Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pupuk Kandang Dan Varietas Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Lahan Gambut Eva Yuliana, Cut; Ismadi, Ismadi; Nazirah, Laila; Nilahayati, Nilahayati; Hafifah, Hafifah
Agrium Vol 22 No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i1.21337

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) Bawang merah (Allium ascalonicum L.) adalah bumbu masak yang populer digunakan dalam berbagai masakan. Untuk memenuhi kebutuhan produksi bawang merah di Indonesia, diperlukan teknik budidaya yang sesuai dengan pertumbuhan tanaman. Salah satu upaya yang dilakukan di tanah gambut adalah dengan meneliti pengaruh dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas bawang merah. Rendahnya produktivitas bawang merah dan hasil panen yang fluktuatif dapat diatasi dengan memperbaiki teknologi dan aspek agronomi yang sesuai untuk pertumbuhan bawang merah. Produksi bawang merah dapat dicapai dengan menggunakan pupuk kandang dan varietas unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas bawang merah di lahan gambut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor, yaitu varietas (V): Bima Brebes, SS Sakato, Bauji, dan dosis pupuk kandang (K) 0, 10, 20, 30, dan 40 ton/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan varietas dan dosis pupuk kandang berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, bobot basah umbi, bobot kering umbi, dan produksi bawang merah. Perlakuan terbaik diperoleh pada varietas Bauji. Perlakuan terbaik adalah pemberian pupuk kandang 40 ton/ha dan berinteraksi dengan varietas Bauji, masing-masing pada bobot basah umbi per petak 738,7 g, bobot kering umbi per petak 606,2 g, dan produktivitas 5,05 ton/ha.
Pemanfaatan Gulma Kirinyuh Menjadi Pupuk Kompos untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Gampong Meucat Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara Hafifah, Hafifah; Nazirah, Laila; Nazaruddin, M.; Syahra, Alfi; Aminsyah, Nur
Jurnal Vokasi Vol 8, No 2 (2024): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v8i2.4657

Abstract

Gampong Meucat merupakan salah satu gampong yang terdapat di KecamatanSamudera, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Indonesia. Di daerah lahankebun Gampong Meucat banyak ditumbuhi oleh gulma kirinyuh, baik di sekitardaerah lahan kosong ataupun gulma di areal perkebunan. Keberadaan gulmakirinyuh ini sudah menimbulkan masalah bagi warga. Oleh karena itu perludilakukan upaya pemanfaatan tumbuhan ini sebagai pupuk kompos yang kayamanfaat. Proses pengomposan gulma kirinyuh akan dipercepat denganmenggunakan EM4. Ada tiga kegiatan utama yang akan dilakukan dalamkegiatan ini yaitu sosialisasi, pelatihan dan praktik pembuatan pupuk kompos.Selama pelaksanaan kegiatan, masyarakat gampong yang menjadi pesertakegiatan pengabdian terlihat sangat berpartisipasi aktif, sehingga setelahmengikuti kegiatan, mereka mempunyai pemahaman dan keterampilan tentangteknik pembuatan pupuk kompos gulma kirinyuh. Hasil praktek pembuatanpupuk kompos dengan menggunakan activator EM4, pupuk kompos sudahterdekomposis dan secara fisik sudah siap digunakan sebagai pupuk kompospada 22 hari. Sedangkan perlakuan tanpa menggunakan bioaktivatator EM4,pada pengamatan 22 hari belum menunjukkan ciri fisik pupuk kompos yangmatang. Setelah kegiatan pengabdian ini dilaksanakan, diharapkan masyarakatmampu memproduksi pupuk kompos dari gulma kirinyuh secara mandiri yangtersedia berlimpah disekitar persawahan. Produk pupuk kompos yangdihasilkan dapat digunakan untuk kebutuhan pupuk pada usaha tani yangmereka miliki maupun dapat digunakan sebagai produk yang dapat dijual untukmenambah pendapatan keluarga.
Peningkatan Produksi Tanaman Kol Bunga Dataran Rendah (Brasssica oleraceae L.) Akibat Pemberian Biosaka Dan Tiga Jenis Pupuk Kandang Yuskarina, Yuskarina; jamidi, jamidi; Baidhawi, Baidhawi; Ismadi, ismadi; hafifah, Hafifah
Agrium Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i2.22585

