Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Workshop Pembuatan Detergen Cair dan Sabun Padat sebagai Pembelajaran Kimia Berbasis Praktikum di MAN 2 Kabupaten Bekasi Nining Nining; Yeni Yeni; Fith Khaira Nursal; Anisa Amalia; Ari Widayanti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5893

Abstract

MAN 2 Kabupaten Bekasi terletak di Desa Cibening Kecamatan Setu. Jumlah ruang kelas di sekolah cukup memadai hanya saja belum lengkap dalam menunjang kegiatan belajar yang berbasis pengalaman kerja ilmiah. Ketidaklengkapan tersebut membatasi kegiatan pendidikan seperti dalam pembelajaran kimia. Selain itu, pembelajaran yang umumnya diberikan satu arah dapat menimbulkan turunnya minat siswa dalam belajar. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan berupa workshop pembuatan produk kimia terapan rumah tangga seperti deterjen cair dan sabun padat sebagai kegiatan pembelajaran kimia berbasis praktikum untuk meningkatkan partisipasi dan minat siswa sehingga mengubah pandangan internal siswa terhadap kimia. Pelatihan dilakukan dengan metode eksperimental dan simulasi dengan suasana yang menggembirakan untuk memaksimalkan penyampaian materi yang diberikan. Pengukuran pengetahuan dan keberhasilan capaian dilakukan sebagai bentuk evaluasi kegiatan. Selama proses pembuatan produk, siswa antusias dan berpartisipasi aktif dari awal hingga akhir kegiatan. Berdasarkan analisis statistik uji-t berpasangan, terdapat peningkatan pengetahuan secara signifikan (p<0,05) antara nilai rata-rata sebelum (30,4) dan sesudah (65,2) kegiatan. Selain itu, hasil pengamatan menunjukkan adanya partisipasi aktif dan perbaikan pemahaman secara signifikan pada sasaran kegiatan.
Detergen Cair Ramah Lingkungan Berbasis Metil Ester Sulfonat (MES): STEM Project-Based Learning di SMA Muhammadiyah 9 Kota Bekasi Nining Nining; Yeni Yeni; Anisa Amalia
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i1.2970

Abstract

One of the problems related to the issue of damage to aquatic ecosystems due to environmental pollution in Indonesia is the use of surfactant-based detergents, which make it difficult for people to degrade naturally. Making environmentally friendly liquid detergent products made from MES surfactants can be a learning experience for students using the low-carbon STEM project-based learning model concept. This model is a more practical approach to developing creative thinking skills and is part of a learning community for continuous learning. This service activity is collaborative between universities and schools in applying STEM to chemistry learning. This activity is an alternative form of learning chemistry to stimulate students' fascination and interest in learning material, which is often considered challenging. The activity method uses group simulation and experimental methods to optimize material delivery. Based on evaluation data that was paired t-tested, there was a significant increase in students' understanding of the material (p<0.05) with an increase in the average test score from 40.44 to 89.56. Apart from that, most of the activity participants also showed active participation and enthusiasm.
Optimization of Oral Thin Film Cetirizine HCI by Response Surface Methodology: Disintegration and Mechanical Properties Nining, Nining; Amalia, Anisa; Rahmatullah, Rizki
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v11i2.44098

Abstract

Starch is a natural biopolymer used as a film-forming polymer on oral thin film (OTF). Its solubility can increase by modifying enzymes to form maltodextrin (MDX). Sorghum is a potential plant because it contains relatively high starch, 72.3-75.1%. The concentration of film-forming and plasticizers in OTF will significantly affect its disintegration and mechanical properties. This study aimed to obtain the optimal formula for OTF cetirizine HCl based on MDX-sorghum as a film-forming and triethyl citrate as a plasticizer using the Response Surface Methodology (RSM). Sorghum starch was enzymatically modified and characterized physically and mechanically. The formula is optimized based on the disintegration and mechanical properties of the film on the contour plot using Central Composite Design (CCD) in RSM. The percentage error between the predicted and actual values in the response validates the suggested model. The results showed that the production of MDX-sorghum was successful with a characteristic value of dextrose equivalent (DE) 6,3±0,13; swelling power of 2.87; solubility of 52.9%; and a yield of 86.71%. Response data from the 14 formulas obtained include disintegration time of 85-172 seconds, elongation 64.86-109.32%, and tensile strength from 1.4 to 3.57 MPa. The optimal formula suggested a concentration of 4.56% MDX-sorghum and 10% triethyl citrate, with desirability of 0.87. The model validation results show an error percentage of <5%, so the suggested model can be accepted.
Formulasi Sabun Gel Ekstrak Biji Manjakani Menggunakan Tragakan dan Carbopol 934 sebagai Gelling Agent Amalia, Anisa; Nursal, Fith Khaira; Nining, Nining; Bariroh, Tahyatul; Laszairina, Andra Yunita; Dinaianti, Adelia
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v11i1.45499

