Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Hubungan antara Fikih, Ushul Fikih, dan Fatwa dalam Perspektif Keilmuan Islam: Fiqih Latifah, Iis Nur; Sucipto, Imam
FIQHUL HADITS : Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam Vol 2 No 2 (2024): FIQHUL HADITS: Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam
Publisher : Mahad Aly PP Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan integral antara fikih, ushul fikih, dan fatwa dalam sistem hukum Islam. Fokus utama penelitian adalah menganalisis bagaimana ketiga elemen ini saling berinteraksi dan melengkapi dalam pembentukan dan penerapan hukum Islam. Fikih, sebagai pemahaman praktis terhadap hukum-hukum syariah, berfungsi sebagai panduan dalam kehidupan sehari-hari umat Islam, mencakup aspek ibadah dan muamalah. Ushul fikih berperan sebagai metodologi dan kerangka teoretis yang menyediakan prinsip-prinsip dan kaidah dalam penetapan hukum Islam, memungkinkan para ulama untuk menafsirkan teks-teks agama secara sistematis. Sementara itu, fatwa bertindak sebagai instrumen responsif yang memungkinkan adaptasi hukum Islam terhadap permasalahan kontemporer. Penelitian ini menggunakan berbagai sumber primer dari kitab-kitab klasik seperti Al-Mustasfa karya Al-Ghazali, Al-Umm karya Imam Syafi'i, dan Fatawa Ibn Taymiyyah, untuk menunjukkan bagaimana hubungan ketiga elemen ini telah berkembang dalam tradisi keilmuan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ushul fikih memberikan metodologi yang menjadi dasar bagi penetapan hukum fikih, sedangkan fatwa merupakan aplikasi praktis dari prinsip-prinsip syariah yang dirumuskan berdasarkan kaidah ushul fikih. Hubungan yang saling terkait ini memungkinkan hukum Islam untuk tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, sambil tetap mempertahankan fondasi doktrinalnya yang kokoh.
Penggunaan Analisis Bibliometrik Untuk Mengidentifikasi Terobosan Penelitian Kaizen Tahun 2019-2024 Menggunakan Aplikasi Vosviewer Gunawan, Ahmad; Sucipto, Imam
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 4 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i5.11670

Abstract

This study uses bibliometric analysis with the VOSViewer application to identify breakthroughs in Kaizen research in the period 2019 to 2024, a philosophy of continuous improvement that is the focus of research in various fields such as manufacturing, management, and engineering. Through searching, collecting, and evaluating Kaizen-related scientific publications, this study produced a scientific network map to visualize the relationship between articles and research contributions. Article data was obtained from the Google Schooler database using the Publish or Perish reference manager application. This search resulted in 200 articles that were considered relevant. These results show that the number of publications related to this topic from 2019 to 2024 is fairly large, with an average number of publications of 111.69. Then it is known that the highest number of publications is in 2020 with a total of 49 articles, while the lowest is in 2023 with 31 articles. Analysis of co-occurrence of keywords using VOSViewer resulted in 78 words/terms grouped into 8 clusters. The study results indicate that the author recommends include additional keywords in future research to enhance the accuracy and comprehensiveness of the findings. This review might serve as a starting point for further study on related materials.
Bibliometric Innovation: Towards Work Training Literature In The Era Of Digital Development Sucipto, Imam; Kusumah, Dadang Heri
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 4 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i5.11675

Abstract

The development of digital technology has had a significant impact on various aspects of life, including work training. In facing this digital era, bibliometric analysis has become a key tool for understanding the evolution of work training literature. This research proposes bibliometric innovations related to work training literature in the era of digital development. By utilizing bibliometric techniques, this research creates a roadmap illustrating trends, contributions, and collaboration patterns in the work training literature. The results of this bibliometric analysis provide an in-depth understanding of changes in work training literature triggered by the digital era. These findings can provide valuable guidance for researchers, practitioners, and policymakers to design training strategies that are responsive to technological developments. In conclusion, bibliometric innovation in the work training literature in the digital era provides a strong foundation for understanding the dynamics and capturing innovation opportunities in the context of future workforce training.
Transformasi Bisnis Startup: Pengaruh Budaya, Kepemimpinan, Dan Teknologi Di Era Digital Manan, Irma Rohmatul; Sucipto, Imam; Kusumah, Dadang Heri; Karyono, Karyono; Suryadi, Suryadi; Hoeroni, Rizqon
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 4 No. 6 (2024): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2024)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v4i6.2646

