Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Mengamati Perkembangan Anak Usia 7 Tahun Melalui Kunjungan ke Rumah Lubis, Ramadhan; Amelia, Flora; Handayani, Fitri; Munawwarah, Najwatul; N, Nurlailiana; Dirda, Sheltiva Fhazahra
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2025): Agustus
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.155619980

Abstract

Development of Children Aged 7-8 Years Through Direct Visits This study aims to observe the development of children aged 7-8 years through direct visits to their homes. The focus of the study includes children’s cognitive, emotional, spiritual, and motor development. The research method uses direct observation and interviews with parents. The results of the study show that children aged 7-8 years show significant development in various aspects. Cognitive development is seen from children’s ability to solve problems and think logically. Children’s emotional development is seen from their ability to manage emotions and interact with the surrounding environment. Children’s spiritual development is seen from their understanding and practice of religious values in everyday life. Children’s motor development is seen from their physical abilities and movement coordination. This study provides an overview of the development of children aged 7-8 years and can be a reference for parents and educators in supporting children’s development
Pengaruh Model Pembelajaran Picture and Picture Terhadap Kemampuan Menulis Paragraf Siswa Sekolah Dasar Nabila Humairo, Hanny; Mardianto, Mardianto; Lubis, Ramadhan
Jurnal Garuda Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/gabdimas.v3i2.1154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran Picture and Picture terhadap kemampuan menulis paragraf siswa kelas III SDN 060834 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan partisipan kepala sekolah dan guru kelas III. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan siswa dalam mengorganisir ide ke dalam paragraf yang runtut dan padu. Oleh karena itu, penelitian dibatasi pada kemampuan menulis paragraf deskripsi berdasarkan gambar, bukan jenis paragraf lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan model Picture and Picture, skor rata-rata kelas eksperimen dalam menyusun paragraf adalah 62,06, sedangkan kelas kontrol sebesar 60,23. Setelah penerapan model, skor rata-rata pasca-tes kelas eksperimen meningkat menjadi 81,94, sementara kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional tidak menunjukkan peningkatan berarti. Uji hipotesis menghasilkan nilai 3,516 > 1,68595 dengan signifikansi 0,001 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian, pembelajaran Picture and Picture terbukti lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam meningkatkan kemampuan menulis paragraf deskripsi siswa. Hasil ini menjadi acuan bagi lembaga pendidikan untuk mendorong guru meningkatkan kreativitas dan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan media yang tepat, sehingga minat belajar siswa dapat tumbuh dan tujuan pembelajaran lebih mudah tercapai.
ANALISIS TUMBUH KEMBANG ANAK PADA PERIODE EMAS USIA 0-2 TAHUN BERSAMA IBU ENY DIAN Lubis, Ramadhan; Karina, Karina; Fauziah, Nayla Nazwa; Hasibuan, Najwa Naumira; Hasibuan, Salsa Bila; Hasibuan, Najwah; Rambe, Mila Sapitri
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 5 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menguraikan analisis tumbuh kembang anak selama periode kritis 0-2 tahun, yang dikenal sebagai "periode emas" dalam perkembangan manusia. kami menggunakan pendekatan multidisiplin yang mencakup psikologi perkembangan, nutrisi, lingkungan, dan faktor genetik untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. metode observasional dan analisis data longitudinal digunakan untuk melacak kemajuan fisik, kognitif, bahasa, dan sosial anak selama periode tersebut. temuan menunjukkan bahwa stimulasi yang kaya dan nutrisi yang memadai berperan penting dalam mendukung perkembangan optimal pada anak usia ini. implikasi praktis dan saran untuk intervensi diberikan untuk membantu orang tua dan penjaga dalam mendukung perkembangan anak mereka selama periode emas ini.
Perkembangan Fisik, Intelektuan, Emosi, Sosial dan Moral pada Anak Usia 8 Tahun Ardiansyah, Rendy; Kurniasih, Lili; Maharani, Dhini; Lubis, Nur Sakinah; Pebri, Mitta; Lubis, Ramadhan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak merupakan harta yang paling berharga bagi setiap orangtua. Kehadiranya membawa kebahagiaan bagi keluarga. Oleh karena itu setiap orang tua tidak ingin kehilangan momen bersama anaknya walaupun hanya satu detik. Orang tua harus memperhatikan pertumbuh kembangan anak dalam segala aspek, baik itu emosinya, intelektualnya maupun sosialnya.Di zaman sekarang banyak orangtua yang mengabaikan pertumbuh-kembangan anaknya. Sehingga si anak tumbuh tanpa pantauan dar orangtua. Artikel ini dibuat untuk menyadarkan orangtua betapa banyaknya pertumbuhan dan perkembangan si anak di usia delapan tahun. Mulai dari perkembangan intelektualnya, emosinya, fisiknya dan lain-lain. Dalam artikel ini kami mengambil sampel seorang anak perempuan yang berumur delapan tahun. Dan metode yang digunakan yaitu metode wawancara.
