Lestari, Ririn Hunafa
Institut Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Siliwangi, Cimahi

Published : 44 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Maze Angka: Lembar Kerja Anak untuk Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Anak Kelompok B Cahyani, Dina; Lestari, Ririn Hunafa
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Number 1, January 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan berpikir kritis pada anak usia dini kelompok B di TK Biidznillah yang cenderung rendah, sehingga diperlukan upaya untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dengan menerapkan lembar kerja anak dengan bentuk maze angka. Maze angka dalam penelitian ini dibuat dan disusun dengan menggunakan canva sebagai aplikasi dan halaman website untuk merancang desain maze dengan berbantuan angka. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan Lembar Kerja Anak (LKA) maze angka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian anak kelompok B TK Biidznillah yang  berjumlah 10 anak yang terdiri dari delapan anak lai-laki dan dua anak perempuan. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen wawancara, lembar obeservasi dan dokumentasi yang dianalisis dengan mereduksi data, display data kemudian menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis anak dapat berkembang sangat baik setelah mengimplementasikan LKA maze dalam kegiatan pembelajaran selama delapan kali pertemuan dengan kondisi pembelajaran yang menyenangkan tanpa adanya paksaan. This research is motivated by the ability to think critically in early childhood group B in Biidznillah Kindergarten, which tends to be low, so efforts are needed to develop critical thinking skills by applying children's worksheets in the form of a numerical maze. The numerical maze in this study was created and compiled using Canva as an application and website page to design a numerical-assisted maze. Therefore, this study aims to develop critical thinking skills using the numerical maze Children's Worksheet (LKA). This study uses a qualitative descriptive method, with the research subjects being ten children in group B of Biidznillah Kindergarten, consisting of eight boys and two girls. Data were collected using interview instruments, observation sheets, and documentation, which were analyzed by reducing data, displaying data, and then drawing conclusions. The results showed that children's critical thinking skills could develop very well after implementing the LKA maze in learning activities for eight meetings with pleasant learning conditions without any coercion.
Metode Bernyanyi: Metode Pembelajaran dalam Meningkatkan Kemampuan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini Akmilan, Siti Nur; Lestari, Ririn Hunafa; Musfita, Regita
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 5 (2024): Volume 7 Number 5, September 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rasa percaya diri pada anak merupakan kemampuan yang perlu dikembangkan melalui suatu metode pembelajaran yang diajarkan di sekolah, salah satunya adalah dengan menggunakan metode bernyanyi, sebab kemampuan rasa percaya diri anak kelompok B menunjukan hasil yang rendah dikarenakan kurangnya stimulus dalam pembelajaran I kelas. Oleh karena itu tujuan penelitian ini dilaksanakan untuk mengoptimalkan rasa percaya diri anak-anak melalui metode bernyanyi. Penelitian ini diteliti dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan jenis model penelitian Kemmis & Mc. Taggart dengan subjek penelitian adalah anak kelompok B yang berjumlah 11. Setelah data terkumpul, data dianalisis data menggunakan nilai rata-rata dalam bentuk persentase yang diperoleh dari data observasi. Setelah dianalisis diperoleh hasil penelitian bahwa terdapat peningkatan rasa percaya diri anak yang di setiap siklus antara lain 1) kemampuan rasa percaya diri pada pra siklus berada pada nilai rata-rata 40,90%, mengalami peningkatan pada siklus I dengan nilai rata-rata 50,30% dan pada siklus II memperoleh nilai rata-rata 78,78%, sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan metode bernyanyi yang diterapkan sebagai solusi permasalahan yang dilaksanakan mulai dari pra siklus hingga siklus ke-2 kemampuan rasa percaya diri dapat meningkatkan. Self-confidence in children is an ability that needs to be developed through a learning method taught at school, one of which is using the singing method because the self-confidence ability of group B children shows low results due to the lack of stimulus in class I learning. Therefore, this research aimed to optimize children's self-confidence through singing methods. This research was conducted using classroom action research with the Kemmis & Mc research model. Taggart's research subjects were 11 group B children. After the data was collected, the data were analyzed using average values in the form of percentages obtained from observation data. After analysis, the research results showed that there was an increase in children's self-confidence in each cycle, including 1) the ability to feel confident in the pre-cycle was at an average value of 40.90%; 2) there was an increase in the first cycle with an average value of 50, 30%; and 3) in the second cycle the average score was 78.78%, so it can be concluded that by using the singing method as a solution to problems implemented from the pre-cycle to the second cycle, self-confidence can increase.
Aplikasi Toontastic: Perancangan Media Pembelajaran untuk Mengembangkan Nilai Karakter Smart Entrepreneur Anak Usia Dini: Indonesia Westhisi, Sharina Munggaraning; Ririn Hunafa Lestari; Liza Bunga Aprilia
P2M STKIP Siliwangi Vol 11 No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1: Mei 2024
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/p2m.v11i1.4708

