p-Index From 2021 - 2026
6.591
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

ALIRAN DAN TOKOH-TOKOH FILSAFAT ISLAM Nafsiyah, Faizatun; Hasniah, Hasniah; Nursalim, Eko; Khojir, Khojir
Al-Rabwah Vol. 19 No. 2 (2025): November
Publisher : STAI Sangatta Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/jalr.v19i2.541

Abstract

This article examines essential figures in Islamic philosophy who have played a crucial role in developing Islamic philosophical thought in the Islamic world. In its writing, this article employs a particular kind of library research with a descriptive-qualitative approach to analyze the schools and figures of philosophy in Islam. The study's findings indicate that Islamic philosophy emerged as a result of a dialogue between Islamic teachings and Greek philosophical traditions, giving birth to various schools that reflect diverse perspectives on fundamental issues such as Dialectical Theology (Kalam Science), Peripatetic (Masya'i), Illumination (Isyraqi), Irfani (Sufism), and Hikmah Muta'aliyah philosophy. Each school has different characteristics and philosophical outlooks, but all contributed to intellectual progress in the Islamic world. In addition, this article also discusses the role of central figures of Islamic philosophers such as Al-Kindi, Al-Farabi, Ibn Sina, Al-Ghazali, Suhrawardi, and Mulla Sadra, each of whom brought great contributions to Islamic philosophical thought. They played an essential role in shaping these schools with their profound thoughts regarding the connection between revelation, reason, God, and humanity. Understanding these schools and figures is hoped to provide more comprehensive information about Islamic philosophy's contribution to the context of global thought
Early Detection of Growth and Development of Preschool Children in Transition Areas Simeulu, Putro; Syamsuddin, Asniah; Hasniah, Hasniah; Hanum, Lathifah; Oetama, Saiful; Sitio, Roma; Ritawati, Ritawati
Journal Keperawatan Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58774/jourkep.v4i2.150

Abstract

Background: Early detection of child growth and development plays a crucial role in ensuring children's readiness for formal education and preventing delays in intervention during the golden period of development. The reality in urban-rural transition areas shows that implementation is suboptimal due to low parental participation, limited teacher competency, and the limited availability of tested standardized instruments. Purpose: To describe the implementation of early childhood growth and development screening at Bungong Jaroe Kindergarten, Aceh Besar, and to identify factors related to the effectiveness of the screening. Methods: This descriptive research used a case study approach. The study population consisted of all children aged 4–6 years, teachers, parents, and PAUD administrators at Bungong Jaroe Kindergarten. Sampling used purposive sampling, including 20 children, 20 parents, 6 teachers, and 3 PAUD administrators, with inclusion criteria: children aged 4–6 years enrolled at Bungong Jaroe Kindergarten, teachers teaching for at least 1 year, and parents willing to be interviewed. Data collection was conducted through semi-structured interviews, observations, and document reviews. The screening instruments used included the Child Development Card (KKA) and the Developmental Pre-Screening Questionnaire (KPSP), which had previously been tested for validity and reliability. Data were analyzed using thematic analysis. Results: Implementation of growth and development screening at Bungong Jaroe Kindergarten is suboptimal, reflected in low parental participation only 50%, minimal teacher training, and limited use of standardized instruments. Children's nutritional status indicates a double burden of malnutrition, with 10% undernourished and 35% at risk of overnutrition. Factors related to screening effectiveness include teacher competence, parental awareness, instrument availability, and institutional support. Conclusion: Early detection of child growth and development at Bungong Jaroe Kindergarten remains limited. Strengthening teacher capacity, increasing parent participation, and developing an integrated monitoring system are needed to improve screening effectiveness.
HUBUNGAN WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI APOTEK MITRA SEHAT BANJARBARU Jannah, Mursidatul; Soemarie, Yulistia Budianti; Hasniah, Hasniah
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52674/jkikt.v7i2.187