Abstract

Biji manjakani (Quercus infectoria) dapat digunakan sebagai bahan aktif pada sediaan sabun pembersih kewanitaan karena mengandung senyawa tannin yang dapat menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans. Tragakan dan carbopol 934 merupakan gelling agent yang dapat digunakan pada pembuatan sabun gel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan jenis dan konsentrasi gelling agent terhadap stabilitas fisik sabun gel pembersih kewanitaan ekstrak etanol 96% biji manjakani. Formula 1 - 4 menggunakan tragakan pada konsentrasi 0,5% (F1), 1% (F2), 1,5% (F3), dan 2% (F4). Formula 5 - 8 menggunakan carbopol 934 pada konsentrasi 0,75% (F5), 1% (F6), 1,25% (F7), dan 1,5% (F8). Uji Stabilitas fisik dilakukan selama 6 minggu pada suhu 300C dan dilakukan pengamatan organoleptis, homogenitas, nilai pH dan viskositas yang dilanjutkan denganuji stabilitas tinggi busa dan uji cycling test. Penggunaan kedua jenis gelling agent menghasilkan sabun gel yang homogen dan stabil secara visual pada penyimpanan pada suhu kamar. Penggunaan tragakan menghasilkan sabun gel dengan viskositas yang lebih tinggi dibandingkan carbopol 934. Nilai pH sabun gel adalah 3,86 – 4,54 dan memenuhi kriteria sabun kewanitaan. Busa yang dihasilkan oleh tiap formula stabil selama masa pengamatan. F1 dan F5 mengalami pemisahan fase pada pengujian cycling test.  Penggunaan tragakan pada konsentrasi 1,5% (F3) dan carbopol pada konsentrasi 1,5% (F8) mampu mempertahankan (p > 0,05) nilai pH dan viskositas sediaan selama penyimpanan. F3 dan F8 memiliki respon daya hambat pertumbuhan C. albicans yang lemah.
Penggunaan Pigmen Ekstrak Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.) dengan Ekstrak Apel (Malus sp.) sebagai Kopigmen dalam Formulasi Perona Pipi Bentuk Padat: Usage of Purple Sweet Potato (Ipomoea batatas L.) Extract as Pigment with Apple (Malus sp.) Extract as Co-Pigments in Blush on Pressed Solid Formulations Nining, Nining; Amalia, Anisa; Palensia, Fadhilah
Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product Vol. 6 No. 02 (2023): Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijpnp.v6i02.2582

Abstract

Purple sweet potato (Ipomoea batatas L.) contains anthocyanin, which can act as a natural pigment but has weak stability. This weakness can be overcome by adding co-pigments such as apple extract (Malus sp.). This study aimed to study the effect of using I. batatas extract and apple extract as natural pigments and co-pigments on the physical characteristics of solid on compact powder. The formulation was prepared in 3 different concentrations of I. batatas extract, namely 10% (F1), 15% (F2), and 30% (F3). The preparation evaluation includes color homogeneity, friability, hardness, and color stability tests. The results showed that the compact powder was a solid purplish-red color that was homogeneous and did not crack during the brittleness test. The hardness values obtained were 48.70 N/m² (F1), 41.21 N/m² (F2), and 35.72 N/m² (F3). The color stability test showed that only F3 was stable during 28 days of storage with no significant change in absorbance (p>0.05). I. batatas extract can be formulated as a compact powder with good and acceptable physical characteristics.   ABSTRAK Ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) mengandung antosianin yang dapat berperan sebagai pigmen alami tetapi memiliki kelemahan pada stabilitasnya. Kelemahan ini dapat diatasi dengan penambahan kopigmen seperti ekstrak apel (Malus sp.). Tujuan dilakukannya studi ini adalah untuk mempelajari pengaruh penggunaan ekstrak I. batatas dan ekstrak apel sebagai pigmen dan kopigmen alami terhadap karakteristik fisik sediaan perona pipi bentuk padat. Formulasi disiapkan dalam 3 konsentrasi ekstrak I. batatas yang berbeda yaitu 10% (F1), 15% (F2), dan 30% (F3). Evaluasi sediaan yang dilakukan meliputi uji homogenitas warna, uji kerapuhan, uji kekerasan, dan uji stabilitas warna. Hasil menunjukkan sediaan perona pipi bentuk padat berwarna merah keunguan yang homogen dan tidak mengalami retak saat pengujian kerapuhan. Nilai kekerasan diperoleh sebesar 48,70 N/m² (F1), 41,21 N/m² (F2), dan 35,72 N/m² (F3). Uji stabilitas warna menunjukkan bahwa hanya F3 yang stabil selama penyimpanan 28 hari dengan ditandai tidak ada perubahan absorbansi secara signifikan (p>0,05). Ekstrak I. batatas dapat digunakan dalam formulasi sediaan perona pipi bentuk padat dengan karakteristik fisik yang baik dan bisa diterima.
The effect of HPMC-K15M and guar gum as polymer-coated for sustained-released tablet: disintegration and release kinetics Nining, Nining; Amalia, Anisa; Riyanto, Raditya Naufal
Pharmaciana Vol. 14 No. 3 (2024): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/pharmaciana.v14i3.28104

