p-Index From 2021 - 2026
5.837
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Maraji`: Jurnal Ilmu Keislaman JALIE: Journal of Applied Linguistics and Islamic Education JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI IZDIHAR Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Journal Multicultural of Islamic Education Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Al-Fusha : Arabic Language Education Journal Vocational : Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam INVENTION: Journal Research and Education Studies Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Asalibuna Journal of Education and Religious Studies YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Kilmatuna: Journal Of Arabic Education Borneo Journal of Language and Education MIYAH: Jurnal Studi Islam Community: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kartika: Jurnal Studi Keislaman Journal Of Arabic Language Studies And Teaching Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Empowering Humanity Muhibbul Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab ARKHAS: Journal of Arabic Language Teaching Jurnal Ilmiah Nusantara Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Edutrained : Jurnal Pendidikan dan Pelatihan Jurnal Pendidikan Indonesia PESHUM Lughawiyyat: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Funun Arabiyyah: Journal of Arabic Education and Literature Ukazh: Journal of Arabic Studies Soko Guru: Jurnal Ilmu Pendidikan Mumtaza: Journal of Arabic Teaching, Linguistic and Literature TADRIS AL-ARABIYAT: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa Arab
Claim Missing Document
Check
Articles

Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Moderat Melalui Budaya Lokal di Desa Talang Suko Lailatul Afiyah; Mohammad Makinuddin
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i2.991

Abstract

Fenomena antar warga yang tidak rukun antara kaum lintas agama telah terjadi dibeberapa daerah, sedangkan pada Desa Talang suko masyarakatnya bisa saling berdampingan hal ini menjadikan dasar untuk mengambil judul Internalisasi Pendidikan Islam moderat melalui budaya lokal di Desa Talang suko. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Proses Internalisasi pendidikan islam moderat melalui budaya lokal di Desa Talang suko. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, informan penelitian adalah Masyarakat muslim, Non muslim dan Pemerintahan daerah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara, teknik analisa data berupa kondensasi data dan Penyajian data. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa proses Internalisasi pendidikan Islam moderat melalui budaya lokal terjadi dalam 3 tahapan yakni; tahapan pertama adalah transformasi nilai, proses ini terlihat pada saat doa bersama dan gotong royong, tahap kedua adalah transaksi nilai, proses ini terlihat saat adanya pengajian atau diskusi yang lainnya. tahapan ketiga adalah transinternalisasi, Proses ini terlihat saat warga muslim dapat berdampingan dan saling tolong menolong dengan kaum non muslim. Sehingga dengan adanya internalisasi pendidikan islam moderat melalui budaya lokal dapat mencetak masyarakat yang harmonis.
Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Kurikulum Pesantren Pada Anak Berkebutuhan Khusus Gifted di Pondok Pesantren Salafiyyah Nurul Ulum Gresik Putri Rizkiyah Amanah; Mohammad Makinuddin
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i2.1136

Abstract

Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam pengembangan pendidikan agama Islam di Indonesia. Bagi anak berbakat (gifted), integrasi pendidikan agama Islam dalam kurikulum pesantren memerlukan pendekatan yang adaptif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendidikan agama Islam berbasis kurikulum pesantren bagi anak gifted di Pondok Pesantren Salafiyyah Nurul Ulum Gresik serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi pendidik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran agama di pesantren masih berorientasi pada pendekatan umum tanpa diferensiasi untuk anak gifted. Guru belum memiliki pelatihan khusus dalam menghadapi kebutuhan belajar mereka, dan fasilitas pendukung juga terbatas. Akibatnya, potensi akademik anak gifted belum sepenuhnya tersalurkan. Namun demikian, lingkungan pesantren tetap memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan spiritual, empati, dan tanggung jawab sosial anak. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum adaptif, pelatihan guru, dan penyediaan sarana pendukung untuk mengoptimalkan potensi anak gifted di lingkungan pesantren
Implementasi Manajemen Pendidikan karakter ( Studi Multi Situs di MI Bahrul Ulum Menganti dan MINU Trate Gresik): Penelitian Afrilia Nuril Faiqoh; Mohammad Makinuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi manajemen pendidikan karakter di dua lembaga pendidikan dasar Islam, yakni MI Bahrul Ulum Menganti dan MINU Trate Gresik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi multi situs, penelitian ini menggali bagaimana perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pendidikan karakter diterapkan dalam konteks masing-masing madrasah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua madrasah memiliki strategi manajerial yang berbeda namun tetap berorientasi pada nilai-nilai karakter keislaman dan kebangsaan. Faktor kunci keberhasilan implementasi pendidikan karakter di antaranya adalah komitmen pimpinan, keterlibatan guru, serta dukungan lingkungan sekolah dan orang tua. Kendala yang dihadapi mencakup keterbatasan sumber daya, resistensi sebagian siswa, dan kesenjangan antara nilai yang diajarkan dan realitas sosial. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya sinergi antara kepala sekolah, guru, dan masyarakat dalam penguatan manajemen pendidikan karakter yang berkelanjutan dan kontekstual.
Pendampingan dan Pelatihan di Pondok Pesantren dalam Upaya Meningkatkan Kompetensi Terjemah Melalui Pembelajaran Aktif Makinuddin, Mohammad; Amrulloh, Friendis Syani; Haq, Muhammad A'inul; Alawy, Muhammad
Community: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2025): Penelitian Tindakan Berbasis Pengembangan Masyarakat
Publisher : Academia Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57060/community.ph7fz716

