Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Asesmen Diagnostik Kurikulum Merdeka Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Aisyiyah Boarding School Pinrang: Implementation of the Independent Curriculum Diagnostic Assessment in Indonesian Language Learning at Aisyiyah Boarding School Pinrang Middle School Amanda, Amanda; Ramly, Ramly; Sultan, Sultan
Journal Studies in Indonesian Language and Literature Vol. 2 No. 1 (2025): Journal Studies in Indonesian Language and Literature
Publisher : Journal Studies in Indonesian Language and Literature

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diagnostic assessment plays a key role in the Kurikulum Merdeka by helping educators understand the individual needs of students and design effective learning experiences. When implemented properly, it can be a powerful tool in ensuring that every student receives the necessary support to maximize their learning potential. This study aims to describe the forms, implementation, and challenges of conducting diagnostic assessments in Indonesian language learning under the Kurikulum Merdeka at SMP Aisyiyah Boarding School Pinrang. Using a qualitative approach with descriptive methods, the study reveals that cognitive diagnostic assessments in seventh-grade classes are conducted through initial assessments, while non-cognitive diagnostic assessments use questionnaires. The implementation of diagnostic assessments has been carried out well, with teachers following teaching modules, although not yet optimally. Several challenges hinder effective application, including students' fluctuating moods, lack of interest in the subject matter, time constraints, and large class sizes. These factors make the assessment process more complex, both technically and psychologically, affecting the quality of results and the effectiveness of learning.
Manajemen Supervisi Dan Evaluasi Pengawas Madrasah Di Kementerian Agama Kabupaten Buol Ramly, Ramly; Adawiyah Pettalongi; Rustina, Rustina; Mohammad Djamil M Nur
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v3i1.2956

Abstract

Manajemen Supervisi Dan Evaluasi Pengawas Madrasah Di Kementerian Agama Kabupaten Buol, dalam hal ini kami mengangkat judul tersebut guna mengetahui bagaimana manajemen supervisi dan evaluasi pengawas Madrasah di Kementerian Agama Kabupaten Buol serta bagaimana peran pengawas Madrasah dalam implementasi supervisi dan evaluasi di Kementerian Agama Kabupaten Buol ? Penelitian ini mengunakan metode kualitatif,dengan mengunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Manajemen supervisi dan evaluasi pengawas Madrasah di Kementerian Agama Kabupaten Buol berawal dari proses perencanaan dengan pertemuan diawal tahun atas koordinasi dengan kepala seksi pendidikan Madrasah di Kementerian Agama Kabupaten Buol serta melakukan penyusunan jadwal pelaksanaan supervisi, melakukan penyusnan program kegiatan supervisi agar pelaksanaan dapat terarah dengan baik sesuai dengan langkah-langkah yang dibuat oleh pengawas dan pengawas juga harus melakukan kerjasama dengan pihak Madrasah agar kegiatan supervisi berjalan dengan baik. Kemudian pada pelaksanaannya pengawas melakukan monitoring pada setiap Madrasah dilakukan setiap semester dan setiap akhir tahun sehingga untuk melakukan pengawasan pada Madrasah Kabupaten Buol dilakukan oleh pengawas setiap bulannya. Selanjutnya kegiatan supervisi tentu ada tujuan dan sasaran sehingga dengan melakukan supervisi untuk mengetahui kemajuan Madrasah serta membantu mengembangkan profesional guru agar setiap saat dapat melakukan pengambangan diri serta mau berinovasi terhadap pendidikan. 2) Peran pengawas Madrasah dalam implementasi supervisi dan evaluasi di Kementerian Agama Kabupaten Buol dilaksanakan dengan melakukan pemantauan, pembinaan, pembimbingan, penilaian dan pelatihan secara profesional kepada Madrasah dan memberi program untuk meningkatkan kualitas pendidikan pada Madrasah di Kabupaten Buol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Manajemen supervisi dan evaluasi pengawas Madrasah di Kementerian Agama Kabupaten Buol berawal dari proses perencanaan dengan pertemuan diawal tahun atas koordinasi dengan kepala seksi pendidikan Madrasah di Kementerian Agama Kabupaten Buol serta melakukan penyusunan jadwal pelaksanaan supervisi, melakukan penyusnan program kegiatan supervisi agar pelaksanaan dapat terarah dengan baik sesuai dengan langkah-langkah yang dibuat oleh pengawas dan pengawas juga harus melakukan kerjasama dengan pihak Madrasah agar kegiatan supervisi berjalan dengan baik. Kemudian pada pelaksanaannya pengawas melakukan monitoring pada setiap Madrasah dilakukan setiap semester dan setiap akhir tahun sehingga untuk melakukan pengawasan pada Madrasah Kabupaten Buol dilakukan oleh pengawas setiap bulannya. Selanjutnya kegiatan supervisi tentu ada tujuan dan sasaran sehingga dengan melakukan supervisi untuk mengetahui kemajuan Madrasah serta membantu mengembangkan profesional guru agar setiap saat dapat melakukan pengambangan diri serta mau berinovasi terhadap pendidikan. 2) Peran pengawas Madrasah dalam implementasi supervisi dan evaluasi di Kementerian Agama Kabupaten Buol dilaksanakan dengan melakukan pemantauan, pembinaan, pembimbingan, penilaian dan pelatihan secara profesional kepada Madrasah dan memberi program untuk meningkatkan kualitas pendidikan pada Madrasah di Kabupaten Buol.
Cash Flow and Net Working Capital as Determinants of Cash Holdings: A Case Study of Mining Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange Armelia, Rifka Resti; Razak, Linda Arisanty; Ramly, Ramly
Jurnal Akuntansi Vol. 17 No. 2 (2025): Vol. 17 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jam.v17i2.12430