Abstract

Kol bunga/Cauliflower (Brassica oleraceea L) merupakan sayuran yang termasuk dalam keluarga kubis-kubisan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga terhadap pemberian Biosaka dan pupuk kandang. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial, yaitu Biosaka, B0 = 0 ml/l, B1 = 2 ml/l, B2 = 3 ml/l, B3 = 4 ml/l, dan Pupuk Kandang, P0 = tanpa pupuk kandang, P1 = pupuk kandang sapi, P2 = pupuk kandang kambing, P3 = pupuk kandang ayam sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan dengan jumlah unit percobaan sebanyak 48 unit. Aplikasi biosaka, meskipun secara statistik tidak berbeda nyata menunjukkan adanya peningkatan pertumbuhan pada hampir semua parameter pertumbuhan, dengan berat basah bunga tertinggi dibandingkan tanaman kontrol. Namun demikian, aplikasi tiga jenis pupuk kandang (sapi, kambing, dan ayam) berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil kubis dengan dosis 0,625 kg/tanaman atau 2,5 kg/petak. menunjukkan peningkatan bobot basah bunga kubis yang lebih tinggi yaitu 896,58 g, dibandingkan dengan jenis pupuk yang lain. Kata Kunci: Mikroorganisme, nutrisi, pupuk organik
Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Salak (Salacca zalacca) Di Kota Sabang Sari , Dewi Anggraini; Akbar , Halim; Nasruddin, Nasruddin; hafifah, Hafifah; Ismadi, Ismadi
Agrium Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i2.22587

Abstract

Kota Sabang dikenal sebagai penghasil salak di Provinsi Aceh karena memiliki potensi pertanian yang baik, tidak hanya dari segi lahan tetapi juga karena tanahnya yang subur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan terhadap budidaya salak di Kota Sabang. Metode evaluasi mencakup penilaian kualitatif dan kuantitatif pada 6 sampel tanah diambil untuk menganalisis sifat fisik dan kimia tanah. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan suhu rata-rata sebesar 27,8 °C, curah hujan 2172,3 mm/tahun, drainase tanah yang baik, kedalaman tanah sedang (>50 cm), tekstur tanah lempung berdebu, pH tanah berkisar dari asam hingga sedikit basa, kandungan C-organik berkisar dari rendah hingga tinggi, kejenuhan basa dari sedang hingga tinggi, kandungan N-total dari rendah hingga sedang, P₂O dari sedang hingga tinggi, K₂O dari rendah hingga tinggi, serta bahaya erosi yang sangat rendah. Kelas kesesuaian lahan untuk tanaman salak di Kota Sabang termasuk dalam kategori sesuai marginal (S3). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pedoman teknis yang tepat dalam pengelolaan lahan untuk meningkatkan produktivitas tanaman salak di Kota Sabang. Kata kunci; Kesesuaian lahan, produktivitas salak, evaluasi tanah
The use of Chromolaena odorata green manure to improve chemical properties of degraded Inceptisols and growth and yield of peanut Hafifah, Hafifah; Nazirah, Laila; Nazaruddin, Muhammad
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 12 No. 4 (2025)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2025.124.8295

