Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Hubungan Tingkat Stres dan Persepsi Mutu Pelayanan Posyandu dengan Perilaku Gizi Ibu Baduta Pasca Pendampingan: Correlation between Stress Levels and Posyandu Services Quality Perceptions on Toddler’s Mothers’s Nutritional Behavior after Counseling Amalia, Anisa; Ekayanti, Ikeu; Nasution, Zuraidah
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2025.4.1.21-28

Abstract

Upaya preventif dan promotif berupa penyelenggaraan posyandu dan pendampingan gizi diperlukan untuk mengatasi masalah gizi pada usia baduta. Partisipasi ibu dalam pendampingan gizi dipengaruhi oleh faktor stres dan perilaku gizi yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat stres dan persepsi mutu pelayanan posyandu dengan perilaku gizi ibu baduta pasca program pendampingan gizi. Penelitian ini melibatkan 51 ibu baduta. Pengambilan data dilakukan tiga waktu yaitu baseline, endline, dan follow-up (interval 3 bulan setelah endline) Tingkat stres dinilai dengan skala stres pengasuhan Berry dan Jones (1995). Persepsi mutu posyandu dinilai dengan service quality 5 dimensi Parasuraman et al. (1998). Pengetahuan ibu berkorelasi positif signifikan dengan pendidikan ibu (p=0,044). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan terdapat hubungan negatif signifikan (p<0,05) antara tingkat stres dan pengetahuan gizi serta hubungan positif signifikan (p<0,05) antara persepsi mutu pelayanan posyandu dengan pengetahuan gizi pasca pendampingan.
Pancasila sebagai Fondasi Etika dalam Pelayanan Kesehatan di Indonesia Husni, Aisyah Nur; Amalia, Anisa; Munatunnisa, Husna; Saputri, Niken Widya; Widyaningsih, Sekar
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i1.136

Abstract

Pancasila diakui sebagai dasar negara Indonesia sejak kemerdekaan pada tahun 1945. Dalam konteks ini, latar belakang sejarah mencakup semangat perjuangan untuk menciptakan bangsa yang merdeka dan berdaulat, di mana nilai-nilai Pancasila menjadi pijakan moral. Etika pancasila menghubungkan pancasila dengan nilai-nilai kebaikan, membentuk dasar moral kuat yang mencakup ketuhanan, kemanusiaan, solidaritas, demokrasi, dan keadilan. Pancasila memberikan landasan bagi pandangan holistik terhadap kesehatan, yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga nilai-nilai spiritual, sosial, dan budaya. Hal ini mencerminkan kekayaan keragaman dalam praktik pelayanan kesehatan di Indonesia. Dalam bidang kesehatan, etika pancasila menjadi dasar integritas bagi pemberi pelayan kesehatan, mendorong pelayanan tanpa diskriminasi agama, menegakkan kebenaran dan keadilan, serta memajukan solidaritas. Etika itu sendiri adalah ilmu pengetahuan tentang moral dan perilaku manusia dalam masyarakat. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi Pancasila sebagai fondasi dalam pelayanan kesehatan di Indonesia. Metode yang dilakukan adalah pendekatan studi kepustakaan dengan pengumpulan data sekunder yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa  implementasi Pancasila juga mencerminkan moral, cita-cita perjuangan, sumber hukum, dan identitas bangsa. Dalam konteks pelayanan kesehatan, etika Pancasila mengajarkan pentingnya tidak membeda-bedakan, membela kebenaran, meningkatkan pelayanan demi persatuan, bertanggung jawab secara moral, dan bersikap adil.
Edukasi dan Pendidikan Kesehatan Pengetahuan Remaja tentang Pencegahaan HIV/AIDS pada Remaja Sma Quba Kota Sorong Hutomo, Wahyuni Maria Prasetyo; Rahman, Irfandi; Hukom, Evi Hudriyah; Etnis, Baktianita Ratna; Amalia, Anisa
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Mei 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i3.5659

