Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Medika Tadulako

SKORING INDEKS ENDOSKOPI NASOFARING HONGKONG PADA KEGANASAN NASOFARING DI RSUP Dr. KARIADI SEMARANG Nayoan, Christin Rony; Resmi, Ayu Citra; Suryaningrum, Dina
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Keganasan nasofaring bisa berasal dari epitel maupun dari jaringan limfoid. Jumlah penderita keganasan nasofaring semakin meningkat dari tahun ke tahun. Endoskopi nasofaring merupakan pemeriksaaan awal untuk menegakkan keganasan nasofaring. Skor indeks endoskopi nasofaring Hong Kong merupakan salah satu alat yang dapat dipakai untuk mendeteksi keganasan nasofaring secara dini. Tujuan: Untuk memberikan gambaran skoring indeks endoskopi nasofaring Hong Kong pada keganasan nasofaring di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Metode: Sampel diambil secara berurutan di bagian endoskopi Clinical Diagnosis Centre (CDC) dan One Day Surgery (ODS) RSUP Dr. Kariadi selama bulan Juni-Juli 2014. Peneliti memeriksa nasofaring secara sistematis dan teliti dengan endokopi rigid atau flexibel. Tampilan nasofaring dinilai menggunakan indeks endoskopi nasofaring Hong Kong yang terdiri 44 variabel. Biopsi massa nasofaring dilakukan pada satu tempat atau lebih tergantung pada kondisi klinis penilaian endoskopi. Hasil: Jumlah subyek penelitian 10 pasien terdiri dari 6 orang laki-laki dan 4 orang perempuan. Skor endoskopi nasofaring pada penelitian ini berada pada rentang 12-39 dan hasil histopatologi didapatkan 100 % ganas. Skor rerata indeks endoskopi nasofaring berdasarkan hasil histopatologi didapatkan skor endoskopi nasofaring pada LNH (36) lebih besar dibandingkan pada KNF (24.25). Simpulan : Skor indeks endoskopi nasofaring Hong Kong merupakan salah satu alat yang dapat dipakai untuk mendeteksi keganasan nasofaring secara dini. Skoring indeks endoskopi nasofaring Hong Kong pada penelitian ini berada pada rentang 12-39 dan 100% hasil pemeriksaan histopatologi adalah ganas. Kata Kunci : Keganasan nasofaring, Skor indeks endoskopi nasofaring Hong Kong
EFEK AIR KELAPA (Cocos Nucifera Linn) DALAM MENCEGAH DEMAM Nayoan, Christin Rony; Fitriani, Junjun; Pakaya, David
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Tanaman kelapa (Cocos nucifera lin) memiliki banyak unsur-unsur yang bermanfaat untuk tubuh, dan air kelapa muda digunakan masyarakat untuk mengobati demam. Diperlukan uji untuk membuktikan bahwa air kelapa berkhasiat sebagai antipiretik. Tujuan: Untuk mengetahui efek antipiretik Air kelapa muda (Cocos nucifera lin), pada mencit yang diinduksi demam dengan vaksin DPT-Hb. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap, dengan sampel 25 ekor mencit jantan, berusia 8 minggu, berat badan (BB) 20–30 gr, yang dibagi menjadi 5 kelompok. K1: Kelompok Kontrol Negatif, K2: Kelompok Kontrol Positif (terapi paracetamol dosis 1,3 mg/20 grBB), K3: Kelompok Terapi Air Kelapa 0,5 cc, K4: Kelompok Terapi Air Kelapa 1 cc, K5: Kelompok Terapi Kelapa 1,5 cc. Mencit diinduksi vaksin DPT–Hb secara intraperitoneal, dilakukan pengukuran suhu rektal 2 jam dan 4 jam pasca induksi vaksin DPT–Hb. Analisis hasil penelitian menggunakan SPSS versi 22. Data yang didapat dilakukan uji Friedman. Hasil: Terdapat perbedaan suhu yang bermakna pada kedua waktu pengukuran suhu (p=0,003)dan terdapat penurunan suhu yang setara antara kelompok kontrol positif dengan kelompok perlakuan yang diterapi dengan air kelapa dosis 0,5 cc. Kesimpulan: Air kelapa (Cocos nucifera L.) mampu mencegah terjadinya demam setelah induksi DPT-Hb pada mencit. Kata Kunci: cocos nucifera L., antipiretik
EFEKTIVITAS DIMENHIDRINATE MENURUNKAN SKOR DAN SUB SKOR DIZZINESS HANDICAP INVENTORY PADA PENDERITA GANGGUAN VESTIBULER PERIFER Nayoan, Christin Rony