Abstract

Purpose – The purpose of this research is to investigate how cash holdings in mining businesses listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) is influenced by cash flow and net working capital. Design/Methodology/Approach – A quantitative approach was adopted using explanatory research methods. The data consist of financial statements from mining sector companies covering the period 2020–2024. Hypothesis testing and data analysis were conducted using EViews 12 software. Findings – Research results show that cash flow and net working capital have a significant influence on cash holding. Therefore, an increase in both of these variables can increase the company's cash holding. Research limitations/Implications – Company management should place greater emphasis on managing cash flow and net working capital effectively toenhance financial stability and mitigate liquidity risks. The findings of this research are expected to serve as a valuable reference for financial decisionmaking among practitioners and academics within the mining industry. Keywords: Cash Flow, Cash Holding, Liquidity, Mining Companies, Net Working Capital
Implementasi Kurikulum Merdeka terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa di SD Inpres Minasaupa 1 Ainun Oktaviani; Ramly, Ramly; Hajrah, Hajrah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan pengimplementasian Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran di SD Inpres Minasaupa 1. (2) Mendeskripsikan faktor-faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi implementasi Kurikulum Merdeka Di SD Inpres Minasaupa 1. Jenis penelitian yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan studi dokumentasi. Serta desain penelitian yang dilakukan yaitu penelitian lapangan (Field Research) ataua p enelitian lapangan merupakan salah satu metode pengumpulan data dalam penelitian kualitatif yang tidak memerlukan pengetahuan mendalam akan literatur yang akan digunakan serta kemampuan tertentu dari pihak peneliti. Kemudian defenisi fokus pada penelitian ini adalah, Implementasi kurikulum merdeka yang dimaksud dalam hal ini adalah perangkat yang dijadikan sebagai pedoman di sekolah yang saat ini diterapkan baik sekolah untuk melihat peningkatan hasil belajar siswa di SD Inpres Minasaupa 1 dengan implementasi kurikulum Merdeka. Maka dari itu pelaksanaan pembelajaran merupakan proses yang diatur melalui serangkaian langkah untuk mencapai hasil yang diharapkan yaitu fokus pada perencenaan, Pelaksanaan dan penilaian pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan Kurikulum Merdeka. Dan hasil belajar adalah sesuatu hal yang dicapai oleh seseorang dari suatu usaha yang telah dilakukan, serta dilihat dari faktor penghambat dan pendukung implementasi kurikulum Merdeka. Hasil penelitian (1) perencanaan pembelajaran (2) pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan menggunakan sumber belajar berupa buku Bahasa Indonesia pegangan guru, buku siswa, dan internet. Pendekatan yang digunakan berpusat pada peserta didik, berbasis projek, saintifik, dan pendekatan berdiferensiasi dengan strategi pembelajaran yang digunakan berpusat pada peserta didik dengan mempertimbangkan pembelajaran berdiferensiasi, inkuiri, dan pengalaman peserta didik. (3) Asesmen dalam kurikulum merdeka terdapat tiga bagian yaitu, Asesmen diagnostik memberikan dasar bagi guru untuk merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan individu peserta didik. Asesmen formatif melibatkan pemantauan terus-menerus selama proses pembelajaran. Asesmen sumatif merupakan proses evaluasi berupa ujian pertengahan semester dan akhir semester.
Pengembangan Bahan Ajar Menulis Berorientasi Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Berbasis Kecerdasan Majemuk Olivia Juni Rosita Hutagalung; Ramly, Ramly; Hajrah, Hajrah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4288