Abstract

Sustainable agriculture is a crucial solution to address land degradation and food security. This study examined the effects of Chromolaena odorata green manure and botanical pesticides on the chemical properties of degraded Inceptisols, which in turn affect the growth and yield of peanuts. The treatments tested were combinations of four dosages of Chromolaena odorata green manure (0, 10,000, 15,000, and 20,000 kg/ha), and three concentration levels of Chromolaena odorata botanical pesticide (0, 250, and 500 L/ha). Each polybag contained 10 kg of topsoil. The twelve treatments were arranged in a factorial randomized block design with three replications. The results showed that the application of Chromolaena odorata green manure at 20,000 kg/ha significantly improved soil pH, total nitrogen, and C/N ratio, which, in turn, increased leaf area, pod number, and fresh and dry pod weight of the plant. The application of botanical pesticide at 500 L/ha improved leaf area and reduced empty pods of the plant. The combination of green manure and botanical pesticides synergistically boosted soil fertility and peanut productivity. The application of (20,000 kg/ha green manure + 500 L/ha botanical pesticide) yielded the most significant improvements in soil organic C (54.28%), available P (65.11 ppm), and cation exchange capacity (13.10 cmol(+)/kg), along with plant growth and yield. These findings highlight the potential of Chromolaena odorata as an eco-friendly input for sustainable peanut cultivation.
Variasi Karakter Fenotipik Kedelai (Glycine max L.) Galur M.1.1.3 Akibat Mutagen Kolkisin Dan Ethyl Methane Sulfonate Pada Generasi Kedua Zaiyanti, Arina; Nilahayati, Nilahayati; Nazirah, Laila; hafifah, Hafifah; Ismadi, Ismadi
Agrium Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i2.22907

Abstract

Pemuliaan tanaman merupakan metode penting dalam meningkatkan genotipe tanaman untuk menghasilkan varietas unggul. Salah satu teknik pemuliaan yang efektif digunakan dalam perakitan varietas baru adalah mutasi. Induksi mutasi dapat menggunakan mutagen fisik maupun kimia, seperti kolkisin dan EMS (Ethyl Methane Sulfonate). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh mutagen terhadap perubahan fenotipik kedelai galur M.1.1.3 pada penanaman generasi kedua (M2). Penelitian dilakukan di Desa Reuleut Timu, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara dengan rancangan acak kelompok non-faktorial. Benih yang ditanam pada penelitian ini adalah benih yang diperoleh dari hasil penelitian penanaman generasi M1 sebelumnya. Ada 5 populasi kedelai generasi M2 yang diuji yaitu (P0) populasi kontrol, (P1) populasi kolkisin 0,01%, (P2) populasi kolkisin 0,02%, (P3) populasi EMS 0,2% dan (P4) populasi EMS 0,3%. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan morfologi dan agronomi pada populasi M2, termasuk perubahan warna daun dan sterilitas bunga. EMS lebih efektif dalam menginduksi perubahan morfologi dibandingkan kolkisin. Perlakuan mutagen kimia mempengaruhi jumlah cabang, umur berbunga, umur panen, jumlah polong, bobot biji, dan produksi. Mutagen kimia EMS dan kolkisin dapat digunakan sebagai metode perbaikan genetik kedelai, tetapi efektifitasnya sangat tergantung pada jenis mutagen dan konsentrasi yang digunakan. Penelitian lanjutan diperlukan untuk seleksi individu dengan karakter unggul pada generasi berikutnya. Kata kunci: EMS, Generasi M2, Keragaman, Populasi
Implementation of Policies to Enforce Discipline Among Teachers and Students at Muhammadiyah 5 Elementary School, Pekanbaru Hasanah, Dinda Putri; Hafifah, Hafifah; Nada, Salsa Bila Khotrun; Wardah Yuni Kartika; Sakban, Sakban
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): Juli: Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v3i3.1606

Abstract

This study examines the implementation of disciplinary policies for teachers and students at Muhammadiyah 5 Elementary School using interviews and field observations. The goal is to determine the effectiveness of these policies in creating an orderly and conducive learning environment. The data obtained are analyzed qualitatively to describe how the disciplinary policies are implemented and the challenges faced in their implementation. The results indicate that the disciplinary policies are implemented consistently with a persuasive approach by teachers, which has a positive impact on improving student discipline. However, parental involvement and students' internal challenges also influence the policy's outcomes. In conclusion, disciplinary enforcement at Muhammadiyah 5 Elementary School is effective and plays a significant role in shaping student character.
Pertumbuhan Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir) dengan Dosis dan Cara Aplikasi Tepung Cangkang Telur Ayam Setiawan, Bagus; Wirda, Zurrahmi; Nasruddin, Nasruddin; Hafifah, Hafifah; Safrizal, Safrizal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 1 No. 1 (2022): Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 20
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.05 KB) | DOI: 10.29103/jimatek.v1i1.8456

