p-Index From 2021 - 2026
9.436
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA BIOTROPIA - The Southeast Asian Journal of Tropical Biology Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Ekologi Kesehatan AL KAUNIYAH BERKALA SAINSTEK Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Buletin Plasma Nutfah Quagga BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan Jurnal Wasian Prosiding Seminar Biologi Gontor AGROTECH Science Journal Biota Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Jurnal Sumberdaya Hayati Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa PENA SAINS Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology Pro-Life Indonesian Journal of Science and Education Jurnal Biodjati Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture BIOEDUSCIENCE Jurnal Mikologi Indonesia Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi Sains Natural: Journal of Biology and Chemistry Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Biosel: Biologi Science and Education Jurnal Penelitian Kehutanan FALOAK Biota Jurnal Agercolere Science Education and Application Journal Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus Integrated Lab Journal EKOTONIA: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi dan Mikrobiologi Konservasi Hayati Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Sciscitatio : Journal for Biological Science SIMBIOSA Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa Jurnal Jeumpa BIOVALENTIA: Biological Research Journal Jurnal Wasian Makara Journal of Science SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Ilmu Kehutanan Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi Rumphius Pattimura Biological Journal Maximus: Journal of Biological and Life Sciences THE COMMERCIUM AGROLAND: The Agricultural Sciences Journal Journal of Biology Science and Education Indonesian Journal of Science and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : AL KAUNIYAH

RAGAM DAN POTENSI JAMUR MAKRO ASAL TAMAN WISATA MEKARSARI JAWA BARAT Ivan Permana Putra; Rahmadi Sitompul; Nadiah Chalisya
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol 11, No 2 (2018): Al-Kauniyah Jurnal Biologi
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2017.292 KB) | DOI: 10.15408/kauniyah.v11i2.6729

Abstract

AbstrakTaman Wisata Mekarsari (TWM) merupakan salah satu daerah penyangga ekosistem dan pusat pelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia. Keragaman jamur makro asal serasah dan tanah di TWM belum pernah dilaporkan sebelumnya. Jamur merupakan organisme penting dalam siklus materi karena kemampuannya mendegradasi bahan organik pada ekosistem. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyediakan informasi mengenai keragaman jamur makro di TWM untuk pemanfaatan potensinya di masa mendatang. Sebanyak 20 jenis dan 16 genus jamur makro berhasil dikoleksi dari TMW pada penelitian ini. Identifikasi jamur dilakukan dengan menggunakan berbagai karakter makroskopik. Pada tulisan ini dijelaskan cara deskripsi karakter makroskopik untuk membantu identifikasi jamur. Jamur yang berhasil diidentifikasi pada penelitian ini adalah Amanita sp.1, Amanita sp.2, Auricularia sp., Collybia sp., Clitocybe sp., Crepidotus sp., Cyathus sp., Ganoderma sp., Lepiota sp.1, Lepiota sp.2, Marasmius sp., Naucoria sp.1, Naucoria sp.2, Omphalina sp., Panaeolus sp., Parasola sp.1, Parasola sp.2, Pluteus sp., Scizophyllum sp., dan Xylaria sp. Beberapa jamur yakni Auricularia, Clitocybe, Ganoderma, dan Scizophyllum yang ditemukan berpotensi sebagai bahan pangan dan obat. Inventarisasi data keragaman yang baik akan membantu upaya pengelolaan dan pelestarian kekayaan sumber daya hayati di Indonesia. Abstract Mekarsari Tourism Area (TWM) is one of the buffer zone of ecosystem and biodiversity conservation center in Indonesia. The diversity of macro fungi from the litter and soil in TWM has not been previously reported. Fungi are important organisms in the material cycle because of their ability to degrade organic matter on the ecosystem. In this study, 20 species and 16 genera of mushrooms were collected from TWM. Mushroom identification is performed using various macroscopic characters. The mushrooms identified in this paper are: Amanita sp.1, Amanita sp.2, Auricularia sp., Collybia sp., Clitocybe sp., Crepidotus sp., Cyathus sp., Ganoderma sp., Lepiota sp.1, Lepiota sp.2, Marasmius sp., Naucoria sp.1, Naucoria sp.2, Omphalina sp., Panaeolus sp., Parasola sp.1, Parasola sp.2, Pluteus sp., Scizophyllum sp., and Xylariasp. Some of them were considered  as food and medicinal source. Good inventory of diversity data will assist the management and conservation of the wealth of biological resources in Indonesia. 
Freshwater Snail as Intermediate Host of Trematode in Water Channels of Palangka Raya City Arif Rahman Jabal; Hairil Akbar; Fidela Amadea Dyna Setyaji; Nathasya Rizkyana Riyadi; Abi Bakring Balyas; Ivan Permana Putra; Agnes Immanuela Toemon; Arini Ratnasari
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol 15, No 1 (2022): AL-KAUNIYAH: JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v15i1.25957

