Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Ibu Tentang Perawatan Perineum Terhadap Lama Penyembuhan Luka Jahitan Perineum di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Campaka Cianjur Tahun 2023 Tupah Tupah; Maryam Syarah M; Istiana Kusumastuti
Protein : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan.  Vol. 2 No. 2 (2024): April : Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/protein.v2i2.269

Abstract

Perineal wounds are injuries to the urogenital diaphragm and anal muscle during vaginal delivery, either normal delivery or instrumental delivery. Knowledge is a very important domain for the formation of a person's attitudes and behavior. The aim of the research was to determine the relationship between maternal knowledge, attitudes and behavior regarding perineal suture wound care and the healing time for perineal suture wounds. This type of quantitative research with a cross sectional design. The research was conducted in June-July 2023. The research population was postpartum mothers with perineal wounds in June-July 2023. The total was 30 people. The population in this study was 30 people. The sampling technique is the total sampling population. The research results obtained from 30 respondents showed that there were 22 mothers who had good knowledge (73.3%), 22 mothers who had a positive attitude (73.3%), 23 mothers who had good behavior (76%). .7%). The results of the Chi-Square analysis test for the knowledge category obtained a p value = 0.002 (p = <0.05), for the attitude category the p value = 0.002 < (0.05) while for behavior the p value = 0.001 < (0). .05). The conclusion is that there is a relationship between knowledge, attitudes and behavior regarding perineal wound care and the healing time for perineal wound sutures in the work area of the UPTD Campaka Community Health Center in 2023. The suggestion is that postpartum mothers should improve their behavior regarding wound care as an effort to speed up the healing of perineal wounds.
Efektifitas Pijat Perineum Terhadap Robekan Jalan Lahir Pada Persalinan Primigravida Di UPTD Puskesmas Rawat Inap Pagelaran Kabupaten Cianjur – Jawa Barat Sidiq, Ani Astiani; Nopiyani, Ernita Prima; Syarah, Maryam
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 3 (2024): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i3.15597

Abstract

Persalinan pervaginam sering disertai dengan ruptur. Pada beberapa kasus ruptur ini menjadi lebih berat, vagina mengalami laserasi dan perineum sering robek terutama pada primigravida, ruptur dapat terjadi secara spontan selama persalinan pervaginam. Untuk Mengetahui Efektifitas Pijat Perineum Terhadap Robekan Jalan Lahir Pada Persalinan Primigravida di UPTD Puskesmas Rawat Inap Pagelaran Tahun 2024. Desain penelitian yang akan dipakai dalam riset ini merupakan Study Case. Berdasarkan hasil menunjukkan bahwa pada kasus I yaitu pasien yang diberikan intervensi Pijat perineum diketahui hasil pemeriksaan Observasi Skala Nyeri Numeric Rating  Scale berdasarkan hasil pengisian kuesioner pada klien pada kunjungan ke-1 ada di angka 6 (Nyeri), kunjungan ke-2 ada diangka 4 (sedikit lebih nyeri) dan pada kunjungan ke-3 ada di angka 2 (Sedikit Nyeri) dan setelah persalinan klien tidak mengalami robekan perineum/ jalan lahir. Sedangkan pada kasus II yaitu pasien yang tidak diberikan intervensi diketahui hasil observasi Skala Nyeri Numeric Rating  Scale pada kunjungan ke-1 angka nyeri berada di angka 6 (Nyeri) dan setelah proses persalinan diketahui hasil ada robekan perineum derajat 2 (Ruptur terjadi hanya pada mukosa vagina, kulit perineum dan otot perineum.). Intervensi pijat perineum efektif dalam meminimalisir masalah terjadinya robekan jalan lahir pada saat persalinan dibandingkan dengan ibu yang tidak diberikan intervensi. Diharapkan klien atau masyarakat khususnya Ibu hamil dapat antisipasi dalam menghadapi persalinan terkait robekan jalan lahir terutama bagi ibu primigravida dan mampu menerapkan intervensi non farmakologis berupa pijat perineum untuk meminimalisir terjadinya robekan jalan lahir pada saat persalinan.
PENGARUH PEMBERIAN JUS ALPUKAT DAN BUAH BIT TERHADAP PENINGKATAN KADAR HB PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA RINGAN Yuliaswati; Darmi, Salfia; Syarah , Maryam
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.35594