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar belakang : Gangguan Vestibuler Perifer (GVP) adalah gangguan pada sistem vestibuler perifer dengan gejala pusing berputar (vertigo). Gejala GVP mempengaruhi kualitas hidup penderitanya dari derajat sedang sampai berat. Penilaian secara objektif terhadap berat ringannya gejala sulit sehingga dikembangkan kuesioner  Dizziness Handicap Inventory (DHI). Tujuan terapi GVP kualitas hidup optimal dengan salah satu pilihan terapi simptomatis, obat vestibulo suppressive seperti dimenhidrinateTujuan :  Membuktikan efektifitas dimenhidrinate terhadap penurunan skor dan sub skor DHI.Metode :  Penelitian intervensi, pretest and posttest design. Penderita GVP mengisi kuesioner DHI pre test dilanjutkan pemberian  dimenhidrinate 50 mg/ 8jam. Setelah 2 minggu pemberian obat dilakukan pengisian skor DHI post test. Analisis uji komparatif menggunakan uji t berpasangan.  Hasil : Jumlah subyek penelitian 20 orang. Skor DHI dan sub skor DHI pasca test lebih rendah dibanding pre test pada kelompok dimenhidrinate dengan nilai kemaknaan p < 0,05.Simpulan :  Dimenhidrinate terbukti efektif menurunkan skor dan sub skor DHI  penderita GVP.  Kata Kunci : Gangguan vestibuler perifer, Dimenhidrinate,  Dizziness Handicap Inventory ABSTRACTBackground: Peripheral vestibular disorder is a disorder of the peripheral vestibular system.  Its symptoms affecting the quality of life from moderate to severe. An objective assessment quite difficult therefore a questionnaire method has developed such as Dizziness Handicap Inventory  (DHI). Aim of the Treatment is to achieved optimal quality of life by using symptomatic treatment like dimenhydrinate. Objective: To prove the effectiveness of dimenhidrinate in reducing DHI score and subscore. Methods: This was intervention study with pretest and posttest design.  Subject filled out the DHI pre-test questionnaire  and  received dimenhidrinate 50 mg / 8 hours. After 2 weeks of drug administration, subject filled out a post test questionnaire of DHI. Results: Subjects  was 20 people; dimenhidrinate, 20 people.  Result showed that DHI score and subscore  of post test is lower than pre test with significance value of p < 0.05. Conclusion: Dimenhidrinate shown to be effective in lowering the DHI score.and sub score. Keywords: Peripheral Vestibular Disorder, Dimenhidrinate, Dizziness Handicap Inventory
Co-Authors Adu, Petronela Adelfin Amany, Anisha Inas Amelya Betsalonia Sir Anderias Umbu Roga Andi Alfia Muthmainnah Tanra Andi Alfia Muthmainnah Tanra Andreastra, Agustinus Putu Anna Mailasari kusuma Dewi Asrawati Sofyan Azizah Azizah David Pakaya Devi Oktafiani Dida, Grace Youngest Dimu, Rivaldo Deljunior Dwi Antono Eryc Z. Haba Bunga Faathir ‘Ilmi Haditsah Fistra Janrio Tandirerung Fitriani, Junjun Fransiskus G. Mado Geghi, Cathrin Wea Djogo Gilbert Yesaya Haninuna Gita Yasmin Safitri Haerani harun Haninuna, Gilbert Yesaya Helga Jilvera Nathalia Ndun Imtihanah Amri Indra Yohanes Kiling Intje Picauly Ipfi White Ishak Limbong Jehanu, Fidryanto Jeida, Serena Gussatdy Jhonario Talaen Junjun Fitriani Kana, Indah M.P Klau, Marlin Adriana Kornelia Limbu, Ribka Limbu, Ribka Litelnoni, Aletha Anasthasya Lopo, Christian Lopo, Wigia Hanalia M. Sabir Mado , Fransiskus Geroda Maharani , Arum Manurung, Imelda Februati Ester Marni Marni Matsrial Putra Rombetasik Miani, Maria Detriani Misnadin, Indri Wahyuningsih Moeda, Yermia P. T. Muntasir, Muntasir Nayoan, Christin Ndoen, Enjelita Mariance Ndun, Helga Jilvera Nathalia Neolaka, Jefri Arisamsi Niluh Putu Evvy Rossanty Niron, Maissie Ginaninta Charoline Nur Syamsi Nur syamsi Pallawagau, Murni Paudi, Cindy Amalia Octaviani Picauly, Intje Rahma Rahma Rahma Resmi, Ayu Citra Riece Hariyati Romeo, Petrus Rut Rosina Riwu Sabakodi, Dwi Andika Umbu Gauka Sampe, Greyson Efraldi Sarci Magdalena Toy Serlie K.A. Littik Situmorang, Corymela Soleman Landi Sulanto Saleh Danu Suryaningrum, Dina Syamruth, Yendris Krisno Takaeb, Afrona Elisabeth Lelan Tanelaph, Julio Martin Usfunan, Irene Kerin Vera Diana Towidjojo Weraman, Pius White, I Putu Ferry Immanuel White, IPFI Yunita Mayang Sari Zai, Frengki Ananda Zaid Akbar Al Muharram