Claim Missing Document
Check
Articles

ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM PERCAKAPAN ANTARSISWA SMA NEGERI 1 SUTI SEMARANG KABUPATEN BENGKAYANG Asista, Vera; Madeten, Sisilya Saman; Amir, Amriani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 14, No 11 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppk.v14i11.97743

Abstract

This study examines the phenomenon of code-switching and code-mixing in the conversations of students at SMA Negeri 1 Suti Semarang, Bengkayang Regency. The background of this research lies in the multilingual environment of the school, where students use various local languages, including Dayak Bakati Sebiha, Bemoyok, and Malay, alongside Indonesian. The study employed a qualitative descriptive approach with data obtained through observation and note-taking of students"™ daily conversations in informal settings. The findings reveal that the only type of code-switching identified is internal code-switching, occurring between languages within the same linguistic family, such as from Dayak Bakati Sebiha to Malay, or from Indonesian to a local language. Furthermore, code-mixing was found exclusively at the word and clause levels, involving the insertion of local language elements into Indonesian or vice versa. These linguistic shifts occur naturally, reflecting students"™ communicative flexibility and their socio-cultural identity. The results suggest that language use among students is influenced by social relationships and communication contexts, highlighting the importance of recognizing and valuing linguistic diversity in educational settings.
Faktor-faktor penyebab Rendahnya Minat Baca Mahasiswa di Perpustakaan ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat Ramadhani, Annisa; Madeten, Sisilya Saman; Kurniawan, Kurniawan
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(3).354-361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja yang menjadi penyebab rendahnya minat baca mahasiswa di perpustakaan ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh pustakawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga metode, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dalam penelitian ini dilakukan dengan menelusuri berbagai aspek yang memengaruhi rendahnya minat baca mahasiswa, mencakup faktor internal seperti rutinitas membaca, tingkat motivasi, dan ketersediaan waktu, serta faktor eksternal seperti sarana perpustakaan, mutu layanan, dan kondisi lingkungan baca. Data dianalisis melalui upaya tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data, dilakukan perpanjangan pengamatan, validasi kepada informan (member check), serta triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perpustakaan ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat memiliki peran strategis dalam membentuk dan mengembangkan budaya literasi di lingkungan akademik, khususnya dalam mendorong kebiasaan membaca di kalangan mahasiswa. Namun, peran ini belum sepenuhnya optimal akibat berbagai kendala yang berasal dari faktor internal mahasiswa maupun faktor eksternal yang berkaitan dengan fasilitas dan layanan perpustakaan. Selain itu, pustakawan mengalami hambatan berupa keterbatasan koleksi buku yang relevan dan minimnya tenaga pendukung. Temuan ini diharapkan menjadi acuan dalam merancang strategi sebagai upaya mendorong berkembangnya budaya literasi di kalangan sivitas akademika di wilayah perguruan tinggi.Kata Kunci: Minat Baca, Mahasiswa, Perpustakaan, Literasi, Pustakawan
Peran Layanan Perpustakaan SMP Suster Pontianak dalam Mendukung Kurikulum Merdeka Belajar Dolla Rezna Daspama; Sisilya Saman Madeten; Atiqa Nur Latifa Hanum
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2340

Abstract

Perpustakaan sekolah memiliki fungsi strategis dalam meningkatkan literasi, kreativitas, serta kemandirian belajar peserta didik. Peran tersebut diwujudkan melalui penyediaan sumber informasi yang relevan, pelaksanaan kegiatan literasi, serta dukungan terhadap pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran layanan perpustakaan dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Suster Pontianak serta untuk mengetahui bentuk layanannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara mendalam terhadap lima informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling, observasi aktivitas perpustakaan, dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara sistematis guna memperoleh temuan yang valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan berperan aktif dalam mendukung kurikulum melalui penyediaan koleksi buku yang sesuai, pelaksanaan kegiatan seperti pojok baca dan diskusi buku, serta kolaborasi dengan guru dalam kegiatan pembelajaran. Namun demikian, ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan infrastruktur digital, kurangnya ruang baca yang memadai, dan dan layanan yg masih manual. Meskipun demikian, perpustakaan tetap menjadi sarana penting dalam membentuk karakter peserta didik melalui penguatan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila. Temuan ini mengindikasikan pentingnya peningkatan fasilitas perpustakaan, perluasan akses digital, serta penguatan kolaborasi antara pustakawan dan tenaga pendidik agar perpustakaan dapat berfungsi optimal sebagai pusat pembelajaran abad ke-21.
Faktor-faktor penyebab Rendahnya Minat Baca Mahasiswa di Perpustakaan ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat Ramadhani, Annisa; Madeten, Sisilya Saman; Kurniawan, Kurniawan
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(3).354-361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja yang menjadi penyebab rendahnya minat baca mahasiswa di perpustakaan ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh pustakawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga metode, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dalam penelitian ini dilakukan dengan menelusuri berbagai aspek yang memengaruhi rendahnya minat baca mahasiswa, mencakup faktor internal seperti rutinitas membaca, tingkat motivasi, dan ketersediaan waktu, serta faktor eksternal seperti sarana perpustakaan, mutu layanan, dan kondisi lingkungan baca. Data dianalisis melalui upaya tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data, dilakukan perpanjangan pengamatan, validasi kepada informan (member check), serta triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perpustakaan ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat memiliki peran strategis dalam membentuk dan mengembangkan budaya literasi di lingkungan akademik, khususnya dalam mendorong kebiasaan membaca di kalangan mahasiswa. Namun, peran ini belum sepenuhnya optimal akibat berbagai kendala yang berasal dari faktor internal mahasiswa maupun faktor eksternal yang berkaitan dengan fasilitas dan layanan perpustakaan. Selain itu, pustakawan mengalami hambatan berupa keterbatasan koleksi buku yang relevan dan minimnya tenaga pendukung. Temuan ini diharapkan menjadi acuan dalam merancang strategi sebagai upaya mendorong berkembangnya budaya literasi di kalangan sivitas akademika di wilayah perguruan tinggi.Kata Kunci: Minat Baca, Mahasiswa, Perpustakaan, Literasi, Pustakawan
Gerakan Literasi Sebagai Usaha Penguatan Kemampuan Literasi Bagi Anak Pelajar di Rumah Pintar Punggur Cerdas Amriani Amir; Sisilya Saman Madeten; Atiqa Nur Latifah Hanum; Sahidi Sahidi; Kurniawan Kurniawan; Miftah Rahman
Journal of Community Development Vol. 5 No. 3 (2025): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v5i3.296

Abstract

The basic literacy skills of Indonesian people are still very low compared to other countries in the world, which is a cause for concern in the world of education. The government, through the national school literacy movement, has tried hard to improve literacy skills for students, with various activities both local and national. Through formal and formal education services. The aim of this community service activity (PKM) is to strengthen literacy skills for students at the Punggur Smart Home, which is a non-formal education service, community learning activity center (PBKM) located in Punggur Kecil village, Sungai Kakap subdistrict, Kubu Raya regency. This PKM activity was attended by 25 PKBM students, using educational lecture methods and active literacy. The results of the activity evaluation showed the enthusiasm of PKBM students and their ability to respond to questions from the presenting team during the discussion activities.