Abstract

The study aims to explain the design of digital learning media using the Toontastic application in developing the character values of Early Childhood, for example the character value of smart entrepreneur. This study used a qualitative method involving 30 students (pre-service teachers of Early Childhood Education (ECE)). Data collected through interviews and study documentation were analyzed descriptively. Data obtained from interviews were analyzed using thematic analysis with two themes consisting of designing learning media through Toontastic application and the other theme is the development of smart entrepreneur character values of early childhood. The results showed that the aspects of designing learning media for early childhood through Toontastic application consisted of content, appearance, time, and value. In addition, this media can contribute to the development of smart entrepreneur character values of early childhood to face global challenges in the future. Then, this result can invite ECE educators, parents, and the community to develop the character values of smart entrepreneur of early childhood through other applications as a form of technology utilization in education.
Buku Cerita Digital Interaktif sebagai Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Literasi Baca-Tulis Anak Usia Dini Hardianti, Indah; Nafiqoh, Heni; Lestari, Ririn Hunafa
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v8i1.26471

Abstract

Kemampuan membaca dan menulis merupakan salah satu kemampuan yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup anak. Namun, ada anak-anak yang sebagian besar masih menghadapi kesulitan membaca serta menulis,  seperti anak belum bisa mengungkapkan bahasa serta belum bisa membaca dan menulis namanya dengan lengkap. Dengan karakteristik anak yang suka melihat buku yang bergambar, buku cerita digital bisa menjadi solusi untuk meningkatkan literasi baca-tulis anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan media buku cerita digital bagi anak usia dini dapat meningkatkan literasi baca-tulis anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi dan analisis data deskriptif persentase. Penelitian ini menggunakan subjek berupa enam anak laki laki dan dua anak perempuan kelas B di RA Al-Majidiyyah. Hasil dari penelitian ini berdasarkan hasil dan analisis data diperoleh bahwa buku cerita digital interaktif ini dapat meningkatkan literasi baca-tulis anak usia dini dengan indikaror (1) Anak mampu menulis namanya sendiri dengan lengkap 54,5%; (2) Anak mampu membaca namanya sendiri denga lengkap 72,46% ; (3) Anak mampu mengelompokkan gambar berdasarkan huruf awalan sama 85,6%. Reading and writing are some of the most important skills for a child's survival. However, there are children who mostly still face difficulties in reading and writing, such as children who cannot express language and cannot read and write their names completely. With the characteristics of children who like to see picture books, digital storybooks can be a solution to improve children's reading and writing literacy. This study aims to determine whether the use of digital storybook media for early childhood can improve children's reading and writing literacy. This study uses a quantitative descriptive method using data collection techniques in the form of observation and descriptive percentage data analysis. This study used subjects in the form of six boys and two girls in class B at RA Al-Majidiyyah. The results of this study, based on the results and data analysis obtained, indicate that this interactive digital storybook can improve early childhood reading and writing literacy with indicators. (1) Children can write their names completely 54.5%; (2) Children can read their names completely 72.46%; (3) Children can group images based on the same initial letters 85.6%.
LEV VYGOTSKY: ANALISIS PENGGUNAAN YOUTUBE TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF DAN BAHASA ANAK USIA DINI Lestari, Ririn Hunafa; Utomo, Prio
Jurnal Warna Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v9i1.1389

