Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : TIMPALAJA: Architecture Student Journal

Pusat Pengolahan Bawang Merah dengan Pendekatan Arsitektur Modern di Kabupaten Enrekang Nurfadilla, Nurfadilla; Rahayu, Irma; Bunawardi, Ratriana Said
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 3 No. 2 (2021): December
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v3i2a9

Abstract

Abstrak_ Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori kawasan utama dalam memproduksi bawang merah yang  mampu mencukupi kebutuhan masyarakat setempat bahkan antar-provinsi dan pulau. Sifat bawang merah yang  mudah rusak dan tingginya persaingan kualitas di Indonesia membuat harga bawang kadang tidak stabil yang  memberikan inisiatif untuk membuat produk olahan bawang merah agar bisa disimpan lebih lama. Dari  permasalahan di atas maka perlu di bangunan sebuah industri makanan Pusat Pengolahan Bawang Merah untuk  memberikan peluang bagi petani bawang merah di Kabupaten Enrekang agar hasil panen yang ada bisa diolah dan  dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif melalui studi  literatur,studi lapangan, studi banding atau studi preseden untuk membandingkan bangunan yang memiliki fungsi  yang sama. Konsep Arsitektur Modern dipilih dalam perancangan Pusat Pengolahan Bawang Merah, hal ini  ditunjang oleh alasan bahwa modernisasi akan memberikan dampak yang baik pada desain, bentuk, material dan  fungsinya. Arsitektur modern juga tidak hanya memberikan keindahan suatu bangunan tetapi dapat memudahkan  proses produksi. Filosofi bangunan diambil dari bentuk bawang merah serta arsitektur modern kubisme yang  kemudian disesuaikan dengan tapak yang berkontur memberikan elevasi yang berbeda berdasarkan area dan  fungsinya.Kata kunci : Pusat Pengolahan; Arsitektur Modern; Enrekang. Abstract_ Enrekang Regency is included in the category of the main area in producing shallots that are able to meet the needs of the local community and even between provinces and islands. The nature of shallots that are easily damaged and the high-quality competition in Indonesia makes onion prices sometimes unstable which gives the initiative to make processed shallot products so that they can be stored longer. From the problems above, it is necessary to build a food industry, the Shallot Processing Center, to provide opportunities for shallot farmers in Enrekang Regency so that the existing harvest can be processed and utilized properly. The method used is a descriptive method through literature studies, field studies, comparative studies, or precedent studies to compare buildings that have the same function. The concept of Modern Architecture was chosen in the design of the Shallot Processing Center, this is supported by the reason that modernity will have a good impact on the design, form, material, and function. Modern architecture also not only gives the beauty of a building but can facilitate the production process. The shape of the building that bends from the onion philosophy and modern cubism architecture which is then adapted to the contoured site gives different elevations based on the area and function. Keywords: Processing Center; Modern Architecture; Enrekang.
Co-Authors Abbas, Muh Abdul Rahman Adha, Andi Syamsiah Adrian Adrian Affani, Nur Agustang, Agustang Akmal Hamsa Amal Arfan, Amal Amel Adelia Andi Husni Tanra, Andi Husni Andika Gunawan Andriani, Rina Anggraini Adhisty, Weny Aris, Andi Yusri Asmarani, Adelia Asriadi Asriadi Aulia Ramadhan, Salsabila Cici Aisyah Dalimunte Dani, Dillfa Lailatul Rahmi Das, Nidia Anggreni Dhimas Tribuana Dinsar, Arfandy Fahrur Rozi Fina, Fina Fitriani Maskur, Nur Harfayani, Nabila Hasniar Hasniar, Hasniar Herlina, Besse Ihyani Malik Ilmawari, Izmi Indah Indah Ira Febrianti, Ira Irma Rahayu, Irma Irwan, Adinda Khaerunnisa Ismail Ismail Istiqamah, Istiqamah Jamaluddin Jamaluddin Jastam, Muh. Saleh Jumiati Sasmita KURNIA KURNIA, KURNIA Lasmi, Hardiyanti Lismawati, A. Lismawati Mahmud, Ernida Mannan, Abdul Masruddin Misba, Muhammad Faathir Husain Monang, Muhammad Asrul Muh Saleh Muhaemin Muhaemin Muhammad Ali Muhammad Djaelani Prasetya Muhammad Yusuf Muliana, Muliana Muliati Muliati, Muliati Muyassarah, Zalfa Rania Nasaruddin Nasaruddin Nasir Badu, Muhammad Nasrullah, Muh. Nazla Putri Hera Riasati Nur Hikmah Nur Syahaja Nur Wahid, Nur Olivia, Dian Zahra Padandi, Tasyahud piter, piter Putri Yuanita Putri, Regina Anindya Rahmania Mustahidda Rahmatullah, Jabil Ramadhansyah Prasetia, Muhammad Ratih Wirapuspita Wisnuwardani Ratriana Said Bunawardi Rayhan Putra Hasrun, Ahmad Revalina, Revalina Rianti, Marlia Sahid Sahid Said Hambali Takhir Sarramadani Sharnuke Asrilsyak SIDIK SIREGAR, FAJAR Sinaga, Ribka Adelina Siska Yulia Defitri Sukmawati Sukmawati Sulaiman Zhiddiq, Sulaiman Supriadi Supriadi Surahmawati Surahmawati, Surahmawati Suriati, Suriati Susilo, Aliyah Syarfaini Syarfaini, Syarfaini Thamrin, Muhammad Alflirian Uswatun Hasanah Utami A, Widyanti Wahab, Iswan Wahyuddin, Nur Rahmah Wildansyah lubis, Wildansyah Winara Winara Yuslikha, Futihat Rizki Yusni Yusni Zakiyah, Andi Mawaddah Zulkarnain Zulkarnain