Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Kelompok Tani di Lahan Gambut melalui Inovasi Nanas Berbasis Zero Waste dalam Mendukung Ketahanan Pangan, Meningkatkan Ekonomi dan Kesehatan Masyarakat Alang, Hasria; Syamsuri, Syamsuri; Jiu, Cau Kim; Novita, Ninda; Saparina, Saparina; Azzahra, Fasya
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20352

Abstract

Background: Kegiatan PkM ini dilakukan di Desa Sungai Malaya Kabupaten Kubu Raya. Mitra adalah petani nanas dilahan gambut Desa Sungai Malaya. Rendahnya pengetahuan masyarakat menyebabkan nanas hanya dijual ataupun dikonsumsi dalam bentuk buah saja, tanpa adanya diversifikasi menjadi bentuk yang lebih inovatif. Tujuan kegiatan PkM ini yaitu mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan dengan cara meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah nanas berbasis zero waste yang bernilai ekonomi. Metode: Pendidikan masyarakat, difusi IPTEK, pelatihan dan Asset Based Community Development (ABCD). Hasil: Hasil PkM menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan mitra dari 56% menjadi 88%. Selain itu, mitra juga telah mampu membuat produk berbahan nanas yaitu Tepache dan stik nanas. Tepache adalah minuman fermentasi nanas berbahan kulit dan bonggol nanas, sedangkan stik nanas menggunakan daging buah nanas, sehingga nanas tidak menghasilkan sampah atau zero waste. Kesimpulan: Kegiatan ini telah berhasil meningkatkan dan keterampilan mitra. Kegiatan ini berjalan lancar karena adanya dukungan dari mitra dan pemerintah di Desa Sungai Malaya. Diharapkan setelah kegiatan ini, peserta PkM dapat membuka usaha berupa olahan nanas yang bernilai ekonomi sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga.
Pelatihan Penanganan Choking Pada Anak Asuh di Panti Asuhan Tunas Melati Pontianak Hartono, Hartono; Erwhani, Indri; Jiu, Cau Kim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Tersedak adalah kejadian dimana terdapat sumbatan pada jalan nafas oleh benda asing baik berupa makanan ataupun mainan yang menghalaingi aliran udara. Tersedak merupakan salah satu  kegawat daruratan yang bisa dicegah, tetapi pada kenyataannya sering kali terjadi baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Kemampuan mengenali tanda gejala serta kecepatan penanganan dapat menurun angka kematian akibat  choking / tersedak.The Office for National Statistic tahun 2017, menyatakan sepanjang tahun 2016 di Inggris terdapat 289 kasus kematian larena tersedak, dan angka tersebut naik  sebesar 17 % dari tahun sebelumnya, dan yang lebih mengejutkan lagi bahwa 91 % dari kasus terjadi pada kelompok umur 45 tahun, biasanya  banyak terjadi  kelompok usia anak-anak. Temuan lain yang terungkap adalah bahwa 85 persen dari kematian tersebut disebabkan oleh makanan. (detikhealth. 2017). Menurut Pusponegoro A.D, dkk., (2012).Penanaganan Choking atau tersedak terbagi atas 3 macam, yaitu meliputi back blow (tepukan punggung), abdominal thrust, (hentakan pada perut), disebut juga dengan manauver heimlich  dan chest thrust (hentakan pada dada)Sasaran Kegiatan : Sasaran dalam kegiatan ini adalah anak asuh di panti asuhan tunas melati PontianakWaktu Kegiatan : Kegiatan dilakukan pada  bulan September 2020 – Maret  2021 dimulai dengan melakukan izin kegiatan, survey lokasi dan persiapan perlengkapan. Selanjutnya kegiatan yang dilakukan antara lain melakukan penilaian kognitf setiap anak asuh peserta kegiatan , setelah itu melakukan pemberian materi dan demonstrasi penanganan choking  selanjutnya diakhir kegiatan kembali dilakukan pengukuran kognitif dan psikomotor pesertaEvaluasi : Kegiatan diikuti sebanyak 37 anak asuh. Peserta  antusias mengikuti pelatihan penanganan choking. Dari hasil yang dapat diukur pada saat kegiatan didapat peningkatan penegetahuan  dan psikomotor pada peserta tentang penanganan choking .