Abstract

Organisasi Kesehatan Dunia WHO (World Health Organization) 2018 melaporkan bahwa 40% kematian ibu di Negara berkembang berkaitan dengan anemia pada kehamilan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan bahwa ibu hamil yang terkena anemia mencapai 40%-50% yang artinya 5 dari 10 ibu hamil mengalami anemia. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh pemberian jus alpukat dan buah bit terhadap peningkatan kadar Hb Pada  ibu hamil dengan anemia ringan. Penelitian menggunakan Studi Case Literature Review dengan jumlah responden dalam penelitian ini 2 orang ibu hamil TM I dengan Anemia ringan, penelitian ini dilakukan selama 14 hari intervensi. Hasil penelitian pada responden pertama yang diberikan Intervensi tablet fe dan jus buah alpukat terdapat peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester I di PMB Y tahun 2023 dimana hasil dari kenaikan Hb yaitu dari 10,5 gr/dl menjadi 11,3 mg/dl, terdapat kenaikannya sebesar 0,8 mg/dl dan keluhan yang di rasakan sudah tidak ada. Responden kedua diberikan Tablet Fe dan Jus Buah Bit, didapatkan peningkatan kadar Hb yaitu dari 10,4 gr/dl menjadi 11,8 gr/dl terdapat kenaikannya sebesar 1,4 mg/dl dan keluhan sudah tidak ada. Dapat disimpulkan bahwa intervensi tablet fe dan Jus Buah Bit memiliki kenaikan lebih besar dibandingkan dengan intervensi tablet fe dan jus buah alpukat dalam peningkatan HB pada Ibu Hamil TM I. Dari hasil tersebut disarankan ibu hamil untuk mengkonsumsi Jus Buah Bit dan Tablet Fe untuk meningkatkan kadar Hemoglobin.
Pengaruh Pemberian Jus Bayam dan Jus Tomat Terhadap Kenaikan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Anemia Ringan di Desa Kubangkampil Pandeglang Tahun 2024 Erniyati, Erniyati; Ciptiasrini, Uci; Syarah, Maryam
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.847

Abstract

Anemia umunya terjadi karena kekurangan zat besi. Dampak anemia pada ibu hamil berbahaya pada janin, yang dapat mengurangi kemampuan metabolisme tubuh sehingga menganggu pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jus bayam dan jus tomat terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia ringan di Desa Kubangkampil Pandeglang tahun 2024. Metode Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian diperoleh setelah intervensi dengan tablet Fe dan bayam selama 7 hari, terjadi peningkatan kadar Hb sebesar 0,9 gr%. Diperoleh setelah intervensi dengan tablet Fe dan jus tomat selama 7 hari, terjadi peningkatan kadar Hb sebesar 1,2 gr%. Pemberian tablet Fe dan bayam dan pemberian tablet Fe dan jus tomat berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Pemberian tablet Fe dan jus tomat memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan dengan yang diberikan tablet Fe dengan jus bayam sehingga ada perbedaan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Kubangkampil tahun 2024. Dapat menembah wawasan klien tentang cara meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil dengan anemia ringan dan dapat memberitahu ibu hamil lainya dengan anemia agar mengkonsumsi jus bayam dan jus tomat untuk meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah.
Pengaruh Pemberian Minuman Jahe Dan Pisang Ambon (Musa Paradisiacal) Terhadap Penurunan Mual Dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Dengan Emesis Gravidarum Di UPT Puskesmas Munjul Kabupaten Pandeglang Tahun 2024 Julaeha, Siti; Dewi, Meinasari Kurnia; M, Maryam Syarah
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.854

