Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Self Efficacy Lansia dalam Menghadapi Bencana Melalui Edukasi dan Simulasi dengan Media Booklet Kesiapsiagaan Bencana Sitohang, Tiur Romatua; Yusniar, Yusniar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.17806

Abstract

ABSTRAK Pentingnya kesadaran dari masyarakat untuk dapat ikut serta dalam upaya penanggulangan bencana secara non fisik sangat dibutuhkan. Sehingga perlu ada suatu pemahaman dari masyarakat tentang cara-cara menghadapi risiko bencana yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan mereka yang dapat diberikan melalui peningkatan self efficacy masyarakat. Penilaian individu terhadap kemampuannya dalam melaksanakan tugas dapat mempengaruhi kesiapsiagaan terhadap bencana. Self efficacy individu yang mempunyai keyakinan dan kemampuan untuk bertindak atau mengendalikan situasi jika terjadi bencana. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk  edukasi dan simulasi pada lansia berjumlah 40 orang. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk mewujudkan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi dan meningkatkan Self Efficacy Lansia Dalam Menghadapi Bencana Melalui Edukasi Dengan Media Booklet Kesiapsiagaan Bencana. Dari hasil evaluasi diperoleh 97,5 %  lansia memiliki self efficacy positif. Diharapakan kepada lansia dapat meningkatkan             agar dapat menunjang upaya kesiapsiagaan bencana dengan maksimal, sehingga berbagai dampak yang ditimbulkan dari bencana dapat dicegah atau diminimalisir Kata Kunci: Self Efficacy, Edukasi, Kesiapsiagaan, Lansia   ABSTRACT The importance of public awareness to be able to participate in non-physical disaster management efforts is very much needed. So there needs to be an understanding from the community about ways to deal with disaster risks which at any time can threaten their safety which can be provided through increasing community self-efficacy. An individual's assessment of their ability to carry out their duties can influence disaster preparedness. Self-efficacy is an individual who has the confidence and ability to act or control the situation if a disaster occurs. Community service was carried out in the form of education and simulation for 40 elderly people. The aim of this Community Service is to realize community service as one of the Tri Darma activities of higher education and increase the Self-Efficacy of the Elderly in Facing Disasters through Education with Disaster Preparedness Booklet Media. From the evaluation results, it was found that 97.5% of elderly people had positive self-efficacy. It is hoped that the elderly can increase their self-efficacy so that they can support disaster preparedness efforts optimally, so that various impacts resulting from disasters can be prevented or minimized Keywords: Self Efficacy, Education, Preparedness, Elderly
Edukasi (Penyuluhan) Bahaya Menghirup Lem Pada Anak Usia Sekolah Pada Kepala Lingkungan dan Ibu PKK di Kelurahan Aek Manis Kecamatan Sibolga Selatan Yusniar, Yusniar; Hariani, Muthoh; Sitohang, Tiur Romatua
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.15020

Abstract

ABSTRAK Perilaku menghisap lem ini sangat populer dikalangan remaja dan usia anak sekolah dasar karena memberikan sensasi euforia dan sensasi “fly” dengan cara mudah dan murah pada penggunanya. Hal ini tentu saja merupakan batu loncatan untuk ke tingkat yang lebih lanjut, narkoba. Masalah ini jangan dianggap masalah remeh sepele atau dianggap masalah yang kecil. Tujuan : untuk memberikan edukasi sebagai upaya preventif dengan harapan peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan yang dilakukan kepada para kepala lingkungan dan Ibu-ibu PKK di kelurahan Aek Manis Kecamatan Sibolga Selatan Kota Sibolga. Jumlah responden sebanyak 27 responden, Ibu-ibu PKK dan Kepala Lingkungan wilayah kerja se- Kelurahan Aek Manis dengan tujuan dapat peningkatan pengetahuan, sikap dan Tindakan kepada para sasaran. Adapun metodenya dengan membagikan kuesioner dengan pre dan post test. Hasil kegiatan di dapatkan hasil terjadi peningkatan pengetahuan responden dari 40,7% menjadi 100%, variabel sikap dari 85,1 % naik menjadi 96,3 % begitu juga dengan variabel Tindakan dari 81,4 % menjadi 96,3 %. Disarankan pada pengabdi berikutnya melakukan kegiatan pengabdian melakukan dengan format FGD yang melibatkan pemerintah Kota Sibolga Kata Kunci: Edukasi, Bahaya Menghirup Lem, Pengetahuan, Sikap dan Tindakan  ABSTRACT This glue sucking behavior is very popular among teenagers and elementary school age children because it gives the user a sensation of euphoria and the sensation of "flying" in an easy and cheap way. This is of course a stepping stone to the next level, drugs. This problem should not be considered a trivial problem or a small problem. Education is one of the ways of preventive efforts with the hope of increasing knowledge, attitudes and actions carried out by environmental heads and PKK women in the Aek Manis sub-district, South Sibolga District, Sibolga City. The number of respondents was 27 respondents; PKK women and neighborhood of work areas throughout Aek Manis Subdistrict with the aim of increasing knowledge, attitudes and actions for the targets. The method is by distributing questionnaires with pre and post tests. The results of the activity resulted in an increase in respondents' knowledge from 40.7 % to 100 %, the attitude variable from 81.4 % to 96.3 % as well as the Action variable from 81.4 % to 96.3 %. It is recommended that the next service member carry out service activities in an FGD format involving the Sibolga City government Keywords: Education, Dangers of Inhaling Glue, Knowledge, Attitudes and Actions
Edukasi “ Gizi Seimbang “ sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita Sitohang, Tiur Romatua; Saragi, Maria Magdalena; Yusniar, Yusniar; Faisal, Faisal; Ramlan, Ramlan; Manalu, Minton
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i9.15932