PEMERIKSAAN KESEHATAN ANAK DI PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH TUNAS MELATI KOTA PONTIANAK (Sebagai Upaya Sosialisasi Pencegahan Covid-19) Jiu, Cau Kim; Hartono, Hartono; Amelia, Lince; Surtikanti, Surtikanti; Gusmiah, Tisa; Febriyanti, Indriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia, golongan, status sosial, ekonomi seseorang. Penyebaran Covid-19 yang terjadi secara masif mengakibatkan perubahan pada kehidupan anak panti. Perubahan kehidupan yang terjadi ini akan menimbulkan dampak secara psikologis maupun fisiologis pada perkembangan anak panti yang memasuki masa transisi dari anak-anak ke usia remaja.  Melihat resiko dampak yang akan muncul pada anak baik secara fisiologis maupun secara psikologis maka diperlukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui masalah kesehatan yang terjadi pada anak.Upaya yang dilakukan untuk mengatasi dampak Covid-19 bagi anak panti diantaranya melakukan pemeriksaan kesehatan, penyuluhan kesehatan dan konseling dengan sasaran anak-anak penghuni Panti Asuhan Muhammadiyah  Tunas Melati Kota Pontianak.Hasil dari kegiatan ini adalah tersosialisasinya upaya pencegahan Covid-19 dengan menjalankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun pada air mengalir atau hand sanitizer serta diketahuinya status kesehatan dasar anak-anak penghuni panti asuhan seperti tekanan darah, suhu tubuh, nadi, dan pernafasan.  Sekitar 40 anak di Panti Asuhan Muhammadiyah Tunas Melati mengikuti kegiatan ini dengan tertib dan tetap melaksanakan protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung dan akan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penularan Covid-19.
SOSIALISASI PENERAPAN STREACHING KAKI PADA PASIEN DIABETES MILITUS GUNA MENCEGAH INJURY DI DESA SUNGAI AMBANGAH KALIMANTAN BARAT Wuriani, Wuriani; Puspita, Dinarwulan; Usman, Usman; Jiu, Cau Kim; P, Kharisma; Jhoni P, Gusti; Cory, Wening; Rahmawati, Rahmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes.adalah penyakit yang ditandai dengan kelebihan gula darah.dalam tubuh, yang menyebabkan peningkatan gula darah karena kekurangan insulin. Ulkus kaki diabetik. merupakan penyakit yang berhubungan. dengan komplikasi mikrovaskuler dan makrovaskuler.. Salah satu pencegahan cedera kaki adalah dengan melakukan senam kaki atau streaching, dan masyarakat umumnya belum mengetahui hal ini. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan di di Puskesmas Pembantu Desa Sungai Ambangah, ada 126 penderita Diabetes Militus, yang tidak mendapatkan informasi tentang streaching pada kaki. Penilaian dilakukan dengan pre test dan dilanjutkan. post test, didapatkan hasil kegiatan ini dengan hasil pre tes 92% belum mengetahui stretching pada kaki  dan post test 100 % mengerti dan mampu melaksanakan streaching pada kaki. Keyword: Streaching, Diabetes Militus, Diabetic Foot Ulcer
Implementation of healthcare professional credentials in hospitals: A scoping literature review Tamara, Sena Dwi Tamara; Jiu, Cau Kim; Mardiyani, Ridha; Jais, Suriadi
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 4 No. 6 (2026): February Edition 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v4i6.2419