Abstract

Hasil Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat validitas, efektivitas, dan kepraktisan bahan ajar menulis berorientasi pada peningkatan kemampuan berpikir kritis berbasis kecerdasan majemuk. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) yang menghasilkan bahan ajar dengan model pengembangan ADDIE. Subjek Penelitian adalah semua peserta didik kelas X di UPTD SMAN 2 Toppoyo dan UPTD SMAN 1 Budong-Budong. Bahan ajar yang dikembangkan adalah bahan ajar menulis dengan materi esensial Teks Informatif yang berfokus pada peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik dan memiliki ciri khas berbasis Kecerdasan Majemuk. Teknik pengumpulan data dengan analisis dokumen, survei dengan angket, wawancara, dan pengujian. Hasil penelitian sebagai berikut. 1) Hasil uji validitas dengan Uji Konsistensi Cohen’s Kappa bernilai 1 dengan interpretasi Perfect Agreement. 2) Hasil uji Efektivitas dengan Uji Non Parametrik Wilcoxon bernilai Asymp Sig (2-tailed) <0,001. Nilai <0,001 < 0,05 maka disimpulkan hipotesis diterima. 3) Hasil uji kepraktisan dengan Skala Guttman bernilai Kr=1 dan Ks=1. Nilai Kr=1≥0,9 maka skala dianggap layak dan Ks=1≥0,6 maka skala dianggap bagus. Hasil penelitian bahwa bahan ajar menulis berorientasi pada peningkatan kemampuan berpikir kritis berbasis kecerdasan majemuk dinyatakan valid, efektif, dan praktis.
Pengembangan Asesmen Diagnostik Berbasis Website Tes Gaya Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Bahasa Indonesia A. Nur Khusnul Khatimah; Ramly, Ramly; Azis , Azis
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan asesmen diagnostik berbasis website yang digunakan untuk tes gaya belajar peserta didik dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4-D dari Thiagarajan yang meliputi empat tahapan: Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Terdapat dua tujuan utama yang ingin dicapai, yaitu (1) Wujud Produk Asesmen Diagnostik: Produk ini terdiri dari empat fitur utama: tes gaya belajar yang membantu mengidentifikasi gaya belajar peserta didik (visual, auditori, kinestetik), hasil asesmen otomatis yang memberikan umpan balik langsung setelah tes dilakukan, rekomendasi pembelajaran berbasis gaya belajar, yang disesuaikan dengan hasil tes, latihan yang dirancang khusus sesuai dengan gaya belajar peserta didik, yang bertujuan meningkatkan efektivitas pembelajaran. (2) Hasil Uji Validasi Produk: Berdasarkan uji validasi oleh para ahli, produk ini dinilai sangat layak digunakan, dengan skor rata-rata 4 dari 5 pada tiga aspek utama: kelayakan Isi: Materi yang disajikan relevan dan akurat, kelayakan Penyajian: Tampilan dan penyajian informasi jelas dan mudah dipahami, kelayakan Kebahasaan: Penggunaan bahasa yang sesuai dan mudah dimengerti oleh peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk asesmen tersebut sangat bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman gaya belajar peserta didik serta memfasilitasi proses pembelajaran yang lebih efektif.
Efikasi Peserta Pendidikan Profesi Guru Prajabatan dalam Melakukan Asesmen Diagnostik (ADi): Kasus Calon Guru Bahasa Indonesia Ramly, Ramly; Azis, Azis; Muhammad Fajar B
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4811

Abstract

Penelitian ini mengelaborasi efikasi peserta Pendidikan Profesi Guru Prajabatan (PPGPRAJAB) sebagai bentuk dukungan yang diberikan oleh program Pendidikan Profesi Guru terhadap pelaksanaan ADi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan persepsi diri peserta PPGPRAJAB tentang kompetensi ADi yang mereka miliki dan mengungkap komitmen mereka untuk melaksanakan ADi pascaprogram. Populasi penelitian adalah peserta PPGPRAJAB Bahasa Indonesia yang mengikuti Pendidikan di Universitas Negeri Makassar sebanyak 169 orang. Sampel sebanyak 60 orang dipilih secara acak. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket yang didistribusikan denga google form. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta PPGPRAJAB memiliki persepsi diri bahwa mereka kompeten untuk melaksanakan ADi dan mereka juga berkomitmen untuk melaksanakan ADi dengan baik dalam kegiatan mengajar yang mereka jalani. Disimpulkan bahwa peserta PPGPRAJAB akan menambah ketersediaan guru yang mampu menjalankan ADi dengan baik.
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 2 Makassar sebagai Sekolah Penggerak Nurul Sulasmiyatningsih; Ramly, Ramly; Salam, Salam
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5428

