Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH NEUROMUSCULAR TAPING TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PENGEMUDI OJEK ONLINE Dewangga, Mahendra Wahyu; Rahayu, Umi Budi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung bawah merupakan gangguan musculoskeletal yang sering terjadi pada aktivitas kerja. Nyeri punggung bawah pada pengemudi ojek online disebabkan karena biomekanik, usia, jenis kendaraan, IMT, lama bekerja, dan jenis kelamin. Keluhan nyeri punggung bawah dapat dikurangi dengan pemberian Neuromuscular Taping. Tujuan Penelitian: Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian Neuromuscular Taping terhadap penurunan nyeri punggung bawah pada pengemudi ojek online. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan pendekatan two group pre dan post test design with control. Subjek dibagi menjadi dua kelompok, kelompok perlakuan diberikan Neuromuscular Taping sedangkan pada kelompok kontrol diberikan Taping. Pemberian Taping pada kelompok kontrol hanya untuk pembutaan kepada responden. Alat ukur nyeri yang digunakan adalah VAS (Visual Analog Scale). Uji normalitas menggunakan uji Shapiro Wilk, uji pengaruh menggunakan uji paired sampel t-test, uji beda pengaruh menggunakan uji Independent Sample T-Test. Hasil Penelitian: Pada kelompok kontrol hasil pre test rata-rata 4,08 dan post test rata-rata 4,12. Pada kelompok perlakuan hasil pre test ata-rata 4,96 dan post test rata-rata 1,97. Kesimpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Neuromuscular Taping pada penurunan nyeri punggung bawah (p=0,0001), dan Neuromuscular Taping lebih efektif menurunkan nyeri punggung bawah.
Pengaruh Penambahan Traksi pada Intervensi Graston Technique terhadap Penurunan Nyeri Gerak pada Lansia dengan Osteoarthritis Lutut Wijianto, W; Dewangga, Mahendra Wahyu; Choirunisa, Dea
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan populasi lansia saat ini sejalan dengan permasalahan kesehatan yang juga meningkat pada lansia. Permasalahan kesehatan tersebut dapat mempengaruhi kualitas hidup dan merupakan tantangan bagi keluarga dan masyarakat. Permasalahan kesehatan pada lansia yang sering terjadi adalah penyakit degeneratif, salah satunya yaitu Osteoarthritis (OA). Prevalensi OA di Indonesia sendiri mencapai 23,6% - 31,3% dan diperkirakan 1-2 juta lansia menderita cacat akibat OA. Penanganan pada osteoarthritis lutut bertujuan untuk mengurangi nyeri terutama nyeri gerak yang diakibatkan karena adhesi dan spasme otot, meningkatkan aktifitas fungsional dan mencegah disabilitas. Modalitas fisioterapi yang digunakan dalam penanganan osteoarthritis lutut yaitu graston technique dan traksi. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara intervensi graston technique dengan penambahan traksi pada intervensi graston tehnique terhadap penurunan nyeri gerak pada lansia dengan osteoarthritis lutut. Jenis penelitian yang digunakan yaitu pendekatan Quasi Experiment yang dilakukan untuk mencari sebab akibat dengan desain penelitian pre and post test with group control. Desain penelitian tersebut membandingkan antara 2 kelompok (kelompok perlakuan dan kelompok kontrol). Kelompok perlakuan diberikan intervensi graston technique dan kelompok kontrol diberikan traksi dan graston technique. Pemeriksaan menggunakan Numeric Rating Scale dan Time Up and Go Test. Hasil analisis menggunakan uji Independent sample t test didapatkan nilai p sebesar 0,002. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya perbedaan pengaruh antara pemberian graston technique dan traksi pada OA.
HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS NYERI DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PENDERITA OSTEOARTHRITIS KNEE Wijianto, W; Andzani, Fahreza Ayu; Dewangga, Mahendra Wahyu
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Osteoarthritis (OA) knee adalah penyakit sendi yang paling umum terjadi pada orang tua dan terkait dengan kejadian penurunan kemampuan aktivitas fungsional secara signifikan. OA knee berupa kerusakan tulang dan tulang rawan yang menyebabkan kekakuan dan menjadi penyebab dari kecacatan fisik, kecemasan, depresi, menurunnya kualitas hidup. Menurunnya kualitas hidup ini salah satunya disebabkan adanya nyeri yang terdapat pada penderita osteoarthritis knee, penderita osteoarthritis knee biasanya diderita pada orang dengan usia 50 tahun lebih. Tujuan: Mengetahui adanya hubungan antara intensitas nyeri dengan kualitas hidup pada penderita osteoartritis knee. Metode: Pada penelitian ini mengambil 15 orang responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan observational analitik dan metode pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilakukan setelah mendapat perizinan dengan diterbitkan Etichal Clearance dengan nomor 3121/B.1/KEPK-FKUMS/I/2021. Hasil: Hasil uji normalitas dengan menggunakan uji shapiro wilk dengan nilai 0,098 untuk kelompok WHOQOL-BREF dan nilai 0,365 untuk kelompok WOMAC yang mempunyai arti normal karena kedua nilai p > 0,05. Uji korelasi dengan menggunakan uji pearson correlation mendapat nilai p <0,05. Hasil uji korelasi mempunyai nilai 0,852 dan mempunyai hubungan negatif. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang kuat antara intensitas nyeri dengan kualitas hidup pada penderita osteoarthritis knee.