Abstract

AbstrakMost of the area of Palangka Raya City consists of peat swamp land that is flooded almost all year round and river flows area. Therefore, there are many species of snails that can be found in rivers and peat swamp water. The existence of snails in peat swamp ecosystems and river flows as an intermediary host for intestinal worms for mammals and humans is essential information for human-environmental health studies. Research on the capability of snails as hosts of Trematodes on peat swamp land and river flows in Palangka Raya City has never been done. Research methods include the collection and identification of snail’s and identification Trematode larvae. We collected 557 snails, and the identification showed the identity of our samples were Ampullariidae: Pila sp., Pomacea sp., Viviparidea: Bellamya sp., and Planorbidae: Indoplanorbis sp. Pila sp. was 35.90%, the most common snail found at the study site compared to Pomacea sp., Bellamya sp., and Indoplanorbis sp.. The results of this study, snail observations confirmed the presence of trematode larvae, namely cercariae and redia. This study is the first information regarding the presence of Trematodes in the snail body at the research area.AbstrakSebagian besar area di Kota Palangka Raya merupakan lahan rawa gambut yang tergenang sepanjang tahun dan daerah aliran sungai. Hal ini membuat potensi keragaman keong yang tinggi di kedua area tersebut. Selain itu, informasi mengenai keberadaan keong sebagai inang dari Trematoda di daerah lahan rawa gambut dan aliran sungai merupakan hal yang penting dalam studi kesehatan manusia dan lingkungan. Penelitian mengenai potensi keong sebagai inang dari Trematoda di lahan gambut dan aliran sungai Kota Palangka Raya belum pernah dilakukan sebelumnya. Metode penelitian meliputi koleksi dan identifikasi dari keong yang ditemukan, serta observasi fase hidup Trematoda dalam tubuh keong. Sebanyak 557 keong berhasil dikoleksi pada penelitian ini. Hasil identifikasi keong menunjukkan keberadaan dari Ampullariidae: Pila sp., Pomacea sp., Viviparidea; Bellamya sp., dan Planorbidae: Indoplanorbis sp. Pila sp. sebesar 35,90% merupakan keong yang paling banyak ditemukan di lokasi penelitian dibandingkan dengan Pomacea sp., Bellamya sp.,  dan Indoplanorbis sp. Hasil observasi keong mengkonfirmasi keberadaan larva Trematoda, yakni  cercariae dan redia. Penelitian ini merupakan informasi pertama mengenai keberadaan Trematoda dalam tubuh keong di lokasi penelitian.
Ulasan: Beberapa Jamur Liar yang Berpotensi Menyebabkan Keracunan di Indonesia Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Pandit, I Gede Suranaya; Putra, Ivan Permana
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol. 18 No. 1 (2025): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v1i1.34781