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 2 Makassar sebagai sekolah penggerak. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menguraikan proses perencanaan pembelajaran berdiferensiasi yang dilakukan oleh guru, (2) menguraikan proses pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi, dan (3) menguraikan proses evaluasi pembelajaran berdiferensiasi di sekolah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi kelas, wawancara dengan guru, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi masih menghadapi berbagai tantangan. Pada tahap perencanaan, asesmen diagnostik digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan, gaya belajar, dan kompetensi siswa, namun tidak semua rencana pembelajaran telah sepenuhnya mengakomodasi keberagaman siswa karena keterbatasan pemahaman guru. Pada tahap pelaksanaan, sebagian guru telah menerapkan diferensiasi dalam konten, proses, dan produk melalui strategi pembelajaran aktif serta pemanfaatan teknologi, sedangkan lainnya masih menggunakan metode yang seragam akibat keterbatasan waktu dan pelatihan. Pada tahap evaluasi, asesmen formatif mulai diterapkan dengan alat digital dan umpan balik konstruktif, tetapi asesmen sumatif masih bersifat standar, membatasi fleksibilitas siswa dalam menunjukkan hasil belajar mereka. Untuk meningkatkan implementasi pembelajaran berdiferensiasi, diperlukan pelatihan guru yang berkelanjutan, penguatan kolaborasi, serta dukungan kebijakan yang memadai. Sekolah juga perlu melakukan evaluasi dan pendampingan secara berkala agar penerapan berjalan lebih efektif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk membandingkan implementasi pembelajaran berdiferensiasi di sekolah penggerak dan non-penggerak guna mengidentifikasi perbedaan dan tantangan yang dihadapi.
Citra Pembelajaran Berbasis Teknologi di Perguruan Tinggi; Kendala dan Mutu Pembelajaran Online Mohammad Dika Raswadi; Puspita Kartikasari; Rizwan Arisandi; Ramly, Ramly
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5451

Abstract

Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan memberi kemudahan dalam menyelesaikan pekerjaan termasuk bidang pendidikan. Dalam era Revolusi Industri 4.0 penggunaan teknologi pada aspek pendidikan menggeser praktik pembelajaran konvensional ke berbasis teknologi. Platform online yang digunakan membuat pembelajaran lebih mudah dan fleksibel sambil dipersepsikan memiliki kendala dan penurunan mutu proses. Penelitian ini mengkonfirmasi temuan sebelumnya yang mencitrakan permasalahan dalam pembelajaran on line berlaku relatif sama pada semua kelompok sasaran penelitian tanpa mempertimbangkan stratifikasi dan klaster pengguna. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan citra pembelajaran dengan teknologi dalam pembelajaran online, mutu komunikasi timbal balik dosen-mahasiswa, kedisiplinan, dan aktivitas individu dalam belajar. Populasi penelitian mencakup seluruh mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta di ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Indonesia. Sampel terdiri dari 255 mahasiswa yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan dengan angket dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian mengungkap bahwa mahasiswa mempersepsi adanya kendala namun tidak signifikan saat pembelajaran. Mutu komunikasi timbal balik dosen-mahasiswa maupun antarmahasiswa relatif sama dengan saat pembelajaran tatap muka, belajar individual mahasiswa juga demikian, kedisiplinan menurun dibandingkan saat pembelajaran tatap muka. Perlu penanaman sikap positif dan kontrol perilaku mahasiswa agar pelaksanaan pembelajaran Online menjadi lebih optimal.
Penerapan Literature Card Role Play dan Storytelling Card Game dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Kelas VIII SMPN 1 Pallangga Husnul Khatimah; Ramly, Ramly; Azis, Azis
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Literature Card Role Play dan Storytelling Card Game terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Pallangga. Keterampilan berbicara merupakan aspek penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia, namun banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam menyampaikan ide secara lisan akibat rendahnya rasa percaya diri dan kurangnya metode pembelajaran yang interaktif. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Repeated Measures untuk mengukur perkembangan keterampilan berbicara siswa setelah mendapatkan perlakuan dengan kedua model pembelajaran. Sampel terdiri dari 114 siswa. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan berbicara sebanyak tiga kali dan dianalisis menggunakan uji statistik ANOVA Repeated Measures untuk melihat signifikansi pengaruh kedua metode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Literature Card Role Play dan Storytelling Card Game memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa (p < 0,05). Literature Card Role Play lebih efektif dalam meningkatkan struktur berbicara dan organisasi ide siswa, sedangkan Storytelling Card Game lebih efektif dalam meningkatkan kreativitas dan kelancaran berbicara. Uji perbandingan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kedua metode (p < 0,05), dengan Literature Card Role Play menunjukkan peningkatan skor keterampilan berbicara rata-rata 85,7%, sedangkan Storytelling Card Game 83,2%. Penelitian ini membuktikan bahwa metode Game-Based Learning berbasis kartu dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa secara signifikan. Oleh karena itu, model ini direkomendasikan sebagai alternatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan efektif.