KORELASI INDEKS MASSA TUBUH DENGAN TINGKAT KEBUGARAN KARDIOVASKULAR SELAMA PANDEMI COVID-19 DI SMA X WONOGIRI Dewangga, Mahendra Wahyu; Amarseto, Binuko
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 telah merugikan semua sektor, termasuk sektor pendidikan. Sejak pandemi Covid-19 di Indonesia, semua aktivitas dibatasi. Pendidikan juga merupakan salah satu tempat yang terkena dampak negatif. Kebijakan belajar dari rumah tentunya akan mempengaruhi aktivitas fisik siswa. Ketika siswa memiliki aktivitas yang rendah, maka akan mempengaruhi indeks massa tubuh dan tingkat kebugaran kardiovaskular mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Body Mass Index dengan tingkat kebugaran kardiovaskular siswa SMA X Wonogiri yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga pada masa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Besar sampel adalah 40 atlet yang terdiri dari 20 siswa putra dan 20 siswa putri. Tingkat kebugaran kardiovaskular diukur menggunakan tes lari 2,4 kilometer. Uji analisis menggunakan pearson product-moment test untuk melihat hubungan antara indeks massa tubuh dengan tingkat kebugaran kardiovaskular. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara indeks massa tubuh dengan tingkat kebugaran kardiovaskular siswa SMA X Wonogiri yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga, dengan nilai signifikansi p = 0,882. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara indeks massa tubuh dengan tingkat kebugaran kardiovaskular pada siswa SMA X Wonogiri yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga selama pandemi COVID-19Indeks Masa Tubuh, Kebugaran Kardiovaskuler, Covid-19
MANAGEMEN FISIOTERAPI DALAM PEMULIHAN PASCA REKONSTRUKSI ANTERIOR CRUCIATE LIGAMENT PADA FASE 3 Khairunnisa, Shafira Rizky Nur; Mahendra Wahyu Dewangga; Hakny Kusuma Maulana Arkan
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 9: Februari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i9.7503

Abstract

Peran sendi lutut sangat penting terhadap stabilitas dari tubuh saat melakukan aktivitas, maka besar kemungkinan akan sering mengalami cedera. Salah satu cedera yang paling sering terjadi di area sendi lutut yaitu pada Anterior Cruciate Ligament (ACL). Cedera pada ACL ini paling sering terjadi pada beberapa cabang olahraga yaitu seperti sepak bola dan basket. Terdapat dua macam prosedur dalam penanganan cedera ACL yaitu rekonstruksi atau konservatif. Tujuan: Untuk mengetahui keefektifan pemberian managemen fisioterapi berupa latihan yang diberikan pada fase 3 pasca rekonstruksi ACL. Hasil dan Pembahasan: Setelah diberikan intervensi fisoterapi selama 4 kali pertemuan didapatkan hasil bahwa meskipun tidak ada peningkatan kekuatan otot pada setiap pertemuan namun terdapat peningkatan endurance pada setiap latihan. Selain itu juga terdapat peningkatan kemampuan fungsional pada akhir pertemuan. Kesimpulan: Management fisioterapi dalam upaya pemulihan terbukti efektif pada kasus pasca rekonstruksi ACL fase 3.
