoritas berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 43 orang (60,6%), dan berdasarkan pendidikan sebagian besar responden berpendidikan menengah atau SMA yaitu sebanyak 55 orang (77,5%). Berdasarkan faktor yang mempengaruhi terkait pengaruh orang tua agar anak segera menikah bila sudah dekat dengan laki-laki menjawab benar sebanyak 39 Orang (54,9%), terkait Adat di desa mempengaruhi dan mendorong usia menikah muda terdapat 30 orang (42,3%) menjawab benar, kondisi ekonomi keluarga adalah salah satu alasan pernikahan dini terdapat 37 Orang (52,1%) menjawab benar, pendidikan mempengaruhi wanita untuk menikah muda terdapat 33 Orang (46,5%) menjawab benar, hamil pranikah dapat mendorong terjadinya pernikahan dini terdapat 68 Orang (95,8%) menjawab benar, gencarnya informasi di media massa tidak dapat mempengaruhi remaja untuk melakukan pernikahan dini sebanyak 30 Orang (40,3 %) menjawab benar.
Penanaman Nilai – Nilai Anti Korupsi Melalui Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi di Lingkungan SMK: Instilling Anti-Corruption Values Through Socialization of Anti-Corruption Education in Vocational Schools Kristiningrum, Wahyu; Moneca Diah Listiyaningsih; Ika Nilawati
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 6 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijm.v6i1.2353

Abstract

Anti-corruption values are integrity values that are the basic values of personality that must continue to be carried out in every form of life, especially in the world of education. Therefore,  this study aims to determine the picture of knowledge and students' attitudes towards the cultivation of anti-corruption values through the socialization of anti-corruption education within SMK 29 Perintis Ungaran. This study used a quantitative descriptive research design. Population: in this study, There were 44 respondents. The total sample size used in this study was 44 respondents from the entire population. Data are collected through the use of questionnaires in the form of statements. On January 11, 2023, It's time to fill out the questionnaire. The data analysis used in this study is a univariate analysis, which aims to obtain an overview of students' knowledge and attitudes about instilling anti-corruption values through socialization of anti-corruption education at SMK Perintis 29 Ungaran. Pictures of knowledge and attitudes obtained about students' knowledge and attitudes regarding the socialization of anti-corruption education at SMK Perintis 29 Ungaran, namely good knowledge possessed by 52.3% of respondent students, sufficient knowledge by 43.2% of respondent students, and lack of knowledge by 4.5% of respondent students, and positive and negative attitudes towards the socialization of anti-corruption values cultivation at SMK Perintis 29 Ungaran: 86.36% of respondent students have a positive attitude, and 13.64% of respondent students have a negative attitude towards planting anti-corruption values through this socialization. This study concludes that teaching anti-corruption values through socialization Anti-corruption education at SMK Perintis 29 Ungaran is very good and appropriate, even though there is still a lack of knowledge and negative attitudes. This encourages anti-corruption education to be important because students will become the nation's successors. Suggestion: Changing times and technology, especially digital technology, can affect the behavior of students with good character. Therefore, studies on the influence of digital technology advances on anti-corruption education in the school environment are still needed. Abstrak Nilai-Nilai anti korupsi merupakan nilai integritas yang menjadi nilai dasar kepribadian yang harus terus di lakukan dalam setiap bentuk kehidupan, terutama dalam dunia Pendidikan oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap siswa terhadap penanaman nilai-nilai anti korupsi melalui sosialisasi pendidikan anti korupsi  di lingkungan SMK 29 Perintis Ungaran Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu berjumlah 44 responden. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah 44 responden dari keseluruhaan populasi. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner dalam bentuk pernyataan yang dilaksanakan pada 11 Januari 2023. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat, yang bertujuan untuk memperoleh gambaran pengetahuan dan sikap siswa tentang menanamkan nilai-nilai anti-korupsi melalui sosialisasi pendidikan anti-Korupsi di SMK Perintis 29 Ungaran Hasil penelitian yaitu gambara pengetahuan dan sikap yang diperoleh  tentang pengetahuan dan sikap siswa mengenai sosialisasi pendidikan anti-korupsi di SMK Perintis 29 Ungaran  yaitu pengetahuan yang baik dimiliki oleh 52,3%,  siswa responden, serta pengetahuan yang cukup terdapat 43,2% siswa responden dan pengetahuan yang kurang 4,5% siswa responden, dan sikap positi dan negative terhadap sosialisasi penanaman nilai-nilai anti-korupsi di SMK Perintis 29 Ungaran  adalah  86,36% siswa responden memiliki sikap positif dan 13,64%  siswa responden memiliki sikap negatif terhadap penanamkan nilai-nilai antikorupsi melalui sosialisasi ini.Penelitian ini menyimpulkan bahwa mengajarkan nilai-nilai anti korupsi melalui sosialisasi Pendidikan anti-korupsi di SMK Perintis 29 Ungaran  sangat baik dan tepat, meskipun masih ada kurangnya pengetahuan dan sikap negative, hal ini mendorong Pendidikan anti korupsi menjadi penting karena siswa-siswa yang akan mejadi penerus bangsa. Saran: Perubahan zaman dan teknologi, khususnya teknologi digital, dapat mempengaruhi perilaku siswa dengan karakter yang baik; oleh karena itu, studi tentang pengaruh kemajuan teknologi digital pada pendidikan anti korupsi di lingkungan sekolah masih diperlukan.