Abstract

AbstrakJamur merupakan fungi dengan bentuk makroskopik yang terdistribusi pada berbagai relung ekologi. Pemanfaatan jamur sebagai bahan pangan dan medis telah dilakukan sejak lama di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Namun, karena secara morfologi tubuh buah jamur sering kali terlihat identik antara satu dengan lainnya, keracunan jamur menjadi resiko yang sering muncul. Hingga saat ini catatan keragaman, potensi pemanfaatan, dan informasi mengenai keracunan jamur liar di Indonesia masih sangat minim. Ulasan ini bertujuan untuk memberikan informasi beberapa jamur liar beracun (hasil penelitian penulis, diskusi dengan penggiat jamur, dan studi literatur) yang dilengkapi dengan deskripsi jamur sebagai media diseminasi ilmu mikologi. Sebanyak 11 kelompok jamur diuraikan pada tulisan ini yaitu Amanita spp., Chlorophyllum molybdites, Clarkeindat trachodes, Cantharocybe cf. virosa, dan Coprinus spp. Pada fase tua, Gymnopilus sp., Inocybe sp., Lepiota sp., Panaeolus sp., Podostroma cornu-damae, dan Scleroderma spp.Beberapa jamur tersebut telah dilaporkan menyebabkan keracunan hingga kematian di Indonesia. Sebagian besar kasus keracunan terjadi akibat kesalahan identifikasi beracun sebagai jamur edible. Namun, beberapa  genus jamur yang dilaporkan juga memiliki spesies yang bisa dikonsumsi pada jenis yang tepat atau umur tubuh buah. Identifikasi yang baik dan pengalaman saat merambah jamur liar merupakan salah satu cara untuk membedakan jamur liar beracun dan konsumsi.AbstractMushrooms are macroscopic forms of fungi that are distributed in various ecological niches. The utilization of mushrooms as food and medical ingredients has been done for a long time all over the world, including Indonesia. However, because morphologically the fruiting bodies of mushrooms often look identical to each other, mushroom poisoning is a risk that often arises. Until now, records of diversity, potential utilization, and information on wild mushroom poisoning in Indonesia are still minimal. This review aims to provide information on several poisonous wild mushrooms (the results of the author's research, discussions with mushroom activists, and literature studies) equipped with mushroom descriptions as a medium for disseminating mycological science. A total of 11 groups of fungi are described in this paper, namely Amanita spp., Chlorophyllum molybdites, Clarkeindat trachodes, Cantharocybe cf. virosa, and Coprinus spp. in the old phase, Gymnopilus sp., Inocybe sp., Lepiota sp., Panaeolus sp., Podostroma cornu-damae, and Scleroderma spp. Some of these fungi have been reported to cause poisoning and death in Indonesia. Most of the poisoning cases occurred due to misidentification of the poisonous mushrooms as edible mushrooms. However, some of the reported fungal genus mushrooms also have species that can be consumed at the right type or age of the fruiting body. Good identification and experience when foraging for wild mushrooms is one way to differentiate between poisonous and edible wild mushrooms.
