Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analysis and Evaluation of User Satisfaction using a Combination of Technology Acceptance Model (TAM) and WEBQUAL 4.0 Methods for Website-based Online Information Systems Tarwoto, Tarwoto; Ma'arifah, Windiya
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 14, No 1 (2025): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/stmsi.v14i1.3680

Abstract

The advancement of information and communication technology in the era of Industry 4.0 has driven the utilization of the internet, particularly in website-based information systems. This study focuses on evaluating user satisfaction by involving the IT team and analyzing aspects such as usability, accessibility, and the ability to present information on the website amikompurwokerto.ac.id. By adopting the Technology Acceptance Model (TAM) and Webqual 4.0 approaches, this research integrates the results from both methods to improve system quality. The findings reveal a positive relationship between factors such as user attitude, employee satisfaction, individual usage, ease of access perception, and perceived benefits, which influence internet usage intensity. Factors like availability, information quality, and service interaction also influence and significantly impact the improvement of information system quality. This research offers comprehensive insights into user satisfaction evaluation in an academic environment.
PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN BERORIENTASI GAMIFIKASI UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Azzahra, Delia Oktaviana; Tarwoto, Tarwoto; Arsi, Primandani; Subarkah, Pungkas
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bersinergi Inovatif Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bersinergi Inovatif
Publisher : PT. Gelora Cipta Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di SD Negeri 3 Sumpiuh terdapat masalah dalam proses pembelajaran dikelas, guru dalam mengajar siswa masih mengacu pada buku pelajaran, selain itu guru menyiapkan media seperti kartu, poster dan video yang diunduh pada internet.Namun beberapa siswa masih sering tidak memperhatikan dan terlihat bosan saat guru menerangkan, contohnya saat belajar berhitung siswa lebih cenderung ke rasa bosan dan tidak tertarik, oleh karna itu dikembangkan media pembelajaran berorientasi gamifikasi untuk kelas 3 SD untuk memfasilitasi proses belajar mengajar dan memotivasi siswa dalam suasana pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Dalam pengembangan media pembelajaran ini menggunakan platform yang terdapat didalam internet untuk belajar sambil bermain vidio game. Hasil penelitian ini berupa sebuah media pembelajaran yang baik yang dikemas dalam bentuk platform websaite edukasi game.
PEMBERDAYAAN PEMUDA DALAM KONVERGENSI PENANGGULANGAN STUNTING Buana, Chandra; Sutriyanti, Yanti; Utario, Yossy; Almaini, Almaini; Puspita, Yenny; Tarwoto, Tarwoto
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i1.1973

Abstract

Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan otak pada anak yang terutama disebabkan karena kekurangan asupan gizi dalam waktu lama. Salah satu strategi penagggulanan stunting yang digalakkan pemerintah adalah gerakan konvergensi stunting. Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 angka stunting Di RL mencapai 26 persen. Penderita Stunting pada anak Di Rejang Lebong tercatat sebanyak 400 orang tersebar di 15 kecamatan. Angka ini merupakan yang tertinggi di Provinsi Bengkulu. Di Puskesmas Perumnas didapatkan 4 anak stunting dan 9 balita dengan berat badan di bawah garis merah. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan peran pemuda dalam penanggulangan stunting. MetodeM; Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dari bulan Juli sampai dengan Desember 2025. Adapun metodse yang dilakukan adalah; Pendekatan teoritis yang terdiri dari pemaparan materi di ruangan belajar, diskusi, simulasi dan tanya jawab. Pendekatan praktik terdiri dari penguasaan teknik deteksi dini stunting dan penyuluhan stunting. Kegiatan advokasi dan sosialisasi dilakukan kepada kepada Dinas Kesehatan dan Pimpinan PKM Perumnas serta Camat dan kepala desa dan kelurahan di kecamatan Curup Tengah. Hasil; Terdapat perbedaan nilai rata pengetahuan sebelum dan setelah pelatihan sebesar 2.95.  Hal ini menunjukkan terjadinya peningkatan skor pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan pelatihan. Hasil uji statistik didapatkan nilai p = 0,000, artinya ada perbedaan yang signifikan antara skor pengetahuan pemuda sebelum dan sesudah pelatihan kesehatan.meningkatkan keterampilan pemuda dalam melakukan penyuluhan Kesehatan  khususnya dalam Upaya pencegahan stunting. Telah disepakatinya langkah-langkah penanggulangan stunting dan telah pula didapatkannya dukungan kebijakan penangulangan stunting yang akan diajukan dalam program rencana pembangunan kecamatan tahun 2025. Kesimpulan ; kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah dapat meningkatkan pengetahuan dan peran pemuda dalam deteksi dini stunting Kecamatan Curup Tengah. Saran; Pemuda yang telah dilatih sebagai kader Kesehatan diharapkan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilannya dalam penanganan kasus stunting dengan tetap berkoordinasi dengan pihak puskesmas dan pemerintahan setempat.
Pelatihan digital marketing bagi warga belajar Paket C di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kartika di Kabupaten Purbalingga Saputra, Jeffri Prayitno Bangkit; Zamora, Hanenda Putri; Lestari, Putri Vidia; Kusuma, Rahayu Linda; Tarwoto, Tarwoto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27401