Abstract

Polymeric coating films are able to control tablet drug release rate depending on polymer physicochemical properties. Guar gum and HPMC-K15M (GG/HPMC-K15M) can be a coating polymer in sustained-release tablets. This study aims to characterize the disintegration and drug release kinetics on theophylline sustained-release tablets coated with GG/HPMC-K15M. The film coating was made with variations of the GG/HPMC-K15M ratio of 1:3 (F1), 1:4 (F2), and 1:5 (F3). Granules were preformulated regarding LOD, granule size distribution, packing, and flow properties. Film coating was carried out using a liquid spraying method. Coated tablets were tested for quality examination, and the drug release kinetics model was determined based on in-vitro dissolution. Granule pre-formulation result shows that the granules have excellent packing and flow properties with an LOD of 4.59–5.33% and a size of 553.28–627.28 πm. Tablets provided uniform size characteristics with a weight variation of 333.38–339.56 mg (CV 1.32–3.43% and acceptance value 6.53–13.58), hardness of 11.61–18.86 kgf, friability of 0.103–0.186%, disintegration time of 20.69–27.36 min, and drug content of 98.51–98.55%. The theophylline was dissolved by 95.24% (6h in FI), 97.04% (7h in F2), and 99.79% (8h in F3); all formulas followed zero-order kinetic (r2 ~ 1). Suitable quality theophylline tablets GG/HPMC-K15M coating have been successfully produced. Increasing the concentration ratio of HPMC-K15M in the coating solution resulted in a significant increase in disintegration time and a slowing of the drug release rate. The drug release kinetics of all formulations followed the zero-order kinetic model.
Pelatihan Pembuatan Sabun Cair Tangan dengan Memanfaatkan Minyak Atsiri sebagai Produk Rumah Tangga di Lingkungan Panti Asuhan Aisyiah Kemayoran Jakarta Pusat Nursal, Fith Khaira; Amalia, Anisa; Nining, Nining
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 8 (2024): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i8.1513

Abstract

Minyak atisiri diketahui memiliki banyak manfaat bagi kesehatan maupun kecantikan dengan banyaknya penelitian dan eksplorasi yang telah dilakukan, serta terbukti aman setelah diujikan pada manusia. Sabun yang dibuat dengaan bahan dasar minyak atsiri memberikan daya bersih pada kotoran yang menempel pada benda atau badan seperti sabun cair lainnya, serta bisa bernilai eknomis dan dikembangkan sebagai produk rumahan. Pemberian materi mengenai pemanfaatan minyak atsiri dalam pelatihan pembuatan sabun cair tangan merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan keterampilan anak asuh PA Aisyiah Kemayoran. Pelatihan pembuatan sabun cair tangan dilakukan setelah pemberian materi mengenai pemanfaatan minyak atisiri. Keberhasilan dalam pelaksanaan kegiatan PkM dilihat berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang diperoleh peserta. Rata-rata hasil pre-test dan post-test yang diperoleh adalah 42,00 ± 11,90 dan 50,40 ± 10,98. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan terjadi peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan (P < 0,05) mengenai manfaat minyak atsiri dalam pembuatan sabun cuci tangan cair.
Inovasi dan Pendampingan UMKM Dalam Pembuatan Ceumpal Haqqoni, Muhammad Najmi; Wansit, Aulya Putri; Amalia, Anisa; Bisri, Hasan
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v4i3.15754

