Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Penyuluhan Kesehatan Gigi Mulut untuk Meningkatkan Pengetahuan Keluarga Pasien Celah Bibir dan Langit-Langit sebagai Implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Nasroen, Saskia Lenggogeni; Yuslianti, Euis Reni; Meliawaty, Florence; Ardan, Rachman; Isnaeni, Rheni Safira; Irsyad, Widya; Irfianti, Isti
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v3i1.172

Abstract

Masyarakat yang keluarganya mengalami kondisi bibir sumbing atau celah bibir dan langit-langit mayoritas berasal dari kalangan ekonomi lemah. Kelainan bawaan yang bermanifestasi dari bibir atas ke gusi, dan langit-langit yang tidak sepenuhnya menyatu atau berkembang secara terpisah yang dapat disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan. Keluarga yang memiliki riwayat dengan celah bibir dan langit-langit penting mengetahui pengetahuan tentang celah bibir dan langit-langit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan sebagai implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unjani untuk membantu masyarakat luar kampus yang tidak terjangkau edukasi dari pelayanan kesehatan dengan intensif. Selain itu dilakukan penelitian dengan metode kuesioner kepada para orang tua penderita di Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan Langit-langit Bandung. Data dianalisis T-test dependent (p<0,05). Hasil menunjukkan terdapat pengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan setelah penyuluhan dibandingkan dengan sebelum penyuluhan pada keluarga pasien celah bibir dan langit-langit (p=0,00). Dapat disimpulkan bahwa program MBKM yang dilaksanakan dapat berperan pada perubahan pengetahuan keluarga mengenai kesehatan gigi dan mulut pasien dengan riwayat celah bibir dan langit-langit setelah dilakukannya penyuluhan.
Peran Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka pada Pengembangan Pengetahuan Dokter Gigi melalui Edukasi Tatalaksana Pasien dengan Penyakit Sistemik di Tempat Praktik Tammama, Tichvy; Yuslianti, Euis Reni; Darwis, Rudi S.; Jeffrey, Jeffrey; Zakaria, Myrna N.
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v3i2.173

Abstract

Dokter gigi dalam praktiknya terkadang menghadapi pasien dengan kelainan sistemik serta kasus kedaruratan medik, terutama syok anafilaksis. Fakultas Kedokteran Gigi Unjani mempunyai program unggulan kedaruratan medik dental sehingga perlu untuk menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat secara berkesinambungan, dalam hal ini untuk dokter gigi secara umum. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kesehatan mengenai penatalaksanaan pasien dengan syok anafilaksis dan penyakit sistemik pada tempat praktik dokter gigi. Metode kegiatannya berupa edukasi dalam bentuk webinar bagi dokter gigi, bekerja sama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia Cabang Kabupaten Bandung Barat (KBB). Kegiatan dibagi dalam 2 sesi, sesi pertama mengenai penyakit sistemik dan sesi kedua mengenai kedaruratan medis. Hasil kegiatan dihadiri secara antusias oleh sekitar 200 peserta dari daerah KBB dan sekitarnya.
Penyuluhan Jajanan Sehat dan Higienis di Desa Binaan Mekarsaluyu Kabupaten Bandung Rahaju, Asih; Djajasasmita, Daswara; Suntana, Mutiara Sukma; Adinugraha, Irham M; Yuslianti, Euis Reni
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v4i1.285

Abstract

Kebiasaan jajan anak-anak sudah menjadi perilaku umum di semua lapisan sosial ekonomi masyarakat. Jajanan anaksering dijumpai di lingkungan sekolah dan sering dikonsumsi oleh sebagian besar anak usia sekolah, terutama anak usia sekolah dasar, karena harganya yang terjangkau dan dikonsumsi sebagai energi tambahan. Namun, peran strategis jajanan tersebut belum diimbangi dengan kualitas dan nilai gizi yang diharapkan. Artikel ini menguraikan tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pendayagunaan peran mahasiswa Pembelajaran Luar Kelas (PLK). Metode yang dilaksanakan berbentuk penyuluhan kepada para kader di Desa Mekarsaluyu Kabupaten Bandungmengenai jajanan sehat untuk kesehatan tubuh, gigi dan mulut. Kegiatan diikuti oleh 29 orang kader desa dan berjalan efektif. Penyuluhan dilakukan dalam bentuk audio visual dan demonstrasi pembuatan bekal minuman sehat berupa infused water dari buah kepada para kader. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias.
Edukasi Dan Pelatihan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun Pada Masyarakat Di Desa Tanimulya Kabupaten Bandung Barat Yuslianti, Euis Reni; Kusmala, Yudith Yunia; Anggraeny, Dian; Rakhmat, Iis Inayati; Juliastuti, Henny; Ratwita, Welly; Khairunnisa, Rahmadaniah
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v4i2.286

