Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

DESIGNING AN INTERACTIVE LEARNING GAME INTEGRATING LOCAL CULTURAL VALUES TO ENHANCE JAVANESE SCRIPT LITERACY Stiyas, Ayuk Susilaning; Subrata, Heru; Siswanto, M. Bambang Edi; Mariana, Neni; Rachmadyanti, Putri
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i4.9440

Abstract

Interactive Learning Games are one of the learning media used to measure the achievement of student learning objectives. This development research aims to test the feasibility of a product in the form of Interactive Learning Games to improve Javanese literacy. Validation testing was conducted by material experts, media experts, peer review, as well as testing on students with three types of tests including individual tests, small group trials, and large group trials. The Interactive Learning Games were created using Canva without requiring coding skills. The type of research is Research and Development using the ADDIE development model. The research target was grade V students at SDN Urangagung Sidoarjo. Based on the validation results from the media experts, the Interactive Learning Games received an average score of 92.6%, while the validation results from material experts received an average score of 90%. The product test results from peer review received an average score of 90.4% with some improvements, while individual trial tests obtained an average score of 91%, small group trials achieved an average of 87%, and large group trials reached 88%. Based on validation tests from experts, peer reviews, and trials conducted with students, the use of this Interactive Learning Game is feasible for use in the learning process and can also be used as independent assignments.
Serat Centhini Integration Builds Elementary Geographic Literacy: Integrasi Serat Centhini Membangun Literasi Geografi Siswa Sekolah Dasar Pratiwi, Mey; Rachmadyanti, Putri; Puspita, Ari Metalin Ika
Academia Open Vol. 11 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.11.2026.13777

Abstract

General Background: Geographic literacy is a core competency in primary education encompassing spatial understanding, human–environment interaction, and cultural interpretation. Specific Background: Elementary Natural and Social Sciences learning in Indonesia often relies on textbooks and lacks contextual linkage to students’ real-world spatial experiences. Knowledge Gap: Previous studies have identified geographic values in Serat Centhini but have not deeply examined its integration process within classroom practice and learner experiences. Aims: This study investigates the integration of Serat Centhini as a culturally grounded source of geographic literacy in elementary IPAS learning. Results: Using a qualitative case study with 32 fifth-grade students and a teacher, findings show that narrative-based learning through Serat Centhini supports students’ understanding of spatial relationships, contextualizes geographic concepts, strengthens awareness of human–environment interactions, and connects cultural dimensions with geographic knowledge. Students demonstrated the ability to interpret spatial descriptions, relate them to real environments, and reflect on environmental values through culturally relevant narratives. Novelty: This study introduces a perspective that positions traditional Nusantara literature as an integrated pedagogical resource linking geographic literacy with cultural identity formation in elementary education. Implications: The findings highlight the potential of local literary heritage as an interdisciplinary and contextually meaningful learning resource, offering guidance for teachers, curriculum designers, and policymakers to incorporate culturally responsive approaches in geographic literacy development. Highlights• Narrative learning supports spatial concept comprehension through cultural storytelling• Students connect textual geography with real environmental contexts and practices• Cultural narratives foster ecological awareness and value-based reflection KeywordsGeographic Literacy; Serat Centhini; Local Wisdom; Narrative Learning; Elementary Education
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Lectora Inspire Bagi Guru SD Ana, Ria Fajrin Rizqy; Astutik, Leny Suryaning; Putri, Dya Ayu Agustina; Rachmadyanti, Putri; Rifayanti, Zuni Eka Tiyas
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1948

Abstract

Advances in science and technology require teachers to creatively use interactive learning media. In reality, teachers rarely use interactive learning media during classroom instruction, resulting in low student motivation. To address this issue, a training program on creating technology-based learning media using Lectora Inspire was conducted. The objective of this training is to enhance teachers’ competencies in creating, developing, and implementing technology-based learning media. This training program consists of the following stages: 1) field survey (partners); 2) Coordination with school principals and teachers; 3) Program Socialization; 4) Program Implementation; and 5) Activity Evaluation. The results of the activities showed an increase in teachers’ knowledge and skills in designing innovative learning media. Additionally, teachers were able to produce learning media products that can be used in the classroom learning process. This program is expected to support more interactive learning, increase student motivation, and encourage the use of technology in elementary school education.
Pengembangan Media Pembelajaran BADAS (Belajar Asyik Kebudayaan Surabaya) Pada Peserta Didik Kelas V di SDN KEJAWAN PUTIH 1/ 243 Surabaya Rachmadyanti, Putri; Mahendra, Arya; Salsabilla, Iftita Azzahra; Rudianti, Suksesi Cita; Rahmawati, Sintya Imelda
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92666