Abstract

Background: Credentialing implementation is a fundamental pillar of clinical governance in hospitals, ensuring that healthcare professionals possess competencies aligned with the clinical privileges granted to them. Despite its critical role in patient safety, the implementation of credentialing processes often encounters various administrative and regulatory challenges. Purpose: To map the existing literature on credentialing implementation processes, regulatory frameworks, barriers, and success factors for healthcare professional credentialing in hospital settings through a scoping review approach. Method: A scoping review design following the PRISMA-ScR guidelines. Article searches were conducted using the Wiley Online Library, PubMed, and ScienceDirect databases, covering publications from 2015 to 2025. After the screening process, 12 articles met the inclusion criteria and were included in the review. Results: A total of 12 articles were analyzed in this review. The findings indicate that the digitalization of credentialing systems and the implementation of Primary Source Verification (PSV) significantly improve the accuracy of competency verification and reduce the risk of malpractice. Regulatory frameworks, such as Medical Staff Bylaws, serve as the primary foundation for accountability in granting clinical privileges. However, barriers including staff resistance to recredentialing, lack of data integration, and limited resources in rural areas remain major challenges. Key success factors were identified as strong hospital leadership commitment and the independence of medical committees in conducting peer review. Conclusion: Effective credentialing implementation requires the integration of transparent policies, robust health information technology infrastructure, and a strong patient safety culture. The findings of this scoping review are expected to serve as a reference for hospital management in optimizing credentialing systems to ensure the quality of healthcare services. Keywords: Credentialing; Clinical Privileges; Clinical Governance; Healthcare Professionals; Hospital.
Determinants of Adherence to Taking Antihypertensive Drugs Based on the Health Promotiom Model (HPM); A Systematic Scoping Review Sitepu, Juanda; Jiu, Cau Kim; Hastuti, Lidia; Jais, Suriadi; Hariyanto, Hariyanto
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 14, No 1 (2026): Challenges and Integrated Approaches in Various Clinical Conditions
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v14i1.13974

Abstract

Adherence to antihypertensive medication is a key determinant of successful blood pressure control and the prevention of cardiovascular complications. However, empirical evidence indicates that medication adherence among patients with hypertension remains suboptimal. Therefore, a comprehensive and theory-based approach is required to better understand the factors influencing adherence behavior. This study aimed to map and synthesize scientific evidence on factors influencing adherence to antihypertensive medication based on the Health Promotion Model (HPM). This study employed a systematic scoping review design following the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses for Scoping Reviews (PRISMA-ScR) guidelines. Relevant articles published between 2020 and 2025 were systematically selected according to predefined inclusion and exclusion criteria. The findings revealed that key HPM constructs significantly associated with adherence to antihypertensive medication included perceived benefits, self-efficacy, perceived barriers, and interpersonal influences. Among these constructs, perceived benefits and self-efficacy were the most consistently and strongly reported determinants across the reviewed studies. The Health Promotion Model is a relevant and applicable theoretical framework for understanding and improving adherence to antihypertensive medication through promotive and preventive nursing interventions.
Implementation of patient-centered care in transforming mental health services: A scoping review Ariyani, Peni; Jiu, Cau Kim; Lestari, Lilis; Jais, Suriadi; Haryanto, Haryanto
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 4 No. 6 (2026): February Edition 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v4i6.2471

Abstract

Background: Global healthcare is shifting from a traditional paternalistic model to a more inclusive and collaborative approach through Patient-Centered Care (PCC). While its impact on efficiency and patient satisfaction is well-documented, a gap remains in mapping how PCC acts as a catalyst for organizational and cultural transformation in hospitals, especially during digital transitions. Purpose: To map and synthesize existing evidence regarding the implementation of patient-centered care in transforming mental health services. Method: Following the Arksey and O’Malley framework, a systematic search was conducted on PubMed, ScienceDirect, and Wiley Online Library for articles published between 2015 and 2025. After rigorous screening, 10 articles met the inclusion criteria and were used for data synthesis. Results: The findings identify three primary transformation themes: (1) Digital Transformation, utilizing virtual care, 3D medical imaging, and eHealth to enhance patient empowerment; (2) Cultural and Behavioral Transformation, focusing on therapeutic engagement and transparent communication; and (3) Structural Transformation, requiring collaborative governance and distributed leadership. Key facilitators include senior leadership support and change agents, while staff resistance and digital literacy remain significant barriers. Conclusion: Hospital transformation through PCC requires a holistic approach that balances technological advancement with human-centered care. Success depends on strong policy support and a leadership model that embraces all medical professions to ensure sustainable service optimization. Keywords: Hospital Service; Patient-Centered Care; Transformation.
Effect of Henderson’s Need Theory–Based Nursing Care on Medication Adherence among Patients with Tuberculosis: A Quasi-Experimental Study Wahyuni, Tri; Jiu, Cau Kim; Ariyanti, Sri
Journal of Applied Nursing and Health Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Applied Nursing and Health
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/janh.v8i1.525