Abstract

Penelitian ini berjudul "Transformasi Bisnis Startup: Pengaruh Budaya, Kepemimpinan, dan Teknologi di Era Digital" dan bertujuan untuk menyelidiki dinamika kompleks yang memengaruhi kesuksesan perusahaan rintisan di tengah lanskap bisnis Indonesia yang terus berkembang. Fokus penelitian ini adalah pada interaksi antara budaya organisasi, kepemimpinan inovatif, dan adopsi teknologi digital sebagai faktor utama keberhasilan startup. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan menerapkan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menganalisis data dari 100 perusahaan rintisan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara budaya organisasi, kepemimpinan inovatif, dan adopsi teknologi digital terhadap keberhasilan bisnis startup. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi profil demografis startup, termasuk tren industri, usia, dan ukuran perusahaan, yang memberikan wawasan tambahan mengenai dinamika sektor startup di Indonesia. Temuan penelitian ini memiliki implikasi praktis yang signifikan bagi para praktisi startup, pembuat kebijakan, dan peneliti yang berupaya memperkuat semangat inovasi dan keberlanjutan ekosistem startup di Indonesia.
PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TERHADAP PERLINDUNGAN PRIVASI DALAM HUKUM PERDATA Abdullah Pakarti, Muhammad Husni; Farid , Diana; Hendriana; Saepullah, Usep; Sucipto, Imam
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 1 No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah cara manusia berinteraksi dan mengakses informasi. Namun, perkembangan ini juga menimbulkan tantangan baru dalam hal melindungi privasi individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perkembangan teknologi terhadap perlindungan privasi dalam hukum perdata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis isi untuk mengumpulkan data dan menganalisis argumen yang berkaitan dengan perlindungan privasi dalam hukum perdata. Beberapa aspek yang dibahas dalam penelitian ini meliputi definisi privasi, evolusi teknologi informasi dan komunikasi, perubahan hukum perdata terkait perlindungan privasi, dan tantangan yang dihadapi dalam mengadaptasi hukum perdata dengan perkembangan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah lanskap privasi dalam konteks hukum perdata. Munculnya internet, media sosial, dan perangkat mobile telah memperluas kemampuan individu untuk berbagi informasi secara luas, yang pada gilirannya meningkatkan risiko pelanggaran privasi. Di sisi lain, perkembangan teknologi juga memberikan peluang baru untuk melindungi privasi, seperti enkripsi data dan keamanan siber. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam melindungi privasi dalam hukum perdata di era teknologi yang semakin maju. Beberapa tantangan utama meliputi kesenjangan antara perkembangan teknologi dan kebijakan hukum, masalah keamanan data, dan ketidakjelasan batas privasi dalam lingkungan digital.
Analisis Kerjasama Budidaya Kumbung Jamur Tiram dalam Perspektif Ekonomi Syariah Rostika, Reni; Sucipto, Imam; Muhyi, Abdul
JAMMIAH (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah) Vol 5 No 1 (2025): Jammiah (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah)
Publisher : STIE Syariah Indonesia Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/jammiah.v5i1.1433

Abstract

Budidaya kumbung jamur tiram Dedi Loyang Sari memiliki beberapa investor baik dalam maupun luar purwakarta. Selanjutnya kualitas baglog tidak sama tergantung dari pemasok. Dengan jumlah permintaan jamur tiram saat ini lumayan banyak tetapi supplier penyedia jamur tiram saat ini masih terbatas. Selain itu, harga jual hasil panen jamur tiram dipengaruhi oleh tingkat permintaan pasar. Terakhir pembagian hasil panen budidaya jamur tiram dengan investor masih menggunakan sistem kepercayaan. Tujuan peneliti ini untuk mengetahui kerjasama budidaya kumbung jamur tiram Dedi Loyang Sari Purwakarta dan untuk mengetahui kerjasama budidaya kumbung jamur tiram Dedi Loyang Sari Purwakarta dalam perspektif ekonomi syariah. Teori pada penelitian ini menggunakan teori akad mudharabah yang bersumber dari DSN MUI No. 115 tahun 2017. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, sumber data primer didapatkan dari hasil wawancara dan observasi pada Pemilik dan Investor dari Budidaya Kumbung Jamur Tiram Dedi Loyang Sari, Pemasok Baglog dan Pembina Yayasan Ibnu Hambal dan Yayasan Nurul Iman Bogor. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Kesimpulan penelitian ini bahwa kerjasama budidaya Kumbung Jamur Tiram Dedi Loyang Sari belum sesuai ekonomi syariah, karena masih ada salah satu syarat yang belum terpenuhi yaitu kesesuaian pembagian keuntungan dan kerugian, pengelola tidak dapat mengajukan/mengusulkan jika terjadi kelebihan keuntungan dari hasil panen karena belum terdapat kejelasan menegenai kesepakatan secara spesifik untuk target panen. Hal tersebut dapat menimbulkan sifat gharar di kemudian hari, sedangkan ketentuan sighat, para pihak, modal/ra’s al-mal, nisbah bagi hasil dan kegiatan usaha sudah memenuhi syarat berdasarkan teori mudharabah yang dikeluarkan oleh DSN MUI No. 115 tahun 2017.
Konsep ‘Amm, Khosh, Amr Dan Nahyi Dalam Ushul Fiqh Fachrurrosi, Harie; Sucipto, Imam
An-Nisa: Journal of Islamic Family Law Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Yayasan Cendekia Gagayunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63142/an-nisa.v1i3.60

