Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN FAKTOR KOMORBID DENGAN PROGNOSIS PASIEN COVID-19 DI KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2020-2021 Hetti Rusmini; Fransisca TY Sinaga; Retno Ariza Soemarwoto; Nurul Halimah Nu’syadiyah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i2.6960

Abstract

Latar Belakang : Corona virus Disease (Covid-19) merupakan pandemi yang telah mengakibatkan tingginya angka mortalitas di berbagai belahan dunia dan merupakan penyakit yang memiliki perjalanan cepat dan sangat mudah menular dan menyerang hampir seluruh kalangan usia. Orang dengan riwayat penyakit kronis (hipertensi, diabetes melitus, penyakit paru kronis, dan kardiovaskuler) sebagai penyakit penyerta (komorbid) dapat berisiko tinggi terkena Covid-19 serta mengalami komplikasi atau perburukan kondisi, bahkan mengalami kematian.Tujuan penelitian : Untuk mengetahui hubungan faktor komorbid dengan prognosis pasien covid-19 di Kota Bandar Lampung tahun 2020-2021.Metode penelitian : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik dengan rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dan yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 1030 orang. Analisa data menggunakan uji chi square.Hasil Penelitian : Diketahui sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (52.4%) , berusia 46-55 tahun (25.1%), memiliki penyakit komorbid hipertensi (48.0%) dan prognosis responden sebagian besar adalah hidup atau sembuh (83.5%). Ada hubungan yang signifikan antara penyakit komorbid dengan prognosis pada pasien COVID-19 di Kota Bandar Lampung tahun 2020-2021 (p-value= 0.000 ; OR = 3.52).Kesimpulan : Berdasarkan analisa dan pembahasan di atas, ada ada hubungan yang signifikan antara penyakit komorbid dengan prognosis pada pasien COVID-19 Kota Bandar Lampung tahun 2020-2021 (p-value= 0.000 ; OR = 3.52).
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN YANG MENDAPATKAN TERAPI ANTIBIOTIK DI POLI PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT PERTAMINA BINTANG AMIN BANDAR LAMPUNG TAHUN 2019 Hetti Rusmini; Dalfian Adnan; Octa Reni Setiawati; Febianti Febianti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v8i2.1388

Abstract

Di Indonesia penyakit infeksi menjadi masalah utama dalam bidang kesehatan, sebab penyakit ini mempunyai angka kejadian yang cukup tinggi menyerang masyarakat Indonesia. Salah satu pengobatan penyakit infeksi adalah dengan menggunakan obat antibiotik. Berbagai penyakit infeksi memerlukan terapi antibiotik. Antibiotik. Salah satu upaya untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatannya saat ini adalah dengan melakukan pemberian informasi obat atau konseling pasien. Memberikan informasi dapat meningkatkan pengetahuan, mengubah perilaku, memberikan motivasi dan meningkatkan kepatuhan pasien (Siregar, 2016). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien yang mendapatkan terapi antibiotik  di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah survey analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien di poli penyakit dalam di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung yang menggunakan antibiotik pada bulan april tahun 2019 yang berjumlah 80 respoden.  Pengambilan data dilakukan melalui wawancara.  Analisis data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan chi-square.  Dari 80 pasien diketahui distribusi frekuensi dukungan keluarga sebagian besar tidak mendapatkan dukungan keluarga sebesar 60%. Diketahui distribusi kepatuhan minum obat sebagian besar tidak patuh minum obat sebesar 57,5%. Diketahui hasil analisis bivariat chi-square terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien yang mendapatkan terapi antibiotik (p.value= 0,013;0R=3,2). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien yang mendapatkan terapi antibiotik.
Perbandingan Arus Puncak Ekspirasi Perokok Elektronik dan Perokok Konvensional pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati Tahun 2019 Hetti Rusmini; Rakhmi Rafie; Fransisca Sinaga; Salman Alfarisi Komara
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i3.2867