Abstract

ABSTRAK Stunting menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Pemerintah Indonesia menargetkan penurunan angka gagal tumbuh atau stunting sebesar 14 persen pada tahun 2024. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk  edukasi pada ibu hamil dan ibu balita berjumlah 30 orang.  Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk mewujudkan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi, meningkatkan pengetahuan tentang Ibu hamil dan ibu balita tentang gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting.  Dari hasil evaluasi diperoleh pengetahuan ibu hamil dan ibu balita sebelum diberikan edukasi mayoritas cukup sebanyak 63,3% dan setelah dilakukan edukasi mayoritas baik  sebanyak 76,6%. Dengan adanya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapakan kepada Ibu hamil dan Ibu balita dapat meningkatkan pengetahuan mengenai gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting.  Kata Kunci: Edukasi, Gizi Seimbang, Stunting  ABSTRACT Stunting is a health issue in Indonesia. The Indonesian government aims to reduce the rate of growth failure or stunting by 14 percent by 2024. Community service is provided in the form of instruction for 30 pregnant women and mothers with toddlers. The goal of this community service is to realize community service as one of Higher Education's Tri Dharma activities, by boosting pregnant women's and mothers' under-five understanding of balanced nutrition in order to prevent stunting. According to the evaluation results, the majority of pregnant women and moms of toddlers had sufficient knowledge at 63.3% before receiving schooling, and the majority was good at 76.6% thereafter. It is believed that by participating in this community service activity, pregnant women and moms of toddlers can have a better understanding of balanced diet and therefore avoid stunting. Keywords: Education, Balanced Nutrition, Stunting
Penerapan Model Quantum Teaching dalam Pembelajaran Menulis Karangan Narasi Nurlaili; Nurmina, Nurmina; Yusniar, Yusniar
Aliterasi (Jurnal Pendidikan, Bahasa, dan sastra) Vol. 3 No. 1 (2022): Vol. 3 No. 1 (2022): September | Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra |
Publisher : Publisher: Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan didasarkan pada kondisi siswa kelas V SD Negeri 10 Jangka, yaitu masih banyak siswa yang mendapatkan hasil belajar menulis karangan narasi belum mencapai KKM. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mendeskripsikan peningkatan kemampuan siswa kelas V SD Negeri 10 Jangka dalam menulis karangan narasi menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching, selain itu juga mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa dan respon siswa dalam pembelajaran menggunakan model Quantum Teaching pada siswa kelas V SD Negeri 10 Jangka. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif tipe deskriptif. Adapun jenis penelitianhya adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Data penelitian ini adalah hasil tes awal, tes akhir setiap siklus. hasil observasi yang dilakukan oleh pengamat dan hasil wawancara bersama siswa. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian memperlihatkan pada siklus I persentase ketuntasan belajar mencapai 45% kemudian meningkat menjadi 90% pada siklus II. Hasil observasi siklus I terhadap aktivitas guru didapatkan persentase 79,4% dan meningkat menjadi 94%. Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I mencapai 79,4% dan meningkat menjadi 94,4% pada siklus II. Hasil respon siswa juga menunjukkan bahwa pembelajaran dnegan model pembelajaran quantum teaching sangat disenangi oleh anak-anak. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa penggunaan model Quantum Teaching dapat meningkatkan kemampuan siswa dan motivasi dalam menulis karangan narasi di kelas V SD Negeri 10 Jangka. Kata kunci: menulis, karangan, narasi, quantum teaching Abstract This research was conducted based on the condition of the class V students at SD Negeri 10 Jangka. That is, there were still many students who learned to write narrative essays but had not yet reached the KKM. This study aims to determine and describe the increase in the ability of class V students at SD Negeri 10 Jangka in writing narrative essays using the quantum teaching learning model, in addition to describing teacher activities, student activities and student responses in learning using the quantum teaching model for class V students at SD Negeri 10 Jangka. This research approach is qualitative descriptive type. The type of research is classroom action research. The data of this study are the results of the initial test, the final test of each cycle, the results of observations made by observers and the results of interviews with student. Data was collected through tests, observations, and interviews. The results showed that in the first cycle the percentage of learning completeness reached 45% and then increased to 90% in the second cycle. The results of the firts cycle of observations on teacher activity obtained a percentage of 79,4% and increased to 94%. The results of observations of student activity in the first cycle reached 79,4% and increased to 94,4% in the second cycle. The results of student responses also show that learning with the quantum teaching learning model is very liked by children. Therefore, it can be said that the use of the quantum teaching model can improve students’ abilities and motivation in writing narrative essays in class V SD Negeri 10 Jangka. Keywords: writing, essay, narrative, quantum teaching
Analisis Pengaruh Word of Mouth, Social Media Activities, dan Citra Merek Terhadap Minat Beli Konsumen Mixue di Jabodetabek Hasibuan, Faisal Umardani; Syamsulbahri, Syamsulbahri; Putra, Wira Pramana; Yusniar, Yusniar
Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jbmws.v3i01.978