Abstract

Secara dunia HIV/AIDS menjadi masalah utama terdapat sekitar 39,9 juta tertular, diantaranya 1,4 juta anak usia 0-14 tahun. Indonesia pada tahun 2024 yang berada usia dibawah 15 tahun berjumlah 16.692 HIV/AIDS. Tingginya kasus HIV/AIDS pada remaja masih menjadi masalah serius. Kurangnya pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS dapat mempengaruhi langkah-langkah pencegahan terhadap HIV/AIDS. Ini menunjukkan bahwa masa transisi dari anak-anak ke remaja adalah masa krisis yang jika tidak dipandu dapat menyebabkan perilaku berisiko. Tujuan edukasi dan pendidikan kesehatan ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahaan HIV/AIDS. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di SMA Quba Kota Sorong, dengan jumlah 12 anak remaja di kelas 10 dan menggunakan metode pre dan post. Tahapan prosedur edukasi dan pendidikan kesehatan meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Sebelum dilakukan edukasi dan penyuluhan ditemukan sebagian besar pengetahuan pencegahan HIV/AIDS kurang 66.7 dan setelah dilakukan edukasi dan penyuluhan kesehatan tentang pangetahuan pencegahan HIV/AIDS ada peningkatan 100.0%. Pengetahuan yang baik tentang HIV/AIDS akan menentukan sikap yang benar dalam pencegahan, karena peningkatan pengetahuan dapat menjadi pilar utama dalam pencegahan HIV/AIDS, salah satunya adalah memberikan edukasi tentang HIV/AIDS.
Edukasi Pemanfaatan Ekstrak Bekatul sebagai Antioksidan dalam Sediaan Masker Clay Kepada Siswa SMK Farmasi Swadaya Global School Nugrahaeni, Fitria; Amalia, Anisa; Permanasari, Etin Diah; Nining, Nining; Gantini, Sri Nevi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i4.2467

Abstract

Bekatul merupakan hasil sampingan penggilingan padi yang kaya akan antioksidan alami, seperti vitamin E dan asam lemak esensial, yang bermanfaat untuk kesehatan kulit. Pemanfaatannya sebagai bahan dasar dalam formulasi masker clay tidak hanya menjadi alternatif perawatan kulit yang lebih alami dan ekonomis, tetapi juga mendukung pengelolaan limbah pertanian menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMK Farmasi Swadaya Global School mengenai pemanfaatan bahan alam, khususnya bekatul merah, dalam pembuatan sediaan kosmetika. Metode pelaksanaan mencakup tahap persiapan, pemberian edukasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 57,60 dan post-test sebesar 80,00. Analisis statistik menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang mengindikasikan bahwa pemberian materi berdampak nyata terhadap peningkatan pengetahuan peserta. Data ini memperkuat bukti bahwa edukasi mengenai pemanfaatan ekstrak bekatul merah sebagai antioksidan alami efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap penggunaan bahan alam dalam kosmetika. Kegiatan ini juga berperan dalam mendorong pola hidup sehat, pengembangan inovasi lokal, serta mengurangi ketergantungan pada produk kosmetik berbahan kimia sintetis. Secara keseluruhan, program ini berhasil mendorong kesadaran siswa akan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan dalam bidang farmasi dan kecantikan
Edukasi Produk Kesehatan Halal Bagi Warga di Lingkungan Malaka Sari Jakarta Timur Hariyanti, Hariyanti; Nursal, Fith Khaira; Amalia, Anisa; Gantini, Sri Nevi; Wirman, Adia Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i6.2811

Abstract

Perkembangan produk halal dewasa ini sangat meningkat seiring dengan semakin tingginya kepedulian Masyarakat, khususnya muslim terhadap pola hidup sehari-hari. Undang-undang tentang Jaminan Produk Halal (JPH) yang mendorong munculnya lembaga-lembaga independent atau yang ditunjuk pemerintah dalam memfasilitasi pengakuan kehalalan produk tersebut. Produk kesehatan halal adalah produk yang dalam pembuatan serta pengemasannya mengikuti proses halal sesuai prosedur yang ditetapkan pemerintah melalui Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH). Pengenalan produk obat dan kosmetika halal bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dalam menggunakan produk yang digunakan sehari-hari dan menjadi kebutuha utama setelah makanan yang berdampak pada kesehatan tubuh. Penting bagi masyarakat mengetahui kehalalan setiap produk yang mereka gunakan dan menghindari rasa khawatir dari terpaparnya barang syubhat dan najis/haram. Edukasi diberikan dengan cara tatap muka langsung dan menyampaikan informasi lewat brosur serta media sosial, serta dilakukan penilaian sebelum dan setelah peserta mendapatakan edukasi. Berdasarkan hasil yang diamati selama kegiatan berlangsung, terdapat peningkatan pemahaman peserta atau warga terkait informasi dan cara memilih obat dan kosmetika halal, sehingga meningkatkan keamanan dan rasa nyaman bagi warga.
Participatory Communication for Equity of Access in the Management of Ketapang Aquaculture Ecotourism Anam, Khairil; Abdurrahman, Ade Irfan; Pratama, Rizal Abdi; Amalia, Anisa
Nyimak: Journal of Communication Vol 9, No 2 (2025): Nyimak: Journal of Communication
Publisher : Faculty of Social and Political Science, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/nyimak.v9i2.13509

