p-Index From 2021 - 2026
5.837
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Maraji`: Jurnal Ilmu Keislaman JALIE: Journal of Applied Linguistics and Islamic Education JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI IZDIHAR Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Journal Multicultural of Islamic Education Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Al-Fusha : Arabic Language Education Journal Vocational : Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam INVENTION: Journal Research and Education Studies Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Asalibuna Journal of Education and Religious Studies YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Kilmatuna: Journal Of Arabic Education Borneo Journal of Language and Education MIYAH: Jurnal Studi Islam Community: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kartika: Jurnal Studi Keislaman Journal Of Arabic Language Studies And Teaching Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Empowering Humanity Muhibbul Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab ARKHAS: Journal of Arabic Language Teaching Jurnal Ilmiah Nusantara Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Edutrained : Jurnal Pendidikan dan Pelatihan Jurnal Pendidikan Indonesia PESHUM Lughawiyyat: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Funun Arabiyyah: Journal of Arabic Education and Literature Ukazh: Journal of Arabic Studies Soko Guru: Jurnal Ilmu Pendidikan Mumtaza: Journal of Arabic Teaching, Linguistic and Literature TADRIS AL-ARABIYAT: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa Arab
Claim Missing Document
Check
Articles

PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN PESANTREN Mohammad Makinuddin
MIYAH : Jurnal Studi Islam Vol. 15 No. 2 (2019)
Publisher : Institut Keislaman Abdullah Faqih Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.718 KB) | DOI: 10.33754/miyah.v15i2.175

Abstract

Abstrak: Pendidikan pesantren merupakan pendidikan yang unik,  dengan berbagai ragamnya, pesantren telah melakukan penjaminan mutu terhadap pendidikan yang diselenggarakan, meskipun secara formal belum didapati lembaga formal dari pemerintah melakukan penilaian atau akreditasi terhadap mutu pesantren. Dalam perkembangannya yang sangat dinamis, pesantren mela-hirkan berbagai macam tipologi dan karakteristik. Diantaranya adalah Pesantren Salaf, Pesantren Modern, Pesantren Al-Qur’an, Pesantren Agrobisnis, Pesantren Multikultural dan lain sebagainya. Di samping itu mutu pendidikan pesantren dapat dilihat dari berbagai pers-pektif, di antaranya Transenden Approach (Pendekatan Transenden), Product Based Approach (Pendekatan Berbasis Standar), User Based Approach (Pendekatan Berbasis Pengguna), Manufacturing Based Approach (Pendekatan Berbasis Manufaktur) dan Value Based Approach (Pendekatan Berbasis Nilai).Kata Kunci: Penjaminan mutu, Pendidikan, Pesantren
CHARACTER BUILDING DAN PENDIDIKAN ISLAM DI ERA NEW NORMAL Mohammad Makinuddin; Saeful Anam; Shoffiyah Shoffiyah
MIYAH : Jurnal Studi Islam Vol. 16 No. 1 (2020)
Publisher : Institut Keislaman Abdullah Faqih Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.794 KB) | DOI: 10.33754/miyah.v16i1.247

Abstract

Abstract: This article aims to describe how to build character in children in the new normal era. This article is conceptually written as a medium for providing information to educators, parents and people involved in the distance learning process (PJJ) that is currently being used. Online system learning has increased digital use considerably, so awareness of the negative effects of digital technology needs to be increased. Character building is expected to minimize the negative effects of digital. The formation of a generation with character is part of the aspired national education goals. In line with that, Islamic education also aims at building the morals (character) of all human beings. In addition, the presence of educators is also important in order to achieve this noble goal. Even though the pandemic limits the face-to-face space, educators must be present to continue their mission. Between educators, parents, and students, there must be synergy as part of efforts to build national character. The final hope is that Islamic education in the midst of digital flow will become the best defense and lead them to grow into a digital generation with quality (character).Keywords: Character Building, Islamic Education, New Normal
INTERNALISASI NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT DAN BERNEGARA Mohammad Makinuddin; Muhammad Fery Zhamroni; Lutfi Mariyatus Sha'adah
MIYAH : Jurnal Studi Islam Vol. 18 No. 1 (2022): JANUARI
Publisher : Institut Keislaman Abdullah Faqih Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.961 KB) | DOI: 10.33754/miyah.v18i1.464