Abstract

Rokok elektronik menjadi populer di kalangan individu yang kecanduan rokok konvensional, yang mulai mengerti bahwa menggunakan e-cigarette (vaping) lebih aman dibandingkan dengan merokok konvensional. Rokok dapat menyebabkan terganggunya faal paru. Salah satu cara untuk mengetahui fungsi faal paru adalah melalui pemeriksaan arus puncak ekspirasi (APE).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan arus puncak ekspirasi perokok elektronik dan perokok konvensional pada mahasiswa kedokteran Universitas Malahayati di Kota Bandar Lampung tahun 2019. Penelitian ini berbentuk analitik kuantitatif dengan pendekatan pengambilan data cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 66 mahasiswa dengan metode pengambilan metode Purposive Sampling. Analisis data menggunakan Uji Mann-Whitney Test. Perbandingan nilai arus puncak ekspirasi pada perokok elektronik dan perokok konvensional dilihat dari hasil rata-rata APE yaitu 88.39% dan 77.36%. Hasil uji bivariat dengan Uji Mann-Withney menunjukan p-value <0.001 yang artinya menyatakan bahwa terdapat perbandingan yang bermakna arus puncak ekspirasi perokok elektronik dan perokok konvensional pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati tahun 2019.
Penyuluhan Tentang COVID-19 Pada Masyarakat di Puskesmas Rawat Inap Way Halim II Bandar Lampung Nopi Sani; Wisnu Galih Prayoga; Nia Triswanti; Ringgo Alfarisi; Jordy Oktobiannobel; Hetti Rusmini
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3689

Abstract

ABSTRAK Dalam kehidupan era globalisasi saat ini terjadi suatu wabah yaitu pandemi COVID-19 dimana munculnya patogen baru yang berkembang secara  pesat. COVID - 19 dapat menyebar dari orang ke orang terutama ketika orang yang terinfeksi melakukan kontak dekat dengan orang lain. Salah satu upaya untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 adalah dengan melakukan pencegahan COVID-19 yang diperlukan pemahaman dan pengetahuan serta perilaku yang baik dan benar dari seluruh elemen termasuk anggota masyarakat.Tujuan kegiatan penyuluhan ini untuk menambah wawasan serta pengetahuan bagi masyarakat dan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan upaya pencegahan dan perlindungan diri serta menjalankan protokol kesehatan selama masa pandemik COVID-19. Kegiatan ini dilakukan di Puskesmas Rawat Inap Way Halim II Bandar Lampung. Kegiatan ini diawali dengan memberikan pertanyaan seputar pengetahuan tentang COVID-19. Dilanjutkan dengan memberikan materi menggunakan power point dan memberikan leaflet. Hasil kegiatan ini adalah didapatkan peningkatan pengetahuan tentang COVID-19 sebanyak 90%. Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan pengetahuan guna menjalankan menjalankan kehidupan sehari-hari. Kata Kunci : Penyuluhan, COVID-19, Protokol Kesehatan  ABSTRACT In the current era of globalization, an epidemic has occurred, namely the COVID-19 pandemic, in which the emergence of new pathogens is developing rapidly. COVID-19 can spread from person to person especially when an infected person comes into close contact with other people. One of the efforts to break the chain of the spread of COVID-19 is to prevent COVID-19 which requires good and correct understanding and knowledge and behavior from all elements including members of the community. The purpose of this outreach activity is to add insight and knowledge for the community and to increase awareness community to make efforts to prevent and protect themselves and to carry out health protocols during the COVID-19 pandemic. This activity was carried out at the Way Halim II Community Health Center. This activity begins with asking questions about knowledge about COVID-19. Followed by providing material using power points and giving leaflets. The result of this activity was a 90% increase in knowledge about COVID-19. This activity is the first step to increase knowledge in order to carry out daily life. Key Words : Counseling, COVID-19, Health Protocol
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN BAHAYA MEROKOK DENGAN KEINGINAN BERHENTI MEROKOK PADA SISWA SMP DI KOTA BANDAR LAMPUNG Hetti Rusmini
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i4.3264