Abstract

Penggunaan youtube sebagai salah satu jenis media pembelajaran berbasis audio visual menjadi popular khususnya saat dan setelah mewabahnya covid-19, akan tetapi dalam menentukan video youtube yang tepat dengan kebutuhan anak usia dini diperlukan bantuan dari orang dewasa untuk memilih konten video. Pemilihan konten video yang dilakukan oleh dewasa merupakan bagian dari konsep teori belajar Lev Vygotsky. Dalam penelitian ini pemilihan konten video difokuskan pada kemampuan kognitif dan bahasa anak usia dini. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis youtube sebagai media pembelajaran dalam mengembangkan perkembangan kognitif dan bahasa anak usia dini berdasarkan teori belajar Vygotsky dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif terhadap 23 mahasiswa program studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini melalui teknik wawancara. Adapun hasil penelitian dengan menggunakan teknik analisis tematik bahwa konten video youtube yang dipilih oleh orang dewasa sebagai media pembelajaran merupakan bantuan atau dukungan terhadap pengembangan kemampuan kognitif dan bahasa anak usia dini. Pada teori belajar Lev Vygotsky pemberian bantuan atau dukungan orang dewasa yaitu orang tua dan guru yang memiliki pengalaman merupakan penerapan dari konsep scaffolding dan Zona perkembangan proksimal (ZPD).
Sosialisasi pemanfaatan google sites sebagai portal pembelajaran berbasis teknologi bagi guru PAUD Windarsih, Chandra Asri; Wulansuci, Ghina; Alam, Syah Khalif; Lestari, Ririn Hunafa; Trisniarti, Susanti
Abdimas Siliwangi Vol. 8 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v8i2.27476

Abstract

The low utilization of information and communication technology (ICT) by early childhood (PAUD) teachers in developing competencies, along with their lack of motivation to use ICT as a teaching aid, are among the challenges of 21st-century education in PAUD institutions. One of the technological tools that can be utilized is Google Sites, which serves as a learning portal. The purpose of this community service activity is to promote the use of Google Sites as a technology-based learning portal for early childhood education. This activity was designed using the Participatory Action Research (PAR) approach, consisting of the stages to know, to understand, to plan, to act, and to change. Based on the planning of the community service activity, the results indicate that one of the essential competencies of PAUD teachers—namely pedagogical competence—requires them to select and utilize ICT in both learning and administrative management. Accordingly, the technological tool is one component of Google Workspace, specifically Google Sites. Google Sites can be an alternative solution for teachers to present learning components in website format, as it allows easy and free access to website creation and development. Rendahnya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi oleh guru PAUD dalam mengembangkan kompetensi serta kurangnya motivasi guru dalam menggunakan TIK sebagai alat bantu mengajar menjadi isu pendidikan abad 21 di satuan PAUD. Oleh karena itu salah satu perangkat teknologi yang dapat digunakan adalah google sites sebagai portal pembelajaran. Maka dari itu tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mensosialisasikan pemanfaatan google sites sebagai portal pembelajaran anak usia dini berbasis teknologi. Kegiatan ini direncanakan menggunakan desain Participatory Action Research (PAR) yang terdiri dari tahapan to know, to understand, to plan, to action dan to change. Berdasarkan perencanaan kegiatan pengabdian diperoleh hasil bahwa salah satu kompetensi guru PAUD yaitu kompetensi pedagogik yang menuntut guru untuk memilih dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran dan pengelolaan administrasi. Oleh karena itu perangkat teknologi yang diperkenalkan adalah salah satu ragam jenis dari google workspace yaitu google sites. Google sites dapat menjadi solusi alternatif guru dalam menyediakan komponen pembelajaran dalam bentuk tampilan website, dikarenakan kemudahan dalam mengakses dan mengembangkan tampilan website dengan gratis.
PERPADUAN TOTALLY PHYSICAL RESPONSE METHOD (TPR METHOD) DENGAN LAGU DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS ANAK USIA DINI Lestari, Ririn Hunafa; Kurniati, Euis
Tunas Siliwangi Vol 5 No 1 (2019): Vol 5 No 1 APRIL 2019
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ts.v5i1p23-28.1270

Abstract

Pada saat ini, anak-anak dituntut untuk memiliki kemampuan berkomunikasi dan bekerjasama dengan berbagai pihak sebagai sumber daya manusia di abad 21, sehingga sekolah sebagai lingkungan belajar anak perlu memperkenalkan bahasa asing, salah satunya adalah bahasa Inggris. Untuk itu guru dituntut untuk berkreasi dan berinovasi dalam menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, mampu memotivasi anak, mudah ditiru serta memberikan pengalaman yang berkesan dalam proses pembalajaran bahasa Inggris, salah satunya adalah menggabungkan beberapa metode pengajaran. Pada sekolah PG-TK @Delft’s Education guru telah menggabungkan metode TPR dengan teaching English using by song dalam mengembangkan bahasa Inggris. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang krativitas dan inovasi guru dalam menggabungkan metode TPR dan teaching English using by song untuk mempermudah anak dalam memahami konsep dasar bahasa Inggris. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pemahaman anak terhadap bahasa Inggris menjadi lebih mudah dipahami oleh anak dan memberikan informasi tentang kreativitas dan inovasi guru dalam mengembangkan bahasa Inggris. Maka dari itu, penelitian ini direkomendasikan kepada pendidik anak usia dini bahwa penggabungan metode TPR dengan teaching English using by song dapat mengembangkan kemampuan bahasa Inggris anak usia dini.Kata Kunci: Bahasa Inggris, anak usia dini, Metode TPR, Lagu
Gambaran Paternal Accesibility dalam Pendidikan Anak Usia Dini Dilihat dari Persepsi Guru Rohmalina, Rohmalina; Wulansuci, Ghina; Alam, Syah Khalif; Lestari, Ririn Hunafa
Tunas Siliwangi Vol 6 No 1 (2020): Vol 6 No 1, APRIL 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ts.v6i1p%p.1477

