Lestari, Ririn Hunafa
Institut Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Siliwangi, Cimahi

Published : 44 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

MEDIA KOLASE DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS PADA ANAK KELOMPOK B Eli Rosmawati; Agus Sumitra; Ririn Hunafa Lestari
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 Nomor 5, September 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i5.12190

Abstract

This research is backed by the fact in the field that early childhood independence group B Kober Muawanatussibyan is still low because children in doing daily habituation, some children look not independent due to the selection of learning methods applied monotonously so that they have not been able to provide freedom and opportunity in developing children's independence with simple according to the needs of children. The task-giving method is one of the learning methods chosen in this study. Therefore, this study aims to describe the scenario and implementation of the method of assigning tasks to early childhood independence. This study used qualitative descriptive methods with the study subjects of group B Kober Muawanatussibyan children numbering 12 people. Data collection using interview instruments, observation sheets, and documentation. Data is analyzed through data reduction, data display, and verification or withdrawal of conclusions. This study shows the results that children's independence develops very well after the method of assigning tasks during the study is carried out based on the learning planning compiled. The method of assigning tasks is a fun activity for children so that children are able to be confident, responsible, and do tasks until they are completed as a form of child independence.Penelitian ini dilator belakangi oleh fakta di lapangan bahwa kemandirian anak usia dini kelompok B Kober Muawanatussibyan masih rendah dikarenakan anak dalam mengerjakan pembiasaan sehari-hari, sebagian anak terlihat belum mandiri disebabkan pemilihan metode pembelajaran yang diterapkan monoton sehingga belum mampu memberikan kebebasan dan kesempatan dalam mengembangkan kemandirian anak dengan yang sederhana sesuai dengan kebutuhan anak. Metode pemberian tugas merupakan salah satu metode pembelajaran yang dipilih dalam penelitian ini. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan skenario dan implementasidari metode pemberian tugas terhadap kemandirian anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian anak kelompok B Kober Muawanatussibyanyang berjumlah 12 orang. Pengumpulan data menggunakan instrumen wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, display data dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukan hasil bahwa kemandirian anak berkembang sangat baik setelah dilakukan metode pemberian tugas selama penelitian dilakukan berdasarkan perencanaan pembelajaran yang disusun. Metode pemberian tugas merupakan kegiatan yang menyenangkan bagi anak sehingga anak mampu percaya diri, bertanggung jawab, dan mengerjakan tugas sampai selesai sebagai bentuk kemandirian anak. 
MEDIA CELEMEK HURUF: MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KEAKSARAAN PADA ANAK KELOMPOK B Astrian Puput Weryhati; Ririn Hunafa Lestari
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 Nomor 6, November 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i6.12625