Abstract

Waktu tunggu dalam pelayanan resep merupakan indikator penting yang mencerminkan tingkat efisiensi dan efektivitas kinerja petugas farmasi dalam memproses, menyiapkan, serta menyerahkan obat kepada pasien. Semakin cepat dan tepat proses pelayanan dilakukan, maka semakin menunjukkan bahwa alur kerja dan koordinasi dalam unit pelayanan farmasi berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan waktu tunggu dengan kepuasan pasien untuk pelayanan resep di Apotek Mitra Sehat Banjarbaru Periode 15 Oktober – 15 November 2024. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif melalui rancangan studi cross-sectional. Intrumen digunakan berupa kuesioner yang di adopsi dari skala Likert dengan dimensi SERVQUAL, kuesioner disebarkan kepada responden yang menerima layanan resep di apotek Mitra Sehat Banjarbaru periode Oktober - November 2024. Berdasarkan hasil penelitian waktu tunggu pelayanan resep adalah 75,2% sesuai dengan standart yang diharapkan, dan 24,8% tidak sesuai. Kepuasan responden 59,4% Kepuasan sedang, 29,7% sangat puas dan 10,9% kurang puas. Hasil uji statistik SPSS menunjukan bahwa ada hubungan waktu tunggu dengan kepuasan responden (p < 0,05).
Perjuangan Pedagang Pasar: Mencari Ruang di Tengah Ketegangan dengan Polisi Pamong Praja. Hasniar, Hasniar; Hasniah, Hasniah
JURNAL KABANTI: Kerabat Antropologi Vol 9 No 2 (2025): Volume 9, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/csh42768

Abstract

The conflict between market traders and the Civil Service Police has become a complex phenomenon in the management of public space in Anduonohu ??Market, Kendari City. This study aims to explore the dynamics and strategies used by traders in dealing with the enforcement by the Civil Service Police. The method used in this study is qualitative with in-depth interview techniques and direct observation of traders and law enforcement officers. The results of the study indicate that traders face serious challenges in maintaining their existence, with strategies such as securing merchandise and changing selling times as an effort to survive in the midst of the enforcement. In addition, this conflict reflects traders' dissatisfaction with inadequate legal awareness and infrastructure. This study implies the need for dialogue between related parties to achieve more constructive and sustainable solutions in market management.
INOVASI DIGITAL DALAM MANAJEMEN MUTU TERPADU UNTUK MENINGKATKAN KOLABORASI DAN PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Muhammad Syukur; Dini Susanti; Hasniah; Suratman
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/sxq7xn91

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan Islam menuntut inovasi manajemen mutu yang mampu meningkatkan kolaborasi dan profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam secara simultan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi inovasi manajemen mutu terpadu berbasis digital dalam meningkatkan kolaborasi dan profesionalisme guru PAI melalui integrasi sistematis teknologi informasi dengan prinsip-prinsip manajemen mutu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain library research yang menganalisis publikasi ilmiah berbahasa Indonesia periode 2020-2025 dari Google Scholar melalui teknik content analysis tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi sistem informasi pendidikan terintegrasi berkontribusi signifikan terhadap efisiensi administrasi, transparansi data, dan pengambilan keputusan berbasis bukti yang memfasilitasi pemetaan kinerja guru secara real-time. Kolaborasi guru PAI melalui platform digital terbukti efektif dalam mengembangkan metode pengajaran inovatif dan menciptakan lingkungan belajar responsif, dimana program Kelompok Kerja Guru berperan sentral dalam meningkatkan kompetensi literasi digital. Profesionalisme guru mengalami peningkatan melalui aksesibilitas program pengembangan kompetensi berkelanjutan yang mencakup analisis kebutuhan, pendekatan kolaboratif, dan integrasi teknologi efektif. Keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh kualitas infrastruktur teknologi, komitmen kepemimpinan, kesiapan SDM, dan dukungan regulasi, sementara tantangan seperti perbedaan pandangan stakeholder dan kesenjangan kurikulum memerlukan strategi komprehensif berupa regulasi kuat, pelatihan berkelanjutan, dan investasi jangka panjang.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Jamu Antihipertensi Di Desa Kandangan Baru Hasniah, Hasniah; Erlianti, Karina; Rahmadi Pratama, Rizki; Maulana Ash'ari, Fuzi; Apriliany, Fitri
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v5i2.1743