Abstract

Emesis gravidarum adalah mual muntah yang terjadi diawal kehamilan. Dampak emesis gravidarum yang tidak ditangani dengan baik maka akan menimbulkan gejala mual muntah yang berat (intractable) dan mengakibatkan dehidrasi, ketidakseimbangan elektrolit atau gangguan nutrisi yang dikenal sebagai hiperemesis gravidarum. Salah satu cara alternatif untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil yaitu dengan pemberian mionuman jahe dan konsumsi pisang ambon. Jahe dan pisang ambon memiliki kandungan Vitamin B6 yang dapat mencegah terjadinya mual muntah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pisang ambon (musa paradisiacal) terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sasaran kegiatan yaitu 2 orang ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum yang diberikan inervensi 1 pemberian minuman jahe, dan intervensi 2 diberikan pisang ambon selama 7 hari. Instrumen yang digunakan yaitu lembar skor PUQE-24 untuk mengukur mual muntah dan lembar observasi minum/tidak makan pisang ambon. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa ibu hamil trimester I mengalami penurunan mual muntah dengan rata-rata frekuensi sebelum intervensi SKOR PUQE 10 dan sesudah intervensi SKOR PUQE 4. Ada pengaruh minuman jahe dan konsumsi pisang ambon (musa paradisiacal) terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1. Untuk ibu hamil disarankan untuk minum minuman jahe dan mengkonsumsi pisang ambon secara teratur 3x sehari untuk meringankan emesis gravidarum.
Pengaruh Ekstrak Daun Kelor dan Buah Pepaya Terhadap Peningkatan Produksi ASI di Puskesmas Munjul Pandeglang Tahun 2024 Angraeni, Eva Faina; M, Maryam Syarah; Putri, Magdalena Tri
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.855

Abstract

Latar belakang Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan alami yang paling utama serta paling baik untuk bayi. Penyebab produksi ASI rendah karena dapat dari faktor nutrisi gizi seimbang yang kurang, adanya masalah pada kesehatan mental seperti stress atau depresi sehingga merasa cemas, trauma setelah memakai kontrasepsi hormonal serta perawatan payudara yang tidak dilakukan dengan benar. Produksi ASI rendah disebabkan juga oleh kurang stimulasi hormon oksitosin pada hari pertama setelah persalinan. Dampak dari produksi ASI rendah yakni ibu tidak memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Penatalaksanaan produksi ASI rendah dapat dengan cara pemenuhan gizi yang cukup pada ibu masa menyusui. Tujuan penelitian Jenis penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun kelor dan buah pepaya terhadap peningkatan produksi ASI di Puskesmas Munjul tahun 2024. Metode penelitian Kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian Terdapat peningkatan produksi ASI pada ibu masa menyusui yang diberikan ekstrak daun kelor dan buah pepaya muda. Pemberian ekstrak daun kelor lebih banyak 10 ml dibandingkan yang diberikan buah pepaya muda. Kesimpulan penelitian Ada pengaruh pemberian ekstrak daun kelor dan buah pepaya muda terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui di Puskesmas Munjul Saran Diharapkan ibu menyusui dapat mengimplementasikan pemberian ekstrak daun kelor dan buah pepaya muda untuk meningkatkan produksi ASI.
Pengaruh Penggunaan Birth Ball dan Aromaterapi Lavender Dalam Menurunkan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I Tahun 2025 Isty Hafizah; Hidayani Hidayani; Maryam Syarah
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v9i1.772