Abstract

This research is prompted by the reality that despite significant growth in Indonesia's tourism sector, the utilization of natural resources, especially in coastal areas, is still not fully optimized and is susceptible to corporate control, which can displace local communities. This situation is further complicated by issues of unequal access and power dynamics that hinder fair ecotourism management. The study's primary goal is to identify stakeholders and analyze the function of participatory communication in managing the Ketapang Urban Aquaculture (KUA) ecotourism site to ensure equitable access. Adopting a constructivist paradigm and a qualitative methodology, data was collected through a combination of in-depth interviews, Focus Group Discussions (FGDs), and direct field observations. The findings reveal that, while the KUA project has been successful in terms of physical development, significant gaps remain at the community level, including the absence of structured community development programs and a low level of environmental awareness. Participatory communication serves as a crucial tool for bridging the diverse interests of various parties and boosting community involvement, which has been shown to mitigate conflict and strengthen solidarity among stakeholders. Consequently, this research advocates for a more inclusive communication approach to enhance sustainable ecotourism management.Keywords: Participatory communication, local community, stakeholder analysis, ecotourism ABSTRAKRiset ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa meskipun sektor pariwisata Indonesia telah berkembang pesat, pemanfaatan sumber daya alam, khususnya di wilayah pesisir, masih belum optimal dan rentan terhadap dominasi korporasi yang dapat meminggirkan masyarakat lokal. Kondisi ini diperburuk oleh masalah ketidakadilan akses dan kekuasaan yang menghambat pengelolaan ekowisata yang adil. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan pemangku kepentingan dan menganalisis peran komunikasi partisipatif dalam pengelolaan Ekowisata Ketapang Urban Aquaculture (KUA) untuk mewujudkan keadilan akses. Menggunakan paradigma konstruktivisme dan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, FGD, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun proyek KUA berhasil mencapai pembangunan fisik, ada kesenjangan signifikan di tingkat komunitas, seperti kurangnya program pengembangan masyarakat dan rendahnya kesadaran lingkungan. Komunikasi partisipatif menjadi elemen utama untuk menjembatani kepentingan berbagai pihak dan meningkatkan partisipasi masyarakat, yang terbukti dapat mengurangi konflik dan memperkuat solidaritas antar pemangku kepentingan. Oleh karena itu, riset ini merekomendasikan strategi komunikasi yang lebih inklusif untuk perbaikan pengelolaan ekowisata yang berkelanjutan.Kata Kunci: Komunikasi partisipatif, komunitas lokal, analisis stakeholder, ekowisata
Education on Safe and Halal Cosmetics at SMK Swadaya Global School, East Jakarta: Edukasi Kosmetika Aman dan Halal di SMK Swadaya Global School Jakarta Timur Hariyanti; Gantini, Sri Nevi; Fatmawati, Sofia; Supandi; Nining; Amalia, Anisa; Oktafiani, Erna; Dewi, Elvira Ratna
Jurnal Abdita Naturafarm Vol. 2 No. 2 (2025): J Abdita Naturafarm
Publisher : B-Creta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/jan.v2i2.7076

Abstract

The low level of awareness among Muslims regarding the use of safe and halal cosmetics necessitates public awareness education. The purpose of this activity is to educate partners to recognize and choose safe and halal cosmetics, while also becoming agents of change for families or relatives by providing accurate information in choosing safe and halal cosmetics. The educational method is carried out in the form of lectures and simulations of halal cosmetic products. The stages include: pre-test, counseling, simulation, and post-test. Evaluation of the activity is carried out by measuring the level of knowledge and achievement of predetermined objectives. Students demonstrated enthusiasm and active involvement during the activity. The analysis results show an increase in knowledge of the Medium Level from before (40%) and after (60%) the activity. In addition, direct observation also indicates an increase in involvement and deeper understanding among participants. Based on this, it is concluded that education through lectures and simulations introducing safe and halal cosmetics can improve the understanding of students at SMK Swadaya Global School in East Jakarta.
Curcumin Transethosome Gel: Anti-inflammatory Activity Test in Carrageenan-Induced Sprague Dawley Rat Amalia, Anisa; Efendi, Kriana; Novianti, Amelia
Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas (Journal of Pharmaceutical Sciences and Community) Vol 21, No 1 (2024)
Publisher : Sanata Dharma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/jpsc.005618