Abstract

Tanaman kangkung darat mempunyai kandungan gizi yang beragam diantaranya zat besi, fosfor, vitamin A, C, kalsium dan potasium sebagai nutrisi yang baik bagi kesehatan. Permasalahan yang terjadi pada tanaman kangkung yaitu penurunan produksi yang disebabkan oleh semakin buruknya kesuburan tanah akibat dari penggunaan pupuk anorganik berlebihan. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor, yaitu dosis tepung cangkang telur ayam dengan taraf 0, 25, 30 dan 35 gram/polybag; dan cara aplikasi tepung cangkang telur ayam dengan taraf disebar, dibenam dan dicampur air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis tepung cangkang telur ayam berpengaruh pada tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, berat segar akar dan berat kering akar. Cara aplikasi tepung cangkang telur ayam berpengaruh nyata pada jumlah daun dan diameter batang. Terdapat interaksi nyata antara dosis dan cara aplikasi tepung cangkang telur ayam terhadap peubah tinggi tanaman dan jumlah daun.
Kerentanan Relatif Jenis Beras Terhadap Sitophilus oryzae L. (Coleoptera: Curculionidae) Pada Keadaan Kadar Air Rendah Susanti, Susi; Hendrival, Hendrival; Usnawiyah, Usnawiyah; Hafifah, Hafifah; Nazaruddin, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 1 No. 1 (2022): Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 20
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v1i1.8458

Abstract

Hama kumbang bubuk beras, Sitophilus oryzae (Coleoptera: Curculionidae) merupakan hama primer dan menyebabkan kerusakan pada beras di penyimpanan.  Kerusakan beras masih terjadi selama di penyimpanan pada kadar air rendah. Tujuan penelitian yaitu mempelajari kerentanan dan kerusakan jenis beras pada keadaan kadar air rendah serta interaksinya setelah diinfestasi S. oryzae. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk faktorial pola Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan jenis beras dan kadar air. Jenis beras yaitu beras putih, beras merah, beras ketan putih, dan beras ketan hitam, sedangkan kadar air yaitu 10 dan 12%. Parameter pengamatan yaitu jumlah F1, median waktu perkembangan, indeks kerentanan, dan susut berat beras. Untuk mengukur kekuatan hubungan antar parameter pengamatan ditentukan dengan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air beras sebesar 10% masih berpengaruh terhadap jumlah F1, perkembangan, kerentanan beras, dan susut berat beras, namun masih lebih rendah dibandingkan kadar air 12%. Katagori kerentanan beras bervariasi dari moderat sampai rentan. Jumlah F1, indeks kerentanan, susut berat paling tinggi dan median waktu perkembangan paling singkat dijumpai pada beras merah. Interaksi antara beras merah dengan kadar air 10% masih berdampak terhadap kerentanannya dan tergolong rentan, sedangkan pada beras ketan putih tergolong moderat. Semua jenis beras dengan kadar air 12% tergolong rentan dan rentan sampai sangat rentan terhadap hama S. oryzae.
Pengaruh Pemberian Pupuk NPK dan Kompos Kulit Kopi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kentang (Solanum Tuberosum L.) Bellangi, Athea; Ismadi, Ismadi; Hafifah, Hafifah; Nurdin, Muhammad Yusuf; Nazirah, Laila
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 1 No. 1 (2022): Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 20
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.99 KB) | DOI: 10.29103/jimatek.v1i1.8460