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan. Pemanfaatan tanaman obat tradisional yang banyak tersedia di lingkungan masyarakat dapat menjadi alternatif pendukung dalam upaya pencegahan dan pengelolaan hipertensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Kandangan Baru, Kabupaten Tanah Laut, dalam pembuatan jamu antihipertensi dalam bentuk jamu botol kemasan dan jamu celup kemasan yang higienis, praktis, dan memiliki nilai tambah ekonomi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan jamu, pendampingan teknis pengemasan, serta evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait hipertensi, manfaat tanaman obat antihipertensi serta keterampilan dalam proses pembuatan dan pengemasan jamu. Selain itu kegiatan ini berpotensi mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui produk jamu kemasan botol siap minum dan yang dapat dipasarkan secara lebih luas. Dengan demikian pelatihan ini tidak hanya bermanfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga mendukung kemandirian ekonomi masyarakat Desa Kandangan Baru.
KADIANO GHUSE: RITUAL PENGALIHAN HUJAN PADA MASYARAKAT MUNA Raemon; Hasniah; Erni
Journal Idea of History Vol 8 No 2 (2025): Volume 8, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/7c810582

Abstract

AbstrakRitual Kadiano Ghuse merupakan praktik ritual masyarakat Muna yang digunakan untuk menahan atau mengalihkan hujan pada pelaksanaan hajatan dan kegiatan sosial di ruang terbuka. Penelitian ini bertujuan mengungkap tahapan pelaksanaan ritual, memaknai simbol-simbol ritual yang digunakan, serta menjelaskan alasan keberlanjutan praktik Kadiano Ghuse dalam kehidupan masyarakat Desa Sidamangura, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data diperoleh melalui pengamatan terlibat, wawancara mendalam dengan pawang hujan (Bhisa), tokoh masyarakat, dan warga pengguna jasa ritual, serta dokumentasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual Kadiano Ghuse dilaksanakan melalui tahap persiapan dan tahap pelaksanaan yang melibatkan tindakan simbolik seperti menunjuk awan, pembacaan mantra dan doa, penanaman bahan ritual, serta pemeliharaan pantangan oleh Bhisa. Perlengkapan ritual seperti rokok, cermin, garam, jahe, cabai, tembakau, dan daun karubu-rubu dimaknai sebagai simbol proteksi, penolak hujan, dan media komunikasi kosmologis. Ritual ini berfungsi sebagai mekanisme budaya untuk mengelola ketidakpastian cuaca, menenangkan psikologis masyarakat, serta memperkuat legitimasi sosial pawang hujan. Keberlanjutan Kadiano Ghuse ditopang oleh fungsinya sebagai penjamin simbolik keberhasilan hajatan dan stabilitas sosial masyarakat.Kata kunci: Kadiano Ghuse; ritual pemindahan hujan; masyarakat Muna; simbol ritual; etnografi
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN JAMU ANTIHIPERTENSI HALAL Erlianti, Karina; Hasniah, Hasniah; Fadillah, Aris; Muliyani, Muliyani; Ramadhani, Juwita; Andryanto, Muhammad Hasan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34716