Perkembangan Intelektual, Emosi, Sosial dan Moral Remaja Hutagalung, Mhd Faisal Buchori; Harahap, Esta Rayani; Lubis, Rahmi Maisaroh; Matondang, Anggita Nazwa; Putri, Viola; Hasanah, Nurul; Lubis, Ramadhan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja akhir mengacu pada periode dalam hidup ketika individu mengabdikan diri sepenuhnya untuk mengejar pertumbuhan pribadi, yang mencakup aspek psikologis dan fisik. Seorang remaja harus mempersiapkan diri menghadapi masa dewasa, dimana pada masa tersebut kesiapan mentalnya juga harus berkembang. Hanya memiliki ketabahan mental saja tidaklah cukup; seorang wanita dewasa juga harus memupuk ketahanan fisik. Transformasi diri seorang remaja mempunyai berbagai dampak terhadap individu yang sedang menghadapi atau memasuki dunia orang dewasa. Bimbingan dan arahan orang tua sangat dicari oleh para remaja ini untuk menjamin kesiapan dan kedewasaan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perkembangan intelektual, emosional, sosial, dan moral perempuan. Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kepustakaan kualitatif, khususnya studi persepsi, untuk memahami secara komprehensif pengaruh setiap persepsi terhadap hubungan antara pendidikan dan pembangunan generasi tertentu. Oleh karena itu, penulis akan memaparkan dan mencontohkan berbagai aspek perkembangan dan dampak pendidikan terhadap pendewasaan generasi sekarang.
Masa Sekolah dan Perkembangan Anak Usia 6-12 Tahun Lubis, Ramadhan; Rahmi, Devina Aulia; Kania, Diva Adira; Pawira, Elsa Adinda Suci Sugi; Imelda, Imelda; Andini, Naila; Nadella, Nadella
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki perkembangan anak usia 6-12 tahun selama masa sekolah, dengan fokus pada aspek fisik, psikis, intelektual, dan emosional. Peran orangtua dan pendidik sangat penting dalam memahami dan mendukung perkembangan anak agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Pelatihan pengelolaan emosi juga dianggap krusial untuk membantu anak menghadapi berbagai situasi dengan baik. Pada usia sekolah dasar, guru dan orang tua perlu membimbing anak dalam mengelola emosi dengan baik, karena emosi anak berpengaruh pada perilaku sosial dan moral mereka. Interaksi positif di lingkungan sekolah dan keluarga dapat membentuk sikap sosial, emosional, dan moral anak. Membentuk sikap sosial yang baik pada anak dianggap kunci untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan dan menentukan masa depan yang baik.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif.Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode survai dengan teknik tes dan pengukuran.Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling.
Peran Guru BK dalam Memberikan Layanan Bimbingan Karir terhadap Peserta Didik Kelas XII Andayani, Putri; Lubis, Ramadhan; Nurhayani, Nurhayani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang telah dilakukan dengan judul “Peran Guru BK Dalam Memberikan Layanan Bimbingan Karir Terhadap Anak Kelas XII” yang dilatarbelakangi dengan banyaknya peserta didik saat ini yang kebingungan dalam memilih dan merencanakan karirnya setelah tamat dari sekolah. Kurangnya peran guru BK dalam memberikan layanan bimbingan khususnya karir kepada peserta didik, padahal bimbingan karir sangat dibutuhkan oleh peserta didik agar mereka tidak kebingungan dalam menentukan karirnya setelah tamat dari sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru BK dalam memberikan layanan bimbingan karir di sekolah untuk peserta didik serta faktor pendukung dan penghambat yang dialami oleh guru BK dalam memberikan layanan tersebut. Metodologi penelitian yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah 5 orang peserta didik di Perguruan Islam Al-Ulum Medan, 1 guru BK, Badan Kesiswaan dan Kepala Sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik wawancara, studi dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa peran guru BK dalam memberikan layanan bimbingan karir di sekolah tersebut sudah optimal, hal ini di buktikan oleh hasil wawancara dengan peserta didik yang sudah bisa memilih, menentukan dan merencanakan karirnya setelah tamat dari sekolah adanya program BK yang terjalankan dengan baik.
