Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Wacana Kritis Terhadap Dokumen Homologasi Pkpu Garuda Indonesia Vindrariatno, Diaz; Yanti, Dewi; Hizbullah, Nur
GERAM Vol. 14 No. 1 (2026): GERAM (Gerakan Aktif Menulis)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2026.27338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana bahasa hukum dalam dokumen Homologasi PKPU Garuda Indonesia mencerminkan posisi ideologis dan relasi kekuasaan yang mendasarinya, dan bagaimana wacana tersebut berkontribusi pada normalisasi dan legitimasi kebijakan restrukturisasi utang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengintegrasikan kerangka Analisis Wacana Kritis Fairclough (1992, 1995) dalam menganalisis teks hukum. Data primer terdiri dari putusan pengadilan homologasi PKPU yang melibatkan Garuda Indonesia yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Analisis dilakukan melalui tiga dimensi yang saling terkait—analisis tekstual, praktik diskursif, dan praktik sosial—dengan perhatian khusus pada strategi linguistik seperti modalitas, pasivisasi, nominalisasi, dan penggunaan kata kerja legitimasi. Temuan menunjukkan bahwa dokumen Homologasi PKPU didominasi oleh modalitas epistemik institusional, yang membangun kepastian hukum sebagai realitas yang tak terbantahkan dan final, di samping modalitas deontik yang mereproduksi relasi kekuasaan asimetris antara pengadilan dan pihak-pihak yang terlibat. Pasivisasi dan nominalisasi secara sistematis digunakan untuk menaturalisasi hasil hukum dan mengaburkan peran kelembagaan. Lebih jauh lagi, rasionalisasi berdasarkan keberlanjutan bisnis dan kepentingan ekonomi nasional berfungsi sebagai strategi utama untuk melegitimasi kebijakan penyelamatan korporasi. Studi ini menyimpulkan bahwa dokumen Homologasi PKPU berperan aktif dalam membangun realitas hukum, mendistribusikan tanggung jawab, dan memperkuat otoritas kelembagaan dalam praktik hukum kepailitan di Indonesia.
Co-Authors Afni, Vernia Nur Andriani, Ulan Anugrah, Rifqi Arya Arya, Arya Astrid, Astrid Azizah, Ummi Nasryatul Baehaqi Baihaqi, M. 'Azizan 'Azmani Bangun, Deby Regina Br. D.P, Karismayanti Denny, Agustinus Deti, Deti Dina Yunita, Dina Dwiana, Nidia Nur Fadhilah, Raihani Nur Fahira, Tasya Yasmin Fariza, Surya Tama Fathanah, Dinda Firman Firman Fitriana, Dina Hafifa, Nur Hafizi, M. Zainul Hikmah, Bintan Wahdatul Hosea Ringkat, Glenn Fernando Hotimah, Wiwin Husnul Hutabarat, Jelita Silvia Indradewa, Rhian Indriani Indriani, Kasil Sri Irwansyah Irwansyah Iskandari, Yuli Istikoma Istikoma Jawas, Effa Chalisah Liyushiana, Liyushiana Maharani, Agisti Mahdi, Agus Nur Manalu, Arie Afandi Marbun, Safira Septy Vani Matovani, Galuh Muhammad Khadry Muhammad Rizki Lubis Muhammad, Iman Nadlifuddin, Mohammad Ilham Napitupulu, Inda Triwana Ngatemin Nur Hizbullah Nurfatika, Lingga Ayu Salma nurhuda, zamzam Octariadi, Barry Ceasar Oktaviani, Diah Ayu Panjaitan, Ananda Pratiwi Prayogi, Budi Pujiati, Tri Puspitasari Puspitasari Putri, Annysa Gea Putri, Nafi’ Kharisma Rachmad Hidayat Rahmat Prayogi, Rahmat Rahmina, Faza Alya Ramadhan, Ikhlas Ramadhanita, Rizqa Rijal, Ibnu Rizkiyah, Putri Rosari, Dina Rosidah , Ani Roy , Dedi S, Repa Fajriyani Santika, Serly Sanusi Sanusi Saragih, Yoana Romauli Sarlini, Heti Savitri, Mersya Nurina Seran, Ary Setiawan Siahaan, Sonia Trifosa Sianipar, Christina Indriany Sibarani, Putra Adrian Sidik, Alpin Nur Siregar, Fitri Sitinjak, Septi Anggina SRI RAHAYU Sulla, Franklin Yohanes Suyatno Suyatno Tamami, Rahman Tawa, Tegar Putra Triadi, Rai Bagus Umaira, Putri Nabilah Vindrariatno, Diaz Virginia, Alfanny Widayanti, Erina Yasir Mubarok Yoganindhito, Dwi Adi Kusumo