Abstract

ABSTRACT Background: The results of a survey in Indonesia in 2014 of 4,313 grade 7-9 students with an age range of 13-15 years (2029 boys and 2284 girls) at the selected schools, found that 18.3% were active smokers. Lampung is in the 13th position with a percentage of 12.1%. Objective: the research was to determine the relationship between knowledge of the dangers of smoking and the desire to quit smoking in junior high school students in Bandar Lampung. Methods: The research design used in this study is an analytic survey, by conducting a questionnaire about the dangers of smoking on 490 junior high school students in Bandar Lampung.  Results: the research showed that 287 students (58.5%) of junior high school students in Bandar Lampung were smokers. Where as many as 252 student smokers (87.8%) know the dangers of smoking. And as many as 273 student smokers (95.1%) have the desire to quit smoking. Conclusion is that there is a significant relationship between knowledge of the dangers of smoking and the desire to quit smoking in junior high school students in Bandar Lampung.Suggestion There needs to be an effort to strengthen smoking in every school so that students understand the dangers of smoking and are motivated to stop smoking Keywords: The danger of smoking, the desire to quit smoking, cigarettes, school students ABSTRAK Latar Belakang: Hasil survei di Indonesia tahun 2014 terhadap 4.313 siswa kelas 7-9 dengan rentang usia 13-15 tahun (laki-laki berjumlah 2029 dan perempuan berjumlah 2284) pada sekolah yang dipilih, ditemukan  bahwa terdapat 18,3% perokok aktif. Lampung terletak pada urutan ke-13 dengan persentase sebanyak 12,1 %.Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan bahaya merokok terhadap keinginan berhenti merokok pada siswa SMP di Kota Bandar Lampung.Metode yang digunakan pada penelitian ini bersifat analitik survey, dengan  melakukan kuisioner tentang bahaya merokok  pada 490 siswa SMP di Bandar Lampung.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 287 siswa (58,5%) Siswa SMP di Kota Bandar Lampung merupakan perokok. Dimana sebanyak 252 siswa perokok (87,8%) mengetahui bahaya merokok. Dan sebanyak 273 siswa perokok (95,1%) memiliki keinginan untuk berhenti merokok.Kesimpulan yaitu terdapat Hubungan bermakna antara pengetahuan bahaya merokok terhadap keinginan berhenti merokok pada Siswa SMP di Kota Bandar Lampung.Saran perlu dilakukan upaya penyukuhan ttg bhy merokok ke setiap sekolah2 supaya para siswa memahami bahaya merokok dan termotivasi utk berhenti merokok Kata Kunci: Bahaya merokok, keinginan berhenti merokok, rokok, siswa sekolah
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) TERHADAP KADAR LDL DAN HDL PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) GALUR WISTAR JANTAN YANG DIBERI DIET TINGGI LEMAK Risna Hidayanti; Hetti Rusmini; Dita Fitriani; Ade Maria Ulfa
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i4.4619

Abstract

Background: Hyperlipidemia is a condition where there is an increase or decrease in the lipid fraction in the blood due to a metabolic disorder of the lipid itself. The lipid fraction that experienced abnormalities was usually an increase in total cholesterol, triglycerides, LDL cholesterol and a decrease in HDL cholesterol (Perkeni, 2015). Anthocyanin compounds are one of the flavonoid compounds that have the potential as an alternative therapy for dyslipidemia. The leaves of red chicken (Amaranthus tricolor L.) contain anthocyanin compounds that can be used as an alternative therapy for hyperlipidemia.Objective: To determine the effect of red spinach leaf extract (Amaranthus tricolor L.) on LDL and HDL blood of white wistar rats induced by a high-fat diet.Methodology: Methods Reviewing articles according to the issue to be studied. It was carried out according to the PICOST analysis, namely population, intervention, comparison, output, study and times from 583 selected journals and 5 journals. Results: Literature from 5 journals contained 5 journals discussing red spinach leaf extract (Amaranthus tricolor L.) (100%), 5 journals discussing high-fat diets (100%), 4 journals discussing blood LDL (80%) and 3 journals. discussed blood HDL (60%). Conclusion: The administration of red spinach leaf extract (Amaranthus tricolor L.) affected the blood LDL of rats at a dose of 200 mg/kg BW to 800 mg/kg BW and HDL rat blood at a dose of 200 mg/kg BW to 400 mg/kg BW .  ABSTRAK Latar Belakang : Hiperlipidemia adalah keadaan dimana terjadinya peningkatan ataupun penurunan fraksi lipid dalam darah karena adanya suatu kelainan metabolisme dari lipid itu sendiri. Fraksi lipid yang mengalami kelainan biasanya adalah kenaikan kadar kolesterol total, trigliserida Keywords: High Fat Diet, LDL, HDL, Red Spinach Leaf Extract , kolesterol LDL dan penurunan dari kolesterol HDL (Perkeni, 2015). Senyawa antosianin merupakan salah satu senyawa flavonoid yang dapat berpotensi sebagai terapi alternatif untuk dislipidemia. Pada daun ayam merah (Amaranthus tricolor L.) terdapat senyawaantosianin yang dapat digunakan sebagai terapi alternative hiperlipidemia.Tujuan : Mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun bayam merah (Amaranthus tricolor L.) terhadap LDL dan HDL darah tikus putih wistar yang diinduksi diet tinggi lemak.Metodologi : Melakukan telaah artikel sesuai dengan issue yang akan diteliti. Dilakukan sesuai dengan analisis PICOST yaitu population, intervention, comparation, output, studi dan times dari 583 jurnal terpilih 5 jurnal.Hasil : Literature dari 5 jurnal terdapat 5 jurnal yang membahas tentang ekstrak daun bayam merah (Amaranthus tricolor L.) (100%), 5 jurnal membahas diet tinggi lemak (100%), 4 jurnal membahas LDL darah (80%) dan 3 jurnal membahas HDL darah (60%).Kesimpulan : Pemberian ekstrak daun bayam merah (Amaranthus tricolor L.) berpengaruh terhadap LDL darah tikus dengan dosis pemberian 200 mg/kg BB hingga 800 mg/kg BB dan HDL darah tikus dengan dosis pemberian 200 mg/kg BB hingga 400 mg/kg BB. Kata kunci :  Diet Tinggi Lemak, LDL, HDL, Ekstrak Daun Bayam Merah 
HUBUNGAN STROKE DENGAN ANGKA KEJADIAN EPILEPSI DI RSUD DR. A. DADI TJOKRODIPO BANDAR LAMPUNG TAHUN 2014 Zam Zanariah Ibrahim; Hetti Rusmini; Galang Kharisma Putra
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.314 KB) | DOI: 10.33024/.v4i4.1324

