Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Wicara

Kritik Sosial pada Puisi "Aku Tulis Pamplet Ini" Karya W.S. Rendra dan Puisi “Peringatan” Karya Wiji Thukul (Pendekatan Sastra Bandingan) Anggraini, Nilla Putri; Falah, Fajrul
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 1: April 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.22558

Abstract

Seorang penyair dapat menjadikan karya ciptaanya sebagai media dalam melakukan kritik sosial. Di mana kritik sosial yang terjadi dalam kehidupan nyata akibat kondisi disharmoni yang terjadi pada masyarakat. Penelitian ini membahas mengenai kritik sosial pada puisi “Aku Tulis Pamplet Ini” karya W.S. Rendra dan puisi “Peringatan” karya Wiji Thukul, sebuah penelitian pendekatan sastra bandingan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teks puisi dianalisis melalui pembacaan hermeneutika Wilhelm Dilthey dan dengan teori strukturalisme genetik Lucien Goldman. Penelitian ini berupaya mengungkapkan bentuk kritik sosialnya melalui teori strukturalisme genetik Lucien Goldman dari pemaknaan hermenutika tersebut, sehingga ditemukan persamaan dan perbedaan bentuk kritik sosial pada kedua puisi. Penelitian menunjukkan bahwa kedua puisi ini memiliki persamaan dalam mengungkapkan kritik sosial mengenai fakta sosial yang terjadi dalam masyarakat pada masa Orde Baru yaitu pembungkaman suara rakyat dalam mengkritisi pemerintah serta kesewenang-wenangan pemerintah Indonesia pada masa Orde Baru. Adapun perbedaannya, pada puisi “Aku Tulis Pamplet Ini” berbicara kritik sosial terkait penderitaan rakyat, ketidakpastian janji pemerintah, dan pembungkaman suara rakyat. Sedangkan pada puisi “Peringatan” sebagai propaganda perlawanan dan peringatan terhadap pemerintah Indonesia pada masa Orde Baru atas pembungkaman suara rakyat dalammengkritisi pemerintah.
Aspek Budaya Jawa dalam Novel Pudarnya Pesona Cleopatra Karya Habiburrahman El Shirazy: Kajian Antropologi Sastra Khumaira, Balqis; Ahmad, Nur Fauzan; Falah, Fajrul
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 2, No 1: April 2023
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2023.16007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan dan menjelaskan aspek budaya Jawa dalam novel Pudarnya Pesona Cleopatra. Penulis menggunakan kajian antropologi sastra untuk mengkaji aspek budaya Jawa (penggolongan orang Jawa, prinsip rukun dan hormat, dan sikap hidup orang Jawa). Hasil analisis aspek budaya Jawa dengan kajian antropologi sastra pada novel Pudarnya Pesona Cleopatra ialah tokoh Aku dan Raihana merupakan golongan priyayi yang berorientasi santri. Prinsip rukun terlihat dari sikap tokoh Aku yang rela menomorduakan dirinya dan Raihana yang bersikap etok-etok. Prinsip hormat terlihat dalam komunikasi antar tokoh yang menggunakan kata sapaan dengan memperhatikan kedudukan lawan bicara. Sikap hidup orang Jawa terbagi menjadi tiga yaitu, sikap hidup orang Jawa dalam keagamaan (kepada Tuhan Yang Maha Esa), sikap hidup orang Jawa dengan dirinya sendiri (rela, nrima, sabar), dan sikap hidup orang Jawa dengan masyarakat (kedudukan pria Jawa dan wanita 
Perbandingan Unsur Intrinsik Novel Galaksi Karya Poppi Pertiwi dan Film Galaksi Karya Kuntz Agus: Kajian Ekranisasi Sari, Anggi Wulan; Falah, Fajrul; Khurosan, Herpin Nopiandi
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 2: Oktober 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.24857

Abstract

Ekranisasi dari sebuah novel menjadi film saat ini sering dilakukan. Hal tersebut terjadi karena novelnya populer di kalangan pembaca, memenuhi unsur komersial, dan lain-lain. Salah satunya adalah novel Galaksi karya Poppi Pertiwi yang diadaptasi menjadi film Galaksi karya Kuntz Agus. Namun, pengalihwahanaan tersebut kurang mendapatkan tanggapan yang positif dari audiens karena filmnya tidak sama dengan novel aslinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan perbandingan unsur intrinsik yang terdapat dalam novel dan film Galaksi berdasarkan aspek-aspek ekranisasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif dengan pendekatan ekranisasi untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekranisasi novel ke film Galaksi menyebabkan terjadinya penciutan, penambahan, dan perubahan variasi pada tokoh, latar, serta alur. Penciutan terjadi karena sutradara mempertimbangkan durasi penayangan film yang terbatas. Penambahan dilakukan agar film yang ditayangkan lebih menarik. Sedangkan, perubahan variasi terjadi sebab sutradara ingin memberikan pembaruan dalam cerita sehingga penonton yang sebelumnya telah membaca novelnya tidak bosan saat menyaksikan film tersebut. Meskipun demikian, terdapat penciutan, penambahan, serta perubahan variasi yang sebenarnya tidak perlu dilakukan, karena hal tersebut justru menyebabkan hilangnya elemen-elemen penting dalam cerita dan kedalaman serta kualitas cerita menjadi berkurang. Sehingga, ketidakberhasilan dalam penggarapan ekranisasi tersebut berdampak terhadap kuantitas penonton film yang tidak sebanyak pembaca novelnya.
Nilai Moral Film Kulari ke Pantai Karya Riri Riza (Tinjauan Sosiologi Sastra) Palupi, Indah; Widyatwati, Ken; Falah, Fajrul
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 1, No 2: Oktober 2022
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.971 KB) | DOI: 10.14710/wjsbb.2022.15564