Abstract

Salah satu isu yang sedang berkembang di bidang pendidikan anak usia dini adalah pendidikan keluarga. Pendidikan keluarga yang diberikan orang tua sebagai lingkungan belajar yang sangat dekat dengan anak usia dini. Kemudian dilanjut dengan pendidikan sekolah sebagai lembaga social yang bertujuan menyelenggarakan proses pendidikan. Peran orang tua dan sekolah dibutuhkan agar anak dapat mengembangkan diri secara optimal. Akan tetapi hasil pengamatan diperoleh bahwa orang tua yang terlibat dalam program sekolah identic dengan kehadiran ibu tanpa ayah. Maka dari itu tujuan penelitian ini ingin mengetahui salah satu dimensi keterlibatan ayah yaitu paternal accessibility di sekolah. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan angket sebagai instrument yang dilakukan disalah satu gugus terpadu Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 responden sebanyak 2  responden (13, 3%) sudah paham dan 13 responden (86,7%) mulai memahami tentang paternal accessibility. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa secara lapangan guru belum banyak paham tentang dimensi keterlibatan ayah dengan kebutuhan anak atas kehadiran ayah tanpa adanya interaksi secara langsung.
NATIVE SPEAKER: MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM MEMPERKENALKAN BAHASA INGGRIS UNTUK ANAK USIA DINI Jumiatin, Dedah; Lestari, Ririn Hunafa
Tunas Siliwangi Vol 7 No 1 (2021): VoL 7 NO 1, APRIL 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ts.v7i1p%p.2142

Abstract

Penguasaan bahasa Inggris merupakan kemampuan yang perludimiliki oleh generasi muda di era modern untuk memperolehinfomasi dari berbagai negara. Bahasa Inggris dapatdiperkenalkan kepada anak sejak dini di Taman Kanak-kanakmelalui media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang saat ini sedang berkembang. Berdasarkan hasil temuan tersebut penelitian ini dilakukandengan metode penelitian studi kasus di salah satu Taman Kanak-kanak di Kota Cimahi. Teknik pengumpulan data diperoleh dari observasi pembelajaran bahasa Inggris untuk anakusia dini dan wawancara terhadap guru dan pendiri sekolah. Setelah diperoleh, data dianalisis dengan menggunakan analisistematik sesuai dengan pertanyaan penelitian. Dari hasilpenelitian diperoleh bahwa media pembelajaran berbasis TIK dapat membantu guru sebagai alata peraga dalammemperkenalkan bahasa Inggris dari native speaker sesuaidengan kompetensi pedagogi dan profesional guru dalammemanfaat TIK dalam proses pembelajaran. Maka dari itu dapatdisimpulkan bahwa bahasa Inggris yang dijelaskan oleh native speaker dapat diperkenalkan melalui media pembelajaranberbasis TIK.
Merdeka curriculum: use of information and communication technology media in early childhood education Lestari, Ririn Hunafa; Westhisi, Sharina Munggaraning; Aprilia, Liza Bunga
Tunas Siliwangi Vol 10 No 1 (2024): VOL 10 N0 1, APRIL 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ts.v10i1.4643

Abstract

This research aims to determine the use of ICT media in the independent curriculum in early childhood education. To find out this goal, a qualitative descriptive research method was used on the action plans of three professional teacher education students involving an independent curriculum and information and communication technology media based on the observation process and analyzed using grounded theory analysis. Based on the results of the research analysis, the results obtained show that an independent curriculum involves information and communication technology as a learning medium. This is based on the use of ICT in online learning. However, its use is not given directly to children but is regulated by the teacher in planning, implementing, and assessing learning, giving rise to a new approach that can be applied to early childhood education, namely the TPACK learning approach. The TPACK learning approach is a learning approach that involves teacher competence, technology, and learning materials.