Abstract

Latar Belakang : Stroke merupakan suatu gangguan fungsional fokal maupun global dengan tanda dan gejala. Bekas penderita stroke bisa terserang epilepsi. Dalam jaringan otak, kurangnya aliran darah menyebabkan serangkaian reaksi biokimia, yang dapat menimbulkan serangan kejang pada epilepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara stroke dengan angka kejadian epilepsi di RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung Tahun 2014. Metode Penelitian :Penelitian ini menggunakan desain analitik pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di RSUD DR. A. Dadi Tjokrodipo pada bulan April - Juni 2015. Jumlah sampel yang di ambil sebanyak 97 responden yang memenuhi kriteria inklusi, Data rekam medik untuk menemukan hubungan antara dua variabel dikumpulkan selama penelitian. Analisis statistik yang digunakan adalah teknik total sampling untuk mendapatkan data yang diinginkan dan selanjutnya dianalisis menggunakan aplikasi SPSS. Hasil Penelitian :Dari 97 subjek penelitian didapatkan sebagian besar subjek berusia 51-60 tahun (56,1%) dengan jenis kelamin terbanyak adalah laki laki (61,9%) responden yang tidak mengalami stroke (84,5%) dan responden tidak mengalami epilepsi (88,7%) Hasil statistik chi square didapatkan nilai p = 0,368 (p < 0,05). Kesimpulan :Berdasarkan hasil penelitian, tidak ada hubungan antara stroke dengan angka kejadian epilepsi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT TER HADAP KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI FILARIASIS DIKABUPATEN BOGOR Hetti Rusmini; Boby Suryawan
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.688 KB) | DOI: 10.33024/.v1i3.676

Abstract

Filariasis (penyakit kaki gajah) adalahpenyakit penular yang disebabkan cacingfilaria yang ditularkan oleh berbagai jenisnyamuk. Penyakit ini bersifat kronik(menahun) dan bila tidak mendapatkanpengobatan menimbulkan cacat menetapberupa pembesaran kaki, lengan dan alatkelamin. Salah satu cara mencegah filariasisadalah dengan cara mengkonsumsi obat DEC3 butir dan 1 butir albendazol setiap tahun.Keefektifan program sangat tergantung padasikap dan prilaku yang menunjukkankepatuhan masyarakat dalam minum obattersebut. Penelitian ini berjutuan untukmengetahui faktor-faktor yang mempengaruhisikap dan prilaku masyarakat terhadapkepatuhan minum obat anti filariasis diKabupaten Bogor Desa Bojong Gede dalamkepatuhan kepatuhan mengkomsi obat AbtiFilaria, sedangkan tujuan khususnya adalahuntuk mengetahui faktor pendidikan,pendapatan, dan penegetahuan. Penelitian inimenggunakan desain crossectional denganpendekatan kuantitatif dan bersifatretrospektif. Jumlah sampel 65 orang (33 lakilakidan 32 perempuan). Teknik pengambilansampel dengan menggunakan total sampling.Analisis data yang dilakukan yang dilakukanadalah univariat, dan bivariat menggunakanperson correlation, sperman correlation danchi square. Berdasarkan hasil univariat diketahui bahwa responden perempuan (49,2%),Dewasa sebesar (69,2%), BerpendidikanMenengah sebesar (50,8%), Berpendapatancukup sebesar (24,6%), dan berpengetahuancukup sebesar (56,9%). Hasil bivariatmenunjukkan bahwa tidak ada faktor yangberpengaruh terhadap sikap dan prilaku.Berdasarkan hasil penelitian, maka disarankanuntuk masyarakat rw 02 Kabupaten BogorDesa Bojong Gede agar mengubah waktu danpelaksaan program, serta lebih memperluaspendidikan kesehatan kesemua kelompokumur.
STUDI LITERATUR: PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) TERHADAP INDEKS LEE DAN MASSA LEMAK ABDOMINAL PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) GALUR WISTAR JANTAN YANG DIBERI DIET TINGGI LEMAK Hetti Rusmini; Dita Fitriani; Ade Maria Ulfa; Ricki Gustiawan
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v8i3.4617