Abstract

Abstract: Artiket ini mendeskripsikan tentang pentingnya internalisasi nilai moderasi dalam kehidupan bermasyarakat dan dan bernegara. Moderasi sebagai karakteristik Agama dan Islam secara khusus tidak bisa dilepaskan dari praktik-praktik kehidupan keseharian dalam interaksi sosial dan bernegara. Meski demikian masih didapati berbagai isu-isu keagamaan yang menyimpang dari nilai moderasi atau yang tidak cenderung berlebihan atau meremehkan, masih ditemukan tindakan dan ungkapan yang mengarah pada ekstrimisme dan bahkan terorisme. Hal itu dapat mereduksi nilai-nilai bermasyarakat dan bernegara. Diperlukan upaya-upaya strategis dalam menginternalisasi dan mengimplementasikan nilai-nilai moderasi di tengah kelangsungan kehidupan manusia. Indonesia merupakan salah satu negara yang menanamkan nilai-nilai moderat pada masyarakatnya melalui lima sila yang telah dikaitkan dengannya. Setidaknya internalisasi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara dapat diwujudkan dengan pencerahan karakteristik bergama yang sesungguhnya sebagaimana dalam nilai-nilai moderat, membentuk moralitas masyarakat yang moderat dan dengan melalui mengikuti jejak pemimpin, tokoh, atau lingkungan yang mengajarkan dan mendorong implementasi moderasi ditengah kehidupan bermasyarakat dan bernegara..Keyword: Internalization, Moderate, Society
MEMBANGUN MUTU PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Mohammad Makinuddin
MIYAH : Jurnal Studi Islam Vol. 19 No. 01 (2023): JANUARI
Publisher : Institut Keislaman Abdullah Faqih Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to identify the factors influencing the quality of Arabic language education and formulate effective recommendations and strategies to build a sustainable culture of quality in Arabic language learning. The research method used is a literature study, which involves searching for and analyzing relevant literature on Arabic language learning, factors influencing the quality of Arabic language education, and effective strategies and approaches in building a sustainable culture of quality. The recommended strategies for building a culture of quality in Arabic language learning include the following steps: firstly, formulating high standards of attitudes and behaviors for all members of the school; secondly, implementing a standard of excellent service within the school; thirdly, organizing competitions in Arabic language learning; fourthly, implementing a system of recognition and mentoring; and fifthly, enhancing the abilities of school members in Arabic language learning. Furthermore, efforts such as formulating learning standards, using varied approaches and methods, utilizing technology, project-based learning, authentic assessment, and teacher training can effectively enhance the quality of Arabic language education. The main objective is to actively engage and ensure the success of students in learning the Arabic language. By considering these factors and implementing the recommended strategies, it is hoped that Arabic language learning can achieve high and sustainable quality, as well as provide positive benefits to all stakeholders involved in the Arabic language learning process. Keywords: Quality Culture, Arabic Language Learning
PERAN GURU DINIYAH DALAM PEMBENTUKAN SIKAP MODERAT SISWA (Studi Kasus di Madrasah Diniyah Nurul Jannah Dsn. Rayung Ds. Turirejo Kec. Kedamean Gresik) Muhammad Syafiul umam; Mohammad Makinuddin
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 1 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Nusantara
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v1i5.2556

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang uraian penelitian terkait pembentukan sikap moderasi siswa Madrasah Diniyah Nurul Jannah tepatnya di Dsn Rayung Ds Turirejo Kec Kedamean Gresik melalui peran dan strategi Guru dalam kegiatan pembelajaran. Adapun hal yang melatarbelakangi adanya penelitian adalah karena Guru Madin disana telah berhasil menggiring opini masyarakat sekitar yang sebelumnya menganggap Madin hanyalah kegiatan yang kurang bermanfaat dan kurang baik, kini Guru Madin mampu membuktikan bahwa Pendidikan madin berkontribusi besar dalam pembentukan karakter siswa dan bahkan masyarakat sekitar, karena memang sebelumnya didesa sana dulu masih banyak dijumpai kegiatan-kegiatan anak muda yang kurang positif seperti mabuk-mabukan dan bahkan masyarakat sekitarpun masih terdapat berbagai penganut keyakinan atau aliran nenek moyang, aliran kapitayan misalnya. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi kasus sebagai pendeketanya yang menyajikan hasil penelitian yang deskriptif. Hasil deskriptif itu meliputi wawancara, hasil observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyajikan berbagai bentuk peranan Guru dalam pembentukan sikap moderat seperti Murabbi, Muaddib, Muallim, Mursyid dan Mudarris serta keteladanan seorang Guru dalam proses pembelajaran ataupun diluar proses pembelajaran. Adapun bentuk strategi yang digunakan adalah berupa persiapan materi yang mendalam dan mengelelolah kelas dengan metode-metode pembelajaran antara lain metode ceramah dan Tanya jawab.
MEWUJUDKAN ISLAM MODERAT MELALUI PENDIDIKAN AGAMA DI SMK HIDAYATUL MUBTADI'IEN BALEN BOJONEGORO AMIRUDDIN, AMIRUDDIN; MAKINUDDIN, MOHAMMAD
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v4i2.4146