Abstract

Pengetahuan mengenai perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sangat penting karena CTPS merupakan perilaku yang dapat membantu menjaga tangan agar tangan tetap bersih dari kotoran dan dapat membunuh kuman penyebab penyakit berbahaya bagi kesehatan. Oleh karena itu penyuluhan mengenai CTPS pada kegiatan pengabdian masyarakat perlu dilakukan sebagai salah satu bentuk promosi kesehatan. Tujuan penyuluhan ini yaitu untuk mengedukasi pentingnya mencuci tangan sebagai langkah awal mencegah masuknya berbagai penyakit serta untuk mengetahui kesadaran pentingnya menjaga kesehatan melalui perilaku cuci tangan pada masyarakat Desa TanimulyaKabupaten Bandung Barat. Diharapkan dengan adanya penyuluhan ini, masyarakat dapat menerapkan cara awal menjaga kesehatan dengan mengikuti 6 langkah cuci tangan menurut WHO. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan dan praktik memeragakan CTPS langsung kepada 46 masyarakat desa Tanimulya Kabupaten Bandung Barat diakhiri dengan evaluasi yaitu mengisi pre-test dan post-test untuk alat ukur sederhana mengevaluasi pemahaman masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat sangat antusias dan berdasarkan post-test menunjukkan nilai pemahaman masyarakat terhadapmateri-materi tersebut sudah sangat baik, dapat diartikan bahwa masyarakat sudah memahami materi-materi yang sudah diberikan pada saat penyuluhan. Sebanyak 100% partisipan telah memahami enam langkah cara mencuci tangan yang baik dan benar.
Green Nanotechnology for Oral Health (GNOH): Patch Nano-Hydrogel Berbasis Daun Sirih Sebagai Terapi Sariawan Efektif Akbar, Rizki Zaelani; Yuslianti, Euis Reni
Action Research Literate Vol. 9 No. 1 (2025): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v9i1.2604

Abstract

Green nanotechnology memberikan peluang besar dalam pengembangan produk kesehatan berbasis alam yang inovatif dan ramah lingkungan. Penelitian ini mengkaji potensi patch nano-hydrogel berbasis ekstrak daun sirih (Piper betle) sebagai terapi efektif untuk sariawan (stomatitis aftosa). Daun sirih dipilih karena kandungan senyawa bioaktifnya yang terbukti memiliki sifat antimikroba, antiinflamasi, dan penyembuhan luka. Teknologi nano-hydrogel memungkinkan kontrol pelepasan senyawa aktif secara bertahap, meningkatkan efektivitas dan kenyamanan penggunaan. Metode penelitian mencakup ekstraksi daun sirih, sintesis nano-hydrogel dengan teknik polimerisasi silang, karakterisasi produk menggunakan FTIR, SEM, dan analisis kapasitas pelepasan senyawa aktif. Pengujian dilakukan secara in vitro untuk mengevaluasi efektivitas antimikroba terhadap Streptococcus mutans dan Candida albicans, serta secara in vivo untuk mengamati percepatan penyembuhan sariawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patch nano-hydrogel daun sirih memiliki kemampuan pelepasan senyawa aktif yang terkontrol, dengan aktivitas antimikroba signifikan dan peningkatan penyembuhan luka dibandingkan terapi konvensional. Inovasi ini menunjukkan potensi besar dalam aplikasi klinis sebagai alternatif terapi sariawan yang aman, efektif, dan ramah lingkungan.
Efektivitas antiinflamasi ekstrak etanol daun gambir (Uncaria gambir.roxb) dalam menurunkan jumlah sel inflamasi pada tikus Wistar yang mengalami gingivitis: eksperimental laboratoris Yuslianti, Euis Reni; Herryawan, Herryawan; Koswara, Teja; Pragita, Tria
Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran Vol 36, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkg.v36i1.53293