Abstract

The process of labor is identical to the pain or pain that will be experienced. One method to overcome pain in a non-pharmacological way is the distraction method with birth ball which can reduce physiological pain, stress and anxiety. In addition, other non-pharmacological labor pain management is using lavender aromatherapy. This study aims to determine the effect of using birth ball and lavender aroma therapy in reducing labor pain during the active phase I at Sultan Muhammad Jamaludin I Hospital in 2025. This study used a qualitative approach with a case study approach. The population in this study were laboring mothers with normal labor status in the delivery room of the Sultan Muhammad Jamaludin I Hospital in February 2025. The sample in this study were 2 respondents of active phase I laboring mothers, namely 1 respondent to be given an intervention using birth ball and 1 respondent given an intervention using Lavender Aromatherapy.The results showed that the use of birth ball was effective in reducing labor pain during the active phase I at Sultan Muhammad Jamaludin I Hospital in 2025. After three observations, the pain score dropped from 8 to 5. The same thing happened with Lavender Aromatherapy, which also showed effectiveness in reducing pain, with the score dropping from 9 to 5. Comparison between the two methods showed a difference in the level of pain reduction by 1. Therefore, birth ball and Lavender Aromatherapy can be used as non-pharmacological methods to reduce labor pain, with the selection of methods adjusted based on individual comfort and response.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN MENTIMUN DAN REBUSAN DAUN SALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL DENGAN HIPERTENSI GESTASIONAL DI PUSKESMAS SINDANGRATU KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Juariah, Kokom; Salfia Darmi; Maryam Syarah M
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data kejadian hipertensi pada ibu hamil di Puskesmas Sindangratu pada tahun 2022 sebanyak 94 kasus dan pada tahun 2023 sebanyak 115 kasus. Hipertensi pada kehamilan merupakan masalah yang memerlukan perhatian khusus dan merupakan keadaan darurat jika tidak diberikan penanganan dengan segera karena hipertensi dapat menyebabkan angka kematian. Salah satu upaya dalam menekan angka hipertensi pada ibu hamil yaitu dengan mengkonsumsi air rebusan daun salam dan jus mentimun. Hal ini yang mendasari penulis untuk memberikan pemberdayaan mengenai air rebusan daun salam dan mentimun terhadap ibu hamil dengan hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan jus mentimun dan rebusan daun salam terhadap penurunan tekanan darah pada ibu hamil. Metode penelitian menggunakan rancangan peneletian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada ibu hamil dengan hipertensi sebanyak 2 orang menggunakan teknik purposive sampling. Hasil menunjukkan pemberian jus mentimun efektif menurunkan tekanan darah dari 150/100 mmHg pada kunjungan pertama menjadi 150/90 mmHg pada kunjungan kedua dan menjadi 130/85 mmHg pada kunjungan ketiga. Pemberian rebusan daun salam juga efektif menurunkan tekanan darah dari 150/100 mmHg pada kunjungan pertama menjadi 140/90 mmHg pada kunjungan kedua dan menjadi 120/80 mmHg pada kunjungan ketiga. Terdapat perbedaan efektivitas antara pemberian air rebusan daun salam dan mentimun terhadap hipertensi pada ibu hamil dimana pemberian air rebusan daun salam lebih efektif dibandingkan mentimun dalam menurunkan tekanan darah. Diharapkan dapat menambah pengetahuan ibu hamil sehingga dapat melakukan secara mandiri dalam menurunkan tekanan darah dengan mengkonsumsi air rebusan daun salam dan jus mentimun.
Efektifitas Pemberian Daun Katuk Dan Buah Kurma Terhadap Kelancaran Asi Pada Ibu Menyusui Actaviani, Apri Herna; Jayatmi, Irma; Syarah, Maryam; Rahayu, Dwi; Hadizah, Linny; Indriani, Octa Amalia; Oktaviani, Dhini; Sari, Putri Fitria
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i9.20180

Abstract

Pemberian air susu ibu sangat penting bagi tumbuh kembang yang optimal baik fisik maupun mental dan kecerdasan bayi. Masalah yang sering terjadi pada ibu nifas dalam menyusui salah satunya adalah ASI yang tidak lancar atau keluarnya hanya sedikit, penyebab utama kegagalan dalam proses menyusui sering disebabkan beberapa hal yang menghambat pemberian ASI ekslusif. Tujuan umum dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Pemberian Daun Katuk dan Buah Kurma terhadap Kelancaran ASI pada Ibu Menyusui di PMB I Kota Bogor Tahun 2025. Desain penelitian menggunakan pendekatan Study Case Literature Review kepada dua kelompok sampel ibu menyusui sebanyak 6 orang di PMB I Bogor. Kelompok 1 diberikan konsumsi Daun Katuk dan kelompok 2 diberikan konsumsi Buah Kurma. Pengkajian dilakukan pada kedua kelompok di hari pertama, hari ke–4 dan hari ke–7 meliputi pemeriksaan fisik dan evaluasi hasil pompa ASI. Berdasarkan hasil penelitian perbandingan efektifitas kelancaran ASI terdapat perbedaan peningkatan produksi ASI dimana kelompok 1 yaitu ibu menyusui yang diberikan konsumsi sayur daun katuk mengalami peningkatan lebih besar terkait kelancarani ASI dibandingkan dengan kelompok 2 ibu menyusui yang diberikan buah kurma. Sehingga ibu dapat mengimplementasikan pemberian sayur katuk sebagai upaya meningkatkan kelancaran ASI pada ibu menyusui.
Perbandingan Efektivitas Sayur Daun Katuk Dan Sayur Bayam Terhadap Peningkatan Produksi Asi Pada Ibu Nifas Di RSU Nurhayati Kabupaten Garut Tahun 2025 Nurani, Ismi; Mardiyah, Maryam Syarah; Darmi, Salfia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.19451