Efektivitas Intervensi Nonfarmakologis terhadap Low Back Pain Kronik dalam Meningkatkan Kualitas Tidur: Tinjauan Naratif Ginting, Erma Juana BR; Dewangga, Mahendra Wahyu
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Chronic Low Back Pain (CLBP) merupakan satu dari beberapa permasalahan muskuloskeletal yang sangat biasa terjadi pada orang dewasa serta kerap kali berhubungan dengan gangguan tidur, yang pada akhirnya memperburuk kualitas hidup. Keterkaitan antara nyeri dan tidur menciptakan tantangan dalam penanganan jangka panjang individu dengan nyeri punggung bawah kronis.Method: Studi ini menerapkan metode kualitatif dengan pemenggunakan pedoman Preferred Reporting Items for Naratif Literatur Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Tinjauan sistematis ini menelaah uji coba terkontrol secara acak (RCT) yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025 dan meneliti efektivitas intervensi terhadap kualitas tidur pada orang dewasa dengan nyeri punggung bawah kronis. Artikel dikumpulkan dari database PubMed menggunakan kata kunci "chronic low back pain" dan "sleep quality". Kriteria inklusi meliputi peserta berusia ≥18 tahun dengan LBP ≥12 minggu, serta penggunaan alat ukur kualitas tidur yang tervalidasi seperti PSQI, ISI, atau PROMIS.Result: Sebanyak enam studi RCT memenuhi kriteria. Intervensi yang dianalisis mencakup mindfulness-based stress reduction (MBSR), latihan akuatik, yoga virtual, fisioterapi konvensional, stimulasi listrik (TENS), kinesio taping, dan diatermi radiofrekuensi. Mayoritas studi menunjukkan adanya peningkatan kualitas tidur, terutama pada intervensi yang menggabungkan komponen fisik dan psikologis. Mindfulness dan terapi akuatik menunjukkan hasil paling konsisten dalam menurunkan nyeri dan meningkatkan kualitas tidurDiscussion: Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan multimodal yang mengintegrasikan relaksasi psikologis dan latihan fisik lebih efektif dalam meningkatkan kualitas tidur dibandingkan pendekatan tunggal yang hanya bersifat fisik. Intervensi yang fokus pada pengurangan stres dan pengaturan sistem saraf memberikan hasil yang lebih nyata dibandingkan teknik pasif seperti kinesio taping.Conclusion: Tinjauan ini memperkuat pemahaman bahwa kualitas tidur perlu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam tujuan terapi bagi pasien dengan nyeri punggung bawah kronik. Pendekatan yang menggabungkan aspek fisik dan psikologis secara bersamaan direkomendasikan karena mampu memberikan manfaat klinis yang lebih menyeluruh.
Pengaruh Cryotherapy dan Faktor Psikologis dalam Performa Atlet Bocchia Tinjauan Sistematis Sembiring, Rico Anandri; Dewangga, Mahendra Wahyu; Perdana, Suryo Saputro
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Boccia adalah olahraga yang dirancang khusus untuk atlet difabel, yang memerlukan tingkat presisi, strategi, dan koordinasi yang tinggi. Cryotherapy menjadi metode pemulihan yang efektif bagi atlet, membantu mengurangi rasa nyeri dan peradangan. Objectives: Kajian ini bertujuan untuk merangkum temuan-temuan terkini mengenai pengaruh cryotherapy terhadap pemulihan atlet serta kontribusi faktor psikologis terhadap performa atlet Boccia.Method: Jenis penelitian kajian literatur ini ndengan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan Quasi Eksperiment menggunakan pendekatan pre test dan post test one group. Jumlah sampel minimal yang digunakan adalah 8-12 partisipan, sesuai standar minimal studi pilot intervensi klinis. Instrumen penelitian menggunakan Ultrasonografi Muskuloskeletal (USG), Pulse oximeter atau heart rate monitor, Lembar observasi dan termometer digital.Result: Cryotherapy dan latihan berbasis Boccia terbukti efektif meningkatkan pemulihan fisik dan fungsi motorik, termasuk kekuatan dan fleksibilitas otot. Selain itu, performa atlet Boccia juga dipengaruhi oleh faktor psikologis seperti efikasi diri dan harapan sukses, terutama pada kelas BC4.Conclusion: Berdasarkan lima artikel yang telah dianalisis, cryotherapy menunjukkan manfaat dalam pemulihan otot dan peningkatan performa fisik, sedangkan aspek psikologis seperti identitas atlet, kecemasan, dan efikasi diri berperan dalam keberhasilan kompetisi, khususnya pada atlet dengan disabilitas berat.