Abstract

Abstrak: Hipertensi adalah penyakit tidak menular yang memiliki prevalensi tinggi di Indonesia dan menjadi faktor risiko utama berbagai komplikasi serius. Masyarakat Desa tempat pelaksanaan kegiatan diketahui memiliki angka kejadian hipertensi yang cukup tinggi, namun masih memiliki tingkat pengetahuan yang rendah terkait pemanfaatan tanaman herbal sebagai terapi alternatif, terutama dalam bentuk jamu aman, berkhasiat, dan halal. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberdayakan masyarakat melalui peningkatan hardskill yaitu keterampilan dalam pembuatan jamu antihipertensi sesuai prinsip kehalalan. Metode kegiatan terdiri atas tahap persiapan, pelaksanaan kegiatan dengan metode ceramah dan praktik langsung, serta proses evaluasi. Edukasi dan pelatihan diberikan kepada 21 peserta yang merupakan anggota PKK setempat. Evaluasi dilakukan dengan mekanisme pre-test dan post-test, serta observasi keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata pretest sebesar 2,4 menjadi 9,5 pada posttest. Pelatihan ini menumbuhkan keterampilan masyarakat dalam pembuatan jamu serta meningkatkan kesadaran pentingnya aspek kehalalan dalam pengolahan produk herbal. Sehingga berkontribusi pada bidang kesehatan dan membuka peluang usaha jamu.Abstract: Hypertension is a leading non-communicable disease in Indonesia and a major risk factor for serious health complications. The target community demonstrated a relatively high prevalence of hypertension yet possessed limited knowledge about the use of herbal plants as alternative therapy, particularly in the form of jamu (traditional herbal medicine) that is safe, effective, and halal. This community engagement program aimed to empower local residents by enhancing both knowledge and practical skills in preparing antihypertensive jamu in accordance with Islamic principles. The program was conducted in three phases: preparation, implementation, and evaluation. A total of 21 participants, all members of the local Family Welfare Movement (PKK), took part in education and training sessions. Evaluation involved pre-test and post-test assessments, complemented by skill observations. The results showed a substantial improvement in knowledge, with mean scores rising from 2.4 to 9.5. Moreover, participants gained practical competencies in jamu preparation and increased awareness of halal considerations in herbal product processing. This initiative contributes to public health promotion while opening opportunities for small-scale jamu entrepreneurship.
PRAKTIK PEMBUATAN SABUN BERBAHAN DASAR ALAMI DI PONDOK PESANTREN Fadillah, Aris; Mardiana, Lia; Hasniah, Hasniah; Ramadhani, Juwita; Su'aida, Nily; Fauzi, Muhammad; Erlianti, Karina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26075

Abstract

Abstrak: Pada perkembangannya, kurikulum pada pesantren harus dapat menyiapkan santri untuk bisa berkiprah dan hidup di masyarakat, salah satunya adalah dengan melakukan wirausaha. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri dalam pembuatan sabun berbasis ekstrak bahan alam, serta membuka peluang wirausaha. Mitra kegiatan adalah 76 santri putri tingkat menengah atas kelas XII. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan praktik, dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa, dengan kenaikan nilai rata-rata dari 70,5 menjadi 95,61 (peningkatan nilai 25,11%). Evaluasi dengan metode kuis menunjukkan bahwa peserta dapat menerima materi dengan baik.. Kegiatan ini meningkatkan soft skill dan hard skill santri dalam produksi sabun berbahan alami.Abstract: In its development, the curriculum of Islamic boarding schools must be able to prepare the students to take part and live in society, one of which is through entrepreneurship. This program aims to increase student’s knowledge and skills in making natura based soap, and to inspire them on entrepreneurship ideas. Seventy-six high-school students participated. The methods used were lecturing, practical training, and evaluation. The results showed a significant increase in students' knowledge, with an increase in the average score from 70.5 to 95.61 point (increased by 25,11%). Evaluation through quiz method shows that the information was well received by participants. This program improves student’s soft skills and hard skills in the production of natural based soap.
PELATIHAN PEMANFAATAN SAMPAH NON ORGANIK UNTUK BUDIDAYA TANAMAN OBAT Hasniah, Hasniah; Ash'ari, Fuzi Maulana; Pratama, Rizki Rahmadi; Susanto, Didi; Erlianti, Karina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37088