Abstract

AbstrakPendidikan nasional memiliki subsistem pendidikan, yaitu pendidikan formal, pendidikan non-formal, dan pendidikan informal. Pendidikan nasional memiliki subsistem pendidikan yaitu pendidikan nonformal salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan non-formal yaitu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). PKBM Kartika merupakan salah satu penyelenggara PKBM di Kabupaten Purbalingga yang menyelenggarakan Program Pendidikan Kesetaraan, yang terdiri dari Paket B dan Paket C. Kendala pada mata pelajaran keterampilan berwirausaha di PKBM Kartika adalah materi pemasaran produk agar omset meningkat, sedangkan warga belajar PKBM Kartika belum memiliki keterampilan dalam memasarkan menggunakan teknologi (Digital Marketing) dan tutor PKBM belum terampil praktik pemasaran produk dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital (Digital Marketing). Upaya penggunaan digital marketing dapat dilakukan menggunakan media sosial yang terkemuka seperti Instagram, Facebook, X, Youtube dan berbagai macam platform media sosial lainnya. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada hari Rabu, 9 Oktober 2024 dengan tujuan kegiatan pengabdian untuk meningkatkan keterampilan warga belajar dan Tutor PKBM Kartika dalam pemasaran produk dan jasa dengan memanfaatkan teknologi (Digital Marketing). Setelah dilaksanakan kegiatan pelatihan disimpulkan bahwa pemahaman warga belajar PKBM Kartika tentang digital marketing mengalami peningkatan. Kata kunci: PKBM; teknologi; digital marketing AbstractNational education has educational subsystems, namely formal education, non-formal education, and informal education. National education has a subsystems of education, one of which is non-formal education, and one form of organizing non-formal education is the Community Learning Center (PKBM). PKBM Kartika is one of the organizers of PKBM in Purbalingga Regency that conducts the Equal Education Program, which consists of Package B and Package C. The challenge in the entrepreneurship skills subject at PKBM Kartika is the marketing material to increase sales, while the learners at PKBM Kartika do not yet have the skills to market using technology (Digital Marketing), and the tutors at PKBM are not skilled in practicing product marketing by utilizing advancements in digital technology (Digital Marketing). Efforts to utilize digital marketing can be carried out using prominent social media platforms such as Instagram, Facebook, X, YouTube, and various other social media platforms. The purpose of this community service activity is to enhance the skills of learners and tutors at PKBM Kartika in marketing products and services by utilizing technology (Digital Marketing). After the training activities were conducted, it was concluded that the understanding of digital marketing among the PKBM Kartika learners had improved. Keywords: PKBM; technology; digital marketing
EFEKTIVITAS EDUKASI MELALUI APLIKASI RESIKO STROKE BERBASIS ANDROID TERHADAP TINGKAT RESIKO STROKE: EFFECTIVENESS OF EDUCATION THROUGH THE STROKE RISK APPLICATION ANDROID BASED ON STROKE RISK LEVEL Tarwoto, Tarwoto; Yulita, Ita; Argianto, Argianto; Nuraeni, Ani; Nurulhuda, Uun; Wartonah, Wartonah
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2025): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v19i1.2072