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi dan pendampingan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kampung Bata Alam dalam pembuatan ceumpal, produk lokal yang memanfaatkan pakaian bekas. Melalui pendekatan berbasis pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, kegiatan pengabdian ini memberikan bimbingan praktis bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi ceumpal. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, pelatihan langsung, dan evaluasi hasil. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pendampingan yang diberikan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah tekstil menjadi produk yang bernilai ekonomi. Inovasi dalam penggunaan bahan bekas tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga mendorong kreativitas dan keberlanjutan usaha di kalangan pelaku UMKM. Selain itu, program ini berhasil meningkatkan partisipasi perempuan dalam kegiatan ekonomi produktif, sehingga berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat lokal. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemandirian UMKM di daerah tersebut.
Development of Coffee Fruit Skin (Coffea canephora) formula as Antioxidant peel-off Masks. Nursal, Fith Khaira; Amalia, Anisa; Nining, Nining; Putri, Dania Athaya; Larasati, Kinanti Dara
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 11 No 2 (2024): J Sains Farm Klin 11(2), August 2024
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.11.2.118-126.2024

Abstract

The outer skin of robusta coffee bean (Coffea canephora) was a processing waste containing phenolic compounds with antioxidant role. This activity is relevant when used in cosmetic preparations such as peel-off masks, which form a thin elastic layer on the facial surface and are easy to remove. One of the important ingredients of peel-off masks is plasticizer such as sorbitol characterized by flexibility, not easily fragile, and elasticity. Therefore, this research aimed to develop peel-off formula from robusta coffee skin by influencing sorbitol variations on the characteristics of masks in the form of gel. A total of six gel masks formulas were made with sorbitol variations of 10%, 12.5%, and 15%. The two types of gel base used were Carbopol 940 and HPMC (Hydroxy Propyl Methyl Cellulose), at concentrations of 0.25% and 4%, respectively. The results showed that sorbitol variations affected the physical characteristics (p > 0.05) but did not influence antioxidant activity of robusta coffee skin extract peel-off masks.
PENDAMPINGAN KELOMPOK TANI JAWA BARAT DALAM PEMANFATAAN LIMBAH KULIT KOPI SEBAGAI MINUMAN FUNGSIONAL SERBUK INSTAN Nursal, Fith Khaira; Amalia, Anisa; Setiawan, Edi; Khaulah, Khaulah; Tania, Cici; Khalbu, M. Abdullah; Karsiti, Karsiti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27133

Abstract

Abstrak: Desa Sukawangi terkenal sebagai sentra penghasil kopi terbesar di provinsi Jawa Barat. Hasil panen yang tinggi menyebabkan limbah kulit kopi menumpuk di pemukiman warga dan menjadi masalah lingkungan. Solusi dari masalah limbah ini adalah pengolahan menjadi produk minuman fungsional kesehatan. Tim Dosen UHAMKA melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) memberikan edukasi dan pelatihan pengolahan limbah kulit kopi sebagai minuman instan kesehatan, sekaligus bernilai jual ekonomis, serta dapat dapat dikategorikan sebagai produk halal. Tujuan kegiatan meningkatkan hardskill mitra dalam mengolah limbah pasca panen kopi. Mitra merupakan kelompok tani (poktan) yang terdiri dari 25 orang warga desa yang sehari-hari aktivitasnya petani kopi dan peternak. Kegiatan PkM dilakukan dengan metode ceramah dan praktek langsung kepada mitra tentang manfaat kulit kopi dan proses pembuatan produk hingga kemasan, serta strategi pemasaran secara digital. Kegiatan diikuti dengan antusias dan hasil evaluasi berupa wawancara dan angket yang diberikan, peningkatan keterampilan peserta dibandingkan sebelum mereka mengikuti pelatihan (pemahaman meningkat sebesar 80%).Abstract: Sukawangi Village is known as the largest coffee-producing centre in West Java province. High harvest results in coffee skin waste piling up in residential areas and becoming an environmental problem. The solution to this waste problem is processing it into a functional health drink product. The UHAMKA Lecturer Team through community service activities provides education and training on processing coffee skin waste as an instant health drink, as well as having economic value, and can be categorized as a halal product. The purpose of the activity is to improve the hard skills of partners in processing post-harvest coffee waste. Partners are farmer groups consisting of 25 villagers whose daily activities are coffee farmers and livestock breeders. The activities were carried out using lecture methods and direct practice to partners about the benefits of coffee skin and the process of making products to packaging, as well as digital marketing strategies. The activity was followed enthusiastically and the results of the evaluation in the form of interviews and questionnaires given, increased participant skills compared to before they took the training (understanding increased by 80%).