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Gingivitis merupakan penyakit inflamasi pada gingiva terjadi karena faktor lokal, konsumsi obat, dan malnutrisi. Inflamasi merupakan respons pertahanan tubuh dapat merugikan apabila terjadi berlebihan. Bahan alternatif obat antiinflamasi adalah daun gambir. Daun gambir mengandung katekin, tanin, dan gambirin. Tujuan penelitian untuk menganalisis efektivitas ekstrak etanol daun gambir sebagai antiinflamasi dilihat dari jumlah sel inflamasi dan mengetahui efek antiinflamasi ekstrak etanol daun gambir dengan dosis 5%, 10%, dan 20% pada tikus jantan galur wistar yang mengalami gingivitis. Metode: Penelitian adalah eksperimental laboratoris menggunakan Post-test randomized control group design sebanyak 40 sampel tikus dibagi menjadi empat kelompok yaitu kontrol negatif (KN), tikus yang mengalami gingivitis diberikan ekstrak etanol daun gambir 5%(Do-1), tikus gingivitis diberikan ekstrak etanol daun gambir 10%(Do-2), dan tikus yang mengalami gingivitis diberikan ekstrak etanol daun gambir 20%(Do-3). Ekstrak bentuk sediaan pasta diberikan topikal di area gingiva gigi anterior rahang bawah tikus pada pagi dan sore hari selama lima hari. Jaringan diambil hari ke-1, ke-3, dan ke-5 setelah perlakuan, diwarnai dengan hematoxylin eosin. Data dianalisis dengan uji ANOVA dan uji Bonferroni (p<0,05). Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun gambir topikal memiliki aktivitas antiinflamasi terhadap tikus galur Wistar gingivitis dilihat dari penurunan jumlah sel inflamasi yaitu sel neutrofil, eosinofil, makrofag, limfosit, dań sel mast (P=0,000). Konsentrasi ekstrak 5% tidak menunjukkan perbedaan efektivitas. Konsentrasi ekstrak yang paling efektif pada konsentrasi 10% dan 20%. Simpulan: Ekstrak etanol daun gambir topikal efektif menurunkan jumlah sel inflamasi tikus Wistar yang mengalami gingivitis. Konsentrasi ekstrak yang paling efektif adalah 10% dan 20%.KATA KUNCIekstrak etanol daun gambir, gingivitis, sel inflamasiThe effectiveness of ethanol extract of gambir leaves (Uncaria gambir.roxb) as an anti-inflammatory agent in reducing the number of inflammatory cells in Wistar strain gingivitis rats: experimental laboratoryIntroduction:Gingivitis is an inflammatory disease of gingiva that occurs due to local factors, medication consumption, and malnutrition. Inflammation is a body defense response that can be detrimental. An alternative anti-inflammatory drug is gambir leaf which contains catechins, tannins, and gambirin. The purpose of this study was to determine effectiveness of gambir leaf ethanol extract as an anti-inflammatory agent based on inflammatory cells number and to determine anti-inflammatory effect at doses of 5%,10%,and 20% in Wistar gingivitis rats. Methods: The study was an experimental laboratory using a Post-test randomized control group design with a total of 40 rat samples divided into four groups: negative control(NC), gingivitis rats treated with 5% gambir leaf ethanol extract(Do-1), gingivitis rats treated with 10% gambir leaf ethanol extract(Do-2), and gingivitis rats treated with 20% gambir leaf ethanol extract(Do-3). The paste form extract was applied topically to lower anterior teeth gingival area rats in the morning and evening for five days. Tissue samples were taken on days 1, 3, and 5 after treatment and stained with hematoxylin eosin. Data were analyzed using ANOVA and Bonferroni(p<0.05). Result: The study showed that topical ethanol extract of gambir leaves has anti-inflammatory activity against Wistar strain gingivitis rats seen from decrease in inflammatory cells number such as neutrophils, eosinophils, macrophages, lymphocytes, and mast cells(p=0.000). This effect likely due to catechin, tannin, and gambirin presence, which may inhibit arachidonic acid via cyclooxygenase and lipooxygenase pathways. Konsentrasi ekstrak 5% tidak menunjukkan perbedaan efektivitas. Konsentrasi ekstrak yang paling efektif pada konsentrasi 10% dan 20%. Conclusion: Ekstrak etanol daun gambir topikal efektif menurunkan jumlah sel inflamasi tikus Wistar yang mengalami gingivitis. Konsentrasi ekstrak yang paling efektif adalah 10% dan 20%KEYWORDGambir leaf ethanol extract, gingivitis, inflammatory cell
PENETAPAN KADAR VITAMIN C INFUSA DAUN DAN BUAH MENGKUDU (Morinda citrofolia L.) SEBAGAI BAHAN ALAM UNTUK ANTIOKSIDAN SEKUNDER Yuslianti, Euis Reni; Koswara, Teja; Dwisatria, Ligiandra
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7 No 2 (2024): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vitamin C merupakan antioksidan sekunder yang sangat dibutuhkan tubuh untuk membantu metabolisme sel yang baik. Vitamin C banyak terdapat dalam tumbuhan dan sayur dari alam sekitar. Daun dan buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) dapat menjadi alternatif sumber antioksidan sekunder vitamin C yang dapat dimanfaatkan masyarakat selain dari buah dan sayuran biasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan vitamin C infusa daun dan buah mengkudu sebagai bahan alam sumber antioksidan sekunder tubuh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan metode uji laboratoris in vitro. Subjek penelitian menggunakan infusa daun dan buah mengkudu. Pengujian vitamin C infusa daun dan buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) dilakukan dengan prosedur titrasi iodometri dan dihitung dengan persamaan kadar asam askorbat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kandungan vitamin C infusa daun mengkudu sebesar 146 mg/100g dan buah mengkudu sebesar 264 mg/100g. Kesimpulannya adalah memenuhi kebutuhan vitamin C harian dari daun mengkudu diperlukan konsumsi 61,64 gram daun mengkudu untuk laki-laki dan 51,36 gram daun mengkudu untuk perempuan setiap harinya, sedangkan memenuhi kebutuhan vitamin C harian dari buah mengkudu diperlukan 34,09 gram buah mengkudu untuk laki-laki, 28,4 gram buah mengkudu untuk perempuan setiap harinya. Kata kunci: infusa, mengkudu, vitamin C DOI : 10.35990/mk.v7n2.p146-155
Pemeriksaan, Penyuluhan Kesehatan Gigi, Sikat Gigi Bersama, dan Pemberian Flourida Topikal pada Siswa SD Binaan Puskesmas Saguling Bandung Barat Hartman, Henri; Yuslianti, Euis Reni; Arifianti, Isti; Dewi, Zwista Yulia; Nasroen, Saskia L.; Rahaju, Asih; Trisusanti, Ratna; Djohan, Frita FS.; el Fitriyah, Rhabiah; Suntana, Mutiara S.; Maskoen, Ani Melanie; Isnaeni, Rheni S.; Khaerunnisa, Rahmadaniah; Isryad, Widya; Adinugraha, Irham M.; Fathonah, Dea Isny
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.631