Abstract

This research is motivated by the lack of ability to recognize literacy such as sorting, and arranging syllables and syllables into a sentence, it can be seen that students feel less confident in reading and writing due to unattractive learning media. One of the learning media for introducing literacy through fun activities is a letter apron. The purpose of this study was to apply the letter apron media, in improving the literacy skills of students. The method used in this research is descriptive qualitative. The research subjects were Group B, which consisted of 10 students. Data collection was obtained through observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used was data reduction and presentation and conclusion. The results showed that learning in applying the media aprons letters could improve literacy in group B. The initial literacy abilities of students who were already good were 2 out of 10 students, after participating in the activity increased by 6 students who developed as expected and began to develop 2 students. as well as students and those who have not developed 2 students on the final results of literacy observations.Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kemampuan mengenal keaksaraan seperti mengurutkan, menyusun suku kata dan suku kata menjadi sebuah kalimat, hal ini terlihat peserta didik merasa kurang percaya diri dalam membaca dan menulis dikarenakan media pembelajaran yang kurang menarik. Salah satu media pembelajaran dalam mengenalkan keaksaraan melalui kegiatan yang menyenangkan yaitu celemek huruf. Tujuan penelitian ini untuk menerapkan media celemek huruf, dalam meningkatan kemampuan keaksaraan peserta didik. Metode yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah Kelompok B yang berjumlah 10 peserta didik. Pengumpulan data di peroleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data dan penyajian serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dalam menerapkan media celemek huruf dapat meningkatkan keaksaraan pada kelompok B. Kemampuan keaksaraan awal peserta didik yang sudah baik sebanyak 2 dari 10 peserta didik, setelah mengikuti kegiatan meningkat sebanyak 6 peserta didik yang berkembang sesuai harapan serta mulai berkembang 2 peserta didik dan yang belum berkembang 2 peserta didik pada hasil akhir observasi kemampuan keaksaraan.
PENERAPAN MEDIA TEKNOLOGI INFORMASI DAN TEKNOLOGI (TIK) DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA PADA PEMBELAJARAN DARING Wida Ningsih; Agus Sumitra; Ririn Hunafa Lestari
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 Nomor 1, Januari 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v6i1.13773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan skenario dan implementasi dari penerapan media Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam mengembangkan kecerdasan logika matematika melalui pembelajaran daring pada anak usia dini. Pengembangan kecerdasan logika matematika anak penting untuk dikembangkan karena kecerdasan ini berkenaan dengan kemampuan anak dalam mengenal dan memahami simbol-simbol dan angka-angka. Salah satu media yang dapat diterapkan dalam mengembangkan kecerdasan logika matematika adalah dengan media TIK. Media TIK dirasa sangat penting dalam menunjang proses pembelajaran daring saat ini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian anak Kelompok B Kober Asy-syifa yang berjumlah 12 orang anak. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan wawancara. Analisis data berupa aktivi- tas reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan data hasil penelitian ini menunjukan kecerdasan logika matematika anak berkembang dengan baik setelah diterapkannya media TIK melalui pembelajaran daring. Hasil tersebut memberikan implikasi bahwa penerapan media TIK dapat mengembangkan kecerdasan logika matematika anak.This study aims to describe the scenario and implementation of the application of Informatio- nand Communication Technology (ICT) media in developing mathematical logic intelligence through online learning in early childhood. The development of children's mathematical logic intelligence is important to develop because this intelligence is related to the child's ability to recognize and understand symbols and numbers. One of the media that can be applied in devel- oping mathematical logic intelligence is ICT media. ICT media is considered very important in supporting the current online learning process. The research method used in this study is a qual- itative descriptive method with 12 children as the subject of Group B Kober Asy-Syifa. Data were collected through observation sheets, interview instruments and documentation. Data analysis is in the form of data reduction activities, data display and drawing conclusions. Based on the data from this study, it shows that children's mathematical logic intelligence develops well after the implementation of ICT media through online learning. These results imply that the application of ICT media can develop children's mathematical logical intelligence.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SENI TARI TRADISIONAL DALAM MENGEMBANGKAN KE-MAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK PADA PEMBELAJARAN DARING Iis Istiqomah; Agus Sumitra; Ririn Hunafa Lestari; Dewi Salfitri Elshap
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 Nomor 1, Januari 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v6i1.14602