Implementasi Teknik Desensitisasi Kecemasan Berbicara di Depan Umum pada Siswa SMA Negeri 2 Binjai Damanik, Adelia Santi; Lubis, Ramadhan; OK, Azizah Hanum
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 3 (2023): Oktober 2023-Januari 2024
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v3i3.399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi teknik desensitisasi kecemasan berbicara di depan umum pada siswa SMA Negeri 2 Binjai. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian dari peneltian ini terdiri dari 1 guru BK dan 5 siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi dengan menanyakan hal yang sama dengan sumber berbeda. Hasil dari penelitian ini yaitu guru bimbingan konseling (BK) mempunyai peranan yang sangat penting dalam mengatasi kecemasan berlebihan pada siswa. Hal ini sesuai dengan fungsi BK yaitu membantu peserta didik untuk berkembang secara optimal sesuai dengan perkembangan dan tuntutan yang terjadi di lingkungan. Implementasi yang dilakukan guru BK dalam mengurangi kecemasan berbicara dengan mengaplikasikan layanan bimbingan individu maupun kelompok, sehingga siswa mampu mengaplikasikan dengan optimal ketika berbicara di depan umum.
EKSPLORASI PENGGUNAAN BAHASA SLANK DALAM PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DI INSTAGRAM UNPRI: DAMPAKNYA TERHADAP PEMAHAMAN DAN APRESIASI MATERI PELAJARAN barus, Depitaria Br; Valencia, Morsauli; Lubis, Ramadhan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.26013

Abstract

Pengajaran bahasa dan sastra Indonesia mempunyai peranan strategis dalam meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap kekayaan budaya dan sastranya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, perubahan gaya komunikasi, khususnya melalui media sosial, telah menciptakan tantangan baru dalam penggunaan bahasa formal. Fenomena penggunaan Slank yang dulunya hanya sebatas percakapan informal, kini semakin merambah ke dunia pendidikan. Slank merupakan fenomena kebahasaan yang semakin meluas dalam berbagai setting komunikasi, seperti Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaDengan menggunakan metodologi kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk memahami secara menyeluruh penggunaan bahasa Slank dan bagaimana hal itu berdampak pada pemahaman dan apresiasi materi pembelajaran di kalangan mahasiswa UNPRI yang menggunakan Instagram.- Rata-rata, mahasiswa yang menggunakan bahasa Slank membuat posting sebanyak dua hingga tiga kali seminggu. - Aktivitas tersebut terutama terkait dengan pengalaman belajar, tanya jawab terkait mata kuliah, dan diskusi informal mengenai topik kuliah. - Profil pengguna bahasa Slank mencakup mahasiswa dari berbagai tingkatan semester, menciptakan suatu ekosistem yang inklusif dan dinamis. - Bahasa Slank lebih umum digunakan oleh mahasiswa dengan latar belakang kehidupan sehari-hari yang lebih santai dan akrab. 1. Bahasa Slank sering digunakan di Instagram UNPRI dalam konteks pendidikan, terutama saat berbicara tentang materi pembelajaran dan pengalaman belajar. 2. Profil pengguna bahasa Slank sebagian besar terdiri dari mahasiswa dari berbagai tingkatan semester, yang membuat komunitas menjadi hidup dan menarik. 3. Bahasa Slank menambah warna pada diskusi tentang materi pembelajaran dan pengalaman belajar di kampus. 4. Penggunaan bahasa yang sederhana dapat membantu mahasiswa berinteraksi satu sama lain, tetapi juga dapat menyulitkan mereka untuk memahami materi pembelajaran
ANALISIS PENGUNAAN BAHASA SLANK DI INSTAGRAM UNPRI TERHADAP PEMAHAMAN MATERI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Lubis, Ramadhan; Valencia, Morsauli