Abstract

Palupi, Indah. 2022. “Nilai Moral Film Kulari ke Pantai Karya Riri Riza (Tinjauan Sosiologi Sastra)”. Skripsi. Program Strata I Sastra Indonesia. Fakultas Ilmu Budaya, Univesitas Diponegoro, Semarang. Pembimbing I Dr. Ken Widyatwati, S.S., M.Hum. Pembimbing II Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum.Objek material dalam penelitian ini adalah film Kulari ke Pantai karya Riri Riza. Objek formal dalam penelitian ini adalah nilai moral dalam film Kulari ke Pantai karya Riri Riza. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur naratif dan nilai moral yang terdapat dalam film Kulari ke Pantai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra untuk mengkaji nilai moral yang terdapat dalam film Kulari ke Pantai. Teori yang digunakan adalah struktur naratif film, teori pengkajian fiksi, dan teori moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam film Kulari ke Pantai terdapat unsur struktur naratif dan struktur fiksi antara lain elemen ruang, latar, elemen waktu, permasalahan dan konflik, pelaku cerita, tujuan, tema, dan alur. Analisis nilai moral menunjukkan bahwa dalam film Kulari ke Pantai terdapat nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri, antara lain yaitu menyenangkan orang lain dan mencintai bangsa Indonesia. Nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial dan lingkungan alam, antara lain yaitu membantu orang lain yang sedang dalam kesulitan, tidak semua hal dapat diselesaikan dengan uang, mengakui perbuatan yang salah, saling memaafkan, dan memiliki sikap peduli. Dalam film tersebut ditemukan ciri-ciri nilai moral yang berkaitan dengan tanggung jawab dan hati nurani.Kata kunci: film, moral, struktur naratif, sosiologi sastra, Kulari ke Pantai 
Co-Authors Achmad Roziqi Adilla, Asmia Safaatul Adillah, Ar Rumaisha Adiputra, Ristiyanto Af'idah, Noer Af’idah, Noer Agustina, Rizqa Dwi Ahmad, Nur Fauzan Aini, Zinnur Al Gazali, Rifyal Ghaizi Al-Faathir, Fawwaz Ezar Ananda Prayogi andriani, merry Anggraini, Nilla Putri Anjelita, Indriani Putri Anna Fitriati Ardyanti, Adinda Tiara Ashari, A Az Zukhruf, Alif Azhary, Muhammad Royyan Faqih Azmia, Ghefira Raras Nur Bagus Nuari Priambudi Basya, Aulia Azhari Budianto, Khansa Fahira Cahyani, Fitri Dwi Cikal Nugroho, Kacuk Constantina, Findy Darunnafis, Moh. Khazani Devie, Shofia Hanum Articha Djati, Isworo Dwinata, Anggara Ekananta, Arry Fajri, Aprianur Fathur Rohman, Fathur Firdaus, Nurman Hartuti, Sugi Haryanti, Peni Henny Pratiwi Adi Hidayati, Athi' Hidayati, Athi’ Hilma, Alanafsi Wahdini Imam Sopingi Indah Palupi Ira Lestari Iriani, Rossi Nur Isnawati Isnawati Istiani, Ratna Ayu Istighfah, Jafifah Mega Nur Jannah, Siti Miftakhul Junelmi, Thecy Jurkovič, Martin Kandimba, Enock Michael Ken Widyatwati Khumaira, Balqis Kukuh Andri Aka Lina Arifah Fitriyah Lutanto, Agus M. Abdullah Ma'arif, Syamsul Mahmuda, Siti Risyda Maimunah, Karismatul Marwini Marwini Mashur Mashur, Mashur Maulani, Yasmin Maulida, Firosyi Maulidah, Kharisma Maya Mohamad Izzur Maula Muhammad Arifin Muhyidin Musfiroh, Anita Nada, Elysa Qothrun Naya, Salsa Nabila Aisya Niken Sylvia Puspitasari Nur Hayati Nur Khasanah Nur Kuswanti Nurzahra, Shafa Zahirah Octaviano, Bagas Oktaffi Arinna Manasikana Pramesti, Amanda Rafaelya Pratama, Rifka Prihtiantoro, Dedhy Pujianto, Ahmad Puspita, Yuhana Putri Mayang Sari, Putri Mayang Qomariyah, Siti Istiul Qurrotul Uyuni Rahmadani, Revi Ramadhan, M. Rizki Syahrul Rhamadhan, Bintang Fajri Riris Tiani Rochmah, Lilis Nur Roudhoutul Aulia Rochim Salma Salsabila, Dinda Iqlima Sari, Anggi Wulan Sayyaf, Pato Sejati, Sadewa Purba Sekar, Dyah Ayu Septiana, Rinda Shine, Sesilia Angela Sintana, Zaila Siti Siska Desy Fatmaryanti Siswoyo Siswoyo Sugiyanto - Suripto Syahputra, M. Aprilian Taqriri, Zulfan Ubaiyana, Ubaiyana Wanti, Novita Rizka Widyastuti, Fitria Agustin Widyawati, Marta Wijayadi, Andri Wahyu Wikan Sakarinto Yuni K., Kusnul Ciptanila Zulaika , Zulaika