Latihan untuk Meningkatkan Keseimbangan, Kekuatan Ekstremitas Bawah dan Mengurangi Risiko Jatuh pada Lansia: Tinjauan Naratif Salsabila, Shofa Salma; Dewangga, Mahendra Wahyu
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Prevalensi populasi lansia di Indonesia mencapai 12% pada tahun 2024 dan di Jawa Tengah mencapai 15,46%. Adanya ageing process yang terjadi pada lansia berpengaruh terhadap keseimbangan hingga risiko jatuh pada lansia. Latihan fisik dapat mengurangi risiko jatuh pada lansia. Oleh karena itu, diperlukan adanya identifikasi latihan apa saja yang dapat meningkatkan keseimbangan, kekuatan ekstremitas bawah, dan mengurangi risiko jatuh pada lansia.Objectives: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi latihan yang dapat meningkatkan keseimbangan, kekuatan ekstremitas bawah dan menurunkan risiko jatuh pada lansia.Method: Penelitian ini menggunakan metode tinjauan naratif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara menelusuri artikel dari database Pubmed. Artikel yang digunakan adalah artikel terbitan lima tahun terakhir (2020-2025) dan menggunakan bahasa Inggris. Didapatkan empat artikel yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.Result: Sebanyak empat studi Randomized Controlled Trial yang dianalisis menunjukkan bahwa berbagai jenis latihan, yaitu baduanjin exercise, otago exercise, gaze stability exercise, taekkyon-based exercise, dan virtual reality training efektif meningkatkan keseimbangan dan kekuatan ekstremitas bawah serta menurunkan risiko jatuh pada lansia. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rata-rata skor berg balance scale, 30s-chair stand test dan penurunan rata-rata skor timed up and go test.Conclusion: Latihan memiliki berbagai manfaat untuk lansia, salah satunya adalah untuk meningkatkan keseimbangan dan kekuatan ekstremitas bawah serta menurunkan risiko jatuh pada lansia.
Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Tuberculosis (TBC) Paru di RSUD Dungus Madiun Jawa Timur: Case Report Rakha Firjatulla; Mahendra Wahyu Dewangga; Mulatsih Nita Utami
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 02 (2025): Maret: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v4i02.1959

Abstract

Penyakit Tubercolusis (TB) adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tubercolusis. Masalah utama pada penderita tuberkulosis paru adalah bersihan jalan nafas yang tidak efektif yang ditandai dengan dispnea, ronchi, sputum yang berlebihan, batuk yang tidak efektif. Penelitian ini menerapakan metode studi kasus untuk menekankan pada satu objek sebagai sebuah kasus yang dipelajari. Intervensi fisioterapi diberikan selama 3 hari, dari tanggal 30 November 2024 hingga 02 Desember 2024, di Rumah Sakit Umum Daerah Dungus Madiun. Kemudian dari hasil evaluasi yang telah dilakukan didapatkan kesimpulan bahwa kondisi pasien saat ini mengalami peningkatan dari kondisi sebelumnya
Efek Pemberian ROM Exercise pada Contracture Axilla Dextra post Burn pada Anak Usia 8 Tahun Arianeputri, Gemma Nurulfatiha; Dewangga, Mahendra Wahyu; Hamidah, Nilam Nur
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Cedera luka bakar menjadi penyebab utama kecacatan dari tahun ke tahun. Kontraktur akibat luka bakar menjadi salah satu komplikasi umum terjadi yang menyebabkan keterbatasan gerak dan memengaruhi area fleksibilatas seperti sendi.Case Presentation: Seorang pasien anak perempuan usia 8 tahun dengan kontraktur axilla post burn. Pasien mengeluhkan kekakuan dan keterbatasn ROM pada gerak shoulder dextra akibat kontraktur pada axilla.Management and Outcome: Pasien diberikan program latihan berupa latihan ROM aktif-pasif, mobilisasi glenohumeral joint, massage axilla, gentle stretching dan strengthening exercise dan finger walking exercise. Evaluasi nyeri, dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), kekuatan otot menggunakan Manual Muscle Testing (MMT), lingkup gerak sendi (ROM) menggunakan Goniometer, skala gatal menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan kemampuan fungsional menggunakan Shoulder Pain and Disability Index (SPADI). Terdapat penurunan nyeri dan rasa gatal pada T1-T4. Pada ROM dan aktivitas fungsional SPADI dijumpai peningkatan pada T1-T4.Discusion: Pendekatan fisioterapi yang intensif seperti stretching exercise dapat meningkatkan ROM dan mencegah kekakuan lebih lanjut. Selain itu, pemberian latihan secara signifikan dapat meningkatkan kualitas hidup pada anak-anak dengan cedera post burn.Kesimpulan: Hasil dari pemberian exercise selama 4 minggu didapati hasil peningkatan ROM dan aktivitas fungsional pada pasien.