Abstract

Millennial generations need to have a deeper understanding of religious moderation from an early age so that they develop polite attitudes, such as harmony, mutual respect, appreciation, and the willingness to accept differences. Therefore, the background of this thesis highlights the importance of internalizing the values of moderate Islam in Islamic Religious Education (PAI) at SMK Hidayatul Mubtadi'ien Balen Bojonegoro. The research questions addressed in this study are: 1) How is the process of internalizing the values of moderate Islam in PAI learning at SMK Hidayatul Mubtadi'ien Balen Bojonegoro? 2) What are the supporting and inhibiting factors for internalizing the values of moderate Islam in PAI learning at SMK Hidayatul Mubtadi'ien Balen Bojonegoro? 3) What are the implications of internalizing the values of moderate Islam in PAI learning at SMK Hidayatul Mubtadi'ien Balen Bojonegoro ? This research uses a descriptive qualitative approach, with data analysis employing Data Collection, Data Reduction, Data Display, and Conclusion Drawing/Verification, so that the data obtained will result in descriptive and natural data. The data collection techniques include interviews, observations, and documentation, while data validity is ensured through Credibility Testing, Transferability Testing, and Dependability Testing. The research findings show that: A) The process of internalizing the values of moderate Islam in PAI learning at SMK Hidayatul Mubtadi'ien Balen Bojonegoro includes the stages of Value Transformation, Value Transaction, and Transinternalization. B) The supporting and inhibiting factors for internalizing the values of moderate Islam in PAI learning at SMK Hidayatul Mubtadi'ien Balen Bojonegoro are as follows: a) Supporting factors include: high commitment from human resources and adequate facilities, active extracurricular activities, and competent educators. b) Inhibiting factors include: the influence of social media and the lack of literacy materials. C) The implications of internalizing the values of moderate Islam in PAI learning at SMK Hidayatul Mubtadi'ien Balen Bojonegoro include: obedience, respect for others, closeness with friends and teachers, and social care. ABSTRAKGenerasi milenial perlu memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang moderasi beragama sejak dini agar mereka memiliki sikap santun, seperti kerukunan, saling menghormati, menghargai, dan mau menerima perbedaan. oleh karena itu latar belakang artikel ini mengemukakan pentingnya internalisasi nilai-nilai ajaran Islam moderat dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Hidayatul Mubtadi'ien Balen Bojonegoro. Adapun permasalahan yang dikaji adalah: 1). Bagaimana proses internalisasi nilai-nilai Islam moderat dalam pembelajaran PAI di SMK Hidayatul Mubtadi'ien Balen Bojonegoro? 2). Apa saja faktor pendukung dan penghambat internalisasi nilai-nilai islam moderat dalam pembelajaran PAI di SMK Hidayatul Mubtadi'ien Balen Bojonegoro? 3). Bagaimana implikasi dari internalisasi nilai-nilai islam moderat dalam pembelajaran PAI di SMK Hidayatul Mubtadi'ien Balen Bojonegoro? Penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif Deskriptif, dengan analisis data menggunakan Data Collection, Data Reduction, Data Display, Conclusion Drawing/Verification, sehingga data-data yang diperoleh akan menghasilkan data-data deskriptif yang bersifat alamiah, adapun teknik pengumpulan data nya menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi, untuk keabsahan data menggunakan Uji Kredibilitas, Pengujian Transferability, Pengujian Dependability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; A). Proses Internalisasi Nilai-Nilai Islam Moderat Dalam Pembelajaran PAI di SMK Hidayatul Mubtadi’ien Balen Bojonegoro yakni Tahap Transformasi Nilai, Tahap Transaksi Nilai, Tahap Transinternalisasi. B). Faktor pendukung dan penghambat Internalisasi Nilai-Nilai Islam Moderat Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Hidayatul Mubtadi'ien Balen Bojonegoro a). Faktor Pendukung diantaranya: Komitmen yang tinggi dari SDM dan fasilitas yang memadai, Adanya kegiatan ekstrakurikuler yang aktif, Pendidik yang kompeten. b). Faktor penghambat diantaranya: Faktor media sosial, Kurangnya Bahan Literasi. C). Implikasi Internalisasi Nilai-Nilai Islam Moderat dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Hidayatul Mubtadi’ien Balen Bojonegoro. Yakni Taat, Menghormati orang lain, Keakraban dengan teman dan guru, Kepedulian sosial.
OPTIMIZING THE UNDERSTANDING OF FIQH MUAMALAH THROUGH COUNSELING ASSISTANCE FOR MOSQUE CONGREGATIONS IN GRESIK Majduddin, Mohammad; Najib, Muhammad; Makinuddin, Mohammad; Syani Amrulloh, Friendis; Andleeb, Naima
EMPOWERING HUMANITY Vol. 3 No. 1 (2025): Current Issues 5
Publisher : SMARTINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58765/emhum.v3i1.254