Abstract

Pengembangan media pembelajaran yang berdiferensiasi dan berbasis teknologi merupakan kebutuhan pada Kurikulum Merdeka. Kurangnya perhatian guru pada gaya belajar dan variasi media pembelajaran membuat pemahaman peserta didik terhadap materi menjadi tidak optimal. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN Kejawan Putih 1/234 Surabaya. Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah inovasi media pembelajaran bernama Aplikasi “BADAS (Belajar Asyik Kebudayaan Surabaya) yang mengemas strategi pembelajaran secara asyik, menantang, dan bermakna. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE. Media pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah aplikasi pembelajaran digital yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan individual peserta didik, seperti minat belajar, gaya belajar, dan perkembangan teknologi. Aplikasi "BADAS" membantu peserta didik lebih mudah memahami materi dan pembelajaran menjadi lebih menarik dan efektif. Penelitian ini berhasil meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar 90% peserta didik terhadap materi budaya benda dan tak benda di Surabaya.
Pengembangan Media Pembelajaran PETA Puzzle sebagai Media Alternatif Pembelajaran IPS Materi Kondisi Geografis di Sekolah Dasar Nafisah, Durrotun; Rachmadyanti, Putri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91612

Abstract

Pembelajaran di era sekarang guru harus dapat melakukan pembelajaran yang aktif dan bervariasi untuk mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah  mengembangkan  media pembelajaran puzzle untuk  materi kondisi geografis  pada pembelajaran IPS di sekolah dasar. Media PETA Puzzle merupakan media fisik yang dapat membantu anak dalam memvisualisasikan pemikirannya secara terstruktur.  Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan yang menggunakan metode research and development (R&D) dengan jenis desain penelitian ADDIE yang dilakukan beberapa tahapan diantaranya Analysis, Design, Development, Implementation. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket. Subjek penelitian sebanyak 18 siswa kelas V di SDN Lidah Kulon 3 Surabaya. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: pengembangan media yang dilakukan terdiri atas beberapa tahap, yaitu: identifikasi ( pengguna dan materi), perencanaan, pembuatan produk awal, uji tim ahli dengan perbaikan produk awal, dan uji coba pada siswa. siswa mampu membangun pengetahuan sendiri yang terstuktur dan tergornisir dari implementasi pembelajaran menggunakan media PETA Puzzle.
Pedagogi Multiliterasi Melalui Pembelajaran Berbasis Fenomena: Model untuk Meningkatkan Perilaku Ekonomi Sirkular di Sekolah Dasar Mahendra, Arya; Setyowati, Raden Roro Nanik; Rachmadyanti, Putri
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 3 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.120096

Abstract

This study was motivated by environmental degradation resulting from unsustainable economic practices rooted in a linear economic system (take-make-dispose), alongside the limited provision of circular economy education as a sustainable behavioral framework that integrates real world phenomena with socio-critical reflection in elementary schools. The research aimed to examine the effectiveness of phenomenon-based learning combined with multiliteracy pedagogy in fostering students’ circular economic behavior across knowledge, attitudes, and practices. Employing a pre-experimental one-group pretest-posttest design, the study involved 15 fifth-grade students at SDN Rayung, Tuban Regency. Data were collected through higher-order thinking skills (HOTS)-based multiple-choice tests for knowledge and Likert-scale questionnaires for attitudes and practices. Findings revealed significant improvements in all three dimensions, supported by high N-Gain scores: knowledge (0.84), attitudes (0.83), and practices (0.85). The contextualization of real environmental issues through direct practice effectively enabled students to critically understand sustainable economic behavior. In conclusion, integrating multiliteracy pedagogy into phenomenon-based learning represents an innovative and effective strategy to strengthen cognitive understanding, cultivate critical awareness, and shape sustainable economic practices among elementary school students from an early age.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Audio Visual Materi Peta pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Nafisah, Durrotun; Asnimawati, Asnimawati; Rachmadyanti, Putri
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.105942

Abstract

Media pembelajaran menjadi elemen penting dalam konteks pembelajaran, kurangnya inovasi media pembelajaran menjadikan rendahnya minat siswa terhadap pembelajaran khususnya materi peta. Penelitian ini bertujuan mengetahui kelayakan dan resposn siswa terhadap media pembelajaran audio visual pada pembelajaran peta di sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan Research & Development (R&D) dengan menerapkan model pengembangan ADDIE, yang terdiri atas tahapan analisis (analyze), perancangan (design), pengembangan (development), penerapan (implementation), dan  evaluasi  (evaluation). Subjek penelitian yakni peserta didik kelas V sebanyak 28 peserta didik di SDN Jeruk. Analisis data yang digunakan selama pengembangan adalah analisis deskriptif, analisis kelayakan media pembelajaran audio visual berdasarkan skor kriteria. Hasil dari proses validasi menunjukkan bahwa ahli media memberikan persentase kelayakan sebesar 89,3%, dan ahli materi sebesar 92%. Hasil respon dari peserta didik dengan persentase 95%. Sehingga semuanya masuk dalam kategori sangat layak. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran audio visual materi peta pada pembelajaran IPS sangat digunakan menjadi media pembelajaran.