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan praktik kesehatan gigi serta mulut pada siswa dan guru binaan Puskesmas Saguling, Kabupaten Bandung Barat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di SD Cikande dan SD Cibodas, dengan target sasaran sebanyak 435 siswa dan 40 guru. Tim pelaksana terdiri dari 15 dosen Fakultas Kedokteran Gigi, mahasiswa sarjana, koas, serta 15 dokter gigi Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Bandung Barat. Metode yang digunakan dalam kegiatan mencakup pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan berat badan, tinggi badan, dan indeks massa tubuh, serta aplikasi fluorida topikal. Penyuluhan kesehatan diberikan melalui media edukasi berupa alat peraga boneka, flipchart, PowerPoint, dan video. Kegiatan ini diakhiri dengan kegiatan sikat gigi bersama untuk memperkuat pemahaman siswa tentang teknik menyikat gigi yang benar. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta keterlibatan dalam kegiatan aplikatif seperti sikat gigi bersama dan penggunaan fluorida topikal.
DIFFERENCES IN HDL AND TRIGLYCERIDE LEVELS IN OBESE AND NORMAL WEIGHT PATIENTS WITH METABOLIC SYNDROME: A LITERATURE REVIEW Ramadhan, Muhammad Zidan; Rakhmat, Iis Inayati; Yuslianti, Euis Reni
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 8 No 4 (2025): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metabolic Syndrome (MS) is a cluster of complex metabolic disorders characterized by central obesity, insulin resistance, dyslipidemia, and hypertension, which collectively increase the risk of cardiovascular disease. One important indicator of dyslipidemia is the triglyceride-to-high-density lipoprotein (HDL) ratio, where elevated triglycerides and reduced HDL levels reflect an imbalance in lipid metabolism. The risk of MS is not only found in obese individuals but also in those with normal body weight (metabolically obese normal-weight individuals), indicating that visceral fat distribution, genetic factors, and lifestyle also play a role. This literature review aims to examine differences in HDL and triglyceride levels in MS patients with obesity and normal body weight. Articles were searched through PubMed, DOAJ, Google Scholar, and GARUDA databases within the last 10 years using relevant keywords. Of the 18 articles that met the inclusion criteria, the review showed a consistent pattern indicating that individuals with MS, whether in the obese or normal-weight groups, exhibited elevated triglyceride levels accompanied by significantly reduced HDL levels. These findings highlight that lipid abnormalities represent a central mechanism in MS that contributes to the risk of atherosclerosis and cardiovascular disease, regardless of body weight status. In conclusion, this review demonstrates that there are differences in triglyceride and HDL levels among MS patients with obesity and those with normal body weight, suggesting that lipid profile evaluation should be a primary focus in cardiometabolic disease prevention strategies. Keywords: dyslipidemia, high-density lipoprotein (HDL), obesity, metabolic syndrome, triglycerides DOI : 10.35990/mk.v8n4.p423-433
Effectiveness of rambutan honey toothpaste on IL-6 gene expression during acute inflammatory phase of gingivitis in a Wistar rat model: an experimental study Putri, Reika Yulia; Yuslianti, Euis Reni; Prayudha, Ramadhita Paramananda; Widowati, Wahyu; Noviani, Indah Yuri
Padjadjaran Journal of Dentistry Vol 38, No 1 (2026): March 2026
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/pjd.vol38no1.67060