Abstract

Stoke merupakan kondisi adanya gangguan pada pembuluh darah di otak yang salah satu penyebab kamatian tertinggi. Penyakit ini sesungguhnya dapat dicegah dengan melalui pengendalian faktor- faktor resiko stroke. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas penggunaan media aplikasi resiko stroke berbasis android dan edukasi untuk mengontrol tingkat resiko stroke. Desain penelitian ini quasi eksperimen dengan design pre test dan post test controlgroup. Pada kelompok kontrol diberikan pengukuran tingkat resiko stroke dan pada kelompok intervensi dilakukan pengukuran resiko stroke dan edukasi menggunakan aplikasi resiko stroke berbasis android. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 80 orang yang terbagi dalam 2 kelompok yaitu kelompok kontrol sebanyak 40 orang dan kelompok intervensi sebanyak 40 orang dan tempat penelitian di wilayah Cilandak Barat dan Cilandak Timur Jakarta Selatan. Hasil penelitian diperoleh data tingkat resiko stroke rata-rata pada kelompok intervensi saat pengukuran pre test adalah  27,08 (resiko sedang) dengan standar deviasi 3,54. Pada pengukuran post test didapat rata-rata resiko stroke  adalah 20,92 (resiko sedang) dengan standar deviasi 0,97. Ada perbedaan nilai mean antara pengukuran pre dan post test adalah 6,15 dengan standar deviasi 2,6, hasil uji statistik didapatkan nilai. p value 0.001 maka dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara resiko stroke pada  pengukuran pre dan post test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan edukasi menggunakan aplikasi resiko stroke berbasis android terhadap tingkat resiko stroke. Rekomendasi : aplikasi resiko stroke berbasis android dapat digunakan sebagai media eduksi dalam penggendalian faktor resiko stroke.
Effectiveness Test of Stroke Risk Detection Application Model, Stroke Risk Scorecard Tarwoto, Tarwoto; Rahmawaty, Elsye; Argianto, Argianto; Yusro, Muhammad
Journal of World Science Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of World Science
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jws.v2i2.142

Abstract

Stroke is a disease caused by impaired blood circulation to the brain. This disease is a non-communicable disease that can be prevented by controlling stroke risk factors. STRIC (Stroke Risk Score Card) is a stroke risk detection application resulting from the development of a stroke risk detection model by the National Stroke Association. This study aims to determine the sensitivity, specificity, and accuracy of the application of the early stroke risk detection model (STRIC) in detecting stroke risk. Descriptive analytics by conducting stroke risk assessment using the Stroke Risk Scorecard (STRIC) App. The total sample was 60 people, consisting of 30 post-stroke people and 30 non-stroke people. The sensitivity value of the STRIC application is 91.67% which means that the ability to predict stroke risk for those who have experienced a stroke is very high. The specificity value of the STRIC application was 77.78%; this means that the measurement capability of the STRIC application provides a non-stroke (negative) result of 77.78% or very good. The accuracy value of the STRIC application is 83.33%, which means that the ability of the STRIC application to detect the risk of stroke in all subjects tested correctly is 83.33%.  Applying the STRIC application can help prevent stroke and improve the prognosis for high-risk individuals.
Diabetes Self Management Education Assistance on The Quality of Life in Type 2 Diabetes Mellitus Patients Buana, Chandra; Tarwoto, Tarwoto; Retnaningtyas, Ekowati; Harmonis, Rita; Sridiany, Sridiany
Journal of World Science Vol. 2 No. 5 (2023): Journal of World Science
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jws.v2i2.143

Abstract

Patients with DM in the district. Rejang Lebong reached 382 cases, and 9 people died from this disease in 2020. Diabetes Self Management Education (DSME) is a program designed to provide understanding and skills in caring for DM sufferers daily at home. This subject of this study was to analyze the effect of DSME administration on the quality of life in type 2 DM patients in the PKM Perumnas area, Rejang Lebong district. This research is a quasi-experimental study with a pretest and posttest approach with a control group design. The sampling technique used consecutive sampling involving 30 respondents, divided into 15 respondents in the treatment group and 15 in the control group. Bivariate analysis in the form of a parametric test, namely the dependent t-test and independent t-test with ? = 0.05. Researchers use computer programs for data processing and statistical analysis. The mean quality of life for DM patients was 36.20 with a standard deviation of 10.79 and p = 0.000 <0.05. This shows that after the intervention, there is an increase in the quality of life of DM patients by 36.20. There is an effect of Diabetes Self-Management Education (DSME) on the Quality of Life of Diabetes Mellitus (DM) Patients in Kab. Rejang Lebong in 2022. Education is essential for patients to change their behaviour and self-management independently to improve the quality of life of DM patients.
IMPLEMENTASI HEALTH BELIEVE MODELS DALAM PERILAKU PENCEGAHAN KOMPLIKASI DIABETES MELLITUS: IMPLEMENTATION OF HEALTH BELIEVE MODELS IN PREVENTION BEHAVIOR OF DIABETES MELLITUS COMPLICATIONS Buana, Chandra; Tarwoto, Tarwoto; Bakara, Derison M; Sutriyanti, Yanti; Sridiany, Sridiany
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2023): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v17i1.875