Co-Authors Adelia Natalia Bria Adeya Ilma Permana Afriyani, Luvi Dian Agel noer khotijah nur khodijah Ainun Mardiah Alfina Ifada Alifia Jumeisya Setiawan Andini Putri, Andini Aniatul Khusna Anik Agustina Anjas Sukmaningsih Aprillia, Rika Ari Andayani Ari Widyaningsih Arista Candra Irawati Aryani Retnowati Ashaima Paramitha Devi Atika Purnama Sari Avisha Ladyana Fitri Cahyaningrum Chicin Jesika Ardiyanti Chusnul Oktaviana Rachmawati Desi Safitri Desy Nur Kholimah Dewi Larasari Dian A, Luvi Dian Wahyuni Emiliana ERLITA Evy Yuliastuti Farida Fatimatuz Zahro Fathul Mujahidah G.A.KD Ratna Kusumasari Hani Irhamdessetya Hanis Permayanti Hapsari Windayanti hasma wati Heni Setyowati Ika Niilawati Ika Nilawati Ika Nilawati Isfaizah Isri Nasifah laylafajrianti Nur Layla Fajrianti Lila Kusuma Rahayu lusiana, widetri_Plantika Lussy Iskandriyani Luvi Dian A Lynda Ayu Safitri Maiyanisa Maria Emensia Ero Ruing Marlina, Lely Masruroh Masruroh . Mastri, Annisa May Minarni Mayasari, Maryati Melna Misnawati Moneca Diah Listiyaningsih Munawaroh - Murniati Sari Nelly, Nelly Yohanis Pasorong Nila S, Galuh Nilawati, Ika Nova Harianti Nur Amin Nur Amin, Nur Nur Chasanah Nuryati Octavia, Armelinda Octavia, Icca Oksi Trijayanti Palagia Theysa Susi Pipit Ariani Prihati, Nanik Prisma Linda Putri, Nabilla Tiara Putri, Risma Aliviani Qonitatun, Anisa Ria Ma’rifah Rika Dwi Setyaningsih Rina Agustina Riska Septia Lasari Rosadah Nur Hanifah Ruliana Isna Rosida Rully Atia Wijaya Sabila, Agil Ayu Salwa Pramudya Putri sapitri, dewi Sartika Apriani Septi Wasa Arum Putri Shandy Kusumawardhani Siti Lestari Sofiyanti, Ida Sri Mujiyono SRI RAHAYUNINGSIH Suci Setyiyaningsih Sugiarti iskasari Sumiati Tantra, Arda Raditya Tri Hidayani Tri Prasetya Rahayu Trivosa M. Bau Mali Veftisia, Vistra Wening Dwijayanti Widayati Widayati Widayati Widayati Widayati Widayati Widia Ria Widyaningsih, Ari yani, erli Yulia Nur Khayati Yulianti Yulianti, Rizkhiana Yulinda Yasa Putri Yuniari, Airin Zhyka Sofhia Firdausi