Abstract

Background: Medication adherence remains a major challenge in tuberculosis (TB) management, particularly in low- and middle-income countries where socioeconomic and health system barriers affect treatment continuity. Although educational and psychosocial interventions have shown benefits, the application of structured nursing theories in TB care is still limited. This study aimed to examine the effect of Henderson-based nursing care on medication adherence among TB patients Methods: This quasi-experimental study with a pretest–posttest control group design followed the TREND reporting guideline. A purposive sampling procedure was conducted by screening outpatient TB registries and applying predefined inclusion and exclusion criteria, resulting in 60 eligible participants (intervention n = 30; control n = 30). The independent variable was nursing care based on Henderson’s fourteen fundamental needs, while the dependent variable was medication adherence. Adherence was measured using a validated Medication Adherence Scale (Cronbach’s α = 0.87). Before parametric testing, assumptions of normality and homogeneity of variance were examined. Paired and independent t-tests were performed, and ANCOVA was used to control for age, education level, and treatment duration. Effect size (Cohen’s d) and 95% confidence intervals (CI) were calculated. Results: Baseline characteristics were comparable between groups (p > 0.05). In the intervention group, mean adherence scores increased from 68.7 ± 8.9 to 88.3 ± 6.4 (mean difference = 19.6; 95% CI: 16.1–23.1; p < 0.001), representing a large effect size (Cohen’s d = 2.52). The control group showed no significant improvement (mean difference = 2.4; p = 0.27). The adjusted mean difference between groups at posttest was 16.8 points (p < 0.001). Additionally, the proportion of patients classified as having high adherence increased substantially in the intervention group compared to the control group. ANCOVA confirmed a significant intervention effect (F = 64.82; p < 0.001), independent of demographic covariates. Conclusion: Henderson’s Need Theory–based nursing care significantly improves medication adherence among TB patients and demonstrates a large clinical effect. Integrating structured, theory-driven nursing interventions into routine TB services may strengthen adherence-focused care, enhance patient independence, and contribute to improved treatment completion rates in resource-limited settings.
Pengaruh implementasi kepemimpinan spiritual terhadap penanganan konflik di ruang perawatan Rahmayani Rahmayani; Cau Kim Jiu; Wuriani Wuriani
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i1.1850

Abstract

Manajemen konflik sangat penting dilakukan oleh seorang pemimpin sehingga sebuah konflik yang terjadi bisa memberikan manfaat sebagai evaluasi kerja untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam pelayanan Kesehatan. Spitual Leadership merupakan paradigma baru dalam transformasi dan perkembangan organisasi yang didesain untuk mendorong terciptanya motivasi internal dan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh implementasi spiritual leadershif terhadap penanganan konflik di ruang perawatan RSUD dr. Soedarso. Jenis penelitian ini yaitu Kuantitatif menggunakan tehnik eksperimental semu (quasi experiment ),dengan desain Pre and post design with control group. Dalam menentukan sampel peneliti menggunakan teknik purposive sampling, sampel diambil dari 30% dari total 250 orang dari 10 ruang rawat inap dan intensive yang berjumlah 75 orang. Hasil penelitian yang di dapat bahwa Penanganan konflik responden kelompok intervensi sebelum diberikan Implementasi spiritual leadership  sebesar (47,4 %) menjadi (76,3 %) setelah diberikan bimbingan . Kelompok kontrol tanpa diberikan bimbingan spiritual leadership  sebesar (42,1 %). Penanganan konflik responden pada kelompok intervensi sebelum dan setelah itervensi terdapat perbedaan dengan p value = 0,000. Penanganan konflik responden pada kelompok kontrol sebelum dan setelah intervensi tidak terdapat perbedaan dengan p value = 0,350. Analisis lebih lanjut menyimpulkan bahwa  terdapat Pengaruh Implementasi Spiritual Leadership pada perawat kelompok intervensi di RSUD Dr. Soedarso Pontianak dengan hasil didapai nilai  ( p value =  0,000  < 0,05 )
Implementation Of Zero Waste For Pineapple Farming Groups On Peatlands Alang, Hasria; Jiu, Cau Kim; Syamsuri, Syamsuri; Mukhtar, Wahdaniah; Ira, Nurmaya Putri; Nuraga, Welly Handa; Rozi, Abdul
TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2026): April
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/transformasi.v6i1.38391