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.26113

Abstract

Pengajaran bahasa dan sastra Indonesia mempunyai peranan strategis dalam meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap kekayaan budaya dan sastranya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, perubahan gaya komunikasi, khususnya melalui media sosial, telah menciptakan tantangan baru dalam penggunaan bahasa formal. Fenomena penggunaan Slank yang dulunya hanya sebatas percakapan informal, kini semakin merambah ke dunia pendidikan. Slank merupakan fenomena kebahasaan yang semakin meluas dalam berbagai setting komunikasi, seperti Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaDengan menggunakan metodologi kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk memahami secara menyeluruh penggunaan bahasa Slank dan bagaimana hal itu berdampak pada pemahaman dan apresiasi materi pembelajaran di kalangan mahasiswa UNPRI yang menggunakan Instagram.- Rata-rata, mahasiswa yang menggunakan bahasa Slank membuat posting sebanyak dua hingga tiga kali seminggu. - Aktivitas tersebut terutama terkait dengan pengalaman belajar, tanya jawab terkait mata kuliah, dan diskusi informal mengenai topik kuliah. - Profil pengguna bahasa Slank mencakup mahasiswa dari berbagai tingkatan semester, menciptakan suatu ekosistem yang inklusif dan dinamis. - Bahasa Slank lebih umum digunakan oleh mahasiswa dengan latar belakang kehidupan sehari-hari yang lebih santai dan akrab. 1. Bahasa Slank sering digunakan di Instagram UNPRI dalam konteks pendidikan, terutama saat berbicara tentang materi pembelajaran dan pengalaman belajar. 2. Profil pengguna bahasa Slank sebagian besar terdiri dari mahasiswa dari berbagai tingkatan semester, yang membuat komunitas menjadi hidup dan menarik. 3. Bahasa Slank menambah warna pada diskusi tentang materi pembelajaran dan pengalaman belajar di kampus. 4. Penggunaan bahasa yang sederhana dapat membantu mahasiswa berinteraksi satu sama lain, tetapi juga dapat menyulitkan mereka untuk memahami materi pembelajaran
Co-Authors A'rif, Muhammad Adella, Sindy Adha, Chalijah Amelia, Flora Andayani, Putri Andina, Fadillah Andini, Naila Aprilia Kartika, Dini Arafah Lubis, Hafiza Zahra Azzahra, Lathifah Bancin, Wahdaniati Barus, Depitaria Batubara, Muhammad Alwi Berutu, Sri Rahmayanti Damanik, Adelia Santi Dirda, Sheltiva Fhazahra Fathia Rahmah, Mutia Fauziah, Nayla Nazwa Fitri Handayani Harahap, Esta Rayani Harahap, Hasima Harahap, Rizki Melinda Hasanah, Nur Aripa Hasibuan, Najwa Naumira Hasibuan, Najwah Hasibuan, Salsa Bila Hasraful, Hasraful Hutagalung, Mhd Faisal Buchori Kamilah Br. Purba, Siti Najla Kania, Diva Adira Karina Karina Kesuma, Bunga Khadijah Khadijah Khoirunnisa, Ardina Lestari, Retno Ayu Lia, Nur Lili Kurniasih Lubis, Nur Sakinah Lubis, Rahmi Maisaroh Maharani, Dhini Mailida, Yulita Manurung, Jahwa Mardianto Mardianto Matondang, Anggita Nazwa Mulia, Raisyah Putri Munawwarah, Najwatul N, Nurlailiana Nabila Humairo, Hanny Nabila, Putri Nadella, Nadella Namira, Adinda Nadda Nasution, Nurul Ilmi Nurhayani nurhayani Nurul Hasanah OK, Azizah Hanum Pasaribu, Sayang Pawira, Elsa Adinda Suci Sugi Pebri, Mitta Pratiwi, Anandita Dwi Pratiwi, Eyzi Purba, Tiara Paramita Boru Purba, Wanda Amelia Putri, Devita Aulia Putri, Viola Rahmi, Devina Aulia Ramadani, Karfika Suci Ramadhani, Tivany Rambe, Mila Sapitri Rangkuti, Khairina Habib Rendy Ardiansyah Rusli, Rinaldi Sabfriani, Sabfriani Sari, Nur Awaliyah Afrinda Sarimulia, Indah Siagian, Amalia Alfina Simanjuntak, Miftah Hayatih Sinaga, Fatimah Azzahra Siregar, Dewi Chairunnisa Situmorang, Pitri Syafitri, Ida Alexsa Syamsiar, Syamsiar Valencia, Morsauli