Abstract

Obesitas didefinisikan sebagai akumulasi lemak yang tidak normal atau berlebihan yang dapat mengganggu kesehatan. Obesitas terjadi karena adanya peningkatan kolesterol plasma, Low-Density Lipoprotein (LDL), trigliserida dan penurunan kadar High Density Lipoprotein (HDL) atau kombinasi dari beberapa abnormalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun bayam merah (Amaranthus tricolor L.) terhadap indeks Lee dan massa lemak abdominal tubuh tikus putih wistar yang diinduksi diet tinggi lemak. Metode dalam penelitian ini adalah melakukan telaah artikel sesuai dengan issue yang akan diteliti. Dilakukan sesuai dengan analisis PICOST yaitu population, intervention, comparison, output, studi dan times dari 328 jurnal terpilih 6 jurnal. Literature dari 6 jurnal terdapat 2 jurnal yang membahas tentang ekstrak daun bayam merah (Amaranthus tricolor L.) (34%), 6 jurnal membahas diet tinggi lemak (100%), 1 jurnal membahas indeks Lee (50%) dan 1 jurnal membahas massa lemak abdominal (50%). Pemberian ekstrak daun bayam merah (Amaranthus tricolor L.) berpengaruh terhadap indeks Lee dan massa lemak abdominal tikus putih yang diinduksi diet tinggi lemak.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUNGA PEPAYA (Carica papaya L) TERHADAP KADAR HIGH DENSITY LIPOPROTEIN (HDL) DAN LOW DENSITY LIPOPROTEIN (LDL) DARAH TIKUS (Rattus norvegicus) GALUR Sprague dawley JANTAN YANG DIBERI DIET TINGGI LEMAK Dita Fitriani; Hetti Rusmini; Yuliana Wildani Marek
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.998 KB) | DOI: 10.33024/jikk.v6i4.2293