Abstract

This research is motivated by the fact in the field that the gross motor skills of early childhood group B PAUD Setia Mandiri are still low due to the selection of learning methods that are less interesting and less varied during online learning. The traditional dance method is the chosen learning method to develop children's gross motor skills in online learning. Therefore, this study aims to describe scenarios and the implementation of traditional dance methods on the gross motor skills of early childhood in online learning. This study uses a qualitative descriptive research method with the research subjects of group B children at Setia Mandiri PAUD, totaling 10 people. Collecting data using interview instruments, observation sheets, and documentation. Data were analyzed through data reduction, data display, and verification or concluding. This study shows the results that children's gross motor skills develop very well after the dance method is carried out for eight meetings according to the learning scenario when online learning is carried out. With traditional dance art performed online, learning activities become fun for children so that children can express their bodies according to the dances that are applied to the learning process.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta di lapangan bahwa kemampuan motorik kasar anak usia dini kelompok B Pos PAUD Setia Mandiri masih rendah dikarenakan pemilihan metode pembelajaran yang kurang menarik dan kurang bervariasi selama pembelajaran dilakukan dalam jaringan (daring). Melalui metode seni tari tradisional sebagai metode pembelajaran yang dipilih untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar anak pada pembelajaran daring. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan skenario dan implementasidari metode seni tari tradisional terhadap kemampuan motorik kasar anak usia dini dalam pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian anak kelompok B Pos PAUD Setia Mandiri  yang berjumlah 10 orang. Pengumpulan data menggunakan instrumen wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, display data dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukan hasil bahwa kemampuan motorik kasar anak berkembang sangat baik setelah dilakukan metode seni tari selama delapan kali pertemuan sesuai dengan skenario pembelajaran disaat pembelajaran daring dilaksanakan. Dengan seni tari  tradisonal yang dilakukan secara daring, kegiatan pembelajaran menjadi menyenangkan bagi anak nak sehingga anak mampu mengekspresikan tubuhnya sesuai dengan tarian yang diterapkan pada proses pembelajaran. 
MEDIA BERBASIS TIK SEBAGAI MEDIA PENGGANTI REALITAS PADA PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI DI MASA PANDEMI COVID-19 Ririn Hunafa Lestari; Sharina Munggaraning Westhisi; Ghina Wulansuci
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 8 No 1 (2023): JANUARI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.8.1.26-34

Abstract

Dengan mewabahnya penyakit yang disebabkan oleh virus corona-19, mengakibatkan dampak terhadap sistem pendidikan yang dilaksanakan secara tatap muka beralih menjadi pembelajaran dari rumah. Hal tersebut berdampak pada proses pembelajaran salah satunya pemanfaatan media pembelajaran khususnya pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini yang memerlukan pembelajaran yang bersifat hands on experience. Maka dari itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media TIK sebagai media pembelajaran yang bersifat nyata arau real pada saat pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian fenomenologi berdasarkan hasil wawancara kepada guru PAUD sebagai teknik pengumpulan data dengan teknik analisis data grounded theory. Untuk menguji keabsahan data, penelitian ini menggunakan triagulasi sumber untuk membandingkan pengalaman pendidik PAUD terhadap media digital sebagai media pembelajaran yang digunakan selama pandemi covid-19. Setelah diperoleh data wawancara, data dianalisis dengan teknik analisis grounded theory. Berdasarkan hasil coding yang diperoleh sebanyak 26 yang disimpulkan bahwa media pembelajaran TIK sebagai media pengganti realitas dimasa pandemi Covid-19 menjadi salah satu solusi guru dalam mentransformasikan pengetahuan yang dibuat dalam bentuk menarik dan konkrit ketika anak belajar di rumah
IMPLEMENTASI PERMAINAN PERMATA TERSEMBUNYI PADA KETERAMPILAN BERBAHASA LISAN ANAK USIA DINI DENGAN SISTEM PEMBELAJARAN DARING Dwi Retnaningsih; Ririn Hunafa Lestari
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v6i2.16281