Abstract

Kentang merupakan salah satu komoditas penting dan mendapat prioritas untuk dikembangkan karena bernilai ekonomi tinggi serta mempunyai potensi untuk mendukung diversifikasi pangan, namun produksinya masih tergolong rendah karena masih belum optimal penggunaan teknologi budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk NPK dan kompos kulit kopi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kentang. Penelitian dilaksanakan di Kampung Tingkem Bersatu Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah dengan ketinggian tempat 1300 m dpl. Bahan utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah bibit tanaman kentang varietas Granola, pupuk NPK dan kompos kulit kopi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor yaitu faktor pupuk NPK (N) yang terdiri dari empat taraf (0, 1, 1,5 dan 2 ton/ha) dan faktor kompos kulit kopi (K) yang terdiri dari tiga taraf (0, 15 dan 20 ton/ha). Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi yang sangat nyata pada pemberian NPK dengan kompos kulit kopi terhadap tinggi tanaman umur 30 HST dan bobot umbi tanaman sampel, berinteraksi nyata terhadap tinggi tanaman umur 45 HST dan indeks panen. Pemberian pupuk NPK secara tunggal berpengaruh nyata terhadap bobot umbi tanaman sampel dan berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 30 HST, 45 HST dan 60 HST, kandungan klorofil, jumlah umbi, bobot umbi perplot dan indeks panen. Pemberian kompos kulit kopi secara tunggal berpengaruh sangat nyata terhadap kandungan klorofil dan berpengaruh nyata terhadap bobot umbi perplot. Interaksi antara pupuk NPK dosis 2 ton/ha dan kompos kulit kopi dosis 20 ton/ha memberikan hasil terbaik terhadap tinggi tanaman umur 30 HST dan bobot umbi perplot.
Co-Authors Afifah , Afifah Akbar , Halim Amelia, Wirda Aminsyah, Nur Arbi, Dwiki Prahdano Audina, Yola Badhawi, Badhawi Bagus Setiawan Baidhawi Baidhawi Bellangi, Athea Elviana Elviana, Elviana Eva Yuliana, Cut Faisal Faisal Fridayanti, Nelly H, Safrida Halim Akbar, Halim Hanani, Fadli Handayani, Rd Selvy Hasanah, Dinda Putri Hasibuan, Hedri Gunawan Hatussaadah, Siti Fati Hendrival Hendrival Hendrival Hendrival Huswaton, Huswaton Indrawati, Iin Indri Yani, Nurul Irmayunita, Irmayunita Irna Safitri Ismadi Ismadi Jamidi, Jamidi Kaban, Pilipi Persadanta Keumala, Ida Khaidir Khaidir Khairun Nisa Khairunnisa Khairunnisa Khusrizal Khusrizal Laila Nazirah Lelawati, Nur Lisa Anita Sari, Lisa Anita Lubis, Dea Andini LUKMAN, LUKMAN M. Nazaruddin, M. Maisura Maisura Maryamah Maryamah Meutia, Indah Muhammad Kamal Muhammad Ridho muhammad rizky, muhammad Muhammad Yusuf Muiz, Kharendra N, Mutiara Nada, Salsa Bila Khotrun Nasruddin Nasruddin Nazimah Nazimah Nila Hayati Nilahayati Ningrum, Sintia Nurdin, Muhammad Yusuf P, Asyifa Paiman Paiman Pasaribu, Tari Anggraini Pratama, Boby Erdi Pulungan, Widy Septiarni Putri, Intan Yatima Rafli, Muhammad Rd. Selvy Handayani Rizki, Miftahul Rosnina Rosnina, Rosnina Rudini, Dini Safrina Safrina, Safrina Safrizal Safrizal Safwandi Safwandi, Safwandi sakban, sakban Sari , Dewi Anggraini Solihuddin, Mahin Susi Susanti Syahputri, Zahrai Al rika Syahra, Alfi Syamimi, Nur Kholilah Usnawiyah, Usnawiyah Wardah Yuni Kartika Yunus, Ismadi Yuskarina, Yuskarina Yusra, Yusra Yusuf N, Muhammad Zaiyanti, Arina Zia, Khaliza Zuliati, Septiarini Zurrahmi Wirda