Abstract

This community service project focuses on enhancing translation competence through active learning at Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Gresik. The main objective was to improve the translation skills of santri by engaging them in participatory and collaborative learning processes. The research employed a participatory action research (PAR) approach, involving close collaboration between the research team, educators, and santri as active subjects. Activities included interactive translation practice, group discussions, and continuous mentoring to foster better understanding and application of translation techniques. The project successfully increased technical translation skills, motivation, and critical learning attitudes among santri. Furthermore, it led to the emergence of self-managed learning groups and local leaders, indicating a social transformation towards a more independent and adaptive learning culture within the pesantren. This model demonstrates the effectiveness of integrating active learning and community empowerment to achieve sustainable educational improvements in pesantren contexts. Recommendations include institutionalizing active learning methods and strengthening local facilitators to maintain and expand the program’s impact.
Interferensi Bahasa Indonesia dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Pondok Pesantren Fathul Hidayah Pangean Lamongan Mohammad Makinuddin
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : PT. ALHAFI BERKAH INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62007/joupi.v3i1.535

Abstract

This research aims to examine the forms of Indonesian language interference in Arabic language learning at Pondok Pesantren Fathul Hidayah Pangean Lamongan, the contributing factors, and to formulate effective learning solutions to address such interference. The method used is qualitative with a case study approach through observation, interviews, and documentation over six months. The results indicate that interference occurs in phonological, morphological, syntactic, and lexical aspects, affecting students' Arabic language proficiency. The factors causing interference include the habitual use of Indonesian in daily life, limited Arabic vocabulary, differences in Indonesian dialects among students, and a learning environment that does not sufficiently support intensive Arabic usage. The proposed solutions involve implementing communicative and contextual learning methods with active Arabic speaking and writing exercises, corrective strategies, and the use of interactive learning media and language technology. The implication of this research is the importance of developing Arabic language learning methods that can reduce interference to effectively and sustainably enhance Arabic language competence in pesantren.
Membangun Kesadaran Masyarakat Pesantren dalam Berpartisipasi pada Pengabdian Pembelajaran Bahasa Arab Mohammad Makinuddin; Muhammad A'inul Haq; Friendis Syani Amrulloh
Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025): Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Gresik sangat strategis dilakukan mengingat posisi bahasa Arab sebagai bahasa ilmu keislaman yang menjadi dasar pemahaman kitab kuning dan literasi agama. Namun, rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat pesantren dalam mendukung pembelajaran bahasa Arab menjadi hambatan utama yang mempengaruhi efektivitas dan keberlanjutan program pengabdian. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode partisipatif meliputi pengamatan langsung, diskusi kelompok, dan pelatihan untuk meningkatkan peran serta aktif masyarakat pesantren dalam pembelajaran bahasa Arab. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran dan motivasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran bahasa Arab, yang berpengaruh positif pada kualitas dan keberlanjutan pembelajaran. Program ini berhasil membangun lingkungan belajar yang komunikatif dan mendukung pengembangan budaya literasi bahasa Arab secara terpadu di pesantren. Dengan demikian, hasil pengabdian ini tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa Arab, tetapi juga memperkuat kemandirian serta peran sosial masyarakat pesantren secara berkelanjutan.
Strategi Komunikasi Kontekstual dalam Pengajaran Keterampilan Berbicara Bahasa Arab Pesantren Tradisional: Studi Kasus di Pondok Pesantren Mamba’us Sholihin Gresik Haq, Muhammad A’inul; Makinuddin, Mohammad; Amrulloh, Friendis Syani
Journal of Arabic Language Studies and Teaching Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025 / نوفمبر ٢٠٢٥
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jalsat.2025.5.2.198-207