Abstract

Anak mampu berbahasa lisan merupakan salah satu bagian dari tujuan pendidikan anak usia dini. Imlementasi keterampilan berbahasa lisan pada masa pandemi membutuhkan media yang menarik bagi anak, salah satunya yaitu penggunaan media permainan permata tersembunyi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang implementasi penerapan permainan permata tersembunyi pada keterampilan berbahasa lisan pada anak selama pembelajaran daring, respon guru dan anak serta kendala-kendala yang dialami oleh guru dan anak dalam implementasi permainan permata tersembunyi pada keterampilan berbahasa lisan selama pembelajaran daring. Metode yang digunakan ialah metode penelitian deskriptif dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru dan 17 anak kelompok B di paud Mutiaraku. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa selama pembelajaran daring, pemanfaatan media permainan permata tersembunyi dapat menstimulasi keterampilan berbahasa lisan pada anak dengan baik. Guru dan menunjukan respon baik dan antusias. Kendala-kendala yang dialami diantaranya kendala sinyal dan kuota, anak kurang mandiri dan guru kesulitan menilai perkembangan anak.Children are able to speak orally is one part of the goals of early childhood education. The implementation of oral language skills during Paandemic requires media that is attractive to children, one of which is the use of hidden gems game media. This study aims to analyze the implementation of the implementation of the hidden gem game on oral language skills in children during online learning, the responses of teachers and children as well as the difficulties experienced by teachers and children in implementing the hidden gem game on oral language skills during online learning. The method used is a descriptive research method with the research subject of school principals, teachers and group B 17 children at Mutiaraku Early Childhood Edu- cation. Data collection methods in this study include observation, interview and documentation techniques data analysis techniques using data reduction techniques, data presentation and drawing conclusions. Based on this study, it was found that during online learning, the use of hidden gem game media can stimulate children's oral language skills well. The teacher and showed a good and enthusiastic response. The difficulties experienced include signal and quota constraints, children are less independent and teachers have difficulty assessing children's development.
Merdeka curriculum: use of information and communication technology media in early childhood education Ririn Hunafa Lestari; Sharina Munggaraning Westhisi; Liza Bunga Aprilia
Tunas Siliwangi Vol 10 No 1 (2024): VOL 10 N0 1, APRIL 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ts.v10i1.4643

Abstract

This research aims to determine the use of ICT media in the independent curriculum in early childhood education. To find out this goal, a qualitative descriptive research method was used on the action plans of three professional teacher education students involving an independent curriculum and information and communication technology media based on the observation process and analyzed using grounded theory analysis. Based on the results of the research analysis, the results obtained show that an independent curriculum involves information and communication technology as a learning medium. This is based on the use of ICT in online learning. However, its use is not given directly to children but is regulated by the teacher in planning, implementing, and assessing learning, giving rise to a new approach that can be applied to early childhood education, namely the TPACK learning approach. The TPACK learning approach is a learning approach that involves teacher competence, technology, and learning materials.
Matematika anak usia dini: Analisis kegiatan berhitung terhadap standar pendidikan matematika NCTM Lestari, Ririn Hunafa; Aprianti, Ema; Hartini, Hartini
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol. 7 No. 1 (2024): Januari
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v7i1.21519