Co-Authors Adhi, Wisnu Prasetyo Adnan Faris Naufal Agus Susanta Agus Tiyawan Alif Rahmadhani, Dimas Amanda, Mutiara Sabta Amarseto, Binuko Ambardhani, Nurul Ameilia Nurhadiyastuti Ana Triasari Andy Sirada Andzani, Fahreza Ayu Anggraeni, Fitria Rizky Anggraheni, Anindya Veta Annisa Dewi Cahya Annisa Rizky Amalia Antya Candrika, Anindita Aquariza, Eliska Elok Ardiansyah, Faizin Arianeputri, Gemma Nurulfatiha Arianti, Bella Arianto, Fransiska Ike Natalia Arif Pristianto Arif Setiawan Arif, Akbar Maulana Auliya, Fitrotul Ayuninggar, Lintang Az-Zahra, Fadhilah Batubara, Nuraida Belinda, Melur Billa, Azizah Shalsa Chintya Putri Wibowo Choirunisa, Dea Condrowati Condrowati Dea Choirunisa Dewi, Annisa Fitri Dian Hudiyawati Dinda Marini Putri Djoko Pekik Irianto Dzakiyah Widyaningrum Eko Prasetyo Fadjriyah, Mandha Noor Fahreza Ayu Andzani Faizah Nashrillah Reyhana Fajar Kholillulloh Fardani Nur Annisa Farizqi, Kurnia Lutfi Fathul Wahid Ilmuddin Firdaus, Muhammad Naufal Fitriani, Dessy Fitriyah, Oktaviani Galih Adhi Isak Setiawan Ginting, Erma Juana BR Hakny Kusuma Maulana Arkan Hamidah, Nilam Nur Iik Monika Israhnanto Isradji Izzatul Arifah Jasir Pabrizadinata, M. Irfan Jati, Daru Kumoro Cipto Jihadilia Islami Putri Kamela Afrelia Karyanto, Muhammad Dhaffa Kasumbung, M Tasa Khairuddin, Gumilang Wahyu Khairunnisa, Shafira Rizky Nur Khansa Nuriashinta Nabila Kinasih, Putri Kirana, Sasi Komalasari, Dwi Rosella Krisdeana, Afinda Krisna Viandara, Dewa Made Kurniady, Devi Arthamevia Lathifani, Nabila Rizka lestari, sulis M maisaroh, M Mailani, Rena Medistianto, Tri Novaliano Rechtsi Miftah Fariz Muhammad Isa Hanafi Tabah Tohamik Muhammad Nizar Siddiq Muhammad Rafif ‘Ulwan Mulatsih Nita Utami Muryanto, Satroda Musyafa, Zafaf Mutiara Sabta Amanda Mutiara, Farrah Rizky Nabila Rubianti Nabila, Annora Shafa Nabila, Khansa Nuriashinta Nadhiira Dwi Amri Nadia Salsabiela Mumtazi Luthfiah Nazhira, Fidyatul Nilam Nur Hamidah Ningrum, Ika Annisa Rahayu Ninik Setyoningsih Nisa, Natasya Aulia Choirun Novalino Rechtsi Medistianto, Tri Nuraida Batubara Nurma, Hanifah Dwi Nurwahidah, Kamila Perdana, Suryo Saputra Perdana, Suryo Saputro Prasetyo, Arya Tri Pratamasari, Nastiti Puspitsari, Dyah Ayu Aprilyana Putri Nurlia Anggraini Putri, Adelia Kurnia Putri, Hena Aura Rahma Septiara Rakha Firjatulla Ramadhani, Hanum Wahyu Ratih Wulandari Rini Anggita Rinna Ainul Maghfiroh Safari Wahyu Jatmiko Safira, Chrisnami Ika Salsabila, Shofa Salma Samiyem Samiyem Samiyem, Samiyem Saputro, Sigit Sembiring, Rico Anandri Septia Denok Sugiharto Setiawan, Galih Adhi Isak Setiyaningsih, Rita Siddiq, Muhammad Nizar Silaen, Nevada Bulandari Sonia Januarizy Sri Yunanto Syamsul Ari Wicaksono Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum Taufik Eko Susilo Taufiqurrachman Nasihun Tiara Fatmarizka Totok Budi Santoso Triasari, Ana Umi Budi Rahayu Viandara, Dewa Made Krisna Vivin Sari Sukmawati Vlorentyna Wilger, Ribka W Wijianto Wahyu Tri Sudaryanto Widayani Wahyuningtyas Wijayanti, Wahyu Kusuma Wijianto, W Wijianto, W. Wilger, Ribka Vlorentyna Wulan Adis Aranti Yuda, Wanda Kurnia Yuli Kusumawati Zaki, Andi Muhammad