Abstract

Abstrak: Pengelolaan sampah plastik merupakan tantangan serius di Indonesia. Sampah plastik yang tidak terurai dan praktik pembakaran sampah oleh masyarakat menimbulkan masalah lingkungan baru berupa polusi udara, pencemaran lahan, dan gangguan ekosistem. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui peningkatan hard skill yaitu keterampilan dalam pemanfaatan sampah plastik, khususnya botol bekas, sebagai media tanam tanaman obat keluarga (TOGA). Metode pelaksanaan mencakup pre-test, edukasi, praktik langsung pembuatan media tanam hidroponik sistem wick menggunakan botol plastik bekas, penanaman TOGA, hingga post-test sebagai evaluasi. Peserta kegiatan adalah 30 ibu rumah tangga anggota PKK. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat dengan rata-rata kenaikan skor sebesar 52% dari pre-test ke post-test. Pemanfaatan botol plastik sebagai media tanam terbukti sederhana, murah, ramah lingkungan, serta efektif dalam mendukung budidaya TOGA. Program ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan sampah plastik, tetapi juga mendukung kesehatan masyarakat dan membuka peluang nilai ekonomi.Abstract: Plastic waste is a serious challenge in Indonesia. Non-degradable plastic waste and the practice of burning trash by the community have created new environmental problems such as air pollution, land degradation, and ecosystem disruption. This community service activity aims to empower the community by enhancing hard skills, specifically skills related to education and training on the utilization of plastic waste—particularly used plastic bottles—as planting media for family medicinal plants (TOGA).The method consisted of a pre-test, education sessions, hands-on practice of creating wick system hydroponic planting media using used plastic bottles, TOGA planting, and a post-test as evaluation. The participants were 30 housewives who are members of the PKK. The results showed a significant improvement in community knowledge with an average increase of 52% from pre-test to post-test scores. The use of plastic bottles as planting media proved to be simple, low-cost, eco-friendly, and effective in supporting TOGA cultivation. This program not only contributed to reducing plastic waste but also supported public health and opened opportunities for economic value creation.
Co-Authors Abdul jalil Abdullah Igo BD Ahiri, Yuniyarti Al-Hasyimi, Said Muhammad Ali Hadara Amaliah, A. Anggi Saputri, Mutiara Aris Fadillah Ashmarita, - Asriyani Mulia Basri Danial Danial Devi, Desriati Dewi Marianthi Didi Susanto Didi Susanto, Didi Dini Susanti Dyah Aryani Perwitasari Eko Nursalim, Eko Erens E. Koodoh Erlianti, Karina Erni Fahrezy, Akhmad Irghi Faisal Akhmal Muslikh Fathimi, Fathimi Fauzi Rahman Fauzi Rahman Febriyani, Henda Feteriyani, Rina Fitri Apriliany, Fitri Fuad, Misbahul Fuzi Maulana Ash'ari Halim, Muliha Hardiana, Hardiana Harjun, Harjun Hasniar Hasniar, Hasniar Hidayah Rahman I Ketut Suardika Ilhamurrahman M Hubaib Jafar Ahiri Jannah, Mursidatul Jumatin Juwita Ramadhani Juwita, Ramadhani Karina Erlianti Karina Erlianti Karina Erlianti Karina Erlianti karina erlianti Karina Erlianti Karina, Erlianti Khojir Kurnia, Ina La Ode Aris La Ode Safiun Arihi La Taena, La Lathifah Hanum, Lathifah Laxmi Lewa, Muhammad Juwantho Lia Mardiana M. Hasan Andryanto M. Yogi Riyantama Isjoni Mardiana, Lia Muh Fathul Ikrar Muh. Alkautsar Muh. Ilham Muhammad Abdi, Muhammad Muhammad Fauzi Muhammad Juwantho Lewa Muhammad Syukur Muhammad, Fauzi Muliyani Muliyani Murni Nia Murniati Murniati . Nadillah, Gita Fannia Nafsiyah, Faizatun Naimah, Roudhatun Nasruddin Suyuti Nia, Murni Niasti, Ignalia Nily Su’aida Noriandani, Riska Ayu Nur ‘Azah Nurhidayah Nurhidayah Nurmaela, Nurmaela Nurwijayanti Oetama, Saiful Putri, Ayu Aprilia Pangestu Qibthiyah, Mariatul Raemon Ramadani, Fitra Ramly Ramly Riska Ayu, Noriandani Ritawati Ritawati Rizal Rizal Rizki Rahmadi Pratama Rony, Rony RR. Ella Evrita Hestiandari Sabillah, Bellona Mardhatillah Sahibu Sahibu Sasmita, Yenni Septiana, Rahma Rizkiya Septianto, Andre Simeulu, Putro Sitio, Roma Sjamsir, Hasbi Soemarie, Yulistia Budianti suratman Su’aida, Nily Syahidah, Annisa Syamsuddin, Asniah Tri Zahra Ningsih Wa Ode Fazri Samsinar Wahyu Muh Syata Widodo, Layly Ambar Vyuta Woro Supadmi Yasmin Saul Sambolayuk Yulistia Budianti Soemarie Yulistia Budianti, Soemarie Zainal Zainal Zainal