Abstract

This research discusses the concepts of ‘Aam (general), Khas (special), Amr (command), and Nahy (prohibition) in ushul fiqh, focusing on the relevance of their application in the study of Islamic law. These concepts play an important role in understanding the shar'i propositions, especially the Qur'an and Hadith. This research uses a qualitative analysis method by reviewing primary and secondary sources in ushul fiqh literature. The results show that ‘Aam and Khas help establish the scope of the law, while Amr and Nahy serve as the basis in determining the obligation or prohibition of an action. The study also found that the application of these four concepts is highly contextualised, thus requiring a deep understanding of the nashas and the situation at hand. This research is expected to provide clearer insights in applying the principles of ushul fiqh in fatwas and contemporary ijtihad.
Konsep Dan Metode Ijtihad Dalam Islam: Sumber Penting Dalam Pengembangan Hukum Islam Imana, Yudi; Sucipto, Imam
An-Nisa: Journal of Islamic Family Law Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Yayasan Cendekia Gagayunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63142/an-nisa.v1i3.64

Abstract

The purpose of this research is to analyze the concept and method of ijtihad in Islam as an important source in the development of Islamic law. The method used in this research is a qualitative approach with a literature review of various classical and contemporary sources that discuss ijtihad, including books, scientific articles, and other scientific works. The results show that ijtihad is an intellectual effort made by a mujtahid to produce new laws based on the interpretation of the Qur'an and Hadith when no clear provisions are found in the two sources. The ijtihad method consists of various approaches, such as qiyas (analogy), istihsan (legal preference), and istislah (general maslahah). Ijtihad plays an important role in the adaptation of Islamic law to changing times, as well as providing space for legal novelty in dealing with contemporary issues. This study concludes that ijtihad is not only a legal method, but also a dynamic mechanism that allows the development of Islamic law in accordance with the needs of society.
Ijtihad Sebagai Pilar Kelangsungan Hukum Islam di Tengah Perubahan Zaman Somantri, Yayan; Sucipto, Imam
An-Nisa: Journal of Islamic Family Law Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Yayasan Cendekia Gagayunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63142/an-nisa.v1i3.72

Abstract

Ijtihad is a fundamental pillar in maintaining the continuity of Islamic law, ensuring its relevance amidst the challenges of changing times. Derived from the term jahada, meaning "to strive earnestly," ijtihad empowers scholars to establish rulings when the Qur'an and Hadith provide no direct guidance. This dynamic process allows Islamic law to adapt to contemporary issues such as technological advancements, Islamic finance, human rights, and various social challenges. This article aims to analyze the concept of ijtihad, classical methods such as qiyas (analogy), istihsan (juristic preference), and the practices of the scholars of Medina, as well as their application in modern contexts. Using a qualitative approach based on literature review, the study examines classical and contemporary sources. The findings reveal that ijtihad remains a critical tool for ensuring the flexibility of Islamic law, particularly through the application of maslahah mursalah (consideration of public welfare). By adopting a dynamic yet principled approach, ijtihad serves as a strategic mechanism to address the evolving needs of the Muslim community while upholding core Islamic values.
Menggali Makna Ijma' Dan Qiyas Dalam Penetapan Hukum Alfan Syafa, Miftah Dzul; Sucipto, Imam
An-Nisa: Journal of Islamic Family Law Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Yayasan Cendekia Gagayunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63142/an-nisa.v1i3.73

Abstract

This research is motivated by the fact that the Al-Quran and Hadith are the main sources in determining the law. In addition to these two religious texts, there are also Ijma' and Qiyas as methods in determining the law, both of which are the basis and method that has been agreed upon by the scholars. This discussion is interesting because this research will reveal how the steps of the Ijma' and Qiyas methods in determining a law and answering problems. This research is qualitative research with a normative approach and descriptive analysis, sourced from literature (library research). The primary source used is the book Ushl al-Fiqh al-Islam by Wahbah al-Zuhaili, and then the secondary sources used consist of books, journals, and other scientific works that are still related to the discussion. The technique in collecting data uses literature study techniques and is then analyzed properly. The results of this study show that as a source of Islamic law, Ijma' according to language is a deal, agreement, concurrence, or unanimity. According to the term, Ijma' is the agreement of the mujtahids from the people of the Prophet Muhammad at his time about the case of shar'i after the death of the Prophet Muhammad SAW. Meanwhile, Qiyas linguistically means measure, compare, or equate something with another. According to the term Qiyas, it is uniting something that is not mentioned in the nash with something mentioned by the nash due to the similarity of the illat between the two.