Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

MEMETAKAN YANG BELUM TEREKSPLORASI : MENUJU NORMA VO2MAX DAN KEBUGARAN KHUSUS OLAHRAGA UNTUK KABADDI Utama, Made Bang Redy; Asri, Del; Subekti, Maryoto; Santika, I Gusti Putu Ngurah Adi; Ramadhan, Muhammad Gilang; Adi, Adi S; Ihsani, Sri Indah; Ibrahim, Saipulloh; Wenly, Ayu Purnama
Bajra : Jurnal Keolahragaan Vol. 4 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Bidang Penelitian dan Pengembangan KONI Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17641348

Abstract

Latar Belakang Kabaddi sebagai olahraga dengan intensitas tinggi memerlukan profil fisiologis yang spesifik, namun hingga kini belum terdapat norma kebugaran yang spesifik untuk atlet Kabaddi Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan profil fisiologis atlet Kabaddi Indonesia dan mengusulkan nilai normatif awal yang spesifik untuk olahraga ini. Sebanyak 23 atlet Kabaddi (15 putra, 8 putri) menjalani pengukuran antropometri, tekanan darah, kadar hemoglobin, saturasi oksigen, dan VO₂Max menggunakan Multistage 20-Meter Shuttle Run Test. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji-t independen, dan analisis korelasi. Hasil Rata-rata VO₂Max atlet putra 40,59 ± 3,15 ml/kg/min dan putri 36,11 ± 3,82 ml/kg/min. Terdapat perbedaan signifikan antara atlet putra dan putri dalam VO₂Max (p=0,005) dan kadar hemoglobin (p<0,001). Korelasi positif signifikan ditemukan antara VO₂Max dengan hemoglobin (r=0,682). Diusulkan nilai normatif VO₂Max P50 sebesar 40,2 ml/kg/min (putra) dan 37,1 ml/kg/min (putri), serta nilai hemoglobin 16,2 g/dl (putra) dan 13,5 g/dl (putri). Kesimpulan Penelitian ini berhasil membangun profil fisiologis dasar dan mengusulkan nilai normatif awal yang dapat dijadikan acuan untuk seleksi, pelatihan, dan evaluasi atlet Kabaddi Indonesia. Temuan ini mengisi kesenjangan literatur dalam fisiologi olahraga Kabaddi dan menjadi landasan untuk pengembangan standar kebugaran yang lebih spesifik di masa depan.
Klasterisasi Jumlah Tindak Pidana Kepolisian Daerah Pada Algoritma K-Means Klustering Pangestu, Adi; Umam, Hairul; Wattilah, Florentina; Ramadhan, Muhammad Gilang; Sumanto, Sumanto; Kuswanto, Andi Diah
Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis Vol. 16 No. 2a (2025): Vol. 16 No. 2a Special Issue (2025)
Publisher : STMIK Dharmapala Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47927/jikb.v16i2a.1152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah tindak pidana di Indonesia berdasarkan wilayah Kepolisian Daerah (Polda) dengan menerapkan algoritma K-Means Clustering. Data yang digunakan meliputi berbagai fitur numerik terkait tindak pidana dari sejumlah Polda di Indonesia. Proses analisis dilakukan dengan teknik normalisasi data serta pengelompokan menggunakan tiga klaster utama (C1, C2, C3), yang menunjukkan tingkat keparahan atau intensitas tindak pidana di masing-masing wilayah. Validitas hasil klaster diukur menggunakan nilai Silhouette, yang menunjukkan rata-rata sebesar 0,63, menunjukkan bahwa kualifikasi antar klaster cukup baik dan representatif. Hasil clustering menampilkan bahwa Polda-Polda yang tergolong dalam klaster C1 cenderung memiliki tingkat tindak pidana yang lebih rendah, yang ditunjukkan oleh nilai fitur yang relatif kecil. Sebaliknya, klaster C3 berisi wilayah dengan tingkat tindak pidana tertinggi, seperti Sumatera Utara dan beberapa wilayah padat penduduk lainnya. Klaster C2 berada di antara kedua kategori tersebut. Pengelompokan ini dapat membantu pihak berwenang dalam menyusun strategi penanggulangan kejahatan yang lebih tepat sasaran, dengan fokus pada klaster yang menunjukkan tingkat kejahatan tinggi. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan data mining seperti K-Means Clustering efektif digunakan dalam menganalisis data kriminalitas dan memberikan wawasan geografis yang berguna untuk pengambilan keputusan. Ke depan, penelitian serupa dapat ditingkatkan dengan menambahkan variabel sosio-ekonomi atau demografi untuk memperkaya pencetakan dan interpretasi hasil.