Abstract

Penelitian ini mempelajari dinamika perilaku konsumen di wilayah Jabodetabek, dengan fokus pada pengaruh Word of Mouth (WOM), Social Media Activities, dan Brand Image terhadap minat beli konsumen Mixue. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 235 responden, penelitian ini menggunakan Structural Equation Modeling dengan Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk analisis data. Hasilnya menggarisbawahi hubungan positif yang signifikan antara WOM, Aktivitas Media Sosial, dan Citra Merek dengan minat beli konsumen. Model pengukuran menunjukkan keandalan dan validitas yang tinggi, dan model struktural selaras dengan data. Temuan ini memberikan wawasan yang berharga ke dalam lanskap pengambilan keputusan konsumen di pasar minuman Jabodetabek.
Evaluasi Model Pembelajaran Hybrid Learning Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Yusniar, Yusniar; Ismail, Ismail; Rahmatullah, Rahmatullah
Jurnal Al-Ilmi Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 4 No 02 (2024): Maret
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-ilmi.v4i02.2704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi; 1) perencanaan penerapan model pembelajaran Hybrid learning, 2) hasil pelaksanaan penerapan model pembelajaran Hybrid learning dan 3) pembelajaran PAI dengan penerapan model pembelajaran Hybrid learning di SMAN 10 Sinjai. Evaluasi yang dilakukan yaitu evaluasi sumatif. Jenis pendekatan yaitu pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket dan dokumen. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil evaluasi yakni: 1) Perencanaan penerapan model pembelajaran Hybrid learning memperoleh nilai 89,06% dengan kriteria sangat baik, telah memuat; identitas sekolah, identitas mata pelajaran, kelas atau semester, materi pokok, alokasi waktu, kompetensi inti, tujuan pembelajaran, kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi, materi pembelajaran, model, metode dan media pembelajaran, sumber belajar, langkah-langkah pembelajaran dan penilaian hasil pembelajaran. 2) Hasil pelaksanaan penerapan model pembelajaran Hybrid learning memperoleh nilai 93,75% dengan kriteria sangat baik. Hal tersebut dilihat dari penerapan sesuai sintaks model pembelajaran Hybrid learning mulai dari prepare me (persiapan), tell me (presentation), show me (demonstrasi), let me (latihan), check me (evaluasi), support me (dukungan /bantuan), coach me (saling melatih) connect me (kolaborasi). 3) Pembelajaran PAI dengan penerapan model pembelajaran Hybrid learning sebagaimana pengalaman belajar peserta didik memperoleh nilai persentase sebesar 83,45% dengan kriteria sangat baik. Dari model ini, peserta didik tidak hanya dituntut untuk sekedar mengetahui isi materi tetapi peserta didik dapat mencapai tujuan pembelajaran dan mendapat pengalaman dari segi pemanfaatan fasilitas pembelajaran online, seperti yang terdapat pada smart school yang digunakan sebagai portal dalam proses pembelajaran dengan model Hybrid learning.
HOUSEWIFE EMPOWERMENT STRATEGY TOWARDS HIGHLY COMPETITIVE INDEPENDENT BUSINESSES IN REULEUT TIMUR VILLAGE MUARA BATU NORTH ACEH REGENCY Putri Mellita Sari, Cut; Heriyana, Heriyana; Rasyimah, Rasyimah; Yusniar, Yusniar; Nurainun, Nurainun
International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Vol. 2 No. 2 (2022): July-October 2022
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.416 KB) | DOI: 10.54443/irpitage.v2i2.251