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of mosque congregant assistance in optimizing the understanding of fiqh muamalah in the Gresik Regency. The researcher employs a social action research design through in-depth interviews, participatory observation, and documentation of counseling activities. The findings indicate that continuous guidance through counseling significantly enhances congregants’ understanding of fundamental fiqh muamalah concepts, such as sales transactions, debt obligations, and zakat practices. Participants demonstrate increased comprehension and application of these principles daily, reflecting a deeper understanding of Islamic economic ethics. Although the results are positive, several challenges arise, including time constraints, limited access to easily comprehensible literature, and varying levels of participant motivation. This article recommends developing a more structured and inclusive counseling program using digital technology to support independent learning and expand accessibility. Therefore, collaboration between religious leaders, local governments, and Islamic educational institutions is essential to ensure the program’s sustainability and long-term impact. By integrating these strategies, fiqh muamalah can be a solid foundation for building a just and prosperous society in line with Islamic principles. This study provides valuable insights into community-based religious education and its role in promoting ethical economic practices
Bullying dalam Perspektif Al-Qur’an: Analisis Nilai-Nilai Qur’ani sebagai Solusi Preventif dan Kuratif Sholikhah, Novita Zaidatus; Makinuddin, Mohammad
JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi Vol 24 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : LP2M STAI Miftahul 'Ula (STAIM) Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/lentera.v24i2.1700

Abstract

Bullying is a deviant behavior that frequently occurs in various social settings, particularly among students and adolescents. This behavior includes verbal, physical, and psychological abuse that can have long-term negative impacts on its victims. This study aims to examine the phenomenon of bullying and offer solutions based on the values contained in the Qur’an. The research adopts a qualitative method with a library research approach. Primary data sources include verses of the Qur’an related to the prohibition of harming others, the importance of noble character, and the exhortation to uphold justice and benevolence. Secondary data are obtained from classical and contemporary Qur’anic exegesis, literature on bullying, and relevant scholarly articles. The findings indicate that the Qur’an firmly condemns all forms of injustice and violence against fellow human beings. Moreover, it promotes values such as empathy, compassion, justice, and social responsibility as fundamental principles for both preventing and addressing bullying. Integrating Qur’anic values into character education is expected to foster the development of a healthier and more harmonious social environment
Implementation of the Living Qur'an Model in Islamic Religious Education Learning at MTsN 1 Kendari City Maulana, Muhamad Ivan Rizki; Makinuddin, Mohammad
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 10, No 2 (2025): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v10i2.8688

Abstract

abstractThis study aims to describe and analyze the implementation of the Living Qur’an model in Islamic Religious Education (PAI) learning at MTsN 1 Kota Kendari. A qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and then analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The results show that the Living Qur’an model at MTsN 1 Kendari is implemented through daily Qur’an reading routines, Qur’an memorization programs (tahfiz), and the integration of Qur’anic values into both the learning process and school life. This model has been effective in increasing students’ interest in learning, enhancing their appreciation of Islamic values, and shaping their religious character. The findings indicate that the Living Qur’an model is not only effective in teaching Islamic Religious Education content but also plays a vital role in the contextual and practical internalization of spiritual values. This study recommends that similar models be adapted by other educational institutions as a strategy to strengthen Qur’an-based character education.Keywords: Living Qur’an, Islamic Religious Education, value internalization, MTsN 1 Kendari
Pendidikan Islam Moderat dalam Kerangka Kurikulum Merdeka Mata Pelajaran PAI di Sekolah Islamic Qon Maknun, Mohammad Jauharul; Makinuddin, Mohammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26604

Abstract

Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan kepada lembaga pendidikan dalam menciptakan kurikulum yang kontekstual dan relevan. Sekolah-sekolah di Indonesia bebas untuk membuat sumber daya pendidikan berdasarkan kebutuhan siswa, terutama yang terkait dengan pendidikan Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana SMK Islam Qon GKB Gresik telah menerapkan pendidikan Islam moderat dalam topik PAI dalam parameter Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi, wawancara mendalam, dan observasi. Model interaktif Miles dan Huberman digunakan untuk melakukan analisis data deskriptif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi beragama seperti toleransi, keseimbangan (tawassuth), dan keterbukaan terhadap perbedaan diintegrasikan ke dalam pembelajaran PAI di SMK Islam Qon GKB Gresik dalam rangka melaksanakan pendidikan Islam moderat. Lebih jauh, metodologi pembelajaran bersifat inklusif, berbasis percakapan, dan menempatkan penekanan kuat pada kontekstualisasi ajaran Islam. Siswa mampu memahami ajaran Islam secara lebih luas dan proporsional tanpa kehilangan inti keagamaannya.