Abstract

Introduction: Gingivitis is a reversible form of periodontal disease characterized by gingival inflammation due to dental plaque accumulation and increased inflammatory mediators such as IL-6. Rambutan honey (Nephelium lappaceum) contains bioactive compounds with potential as natural anti-inflammatory agents. This study aimed to analyze the effectiveness of rambutan honey toothpaste on IL-6 gene expression during acute inflammatory phase of gingivitis in a Wistar rat model. Method: This study used a true experimental design with a post-test only control group design. A total of 30 male Wistar rats were randomly divided into three groups: negative control (toothpaste base/NC), positive control (commercial herbal toothpaste/PC), and treatment (rambutan honey/TPRH). The gingivitis rat model was established using a ligature technique with silk thread and inoculation of Porphyromonas gingivalis and Streptococcus mutans. Treatment was administered twice daily for seven days, and gene expression was evaluated on days 0, 3, 5, and 7 using qRT-PCR. Data were analyzed using ANOVA and post hoc Tukey tests (p<0.05). Result: The rambutan honey toothpaste group showed a decreasing pattern of IL-6 expression compared to the base and commercial toothpaste groups, particularly on day 3 (p=0.038). These findings suggest that rambutan honey toothpaste may reduce IL-6 expression. This effect may be related to the presence of flavonoid and phenolic compounds in rambutan honey, which have been associated with anti-inflammatory activity. Conclusion: Rambutan honey toothpaste was associated with reduced IL-6 gene expression during the early acute inflammatory phase of experimental gingivitis in Wistar rats, indicating a potential anti-inflammatory effect at the molecular level. Further studies, including clinical, histological, and protein-level assessments, are needed to confirm its relevance in gingival healing.