Abstract

Hiperlipidemia merupakan suatu keadaan patologis akibat kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan fraksi lipid di dalam darah. Bunga pepaya mengandung senyawa yang mampu mempertahankan kadar kolesterol dalam batas normal karena mengandung senyawa flavanoid dan tanin yang berperan sebagai antioksidan. Pada penelitian ini digunakan tikus sebagai hewan coba untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak bunga pepaya (Carica papaya L) terhadap kadar HDL dan LDL darah tikus yang diberi diet tinggi lemak. Penelitian ini menggunakan 25 ekor tikus Sprague dawley jantan berusia 12-16 minggu dengan berat 200-250 g, dengan pre and post test with control group design. Tikus dibagi menjadi 5 kelompok yaitu; kelompok tikus yang hanya diberi pakan standar (K), kelompok tikus yang diberi diet tinggi lemak (KN), kelompok tikus yang diberi diet tinggi lemak dan ekstrak bunga pepaya 31 mg/kgBB (P1), kelompok tikus yang diberi diet tinggi lemak dan ekstrak bunga pepaya 62 mg/kgBB (P2), dan kelompok tikus yang diberi diet tinggi lemak dan ekstrak bunga pepaya 125 mg/kgBB (P3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak bunga pepaya dengan dosis 31 mg/kgBB, 62 mg/kgBB dan 125 mg/kgBB mampu meningkatkan rerata kadar HDL dan menurunkan rerata kadar LDL darah tikus secara signifikan (p <0,05). Namun semakin besar dosis tidak berpengaruh terhadap kadar HDL dan LDL.
Co-Authors Abriyanti, Okta Ade Maria Ulfa Aditya Aditya Adityo Wibowo, Adityo Agus Dwi Susanto Alfarisi, Ringgo Andri Baedowi Apri Lyanda Arif Widiyantoro Aryana, Wayan Ferly Asmia Djunishap Aulyya Rahmah Azka, Laisa Bima Taruna Sakti Boby Suryawan Boby Wijaya Chanita Sari Manulang Chicy WIdya Morfi Chintya Mutiara Cindi Anggraeni Dalfian Dalfian David Tongon Silaen Desty Monica Ramadayanti Dhani Risandy Dilangga, Pad Dimas Rizki Oktavian Dinda Rachma Syarifah Dita Fitriani Djunishap, Asmia Dwi Marlina Efrida Warganegara Ekawati, Diyan Erumbia, lham Akbar Esteria Maharyuni Fadhillah Amanda Fahmi Fathul Rahman Farra Hayka Salsabilla Febianti Febianti Febri Anindita Suralaga Febriani Putri, Devita Febrianti Febrianti Febrihartati, Isura Festy Ladyani Mustofa Fransisca Sinaga Fransisca Sinaga Fransisca Sinaga Fransisca Sinaga Fransisca TY Sinaga Fransisca TY Sinaga Friska Novira Maya Galang Kharisma Putra Gatot Sudiro Hendarto, Gatot Sudiro Ghina Gabrilla Yusuf Gusti Rizka Khairunnida Hafiratul Fitri Hanif, Muhammad Fikri Henri Setiawan Hermawan, Dessy Hidayat Hidayat Hidayat I Gusti Agung Ngurah Maha Yudha Ida Maya Meika Sari Indah Islalia Intan Putri Permata Hati Jordy Oktobiannobel Jordy Oktobiannobel Latief, Adhi Nugraha Lolita Putri Nanda Utami Lulu' Rifatunnissa Lutfi Indah Rahayu Mardheni Wulandari Maria Ulfa, Ade Megantara, Gilang Kukuh Mia Esta Poetri Afdal Faisal Miftahul Jannah Gafar Mita Azzalia Morfi, Chicy Widia Muhammad Fikri Hanif Muhammad Nurly Nuha Naufal Muhammad Odis Nursyhabudin Nadya Febriani Nasruddin, Sigit Pratama Iustitia Naufal, Muhammad Nuriy Nuha Nia Triswanti Nina Herlina Nopi Sani Nuke Indrawati Nur Rahayu Permana Sari Nurlis Mahmud nurmalasari, yesi Nurul Halimah Nu’syadiyah Nurul Jannah Octa Reni Setiawati Okta Abriyanti Prasetia , Toni Primadiamanti, Annisa Purwaningrum, Ratna Putranta, Naufal Rafif Putri Lestari Rakhmi Rafie Rakhmi Rafie Rakhmi Rafie Ratna Purwaningrum Ratna Purwaningrum Redho Citra Cendana Rena Octavia Retno Ariza Retno Ariza S Soemarwoto Retno Ariza S Soemarwoto Retno Ariza S. Soemarwoto Retno Ariza Soemarwoto Retno Ariza Soemarwoto Retno Ariza Soemarwoto Retno Ariza Soemarwoto Retno Ariza Soeprihatini Soemarwoto Retno Pinasrsih Reza Febriyantara Ricki Gustiawan Rina Kriswiastiny Risna Hidayanti Rita Agustina Rizki Putra Sanjaya Romi Yuansah Rossy Meliyana Salman Alfarisi Komara Sandayanti, Vira Saputra, Tetra Arya Shelfi Aprilia Ningsih Sinaga, Fransisca TY Soemarwoto, Retno Ariza S. Supriyati Supriyati Syafa’atun Malihah Syamsiatul Ma’rifah Syazili Mustofa Theng, Luther Toni Prasetia Trisia Dira Yuniar Tusy Triwahyuni Wisnu Galih Prayoga Wisnugroho, Cahyo Yessi Nurmalasari Yuliana Wildani Marek Yulistiawati, Novitri Zahra Shafa Anisa Zam Zanariah Ibrahim Zulfian Zulfian Zulfian Zulfian Zulfian