Abstract

Breast milk (ASI) plays an important role in the growth and development of infants. The coverage of exclusive breastfeeding in Garut Regency in 2022 reached 68.70%. Efforts that can be made by stimulating the production of prolactin and oxytocin hormones by providing katuk and spinach vegetables. The purpose of the study was to determine the effectiveness of katuk leaf vegetables and spinach on increasing breast milk production. The study used a qualitative design with a case study approach to 2 breastfeeding mothers who had little breast milk. The results of the study showed that for 7 days, giving katuk vegetables was effective in increasing breast milk production from 128 cc to 400 cc. Giving spinach was also effective in increasing breast milk production from 122 cc to 340 cc. In conclusion, there is a difference in effectiveness between giving katuk vegetables and spinach in increasing breast milk production where giving katuk vegetables is more effective than spinach with a difference in breast milk production of 54 cc. Suggestions, postpartum mothers can implement the use of katuk vegetables and spinach to help smooth breast milk production according to recommendations
Co-Authors Actaviani, Apri Herna Ageng Septa Rini ahmad rizal Anggraeni, Andi Fitria Angraeni, Eva Faina Ariyanti, Novi Aryanti, Tanty Astrid Novita, Astrid Astuti, Retno Puji Bulan Dahlia Juniara Siahaan Ciptiasrini, Uci darmi, salfia Dewi, Meinasari Kurnia Dwi Rahayu Dwi Rahmawati Eka Rohmawati, Eka Elis Oktapiani Ernawati, Muji Erniyati, Erniyati Feria Khafifah Wulandari Fitriani, Ifit Hadizah, Linny Hamidah, Ai Siti Hayati Nufus Hayati Nufus, Hayati Heni Nurhaeni Herawati, Novi Hidayani Hidayani Hidayani, Hidayani Indriani, Octa Amalia Inggit Norhadewi Istiana Kusumastuti Isty Hafizah Izza, Lina Nurul Jayatmi, Irma Juariah, Kokom Kurniasari Kurniasari, Kurniasari Kusnadi, Siti Farah Nisa Kustari, N Amelinda Lestari, Fitri Wahyu Lestari, Restu Senja Linda Permatasari Lisca, Shinta Mona Mariyanah Mariyanah Mubarokah, Nursaroya Mustopa, Fitri Faoz Nency, Aprilya Neng Astri Agustiani Wiarga Nopiyani, Ernita Prima noviyani, ernita prima Ns Susaldi Nurani, Ismi Nurhayati, Aneu NUROHIMA, EMA Oktaviani, Dhini Okviani Siswatiningsih Pangestu, Gaidha Khusnul Parni, Parni Pudji Lestari Putri, Aan Darma Putri, Magdalena Tri Putri, Rizkiana Rakhmawati, Sri Rani Septiani Rahmawati Ratna Dewi Rita Ayu Yolandia Rizkia, Kiki Rizkiana Putri Rumi, Rumi Salfia Darmi Sari, Agustina Sari, Putri Fitria Selviani, Selma Shinta Mona Lisca Sidiq, Ani Astiani Silpia, Fina Siswatiningsih, Okviani Siti Aisah Siti Hadijah Siti Julaeha, Siti Siti Nurasiah, Siti Siti Rafika Putri Siti Rafika Putri Sri Wahyuni Handayani Sugesti, Retno Susaldi Susaldi Tupah Tupah Widyastuti, Dwi Yanti, Yuliana Evi Yulianisa, Ella Yuliaswati