Abstract

This study examines the implementation of contextualised communication strategies, grounded in Communicative Language Teaching (CLT), for teaching Arabic speaking in a Salafi pesantren, with a focus on Mamba’us Sholihin. Using a critical ethnographic case study, data were gathered through 120 hours of participant observation across classrooms, religious activities, and dormitories, as well as in-depth interviews with eight teachers and fifteen students, within its unique daily educational ecosystem. Findings show: (1) The pesantren’s CLT implementation entails complex negotiation with Salafi cultural values, integrating Arabic into religious practices, and relying on teachers and the kyais as essential socio-cultural mediators. (2) The hierarchical structure of the pesantren constrains open critical expression, necessitating cautious pedagogical adaptation. The study concludes that effective CLT in this context hinges on continual negotiation and adaptation to local values, and recommends developing a systematic, “glocalized” pedagogical framework that aligns CLT principles with the cultural and religious ethos of the Salafi Pesantren Mamba’us Sholihin.
Pengaruh Short Video Terhadap Peningkatan Maharah Qira’ah Siswa Kelas X MA Abu Darrin Bojonegoro Mohammad Makinuddin; Asmaa Rosyida
TADARUS Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v14i2.29205

Abstract

This research is motivated by the low Arabic text reading skills (maharah qira'ah) among 10th-grade students at Madrasah Aliyah Abu Darrin Sumbertelaseh Dander Bojonegoro, which is caused by the use of conventional learning methods that are less engaging. This study aims to analyze the effectiveness of using short videos in improving maharah qira'ah, particularly in reading Arabic texts correctly, including pronunciation and content comprehension. The study employed a quasi-experimental design with two groups: 30 students from class X-5 as the experimental group, who received short video-based learning, and 30 students from class X-6 as the control group, who used conventional methods. Data collection instruments included pre-test and post-test assessments of reading skills, which had undergone expert validation and reliability testing. Data were analyzed using descriptive statistical tests and t-tests with SPSS version 30. The results showed that learning with short videos had a significant impact on improving maharah qira'ah, as evidenced by a t-test value exceeding the significance threshold and a large effect size (Cohen’s d) of 0.804. The use of short videos significantly contributed to enhancing students' maharah qira'ah by enriching the learning process through engaging audiovisual elements, increasing motivation, and improving focus. With visual imagery, clear audio, and relevant contexts, short videos facilitated the understanding of Arabic texts and proved more effective than conventional methods. These findings confirm short videos as an innovative alternative learning medium that aligns with the needs of today's students, opening opportunities for the development of more creative and adaptive Arabic language learning methods in the future.
Integration of Semantic Approaches in Arabic Mufradat Learning at Pesantren Mamba'ul Ulum Turen Malang Makinuddin, Mohammad; Rosyida, Asmaa
Funun Arabiyyah: Journal of Arabic Education and Literature Vol. 1 No. 3 (2025): Funun Arabiyyah: Journal of Arabic Education and Literature
Publisher : Yayasan Mutiara Hati Moeslem

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64131/fununarabiyyah.v2i1.38

Abstract

This study explores the integration of semantic approaches in teaching Arabic vocabulary (mufradat) at Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum Turen Malang, aiming to enhance students’ understanding of word meanings within contextual and cultural frameworks. Employing a qualitative phenomenological method, data were collected through in-depth interviews, participant observations, and documentation involving students and teachers. Findings reveal that semantic approaches improve students’ comprehension by linking words to real-life contexts and cultural values, fostering a deeper and more meaningful acquisition beyond rote memorization. Despite challenges such as ambiguous word meanings, limited learning resources, and varying teacher competencies, the approach effectively enriches lexical and grammatical knowledge and strengthens communication skills in religious and social settings. Unique teaching practices incorporating authentic religious texts and collaborative semantic analysis further support this integration. Moreover, cultural meanings embedded in vocabulary connect language learning to the students’ social and religious identity, highlighting the importance of culturally responsive pedagogy. This research concludes that semantic-based teaching not only enhances language competence but also nurtures critical thinking and spiritual development, providing a comprehensive model for Arabic language education in pesantren contexts.
Pembangunan Lingkungan Bahasa Arab Aktif Berbasis Komunitas  di Pesantren Modern Fathul Majid Kasiman Bojonegoro Makinuddin, Mohammad
Ukazh : Journal of Arabic Studies Vol. 6 No. 3 (2025): Ukazh : Journal of Arabic Studies, September 2025
Publisher : Institut Muslim Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/ukazh.v6i3.5

Abstract

This study is motivated by the importance of developing an active Arabic language environment in pesantren as an effective and sustainable effort to improve students’ oral and written communication skills. The purpose of this research is to reveal a strategic model for building an active Arabic language environment based on community at Pesantren Modern Fathul Majid Kasiman Bojonegoro and to analyze the challenges faced in its implementation. The method used is qualitative research with data collected through in-depth interviews, systematic observations, and document studies, which are then thematically analyzed using the Community Language Learning approach and second language acquisition theory. The results show that the active language environment model, which includes tiered programs, peer mentoring, and thematic activities, effectively shapes a language habitus and enhances students’ motivation and skills. The main obstacles include limited supporting facilities and the diverse backgrounds of students affecting language adaptation. The novelty of this study lies in the integration of community management and collaborative approaches to develop a holistic and adaptive language ecosystem responsive to the needs of today’s learners, with the implication that it can serve as a model for similar educational institutions in sustainably developing second language acquisition.