Abstract

Curcumin has anti-inflammatory activities, and is formulated into the transethosome (TE) system to improve penetration. The TE system's stability can be increased by incorporating it into a gel dosage form. This study aims to determine the anti-inflammatory activities of curcumin TE gel. Curcumin TE gel was produced in 3 compositions, each having a curcumin content of 10 mg (F1), 40 mg (F2), or 160 mg (F3). On TE gels, organoleptic, viscosity, pH, particle size, and zeta potential were evaluated. The test animals were divided into five groups for anti-inflammatory activity testing. A 1% carrageenan solution was used to induce edema in the animals, and the volume of edema was measured for comparison with p0.05set as significant difference. Curcumin TE gel's physical properties showed a yellow and homogenous gel with viscosity values of 31.173 – 33.626 cPs, pH 4.75 – 4.84, particle size 208.3 – 319.4 nm, and zeta potential (-) 40.03 – (-) 51.12 mV. On anti-inflammatory tests, the edema volume in the group given curcumin TE gel decreased in the 270th minute. According to statistical analysis, the test group had a significant difference (p 0.05) from negative controls and no significant difference (p 0.05) from positive controls in F1 and F2 anti-inflammatory activity. According to these results, the curcumin TE gel exhibited anti-inflammatory activity equivalent to the positive control, while F3 had anti-inflammatory activity better than the positive control. 
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN MANDI CAIR LIDAH BUAYA SEBAGAI UPAYA KEMANDIRIAN WARGA BINAAN PANTI ASUHAN Nursal, Fith Khaira; Amalia, Anisa; Nining, Nining; Sunaryo, Hadi
JURNAL PENGABDIAN FARMASI DAN SAINS Vol. 2 No. 1 (2023): Oktober 2023
Publisher : Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpsf.2023.v2.i1.16536

Abstract

The social problems of children with difficult economic environments or incomplete families are the concern of the government and society to overcome them. Al-Ma'un Orphanage is one of Muhammadiyah's charitable efforts as a social institution that provides religious guidance and other creativity for foster children so that they can be independent and useful for society. This orphanage fosters approximately 30 children of various ages. The aim of the foster child development system to created of independent creativity through training in making herbal liquid bath soap. Aloe vera is a plant that is easy to grow and has many benefits for skin health such as moisturizing, softening, and as an antioxidant that can inhibit the premature aging process of the skin. Training is carried out using educational and experimental methods by directly involving participants. The results of the training were measured through the evaluation of the pre-test and post-test values with significant results based on the statistical analysis of the paired t-test (p <0.05). There was a significant increase in participants' knowledge before and after the training activity. This training is not only aimed at nurturing, but also providing provisions for children so that one day they will have hope and a better future because children as God's mandate, the next generation of the nation must get the widest possible opportunity to grow and develop optimally.
THE EFFECT OF CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY AND TAX AVOIDANCE ON FIRM VALUE MODERATED BY PROFITABILITY Amalia, Anisa; Yuniarwati , Yuniarwati
International Journal of Application on Economics and Business Vol. 1 No. 2 (2023): May 2023
Publisher : Graduate Program of Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ijaeb.v1i2.609-617

Abstract

This investigation's goal is to investigate and determine the impact of corporate social responsibility (CSR) and tax avoidance on firm value, which is tempered by profitability. This study employs a purposive sampling strategy based on empirical investigations on banking firms from 2018 to 2020, with a total sample of 84 banking organizations. The data in this study was analyzed using the Econometric Views (EViews) version 12 programs and Moderated Regression Analysis (MRA). The findings of this study show that corporate social responsibility (CSR) has a considerable positive effect on business value, but profitability cannot increase this effect. Tax evasion has no effect on firm value, but profitability can strengthen the effect of tax avoidance on firm value.