Abstract

Pineapples are a key commodity in Sungai Malaya Village. Peat soil is a limiting factor, while partners need fertilizer. However, the high cost and limited availability of fertilizer are problematic. Furthermore, long-term use of chemical fertilizers can further worsen soil conditions. Harvested pineapple waste is often discarded, creating a habitat for various disease vectors. Unsold pineapples are simply piled up until they spoil. Therefore, post-harvest management and agricultural land management on peat soil are essential. The partner in this activity is the Harapan Jaya Farmers Group in Sungai Malaya Village. The purpose of the community service is to educate partners about zero waste and provide training in making pineapple chips and food additives (POC) from pineapple waste. The community service method is Participatory Action Research (PAR), which consists of three stages: preparation, implementation, and evaluation. The results of the community service show that partners have been able to make POC and pineapple chips thanks to a vacuum fryer. Although the initial practice of making chips resulted in poor quality, after several practices, partners were finally able to produce crispy chips that meet standards. The evaluation results also indicate an increase in partners' knowledge and skills. The conclusion of the activity was that POC could be used as a safer alternative fertilizer for partners. Meanwhile, pineapple chips could become a business opportunity for partners in the future
Co-Authors Agung Anggara Lukmenda Aliana, Ande Almumtahanah, Almumtahanah Amelia, Lince Amelyadi, Amelyadi Amrullah, Syahid Ariyani, Peni Aryadi, Deni Ayu Diana Meilantika Ayu Romantika Azzahra, Fasya Bakti, Wida Kuswida Bhakti, Wida Kuswida Cory, Wening Dara, Sokha Diah Ratri Larasati Djaswadi Dasuki Erin Sastrini, Yovita Febriyanti, Adinda Febriyanti, Indriani Gusmiah, Tisa Gusti Jhoni Putra Gusti Jhoni Putra, Gusti Jhoni HARIYANTO HARIYANTO Hartono Hartono Hartono Hartono Haryanto Haryanto Hasria Alang Indri Erwhani Ira, Nurmaya Putri Istiqamah, Istiqamah Jhoni P, Gusti Jimmy Pintabar, Andar Junko Sugama, Junko Kardiatun, Tutur Kawuryan, Uji Kiri, Ming Lee, Ava Lestari, Astuti Lestari, Lilis Lidia Hastuti Lukita, Yenni Mansunomi, Veronika Mardiyani, Ridha Mayumi Okuwa, Mayumi Mukai, Kanae Nakatani, Toshio Nilaprapti, Endhang Novianti, Wida Novita, Ninda Nur Jannah Nuraga, Welly Handa Nuril Lutvi Azizah P, Kharisma Pandi, Jul Parliani, Parliani Pertiwi, Gracia Herni Pitri, Pitri Pradika, Jaka Pratama, Kharisma Puspita, Dinarwulan Rahayu, Indah Dwi Rahmawati, Rahmawati Rahmayani Rahmayani Rozi, Abdul Rungreangkulkij, Somporn Safira, Annisa Saparina, Saparina Sitepu, Juanda Siti Masdah Sri Ariyanti Suriadi Jais Surtikanti SURTIKANTI SURTIKANTI Surtikanti Surtikanti Susilawati, Miya Syahid, Syahid Amrullah Syamsuri Tamara, Sena Dwi Tamara Tan, Ethan Tisa Gusmiah tri wahyuni Ujiana, Sugi Usman Usman Usman Usman Usman Vianny , Afrida Wahdaniah Mukhtar Wida Novianti Winarianti Wuriani Wuriani Wuriani Wuriani Wuriani, Wuriani Yani, Diah Fauri Yukari, Nakajima Yuli Hidayati