Co-Authors Abdurrahman, Naufal Hafiz Abi Bakring Balyas Adawiah, Adilah Adilah Adawiah Afsari, Nadhila Mutia Agessty Ika Nurlita Agra, Muhammad Arkouni Aisyah Amalia, Nelly Saidah Amandita Lintang Rumondang Amelya, Mega Putri Anisyah, Fara Ayu Ardhani, Nuzrina Arif Rahman Jabal Arina Tri Lunggani Arina Tri Lunggani Arini Ratnasari Ayu, Siti Maulyda Chan, Carey Chelsea Dame Natalia Dede Heri Yuli YANTO Dede Heri Yuli Yanto Desimaria Panjaitan Dianita, Ici Dinda Rista Mufidah Efendi EFENDI Elis Nina Herliyana Emillio, Guido Qais Ervina Ning Kusprianti Fathansah Nugeraha Ferry Augustinus Ferry Augustinus Ferry Augustinus Fidela Amadea Dyna Setyaji Frans Grovy Naibaho Gayuh Rahayu Gunawan, Mochammad Rizky Wangsadireja Gyanika, Azzahra Habibah Zam Zamia Hairil Akbar Haryadi, Silva Restiana Herjayanti, Nur I Gde Suranaya Pandit Iman Hidayat Indah Tasya Nabila Intan Anggraeni Putri ISRAWATI HARAHAP Jepri Agung Priyanto, Jepri Agung Juan Alvares Dagtonan Thamrin Khairani, Dini Khairani, Hafifatunil Kristanto, Michael Aditya Kurniawati Purwaka Putri Kurniawati Purwaka Putri, Kurniawati Purwaka Kusprianti, Ervina Ning Lembah, Rocky Reviko T. Lilis Supratman Litta Zulvawati Ardi Lutfi Hanafi Mada Triandala Sibero Mada Triandala Sibero Made Jefry Dwi Dharma Mahardhika, Wahyu Aji Mahardika, Wahyu Aji Maherani, Vincentia Fenice Angger Mahtub Ikhsan Manap Trianto MARDIYAH, ERA Mayra, Mahreza Tadsa Mega Putri Amelya Mega Putri Amelya Mega Putri Amelya Mega Putri Amelya Mega Putri Amelya Methodius Digna Kurnia Mountara, Arieh Mufidah, Dinda Rista Muhammad Aldi Nasrullah Muhammad Arkouni Agra Muhammad Sholeh Kurnianto Murung, Hari Gloria Riwut Teka Mutmainah, Cintami Dewi Nadiah Chalisya Nafsahan, Hury Khastina Nathasya Rizkyana Riyadi Naufal Hafizh Nugraha Nicho Nurdebyandaru NISA RACHMANIA MUBARIK Nita Noviyanti Nur Herjayanti Nuraeni, Siti Panesya Nurdiyanti, Meilisa Dwi Nurhakiki Nurhakiki Nurhayat, Oktan Dwi Nurulhaq, Muhammad Iqbal Nuzrina Ardhani Nuzrina Ardhani Oktan Dwi Nurhayat Oktan Dwi Nurhayat Oktan Dwi Nurhayat Oktan Dwi Nurhayat Oktan Dwi Nurhayat Oktan Dwi Nurhayat Pande Ayu Naya Kasih Permatananda Puspitasari, Raditya Febri Puteri, Maulia Nauly Syahlina Putri, Adisti Nursifa Putri, Intan Anggraeni Putri, Nurlaila Putri, Savira Rahma Apriliya Rahayu Nurzakiah Rahmadi Sitompul Ramadhani, Raihan Retno Agnestisia Retno Murwani Rhama, Mega Dwi Rini Riffiani Risya Ayudya Fadilah Risya Ayudya Fadillah Ritonga, Ahmad Rahazi Pangulu Rocky Reviko T. Lembah Rudy Hermawan Rudy Hermawan Rudy Hermawan Rudy Hermawan Rudy Hermawan Rudy Hermawan Rudy Hermawan Rumondang, Amandita Lintang Saipul Sihotang Salman, Ali Bin Abithalib Santoso, Geitsha Zahira Shifa Sari, Okta Yulia Sedek Karepesina Sedek Karepesina Septina Veronica Septyani Amini Setiadi, Tatak Siagian, Silsilia Lolabella Severina Sibero, Mada Triandala Silva Ristiana Haryadi Simanjuntak, Juniarto Gautama Sita Heris Anita Sita Heris Anita Sri Listiyowati Suharti, Asrie Syahbani, Noer Taridala, Sitti Aida Adha Tiara Aulia Dinindaputri Toemon, Agnes Immanuela Ulfa, Aulia Utami, Faiza Wahyu Aji Mahardhika Wahyu Aji Mahardhika Wahyu Aji Mahardhika Wahyu Aji Mahardhika Yahya, Chesa Devi Aksa Yunisaastari, Rachmi Zahira, Saffana Restu Zalfa Alfatinnisa