Abstract

The problem faced by partners is the lack of ideas in business development, moreover, many medium-scale industrial-scale food factories have sprung up while home-scale food production houses have been displaced because they are not able to compete with the quality of products produced by medium-scale industrial factories. The Housewife Empowerment Strategy is intended to foster ideas in business development so as to increase the economy of home-scale food production houses and will be able to become highly competitive businesses. This activity is here to inspire and raise awareness of potential, as well as to develop knowledge, insight, and ideas in the development of the types of food produced. The method used in this activity is a guided training method, namely the method of discussion and training. This service activity focuses on training to make “Bread Sobek” which is one of the promising business ideas. In carrying out this activity requires several stages, namely explaining the ingredients needed in making bread and the function of each of these ingredients through small discussions as well as bread making training so that participants are not only able to make bread but also know the function of the ingredients for making bread. the.The results of the training activities show that new ideas for food variations that can be produced by highly competitive home-scale production houses have emerged, housewives have also been able to apply these new ideas as variations of the torn bread itself. with various variants that can make an independent business highly competitive.
EXPLORING THE CREATIVE ECONOMIC POTENTIAL THROUGH TRAINING ON THE PRODUCTION OF PINEAPPLE DODOL AS A MEANS OF SUPPORTING TOURISM VILLAGE IN PEGASING DISTRICT CENTRAL ACEH Maimunah, Siti; Yusniar, Yusniar; Dian Putri, Yohana; Yurina, Yurina
International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Vol. 2 No. 3 (2022): November 2022 - February 2023
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.252 KB) | DOI: 10.54443/irpitage.v2i3.469

Abstract

The purpose of this Community Partnership Program (PKM) is to utilize pineapple as a community agricultural product in the Pegasing area, especially in Kayu Kul Village to be processed into snacks, namely pineapple lunkhead which can be used as souvenirs for tourists who come to visit. Central Aceh. The training activities for making pineapple lunkhead are aimed at (1) introducing processed products made from pineapple. (dodol pineapple) (2) to provide additional knowledge and skills for pineapple farming communities. (3) as a creative economic effort that can increase the income of the pineapple farming community (4) it is hoped that the community can develop a home industry that produces pineapple dodol (5) it is hoped that the pineapple dodol produced by the pineapple farming community can become a characteristic of tourist souvenir snacks. The successful implementation of all community service activities is expected to have good benefits for the community in general and the growth of home industry players in particular.
Pengaruh Sertifikasi Halal, Pemasaran Produk Halal, dan Kepuasan Konsumen terhadap Pertumbuhan Industri Halal di Indonesia Elwardah, Khairiah; Yusniar, Yusniar; Palembang, Septianti Permatasari; Harto, Budi; Solapari, Nuryati
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 05 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v3i05.1195

Abstract

Penelitian ini menyelidiki pengaruh sertifikasi Halal, pemasaran produk Halal, dan kepuasan konsumen terhadap pertumbuhan industri Halal di Indonesia melalui analisis kuantitatif. Sampel sebanyak 175 responden yang mewakili konsumen dan pemangku kepentingan industri berpartisipasi dalam penelitian ini. Structural Equation Modeling (SEM) dengan Partial Least Squares (PLS) digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan efek positif yang signifikan dari sertifikasi Halal, pemasaran produk Halal, dan kepuasan konsumen terhadap pertumbuhan industri. Sertifikasi halal berfungsi sebagai mekanisme jaminan kualitas, sementara strategi pemasaran yang efektif dan kepuasan konsumen berkontribusi pada perluasan pasar dan daya saing. Temuan ini memiliki implikasi bagi pelaku usaha, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan yang bertujuan untuk mendorong pengembangan industri dan meningkatkan daya saing di pasar Halal Indonesia.
The Effect of Business Intelligence System Implementation on Organizational Performance in the Digital Age Judijanto, Loso; Zulkifli, Zulkifli; Yusniar, Yusniar
West Science Information System and Technology Vol. 2 No. 03 (2024): West Science Information System and Technology
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsist.v2i03.1532

Abstract

The implementation of Business Intelligence systems has emerged as one of the key strategies to enhance organizational performance in the digital era. This study systematically reviews 17 peer-reviewed articles from the Scopus database to examine the impact of BI systems on various performance dimensions, including operational efficiency, decision-making, financial outcomes, and customer satisfaction. Results indicated that BI systems enhance organizational agility and competitiveness, while data quality, management support, user training, and strong IT infrastructure were among the factors that drive their success. Challenges such as high implementation costs, resistance to change, and integration complexities remain. Emerging trends in AI integration, cloud-based solutions, and real-time analytics reflect the evolving possibilities of BI systems. This research contributes to the literature by synthesizing critical insights and offering actionable recommendations for practitioners and researchers aiming to leverage BI systems for sustained organizational growth.