Abstract

Latar Belakang; Diabetes mellitus merupakan dapat menyebabkan berbagai komplikasi metabolik akut seperti ketoasiosis dan sindrom hiperglikemia yang mengakibatkan sindrome hipeglikemia hiperosmoler nonketotik (HHNK). Salah satu metode yang digunakan dalam pendidikan kesehatan dan promosi kesehatan adalah Health Belief Model (HBM). Tujuan: Menganalis efektifitas implementasi health believe model terhadap perilaku pencegahan penyakit diabetes mellitus di wilayah kerja PKM Perumnas. Desain Penelitian menggunakan metode kualitatif untuk mengetahui peresepsi subjek terhadap implementasi HBM dalam upaya pencegahan komplikasi penyakit diabetes mellitus tehadap 7 orang subjek. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah PKM Perumnas Kec. Curup Tengah Kabupaten Rejang Lebong pada bulan Oktober sampai dengan November 2021. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan melakukan ongoing content analisis. Etik penelitian diperoleh dari komisi etik penelitian Poltekkes Kemenkes Bengkulu no KEPK.M/189/10/2021 tanggal 11 Oktober 2021. Hasil penelitian; didapatkan bahwa walaupun DM adalah penyakit yang berbahaya tapi tidak boleh takut dan dapat dikontrol dengan rutin berobat dan konsultasi untuk selalu menjaga kesehatan. Hambatan yang dirasakan oleh responden dalam melakukan pengobatan rutin adalah tidak adanya anggota keluarga yang mengantarkan untuk mengambil obat ke puskesmas serta adanya rasa malu karena selalu berkunjung ke puskesmas untuk mengambil obat dan panjangnya alur administrasi yang harus diselesaikan seperti mengambil surat rujukan ke Rumah Sakit. Saran: diaharapkan kepada masyarakat utuk tetap melakukan pengobatan secara rutin dan selalu melakukan deteksi dini dalam pencegahan komplikasi penyakit DM.
Pencegahan Komplikasi pada Penderita Diabetes Mellitus di Kelurahan Cilandak Barat, Jakarta Selatan Rikawarastuti, Rikawarastuti; Yulita, Ita; Tarwoto, Tarwoto; Handayani, Sri; Argianto, Argianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3655

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronik prevalensi tinggi di Indonesia serta berisiko menimbulkan komplikasi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan upaya pencegahan komplikasi pada penderita DM melalui penerapan Health Belief Model (HBM) yang mengkaji determinan persepsi terhadap perilaku kesehatan secara psikologis.Metode pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan edukatif berbasis enam dimensi HBM: (1) persepsi kerentanan, (2) persepsi keparahan, (3) persepsi manfaat, (4) persepsi hambatan, (5) isyarat untuk bertindak, dan (6) efikasi diri. pada penderita DM di Kelurahan Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Data diperoleh melalui pre-test, post-test, observasi, wawancara dan FGD. Hasilnya, dari 40 sasaran, mayoritas lansia perempuan dengan usia rata-rata 60,78 tahun, terjadi peningkatan signifikan skor persepsi setelah intervensi (p = 0,001) dengan skor rata-rata meningkat dari 24,20 menjadi 43,50. Dampaknya, persepsi sasaran menjadi lebih positif dan mampu menerima diagnosis dokter sebagai penderita DM dan membantunya mencegah terjadinya komplikasi yang dapat memperparah status penyakitnya. Penerapan HBM efektif dalam meningkatkan kesadaran risiko dan kemampuan individu dalam mencegah komplikasi DM.
DIGITAL DATA SECURITY WITH APPLICATION OF CRYPTOGRAPHY AND DATA COMPRESSION TECHNIQUES Kuncoro, Adam Prayogo; Mustofa, Dinar; Krisbiantoro, Dwi; Tarwoto, Tarwoto
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 4 No. 5 (2023): JUTIF Volume 4, Number 5, October 2023
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2023.4.5.659

Abstract

The need for digital data security is to ensure that the data and information we have are confidential and can only be accessed by authorized users. And no one can change the information in it, thus ensuring complete accuracy. The functions of data security are confidentiality, authentication, integrity, and anti-repudiation. Compression techniques are used to protect digital data because they aim to make less storage space and allow us to transfer more data over the internet. This study aims to plan to prove the application of a combination of 2 (two) techniques, namely compression and cryptography to digital data with the aim of increasing the security of the data. This research has the result that the compression technique of the Huffman method is the most effective in compressing digital data into the smallest file size compared to other compression methods. It can compressed the data size by around 30% (thirty percent) to 40% (forty percent) compared to the original data size. And coupled with data security with cryptographic encryption techniques so that files remain safe when transferred over the network.