Abstract

Many academics and practitioners do research and teaching to develop early childhood numeracy skills by involving various learning elements such as teaching methods and learning media. The National Council of Teachers of Mathematics (NCTM) is the largest mathematics teacher organization in the world to explain mathematics education into two standards, namely content standards and process standards. Therefore, this research aims to examine numeracy activities against NCTM mathematics education standards. To discuss this objective, the research method used is a Systematic Literature Review (SLR) of 21 research articles which can be accessed on the Google Scholar website for the year 2022-2023. After the data was obtained, the data was analyzed using thematic data analysis. The research results show that learning elements which include teaching methods and learning media to introduce and develop numeracy skills in early childhood can be used to introduce and develop mathematical abilities in the NCTM mathematics education content standards, namely algebra, geometry, measurement data analysis, and probability.
Media Loose Part: Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Maryanti, Emay; Lestari, Ririn Hunafa; Azhar, Aghnia Farrassyania
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 4 (2024): Volume 7 Number 4, July 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bermain merupakan kegiatan yang menyenangkan, dan anak usia dini belajar melalui bermain. Salah satu kemampuan yang dapat dikembangkan dalam bermain adalah kemampuan fisik motoric salah satunya adalah kemampuan motoric halus. Kemampuan motorik halus dapat dikembangkan melalui kegiatan bermain dengan loose part sebagai media pembelajaran yang dapat digunakan untuk membantu meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Loose part sebagai media pembelajaran merupakan salah satu media yang dapat disusun, dirangkai, digabungkan, dipindahkan dan yang lainnya sesuai dengan keinginan dan kebutuhan anak.  Penelitian ini bertujuan untuk membantu peserta didik dalam meningkatkan kemampuan motorik halus dengan media loose part. Penelitian ini dilaksanakan di lembaga PAUD di kota Cimahi dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan subjek penelitan adalah anak  kelompok A dan guru. Analisis data yang digunakan adalah reduksi dan penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitan menunjukan bahwa pembelajaran menggunakan media loose part dapat meningkatkan kemampuan motoric halus di kelas kelompok A, bahwa kemampuan motoric awal peserta didik yang sudah baik sebanyak dua orang dari delapan orang peserta didik, setelah mengikuti kegiatan meningkat sebanyak tiga orang  menjadi lima orang peserta didik yang kemampuan motoriknya berkembang sesuai harapan pada hasil akhir  kemampuan motoric halus peserta didik. Playing is a fun activity, and young children learn through playing. One of the abilities that can be developed in playing is physical motor skills, one of which is fine motor skills. Fine motor skills can be developed through playing activities with loose parts as a learning medium that can be used to help improve children's fine motor skills. A loose part as a learning medium is a medium that can be arranged, assembled, combined, moved, and so on, according to the child's wishes and needs. This research aims to help students improve their fine motor skills using loose-part media. This research was carried out at an Early Childhood institution in the City of Cimahi using a qualitative descriptive research method. Data collection was obtained through observation, interviews, and documentation, with the research subjects being group A children and teachers. The data analysis used is data reduction and presentation, as well as conclusion. The results of the research show that learning using loose part media can improve fine motor skills in group A classes and that the initial motor skills of two students out of eight students were already good after taking part in the activity. The Students whose motor skills develop according to expectations for the final results of students' fine motor skills.
MEDIA BALOK ANGKA: PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN UNTUK ANAK USIA DINI Monikasari, Sonia; Sumitra, Agus; Lestari, Ririn Hunafa
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 6 No. 6 (2023): Volume 6 Number 6, November 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berhitung pada anak merupakan satu hal yang sangat penting, akan tetapi kegiatan berhitung kurang diminati anak karena berhitung adalah sesuatu kegiatan yang kurang menarik, membosankan serta masih terasa tidak mudah untuk anak. Hal ini diakibatkan oleh sebagian faktor baik dari guru, peserta didik ataupun sumber belajar serta metode pengajaran yang digunakan sebagai pendukungnya. Maka dari itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan media balok angka terhadap berhitung permulaan untuk anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru serta kepala sekolah PAUD Al-Amanah dan anak usia 5-6 tahun yang berjumlah lima orang anak. Teknik pengumpulan data ini melalui teknik observasi dan wawancara, Pengolahan data yang  telah   dicatat   dan dikumpulkan, dianalisis dengan menggunakan  metode  analisis  data  secara kualitatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan adanya penerapan media balok angka dapat membantu anak dalam memahami pembelajaran berhitung permulaan anak usia 5-6 tahun, penerapanya dengan cara membiarkan anak berhitung dan menyusun balok angka ini sesuka hati mereka dan penerapan media balok ini juga dapat membantu guru untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kemampuan berhitung pada anak, serta mengajarkan dan melatih anak belajar berhitung angka 1-20 dengan tepat.   The ability to count in children is a very important thing, but counting activities are less attractive to children because counting is an activity that is less interesting, boring, and still not easy for children. This is caused by several factors, both from teachers, students, and learning resources as well as the teaching methods used as supporters. Therefore, the purpose of this study was to find out how the application of number block media to early counting for children aged 5-6 years. The research method used is descriptive qualitative. The subjects of this study were teachers and principals of PAUD Al-Amanah and 5-6-year-old children, totaling five childrens. This data collection technique is through observation and interview techniques, processing the recorded and collected data, and analyzing using qualitative-descriptive data analysis methods. The results showed that the application of number blocks media can help children understand early numeracy learning for children aged 5-6 years, its application is by letting children count and arrange these number blocks as they please and the application of this block media can also help teachers to find out how far the development of numeracy skills in children, and with the application of this number block media children can learn to count numbers 1-20 correctly.